Saturday, 18 April 2026
Home Blog Page 1610

Petani di Caringin Kesulitan Dapat Pupuk, Geruduk HPPMI Kabupaten Bogor

0

Bogordaily.net – Sejumlah petani di Desa Pasirmuncang, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor, mengaku kesulitan mendapatkan pupuk bersubsidi.

Sejumlah alasan dikemukakan toko distributor pupuk hingga di antaranya wajib memiliki Kartu Tani maupun tercatat dalam Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok Tani (RDKPP).

Kondisi tersebut seperti dialami Udin Syarifudin, petani asal Kampung Selaawi RT 003/001, Desa Pasirmuncang, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor.

Udin mengungkapkan, pada tanggal 29 dan 30 Mei 2024 berupaya membeli pupuk bersubsidi jenis urea di beberapa toko distributor di wilayah Kecamatan Caringin.

“Dengan terpaksa saya membeli pupuk urea dengan harga normal. Itu pun mesti dua kali pembelian. Itu peraturannya. Pada tanggal 29 Mei 20 kilogram dengan harga Rp80.000 dan tanggal 30 Mei 30 kg dengan harga Rp100.000. Jadi totalannya Rp180.000 di Agen Pupuk Berkah Tani di Cisempur, Jalan Raya Ciawi-Benda, Desa Cinagara,”
ulasnya.

Setelah dikonfirmasi ke pihak agen pupuk bersubsidi, kata Udin, pupuk bersubsidi hanya diberikan bagi petani yang telah terdaftar dalam RDKPP.

“Kalau begini caranya sangat menyulitkan dan membebani para petani yang nyata seperti saya dan menguntungkan bagi petani gaib. Beban petani sangat tinggi, sudah memikirkan hama dan biaya lainnya, sekarang untuk dapat pupuk subsidi saja susah. Saya juga sudah punya kartu Tani tapi tetap sulit,” ucap Udin.

Atas persoalan tersebut, Udin kemudian menggeruduk Kantor Ketua Himpunan Petani Peternak Milenial Indonesia (HPPMI) Kabupaten Bogor, Yusuf Bachtiar. Ia bermaksud mengadukan persoalan tersebut agar para petani mendapat pendampingan.

“Berdasarkan informasi yang diperolehnya dari Pemerintah Kecamatan pembelian pupuk bersubsidi cukup bermodal KTP. Contohnya di Kecamatan Cijeruk, para anggota saya tidak ada masalah dengan pupuk subsidi. Aman-aman saja,” ungkap Yusuf Bachtiar.

Yusuf menjelaskan, beberapa waktu sebelumnya Presiden RI Joko Widodo telah menyatakan bahwa pembelian pupuk bersubsidi cukup bermodalkan KTP.

“Kalau dibiarkan kasihan para petani ini. Kami dari HPPMI dalam waktu dekat ini bersama para petani akan turun ke Dinas terkait di Pemkab Bogor supaya clear semua,” tegasnya.
(Acep Mulyana)

Pasangan Dedie dan Rusli di Pilwalkot Bogor Belum Pasti

0

Bogordaily.net – Nama Dedie A Rachim sebagai Bakal Calon (Balon) Walikota Bogor yang disandingkan dengan Rusli Prihatevy, sebagai Bakal Calon Wakil Walikota Bogor di Pilwalkot 2024, dinyatakan belum final.

Saat di konfirmasi Ketua DPD Partai Golkar Kota Bogor, M Rusli Prihatevy, menyampaikan isu dirinya sebagai Bakal Calon Wakil Walikota Bogor mendamping Dedie A Rachim sebagai Walikota Bogor, masih butuh proses.

“Hal tersebut disebabkan karena adanya beberapa faktor yang menjadi alasan utama dalam proses untuk memuluskan persandingan itu,” kata Rusli, kepada bogordaily.net, Senin 3 Juni 2024.

Rusli Prihatevy menjelaskan bahwa belum ada surat yang menyatakan kepada siapa rekomendasi calon Walikota diberikan DPP Golkar.

“Saya masih menunggu instruksi Pimpinan Pusat, dan di Golkar ada mekanisme, dimana salah satunya karena kursi kurang secara aturan. Oleh karenanya harus berkoalisi,” kata Ketua DPD Partai Golkar Kota Bogor, M Rusli Prihatevy.

Rusli menyebut, pihaknya nanti akan mempersiapkan partai koalisi selanjutnya baru menyodorkan nama calon Walikota dan wakil walikota untuk dikaji di tingkat pusat mengenai persandingan Dedie dengan dirinya.

“Setelah koalisi terbentuk, baru nama kedua calon disodorkan. Kemungkinan hal tersebut (pasangan Dedie-Rusli) bisa saja memungkinkan,” jelasnya

Rusli, menuturkan persandingan tersebut kemungkinan bisa saja terjadi jika mendapatkan persetujuan dari Pimpinan Pusat Golkar dan tentunya juga partai koalisi.

“Bisa saja terjadi setelah mendapatkan persetujuan pusat dan partai koalisi,” tegas Rusli

Seperti yang diketahui, kabar persandingan Dedie A Rachim sebagai Bakal Calon Walikota Bogor dan Rusli Prihatevy sebagai Bakal Calon Wakil Walikota Bogor 2024 kini tengah hangat dibicarakan.**”

(Irfan Ramadhan)

HJB ke-542, Pj Bupati Bogor Ingatkan Cita-Cita Bumi Tegar Beriman

0

Bogordaily.net – Memperingati Hari Jadi Bogor (HJB) ke-542, Pj Bupati Bogor, Asmawa Tosepu mengajak seluruh komponen yang ada di Kabupaten Bogor, dengan semangat babarengan, akur dan makmur, mari melangkah bersama ke depan menuju harapan yang dicita-citakan yakni Kabupaten Bogor yang maju, mandiri, sejahtera, berkeadilan dan berkelanjutan.

Hal tersebut dikatakan Asmawa Tosepu saat melaksanakan prosesi HJB ke-542 di Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bogor, Senin 3 Juni 2024.

Tema HJB ke-542 Kabupaten Bogor

Diketahui, tema HJB ke-542 adalah “Babarengan, Akur, Makmur” atau “Berbaur”, yang bermakna, pentingnya sinergi, kebersamaan, kerukunan serta keharmonisan antar pemangku kepentingan dan segenap elemen masyarakat yang beragam, demi mewujudkan Bumi Tegar Beriman, Kabupaten Bogor yang maju, makmur, sejahtera, berkeadilan dan berkelanjutan.

Pj. Bupati Bogor, Asmawa Tosepu mengatakan, Kabupaten Bogor dengan julukan “Kuta Udaya Wangsa”, sebagai pusat kebangkitan perjuangan untuk meraih kemajuan dan kemakmuran, dan semboyan “Tegar Beriman”, merupakan panggilan untuk kita semua khususnya warga Kabupaten Bogor, agar senantiasa menjunjung tinggi keyakinan moral spiritual serta tetap tegar dan teguh dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab untuk membangun Kabupaten Bogor.

“Dengan semangat babarengan, akur dan makmur, mari melangkah bersama ke depan menuju harapan yang dicita-citakan yakni Kabupaten Bogor yang maju, mandiri, sejahtera, berkeadilan dan berkelanjutan,” kata Asmawa Tosepu.

Ia mengungkapkan, peringatan Hari Jadi Bogor merupakan momentum yang istimewa untuk mengenang kembali lahirnya Kabupaten Bogor, merayakan tradisi, seni budaya dan kearifan lokal sekaligus meneguhkan kembali komitmen kita bersama untuk semakin berkontribusi terhadap perkembangan dan kemajuan Kabupaten Bogor yang kita cintai.

“Memperingati Hari Jadi Bogor juga merupakan salah satu cara kita untuk mensyukuri nikmat kesempatan, yang masih diberikan kepada kita untuk mengabdi bagi masyarakat dan daerah kita tercinta, Bumi Tegar Beriman,”jelasnya.

Ia turut menyampaikan, secara pribadi dirinya bersyukur dapat turut menjadi bagian dari sejarah Kabupaten Bogor. Atas nama Pemerintah Kabupaten Bogor ia mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), segenap aparatur.

Serta seluruh elemen masyarakat sipil atas dukungan dan kepercayaan serta sinergi yang baik dalam melaksanakan pembangunan daerah dan menciptakan suasana yang kondusif di Bumi Tegar Beriman Kabupaten Bogor.

“Semarak kegiatan dalam rangkaian peringatan Hari Jadi Bogor, seperti layanan kesehatan gratis, sunatan massal, kemudahan pelayanan perizinan dan one day service, pekan olahraga, pertunjukan seni budaya, bersih lingkungan, bazar, pasar murah dan sebagainya, adalah wujud penghargaan dan rasa syukur kita akan keberlimpahan potensi, sumber daya, dan peluang yang kita miliki,” ungkap Asmawa Tosepu.***

(Albin Pandita)

Tiga Warga Sukaresmi Dikeroyok, Sudah Setahun Polres Belum Tetapkan Tersangka

0

Bogordaily.net – Tiga warga Desa Sukaresmi, Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor, dikeroyok orang tak dikenal. Seorang di antaranya mengalami luka serius akibat penggumpalan darah di kepala dan masih hilang ingatan (gegar otak).

Ketiga warga yang menjadi korban yaitu Nasul Zapar (23), serta dua orang lainnya Nugi Hidayat (21) dan Anggi Setiadi (20).

Ketiga korban melalui Kantor Hukum Sembilan Bintang dan Partners telah melakukan pelaporan ke Polsek Tamansari.

Bukti pelaporan Nomor : LP / B / 34 / II / 2023 /Sektor tertanggal 21 Februari 2023, tentang sangkaan pengeroyokan yang dilakukan secara bersama-sama sebagaimana yang dimaksud di dalam Pasal 170 KUHP dengan ancaman pidana penjara 5 tahun 6 bulan.

Namun, karena alasan keterbatasan sumber daya manusia (SDM) dan kondusifitas, perkara tersebut dilimpahkan ke Polres Bogor.

Kuasa hukum Sembilan Bintang, Adv. Rd. Anggi Triana Ismail, SH., menyesalkan hingga Juni 2024 ini belum ada perkembangan positif mengenai perkara tersebut dari pihak Polres Bogor.

“Kami dari Sembilan Bintang didesak oleh keluarga korban untuk turun mengawal kasus pengeroyokan ini. Tapi kami menilai penanganannya di Polres Bogor lamban. Padahal sudah satu tahun, belum juga menetapkan tersangka,” kata Anggi Triana Ismail dalam siaran persnya, Senin (3/6/2024).

Menurut Anggi, proses penanganan kasus tersebut sudah masuk ke tahap penyidikan.

“Artinya tinggal menetapkan tersangka. Perjalanan LP tersebut kan sudah satu tahun lebih lamanya, pihak penyidik belum menetapkan tersangka dalam LP ini. Saya mendesak Polres Bogor agar segera menetapkan tersangka dan tetap komitmen menegakkan hukum criminal Justice system dengan profesional dan akuntabel,” tandasnya.

Terpisah, Ketua Karang Taruna Desa Sukaresmi Apid Firdaus mengungkapkan, pengeroyokan terhadap warga Desa Sukaresmi tersebut terjadi pada tanggal 12 Februari 2023.

Ketiga korban dirawat di RS Ummi Bogor. Namun, hanya Nasrul yang belum pulih karena mengalami hilang ingatan dan belum bisa kembali menjalankan aktivitasnya.

“Pengeroyokannya di lapangan bola, waktu itu diduga ada puluhan warga dari Desa Sukaluyu lagi latihan bola. Setelah mereka, giliran warga Sukaresmi. Tapi tiba-tiba warga Sukaluyu menyerang dan memukuli tiga warga Sukaresmi. Saat Nasrul dipukuli, Nugie dan Anggi coba melerai, tapi justru ikut dipukuli warga,” papar Apid.***

(Acep Mulyana)

Harga Emas 17 Karat Hari Ini 3 Juni 2024. Cek di Sini 

0

Bogordaily.net – Harga emas 17 karat hari ini  3 Juni 2024 dan rincian harganya apakah naik atau turun.

Masyarakat ingin mengetahui harga emas perhiasan hari ini Senin, 3 Juni 2024 untuk bisa menentukan arah langkah keuangan dan investasi yang akan dilakukan.

Hal ini mengingat emas perhiasan bagi sebagian masyarakat digunakan sebagai alat atau instrumen investasi jangka panjang.

Masyarakat dapat mengetahui harga emas perhiasan naik atau turun melalui salah satu Toko Emas di Indonesia yang telah memiliki banyak cabang yaitu Semar Nusantara.

Emas perhiasan yang tersedia di Semar Nusantara, termasuk dalam emas yang dijamin keasliannya dan memiliki harga yang terjangkau.

Mulai dari ratusan ribu saja, masyarakat sudah bisa meminang emas perhiasan dengan kadar 10 karat, 17 karat hingga 24 karat.

Harga Emas 17 Karat Hari Ini 2024 3 Juni 2024

Berikut ini rincian harga terbaru emas perhiasan hari ini Senin, 3 Juni 2024 di Semar Nusantara.

Harga Emas Perhiasan Hari Ini

Berikut rincian harga emas perhiasan hari ini Senin, 3 Juni 2024 di Semar Nusantara, selengkapnya.

  • Liontin Emass Diona Solutaire Rose White Gold 17K: Rp583.200
  • Liontin Emas Verlin Flower Rose Gold 17K: Rp2.267.000
  • Liontin Emas Salib Polos 17K: Rp757.300
  • Gelang Emas Bola Batu Putih Gold 10K: Rp2.943.000
  • Cincin Emas Solitaire List Gold 10K: Rp1.141.800
  • Cincin Emas Classic Sheela Ring Gold 10k: Rp289.900
  • Gelang Emas Veeline Bangle Gold 10K: Rp1.527.000
  • Cincin Emas Solitaire Anada Gold 10K:Rp 573.300
  • Gelang Emas Thesya Prisil Gold 10K: Rp1.349.500
  • Gelang Emas Tena Zora Gold 10K: Rp2.106.000
  • Liontin Emas Solitaire Gold 10K: Rp783.100
  • Liontin Emas Emerald Cut Gold 10k: Rp937.000
  • Liontin Emas Doriz Butterfly Gold 10K: Rp664.100
  • Liontin Emas Ignatia Solitaire Series Gold 10K: Rp712.700
  • Liontin Emas Yu Na Bi Korean Style Gold 10K: Rp566.400
  • Kalung Emas Treo Airlia Gold 10K: Rp2.006.500
  • Kalung Emas Toscano Polos Gold 10K: Rp824.000
  • Kalung Emas Winnie Thessia Gold 10K: 1.132.500
  • Kalung Emas Rolona Veeline Circlet Gold 10K: Rp3.724.400

Itulah informasi dan ulasan mengenai harga emas 17 karat hari ini 3 Juni 2024.***

Instagram (Ig) Surabhi Khatun Diserbu, Pramugari yang Selundupkan 1 Kg Emas di Dubur

0

Bogordaily.net – Instagram (Ig) Surabhi Khatun Diserbu diserbu netizen setelah heboh menyelundupkan 1 kilogram (kg) emas di duburnya.

Ia merupakan pramugari pesawat Air India Express yang ditangkap di area bandara setelah melakukan penerbangan.

Surabhi Khatun nekat menyeludupkan emas seberat 1 kg di duburnya.

Ia kepergok menyelundupkan emas di lubang dubur yang ternyata aksinya bukan hanya sekali.

Namun pramugari di India itu sudah kerap beraksi.

Hingga akhirnya Surabhi ditangkap pada Selasa (28/5/2024).

Instagram (Ig) Surabhi Khatun Diserbu 

Gara-gara aksi gilanya itu banyak yang memburu akun Ig Surabhi Khatun karena penasaran untuk mengetahuinya lebih detail.

Ternyata, pramugari bernama Surabhi Khatun ini sudah berulang kali melakukan aksi penyeludupan itu.

Terkini, pramugari penerbangan Air India Express itu ditangkap usai ketahuan menyeludupkan emas.

Ia ditangkap di Bandara Kannur setelah kecidup menyembunyikan emas di duburnya.

Kronologis Penyelundup Emas 

Pramugari itu ditemukan menyembunyikan sekitar 960 gram emas di dalam duburnya.

Awak pesawat menyeludupkan emas 1 kilogram itu dalam penerbangan dari Muscat ke Kannur.

Setibanya di Bandara Internasional Kannur, Surabhi Khatun langsung ditahan dan digeledak pada Selasa (28/5/2024.

Intelijen khusus dari DRI Cochin, petugas Direktorat Intelijen Pendapatan (DRI – Kannur) mencegat Surabhi Khatun setibanya dari Muscat di Bandara Internasional Kannur.

Selanjutnya penggeledahan pun dilakukan.

Hingga akhirnya penggeledahan pribadi mengungkapkan 960 gram emas selundupan dalam duburnya.

Setelah diinterogasi, pramugari Surabhi Khatun pun dibawa ke hadapan hakim yurisdiksi.

Surabhi akhirnya ditahan selama 14 hari di penjara wanita di Kannur.

Menurut laporan, Surabhi Khatun telah beberapa kali menyelundupkan emas di masa lalu.

Peristiwa serupa pernah beberapa kali terjadi dalam beberapa tahun belakangan.

Dimana petugas bea cukai menemukan 904 gram emas, yang bernilai sekitar 4,5 juta rupee Sri Lanka (sekitar Rp400 juta) di dalam rongga dubur terduga pelaku.

Pria Sri Lanka berusia 45 tahun itu hendak menuju India namun dihentikan di Bandara Internasional Kolombo.

Biasanya penyelundup membeli emas di tempat-tempat seperti Dubai dan Singapura, yang harganya lebih murah, dan kemudian membawanya ke India untuk dijual dengan harga lebih mahal.

Demikian ulasan dan informasi mengenai Instagram (Ig) Surabhi Khatun yang diserbu netizen setelah kasus pramugari dari India yang  selundupkan 1 kg emas di dubur ini terungkap.***

 

Penjelasan Fatwa MUI soal Salam Lintas Agama dan Toleransi 

0

Bogordaily.net – Fatwa MUI soal salam lintas agama heboh dan jadi perbincangan publik.

Hal itu setelah Majelis Ulama Indonesia (MUI) menerbitkan fatwa larangan mengucapkan selamat hari raya agama lain. 

Fatwa itu diterbitkan dalam Ijtima Ulama Komisi Fatwa se-Indonesia VIII di Bangka Belitung.

Fatwa itu juga melarang penggunaan atribut hari raya agama lain, pemaksaan mengucapkan atau melakukan perayaan agama lain atau tindakan yang tidak bisa diterima oleh umat beragama secara umum.

“Beberapa tindakan sebagaimana yang dimaksud seperti di atas dianggap sebagai mencampuradukkan ajaran agama,” kata Ketua MUI Bidang Fatwa Asrorun Niam Sholeh dalam keterangan tertulis di situs resmi MUI, Kamis (30/5).

Meski begitu, MUI mengatakan Muslim tetap harus toleransi terhadap umat agama lain. 

Muslim wajib memberikan kesempatan bagi umat agama lain yang sedang merayakan ritual ibadah dan perayaan hari besar.

Niam menjelaskan toleransi punya dua bentuk, yaitu akidah dan muamalah. 

Toleransi akidah berupa memberikan kebebasan kepada umat beragama lain untuk melaksanakan ibadah hari raya. 

Adapun toleransi muamalah berbentuk kerja sama dalam kehidupan sosial.

“Toleransi umat beragama harus dilakukan selama tidak masuk ke dalam ranah akidah, ibadah ritual dan upacara-upacara keagamaan,” ucap Niam.

MUI menggelar Ijtima Ulama Komisi Fatwa se-Indonesia VIII di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Islamic Center, Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Acara itu berlangsung 28-31 Mei 2024. Kegiatan tersebut bertema “Fatwa: Panduan Keagamaan untuk Kemaslahatan Umat”. Wakil Presiden Ma’ruf Amin hadir membuka acara tersebut.

Sementara itu, fatwa MUI mengenai salam lintas agama ini jadi perhatian dan perbincangan publik.***

 

Emas Antam Palsu 109 Ton Beredar di Pasaran, Benar atau Tidak?

0

Bogordaily.net – Emas Antam Palsu 109 Ton yang kini ditangani Kejaksaan Agung (Kejagung) jadi perbincangan publik.

Salah satunya adalah kabar emas antam palsu yang beredar di pasaran? 

Menanggapi kabar tersebut , Antam menyatakan, kabar yang menyebut 109 ton emas palsu beredar di masyarakat tidak benar.

“Terkait dengan maraknya pemberitaan yang menyebut adanya 109 ton emas Antam palsu yang beredar di masyarakat dalam kurun waktu 2010-2021, perusahaan memastikan bahwa pemberitaan tersebut adalah tidak benar,” kata Sekretaris Perusahaan ANTAM, Syarif Faisal Alkadrie dalam keterangannya, Jumat (31/5/2024).

Dia menerangkan, seluruh produk emas logam mulia Antam dilengkapi sertifikat resmi dan diolah di satu-satunya pabrik pengolahan dan pemurnian emas di Indonesia yang telah tersertifikasi London Bullion Market Association (LBMA).

Sehingga, kata dia, dapat dipastikan seluruh produk emas merek Logam Mulia Antam yang beredar di masyarakat adalah asli dan terjamin kadar kemurniannya.

“Adapun 109 ton produk emas logam mulia yang diperkarakan oleh Kejaksaan dianggap berkaitan dengan penggunaan merek LM Antam secara tidak resmi, sementara produknya sendiri merupakan produk asli yang diproduksi di pabrik Antam,” katanya.

Sejalan dengan itu, ia juga menyatakan akan menghormati proses hukum atas ditetapkannya mantan petinggi perusahaan sebagai tersangka dalam kasus emas palsu 109 ton.

“Sementara, terkait dengan penetapan tersangka eks GM Antam, Kami menghormati proses hukum yang sedang berjalan dan berkomitmen untuk bekerja sama dengan pihak-pihak yang terkait jika ada hal-hal yang diperlukan,” katanya.***

Fakta Video Viral Ibu dan Anak Pakai Baju Biru yang Kini Pelakunya Ditangkap 

0

Bogordaily.net – Viral ibu dan anak pakai baju biru. Video ini jadi perbincangan netizen.

Dalam rekaman video itu, seorang wanita bertato itu dipanggil mamah oleh si anak kecil baju biru.

Di video tersebut, terlihat sosok seorang wanita berambut panjang dan bertato serta mengenakan baju hitam sedang terlihat memegangi celana seorang anak kecil berbaju biru.

Anak tersebut diperkirakan berusia sekitar 5-7 tahun dan disebut dicabuli ibunya sendiri hingga terkencing-kencing.

Reaksi Netizen Melihat Video Viral Ibu dan Anak Pakai Baju Biru

Tidak hanya buat geram, video viral ibu sama anak kecil baju biru tersebut membuat netizen beramai-ramai menyerang akun si wanita tersebut.

Ternyata diduga wanita itu memiliki akun medsos bernama @hanny605_untuk Instagram dan @muhammadrehan4658 TikTok.

Akun TikTok @muhammadrehan4658 memperlihatkan sosok perempuan yang diduga pelaku dan ibunda anak tersebut.

Wanita itu kelahiran tahun 2002 artinya saat ini berusia 22 tahun atau disebut dengan Mamah Muda atau Mahmud.

“Mana nih Mahmud kelahiran tahun 2002 udah punya anak berapa nihnih Bund,” tulis akun tersebut.

Netizen menghujat perempuan tersebut karena tidak menyangka ibu kandung melecehkan anaknya sendiri.

“gue sampe mual lihatnya,” tulis netizen.

“Nanti juga pake baju oren,” tulis yang lain.

“Tolong segera tangkap ibunya, selamatkan anaknya,” tulis yang lain.

“2002 gatel ya,” tulis netizen lain.

Akhirnya Ditangkap Polisi

Selebgram Yolo Ine di akun pribadinya @yolo_ineee iktu berkomentar mengenai kasus tersebut.

Diketahui ibu yang melecehkan anak kandungnya itu sudah diamankan polisi.

Ada pula tertulis alasan sang ibu yang diketahui bernama Raihany atau Hanny melakukan pencabulan terhadap anak lelakinya.

Raihany atau Hanny mau membuat video viral dengan anak laki-lakinya yang masih kecil itu karena diiming-imingi uang sebesar Rp 15 juta.

Disebutkan, yang mengiming-iminginya adalah orang yang dikenal Hanny di Facebook.

Namun, setelah mengirimkan video melecehkan anak kandungnya kepada orang yang bersangkutan dan memberikan nomor rekening, Hanny justru diblokir.

Diketahui, video viral tersebut terjadi sekitar Juli-Agustus 2023.

Selanjutnya, Yolo Ine mengatakan keterangan lengkap akan dirilis oleh pihak kepolisian.

Untuk anak kecil baju biru viral masih dilakukan pendampingan dari pihak PPA.

Profil Dan Biodata Hanny

Dalam beberapa video TikTok yang diunggahnya, terungkap tampang Hanny.

Ia memiliki tato di lengan tangan kanannya.

Selain itu, ia juga kerap mengunggah video bersama anaknya dengan background tembok dan lantai yang sama seperti dalam video pelecehan itu.

Hanny juga sudah menikah dan memiliki suami.

Di Instagram, ia kerap mengunggah momen kebersamaannya dengan sang suami.

Biodata

  • Nama: Raihany
  • Nama panggilan: Hanny
  • Tempat dan tanggal lahir: Tangerang, Banten, 13 September 2002
  • Umur: 21 tahun
  • Suami:
  • Anak: 1
  • Instagram: @hanny605
  • TikTok: @muhammadrehan4658

Itulah informasi dan ulasan mengenai video viral ibu dan anak pakai baju biru yang jadi perbincangan netizen di dunia maya.***

 

Kenapa All Eyes On Papua Viral? Ini Penjelasannya 

0

Bogordaily.net – Kenapa All Eyes On Papua Viral? Jadi topik perbincangan netizen di dunia maya.

Beberapa hari belakangan, poster all eyes on Papua viral di medsos, bersamaan dengan viralnya all eyes on Rafah. 

Arti All Eyes On Papua Secara Harfiah 

Dalam bahasa Indonesia adalah “semua mata tertuju pada Papua”. Kalimat tersebut merupakan ungkapan masyarakat yang menunjukkan kepedulian mereka terhadap hutan Papua yang disebut akan dijadikan lahan perkebunan sawit.

Poster bertuliskan all eyes on Papua bertebaran di sosmed. Tagar all eyes on Papua saat ini sedang menempati trending topik teratas di platform sosmed X.

Warganet menyuarakan bahwa hutan Papua akan dibabat oleh pejabat dan petinggi untuk perkebunan sawit.

Masyarakat adat di Papua saat ini sedang memperjuangkan hak mereka atas hutan adat.

“Senin kemarin masyarakat adat awyu papua demo di depan gedung Mahkamah Agung. Mereka sedang memperjuangkan hak-hak mereka, hutan adat tempat mereka tinggal bakalan kena gusur buat dijadiin kebun sawi. Please focus on them too. #Alleyesonpapua #Alleyesonpapua,” tulis pengguna akun X @lercwolf Jumat (31/5/2024).

Pejabat dan petinggi negeri yang hanya mementingkan bisnis dinilai sebagai dalang yang membuat masyarakat Papua miskin. 

Mengorbankan hutan untuk untuk perkebunan sawit dianggap sebagai tindakan yang egois dan tidak berprikemanusiaan.

“Dari sini kita akan paham bahwa saudara kita di Indonesia dimiskinkan oleh para pejabat, petinggi rakus yg isi otaknya bisnis semua. Sacrificing forests for oil palm plantations is a selfish and inhumane act. DON’T STOP TALKING ABOUT PAPUA!! #AllEyesOnPapua #LindungiHutanPapua,” tulis pengguna akun X @variabelcepheid Minggu (2/6/2024).

Apa dan Kenapa All Eyes on Papua Viral

All eyes on Papua bergema untuk menyuarakan konflik lahan yang sedang terjadi di Papua. 

Masyarakat adat Marga Moro dan Suku Awyu didampingi oleh Koalisi Selamatkan Hutan Adat Papua menggungat izin lingkungan kebun sawit PT Indo Asiana Lestari (PT IAL).

Masyarakat adat Papua Barat menolak dengan tegas rencana pembabatan hutan seluas 36 ribu hektar itu. 

Apabila proyek tersebut terlaksana, hutan adat yang selama ini merupakan sumber penghidupan bagi mereka akan hilang, kehidupan mereka terancam.

Yayasan Pusaka Bentala Rakyat melalui laman petisi change.org sejak 2 Maret 2024, mengajak orang-rang menandatangani petisi pencabutan izin sawit PT IAL. 

Melalui petis itu dijelaskan bahwa menghilangkan hutan alam dengan luas separuh Jakarta adalah suatu bencana.

Pasalnya, hilangnya rimba Papua untuk proyek perkebunan sawit PT IAL akan menghilangkan emisi 25 juta ton CO2. 

Jumlah emisi tersebut sama dengan menyumbang 5 persen dari tingkat emisi karbon tahun 2030. 

Dampaknya tentu tidak hanya di Papua, tetapi juga ke seluruh dunia.

Pada Senin, 27 Mei 2024, masayrakat adat Papua Barat Awyu dan Moi melakukan aksi unjuk rasa di depan gedung Mahkamah Agung (MA). 

Mereka melakukan aksi damai dengan menggunakan baju adat mereka sembari meluapkan penolakan atas izin perusahaan perkebunan kelapa sawit di Boven Digoel dan Sorong.

“Kami datang menempuh jarak yang jauh, rumit, dan mahal dari Tanah Papua ke Ibu Kota Jakarta, untuk meminta Mahkamah Agung memulihkan hak-hak kami yang dirampas dengan membatalkan izin perusahaan sawit yang kini tengah kami lawan ini,” ungkapnya Hendrikus Woro, pejuang lingkungan hidup dari suku Awyu dikutip CNBC.

Aksi demo masyarakat adat Papua di depan gedung MA itu dilakukan usai gugatan mereka di pengadilan tingkat pertama dan kedua gagal. 

Gugatan kini memasuki tahap Kasasi, yang menjadi harapan terakhir bagi masyarakat adat Papua untuk mempertahankan dan memperjuangkan hutan adat mereka.

Demikian ulasan dan informasi mengenaiKenapa all eyes on papua viral dan jadi perhatian publik.***