Friday, 1 May 2026
Home Blog Page 1204

Sidang Paripurna PAW DPRD Kabupaten Bogor : Agus Salim Resmi Gantikan Rudy Susmanto

0

Bogordaily.net – DPRD Kabupaten Bogor menggelar Sidang Paripurna Pergantian Antar Waktu (PAW) anggota DPRD Kabupaten Bogor periode 2024-2029, Selasa 12 November 2024.

Dalam sidang Paripurna ini digelar untuk melantik Agus Salim dari partai Gerindra, menggantikan Rudy Susmanto yang juga dari Gerindra, mundur karena maju dalam kontestasi Pemilihan Bupati Bogor 2024.

Ketua DPRD Kabupaten Bogor Sastra Winara mengatakan bahwa, usai dilantik dan disumpah sebagai anggota DPRD Kabupaten Bogor, Agus Salim diharapkan dapat segera ‘nyetel’ dengan anggota yang sudah ada sebelumnya.

“Pak Agus Salim sepertinya tidak akan kesulitan untuk beradaptasi. Karena beliau sebelumnya merupakan anggota DPRD periode 2019-2024,” kata Sastra Winara, Selasa 12 November 2024.

Menurutnya, Agus Salim merupakan kader Gerindra yang bertarung dalam Pemilihan Legislatif (Pileg) 2024 dari Dapil 1. Namun, ia gagal terpilih.

Selain itu, karena Rudy Susmanto mundur, ia berhak untuk menggantikan, usai meraih suara terbanyak keempat.

“Saya harap dengan pengalaman beliau, dapat membantu kami terutama dalam penyusunan RAPBD 2025 yang sebentar lagi dibahas,” ungkap Sastra.***

Albin Pandita

Pemkab Bogor Raih Penghargaan UHC Award Tingkat Jabar

0

Bogordaily.net – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor meraih penghargaan Universal Health Coverage (UHC) award dari Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin pada momentum peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-60 tingkat Provinsi Jawa Barat. RSUD Cibinong dan Perumda Air Minum Tirta Kahuripan juga menerima penghargaan.

Penghargaan diserahkan oleh Gubernur di Gedung Sate, Bandung, Selasa (12/11). Hadir mewakili Pj. Bupati Bogor, Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Deni Humaedi menerima penghargaan tersebut.

Direktur RSUD Cibinong, Yukie Meistisia A.Satoto juga menerima penghargaan sebagai rumah sakit yang berkomitmen dalam pelaksanaan kesehatan tradisional terintegrasi di Jawa Barat. Selanjutnya, Perumda Air Minum Tirta Kahuripan sebagai perusahaan yang komitmen pada K3 perkantoran tingkat Provinsi Jawa Barat tahun 2024. Penghargaan diterima oleh Direktur Operasional, Asep Wildan.

Penghargaan lainnya yang diberikan pada waktu bersamaan adalah, Pos Upaya Kesehatan Kerja (UKK) Tiga Saudara Jaya, Kecamatan Cileungsi sebagai Pos UKK terbaik Jabar tahun 2024, dan PT. Citra Abadi untuk penghargaan komitmen gerakan pekerja perempuan sehat produktif.

Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Deni Humaedi menjelaskan penghargaan UHC Award diberikan kepada Pemerintah Kabupaten Bogor sebagai kabupaten yang sudah mencapai kepesertaan JKN di atas 95% per 1 November 2024. Kemudian RSUD Cibinong sebagai rumah sakit yang komitmen dalam pelaksanaan kesehatan tradisional terintegrasi di Jabar. Serta PDAM Tirta Kahuripan sebagai perusahaan yang komitmen pada K3. Kemudian ada dua penghargaan lainnya.

“Alhamdulillah dalam rangka Hari Kesehatan Nasional ke-60 di tingkat Jabar, Kabupaten Bogor mendapat penghargaan yang langsung diserahkan oleh Gubernur dan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi,” terang Deni.

Deni menyebutkan, ini karena ikhtiar seluruh pihak, walaupun penghargaan itu bukan tujuan akhir. Namun ini adalah bentuk apresiasi atas upaya nyata Pemkab Bogor dan stakeholder terkait memang peduli serta memiliki perhatian dan atensi di bidang kesehatan masyarakat.

“Secara umum kita akan membangun yang namanya Indeks Pembangunan Manusia (IPM), dimana sektor kesehatan adalah salah satunya, disamping pendidikan dan daya beli masyarakat,” tandas Deni.

Deni melanjutkan, jika masyarakatnya sehat otomatis juga angka sakitnya rendah, kalo angka sakitnya rendah, maka biaya untuk kesehatan juga rendah, jadi biaya untuk kesehatan bisa untuk biaya yang lain.

Pada momentum HKN ke-60 tersebut, Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin menyampaikan terima kasih kepada insan kesehatan yang telah berjuang tanpa lelah dalam pembangunan kesehatan di Indonesia.

“Saya mengajak masyarakat untuk terus mengutamakan kesehatan diri sendiri, keluarga, dan lingkungan sekitar. Mari bangun bersama budaya sehat demi Indonesia Emas 2045,” ajak Bey.***

Bogor & Bali Jadi Bidikan Investasi Keluarga Donald Trump?

0

Bogordaily.net – Setelah terpilih menjadi presiden Amrik alias Amerika Serikat, keluarga Donald Trump mulai serius dan tertarik berinvestasi di Indonesia, khususnya di kawasan Bogor dan Bali.

Karena dan dua wilayah ini Donald Trump punya investasi miliaran.

Kabar tersebut juga diungkapkan Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Rosan Roeslani baru-baru ini.

Rosan, usai mendampingi Presiden Prabowo dalam pertemuan dengan The United States Indonesia Society (USINDO), di hari kedua lawatannya di Washington, DC, AS, Senin (11/11/2024), menyebut minat itu datang dari Jared Corey Kushner, yang dikenal sebagai investor dan pengembang properti, penerbit, dan penasihat senior Donald Trump.

“Dengan Jared Kushner itu sebenarnya sudah beberapa waktu yang lalu, kebetulan diundang dinner, dan saya juga ada waktu itu. Jared Kushner mau berinvestasi di Indonesia,” katanya, dilansir dari Antara.

Jared Corey Kushner adalah seorang pengusaha dan mantan penasihat senior di pemerintahan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.

Kushner lahir pada 10 Januari 1981 dan merupakan suami dari Ivanka Trump, anak perempuan Donald Trump.

Kushner berasal dari keluarga kaya yang memiliki bisnis real estat dan media, serta terlibat dalam berbagai usaha, termasuk perusahaan real estat keluarga, Kushner Companies.

Pada masa pemerintahan Trump, Kushner memegang sejumlah peran penting, termasuk sebagai penasihat senior yang terlibat dalam kebijakan luar negeri, reformasi sistem penjara, dan upaya perdamaian di Timur Tengah.

Selain karier politik, Jared Kushner juga dikenal karena perannya dalam industri media, dengan mengakuisisi The New York Observer pada 2006. Setelah masa pemerintahannya, ia tetap terlibat dalam bisnis dan berbagai proyek lainnya.

Melansir dari Trump Residences Indonesia, Presiden terpilih Trump memiliki sejumlah investasi di Indonesia, salah satunya bernama Trump Residences Lido, berupa resor dan hunian mewah diapit Gunung Salak dan Gunung Gede-Pangrango, terletak di kawasan MNC Lido City, Bogor, Jawa Barat, seluas 350 hektare.

Kawasan itu menyediakan hunian eksklusif dengan total 281 unit, serta dilengkapi fasilitas mewah seperti lapangan golf, ruang rapat, restoran, hingga ballroom.

MNC Land, pengembang proyek ini, kini tengah mempersiapkan peluncuran vila elit untuk tahap pertama, sebanyak 168 unit hunian modern ultramewah dengan pemandangan langsung ke lapangan golf.

Sementara itu, Trump Residences juga sedang mengembangkan proyek serupa di Bali. Berlokasi di Tanah Lot, Tabanan, Bali, kawasan ini dibangun di atas lahan seluas 102 hektare dengan pemandangan pantai.

Trump Residences Bali akan menawarkan 144 rumah ultramewah, lengkap dengan fasilitas seperti beach club, golf club, dan hotel bintang 6.(suara.com)

RSUD Kota Bogor Gelar Podcast Kesehatan, Bahas Persoalan Diabetes

0

Bogordaily.net – Rumah Sakit Umum Daerah atau RSUD Kota Bogor akan menggelar podcast kesehatan yang bertema Diabetes : meretas jarak, mendobrak batas.

Podcast kesehatan tentang diabetes ini akan dilaksanakan secara live streaming melalui kanal Youtube RSUD KOTA BOGOR DAILY.

Kamu bisa mengikuti podcast ini pada Rabu 13 November 2024. Mulai pukul 13.00 WIB sampai selesai.

Podcast RSUD Kota Bogor tersebut akan diisi oleh narasumber yang ahli dalam bidang kesehatan yaitu dr. Iqbal Ichsantyadi Awang, Sp.PD (pembicara) dr. Nabila Maularizka (moderator).

Seperti yang diketahui, diabetes atau penyakit gula (gula darah tinggi) adalah penyakit kronis (jangka panjang) yang perlu kamu waspadai.

Adapun tanda utama dari penyakit ini adalah meningkatnya kadar gula darah (glukosa) melebihi nilai normal.

Kondisi ini terjadi ketika tubuh pengidapnya tidak lagi mampu mengambil gula (glukosa) ke dalam sel dan menggunakannya sebagai energi.

Kondisi ini pada akhirnya menghasilkan penumpukan gula ekstra dalam aliran darah tubuh.

Penyakit diabetes yang tidak terkontrol dengan baik dapat menyebabkan konsekuensi serius, menyebabkan kerusakan pada berbagai organ dan jaringan tubuh.

Gejala masalah kesehatan ini akan muncul secara bervariasi pada setiap pengidapnya.

Sebab, kondisi ini akan tergantung pada tingkat keparahan dan jenis penyakit gula yang pengidapnya miliki. (Muhammad Irfan Ramadan)

Sinopsis Film Sore: Istri dari Masa Depan, Kisah Cinta yang Rumit

0

Bogordaily.net – Sinopsis film Sore: Istri dari Masa Depan akan diangkat ke layar lebar dan siap tayang di bioskop.

Series garapan Yandy Laurens tersebut diadaptasi ke layar lebar dengan judul yang sama.

Bedanya, film yang masih akan dibintangi Dion Wiyoko ini menggandeng pemeran utama perempuan yang berbeda.

Jika web series Sore dulunya dibintangi Dion Wiyoko dan Tika Bravani, kini Dion dipasangkan dengan Sheila Dara.

Sinopsis Film Sore: Istri dari Masa Depan

Alur cerita Sore bermula saat Jonathan (diperankan Dion Wiyoko) yang berada di sebuah apartemen terkejut melihat perempuan asing di kediamannya.

Jonathan adalah laki-laki perokok yang tidak peduli pada kesehatannya, dan perempuan asing itu datang untuk menyadarkannya.

Dalam sinopsisnya mengungkap siapa sosok perempuan asing tersebut di awal episode.

Ketika Jonathan bertanya, perempuan itu mengatakan bahwa namanya Sore (diperankan Tika Bravani), dan ia adalah istri Jonathan.

Jonathan tentu tidak percaya. Ia masih sendiri, sedang kuliah, dan mempunyai seorang kekasih.

Seiring waktu berlalu, Sore tidak menyerah. Meski Jonathan menolak keberadaannya, ia tetap mengikuti ke mana sang suami pergi dan memperhatikannya.

Bahkan, Sore tidak peduli dan masih memperhatikan Jonathan ketika ia bertemu dengan pacarnya.

Suatu ketika, Jonathan akhirnya bersedia mengobrol dengan Sore dan ia pun mengatakan semuanya.

Sore berbicara tentang pertemuan pertamanya dengan Jonathan, bagaimana mereka saling jatuh cinta, lalu mengapa ia datang dari masa lalu.

Alur cerita berlanjut ketika Sore tidak lagi punya banyak waktu untuk Jonathan yang sedang berada di dekatnya.

Apa yang terjadi pada Jonathan di masa depan hingga Sore harus ke masa lalu untuk menemuinya?

Para Pemain 

Film Sore: Istri dari Masa Depan menghadirkan Dion Wiyoko dan Sheila Dara untuk memerankan karakter Jonathan dan Sore.

Kali ini, Yandy Laurens bekerja sama dengan Imajinari Pictures untuk menggarap film Sore.

Hal tersebut diungkap langsung oleh Ernest Prakasa melalui akun Instagram pribadinya, dikutip, Selasa (12/11/2024).

“Terimakasih @hey_mit @yndlaurens sudah mengizinkan @imajinari.id terlibat di film SORE, sebuah adaptasi dari web series yang legendaris sekaligus jadi pelopor bagi lahirnya berbagai web series lokal dengan production value yang indah,” tulis Ernest sebagai keterangan.

Jadwal Tayang

Adapun film Sore saat ini sudah menyelesaikan proses syuting dan direncanakan akan rilis di bioskop pada 2025 mendatang.

Tidak sabar menanti perilisannya? Simak dulu teaser dari sinopsis series Sore berikut ini untuk mendapatkan gambaran filmnya nanti.

Demikian informasi dan ulasan mengenai Sinopsis Film Sore: Istri dari Masa Depan.***

HKN 2024, Pj Wali Kota Bogor Atensi Program Kesehatan

0

Bogordaily.net – Memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) 2024 ke-60, Penjabat (Pj) Wali Kota Bogor, Hery Antasari, mengingatkan dan mengajak para insan kesehatan serta masyarakat Kota Bogor untuk mengantisipasi dampak perubahan cuaca dan musim penghujan.

Saat ini, hampir seluruh wilayah dilanda curah hujan dengan intensitas cukup tinggi disertai angin kencang, sehingga berpotensi menimbulkan bencana sekaligus menjadi ancaman kesehatan yang perlu diwaspadai.

Hery menegaskan, ada banyak hal yang perlu diperhatikan memasuki musim penghujan saat ini.

“Saat ini kita memasuki musim penghujan, tentu banyak sekali perhatian yang perlu dilakukan dalam rangka menjaga kesehatan masyarakat dan juga kesehatan diri kita. Mari kita jaga kesehatan, mari kita waspada, dan mari kita laksanakan program-program yang berkaitan dengan kesehatan di Kota Bogor,” kata Hery saat memimpin apel di Plaza Balai Kota Bogor, Selasa (12/11/2024) pagi.

Menanggapi arahan tersebut, Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Bogor, Sri Nowo Retno, menyatakan bahwa pihaknya telah melakukan antisipasi dan mitigasi risiko terkait kondisi cuaca saat ini.

Retno menegaskan bahwa sinergi dan kolaborasi dengan semua pemangku kepentingan sangat penting untuk mendukung program kesehatan, sesuai tema HKN tahun 2024 yaitu ‘Gerak Bersama, Sehat Bersama.’

Selain meningkatkan sarana dan prasarana untuk mendukung pelayanan kesehatan, Retno menambahkan bahwa Dinas Kesehatan Kota Bogor akan meningkatkan pelaksanaan skrining atau deteksi dini penyakit, yang menjadi program prioritas Kota Bogor.

“Kota Bogor sedang menggalakkan deteksi dini dan skrining pada semua usia, terutama usia produktif, melalui inovasi yang hanya dimiliki Kota Bogor yaitu Pamong Walagri khusus bagi ASN Kota Bogor, serta Paguyuban Salapan yang menyasar sembilan kelompok sasaran bagi semua usia produktif,” ucapnya.

Sementara itu, untuk pencegahan dan pengendalian penyakit TBC, Kota Bogor menjalankan program unggulan, yaitu Aksi Geulis, yang telah diapresiasi di tingkat provinsi, nasional, hingga internasional.

Menurut Retno, partisipasi aktif masyarakat sangat dibutuhkan untuk mendukung program kesehatan dan mendorong pola hidup sehat.

“Melalui kegiatan-kegiatan promotif dan preventif yang memberdayakan serta menggerakkan seluruh elemen masyarakat, seperti Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas), kita bersama-sama mengajak masyarakat untuk menjalankan pola hidup sehat,” ucap Retno.

Sebagai informasi, peringatan HKN Kota Bogor 2024 akan berlangsung hingga acara puncak pada 7 Desember 2024.

Pada peringatan HKN tingkat provinsi Jawa Barat, Kota Bogor menerima penghargaan atas upayanya dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, yang mencakup percepatan ODF, pengelolaan vaksin, dan pengelolaan perbekalan kesehatan atau farmasi.***

Wamenkop: Koperasi Bagian Penting Pertahanan Negara

0

Bogordaily.net – Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop) Ferry Juliantono mengatakan koperasi merupakan bagian penting dari pertahanan negara untuk menciptakan bangsa yang mandiri, berdaulat, adil, dan makmur yang berlandaskan kekuatan ekonomi rakyat.

“Presiden Prabowo Subianto dalam berbagai kesempatan menyampaikan bahwa pertahanan terkuat suatu bangsa adalah kesejahteraan rakyatnya. Negara yang kuat tidak hanya ditopang oleh militer yang tangguh, tetapi juga oleh ekonomi rakyat yang mandiri dan berdaulat sebagai bagian integral dari pertahanan negara,” kata Wamenkop Ferry dalam peluncuran Buku The Prabowo Mind: The New Indonesia Economy 5.0 Manifesto di Universitas Pertahanan di Jakarta, Selasa (12/11/2024).

Wamenkop Ferry menegaskan, upaya meningkatkan kesejahteraan rakyat melalui koperasi dapat dilakukan dengan mendorong kewirausahaan sosial, memperluas lapangan kerja, dan memperkuat ketahanan pangan nasional. “Koperasi juga memastikan bahwa hasil-hasil pembangunan tidak hanya dinikmati segelintir orang, tetapi dapat tersebar merata hingga ke pelosok negeri,” kata Ferry.

Melalui koperasi juga ditegaskan bahwa masyarakat bukan sebatas objek, namun lebih dari itu sebagai subjek pembangunan itu sendiri. Masyarakat merupakan pelaku utama dalam rantai ekonomi dan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Ferry mengungkapkan saat ini, aset seluruh koperasi di Indonesia baru sekitar Rp281 triliun, sementara aset BUMN sekitar Rp10 ribu triliun. “Bagaimana dengan aset koperasi ini kita dorong bisa bersaing dengan Badan Usaha Milik Negara. Inilah yang menjadi hal penting bagi Kementerian Koperasi,” ucap Ferry.

Lebih dari itu, Wamenkop juga menekankan penting bagi koperasi untuk berkolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan (stakeholder) untuk menjaga pertahanan keamanan. Koperasi harus menjadi alat perjuangan pembangunan ekonomi nasional sebagaimana yang dikemukakan Bapak Koperasi Indonesia, Mohammad Hatta.

Menurutnya Buku The Prabowo Mind menawarkan gagasan pentingnya keberlanjutan, kedaulatan, dan kemakmuran sebagai tiga elemen yang tak terpisahkan dalam pembangunan bangsa. Untuk itulah, koperasi harus mampu menciptakan kemandirian ekonomi yang mengurangi ketergantungan kita pada impor, khususnya dalam sektor pangan.

Wamenkop Ferry menegaskan, strategi pembangunan koperasi haruslah berorientasi pada pertumbuhan yang berkeadilan (growth with justice) dan bukan semata-mata untuk mencapai pertumbuhan (growth) melalui tetesan ke bawah (trickle-down effect). Dikatakan, ada tiga fokus arah kebijakan Kementerian Koperasi saat ini yang akan berpengaruh pada peningkatan kepesertaan masyarakat menjadi anggota koperasi, yaitu Rebranding, Digitalisasi, dan Tata Kelola dan Pengembangan SDM.

“Ketiga fokus kebijakan ini bertujuan untuk memperluas partisipasi masyarakat, terutama Gen Z, meningkatkan efisiensi operasional serta memperluas jangkauan layanan koperasi melalui adopsi teknologi, serta restrukturisasi lembaga dan bisnis koperasi untuk memperkuat ekosistem perkoperasian,” kata Wamenkop.

Dekan Fakultas Keamanan Nasional Mayor Jenderal (Mayjend) TNI Pujo Widodo menyampaikan dalam konteks ekonomi 5.0 koperasi memiliki potensi besar untuk bertransformasi menjadi wadah yang mampu menyerap teknologi dan inovasi untuk meningkatkan efisiensi produksi, serta mendistribusikan keuntungan secara adil dengan memanfaatkan teknologi digital.

“Koperasi dapat menjangkau lebih banyak masyarakat dan membantu menimbulkan ekonomi yang inklusif. Koperasi merupakan wujud prajurit, entitas ekonomi teknologi yang berpengaruh pada prinsip keanggotaan dan gotong royong. Di masa depan, koperasi dapat menjadi pelaku utama dalam teknologi manusia yang inovatif, inklusif, dan berbasis kekuatan ekonomi,” ucap Mayjend TNI Pujo. ***

Sekdispora Setuju Atlet SOIna dan KORMI Harus Mendapatkan Apresiasi Bonus

0

Bogordaily.net – Angin segar bagi para atlet Special Olympic Indonesia (SOIna) dan KORMI Kabupaten Bogor yang mulai mendapat perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten Bogor terkait masalah kesejahteraan atau apresiasi bonus atas capaian prestasi yang didapat pada ajang Multievent.

Pada tahun 2025, para atlet Special Olympics Indonesia (SOIna) Kabupaten Bogor akan tampil pada ajang Pekan Special Olympics Daerah (PESODA) Jawa Barat ke -1.

Selain itu, para atlet Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Bogor akan tampil pada ajang Festival Olahraga Masyarakat Nasional ( FORNAS) VIII Mataram, NTB pada tanggal 25 Juni sampai 2 Juli 2025.

“Selagi para atlet berprestasi dan mengharumkan nama daerah, maka kami di Dispora Kabupaten Bogor akan memperjuangkan para atlet dan pelatih dari SOIna serta KORMI Kabupaten Bogor harus mendapatkan apresiasi bonus dari Pemerintah daerah,” ujar Sekdispora Kabupaten Bogor, Hendarsah kepada awak media disela sela kegiatan Parenting Skill yang digelar SOIna Kabupaten Bogor disalah satu hotel yang ada di Sukaraja, Selasa, (12/11/2024).

Hendarsah menambahkan, untuk nominal bonus atau apresiasi prestasi yang diberikan juga jangan dibeda bedakan dengan apa yang diterima atlet NPCI dan KONI

Tak hanya itu, sambung Hendarsah, pemberian bonus juga idealnya harus diberikan pada tahun yang sama dengan pelaksanaan event olahraga itu dilangsungkan.

“Minimalnya dua minggu pasca para atlet ikut Multievent maka bonus harus segera dicairkan. Kalau bisa pemberian bonus itu jangan sampai loncat tahun anggaran,” paparnya.

Hendarsah juga mengatakan pada tahun 2025 akan ada ajang Popda, Popnas, Peparpeda, Peparpenas, Pesoda dan Fornas.

” Menyikapi semua event itu dari sekarang harus disiapkan soal usulan besaran bonusnya kepada untuk atlet dan pelatih berprestasi,” pungkasnya.

Dalam kesempatan yang sama, kata Hendarsah, harusnya para atlet Kabupaten Bogor yang juara dalam Sinle Event tingkat daerah, nasional dan internasional harus diberikan apresiasi bonus. ***

Melli Darsa Kritik Penataan Kota Bogor yang Dianggap Terbelakang

0

Bogordaily.net – Dalam debat calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bogor yang berlangsung pada Jumat (8/11) malam lalu, calon Wakil Wali Kota nomor urut 1, Melli Darsa, memberikan kritik tajam terhadap kondisi penataan Kota Bogor yang dianggap terbelakang dibandingkan kota-kota lainnya.

Pernyataan ini disampaikan Melli saat mengomentari masalah transportasi, lingkungan, dan pengelolaan sampah serta pasar yang menurutnya masih jauh dari harapan warga.

“Kalau tentang masalah yang belum beres, kayaknya banyak banget. Kalau enggak, saya nggak akan ikutan Pilkada ini. Masih tenang-tenang aja jadi lawyer internasional,” ujar Melli yang disambut antusias oleh audiens debat.

Menurut Melli, penataan Kota Bogor saat ini masih memerlukan banyak perbaikan, terutama dalam hal pengelolaan sampah yang terstruktur, kondisi pasar yang tertib dan bersih, serta fasilitas transportasi publik yang terintegrasi.

“Kota Bogor itu, penataan sampahnya, penataan sampahnya, penataan transportasinya, begitu terbelakang,” cetus Melli

Ia menegaskan bahwa untuk mengatasi berbagai persoalan tersebut diperlukan kepemimpinan yang memiliki kemauan, bersih dalam rekam jejak, dan berani dalam bertindak.

“Untuk itu kita memang memerlukan orang-orang yang mau menghadapi hal-hal yg sulit, khususnya pemerintahan harus bersih dan juga harus berani menegakkan hukum,” tambah perempuan kelahiran Kota Bogor tersebut.

Dalam menguraikan berbagai solusi dari persoalan tersebut, Melli Darsa juga menyoroti aspek pendidikan, kualitas SDM yang ada di Kota Bogor, yang perlu untuk terus ditingkatkan.

“Peningkatan daripada pendidikan, keterampilan, supaya orang-orang Bogor ini benar-benar bisa berdiri tegak menjadi generasi emas maju dan lalu kita benahi kota bersama-sama,” tutup Melli.

Pernyataan Melli ini mendapat tanggapan beragam dari warganet Kota Bogor, yang sebagian besar merasa bahwa kritik tersebut sangat relevan dengan kondisi nyata yang mereka alami sehari-hari.***

Dapat Dukungan Pedagang Kota Bogor, Dokter Rayendra – Eka Siapkan Program ini untuk UMKM

0

Bogordaily.com – Cawalkot Bogor nomor 5, Dokter Rayendra – Eka Maulana lagi-lagi mendapat dukungan sejumlah pedagang Kota Bogor yang tergabung Paguyuban Pasar Kebon Kembang pada Senin (11/11/2024).

Saat deklarasi di Posko Aspirasi Bogor Glowing itu, Sang Calon Wakil, Eka Maulana juga memaparkan sejumlah program untuk memastikan kesejahteraan pedagang.

Hendri, perwakilan pedagang pasar Kebon Kembang mengutarakan bahwa pihaknya selama ini terpinggirkan oleh pemerintah kota sendiri. Pedagang pasar Kebon Kembang meminta kebijakan yang pro-UMKM untuk pemerintahan ke depan.

“Kami cuma minta perubahan yang selama ini tidak terealisasi di pemerintahan sebelumnya. Banyak keresahan kami, salah satunya tak diberi ruang untuk berdagang,” ungkap Hendri.

Sementara Eka Maulana yang membersamai langsung deklarasi menekankan keharusan pemerintah kota ke depan memberi win-win solution.

“Masalah ruang berdagang tentu ada aturannya. Tapi memang sejauh saya dan Dokter Rayendra menyerap aspirasi langsung ke masyarakat, warga mengeluh penggusuran dilakukan tanpa dibarengi ruang dagang yang layak,” ujar Eka Maulana.

Soal ruang dagang, Dokter Rayendra – Eka Maulana yang mengusung tagline “Bogor Glowing” berkomitmen kuat menata kota dengan pendekatan yang manusiawi. Termasuk untuk pedagang, duet profesional itu berkomitmen menyediakan ruang dagang yang layak dan rapih.

“Maka dari itu, perlu ada win-win solution. Di mana ruang publik tetap tertata dan pedagang tak terganggu hajat hidupnya dengan memfasilitasi mereka ruang dagang yang layak dengan intensitas pengunjung yang tetap menjanjikan,” tegasnya.

Selain itu, Dokter Rayendra dan Eka Maulana siapkan sejumlah program untuk pengembangan UMKM, di antaranya Talent and Carrier Center (TLCC) dan Bogor Business Agregator.

TLCC diusung sebagai upaya menciptakan wirausaha baru sekaligus mengembangkan UMKM yang sudah ada. Dokter Rayendra – Eka Menilai, UMKM menjadi salah satu penopang sentral perekonomian.

Ada beberapa aspek yang akan direalisasikan dalam TLCC. Di antaranya pembekalan keterampilan, penciptaan produk hingga pemasaran. Dokter Rayendra menegaskan, TLCC ia tekadkan bukan hanya sebagai formalitas, melainkan sampai pelaku usaha berjalan dan naik kelas.

Kedua, Bogor Business Agregator dirancang untuk membesarkan UMKM jadi naik kelas. Pemerintah akan hadir untuk mengumpulkan, dan mempertemukan UMKM dengan para pemodal.

“Jadi Bogor Business Agregator semangatnya adalah mempertemukan antara Bapak Ibu pedagang atau pebisnis dengan pemodal,” jelas Eka pada para pedagang Pasar Kebon Kembang.

Dengan menggunakan pendekatan ini, business aggregator diharap mampu menawarkan kemudahan bagi UMKM dengan menghadirkan link and match dengan pemodal maupun konsumen.

“Masalah pemodal adalah tidak tahu harus investasi ke bisnis mana yang terpercaya. Sedangkan masalah pelaku UMKM adalah menemukan pemodal. Jadi jika kami diamanahkan memimpin Kota Bogor, tugas kami adalah di tengah,” ujar Eka.

“Tentunya dengan transparansi laporan keuangan UMKM yang akuntabel dan dapat dipertanggungjawabkan,” tambahnya.

Dengan program tersebut, UMKM Kota Bogor diharap akan terus terlahir. Serta UMKM yang sudah ada bisa kunjung naik kelas.

“Sehingga bukan hanya usaha Bapak dan Ibu yang maju, tapi grand design kami adalah Kota Bogor bisa punya daya tarik wisata. Misalnya lewat pengembangan sektor fashion dan kuliner,” pungkas Eka. ***