Home Blog Page 166

Situ Sangiang Majalengka, Wisata Alam Tenang dengan Daya Tarik Pohon Unik Berkaki Delapan

0

Bogordaily.net – Situ Sangiang Majalengka selalu punya cara untuk membuat orang berhenti sejenak—bukan hanya karena danau yang tenang, tetapi juga karena satu pohon tua yang bentuknya tak biasa.

Di tengah kawasan Situ Sangiang, Kabupaten Majalengka, berdiri sebuah pohon nunuk yang oleh warga disebut “berkaki delapan.”

Bukan tanpa alasan. Akar-akarnya menjulur, menapak tanah, lalu mengeras seperti tiang. Dari kejauhan, tampak seperti delapan kaki menopang satu tubuh pohon besar.

Siapa pun yang pertama kali melihatnya pasti berhenti. Mengernyit. Lalu bertanya: ini pohon atau makhluk?

Situ Sangiang Majalengka memang tidak sekadar destinasi alam. Ia seperti ruang temu antara logika dan rasa. Antara penjelasan ilmiah dan cerita turun-temurun.

Di Desa Sangiang, Kecamatan Banjaran, pohon itu sudah lama menjadi bagian dari lanskap. Kata warga, usianya ratusan tahun. Tidak ada yang tahu pasti kapan ia mulai tumbuh. Tapi yang jelas, ia sudah ada jauh sebelum jalan setapak dibuka, sebelum wisatawan berdatangan.

Yang membuatnya menarik bukan hanya bentuknya. Tapi juga cerita yang mengikutinya.

Ada yang menyebutnya pohon keramat. Ada yang percaya kulitnya membawa tuah—terutama untuk urusan rumah tangga. Kepercayaan seperti ini tidak lahir tiba-tiba. Ia tumbuh perlahan, diwariskan dari generasi ke generasi.

Akibatnya, beberapa bagian batang pohon sempat rusak. Diambil oleh tangan-tangan yang percaya lebih pada mitos daripada kelestarian. Warga kemudian bergerak. Bambu dipasang mengelilingi pohon. Sebuah cara sederhana untuk menjaga yang tersisa.

Namun, jika kita mundur selangkah—melihat dengan kacamata ilmu—fenomena ini sebenarnya bisa dijelaskan.

Pohon nunuk, sejenis beringin, memang dikenal memiliki akar gantung. Akar ini turun dari cabang, mencari tanah, lalu berubah menjadi batang baru. Dalam kondisi tertentu, jumlahnya bisa banyak. Delapan, sepuluh, bahkan lebih. Alam tidak pernah bekerja dengan simetri yang rapi, tapi justru di situlah keindahannya.

Situ Sangiang Majalengka akhirnya menjadi lebih dari sekadar tempat wisata. Ia adalah pelajaran diam-diam. Tentang bagaimana manusia memaknai alam—kadang dengan rasa takut, kadang dengan rasa kagum.

Dan pohon berkaki delapan itu tetap berdiri. Diam. Tidak menjelaskan apa-apa. Tapi justru di situlah daya tariknya.***

Kawal Akses Pendidikan, Dewan Pendidikan Kota Bogor Hadiri Sosialisasi SPMB 2026

0

Bogordaily.net – Dewan Pendidikan Kota Bogor menunjukkan atensi besar terhadap persiapan penerimaan peserta didik baru tahun ini. Hal tersebut terlihat dari kehadiran Dewan Pendidikan dalam acara Sosialisasi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun 2026 untuk jenjang SD dan SMP yang digelar oleh Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bogor, Selasa (21/4).

Langkah ini merupakan bagian dari pelaksanaan peran dan fungsi Dewan Pendidikan sebagai lembaga mandiri yang memberikan pertimbangan, pendukung, serta pengawas pelayanan pendidikan. Kehadiran ini memastikan bahwa setiap kebijakan yang disusun oleh pemerintah daerah tetap berpihak pada kepentingan masyarakat luas.

Persiapan Teknis Menjelang Mei

Dalam acara tersebut, salah satu Kepala Bidang (Kabid) pada Dinas Pendidikan Kota Bogor memaparkan rencana teknis pelaksanaan SPMB 2026. Berdasarkan pemaparan tersebut, proses pendaftaran rencananya akan dimulai pada pertengahan bulan Mei mendatang.

Saat ini, pihak Disdik masih melakukan sosialisasi intensif kepada para pemangku kepentingan (stakeholders) terkait untuk mematangkan alur dan regulasi teknis sebelum nantinya diumumkan secara resmi kepada masyarakat umum.

Kehadiran Lintas Sektoral
Mengingat krusialnya proses SPMB, sosialisasi ini dihadiri oleh berbagai instansi dan elemen penting di Kota Bogor, antara lain:
– Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil)
– Dinas Sosial (Dinsos)
– Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora)
– Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kota Bogor
– Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Bogor
– Camat se-Kota Bogor
– Ketua Forum K3S SD dan Pengawas SD
– Kepala SMP Negeri se-Kota Bogor dan Pengawas SMP
– Ketua PGRI Kota Bogor dan Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS) Kota Bogor
– Dewan Pendidikan Kota Bogor

Komitmen Menekan Angka Putus Sekolah

Bagi Dewan Pendidikan Kota Bogor, keterlibatan dalam tahapan awal SPMB ini sangat penting untuk memastikan akses pendidikan yang inklusif. Dewan Pendidikan menekankan bahwa SPMB 2026 harus mampu memberikan akses seluas-luasnya bagi seluruh warga Kota Bogor untuk mendapatkan layanan pendidikan yang layak.

Fokus utama Dewan Pendidikan adalah menjaga agar implementasi SPMB tahun ini tidak menjadi hambatan bagi siswa untuk melanjutkan sekolah. Hal ini bertujuan untuk mencegah terjadinya peningkatan Angka Putus Sekolah (APS) atau mengantisipasi munculnya Anak Tidak Sekolah (ATS) di wilayah Kota Bogor.

Melalui fungsi pengawasan dan pertimbangannya, Dewan Pendidikan berkomitmen untuk terus mengawal proses ini hingga tahap pengumuman dan pelaksanaan, guna memastikan asas keadilan dan transparansi bagi seluruh calon peserta didik di Kota Bogor.***

Kirab Mahkota Binokasih Digelar di Desa Cibeureum: Rayakan Tradisi Budaya dan Semangat Gotong Royong

0

Bogordaily.net – Masyarakat Desa Cibeureum, Kecamatan Cisarua, menggelar acara Kirab Mahkota Binokasih pada Selasa, 21 April 2026. Tradisi tahunan ini menjadi momen sakral untuk memperingati warisan leluhur, mempererat silaturahmi, dan melestarikan budaya lokal di tengah kemajuan zaman.

Kirab Mahkota Binokasih, yang melambangkan keberkahan dan kasih sayang (Binokasih), dimulai pukul 10.00 WIB dari Curug Jaksa sampai kantor Desa Cibeureum. Ratusan warga, Kepala Desa Cibeureum & Camat Cisarua termasuk tokoh adat, Budayawan, Karang Taruna Curug Jaksa & Kecamatan Cisarua, Ormas Pemuda Pancasila ranting Cibeureum, perwakilan RT/RW, berpartisipasi dalam Kirab membawa mahkota emas Binokasih berhiaskan permata. Kirab ini melintasi jalan-jalan desa utama, diakhiri dengan doa bersama.

“Kirab ini bukan hanya parade budaya, tapi juga pengingat akan nilai gotong royong dan harmoni sosial yang menjadi pondasi Desa Cibeureum,” ujar ketua panitia H. Cecep Gogom dalam sambutannya.

Acara ini dihadiri oleh perwakilan pemerintah kabupaten, Kepala Dinas Kebudayaan & Pariwisata Kabupaten Bogor, tokoh masyarakat, serta ratusan warga yang memadati pinggir jalan.

Hiburan tambahan berupa pentas seni tradisional, seperti wayang golek, jaipong dan rampak gendang, turut memeriahkan suasana. Tidak ada insiden yang mengganggu kelancaran acara, dan panitia menerapkan pengamanan ketat.

Kirab Mahkota Binokasih diharapkan terus dilestarikan sebagai identitas budaya Jawa Barat di Desa Cibeureum, sekaligus menarik wisatawan untuk mengenal kekayaan tradisi Sunda.***

Harga Emas Antam Hari Ini Naik, Saatnya Beli atau Tunggu?

0

Bogordaily.net – Harga emas Antam hari ini naik signifikan pada perdagangan Selasa (21/4/2025), seiring penguatan harga logam mulia global dan meningkatnya minat investor terhadap aset safe haven.

Mengacu pada laman resmi Logam Mulia milik [PT Aneka Tambang Tbk], harga emas Antam hari ini tercatat naik Rp 40.000 per gram, dari sebelumnya Rp 2.840.000 menjadi Rp 2.880.000 per gram untuk emas batangan 24 karat.

Kenaikan juga terjadi pada harga beli kembali (buyback). Harga emas Antam hari ini untuk buyback naik Rp 50.000 per gram, dari Rp 2.640.000 menjadi Rp 2.690.000 per gram. Dengan demikian, selisih antara harga jual dan harga buyback mencapai Rp 190.000 per gram.

Perlu diketahui, Antam menetapkan dua jenis harga dalam transaksi emas batangan, yakni:

* Harga jual (harga saat membeli emas)
* Harga buyback (harga saat menjual kembali emas)

Harga jual adalah nilai yang harus dibayarkan konsumen saat membeli emas di gerai resmi Logam Mulia. Sementara itu, harga buyback merupakan nilai yang diterima investor ketika menjual kembali emasnya.

Kondisi ini membuat investor harus memperhitungkan selisih harga (spread) yang cukup lebar sebelum memutuskan berinvestasi.

Dengan spread mencapai Rp 190.000 per gram, emas dinilai kurang ideal untuk investasi jangka pendek. Jika investor membeli emas di pagi hari dan menjualnya di hari yang sama, potensi kerugian langsung bisa terjadi karena selisih harga tersebut.

Sebaliknya, emas lebih tepat dijadikan instrumen investasi jangka panjang. Dalam horizon waktu lebih panjang, kenaikan harga diharapkan mampu menutup selisih buyback sekaligus memberikan keuntungan.

Berdasarkan data historis, investor yang membeli emas dalam jangka pendek cenderung mengalami kerugian. Misalnya:

* Pembelian 14 April 2026: rugi 6,04%
* Pembelian 21 Maret 2026: rugi 7,02%
* Pembelian 21 Januari 2026: rugi 4,10%

Namun, tren jangka panjang menunjukkan hasil berbeda:

* Pembelian 21 Oktober 2025: untung 8,16%
* Pembelian 21 Juli 2025: untung 39,60%
* Pembelian 21 April 2025: untung 35,86%
* Pembelian 21 Januari 2025: untung 69,08%
* Pembelian 21 Oktober 2024: untung 77,68%
* Pembelian 21 Juli 2024: untung 91,60%

Data ini menegaskan bahwa emas tetap menjadi instrumen lindung nilai (hedging) yang menarik dalam jangka panjang, terutama di tengah ketidakpastian ekonomi global.

Kenaikan harga emas Antam hari ini memperkuat tren bullish logam mulia. Namun, investor disarankan untuk memahami mekanisme harga jual dan buyback agar tidak salah dalam menghitung potensi keuntungan.

Dalam strategi investasi, emas lebih cocok disimpan dalam jangka panjang dibandingkan untuk trading harian, guna memaksimalkan imbal hasil.***

Panglima Kopassus Diterpa Isu Tampar Protokol Istana, Ini Fakta Sebenarnya

0

Bogordaily.net – Panglima Kopassus menjadi sorotan setelah beredar isu liar di media sosial yang menyebut adanya keributan antara Komandan Jenderal Komando Pasukan Khusus (Pangkopassus), Djon Afriandi, dengan salah satu pihak di lingkungan Istana.

Namun, pihak Komando Pasukan Khusus atau Komando Pasukan Khusus menegaskan bahwa kabar tersebut tidak benar alias hoaks.

Melalui akun Instagram resmi @penkopassus pada Selasa (21/4/2026), Kopassus mengunggah klarifikasi terkait isu tersebut dengan mencantumkan label “Hoax” dan “Fake News”.

Informasi yang beredar sebelumnya mengklaim bahwa Letjen TNI Djon Afriandi melakukan tindakan penamparan terhadap petugas protokol Istana.

“Waspada, sedang beredar kabar bohong yang menyeret nama petinggi TNI dan lingkungan Istana. Narasi ini mengklaim adanya keributan Pangkopassus dan pihak protokoler,” tulis akun tersebut.

Lebih lanjut, Panglima Kopassus melalui institusinya menegaskan bahwa informasi tersebut tidak memiliki dasar fakta maupun bukti yang valid.

Kopassus menilai kabar tersebut sengaja disebarkan untuk menciptakan kegaduhan di tengah masyarakat.

“Faktanya ini hanyalah karangan yang tidak memiliki bukti valid. Informasi ini sengaja disebar untuk menciptakan kegaduhan dan memecah soliditas internal institusi negara,” tegasnya.

Kopassus juga mengimbau masyarakat agar lebih bijak dalam menyaring informasi yang beredar, khususnya yang berkaitan dengan institusi negara dan pejabat publik. Penyebaran hoaks dinilai berpotensi mengganggu stabilitas serta kepercayaan publik terhadap lembaga negara.

Dalam konteks ini, Panglima Kopassus kembali menekankan pentingnya verifikasi informasi sebelum mempercayai maupun menyebarkannya, guna mencegah dampak negatif yang lebih luas di ruang publik digital.***

Siapa Pemilik Batu Alam Adventures? Tragedi Rafting Lama Viral Lagi, Publik Soroti Fakta 2014

0

Bogordaily.net – Siapa pemilik Batu Alam Adventures, pertanyaan ini mendadak ramai diburu warganet. Bukan tanpa sebab. Ada kisah lama yang kembali naik ke permukaan. Kisah yang sempat tenggelam, kini muncul lagi dibawa oleh cerita bernuansa mistis di kanal YouTube Nadia Omara.

Cerita itu sederhana. Tapi dampaknya tidak.

Berawal dari pengakuan seorang pengikut yang disebut “Ara”. Ia mengenang perjalanan rafting tahun 2014. Bersama 17 temannya. Total 18 orang. Mereka datang dengan niat bersenang-senang. Bahkan ada yang ingin sekalian foto prewedding.

Namun alam berkata lain.

Cuaca tiba-tiba berubah. Langit gelap. Hujan turun deras. Air sungai naik cepat. Situasi berubah dalam hitungan menit. Dari riang menjadi panik. Dari tawa menjadi jerit.

Empat orang tak kembali.

Dua di antaranya disebut sebagai calon pengantin.

Di titik ini, publik mulai mengaitkan cerita tersebut dengan sebuah lokasi nyata: Batu Alam Adventure. Tempat wisata arung jeram yang berada di wilayah Kota Batu.

Padahal, dalam cerita Nadia Omara, tidak pernah disebutkan nama tempat secara gamblang. Tapi warganet bergerak cepat. Menghubungkan potongan cerita dengan peristiwa lama.

Memang ada kejadian.

Tanggal 28 Februari 2014. Sungai Sungai Brantas meluap. Rafting berubah menjadi tragedi. Tiga orang meninggal dunia. Satu hilang. Peristiwa ini sempat menjadi sorotan saat itu.

Dan kini, diangkat kembali.

Lalu publik bertanya lagi: siapa pemilik Batu Alam Adventures?

Di sinilah cerita menjadi sedikit terang.

Berdasarkan catatan lama, usaha ini pernah diajukan izinnya pada Januari 2014 dengan nama M. Nama ini muncul sebagai pihak yang mengajukan usaha wisata tersebut ke pemerintah setempat.

Namun, apakah ia benar pemilik tunggal?

Belum ada penjelasan resmi terbaru. Tidak ada klarifikasi mutakhir yang memastikan struktur kepemilikan saat ini. Yang beredar masih sebatas data lama dan potongan informasi.

Yang jelas, viralnya kembali kisah ini bukan hanya soal tragedi. Tapi juga soal rasa penasaran publik.

Tentang masa lalu. Tentang siapa yang bertanggung jawab. Dan tentu saja—tentang siapa pemilik Batu Alam Adventures yang kini kembali disebut-sebut.

Kadang, sebuah cerita lama memang tidak pernah benar-benar selesai. Ia hanya menunggu waktu untuk muncul kembali.***

Link Download Panel FF Pepeng 2026 Jadi Buruan, Hati-Hati Malware dan Blokir Akun

0

Bogordaily.net– Link download Panel FF Pepeng 2026 kembali ramai diburu para pemain Garena Free Fire seiring meningkatnya persaingan di dalam game battle royale tersebut. Fenomena ini mencerminkan bagaimana pemain kini tidak hanya mengandalkan skill, tetapi juga mencari “jalan pintas” melalui aplikasi pihak ketiga.

Memasuki 2026, kompetisi di Free Fire semakin ketat. Banyak pemain berlomba mencapai tier tertinggi seperti Grandmaster. Dalam situasi ini, kata kunci link download Panel FF Pepeng 2026 mendadak melonjak di mesin pencari dan media sosial.

Aplikasi yang dikenal sebagai “Panel FF Pepeng” diklaim mampu meningkatkan performa secara instan—mulai dari auto headshot hingga aimlock. Video-video di platform seperti YouTube dan TikTok bahkan memperlihatkan pemain dengan akurasi tembakan nyaris sempurna.

Namun, di balik popularitasnya, aplikasi ini bukan fitur resmi dari pengembang Free Fire. Panel FF merupakan modifikasi ilegal yang dibuat pihak ketiga untuk memanipulasi sistem permainan.

Panel FF Pepeng biasanya menawarkan sejumlah fitur yang menarik perhatian pemain:

* Sensitivitas Auto Headshot: Bidikan otomatis mengarah ke kepala lawan
* Aim Merah Semua Senjata: Semua tembakan dihitung sebagai critical hit
* Aimlock: Bidikan terkunci mengikuti pergerakan musuh
* Aim Stabilizer: Menghilangkan recoil senjata sepenuhnya

Tak heran jika pencarian **link download Panel FF Pepeng 2026** terus meningkat karena fitur-fitur tersebut dianggap mampu memberikan kemenangan instan.

Meski terlihat menggiurkan, penggunaan aplikasi ini menyimpan risiko serius. Pengembang Free Fire, [Garena], telah menerapkan sistem anti-cheat berbasis kecerdasan buatan dengan kebijakan tanpa toleransi.

Berikut beberapa konsekuensi yang bisa terjadi:

* Banned permanen akun: Seluruh progres dan item hilang
* Banned perangkat (IMEI): HP tidak bisa digunakan bermain lagi
* Ancaman malware: Data pribadi berpotensi dicuri

Sebagian besar file APK yang beredar melalui tautan tidak resmi juga berisiko mengandung virus atau program berbahaya.

Pada akhirnya, tren pencarian link download Panel FF Pepeng 2026 menunjukkan tingginya ambisi pemain untuk menang cepat. Namun, cara ini justru berpotensi merugikan.

Bermain secara fair, meningkatkan skill di mode latihan, serta menyesuaikan sensitivitas secara manual tetap menjadi cara paling aman dan berkelanjutan untuk meraih kemenangan di Free Fire.***

Benahi Taman Heulang, Pemkot Bogor Gelar Korve dan Siapkan Kawasan Kuliner

0

Bogordaily.net – Dalam ikhtiar menjaga wajah kota tetap tertata dan nyaman, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor kembali melaksanakan korve di kawasan Taman Heulang, Kecamatan Tanah Sareal, Selasa (21/4/2026).

Diawali dengan apel di depan Mako Satpol PP Kota Bogor, korve dipimpin langsung oleh Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Denny Mulyadi.

Dalam kesempatan itu, Dedie Rachim melakukan penertiban bekas lapak Pedagang Kaki Lima (PKL) yang menduduki jalur hijau, drainase, serta akses warga. Kepada para PKL yang berjualan, dirinya juga melakukan sosialisasi terkait rencana penataan kawasan tersebut.

“Rencana ke depan, kita akan membuat sebuah area khusus kuliner yang lokasinya di Jalan Kasintu. Ini merupakan aspirasi masyarakat sekitar Taman Heulang yang terganggu akibat aktivitas PKL. Kemudian, hal ini didiskusikan dengan Pemkot Bogor dan diputuskan bersama warga serta wilayah untuk membuat spot kuliner Kasintu,” ujarnya.

Pembangunan spot kuliner tersebut akan dilaksanakan oleh Disperumkim Kota Bogor pada tahun ini. Dedie Rachim menegaskan bahwa ke depan Pemkot Bogor akan terus konsisten melakukan penataan di berbagai wilayah di Kota Bogor.

“Karena harapan masyarakat tinggi, ingin wilayahnya asri, aman, sehat, resik, dan indah,” ucapnya.

Dalam korve ini, Dedie Rachim juga menemukan sambungan listrik yang digunakan oleh para PKL di lokasi berbahaya. Meteran listrik dipasang di dinding saluran air dan juga di bawah pohon, yang berpotensi membahayakan. Ia pun langsung berkoordinasi dengan PLN untuk dilakukan pemutusan sambungan.

“Jadi, biang keladinya di antaranya adalah sambungan listrik ilegal. Selama sambungan listrik ilegal masih terpasang, kita akan terus tertibkan agar pesan ini sampai bahwa Pemkot Bogor memiliki program penataan dan ketertiban, termasuk membuat spot kuliner resmi,” ujarnya.***

BRI Wujudkan Kesetaraan Gender Melalui Kepemimpinan Inklusif dan Pemberdayaan Jutaan UMKM Perempuan

0

Bogordaily.net – Perayaan Hari Kartini yang diperingati setiap 21 April bukan sekadar seremonial, tetapi juga menjadi pengingat bahwa perjuangan untuk membuka ruang yang setara bagi perempuan hsarus terus berlanjut, termasuk di dunia kerja.

Sejumlah perusahaan pun semakin menyadari bahwa kesetaraan gender bukan hanya soal keadilan, tetapi juga berkontribusi pada kinerja organisasi yang lebih baik. Komitmen tersebut ditunjukkan oleh PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI yang terus menjaga komposisi pekerja laki-laki dan perempuan secara seimbang.

Direktur Utama BRI Hery Gunardi mengungkapkan, saat ini BRI tercatat memiliki 36 ribu pekerja perempuan atau setara 43% dari total 86 ribu pekerja. Komposisi tersebut menjadikan BRI sebagai lingkungan kerja yang inklusif dan kondusif bagi perempuan untuk berkembang dan mengoptimalkan potensi terbaiknya.

“Kehadiran perempuan dalam jajaran kepemimpinan dinilai memberikan perspektif yang lebih luas pada proses pengambilan keputusan organisasi. Hal ini sekaligus memperkuat upaya perusahaan dalam menciptakan budaya kerja yang lebih beragam dan inklusif,” ujar Hery.

Tidak hanya dari sisi jumlah, peran perempuan di BRI juga semakin terlihat dalam level jabatan. Hingga saat ini tercatat sebanyak 25,63% pekerja perempuan BRI telah menempati posisi manajerial, mulai dari level manajer junior hingga manajemen tingkat atas.

Untuk memperkuat kapasitas pemimpin perempuan, BRI juga menghadirkan program BRILiaN Women Leaders Indonesia (BWLI). Program ini dirancang sebagai wadah pengembangan kepemimpinan bagi perempuan di lingkungan perusahaan.

Melalui BWLI, pekerja perempuan mendapatkan pengembangan keterampilan kepemimpinan secara intensif, memperluas jejaring profesional, serta meningkatkan employee branding agar mampu menjadi pemimpin masa depan, baik di dalam
maupun di luar perusahaan. Hery menambahkan, komitmen ini juga tercermin dari keberadaan pekerja disabilitas di perusahaan.

“Penempatan perempuan penyandang disabilitas di lingkungan kerja mencerminkan komitmen perusahaan dalam membuka akses kesempatan kerja yang adil bagi semua pihak. Dengan demikian, perempuan, termasuk penyandang disabilitas, tetap memiliki peluang yang sama untuk berkembang, berkontribusi, dan mencapai kemandirian ekonomi,” ujar Hery.

Semangat kesetaraan tidak hanya diwujudkan BRI di lingkungan kerja internal, tetapi juga diperluas melalui berbagai program pemberdayaan masyarakat, salah satunya melalui Ekosistem Ultra Mikro.

Inisiatif yang digagas bersama PT Permodalan Nasional Madani (PNM) dan PT Pegadaian ini menjadi wujud nyata komitmen BRI dalam membuka akses yang lebih luas bagi perempuan untuk berkembang secara ekonomi.

Hingga saat ini, holding Ultra Mikro telah menjangkau sekitar 23 juta nasabah, yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia. Melalui ekosistem ini, perempuan tidak hanya mendapatkan akses pembiayaan, tetapi juga pendampingan usaha, literasi keuangan, serta akses terhadap berbagai layanan keuangan terintegrasi yang mendorong mereka untuk naik kelas.

“Dengan pendekatan yang holistik tersebut, BRI berupaya memastikan bahwa perempuan memiliki kesempatan yang setara untuk meningkatkan kapasitas usaha, memperkuat ketahanan ekonomi keluarga, serta berkontribusi lebih luas dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan yang inklusif dan berkelanjutan,” pungkas Hery.***

Kelurahan Sukasari Kota Bogor Pertegas Perannya Sebagai Jantung Aktivitas Urban

0

Bogordaily.net – Kelurahan Sukasari, Kecamatan Bogor Timur, kian mempertegas perannya sebagai “jantung” aktivitas urban di Kota Bogor.

Wilayah seluas sekitar 48 hektare ini menjadi titik temu permukiman padat dan pusat komersial, sekaligus menyimpan potensi besar di sektor ekonomi, lingkungan, hingga industri rumahan.

Lurah Sukasari, Surya Hasan, menegaskan wilayahnya mencerminkan dinamika perkotaan yang kompleks.

Dengan jumlah penduduk mencapai 12.246 jiwa, Sukasari menghadapi tantangan sosial sekaligus peluang ekonomi yang terus dikembangkan secara kolaboratif.

“Kelurahan Sukasari bisa disebut barometer Bogor Timur. Aktivitas ekonomi jasa tinggi, kepadatan penduduk, hingga persoalan sosial ada di sini, dan kami dorong solusinya bersama,” ujar Surya dalam kegiatan press gathering di Aula Kelurahan Sukasari, Selasa, 21 April 2026.

Salah satu program unggulan yang menjadi sorotan adalah pengelolaan sampah organik berbasis budidaya maggot. Berkolaborasi dengan Bank Sampah Siliwangi dan Kelompok Tani Dewasa (KTD) Mulya Tani, limbah rumah tangga diolah menjadi produk bernilai ekonomi seperti pakan ikan.

Inovasi ini terbukti efektif. Pakan berbasis maggot mampu mempercepat masa panen ikan lele dan nila dari rata-rata 2,5 bulan menjadi hanya 1,5 bulan.

Selain itu, produk turunan seperti maggot segar, maggot kering, hingga pupuk cair juga dinilai memiliki kualitas tinggi dan daya saing di pasar.

“Kami sudah uji coba, hasilnya signifikan. Produk maggot ini bukan hanya mempercepat panen, tapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi warga,” jelas Surya.

Ia menambahkan, secara geografis, Sukasari berada di jalur strategis penghubung Kota Bogor dengan kawasan wisata Bogor Selatan hingga jalur Puncak dan Sukabumi.

Kondisi ini menjadikan Sukasari sebagai salah satu pusat perdagangan yang ditopang aktivitas Pasar Gembrong dan Teras Sukasari Foodcourt.

Tak hanya itu, Sukasari juga dikenal sebagai dapur produksi kuliner khas Bogor. Sejumlah makanan yang populer di kawasan Suryakencana, seperti cungkring dan sate kulit, diproduksi di wilayah ini.

Selain kuliner, berbagai industri rumahan seperti sabun tradisional, kerajinan sandal, hingga UMKM rajut juga terus bertahan dan berkembang.

“Sukasari bukan hanya dikenal lewat Roti Unyil atau asinan. Banyak home industry yang punya kualitas tinggi dan berpotensi menembus pasar lebih luas,” ujarnya

(Muhammad Irfan Ramadan)