Friday, 1 May 2026
Home Blog Page 1203

Kredit Macet Menurun, Direktur Utama BRI Ungkap Strategi Tingkatkan Kualitas Aset

0

Bogordaily.net – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BRI) telah berhasil menurunkan rasio kredit macet atau Non Performing Loan (NPL) menjadi 2,90% per September 2024. Angka tersebut lebih baik dari pada periode yang sama tahun sebelumnya, NPL BRI berada di posisi 3,07%.

Direktur Utama BRI Sunarso mengungkapkan tingkat kelancaran para debitur yang menurun atau downgrade juga telah berkurang.

Secara kuartalan atau quarter on quarter (qoq), jumlah kredit yang downgrade menjadi “kurang lancar” dan “macet” telah berkurang sekitar Rp750 miliar.

Ia kemudian mengungkapkan bagaimana bank pelat merah itu berhasil mengelola kualitas asetnya menjadi lebih baik. Menurut Sunarso, ada beberapa cara yang ditempuh BRI dalam menurunkan tingkat NPL dan downgrade portfolio kredit.

“Pertama, adalah di front end, bagian pemasaran kita tekankan untuk tetap menumbuhkan kredit namun selektif dan kita perketat risk acceptance kriterianya dan juga proses underwriting-nya dengan penerapan prinsip-prinsip corporate governance yang lebih ketat,” ungkap Sunarso di segmen Money Talks Power Lunch CNBC Indonesia, Selasa 5 November 2024.

Kemudian di bagian mid end, Sunarso menjelaskan portofolio kredit yang sudah di dalam neraca BRI itu harus dipersiapkan agar kualitas kreditnya terjaga.

Caranya, dengan memperkuat monitoring, meningkatkan risk awareness. Selain itu, secara periodik bank yang fokus pada pembiayaan UMKM itu melakukan stress testing guna mengetahui arah gejolak dari portolio kreditnya.

Ia melanjutkan pada back end, yakni pada portfolio kredit macet yang sudah tak bisa diselamatkan, akan dilakukan restrukturisasi.

“Kalau sudah tidak bisa dijaga, tetap jatuh, diapakan? Hal itu di back end yang mengerjakan. Kemudian kita lakukan restrukrisasi, bahkan jika diperlukan kita lakukan early restrukturisasi,” terang Sunarso.

Jika kredit yang sudah direstrukturisasi masih belum terpenuhi, ia mengatakan BRI akan mengakserasi proses recovery.

“Hal ini sudah menjadi bisnis model di segmen mikro. Jadi di front end memang harus agresif mencari muatan dan kemudian muatan itu dipilah, ada yang bisa ditahan dalam keadaan sehat, dan itu tugasnya mid end,” kata Sunarso.

“Tapi kemudian kalau yang nggak sehat dilempar ke belakang, di bagian back end, dan back end itu memang biasa melakukan restrukturisasi, kalau masih bisa punya harapan, dan kalau sudah tidak bisa diapakan-apakan lagi ya di write off”, ungkapnya.

Write off atau hapus buku kredit macet bakal dilakukan, namun penagihan tetap dilakukan. Sunarso mengatakan hasil dari penagihan itu adalah pendapatan dari recovery.

“Karena sebenarnya, itu uang kita yang sudah kita cadangkan dan kita tarik balik. Makanya dalam bentuk pendapatan dari recovery. Jadi bisnis model ini yang perlu dipahami oleh semua stakeholder,” tandasnya.***

Dukung Kesehatan Warga, Baznas Kota Bogor Gelar Pengobatan Gratis di Hari Kesehatan Nasional

0

Bogordaily.net – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Bogor mendapat penghargaan dari PJ Wali Kota Bogor atas kontribusinya dalam upaya peningkatan kesehatan masyarakat, Selasa 12 November 2024

Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas berbagai program kesehatan yang dijalankan Baznas Kota Bogor sepanjang tahun 2024.

Sepanjang tahun 2024, Baznas Kota Bogor aktif mendistribusikan bantuan kesehatan melalui program Rumah Sehat Ibnu Sina, yang menyediakan layanan pengobatan gratis bagi masyarakat.

Program ini menjadi salah satu unggulan Baznas Kota Bogor dalam memberikan akses kesehatan secara langsung kepada warga yang membutuhkan.

Selain itu, Baznas Kota Bogor juga terlibat dalam sejumlah kegiatan kesehatan lainnya, seperti Program PHBS untuk ODF (Open Defecation Free) Baznas Kota Bogor bekerja sama dengan PDAM Tirta Pakuan untuk mendukung perilaku hidup bersih dan sehat, khususnya dalam menghentikan kebiasaan buang air besar di sungai.

Pengentasan Stunting

Program ini ditujukan untuk mengatasi masalah gizi buruk pada ibu hamil dan balita, sebagai upaya menekan angka stunting di Kota Bogor.

Layanan Spesialis Gigi. Baznas memberikan layanan perawatan gigi khusus bagi lansia dhuafa dan mustahik, memperhatikan kesehatan mereka yang rentan.

Donor Darah Bersama PMI Kota Bogor. Program ini melibatkan kolaborasi antara Baznas dan PMI untuk menyediakan suplai darah bagi kebutuhan medis di Kota Bogor.

Pemeriksaan USG untuk Ibu Hamil. Melalui kerja sama dengan Baznas RI, Baznas Kota Bogor menyediakan layanan USG bagi ibu hamil dengan alat pemeriksaan terpadu.

Dalam rangkaian peringatan HKN ini, Baznas Kota Bogor juga menggelar layanan pengobatan gratis di TK Insan Cendikia An Nazili Al Haromain, Kedungjaya, Tanah Sareal.

Program ini bertujuan untuk memberikan akses kesehatan langsung bagi masyarakat di sekitar wilayah tersebut.

Wakil Ketua II Baznas Kota Bogor, Moh. Nurdat Ilhamsyah, menyatakan komitmennya untuk terus memperkuat program jaminan kesehatan bagi masyarakat.

“Baznas Kota Bogor berkomitmen untuk mewujudkan masyarakat yang lebih kuat dan sehat secara paripurna. Kesehatan adalah hak setiap individu, dan kami akan terus bekerja sama dalam membuat program-program yang inovatif dan menyentuh kebutuhan masyarakat ke depannya,” ujar Nurdat.

Ia menambahkan bahwa, salah satu target utama Baznas Kota Bogor adalah menekan angka kemiskinan ekstrem melalui optimalisasi dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang terkumpul.

“Kami berharap kontribusi terbaik dari dana ZIS ini dapat membantu meningkatkan kesejahteraan dan kesehatan masyarakat secara menyeluruh,” pungkasnya.(Ibnu Galansa)

Uang Tunai Rp 301 Miliar Hasil Korupsi Korporasi Duta Palma Group Dipamerkan Kejagung

0

Bogordaily.net – Uang tunai sebanyak Rp 301 miliar hasil dugaan korupsi korporasi Duta Palma Group dipamerkan Kejaksaan Agung (Kejagung RI).

Uang sitaan itu ditampilkan saat jumpa pers Kejagung di Gedung Kartika, Kejagung, Jakarta Selatan, pada Selasa (12/11/2024).

Uang tunai itu ditempatkan dalam puluhan kardus berwarna cokelat. Uang berjumlah ratusan miliar rupiah itu ditumpuk memanjang di lokasi jumpa pers.

Seluruh uang berupa pecahan Rp 100 ribu. Direktur Penyidikan (Dirdik) Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Abdul Qohar menyebut uang tunai tersebut disita dari tersangka korporasi PT Darmex Plantation.

Uang Tunai Rp 301 M Hasil TPPU Korporasi Duta Palma

Sebagai informasi, ada tujuh korporasi yang telah ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi dan pencucian uang terkait perkebunan kelapa sawit di Indra Giri Hulu.

Ketujuh tersangka korporasi itu ialah PT Palma Satu, PT Siberida Subur, PT Banyu Bening Utama, PT Panca Agro Lestari, PT Kencana Amal Tani, PT Asset Pacific, dan PT Darmex Plantations.

Sebelumnya, Kejagung telah menyita Rp 450 miliar dan Rp 371 miliar terkait dugaan korupsi korporasi Duta Palma Group. Uang itu dari PT Asset Pacific yang masih satu grup dengan Duta Palma.

Uang itu disita karena diduga merupakan tindak pidana pencucian uang (TPPU) dari hasil korupsi. Adapun kasus korupsi dengan tersangka korporasi Duta Palma Group merupakan pengembangan kasus rasuah terkait perizinan perkebunan sawit Bos Duta Palma, Surya Darmadi.***

Ig Intan Srinita Diserbu Netizen, usai Sebut Roy Suryo Dalang di Balik Fufufafa

0

Bogoradaily.net – Ig TikToker dengan nama akun Intan Srinita diserbu netizen usai menuding Roy Suryo sebagai sosok yang memegang akun KasKus Fufufafa.

Perempuan tersebut bahkan menyebut Roy Suryo sudah ditahan lantaran menuduh Gibran Rakabuming Raka.

“Terkuak kan ternyata akun Fufufafa milik siapa? miliknya Roy Suryo! Ya ampun ternyata permainan Roy Suryo gokil juga, sok asik cari bukti ternyata milik dia,” ungkap Intan Srinita.

“Sekarang dia lagi divonis penjara 9 bulan karena kasus menyebarkan berita tidak benar,” imbuhnya.

Lebih lanjut Intan Srinita menyebut Roy Suryo sengaja membuat berita bohong lantaran kebencian terhadap Gibran.

“Dia enggak suka banget kalau (Gibran) jadi pejabat negara, emang kenapa? Mas Gibran pinter kok, kalau iri pinteran dikit dong,” kata Intan lagi.

“Sekarang mamam dah tuh penjara 9 bulan,” tandasnya.

Siapa Intan Srinita?

Intan Srinita merupakan konten kreator dengan 162 ribu pengikut di TikTok. Ia sering kali menanggapi berbagai kasus viral di media sosialnya.

Tak hanya itu, Intan juga merupakan seorang kreatif di televisi nasional. Melansir dari LinkedIn miliknya, Intan merupakan kratif di RTV sejak 2022 hingga sekarang.

Sebelumnya Intan juga merupakan kreatif di Global TV sejak 2019-2022.

Soal pendidikan, Intan merupakan lulusan Sarjana Komunikasi dari Universitas Pakuan.

Demikian informasi dan ulasan mengenai Ig Intan Srinita yang diserbu netizen, usai sebut Roy Suryo dalang di balik Fufufafa.***

Universitas Pakuan Kukuhkan Tiga Guru Besar Saat Dies Natalis ke-44

0

Bogordaily.net – Universitas Pakuan (Unpak) Bogor menggelar pengukuhan tiga guru besar dan perayaan Dies Natalis ke-44 pada Selasa 12 November 2024.

Ketiga dosen yang dianugerahi gelar guru besar tahun ini adalah Prof. Dr. Rita Retnawati di bidang manajemen lingkungan, Prof. Dr. Nandang Hidayat di bidang evaluasi manajemen pendidikan, dan Prof. Dr. Rais Hidayat di bidang manajemen pendidikan.

Dengan pengukuhan ini, Unpak kini memiliki total 19 guru besar aktif, menjadikannya sebagai perguruan tinggi dengan jumlah guru besar terbanyak kelima di Jawa Barat.

“Ini merupakan kebanggaan tersendiri bagi kami,” ujar Wakil Rektor III bidang Riset, Inovasi, dan Kemitraan Unpak, Prof. Dr. Hj. Eri Sarimanah, M.Pd.

Acara pengukuhan ini turut dihadiri oleh Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) yang menyampaikan apresiasinya atas capaian tersebut, menganggapnya sebagai prestasi luar biasa bagi Unpak.

Selain itu, perayaan Dies Natalis ke-44 Unpak juga diselenggarakan hari ini meskipun ulang tahun Unpak sebenarnya jatuh pada 1 November.

Kegiatan ini bertepatan dengan pencapaian akreditasi unggul untuk Unpak, yang menjadi Perguruan Tinggi Swasta (PTS) pertama di Bogor dengan peringkat tersebut.

“Unpak kini menjadi salah satu dari 120 perguruan tinggi di Indonesia yang meraih akreditasi unggul dari total 4.000 perguruan tinggi yang ada,” jelas Prof. Eri.

Acara Dies Natalis kali ini dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk LLDIKTI, Paguyuban Profesor, perkumpulan guru besar Jawa Barat, serta pejabat pemerintah daerah Bogor.

Hadir pula sejumlah tokoh masyarakat dan seluruh tenaga kependidikan Unpak. Selain acara syukuran, rangkaian Dies Natalis juga mencakup pemberian penghargaan bagi tenaga pendidik dan kependidikan berprestasi serta pengumuman pemenang lomba-lomba internal.

Prof. Eri juga menyampaikan bahwa Unpak berkomitmen mendukung pengembangan karier akademik dosen muda melalui berbagai hibah penelitian dan kesempatan beasiswa, termasuk dukungan studi lanjut ke jenjang S3 dan program kegiatan di luar kampus.

“Ini merupakan upaya Unpak untuk mencapai indikator kinerja utama perguruan tinggi yang menuntut dosen berperan aktif di luar kampus,” tandasnya.***

Ibnu Galansa

 

Komisi I DPRD Telusuri Jejak Sejarah Kota Bogor di Dinas Arsip dan Perpustakaan

0

Bogordaily.net – Komisi I DPRD Kota Bogor melakukan penelusuran terkait jejak sejarah Kota Bogor di Dinas Arsip dan Perpustakaan Kota Bogor.

Dalam penelusuran tersebut, Komisi I DPRD Kota Bogor mendapatkan bukti arsip Gambar Lambang Kota Bogor.

Ketua Komisi I DPRD Kota Bogor Karnain Asyhar menjelaskan jejak sejarah dari berbagai literasi penting untuk bisa mengetahui apa yang menjadi warisan dari generasi yang lalu untuk saat ini sehingga dapat dipertahankan untuk masa depan.

Selama ini lambang Kota Bogor memang sedang dilakukan jejak pencarian sehingga Komisi 1 merasa gembira dengan adanya bukti arsip gambar lambang Kota Bogor di tahun 1955.

“Dokumen sejak sejarah lambang kota Bogor di tahun 1955 ini yang jadi jejak sejarah yang akan dilegalitaskan menjadi Perda tentang gambar dan lambang daerah yang akan masuk dalam program pembuatan Perda di masa periode 2024-2029,” kata Karnain

Arsip lambang Kota Bogor di tahun 1955 akan menjadi jejak sejarah sehingga legalitas semua bisa kuat dengan adanya peraturan daerah.

Selanjutnya Komisi 1 DPRD kota Bogor juga akan melakukan sejumlah penelusuran terkait jejak sejarah Kota Bogor untuk menjadi warisan generasi mendatang yang dapat meneladani karya dari pendahulunya yang tinggal di wilayah Bogor.***

Muhammad Irfan Ramadan

Yuk Hadiri! Marude Rude Kota Bogor Bersama Rena-Teddy dan Artis Papan Atas

0

Bogordaily.net – Komunitas anak rantau asal Sumatra, khususnya Angkola, Karo, Mandailing, Pakpak-Dairi, Simalungun, Nias, hingga Toba di Kota Bogor yang menamakan diri Posma Roham (Percayalah Hatimu) akan menggelar kegiatan kolosal hiburan dan dukungan bersama Calon Walikota (Cawalkot) dan Calon Wakil Walikota (Cawawalkot) Bogor Nomor Urut 4, Rena Da Frina dan Teddy Risandi.

Rencananya, pada 17 November 2024 mendatang, bertempat di Gedung Putih Tio Ma, Jalan Soleh Iskandar, Kelurahan Cibadak, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor.

“Horas mejuah-juah dia ho. Kepada sahabat rantau asal Sumatra, khususnya dari Karo hingga Toba, kami undang Anda hadiri acara Marude-Rude Kota Bogor. Kami, mengundang Amang dan Inang untuk datang saat kegiatan Posma Roham yang akan digelar di Gedung Putih Tio Ma, pukul 16.00 WIB hingga selesai, pada Minggu, 17 November 2024 mendatang,” kata Ketua Pelaksana Posma Roham, Rianto Simanjutak didampingi Sekretaris, Herik FP Manik, kepada media online ini, pada Selasa (12/11/2024).

Dia melanjutkan, ada sederet artis ternama papan atas akan datang dan hadir menghibur di gelaran Posma Roham. Selain itu, juga Cawalkot dan Cawawalkot, Rena Da Frina bersama Teddy Risandi.

“Beberapa yang akan datang nanti yakni Ketua DPP PDI Perjuangan yang juga Ketua Pembina Artis Komunitas Jatibening (AKJ) Sukur H Nababan. Aktivis 98 yang juga anggota DPR RI, serta pengurus DPP PDI Perjuangan, Adian Napitupulu. Selanjutnya, Once Mekel, Rita Butar Butar, Maria Simorangkir, Ganube Band, Aksidos Trio, Trio Ambisi, Amigos, RNB Singer, Family Trio,” tukas Rianto.

“Kemudian, Duo Willis, Anju Trio, Nirwana Trio, Frans Sirait, Feby Sitorus, Roby Gultom, Andre Yandra Siahaan, hingga Ramona Purba. Nama-nama tersebut tentu sudah familiar dan dikenal. Sangat diharapkan, bapak dan ibu bisa hadir di acara Posma Roham tersebut ya, akhir pekan ini,” imbuhnya.

Masih menurut Rianto, kegiatan ini dihelat sebagai ungkapan rasa cinta, persembahan warga Suku Batak untuk Kota Bogor.

“Warga Suku Batak, yang sudah ber KTP Kota Bogor, tentunya ingin ikut berpartisipasi membangun kota yang menjadi tempat tinggalnya. Kota Bogor, yang selama ini merupakan tempat kami, warga Suku Batak, mencari nafkah. Tempat membesarkan anak bersama keluarga tercinta. Juga, Kota Bogor yang membuat kita bangga. Kita, sebagai Suku Batak ingin kota yang kita cintai ini nantinya lebih maju bersama Rena-Teddy,” ungkap Rianto.

Di tempat terpisah, melalui tayangan video, anggota DPR yang juga pengurus DPP PDI Perjuangan, Adian Napitupulu menyampaikan ajakan untuk hadiri gelaran Posma Roham.

“Saya Adian Napitupulu, mengajak saudara-saudara, teman-teman seperjuangan seluruh penggemar music di Kota Bogor untuk datang beramai-ramai. Kita ngeteh bareng, ngopi bareng sambil mendengar suara merdu yang tinggi melengking dari penyenayi legendari Trio ambisi, Rita Butar Butar dan lainnya. Jangan lupa, 17 November, jam 16.00 WIB sore sampai selesai di Gedung Putih Tio Ma, Kota Bogor. Jangan lupa, pilih nomor 4, Rena-Teddy. Merdeka,” ujar Adian.

Sementara, Sukur H Nababan juga sampaikan ajakan senada. Sebagai putra Batak dari Tapanuli Utara, ia mengajak seluruh warga Sumatera Utara (Sumut) yang berada di Kota Bogor untuk menyatukan pikiran dan langkah guna menangkan paslon nomor urut 4 di Pilkada Kota Bogor.

“Jangan lupa, ajak teman-temannya semua. Mari kita bergembira bersama (red. di gelaran Posma Roham) bersama (Cawalkot-Cawawalkot) Rena-Teddy,” tuntas Sukur.***

Kualitas Aset Semakin Baik, Intip Strategi BRI Turunkan Rasio Kredit Bermasalah

0

Bogordaily.net — PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI berhasil mencatat penyaluran kredit sebesar Rp1.353,36 triliun hingga akhir Triwulan III 2024, atau tumbuh 8,21% secara tahunan atau year on year (yoy).

Sejalan dengan hal itu, BRI juga mampu mengelola kualitas asetnya dengan baik. Hal ini ditunjukkan dari rasio Non Performing Loan (NPL) BRI yang terus membaik, dengan rasio NPL pada triwulan III-2024 sebesar 2,90% atau membaik dibandingkan dengan periode tahun sebelumnya yang tercatat 3,07%.

Disamping NPL, perseroan juga berhasil mencatat rasio Loan at Risk (LAR) yang lebih baik, dari semula 13,80% pada akhir Triwulan III 2023 menjadi 11,66% pada akhir Triwulan III 2024.

Direktur Manajemen Risiko BRI Agus Sudiarto mengatakan bahwa penurunan NPL tersebut didukung oleh beberapa strategi yang dilakukan oleh Perseroan dalam mengelola kredit, dimulai dari front-end, mid-end, hingga back-end.

“Baik di front-end pada saat kita underwrite kredit-kredit yang baru kemudian mensupervisi kredit-kredit yang ada di dalam buku kita. Lebih khusus lagi sejak awal triwulan II-2024 memang kami memperketat di front-end-nya,” ucap Agus dalam Konferensi Pers di Jakarta, Rabu, 30 Oktober 2024.

Agus menjelaskan, pengetatan seleksi kredit bagi debitur-debitur baru tersebut melalui kriteria yang telah ditentukan, sehingga debitur yang mengajukan kredit akan tersaring dan NPL BRI mengalami penurunan.

“Kita tahu di kuartal 1 tahun ini kita sempat ada kenaikan di NPL ratio tapi dengan berbagai strategi yang kita lakukan, tidak hanya NPL sebenarnya yang turun, termasuk juga di LAR-nya juga kita mengalami penurunan,” imbuhnya.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Utama BRI Sunarso mengungkapkan bahwa penurunan rasio NPL dan LAR ini didukung oleh penerapan strategi pengelolaan manajemen risiko yang disiplin di seluruh lini bisnis. BRI secara aktif memantau kualitas kredit dan mengadopsi Early Warning System untuk mendeteksi potensi masalah kredit sedini mungkin. Selain itu, BRI juga memperkuat tim recovery untuk mengelola kredit bermasalah dengan lebih cepat dan efisien.

Di samping kualitas kredit yang semakin membaik, BRI juga tetap mempersiapkan pencadangan yang memadai dengan NPL Coverage sebesar 215,44%.

“BRI telah mengimplementasikan berbagai langkah mitigasi risiko, mulai dari selective growth, pemantauan kredit secara proaktif, penguatan pencadangan, hingga penyelesaian kredit bermasalah yang dilakukan dengan pendekatan kolaboratif bersama nasabah,” tambah Sunarso.***

Publikasi Kinerja Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor Tahun 2024

PROFIL DINAS

Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor memiliki tugas pokok membantu Bupati dalam melaksanakan urusan pemerintahan di bidang pendidikan dan tugas pembantuan, hal itu tertuang dalam Peraturan Bupati Bogor Nomor 129 Tahun 2021 tentang Perubahan Atas Peraturan Bupati Nomor 90 Tahun 2020 Tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Tugas dan Fungsi, serta Tata Kerja Dinas Pendidikan.

Dimana untuk Capaian Penerapan Program Standar Pelayanan Minimal (SPM) Pendidikan sesuai dengan Permendikbudristek Nomor 32 Tahun 2022 Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor meraih Predikat Tuntas Utama dengan presentase penerapan program sebanyak 92.85 persen.

Pada Tahun 2024 Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor juga mendapat penghargaan sebagai pelaksana Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Informatif dari Diskominfo Kabupaten Bogor.

Sebagai bahan evaluasi pada tahun 2023 perihal pelayanan publik Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor mendapat nilai 94.29 dengan predikat Tinggi yang diberikan Ombudsman RI pada periode penilaian kepatuhan.

Program Tuntas Rehabilitasi Ruang Kelas SD dan SMP

Sebagai penunjang menunjang kualitas pembelajaran peserta didik dalam menempuh pelayanan kegiatan belajar mengajar. Pemerintah Kabupaten Bogor melalui Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor melakukan serangkaian pengembangan Rehabilitasi sarana fisik bagi jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) sebagai berikut :

Program Tuntas Rehabilitasi Ruang Kelas SD dan SMP

Sebagai penunjang menunjang kualitas pembelajaran peserta didik dalam menempuh pelayanan kegiatan belajar mengajar. Pemerintah Kabupaten Bogor melalui Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor melakukan serangkaian pengembangan Rehabilitasi sarana fisik bagi jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) sebagai berikut :

LAPORAN PROGRES SULINGJAR DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN BOGOR

Survei Lingkungan Belajar (Sulingjar) adalah alat ukur yang digunakan untuk mengevaluasi dan memetakan kualitas pembelajaran di satuan pendidikan. Sulingjar dilakukan dengan cara mengumpulkan informasi terkait aspek-aspek yang memengaruhi kualitas lingkungan belajar.

Sulingjar bertujuan untuk Membantu satuan pendidikan dalam meningkatkan kualitas pembelajaran, Membantu satuan pendidikan dalam mempersiapkan diri untuk proses akreditasi , Memudahkan satuan pendidikan dalam melakukan perencanaan berbasis data, Aspek-aspek yang diukur dalam Sulingjar, antara lain: Iklim keamanan, Iklim inklusivitas dan kebhinekaan, Proses pembelajaran Hasil Sulingjar akan diolah menjadi Rapor Pendidikan dan data profil pendidikan untuk masing-masing satuan pendidikan dan pemerintah daerah.

INOVASI

kita sadari bahwa perkembangan teknologi yang saat ini begitu pesat, mampu mempengaruhi membantu kita dalam pengembangan kebutuhan sarana dan prasarana bagi satuan pendidikan, dan salah satunya melalui aplikasi GITA SARPRAS yang dikembangkan bidang sarana dan prasarana Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor.

Melalui aplikasi ini diharapkan proses perencanaan, pelaporan, monitoring hingga penanganan kebutuhan sarana di satuan pendidikan. dimana ketepatan dan validasi data kondisi fisik sekolah, sebagai dasar arah kebijakan pemerintah daerah.

Pembangunan Pondok Pesantren Safinatul Qodiri: Dedikasi, Keikhlasan, dan Semangat Jariyah

0

Bogordaily.net – Pondok Pesantren Safinatul Qodiri, lembaga pendidikan Islam yang berdedikasi tinggi, berkomitmen untuk membina generasi dengan nilai-nilai agama dan akhlak mulia.

Terletak di Jalan Jombang, Rawa Lele Gang Dzikir No. C.15, RT. 01/RW.10, Jombang, Kecamatan Ciputat, Kota Tangerang Selatan, Banten, pesantren ini telah menjadi tempat belajar bagi para santri yang ingin mendalami ilmu agama serta mengaplikasikan ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari.

Perjalanan dan Dedikasi Kyai Habib Umar bin Abdul Hadi Al-Asy’ari

Pondok Pesantren Safinatul Qodiri didirikan oleh Kyai Habib Umar bin Abdul Hadi Al-Asy’ari (Gus Umar), seorang ulama yang memiliki komitmen kuat terhadap pendidikan Islam.

Dengan ilmu mendalam, Kyai Habib Umar membentuk lembaga ini untuk tidak hanya berfokus pada ilmu agama, tetapi juga membangun karakter santri.

Kyai Habib Umar bertekad menciptakan generasi yang memahami ajaran agama secara benar dan mengamalkan ilmunya demi kemaslahatan umat.

Menurutnya, pendidikan ideal mencakup ilmu pengetahuan dan pembentukan akhlak.

“Dengan visi inilah, Pondok Pesantren Safinatul Qodiri hadir sebagai tempat membentuk generasi cerdas secara intelektual dan unggul dalam moralitas serta spiritualitas,” katanya.

Setiap malam Jum’at dan sekali setiap Bulan, Pondok Pesantren Safinatul Qodiri rutin mengadakan Dzikir Manakib Syech Abdul Qodir Al-Jailani, dipimpin langsung oleh Kyai Habib Umar.

“Dzikir ini adalah praktik spiritual yang penting bagi santri dan masyarakat sekitar. Melalui kegiatan ini, para jamaah memperdalam ma’rifat, mengenang Syech Abdul Qodir Al-Jailani, dan mempererat silaturahmi antar umat Islam,” ucapnya.

Acara dzikir ini merupakan tradisi berharga yang terus dijaga, menjadi bagian dari upaya pondok pesantren dalam menjaga warisan spiritual.

Kyai Habib Umar berharap kegiatan ini membawa berkah berupa ilmu bermanfaat dan akhlak mulia bagi jamaah dan santri, sesuai ajaran para ulama besar seperti Syech Abdul Qodir Al-Jailani.

Dana Pembangunan: Jariyah dari Jamaah dan Santri

Pembangunan Pondok Pesantren Safinatul Qodiri berjalan berkat dukungan penuh masyarakat dan jamaah.

Dana pembangunan bersumber dari infak dan sedekah yang diberikan dengan ikhlas, menjadikan konsep jariyah sebagai dasar utama.

“Berkat sumbangan dari jamaah, santri, dan masyarakat sekitar, pembangunan pesantren terus berjalan,” tambahnya.

Sumbangan ini dialokasikan untuk membangun fasilitas pendidikan, seperti ruang kelas, asrama, dan tempat ibadah yang nyaman bagi para santri.

Selain itu, dukungan moral dan doa dari para alumni serta masyarakat sangat berarti bagi kelangsungan pembangunan ini.

Peran Pemerintah dan Dukungan terhadap Pembangunan

Pesantren ini juga mengharapkan agar Pemerintah Kota Tangerang Selatan dapat lebih aktif mendukung pembangunan fisik dan program-program pendidikan di pesantren.

Dukungan pemerintah sangat penting agar pesantren bisa berkembang dengan baik dan terus memberikan manfaat bagi masyarakat luas.

Visi dan Misi Pondok Pesantren Safinatul Qodiri

Pondok Pesantren Safinatul Qodiri bercita-cita menjadi lembaga yang menghasilkan santri cerdas dalam ilmu agama serta berakhlak mulia, siap memimpin dengan bijaksana di masyarakat.

Pesantren ini ingin mencetak kader dakwah yang berkontribusi pada pembangunan bangsa dan menjaga nilai-nilai luhur dalam kehidupan sehari-hari.

Menggabungkan ilmu agama klasik dengan pengetahuan modern, Pondok Pesantren Safinatul Qodiri berharap dapat menghasilkan santri yang unggul dalam bidang agama serta memiliki keterampilan praktis yang bermanfaat bagi masyarakat.

Mewujudkan Manusia Seutuhnya untuk Menegakkan NKRI

Pondok Pesantren Safinatul Qodiri mendukung penguatan nilai kebangsaan, dengan pendidikan yang mencetak santri yang tidak hanya taat beragama, tetapi juga memperkuat persatuan Indonesia.

Dengan pendidikan berlandaskan Pancasila, pondok pesantren ini berharap menciptakan generasi yang berilmu serta bersemangat membangun bangsa.

Harapan dan Doa untuk Masa Depan

Pembangunan Pondok Pesantren Safinatul Qodiri terus berjalan berkat doa dan dukungan masyarakat.

Harapan besar kini tertuju pada masa depan pesantren ini agar bisa terus mengembangkan kualitas pendidikan dan memberi kontribusi lebih besar.

Dengan semangat kebersamaan, Pondok Pesantren Safinatul Qodiri diharapkan menjadi cahaya bagi umat, melahirkan generasi berilmu dan berakhlak mulia.

Pimpinan Pondok Pesantren Safinatul Qodiri

Pondok Pesantren Safinatul Qodiri dipimpin oleh sejumlah tokoh yang memiliki dedikasi tinggi terhadap perkembangan pendidikan dan dakwah.

Ketua Yayasan Safinatul Qodiri adalah Aminnudin, sedangkan Ketua Umum Majelis Safinatul Qodiri adalah Eko Sulistyo. Selain itu, terdapat beberapa tokoh penting lainnya yang turut memberikan peran serta dalam pengelolaan pondok pesantren ini, yaitu Salam, Rudini, dan Supriyadi yang tergabung dalam Majelis Safinatul Qodiri Jombang Rawa Lele.***

Ibnu Galansa