Segera klaim dan tukaran kode Morse Hamster combatnya.
Ya, Roadmap penuh dari Hamster Kombat telah benar-benar memikat para penggemar dengan janji-janji pengembangan yang mendebarkan, mulai dari tahap pengenalan di platform Telegram hingga rencana terbaru.
Dari pemahaman dasar tentang permainan hingga fitur penambangan yang diperbaharui secara berkala, semua ini menjamin pengalaman bermain yang tak terlupakan bagi para pemain.
Combo Harian Hamster Kombat 12 September 2024
Pemain di Hamster Combat akan menikmati bonus harian yang menarik seperti pemecahan kode Morse dan penggabungan kombinasi kartu untuk hadiah fantastis.
Mereka juga akan diuji dengan kombinasi kartu harian yang menarik melalui pemecahan kode Morse setiap hari.
T: ➖
H: ⚫️⚫️⚫️⚫️
R: ⚫️➖⚫️
I: ⚫️⚫️
L: ⚫️➖⚫️⚫️
L: ⚫️➖⚫️⚫️
➖➖➖
Jangan lewatkan kesempatan untuk menyelesaikan tantangan harian dengan kombinasi kartu menarik.
Bergabung dalam Komunitas Aktif di Telegram untuk tetap terinformasi seputar kombinasi kartu yang berlaku dalam 24 jam, serta bonus eksklusif lainnya.
– Cointelegraph
– Margin Trading X50
– HamsterStore Launch
Hamster Kombat menjanjikan pengalaman bermain yang penuh tantangan, keseruan, dan peluang moneter yang menarik.***
Bogordaily.net – Dalam rangka meningkatkan keamanan siber, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) memperkuat tiga pilar utama.
Hal ini dilakukan dalam Sosialisasi Keamanan Siber di Lingkungan Pemkot Bogor yang digelar di Paseban SriBaduga, Balai Kota Bogor, Rabu (11/9/2024).
Tiga pilar utama tersebut yakni, manusia, proses dan teknologi. Sekretaris Diskominfo Kota Bogor, Oki Tri Fasiasta Nurmala Alam mengatakan, peningkatan keamanan siber ini dibentuk melalui inside dan awareness.
“Jadi tiga-tiganya sifatnya linier tidak bisa tertinggal satu. Secara linier semua ditingkatkan levelnya. Salah satunya penanaman inside untuk seluruh stakeholder sistem pemerintahan berbasis elektronik (SPBE) dan Smart City di Kota Bogor,” kata Oki.
Oki melanjutkan, pada pilar manusia, kompetensi kapasitas terus ditingkatkan dan diperbaharui dalam hal keamanan informasi untuk memperkuat SDM digital sehingga bisa menguasai kode-kode sumber. Selanjutnya pilar proses, diperkuat melalui sistem informasi yang memiliki proses bisnis elektronik tertentu dalam kode sumber infrastruktur aplikasi.
“Kemudian pilar ketiga itu teknologi. Teknologi ini biasanya menjadi dasar bagaimana sistem itu dikembangkan untuk mengembangkan teknologi. Teknologi komputasi yang lebih tinggi, maka virusnya akan lebih tinggi. Makin naik teknik komputasinya, maka serangan keamanannya akan semakin canggih dan cerdas, jadi tiga pilar ini kita tingkatkan bersama,” ujarnya.
Dalam upaya menjaga keamanan siber Diskominfo Kota Bogor telah menerapkan regulasi standarisasi aplikasi oleh tim standarisasi melalui proses asesmen yang ketat terhadap aplikasi yang akan dibangun.
Asisten Administrasi Umum Setda Kota Bogor, Rakhmawati menyampaikan, kegiatan yang diadakan oleh Diskominfo Kota Bogor ini sangat luar biasa. Ia berharap bisa dimanfaatkan oleh seluruh perangkat daerah di Kota Bogor.
“Jadi acara ini tentang pengamanan siber dimana kita Pemerintah Kota Bogor sebagian besar sudah menggunakan aplikasi dengan data terpusat. Jadi keamanan data yang dimiliki Pemda itu perlu ada security-nya sehingga dengan acara yang diadakan oleh Kominfo kita berharap bisa dimanfaatkan oleh teman-teman di perangkat darah,” ujarnya.
Sebagai informasi, materi yang dipaparkan, yakni pentingnya melindungi data pribadi yang disampaikan oleh Sekretaris Diskominfo Kota Bogor, Oki Tri Fasiasta Nurmala Alam, Demo dan Solusi oleh PT Kaspersky, materi keamanan siber oleh Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) dan simulasi praktis keamanan siber oleh PT Cipta Pratama Solusindo.
Turut hadir, seluruh perangkat daerah di Kota Bogor, pihak swasta yang bergerak dibidang teknologi informasi, akademisi, serta unsur masyarakat lainnya.***
Bogordaily.net – Soal UTBK PPG Daljab 2024 menarik untuk dibahas seiring dengan Uji Kompetensi Peserta Pendidikan Profesi Guru (UKPPPG) Piloting PPG Daljab 2024 tahap 1 dijadwalkan pada dua tahapan.
Tahap 1 UKPPPG Piloting PPG Daljab 2024 akan dilaksanakan pada 21-22 September 2024. Dilaksanakan dengan Ujian Tertulis Berbasis Komputer (UTBK).
Sementara tahap 2 Pelaksanaan Penilaian Ujian Kinerja PPG Daljab 2024 dijadwalkan pada 23-29 September 2024.
Tes UTBK PPG 2024 terdiri dari 100 hingga 120 soal dengan jenis pilihan ganda, fokus analisa kasus, penerapan teori dan penyelesaian masalah.
Setidaknya, waktu pengerjaan UTBK PPG 2024 adalah 120 menit atau dua jam.
Materi Ujian
Sejumlah materi UTBK PPG 2024 ada kompetensi pedagogik, profesional, dan kemampuan dasar, berikut rinciannya:
Kompetensi Pedagogik
– Pengetahuan mengenai konsep, prinsip, dan teori yang mendasari pendidikan.
– Metode pengelolaan kelas serta strategi pembelajaran yang efisien.
– Proses evaluasi dan penilaian dalam pembelajaran.
– Penyusunan kurikulum dan perancangan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP).
Kompetensi Profesional
– Penguasaan konten yang relevan dengan mata pelajaran atau disiplin ilmu yang akan diajarkan. Hingga penggunaan teknologi yang sesuai.
– Keterampilan dalam merancang dan menyampaikan materi ajar dengan cara yang efisien.
– Pengetahuan yang mendalam mengenai literatur, konsep, dan metodologi dalam disiplin ilmu yang bersangkutan.
Kemampuan Dasar
– Keterampilan literasi, yang meliputi pemahaman serta analisis terhadap teks.
– Keterampilan numerasi, yang mencakup perhitungan matematis dan logika penalaran.
– Keterampilan berpikir kritis dan kemampuan dalam menyelesaikan masalah.
Contoh soal UTBK Piloting PPG Daljab 2024
Pada rancangan pembelajaran terdapat contoh kompetensi dasar yaitu mengidentifikasi jenis, sifat dan fungsi bahan alam dari tanaman untuk produk karya seni rupa dan kriya, maka rumusan indikator yang bisa dikembangkan guru pada tingkatan kognitif mencipta (C6) yang tepat adalah …
Mengelompokkan bahan alam dari tanaman pandan untuk produk karya seni rupa
Menyebutkan fungsi tanaman pandan untuk produk karya seni rupa
Menjelaskan sifat tanaman pandan untuk produk karya seni rupa
Membedakan sifat tanaman pandan dengan tanaman suji untuk produk karya seni rupa
Membuat produk karya seni rupa dari tanaman pandan
Jawaban : E. Membuat produk karya seni rupa dari tanaman pandan
Pada sebuah rancangan pembelajaran (RPP) tertulis contoh rumusan indikator kompetensi yaitu “menjelaskan kondisi operasi sistem dan komponen perangkat keras”, jika seorang pendidik akan menyusun menjadi tujuan pembelajaran maka rumusan yang tepat adalah …
Setelah melaksanakan proses pembelajaran melalui praktik, siswa dapat menjelaskan kondisi operasi sistem dan komponen perangkat keras berupa komponen input, proses dan output
Setelah melaksanakan proses pembelajaran dan menggali informasi melalui diskusi, siswa dapat menjelaskan kondisi operasi sistem dan komponen perangkat keras secara benar
Siswa dapat menjelaskan kondisi operasi sistem dan komponen perangkat keras berupa komponen input, proses dan output secara benar
Menjelaskan kondisi operasi sistem dan komponen perangkat keras komponen input, proses dan output tanpa melihat catatan
Setelah melaksanakan proses pembelajaran dan menggali informasi melalui diskusi, materi kondisi operasi sistem dan komponen perangkat keras secara benar tanpa melihat catatan
Jawaban : B. Setelah melaksanakan proses pembelajaran dan menggali informasi melalui diskusi, siswa dapat menjelaskan kondisi operasi sistem dan komponen perangkat keras secara benar.
Pada saat menyusun perencanaan pembelajaran pokok materi tentang Unggas, seorang guru merumuskan tujuan pembelajaran agar siswa dapat mendefinisikan hewan unggas, mengelompokan dan membedakan jenis-jenis unggas. Adapun pilihan strategi pembelajaran untuk menjelaskan materi kepada siswa tersebut yaitu strategi pembelajaran deduktif. Mendasarkan tujuan dan strategi pembelajaran tersebut mencerminkan ragam pengetahuan yang jenisnya …
Fakta
Prosedur
Keterampilan
Konsep
Prinsip
Jawaban : D. Konsep
Perencanaan pembelajaran yang menekankan pada proses keterlibatan peserta didik secara penuh untuk dapat menemukan materi yang dipelajari dan dihubungkan dengan situasi kehidupan sehari-hari sehingga mendorong peserta didik dapat menerapkan dalam kehidupan mereka, pilihan strategi pembelajaran yang tepat yaitu …
Kooperatif
Inkuiri
Problem Solving
Discovery
Kontekstual
Jawaban : E. Kontekstual
Saat merancang pembelajaran seorang guru ingin menyederhanakan konsep/prinsip/hukum yang kompleks sehingga dapat memperjelas penyajian pesan secara tertulis, media apa yang paling tepat dipilih oleh guru tersebut …
Bagan
APE (Alat permainan Edukatif)
Flip Chart
Foto
Gambar
Jawaban : A. Bagan
Seorang guru merancang evaluasi dengan mendasarkan pada indikator dan tujuan pembelajaran yang sudah ditentukan di RPP. Evaluasi tersebut dimaksudkan untuk menentukan hasil dan kemajuan belajar siswa, maka jenis evaluasi yang tepat dipilih oleh guru adalah …
Evaluasi formatif
Evaluasi sumatif
Evaluasi selektif
Evaluasi diagnostik
Evaluasi penempatan
Jawaban : B. Evaluasi sumatif
Seorang Guru mencari materi dan media dari internet saat menyusun rencana pembelajaran (RPP), materi dan media tersebut akan disampaikan pada proses pembelajaran dengan maksud agar siswa tidak mengalami kesulitan memahami pelajaran. Langkah apa yang harus dilakukan oleh seorang Guru saat memilih materi pelajaran …
Mengidentifikasi aspek-aspek yang terdapat dalam kompetensi inti, kompetensi dasar dan indikator
Menganalisis potensi peserta didik; relevansi dengan karakteristik daerah; dan struktur keilmuan
Menyesuaikan dengan tingkat perkembangan fisik, intelektual, emosional, sosial dan spiritual peserta didik
Melihat kebermanfaatan bagi peserta didik; aktualitas, kedalaman dan keluasan materi pembelajaran
Relevansi dengan kebutuhan peserta didik dan tuntutan lingkungan, alat dan sumber bahan, dan alokasi waktu
Jawaban : A. Mengidentifikasi aspek-aspek yang terdapat dalam kompetensi inti, kompetensi dasar dan indikator
Dengan mencermati silabus, seorang guru akan merancang pelaksanaan pembelajaran (RPP). Sebagaimana tertuang dalam Permendikbud RI No 22 Tahun 2016 Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) mencakup sekurang-kurangnya …
Kompetensi inti, kompetensi dasar, tujuan pembelajaran, materi ajar, model pembelajaran, metode pembelajaran, strategi pembelajaran dan penilaian hasil belajar
Identitas mata pelajaran, standar kompetensi, kompetensi dasar, materi ajar, model pembelajaran, metode pengajaran, sumber belajar, penilaian hasil belajar dan bobot penilaian hasil belajar
Standar kompetensi, kompetensi dasar, metode pengajaran, media pembelajaran, sumber belajar, langkah pembelajaran, tes hasil belajar dan kunci jawaban tes
Identitas mata pelajaran, tujuan pembelajaran, materi ajar, model pembelajaran, media, sumber belajar, langkah pembelajaran dan penilaian hasil belajar
Identitas sekolah, identitas mata pelajaran, tujuan pembelajaran, materi ajar, media, sumber belajar, langkah pembelajaran dan penilaian hasil belajar
Jawaban : E. Identitas sekolah, identitas mata pelajaran, tujuan pembelajaran, materi ajar, media, sumber belajar, langkah pembelajaran dan penilaian hasil belajar
Demikian informasi dan ulasan mengenai soal UTBK Piloting PPG Daljab 2024 tahap 1 tes UKPPPG.***
Bogordaily.net – Polresta Bogor Kota semakin intensif dalam menjaga ketertiban lalu lintas melalui program Blue Light Patrol.
Patroli ini dilakukan secara rutin di berbagai titik di Kota Bogor dengan fokus utama pada pencegahan pelanggaran lalu lintas serta penanganan pelanggaran yang mengganggu, seperti penggunaan knalpot bising.
Kasat Lantas Polresta Bogor Kota, Kompol Mohamad Ardi Wibowo, menjelaskan bahwa kegiatan Blue Light Patrol bertujuan untuk meningkatkan visibilitas polisi di jalan raya dan mencegah terjadinya pelanggaran lalu lintas.
“Patroli ini, ditandai dengan kendaraan patroli yang menggunakan lampu biru menyala, juga berfokus pada penindakan terhadap pengendara sepeda motor yang menggunakan knalpot bising. Knalpot bising dapat mengganggu ketenangan masyarakat, sehingga perlu penanganan yang tegas,” ujar Kompol Ardi, dalam keterangan tertulisnya, Kamis, 12 September 2024.
Dalam pelaksanaannya, petugas Sat Lantas tidak hanya melakukan peneguran tetapi juga penindakan tegas terhadap kendaraan yang melanggar.
Kendaraan dengan knalpot bising akan ditahan, dan pengendara akan diberikan edukasi mengenai aturan penggunaan knalpot sesuai standar yang berlaku.
“Knalpot yang melanggar aturan akan disita dan dimusnahkan. Ini adalah bagian dari upaya kami untuk menegakkan aturan lalu lintas dan menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi semua,” tambah Kompol Ardi.
Melalui kegiatan ini, Polresta Bogor Kota berharap agar pengendara dapat lebih disiplin dan mematuhi peraturan lalu lintas.
“Kami berkomitmen untuk terus menjaga ketertiban dan ketenangan di tengah masyarakat dengan langkah-langkah tegas dan preventif ini,” tutup Kompol Ardi. (Ibnu Galansa)
Bogordaily.net – Calon Bupati Bogor Rudy Susmanto hadir dalam podcast “Bincang Bogordaily” yang berlangsung di kantor Bogordaily.net, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor, pada Rabu 11 September 2024.
Dalam Bincang Bogordaily kali ini, Rudy Susmanto yang mengenakan batik khasnya ditemani dan berbincang dengan dipandu langsung oleh host Salma Calla.
Dalam pemaparannya, Rudy Susmanto menyebut program Satu Miliar Satu Desa atau Samisade.akan dilanjutkan pada periode pemerintahan selanjutnya dengan ditambah menjadi Rp1,5 Miliar. Tentunya dengan melihat APBD Kabupaten Bogor yang terus bertambah tiap tahunNya.
“Ada beberapa tantangan tantangan dari tahun 2019 hingga 2024 APBD Rp7 triliun pendapatan tidak turun dan pendapatan hasil kinerja bersama sama, dan PAD tiap tahun terus naik, maka pada saya berakhir masa jabatan di tahun 2024 APBD kami tetapkan Rp11,9 triliun maka pendapatannya bertambah,” kata Rudy Susmanto.
Menurut Rudy, hal tersebut bukan hanya kerja DPRD tetapi kerja eksekutif legislatif dan stakeholder terkait, namun kelompok masyarakat semua sayang dan cinta terhadap Kabupaten Bogor, saling bahu membahu membangun Kabupaten Bogor.
“Dengan tantangan tadi selama 5 tahun, kalo kita tidak melakukanya bersama, bahkan ada beberapa kota yang melakukan peminjaman dana daerah, Kabupaten Bogor beruntung tidak melakukan hal tersebut karena APBD yang mencukupi,” jelasnya.
Rudy menjelaskan, pihaknya sudah berdiskusi dengan tim pakar kami, dan berkoordinasi dengan akademisi yang ada di Kabupaten Bogor bahwa, serta melihat kedepan program samisade akan tetap dilaksanakan.
Kemudian ia menilai, ada beberapa masyarakat yang masih salah persepsi karena samisade adalah singkatan “Satu Miliar Satu Desa,” maka pihaknya melihat hal ini untuk mempercepat pembangunan di Kabupaten Bogor.
“Kita punya 40 Kecamatan 416 desa 19 Kelurahan, maka jika kita ingin membangun Kabupaten Bogor lebih cepat pembangunan dari bawah ke atas, pada saat dari bawah keatas maka berangkatnya dari desa,” ujar Rudy.
Lebih lanjut, Rudy melihat beberapa program program yang sudah diputuskan dicanangkan oleh kepala daerah sebelumnya telah berjalan dengan baik, dan pihaknya ingin menyempurnakan dan melanjutkan terkait program tersebut.
“Maka pembangunan infrastruktur satu miliar satu desa tetap dilaksanakan tetapi angkanya kemungkinan besar akan kami ubah, yaitu harus ditambah, pada saat ingin menyempurnakan infratruktur nya tetap Rp1 miliar, Rp500 jutanya akan digunakan untuk kegiatan sosial ekonomi kemasyarakatan. Walaupun Rp1 miliar sudah berjalan hari ini seperti ada ketahanan pangan dan untuk beberapa ekonomi lainya, tetapi kami ingin lebih optimal, lebih maksimal, salah satunya program yang dilaksanakan adalah satu sarjana satu desa,” imbuhnya.
Ia memaparkan memilih Rp1,5 miliar karena selama Rudy menjabat sebagai badan anggaran selama 5 tahun di DPRD, pihaknya melihat komposisi angka hari ini menyampaikan ke masyarakat harus mengetahui kemampuan daerah mencukupi atau tidak. Dan Kabupaten Bogor dinilai mencukupi hal tersebut.
“Karena APBD hari ini hampir 12 triliun, 50 persen APBD kita digunakan untuk biaya wajib Pemerintah, seperti gaji ASN operasional, dan lain sebagainya, sisanya menyusun APBD membangun infrastruktur, 20 persennya untuk pendidikan, 10 persen kesehatan, maka tersisa anggaran untuk percepatan daerah kurang lebih 2 sampai 3 triliun,” tuturnya.
“Pada kita memastikan samisade jadi 2 miliar 3 miliar, kemampuan daerah kita sanggup atau tidak maka pada saat kami menambahkan 500 juta rupiah beban APBD kita kurang lebih 200 sekian puluh miliar rupiah dan itu masih aman, dalam postur APBD yang ditetapkan setiap tahun,” tambah Rudy.
Rudy memaparkan, untuk angka 500 juta komponennya apa saja ? bukan saja satu sarjana satu desa, tentunya untuk dana kecamatan, pada saat hari ini pihaknya juga melihat intensif untuk guru ngaji, contoh satu desa ada 60 guru ngaji dan insentif guru ngaji baru setengahnya.
lalu setengahnya dari bantuan infratruktur desa tersebut, mungkin ada sedikit mis dalam orang menangkap, nama infrastrukturnya, dari bantuan infratruktur desa jadi bantuan keuangan desa. Sehingga kepala desa akan lebih fleksibel dalam menggunakan dana untuk prioritas masing masing.
Rudy menilai, Pemerintah daerah harus bisa memprioritaskan pembangunan agar tetap berjalan, bukan hanya dari sisi fisik maka ingin membangun non fisik yaitu sumber daya manusia.
“Karena buat kami investasi terbaik hari ini, bukan hanya membuat deposito, bukan kita punya tanah, bukan kita punya rumah, tetapi investasi terbaik hari ini yaitu sumber daya manusia,” ungkap Rudy Susmanto. (Albin Pandita)
Bogordaily.net – Terletak di Kabupaten Jember, Jawa Timur, terdapat sebuah desa kecil bernama Semboro yang menyimpan kisah inspiratif tentang pertanian berkelanjutan. Sebelumnya dikenal sebagai daerah penghasil padi, kini Desa Semboro menjelma menjadi pusat budidaya jeruk berkualitas tinggi.
Ketua Klaster Budidaya Jeruk Semboro Imam Sobari mengungkapkan bahwa budidaya jeruk bermula dari inisiatif seorang petani yang melihat potensi jeruk di lahannya, namun kini hampir seluruh masyarakat Desa Semboro beralih ke pertanian jeruk.
“Setelah pertanian buah jeruk dikelola dengan baik dan berhasil berbuah, hasilnya menjadi tumpuan ekonomi masyarakat,” katanya.
Keberhasilan tersebut mendorong masyarakat untuk turut melakukan budidaya jeruk. Dengan membentuk klaster petani, mereka mampu meningkatkan kualitas produksi, membuka akses pasar yang lebih luas, dan menjaga stabilitas harga.
Salah satu keunggulan Jeruk Semboro adalah rasa yang manis segar dan teksturnya yang khas. Kualitas ini diperoleh melalui proses budidaya yang memperhatikan aspek keberlanjutan.
Petani Semboro memanfaatkan limbah organik dari proses produksi jeruk sebagai pupuk kompos, sehingga mengurangi penggunaan pupuk kimia dan menjaga kesuburan tanah.
Memiliki komitmen dalam mendukung penguatan sektor pertanian di Indonesia, BRI menjadi mitra strategis bagi para petani Jeruk Semboro.
Melalui penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR), petani jeruk Semboro mendapatkan dukungan permodalan yang mudah dan terjangkau.
Tak hanya menyalurkan pinjaman, BRI juga melakukan pemberdayaan diantaranya dengan memperkenalkan transaksi menggunakan BRImo dan QRIS.
Transaksi digital dapat meningkatkan efisiensi dan memberikan rekam jejak keuangan yang jelas yang akan membantu petani dalam mengelola keuangan mereka dengan lebih baik.
Dalam kesempatan terpisah, Direktur Bisnis Mikro BRI Supari mengungkapkan bahwa Klaster Usaha merupakan pemberdayaan kepada kelompok usaha yang terbentuk berdasarkan kesamaan usaha dalam satu wilayah, sehingga tercipta keakraban dan kebersamaan dalam peningkatan maupun pengembangan usaha para anggotanya.
Hingga akhir Juli 2024 tercatat BRI telah memiliki 31.488 klaster usaha yang tergabung dalam program Klasterku Hidupku. BRI juga telah menyelenggarakan 2.184 pelatihan dalam program Klasterku Hidupku tersebut.
Supari menambahkan bahwa program Klasterku Hidupku menjadi salah satu bentuk strategi yang mengutamakan pada pemberdayaan.
“Secara umum, strategi bisnis mikro BRI di 2024 akan fokus pada pemberdayaan berada di depan pembiayaan. BRI sebagai bank yang berkomitmen kepada pelaku UMKM telah memiliki kerangka pemberdayaan yang dimulai dari fase dasar, integrasi, hingga interkoneksi,” ujar Supari. ***
Bogordaily.net – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor bersama Lembaga Lanjut Usia Indonesia (LLI) Kota Bogor bekerja sama dengan multi pihak menyelenggarakan Hari Lanjut Usia Nasional atau HLUN tingkat Kota Bogor di Grand Savero Hotel, Sabtu (7/9/2024).
Kegiatan ini merupakan semangat gotong royong mewujudkan keberpihakan kepada Lanjut Usia (Lansia). Penjabat (Pj) Wali Kota Bogor, Hery Antasari mengapresiasi dan menyampaikan terima kasih atas diselenggarakannya HLUN tingkat Kota Bogor 2024 dengan semangat gotong royong dan kolaborasi pentahelix.
Dengan adanya Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 88 tahun 2021 tentang Strategi Nasional Kelanjutusiaan yang Melandasi Aksi Nasional dan Peraturan daerah (Perda) Kota Bogor Nomor 9 tahun 2023, menunjukan bahwa pemerintah memberikan perhatian khusus kepada lansia.
“Hal ini selaras dengan tema HLUN 2024 Lanjut Usia Terawat Indonesia Bermartabat, tema ini mempunyai makna bahwa negara dari tingkat pusat sampai daerah hadir dalam menghormati dan menghargai kaum lansia dalam situasi apapun,” ucap Pj Wali Kota Bogor, Hery Antasari.
“Dalam rangka pembangunan lansia, ini memerlukan kolaborasi dan peran semua elemen dengan sinergitas yang terjalin antar pihak, sehingga kita optimis dapat mewujudkan lansia yang sehat, mandiri sejahtera dan bermartabat,” sambung Hery.
Ketua Pelaksana sekaligus Plh Kepala Badan Perencanaan Pembangunan dan Riset Daerah (Bapperida) Kota Bogor, Agnes Andriani Kartika Sari mengatakan, kegiatan ini diikuti oleh 500 peserta dari lansia di enam kecamatan se-Kota Bogor.
“Dengan semangat gotong-royong dan para pelaku dunia usaha sebagai bentuk nyata implementasi konsep kerja multi pihak. Keberpihakan kepada isu lansia di Kota Bogor juga sudah diwujudkan dalam penyusunan RKPD tahun 2025 dengan Musrenbang tematik yang sudah dilaksanakan sejak tahun 2023,” katanya.
Hasil dari Musrenbang yang sudah diwujudkan diantaranya, aspirasi usulan penyediaan Taman Lansia yang sudah diwujudkan di Jalan Malabar, realisasi layanan prioritas oleh Imigrasi untuk layanan keimigrasian bagi lansia, serta mendorong seluruh layanan rumah sakit di Kota Bogor untuk menyediakan layanan prioritas.
Dalam kesempatan ini pihaknya juga mengucapkan terima kasih kepada pihak yang mendukung dan menjadi sponsorship diantaranya, perangkat daerah di Kota Bogor, Nutri Food Indonesia, Bank Kota Bogor, BJB, Grand Savero Hotel, PT Taspen Cabang Bogor, Persatuan Dokter Gigi Indonesia, Perumda Tirta Pakuan, Haleon Health Partner.
Kick Off Perwali Perlindungan dan Pemberdayaan Lansia
Pemkot Bogor melaunching Kick Off Peraturan Wali Kota (Perwali) Perlindungan dan Pemberdayaan Lanjut Usia (Lansia) yang ditandatangani langsung Penjabat (Pj) Wali Kota Bogor, Hery Antasari di Grand Savero Hotel Bogor.
Pada kesempatan yang sama, Pemkot Bogor melaunching Kick Off Peraturan Wali Kota (Perwali) Perlindungan dan Pemberdayaan Lanjut Usia (Lansia) yang ditandatangani langsung Penjabat (Pj) Wali Kota Bogor, Hery Antasari di Grand Savero Hotel Bogor.
Kick off ini bersamaan dengan peringatan HLUN tingkat Kota Bogor. Hery mengatakan selama ini Kota Bogor memiliki komitmen yang bagus berkaitan dengan perlindungan dan pemberdayaan lansia.
Untuk melanjutkan komitmen tersebut pihaknya akan menumbuhkan hal-hal konkret, satu diantaranya melalui kelembagaan mengenai penyusunan Perwali.
Nantinya, dengan adanya Perwali tersebut maka akan ada keberpihakan lebih kuat dari sisi anggaran, baik pada perangkat daerah yang berhubungan langsung secara tugas dan fungsi, juga dinas lainnya yang ikut serta dalam keberpihakan kepada perlindungan dan pemberdayaan lansia, serta keterlibatan berbagai sektor di luar pemerintah.
“Kita membuat regulasi kelembagaan, kita akan lihat draft Perwalinya, kita mereview kembali, tajamkan kembali, kalau sudah cukup kita tinggal eksekusi,” kata Hery.
Pj Wali Kota Bogor Hery Antasari saat sambutan di Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional atau HLUN tingkat Kota Bogor di Grand Savero Hotel, Sabtu (7/9/2024).
Mengenai Kota Bogor menuju Kota Ramah Lansia, Hery mengungkapkan pihaknya telah melakukan pembicaraan dengan Lembaga Lansia Indonesia (LLI) pusat, mengajukan diri untuk masuk pada gelombang pertama menjadi Kota Lansia yang memiliki rencana membentuk kota-kota lansia di Indonesia.
Ia menyadari untuk mewujudkan hak itu tidaklah mudah. Sebab, ada beberapa kriteria yang harus dimiliki kota, diantaranya adalah penyesuaian penyesuaian ataupun privilege untuk lansia. Kendati demikian, Hery meyakini dengan komitmen bersama antara pemerintah, dunia usaha, berbagai stakeholder dan masyarakat hal itu bisa terwujud.
Plh Kepala Bapperida Kota Bogor, Agnes Andriani Kartika Sari mengatakan, Perwali yang sudah disusun draftnya dan akan kembali direview merupakan turunan dari Peraturan Daerah (Perda) Kota Bogor Nomor 9 Tahun 2023 Tentang Perlindungan Lansia.
“Perwali tentang lansia dalam perlindungan dan pelayanan publik serta layanan kesehatan ini sudah ditandatangani oleh Pak Pj, setelah itu paling lambat akan ditetapkan pada Desember 2024,” ujarnya saat ditemui pada kegiatan Peringatan HLUN 2024 Kota Bogor.
Dengan adanya Perda yang sudah ditetapkan dan Perwali yang nantinya juga akan ditetapkan, Perlindungan terhadap lansia serta pemberdayaan terhadap lansia tidak hanya dilakukan oleh pemerintah tapi juga oleh sektor swasta, umum maupun masyarakat.
“Semangatnya adalah kolaborasi. Karena kita selalu dalam program pemerintah itu pentahelix karena tidak mungkin dilaksanakan oleh pemerintah sendiri seperti pelayanan prioritas kepada lansia di sektor kesehatan, tidak hanya RSUD dan puskesmas, tapi juga oleh RS swasta,” ujarnya.
“Harapannya bagaimana mereka bisa berdaya, kualitas hidupnya, meningkat untuk tujuan akhirnya Indonesia emas 2045. Sehingga fokusnya bukan kepada SDM dari pranikah, bayi, balita tapi pada lansia atau seluruh siklus hidup juga kita ingin intervensi semua,” sambung Agnes. ***
Bogordaily.net – Dalam meningkatkan kesadaran pentingnya kesehatan, Owner RA Clinic Bogor dr. Raymond P. Adimihardja, M.Kes., AAAM, dan dr. Asih Budi Utami, M.Kes., AAAM, memberikan edukasi kesehatan kepada masyarakat dalam acara Ngopi Bareng pada Kamis 12 September 2024.
Acara ini diadakan di Jalan Tentara Pelajar, Kav BB3, Ciwaringin, Bogor Tengah, bersama pasangan calon (Paslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bogor, Dedie Rachim dan Jenal Mutaqin.
Edukasi kesehatan seputar gaya hidup sehat dan pentingnya menjaga kesehatan fisik melalui kebiasaan baik.
Selain itu, masyarakat juga diajak untuk lebih peduli terhadap kesehatannya dengan memahami dampak jangka panjang dari pola hidup yang salah.
dr. Raymond mengungkapkan apresiasinya terhadap acara tersebut yang menurutnya sangat positif bagi masyarakat Bogor.
“Donor darah ini bukan hanya memberikan bantuan kepada mereka yang membutuhkan, tetapi juga memberikan manfaat besar bagi kesehatan pendonornya,” ungkap dr. Raymond.
Dengan mendonorkan darah secara rutin, sel darah merah dalam tubuh akan tergenerasi kembali, yang pada akhirnya akan memperbarui kesehatan tubuh. Ini adalah cara alami untuk menjaga keseimbangan tubuh dan meningkatkan sistem imun.
Acara ini berhasil menarik antusiasme warga yang ingin berpartisipasi baik dalam donor darah maupun mendengarkan paparan dari dr. Raymond. (Ibnu Galansa)
Bogordaily.net – Keluhan datang dari sejumlah pedagang Pasar Tumpah Presiden yang biasa mangkal di Jalan Merdeka, Kota Bogor. Mereka mengeluhkan adanya pungutan liar atau pungli yang dilakukan oknum anggota ormas.
Bukan cuma pungli, pedagang juga mengaku diintimidasi sehingga seolah-olah menolak rencana relokasi Pemerintah Kota Bogor.
“Sebetulnya kami pedagang cari nyaman bukan sekedar usaha, nggak terlalu cape, kalau sudah ada tempat yang layak pemerintah siapkan kenapa nggak,” ujar Hendri, salah seorag pedagang pasar tumpah presiden.
Hendi mengaku lapak yang dipunya di pasar tidak permanent. Karena itu dengan ada relokasi berharap dapat kios pemanen yang layak pakai.
“Kalau begini pagi kita beres-beres karena namanya juga pasar tumpah. Harapannya bisa direlokasi seperti dua tahun lalu kami dapat lapak yang layak, walaupun tidak bertahan lama karena ada intimidasi dari ormas yang selalu kompori pedagang lain untuk kembali ke lapak sebelumnya,” ujar Hendri yang sudah lima tahun lebih buka lapak di pasar tumpah presiden.
Hendi mengungkap selama jualan di pasar ada ormas yang minta sejumlah uang dengan alasan keamanan. Tiap harinya pedagang pasar tumpah presiden di Jalan Merdeka mengaku harus menyetorkan sejumlah uang ke ormas tersebut.
“Minimal Rp50 ribu tapi beberapa kali pernah meminta uang Rp130 ribu perharinya, ya kami sejujurnya kami cuma pedagang kecil, kalau kami tidak bayar lapak kami dihancurkan mereka,” kata dia
Hendri mengaku aksi premanisme dan pungli dilakukan dalam kedok paguyuban pedagang.
Bahkan ormas tersebut tidak segan-segan untuk menunjukan senjata tajam dan senjata api, ketika minta uang ke pedagang.
“Sebetulnya kami semua siap relokasi tapi oleh ormas itu pedagang yang sudah relokasi selalu diintimidasi, jadinya karena takut mereka kembali lagi ke sini,” tuturnya
Pedagang lainnya, Supriyatna juga menjadi salah satunya korban pungli oknum ormas.
“Terkadang seratus ribu perhari,” aku Supriyatna
Supriyatna menyetujui kalau ada program relokasi oleh Pemkot Bogor. Ia juga meminta relokasi harus dilakukan tanpa tumbang pilih orang.
“Ya pasti ikut (relokasi), asal semua pedagang di relokasi semua,” tutupnya. ***
Bogordaily.net – Usai gelar aksi di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) MPO Cabang Kabupaten Bogor kembali menggelar aksi di Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri), pada Rabu 11 September 2024.
Diketahui sebelumnya, mahasiswa tersebut baru beberapa hari lalu menggelar aksi di Pemerintah Kabupaten Bogor untuk mendesak Pj Bupati Bogor Asmawa Tosepu mundur dari jabatannya.
Perlu diketahui, semenjak ditetapkannya Asmawa Tosepu sebagai Pj Bupati di Kabupaten Bogor oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), tentunya menuai banyak pro dan kontra yang terjadi di Bumi Tegar Beriman.
Tepatnya pada 30 Desember 2023 lalu, Asmawa Tosepu resmi menjadi orang nomor satu di Bumi Tegar Beriman untuk menggantikan Iwan Setiawan dari jabatannya sebagai Bupati Bogor.
Ketua HMI MPO Kabupaten Bogor, Al-Azis Jaya Wiguna mengatakan bahwa, dalam kurun waktu sembilan bulan Asmawa Tosepu menjabat sebagai orang nomor satu di tanah bumi tegar beriman tidak lantas menghasilkan prestasi gemilang.
“Namun disinyalir hanya menghasilkan kegaduhan dan kekacauan, sehingga menyebabkan perselisihan ditengah masyarakat Kabupaten Bogor dewasa kini,” kata Al Aziz kepada wartawan, Kamis 12 September 2024.
Sehingga kebijakan yang dihasilkan dari buah tangan seorang Asmawa Tosepu selama sembilan bulan tersebut dinilai begitu banyak menyayat hati masyarakat Kabupaten Bogor.
“Betapa tidak, ditengah masyarakat menghadapi kondisi ekonomi yang dinilai sulit, masyarakat dibagian selatan Kabupaten Bogor dihadiahi penggusuran paksa oleh tangan jahat seorang Asmawa Tosepu dan kroninya,” jelasnya.
Lebih lanjut, Ia menyebut, ada sebanyak 331 bangunan lapak PKL (Pedagang Kaki Lima) yang berada di wilayah Puncak Bogor digusur dan diroboh paksa oleh kebijakan Asmawa Tosepu yang begitu keji nan syarat tidak berprikemanusiaan.
“Di tengah-tengah situasi penggusuran para PKL tersebut, disaat itu pula ratusan kepala keluarga harus kembali mengatur ulang dan memikirkan bagaimana kemudian mereka harus mencari nafkah untuk menghidupi keluarga dan anak-anaknya,” ungkap Al Aziz.
Sementara itu, dalam aksi demo di Kemendagri mereka masih melakukan tuntutan yang sama, yaitu:
Menghentikan perilaku serampangan dan ugal-ugalan yang dilakukan oleh Pj.Bupati Bogor dalam mengelola Pemerintahan di Kabupaten Bogor.
Menghentikan Konawe Connection dengan adanya indikasi Purnaisme STPDN dilingkungan Pemerintah Kabupaten Bogor.
Meminta kepada Inspektorat untuk memeriksa Pj.Bupati Bogor dalam kegiatan liburan terpimpin, dengan agenda reoni
STPDN di Highland Park.
Meminta Inspektorat untuk melakukan audit investigasi kegiatan Pj.Bupati Bogor yang berlokasi di Labuan Bajo.
Meminta memulangkan Pj.Bupati Bogor ke Kendari, karena hanya membuat kisruh dengan kebijakannya melakukan penggusuran secara paksa terhadap PKL Puncak Bogor.
Selanjutnya, dinilai gagal dan tidak “becus” mengelola persoalan Truk Tambang di wilayah Kecamatan Parungpanjang.
Kemudian menilai Pj.Bupati Bogor karena terindikasi melakukan perilaku asusila kepada para ASN Perempuan
dengan janji-janji promosi jabatan.
Serta menilai Pj.Bupati Bogor memaksakan kegiatan pemecahan Rekor Muri untuk Nasi Liwet, namun tidak membuahkan hasil sehingga memarahi para Kepala Desa dan Camat-camat dalam kegiatan tersebut. (Albin Pandita)