Sunday, 5 April 2026
Home Blog Page 140

BRI Bekasi Siliwangi Salurkan Bantuan Dana Bapekis ke Musala Al Mutaqin

0

Bogordaily.net – Bank Rakyat Indonesia (BRI) Branch Office (BO) Bekasi Siliwangi terus memberikan yang terbaik kepada nasabah dan juga masyarakat.

Beragam produk dan program unggulan BRI juga selalu diberikan kepada nasabah dan masyarakat. Sebut saja ada layanan digital dalam satu genggaman yang memudahkan nasabah dalam melakukan transaksi perbankan yaitu BRImo.

Tak ketinggalan produk perbankan unggulan lainnya milik BRI yang memang sangat membantu para pelaku usaha, Kredit Usaha Rakyat (KUR).

Oleh karena itu, dari sekian banyak program unggulan, BRI juga memiliki program untuk lingkungan sekitar yang membutuhkan. Sebagai bentuk kepedulian, BRI BO Bekasi Siliwangi menyalurkan bantuan berupa sumbangan ke lingkungan yang membutuhkan.

Adapun bantuan diberikan ke Musala Al Mutaqin yang berada di Jalan Kampung Pondok Benda Gardu, Jatiasih.

Pimpinan BRI Bekasi Siliwangi, Iqbal Perdana menjelaskan, bantuan ini merupakan bagian dari program Badan Pembina Kerohanian Islam (Bapekis) BRI yang mana di kumpulkan dari para pekerja BRI BO Bekasi Siliwangi.

“Jadi ini merupakan sumbangan dari pekerja BRI BO Bekasi Siliwangi yang dikumpulkan setiap Jumat,” terangnya.

Untuk kali ini sumbangan yang diberikan ke Musala Al Mutaqin berupa cat untuk bangunan musala tersebut.

Tentunya diharapkan bantuan yang diberikan bisa bermanfaat dan meringankan kebutuhan pembangunan musala.

“Semoga apa yang diberikan bisa dimanfaatkan sebaik mungkin dan terimakasih untuk para pekerja BRI Bekasi Siliwangi,” tegasnya.

BRI BO Bekasi Siliwangi memang memiliki beberapa program kepedulian dan ini merupakan salah satunya.

“Kami mempunyai beberapa program tak hanya sosial keagamaan, ada juga pendidikan, kesehatan dan lainnya,” tutupnya.(*)

Menkop Ajak Ikatan Alumni Ikopin Dukung Keberhasilan Kopdes Merah Putih

0

Bogordaily.net – Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono mengajak Ikatan Keluarga Alumni (IKA) IKOPIN mendukung keberhasilan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang merupakan program strategi nasional pemerintah Presiden Prabowo Subianto.

Menkop menilai IKA IKOPIN berperan strategis sebagai pusat pengembangan gagasan sekaligus penguatan sumber daya manusia (SDM) koperasi secara umum dan secara khusus bagi Kopdes/Kel Merah Putih. Menurutnya, keterlibatan alumni perguruan tinggi koperasi ini sangat dibutuhkan untuk memastikan kualitas pengelolaan koperasi hingga ke tingkat desa dan kelurahan.

Menkop mengemukakan menuntaskan pembentukan hingga operasionalisasi lebih dari 80.000 Kopdes/Kel Merah Putih bukan tugas yang ringan. Tantangan itu bukan hanya bersifat teknis, tapi juga ideologi karena koperasi telah lama terpinggirkan dari arah dan sistem ekonomi Indonesia sesuai amanat pasal 33 UUD 1945.

“Banyak orang yang tiba-tiba kaget koperasi dibangunkan kembali oleh Presiden, sekaligus ini bukan tugas yang ringan karena koperasi selama puluhan tahun ditinggalkan sehingga arah dan sistem ekonomi kita tidak sesuai dengan UUD 1945,” kata Menkop.

Hal itu disampaikan Menkop saat memberikan sambutan pada pelantikan pengurus DPP IKA IKOPIN Periode 2025-2029 yang diketuai Dr. Ekos Albar, di Gedung Kementerian Koperasi, Senin (19/1), Jakarta. Pelantikan dihadiri Ketua Yayasan Pendidikan Koperasi yang menaungi IKOPIN, Muslimin Nasution, Rektor IKOPIN Prof. Dr. Agus Pakpahan, Sekretaris Kemenkop Ahmad Zabadi, Deputi Bidang Pengawasan Kemenkop Herbert Siagian.

Menkop mengatakan, mengembalikan arah dan sistem ekonomi ke jalur konstitusi menjadi tugas yang memerlukan daya dukung, kebersamaan, rasa kebesaran hati untuk mewujudkan cita-cita pendiri Republik Indonesia. Ia menyebut program ini juga menjadi pertaruhan besar bagi Kemenkop dan gerakan koperasi.

“Jika Kopdes berhasil, artinya menghasilkan profit dan memberikan manfatnya kepada anggota dan masyarakat maka Kopdes akan menjadi instrumen untuk memutar uang sampai ke desa-desa dan perputaran uang di desa akan menumbuhkan menumbuhkan ekonomi desa, dan secara gregat akan menaikkan pertumbuhan ekonomi secara nasional,” tegas Menkop.

Keberhasilan program Kopdes Merah Putih akan membuktikan bahwa koperasi bukan hanya menjadi model sistem ekonomi yang sesuai dengan Konstitusi tapi juga betul betul sebagai instrumen yang memberi kesejahteraan bagi masyarakat pedesaan.

Oleh karena itu, Menkop mengatakan, Kemenkop membutuhkan peran alumni untuk membantu Kemenkop untuk mempersiapkan SDM pengawas, pengurus, pengelola sehingga menjadi koperasi yang bisa menjalankan fungsi seperti yang diharapkan Presiden.

Dia menekankan, Kopdes dirancang memiliki peran strategis, pertama menjadi penyalur dan penjual kebutuhan pokok kepada masyarakat desa, kedua menjadi off taker hasil produksi masyarakat desa, dan ketiga sebagai instrumen paling bawah yang akan membantu mengefektifkan bantuan subsidi pemerintah pusat kepada masyarakat di seluruh desa dan kelurahan di Indonesia.

“Ini merupakan keinginan yang harus diterjemahkan oleh Kemenkop karena cita-cita ini bersumber dari ideologi pasal 33 UUD 1945 dan Kemenkop harus menerjemahkan cita-cita ini menjadi kerja-kerja yang ideologis juga,” kata Ferry.

Menkop juga berharap Ikopin sebagai lembaga intelektual, menjadi tempat untuk mencetak kader koperasi yang handal terutama sebagai pendamping Kopdes/Kel Merah Putih yang sangat dibutuhkan.

“Dengan adanya IKA IKOPIN merupakan darah baru dan tenaga baru yang dibutuhkan Kemenkop untuk menyukseskan Kopdes yang akan mengembalikan kebanggan gerakan koperasi di Indonesia,” kata Menkop.***

ICMI Kota Bogor Gelar BiiFest 2026 Kolaborasi Dengan PWI Kota Bogor

0

Bogordaily.net-Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) Organisasi Daerah (Orda) Kota Bogor resmi mematangkan persiapan gelaran akbar Bogor Islamic Festival (BiiFest) 2026.

Sebagai langkah awal memperkuat resonansi publik, pengurus ICMI Orda Kota Bogor melakukan audiensi strategis ke Markas Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Bogor di Jalan Tirto Adhi Suryo, pada Senin 19 Januari 2026.

Ketua ICMI Orda Kota Bogor, Arief Rachman Badrudin, mengungkapkan bahwa kunjungan ini merupakan upaya kolaborasi untuk menyukseskan festival yang dijadwalkan berlangsung selama 10 hari, mulai 20 Februari hingga 1 Maret 2026.

Festival 10 hari tersebut meliputi kegiatan-kegiatan budaya, keilmuan, dan keislaman.

Arief menjelaskan bahwa BiiFest 2026 dirancang sebagai wadah inklusif yang merangkum berbagai dimensi kehidupan masyarakat Bogor.

“Kegiatan ini akan merangkum berbagai aspek mulai dari budaya, keilmuan, kecendekiawanan, hingga nilai-nilai keislaman. Kami melibatkan elemen pendidikan, pesantren, masjid, majelis taklim, hingga organisasi keislaman lainnya dengan mengedepankan budaya Islam yang moderat,” ujar Arief usai audiensi.

Berbeda dengan tahun sebelumnya, BiiFest 2026 kini telah masuk ke dalam agenda rutin Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor.

Penyelenggaraannya pun akan tersebar di tiga titik ikonik, diantaranya, di Botani Square (Pusat kegiatan/Main Hub). Kedua berlokasi di Kementerian Agama Kota Bogor (Lomba MTQ dan Tahfizul Quran). Terakhir di Balai Kota Bogor dengan tajuk, Regenerasi Lewat “Duta Cendekia Muda”.

Salah satu terobosan baru dalam BiiFest tahun ini adalah peluncuran program Duta Cendekia Muda. Program ini lahir dari kegelisahan ICMI terhadap keberlanjutan estafet kepemimpinan cendekiawan di masa depan.

“Kami fokus merekrut anak-anak muda agar lebih mengenal dunia kecendekiawanan sekaligus meningkatkan moralitas generasi muda di Kota Bogor. Ini penting untuk kesinambungan kepengurusan ICMI ke depan,” tegas Arief.

Rencana besar ini disambut hangat oleh Ketua PWI Kota Bogor, Herman Indrabudi, atau yang akrab disapa Kang Aldho. Ia menegaskan bahwa PWI siap memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan yang membawa misi kerukunan umat dan perbaikan moralitas bangsa.

“Kami dari PWI Kota Bogor menyambut baik kehadiran teman-teman ICMI. Mengingat kegiatan ini berkaitan erat dengan kerukunan umat beragama dan moralitas anak muda, kami akan memberikan dukungan penuh, baik dalam bentuk pemberitaan maupun kolaborasi program di lapangan nanti,” tutur Kang Aldho.

Sinergi antara kaum cendekiawan dan insan pers ini diharapkan mampu menjadikan BiiFest 2026 bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan gerakan sosial yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat Kota Bogor.***

Muhammad Irfan Ramadan

Hadiri Musrenbang Kecamatan Bogor Barat, DPRD Kota Bogor Ingatkan Aparatur Fokus Penataan PKL dan Pembangunan

0

Bogordaily.net – Anggota DPRD Kota Bogor dari Daerah Pemilihan (Dapil) Bogor Barat menghadiri kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Bogor Barat yang digelar di Aula Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor, Senin 19 Januari 2026.

Musrenbang Kecamatan Bogor Barat ini membahas penyusunan Rencana Pembangunan Kerja Daerah (RPKD) Tahun 2027 sekaligus menjaring aspirasi masyarakat terkait kebutuhan dan prioritas pembangunan wilayah.

Sejumlah usulan disampaikan dalam forum tersebut, mulai dari peningkatan infrastruktur jalan dan drainase, penataan lingkungan permukiman, penguatan layanan kesehatan dan pendidikan, hingga program pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Anggota DPRD Kota Bogor yang hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Rifky Alaydrus, Nasya Kharisa Lestari, H. Muhamad Dody Hikmawan, Mulyani, Hery Cahyono, dan Tri Kisowo Jumino.

Dalam kesempatan itu, Ketua Komisi II DPRD Kota Bogor, Rifky Alaydrus, menekankan pentingnya penataan wilayah sebagai bagian dari upaya meningkatkan kenyamanan dan ketertiban masyarakat di Bogor Barat.

Politisi dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) tersebut menyampaikan terdapat dua fokus utama yang perlu segera dibenahi oleh pihak Kecamatan Bogor Barat.

“Ada dua tugas utama untuk Pak Camat, yakni pembenahan Pedagang Kaki Lima (PKL) di kawasan Jalan Semeru serta di jalur Abdullah bin Nuh, mulai dari Lotte Mart hingga Bubulak,” ujar Rifky.

Selain itu, Rifky juga mengungkapkan bahwa sejumlah kegiatan pembangunan di wilayah Bogor Barat akan dilanjutkan pada tahun 2026, di antaranya pembangunan GOR Bogor Barat dan pengembangan Taman Yasmin Sektor 6.

“Nantinya akan kita kolaborasikan dengan penganggaran di Badan Anggaran (Banggar) DPRD. Kita lihat program-program apa yang bisa kita dorong untuk tahun 2027 dan percepatan pembangunan di Bogor Barat,” jelasnya.

Senada dengan itu, Anggota DPRD Kota Bogor dari Fraksi Partai Golkar, Hery Cahyono, menegaskan bahwa pembangunan merupakan kunci utama dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat.

“Dalam hal ini sudah tertuang dalam konstitusi kita, bagaimana mensejahterakan rakyat melalui pembangunan yang merata,” ujarnya.

Sementara itu, Anggota DPRD Kota Bogor dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Mulyani, menegaskan komitmen DPRD dalam mendukung program pembangunan di wilayah Bogor Barat.

“Kami dari DPRD Kota Bogor siap membantu hal-hal yang bisa dibantu sesuai dengan tupoksi kami, baik dalam pengawasan maupun penganggaran. Intinya, selama itu untuk kebaikan masyarakat, tentu akan kami support,” kata Mulyani.

Mulyani menambahkan, terkait pokok-pokok pikiran (pokir) anggota dewan, pada dasarnya disesuaikan dengan kebutuhan wilayah masing-masing.

Namun, pokir tersebut dapat dikolaborasikan dan disinergikan dengan program yang diusulkan melalui Musrenbang di tingkat Kecamatan maupun Kelurahan.

“Nantinya kita akan bersinergi. Kita punya program apa di wilayah, dan wilayah juga membutuhkan apa untuk didukung oleh dewan. Semua demi kebaikan masyarakat,” pungkasnya.***

Diduga Dibunuh Suami, Wanita di Sukaraja Bogor Tewas dengan Luka di Leher

0

Bogordaily.net – Seorang wanita di Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor tewas dengan luka di leher diduga dibunuh suaminya pada Minggu, 18 Januari 2026.

Adapun, wanita tersebut yakni EN (51) diduga dibunuh oleh suaminya sendiri berinisial NA (46).

Kapolsek Sukaraja Kompol Wagiman membenarkan adanya peristiwa pembunuhan tersebut. Menurut Wagiman, peristiwa itu terjadi pada sekitar malam hari.

“Betul, kasus tersebut (pembunuhan) kejadian tadi malam,” kata Wagiman kepada wartawan, Senin 19 Januari 2026.

Kemudian, Polisi saat ini telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan telah mengamankan pelaku untuk dibawa ke Polres Bogor.

“Iya betul (diduga pelaku suaminya) sudah dibawa ke Polres Bogor,” jelasnya

Lebih lanjut, pihaknya memastikan untuk kronologi dan juga motif pembunuhan telah dilimpahkan ke Polres Bogor.

“Kalo detailnya bisa ke humas Polres Bogor,” ungkap Wagiman.***

Albin

Korban Ombak Pantai Cisolok Dimakamkan, Alfin Alfiandi Dikenal Baik dan Rajin Membantu Warga

Bogordaily.net – Seorang wisatawan asal Cilebut Bogor Alfin Alfiandi (28) yang ditemukan meninggal dunia terseret ombak di Pantai Cisolok Sukabumi telah dimakamkan pada Senin 19 Januari 2026.

Diketahui, almarhum Alfin ditemukan oleh Tim SAR setelah sebelumnya sempat hilang pada Minggu 18 Januari 2026 sekitar pukul 18.00 WIB.

Adapun, jenazah Alfin langsung dibawa kerumah duka di Kampung Cilebut Lebak, Desa Cilebut Timur, Kecamatan Sukaraja, dan telah dimakamkan pada pagi hari tadi.

Sosok Alfin Alfian

Ketua RT 03 RW 04 Kampung Cilebut Lebak, Lili Jazuli mengungkapkan bahwa, sosok Alfin dikenal baik di lingkungan masyarakat sekitar.

“Alfin dari keseharian kecilnya itu kenal ya orang nya baik, setelah nikah itu dia punya anak dua, di lingkungan dia baik. Bidang keahlianya servis bisa menolong masyarakat,” kata Lili kepada wartawan.

Ia mengatakan bahwa, Alfin merupakan tulang punggung keluarga dengan telah mempunyai dua orang anak. Masyarakat mengenal Alfin karena sering membantu sesama.

“Dia juga sebagai tulang punggung keluarga punya kaka ama ade satu, selain buat kebutuhan keluarga alhamdulillah sangat membantu. Sangat baik lah dia, karena kan hobinya main bola jd pada kenal Alfin sari mana mana, baik dilihat dari pelawat nya banyak,” jelasnya.

Kemudian, ia menambahkan, awalnya mengetahui peristiwa naas tersebut dari berita dan mengaku kaget saat mengetahui bahwa korbanya merupakan Alfin Alfiandi.

“Ada informasi keluarga satu mobil, lainya baru kesana, nggak tiba tiba kita mau berangkat ada panitia. Berangkatnya beda beda antara keluarga almarhum Angga itu dia duluan. Saya kan informasi awal dari RW Supandi, dari pa Kades juga. Katanya hanyut dia, saya kaget pas liat berita,” ujar Lili.

Sementara itu, sepupu Alfin, Niam mengungkapkan bahwa, sosok Alfin dikenal sangat baik di mata keluarga dan sosok yang memiliki tanggung jawab.

“Udah berkeluarga anaknya dua, baik orangnya,” ucap Niam.

Kemudian, Niam mengaku tidak sempat berbicara dengan Alfin sebelum berangkat dan hanya mengetahui bahwa telah berada di Pantai Cisolok Sukabumi.

“Dia tuh kek hobi liburan gitu, kalo ke saya ga ada ngobrol malamnya. tapi mungkin klo ke ortunya mah ada,” ungkapnya.

Sebelumnya diketahui, dua orang asal Cilebut Bogor yakni Alfin dan Angga dilaporkan hilang terseret ombak di Pantai Cisolok, Kabupaten Sukabumi, pada Minggu 18 Januari 2026.

Adapun, Alfin (28) telah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Namun, Angga (30) belum ditemukan dan masih dicari oleh Tim SAR hingga saat ini.

(Albin Pandita)

Dihadiri Walikota Bogor, BSI Resmi Launching Gedung Paviliun BSI Bogor 

0

Bogordaily.net – Bank Syariah Indonesia resmi launching Gedung Paviliun BSI Bogor yang terletak di Jalan Raya Pajajaran, kota Bogor, pada Senin, 19 Januari 2026.

Dalam acara grand launching tersebut, dihadiri langsung Walikota Bogor Dedie A Rachim, Direktur Distribution and Sales BSI, Anton Sukarna, Area Manager BSI Bogor, jajaran staf BSI dan beberapa undangan lainya.

Direktur Distribution and Sales BSI, Anton Sukarna menjelaskan bahwa, gedung tersebut dibangun merepresentasikan arsitektur khas kota Bogor, sehingga dapat menjadi ikon baru dan mempermudah pelayanan nasabah di tengah pusat kota Bogor.

“Alhamdulillah gedung ini sudah milik bank Syariah Indonesia, desain dan segala perencanaan sudah kami konsultasikan. Sehingga insya allah gedung kami ini menjadi bagian kota Bogor menyatu secara keseluruhan arsitekturnya kota Bogor. Mudah mudahan menjadi penambah pemanis dari kota Bogor,” kata Anton dalam sambutanya.

Kemudian, kata Anton, Bogor merupakan salah satu wilayah dengan kantor cabang BSI yang terbanyak dengan total ada sebanyak 24 cabang.

“Saya sampaikan Bogor ini menjadi salah satu tempat yang cukup banyak kami membuka cabang, jadi total di Area Bogor kita 24 cabang. Mungkin setengahnya ada di kota Bogor,” jelasnya.

Oleh karena itu, hadirnya gedung baru tersebut diharapkan dapat meningkatkan pelayanan terhadap nasabah serta mengembangkan industri perbankan di kota Bogor.

“Jadi insya allah menurut kami Bogor adalah salah satu kota yang cukup potensial untuk mengembangkan industri perbankan syariah,” ujar Anton.

Selain itu, Anton memaparkan bahwa, pertumbuhan dan juga kinerja BSI dari tahun ke tahun mengalami peningkatan yang cukup signifikan.

“Kalo kita lihat dari pertumbuhan Bank Syariah Indonesia sejak merger 2021 pada dengan hari ini menunjukan yang meningkat setiap tahun. Termasuk juga kinerja yang di Bogor,” ungkapnya.

Kehadiran Walikota Bogor

Sementara itu, Walikota Bogor Dedie A Rachim menambahkan bahwa, kehadiran kantor cabang baru Bank BSI disebut sebagai penggerak ekonomi baru di kota Bogor.

“Kantor cabang BSI di kota Bogor ini sangat signifikan, karena kalo dilihat dari kontribusi cabang Bogor kepada nasional BSI, itu paling tidak sudah 11 persen dengan nilai aset hampir 7,5 triliun untuk area Bogor. Jadi artinya ini menggambarkan bahwa, optimisme pertumbuhan ekonomi di wilayah Bogor ini, sangat menjanjikan,” ucap Dedie.

Dirinya berharap, keberadaan kantor cabang baru BSI dapat meningkatkan pelayanan terhadap nasabah BSI khususnya di wilayah kota Bogor.

“Mudah mudahan keberadaan kantor cabang BSI dengan konsep gedung yang baru ini itu menambah kenyamanan para customer dan mengundang customer baru untuk datang mengenalkan produk terbaru dari BSI yang intinya non riba itu yang utama,” ujarnya.

(Albin Pandita)

Parkiran Motor Depan Stasiun Bogor Terbakar, 19 Kendaraan Rusak Parah

0

Bogordaily.net –  Insiden kebakaran menggegerkan kawasan depan Stasiun Bogor, Senin, 19 Januari 2026. Api melalap gedung penitipan kendaraan roda dua yang berada di Jalan Mayor Oking, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, hingga menyebabkan belasan sepeda motor rusak.

Peristiwa tersebut terjadi di area basement gedung parkir dan dengan cepat memicu kepanikan lantaran asap hitam tebal mengepul, menyebar ke sekitar lokasi yang dikenal padat aktivitas penumpang kereta.

Berdasarkan hasil penelusuran awal di lapangan, sebanyak 19 unit sepeda motor terdampak dalam kebakaran tersebut.

Dari jumlah itu, 10 motor dilaporkan hangus terbakar, sementara 9 unit lainnya mengalami kerusakan ringan hingga sedang akibat panas dan percikan api.

Diduga Dipicu Korsleting Alarm Motor

Informasi sementara menyebutkan, sumber api diduga berasal dari korsleting listrik pada salah satu sepeda motor yang terparkir di lokasi penitipan. Motor tersebut diketahui menggunakan sistem alarm atau remote otomatis.

Sekretaris Dinas Pemadam Kebakaran Kota Bogor, Theofilio Patricinio Freitas, menjelaskan bahwa sebelum api muncul, sempat terdengar suara alarm motor yang berbunyi terus-menerus.

“Dari keterangan di lokasi, ada indikasi korsleting pada sensor remote atau alarm motor yang berbunyi terus-menerus. Diduga korsleting tersebut memicu munculnya api,” ujarnya.

Motor yang diduga menjadi titik awal kebakaran tersebut merupakan jenis Kawasaki yang dilengkapi sistem keamanan elektronik.

Api Berkobar di Area Basement

Kondisi area basement yang relatif tertutup membuat api cepat membesar dan asap tebal sulit keluar, sehingga memperumit proses pemadaman.

Petugas pemadam kebakaran yang tiba di lokasi langsung melakukan penanganan intensif untuk mencegah api merambat ke bagian gedung lainnya.

Setelah berjibaku selama beberapa waktu, petugas akhirnya berhasil memadamkan api dan memastikan kondisi lokasi kembali aman.

Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa ini. Namun, kerugian materiil akibat kebakaran diperkirakan cukup besar, mengingat banyak kendaraan mengalami kerusakan parah

Penjaga parkir setempat, Angga, memastikan bahwa seluruh sepeda motor yang terdampak merupakan milik pengguna jasa penitipan kendaraan.

“Alhamdulillah tidak ada korban. Tapi motor yang dititip ada yang habis terbakar dan ada juga yang hanya sebagian,” katanya.

Pasca kejadian, area parkiran langsung disterilkan untuk kepentingan pemeriksaan lebih lanjut oleh pihak berwenang.

Pihak berwenang mengimbau para pengelola parkiran serta pemilik kendaraan agar lebih memperhatikan kondisi kelistrikan sepeda motor, terutama kendaraan yang menggunakan sistem alarm atau perangkat elektronik tambahan.

Langkah pencegahan dinilai penting untuk menghindari potensi korsleting listrik yang dapat memicu kebakaran, khususnya di area parkir tertutup dengan kepadatan kendaraan tinggi. ***

 

 

Korban Tewas Tambang Emas Pongkor Bertambah, Evakuasi Terhambat Medan Berbahaya

Bogordaily.net – Tragedi di kawasan tambang emas PT Antam Tbk UBPE Pongkor, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, kembali menelan korban jiwa.

Tim gabungan berhasil mengevakuasi satu korban meninggal dunia yang sebelumnya terjebak akibat paparan asap beracun di dalam lubang tambang.

Korban terbaru diketahui bernama Isep Septiana, warga Kampung Anyar, Desa Urug, Kecamatan Sukajaya. Dengan ditemukannya Isep, jumlah korban meninggal dunia dalam peristiwa ini kini bertambah menjadi tiga orang.

Sebelumnya, tim gabungan telah lebih dulu mengevakuasi dua korban lainnya, yakni Edi dan Jaka, yang juga berasal dari Desa Urug, Kecamatan Sukajaya.

Ketiganya diduga terperangkap di dalam lubang tambang dengan kondisi udara yang berbahaya hingga menyebabkan kematian.

Evakuasi Berisiko Tinggi

Proses evakuasi korban berlangsung penuh tantangan. Medan yang ekstrem serta kondisi lubang tambang yang tidak stabil membuat tim gabungan harus bekerja ekstra hati-hati demi menghindari korban tambahan.

Java Region, CSR and Sub Division Head PT Antam Tbk UBPE Pongkor, Agustinus Toko Susetio, mengungkapkan bahwa proses evakuasi dilakukan dengan upaya maksimal meskipun dihadapkan pada risiko besar.

“Proses evakuasi berlangsung dengan risiko yang sangat tinggi karena lokasi korban berada di medan yang sulit dijangkau dan berbahaya,” ujar Agustinus.

Ia menambahkan, situasi di dalam lubang tambang kerap berubah-ubah dan membahayakan keselamatan petugas. Bahkan, dalam beberapa momen evakuasi, tim gabungan sempat mengalami insiden tertimpa longsoran batu.

Selain kondisi alam yang ekstrem, upaya penyelamatan juga terkendala oleh infrastruktur pengamanan di area tambang. Tembok pengaman yang dibangun untuk mencegah aktivitas penambangan ilegal justru menjadi hambatan teknis dalam proses evakuasi korban.

“Kondisi ini menyulitkan proses evakuasi, namun tetap kami upayakan secara optimal dengan mengutamakan keselamatan seluruh petugas di lapangan,” jelasnya.

Meski demikian, tim gabungan tetap melanjutkan proses evakuasi secara bertahap dengan prosedur keselamatan ketat, mengingat area tersebut memiliki risiko longsor dan paparan gas beracun.

Bukan Pegawai Antam

Dalam keterangannya, Agustinus juga menegaskan bahwa seluruh korban yang ditemukan bukan merupakan pegawai PT Antam.

Lokasi kejadian berada di area non-operasional perusahaan yang seharusnya steril dari segala bentuk aktivitas penambangan.

“Seluruh korban yang telah dievakuasi sudah kami serahkan kepada pihak kepolisian untuk penanganan lebih lanjut sesuai ketentuan yang berlaku,” tandasnya.

Pihak berwenang kembali mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan aktivitas penambangan emas ilegal.

Selain melanggar hukum, kegiatan tersebut sangat berisiko terhadap keselamatan jiwa dan dapat mengganggu sistem pengamanan kawasan tambang yang telah ditetapkan.***

 

 

 

Nama Nikita Willy Diseret Imbas Broken Strings, Aurelie Moeremans Minta Warganet Stop Bully Karakter Dalam Buku

0

Bogordaily.net –  Gelombang perbincangan soal buku Broken Strings mendadak melebar ke mana-mana. Sejumlah warganet menyeret nama Nikita Willy dan melayangkan hujatan, usai buku yang mengangkat kisah masa lalu traumatik Aurelie Moeremans viral di media sosial.

Situasi tersebut membuat Aurelie akhirnya turun tangan langsung. Lewat akun Threads pribadinya pada 16 Januari 2026, Aurelie menyampaikan klarifikasi sekaligus permintaan tegas agar publik tidak menjadikan buku tersebut sebagai alat untuk menebak-nebak atau menyerang sosok tertentu.

“Tolong jangan membully atau menyerang karakter-karakter yang ada dalam buku, apalagi kalau masih sebatas tebak-tebakan,” ujarnya.

Aurelie mengaku merasa tidak nyaman melihat asumsi liar yang berkembang di media sosial. Menurutnya, banyak komentar warganet justru bergeser dari substansi cerita dan berubah menjadi serangan personal terhadap sejumlah figur publik.

“Fokus dari cerita ini bukan untuk menghakimi, apalagi mengeroyok. Fokusnya adalah pengalaman, luka, dan proses penyembuhan yang aku bagikan dengan sangat jujur,” katanya.

Menanggapi Klaim dan Spekulasi Publik

Dalam klarifikasinya, Aurelie juga menyinggung munculnya Roby Tremonti ke ruang publik yang meminta penegasan terkait karakter bernama ‘Bobby’ dalam Broken Strings.

Ia menegaskan bahwa respons individu terhadap karya tersebut merupakan urusan masing-masing, namun meminta publik tidak melampaui batas dengan spekulasi dan serangan.

“Kalau ada orang yang mengaku sendiri itu urusan masing-masing. Kalian bebas berpendapat soal itu. Tapi kalau hanya menebak-nebak lalu menyerang please jangan,” imbuhnya.

Pernyataan tersebut menjadi penegasan bahwa buku Broken Strings tidak dimaksudkan sebagai petunjuk untuk membongkar identitas atau menghakimi pihak tertentu.

Aurelie menilai, penafsiran yang berlebihan justru berpotensi melukai banyak pihak, termasuk korban itu sendiri.

Lebih lanjut, Aurelie menekankan bahwa sejak awal ia menulis Broken Strings bukan untuk menciptakan “target” baru bagi perundungan di dunia maya.

Buku tersebut ditulis sebagai ruang berbagi pengalaman, refleksi, dan proses penyembuhan atas luka masa lalu.

Aurelie berharap kisah yang ia bagikan justru dapat menjadi pintu kesadaran bagi publik, sekaligus membantu mereka yang pernah atau sedang mengalami pengalaman serupa.

“Let’s keep this space kind, aman, dan penuh empati,” ujarnya.*