Home Blog Page 170

Jadwal dan Lokasi Perpanjangan SIM Keliling Kota Bogor Hari Ini Selasa 21 April 2026

0

Bogordaily.net-Satlantas Polresta Bogor Kota menyediakan layanan perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) keliling di Kota Bogor pada hari ini Selasa 21 April 2026.

Pelayanan keliling ini khusus untuk perpanjangan SIM tipe A dan C. Pastikan Anda mengajukan permohonan perpanjangan sebelum masa berlaku SIM habis.

Hari ini, pada Selasa 21 April 2026, layanan SIM keliling akan dilaksanakan di Mall Boxies Tajur 123 dan Lotte Grosir Sholeh Iskandar, mulai pukul 08.00 hingga 10.00 WIB.

Perhatikan bahwa layanan SIM keliling hanya berlaku untuk perpanjangan SIM tipe A dan C. Jadi, pastikan Anda datang tepat waktu ke lokasi yang telah ditentukan.

Biaya perpanjangan SIM sesuai dengan PP Nomor 60 Tahun 2016 tentang Penerimaan Negara Bukan Pajak adalah Rp80.000.

Untuk perpanjangan SIM tipe A dan C, biayanya adalah Rp75.000. Persyaratan perpanjangan SIM A atau C meliputi:

Foto kopi KTP yang masih berlaku
Foto kopi SIM lama dan membawa SIM asli
Surat keterangan kesehatan (akan diberikan di lokasi) Pentingnya Surat Izin Mengemudi (SIM)

Seperti yang diketahui SIM (Surat Izin Mengemudi) merupakan bukti registrasi dan identifikasi yang diberikan oleh Polri kepada individu yang memenuhi persyaratan.

Seperti administrasi, memiliki kondisi kesehatan baik jasmani maupun rohani, serta memahami peraturan lalu lintas dan memiliki keterampilan mengemudikan kendaraan bermotor.

Setiap pengemudi kendaraan di jalan raya wajib memiliki SIM sesuai dengan jenis kendaraan yang dikemudikan. Ketentuan ini diatur dalam Pasal 281.***

Muhammad Irfan Ramadan

Kementerian UMKM Dorong Adopsi AI untuk Perkuat Ekonomi Inklusif

0

Bogordaily.net – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menegaskan komitmennya dalam mentransformasi ekosistem kewirausahaan nasional melalui pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif, produktif, dan berkelanjutan bagi pengusaha UMKM di seluruh Indonesia.

Pelaksana tugas (Plt) Deputi Bidang Kewirausahaan Kementerian UMKM, Riza Damanik, menyampaikan Indonesia tidak boleh hanya menjadi pasar bagi teknologi AI, melainkan harus berperan sebagai pelaku utama dalam pengembangan ekosistemnya.

“Indonesia tidak boleh hanya menjadi pasar bagi teknologi AI. Kita harus menjadi pemain aktif dalam membentuk ekosistem di mana AI memperkuat usaha, memberdayakan pengusaha UMKM, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih hijau dan merata,” ujar Riza dalam acara The Power of AI: Transforming Sustainable Enterprise and Entrepreneurship yang diselenggarakan oleh Tsinghua Southeast Asia Center di Bali, Sabtu (18/4).

Ia menambahkan, langkah tersebut sejalan dengan arah kebijakan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) dalam pengembangan AI nasional yang mengusung prinsip AI for Many.

Prinsip ini menegaskan bahwa teknologi harus dapat diakses dan dimanfaatkan oleh seluruh lapisan masyarakat, termasuk pengusaha UMKM di wilayah rural dan underserved.

Lebih lanjut, Riza menjelaskan bahwa Menteri Komunikasi dan Digital, Meutia Hafidz, menekankan dua akselerator utama dalam implementasi AI, yaitu Velocity of Money dan Velocity of Data.

Velocity of Money mengacu pada percepatan digitalisasi pembayaran yang mampu meningkatkan likuiditas usaha, sementara Velocity of Data menitikberatkan pada pemanfaatan AI untuk analisis data secara real-time guna mendukung pengambilan keputusan strategis serta memperluas akses pembiayaan.

Sebagai bagian dari Program Prioritas Nasional, Kementerian UMKM telah meluncurkan sejumlah inisiatif untuk menjembatani kesenjangan teknologi. Salah satunya melalui SAPA UMKM, platform layanan terpadu yang menghubungkan pengusaha UMKM dengan akses pembiayaan, pendampingan, serta peluang pasar global.

Selain itu, melalui program Entrepreneur Hub, Kementerian UMKM menghadirkan wadah kolaborasi untuk memperkuat kapasitas inovasi melalui pendampingan intensif dan penerapan teknologi dalam praktik bisnis sehari-hari. Sementara itu, program Transformasi Finansial mendorong adopsi AI dalam analisis kredit guna memperluas jangkauan Kredit Usaha Rakyat (KUR) serta penguatan Sistem Informasi Kredit Program (SIKP).

Riza menegaskan pembangunan ekosistem digital yang tangguh membutuhkan sinergi lintas sektor. Oleh karena itu, kolaborasi dengan Komdigi terus diperkuat guna menciptakan ruang digital yang aman, produktif, dan mendukung pengembangan usaha sesuai dengan roadmap pemerintah.

Di tingkat regional, Indonesia juga menunjukkan peran aktif melalui partisipasi dalam Program ASEAN MOVE. Bekerja sama dengan Tsinghua Southeast Asia Center, program ini mendukung kesiapan digital serta praktik berkelanjutan bagi 100 pengusaha UMKM dan startup di kawasan Asia Tenggara.

Melalui sinergi antara pemerintah, industri, dan akademisi, Kementerian UMKM optimistis bahwa adopsi teknologi inovatif, termasuk AI, akan membawa transformasi signifikan dalam ekosistem kewirausahaan nasional. Upaya ini diharapkan turut mendukung terwujudnya visi kedaulatan pangan serta hilirisasi industri berbasis teknologi tinggi pada periode 2026–2029.***

Pemkot Bogor Fasilitasi Edufair 2026, Pelajar Dibekali Informasi Kuliah ke Inggris

0

Bogordaily.net – Sebanyak 16 perwakilan perguruan tinggi di Inggris bekerja sama dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menggelar Edufair 2026 “Dari Bogor ke Inggris” yang dilaksanakan di Perpustakaan dan Galeri Kota Bogor.

Kegiatan ini dihadiri oleh para pelajar dengan sangat antusias. Mereka menggali informasi untuk mempersiapkan apa saja yang dibutuhkan agar bisa melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi di Inggris.

Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, mengatakan bahwa kegiatan ini memberikan edukasi lebih luas kepada pelajar dengan menyediakan berbagai informasi untuk mengakses perguruan tinggi di luar negeri, khususnya Inggris.

“Sehingga pelajar di Kota Bogor bisa mengetahui lebih jauh informasi tentang bagaimana kuliah di Inggris, di perguruan tinggi mana saja, di jurusan apa saja, kemudian biayanya berapa, ada beasiswa atau tidak. Jadi selain di Indonesia, para pelajar juga bisa kuliah di Inggris dan ternyata biayanya tidak semahal yang kita kira, hampir sama dengan di Indonesia,” ucap Dedie Rachim.

Dalam kesempatan ini, Dedie Rachim juga memberikan motivasi kepada para pelajar untuk tidak berhenti mencari pengalaman dan ilmu pengetahuan, baik di dalam negeri maupun di luar negeri, serta bisa melihat perkembangan di dunia internasional.

Selain itu, untuk jenjang perguruan tinggi, Pemkot Bogor pada tahun 2026 ini juga mengalokasikan anggaran bagi para pelajar.

Perwakilan penyelenggara Edufair 2026, Miranda Nandana dari Robert Gordon University, mengatakan ada 16 perguruan tinggi di Inggris yang ikut dalam kegiatan ini.

“Mudah-mudahan kehadiran kami di sini bisa menginspirasi pelajar di Kota Bogor,” ujarnya.

Selain memberikan informasi, pihaknya juga mengadakan English Test secara gratis untuk para pelajar. Sebab menurutnya, kemampuan berbahasa menjadi kebutuhan penting untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi di luar negeri.

“Jadi ini bisa diikuti tidak hanya oleh pelajar SMP dan SMA, tetapi juga mahasiswa yang ingin melanjutkan studi S2 atau S3. Setelah ini kami juga akan melaksanakan kegiatan yang sama di Kota Bogor pada bulan Mei 2026,” ujarnya.

(Muhammad Irfan Ramadan)

Ardhito Pramono dan Davina Karamoy Makin Terang-terangan, Momen Mesra di Kota Tua Bikin Netizen Baper

0

Bogordaily.net – Hubungan antara Ardhito Pramono dan Davina Karamoy tampaknya semakin terang-terangan.

Setelah sebelumnya tertangkap kamera berjalan berdua sambil bergandengan tangan di sebuah bioskop, kini keduanya tak lagi ragu membagikan momen kebersamaan mereka ke publik.

Terbaru, Ardhito mengunggah rangkaian foto dan video yang memperlihatkan aktivitas Davina saat menikmati suasana di kawasan Kota Tua Jakarta. Dalam unggahan tersebut, terlihat Davina tampil santai namun tetap memikat, menikmati sudut-sudut klasik Kota Tua yang ikonik.

“Minggu di Kota Tua,” tulis Ardhito singkat dalam keterangan unggahannya.

Yang paling mencuri perhatian adalah slide terakhir dalam unggahan tersebut. Ardhito menyisipkan video singkat yang memperlihatkan kedekatan mereka secara lebih intim.

Dalam video itu, keduanya tampak saling mengecup pipi, berpelukan hangat, dan tersenyum bahagia sebuah momen yang langsung memancing reaksi warganet.

Tak butuh waktu lama, kolom komentar pun dipenuhi beragam respons, mulai dari gemas hingga “iri berjamaah”.

“Apa sih, lucu banget,” tulis @wulan***.

Akun lainnya menimpali, ”Bisa enggak sih kalian tidak bikin kami galau tengah malam begini?”

Awal Mula Kedekatan

Kedekatan Ardhito Pramono dan Davina Karamoy sebenarnya sudah mulai terendus publik sejak Februari 2026. Saat itu, keduanya kerap terlihat saling memberikan “kode” di media sosial, yang memicu spekulasi di kalangan penggemar.

Spekulasi tersebut semakin menguat pada 18 Februari 2026, ketika Ardhito mengunggah serangkaian foto kesehariannya di Instagram. Dari tujuh foto yang dibagikan, salah satunya menampilkan sosok Davina yang tersenyum ke arah kamera—sebuah detail kecil yang langsung menjadi sorotan.

“Terlalu banyak hal baik terjadi tahun ini. Hanya cinta yang bisa melihat semburat matahari terbenam di belakangmu. Semoga semuanya tetap indah hingga akhir waktu,” tulis Ardhito dalam unggahan tersebut.

Jika sebelumnya hubungan mereka masih sebatas teka-teki penuh kode, kini keduanya seolah tak lagi menutup-nutupi kebersamaan mereka. Momen di Kota Tua menjadi sinyal kuat bahwa hubungan ini sudah memasuki fase yang lebih terbuka.

Meski belum ada pernyataan resmi soal status hubungan, publik tampaknya sudah memiliki kesimpulan sendiri. Dukungan pun mengalir deras, dengan banyak penggemar yang merasa “baper” sekaligus ikut bahagia melihat keduanya.

Remake Descendants of the Sun Versi Indonesia Bikin Heboh, Netizen Bayangkan Adegan Kocak Penuh Realita Lokal

0

Bogordaily.net – Kabar remake drama Korea fenomenal Descendants of the Sun versi Indonesia langsung menyedot perhatian publik.

Alih-alih disambut dengan euforia penuh harapan, pengumuman ini justru memicu gelombang komentar kocak dari warganet yang ramai-ramai membayangkan bagaimana jadinya jika kisah epik tersebut diadaptasi ke konteks lokal.

Serial yang melejitkan nama Song Joong-ki sebagai Kapten Yoo Si-jin dan Song Hye-kyo sebagai dokter Kang Mo-yeon itu memang dikenal dengan alur dramatis penuh aksi militer, romansa, dan visual sinematik kelas atas.

Namun di tangan imajinasi netizen Indonesia, ceritanya berubah jadi jauh lebih “membumi” dan tentu saja mengundang gelak tawa.

Jika versi aslinya berlatar negara fiksi Urk dengan konflik peperangan, warganet Indonesia justru punya bayangan berbeda.

“Kalau setting-nya di Indonesia, paling adegannya bukan di medan perang, tapi di lokasi proyek mangkrak sambil nunggu tender cair,” tulis salah satu akun, yang langsung viral dan dibanjiri respons lucu.

Tak hanya soal latar, hubungan antara tentara dan dokter pun ikut “diadaptasi” dengan sentuhan realitas sehari-hari.

“Ini nanti dokter sama tentaranya bukannya saling menyelamatkan, malah debat BPJS sama surat rujukan,” komentar netizen lain.

Bahkan, ada yang menambahkan dengan nada satir, “Siap-siap aja, adegan romantisnya kepotong iklan obat masuk angin.”

Birokrasi hingga Sinyal Jadi Bahan Guyonan

Aspek teknis yang dalam versi Korea terlihat cepat dan canggih juga tak luput dari sorotan. Salah satu adegan ikonik seperti evakuasi dengan helikopter pun dipelesetkan dengan humor khas Indonesia.

“Kalau versi Indo, helikopternya nggak turun dramatis… tapi nunggu izin dulu 3 hari 3 malam,” tulis seorang warganet, menyindir proses birokrasi yang sering dianggap berbelit.

Sementara itu, urusan percintaan juga diprediksi tak akan semulus di drama aslinya.

“Yang satu jaga negara, yang satu jaga perasaan… tapi ujung-ujungnya sama-sama ghosting karena sinyal susah,” tulis komentar lain yang tak kalah menggelitik.

Sentuhan Lokal yang “Wajib” Hadir

Di tengah derasnya candaan, banyak juga warganet yang berharap remake ini tetap menyisipkan unsur budaya lokal agar terasa lebih dekat dengan penonton Indonesia.

“Fix nanti ada adegan makan gorengan di tengah krisis, biar terasa lokal,” tulis salah satu komentar yang diamini banyak pengguna lainnya.

Meski terkesan penuh satire, sebenarnya ada harapan besar dari para penggemar lama agar remake ini tetap menjaga kualitas cerita dan emosi seperti versi original.

“Nggak masalah remake, yang penting jangan remake patah hatinya juga,” tulis seorang netizen, mewakili perasaan banyak penggemar.

Respons warganet yang penuh kreativitas ini menjadi bukti bahwa publik Indonesia memiliki cara unik dalam menyambut sebuah karya populer. Campuran kritik ringan, realita sosial, dan humor segar justru menjadikan perbincangan remake ini semakin hidup.

Kini, publik tinggal menunggu bagaimana versi Indonesia dari Descendants

Viral Kasus Pelecehan Seksual di Grup Chat, 16 Mahasiswa IPB Disanksi Skor Satu Semester

Bogordaily.net – IPB University menindak tegas 16 mahasiswa terkait kasus dugaan pelecehan seksual di privat chat dalam sebuah grup percakapan yang viral beberapa waktu lalu.

Rektor IPB University, Dr. Alim Setiawan Slamet menegaskan bahwa, pihaknya tidak mentoleransi dan menormalisasi segala bentuk kekerasan seksual dalam kondisi apapun.

Menurutnya, IPB berkomitmen penuh untuk memperkuat pencegahan dan penanganan kasus secara sistematis, memastikan setiap proses berjalan transparan, akuntabel, dan partisipatif dengan melibatkan unsur mahasiswa.

“Kami berdiri bersama korban melindungi, memulihkan, dan memastikan hak-haknya terpenuhi tanpa kompromi. Kampus harus menjadi ruang yang aman, nyaman, dan bermartabat bagi seluruh sivitas akademika,” kata Dr. Alim, Senin 20 April 2026.

Kemudian, sebagai bagian dari komitmen terhadap transparansi dan akuntabilitas, IPB University melibatkan partisipasi mahasiswa dalam proses penanganan kasus ini.

Menurutnya, keterlibatan tersebut dilakukan melalui komunikasi dan koordinasi dengan organisasi dan perwakilan mahasiswa, untuk memastikan proses berjalan secara terbuka, berkeadilan, berdasarkan ketentuan yang berlaku, serta menjaga kepercayaan publik terhadap institusi.

Sementara itu, Dekan Fakultas Teknik dan Teknologi (FTT) IPB University, Prof Slamet Budijanto telah menjatuhkan sanksi untuk pelaku kekerasan seksual.

Terkait kasus dugaan pelecehan seksual yang dilakukan di privat chat dalam sebuah grup percakapan yang melibatkan sejumlah mahasiswa.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan tim, terdapat 16 mahasiswa yang teridentifikasi terlibat dalam pelanggaran tata tertib kehidupan kampus dan tindakan pelecehan seksual terhadap mahasiswi. Peristiwa ini terjadi pada tahun 2024 dan secara resmi baru dilaporkan kepada institusi pada 14 April 2026,” ujar Dekan.

Lebih lanjut, kata dia, menindaklanjuti laporan tersebut, tim dari Fakultas Teknik dan Teknologi bersama Kantor Manajemen Keamanan, Keselamatan, dan Perlindungan Kampus (KMKKPK) melakukan pemanggilan terhadap pelapor pada 15 April 2026.

Berikutnya Fakultas Teknik dan Teknologi (FTT) IPB University pada tanggal 16 April bergerak cepat dengan memanggil para pihak terkait untuk pendalaman kasus dan pengumpulan bukti-bukti.

”Berdasarkan proses pemeriksaan dan bukti-bukti yang ada, sebutnya, FTT kemudian menjatuhkan sanksi berupa skorsing selama satu semester kepada 16 mahasiswa yang terbukti terlibat dijatuhkan pada 17 April 2026,” jelas dia.

“FTT IPB University menegaskan bahwa sanksi diberikan bukan hanya sebagai bentuk penegakan aturan, tetapi juga sebagai upaya memberikan efek jera serta pembelajaran etik yang kuat bagi seluruh sivitas akademika,“ ungkapnya.

(Albin)

 

Menteri UMKM Dorong Soto Banjar Masuk Identitas Gastronomi Dunia

0

Bogordaily.net – Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman menegaskan dukungannya terhadap upaya Kota Banjarbaru menjadi pusat gastronomi dunia melalui penguatan makanan khas yakni soto banjar sebagai identitas kuliner unggulan daerah.

Dukungan tersebut disampaikan saat menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun ke-27 Kota Banjarbaru yang dirangkaikan dengan Festival Soto Banjar Menuju Kota Gastronomi, Senin (20/4).

Dalam kesempatan itu, Menteri Maman menekankan penguatan identitas kuliner lokal dapat menjadi penggerak utama peningkatan kesejahteraan pengusaha UMKM.

“Soto banjar sebagai makanan khas Banjar memiliki potensi besar untuk menembus pasar nasional hingga internasional. Ini menjadi peluang bagi pengusaha UMKM sektor kuliner untuk terus tumbuh dan berkembang,” ujar Maman saat menyapa masyarakat yang mengantre dalam pembagian 15.000 porsi soto banjar gratis di Lapangan Dr. Murjani, Banjarbaru.

Berdasarkan data Kementerian UMKM, Banjarbaru memiliki 42.114 unit usaha, yang terdiri atas 41.552 usaha mikro, 491 usaha kecil, dan 71 usaha menengah. Struktur ini menunjukkan dominasi usaha mikro sebagai tulang punggung ekonomi daerah.

Dari sisi inklusivitas, kepemilikan usaha antara laki-laki dan perempuan relatif seimbang, mencerminkan peran signifikan perempuan dalam menggerakkan perekonomian lokal. Selain itu, terdapat 1.073 pengusaha UMKM dari kalangan disabilitas, yang memperkuat karakter ekonomi Banjarbaru yang terbuka dan inklusif.

Menteri Maman juga menyoroti kekayaan budaya Banjarbaru yang menjadi kekuatan ekonomi kreatif, seperti batik sasirangan dan tradisi lisan Madihin. Keberagaman ini tidak hanya memperkaya identitas daerah, tetapi juga memberikan nilai tambah bagi produk UMKM melalui narasi budaya yang kuat.

“Kuliner khas Banjarbaru tidak hanya soto banjar, tetapi juga beragam produk lainnya yang perlu terus diperkuat pemasarannya. Pemerintah akan mendorong dukungan permodalan dan kemudahan perizinan agar pengusaha UMKM dapat berkembang lebih optimal,” katanya.

Menurut Maman, Banjarbaru memiliki potensi besar untuk menjadi model kota berbasis ekonomi kreatif dan UMKM. Hal ini didukung oleh tata kota yang tertata, ekonomi kerakyatan yang kuat, serta nilai kebersamaan masyarakat yang tercermin dalam semangat “bubuhan”.

Di tingkat nasional, pemerintah telah mengalokasikan Rp1.580 triliun untuk pembiayaan UMKM dari total Rp8.149 triliun kredit perbankan. Namun demikian, Menteri Maman mengingatkan bahwa efektivitas pertumbuhan UMKM masih menghadapi tantangan, salah satunya maraknya produk impor ilegal yang mengganggu pasar domestik.

“Salah satu tantangan utama adalah masuknya produk impor ilegal yang menghambat daya saing produk lokal. Kita perlu memastikan pasar dalam negeri tetap aman dan berpihak pada pengusaha UMKM Indonesia,” katanya.

Untuk itu, ia mengajak seluruh masyarakat, khususnya warga Banjarbaru, untuk terus berinovasi dan memperkuat kolaborasi dalam mengembangkan UMKM sebagai pilar ekonomi yang tangguh.

Kementerian UMKM juga terus mendorong penguatan usaha berbasis kekhasan daerah, termasuk soto banjar, melalui perluasan akses pasar serta fasilitasi pembiayaan melalui perbankan Himbara guna mendukung pengembangan usaha.

“UMKM adalah tulang punggung ekonomi nasional. Dalam berbagai situasi, sektor ini selalu menjadi garda terdepan dalam menjaga ketahanan ekonomi masyarakat, termasuk di Kalimantan Selatan,” ujar Maman.

Pada kesempatan tersebut, Menteri UMKM turut menyerahkan sertifikat apresiasi kepada Wali Kota Banjarbaru, Hj. Erna Lisa Halaby, atas dedikasinya dalam pemberdayaan pengusaha UMKM di Banjarbaru.***

Hujan Deras di Bogor Picu 19 Bencana Sekaligus, Longsor Dominasi dan Banjir Rendam Permukiman Warga

0

Bogorddaily.net – Hujan dengan intensitas tinggi yang melanda Kota Bogor pada Minggu sore, 19 April 2026, memicu rentetan bencana di 19 titik berbeda.

Salah satu daerah terdampak adalah banjir lintasan di Kelurahan Ranggamekar, Kecamatan Bogor Selatan, yang merendam pemukiman warga.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Bogor, Dimas Tiko Prahadisasongko, mengonfirmasi berdsarkan laporan PUSDALOPS-PB bahwa banjir di Ranggamekar dipicu oleh drainase yang tersumbat puing-puing bangunan.

“Hujan deras mengakibatkan aliran drainase tersumbat, sehingga air meluap setinggi 20 centimeter dan merendam rumah kontrakan milik warga di RT 04/RW 13 Ranggamekar. Personel TRC Regu 3 sudah melakukan penanganan dan air telah surut total,” ujar Dimas Tiko pada Senin, 20 April 2026.

Dimas juga memperingatkan bahwa cuaca buruk saat ini membawa dampak luas bagi masyarakat. “Dampak cuaca ekstrem sekarang sedang banyak,” tegasnya.

Selain itu tanah longsor menjadi kategori bencana yang paling mendominasi dengan 11 lokasi terdampak. Dari jumlah tersebut, 10 titik telah dinyatakan selesai ditangani (status hijau), antara lain:

  • Jalan Manggis 1 RT 07/RW 05 (Baranangsiang)
  • Curug Mekar (RT 06/RW 09)
  • Gang Kembang RW 09 (Kedunghalang)
  • Samping Kelurahan Pasir Jaya
  • Bojong Menteng RT 03/RW 02 (Pasir Mulya)
  • Gang Kepatihan RT 05/RW 01 (Kebon Kelapa)
  • Gang Kepatihan RT 05/RW 01 (Kebon Kelapa)
  • Kutajaya RT 02/RW 11 (Bondongan)
  • Batu Tapak RT 05/RW 03 (Pasir Jaya)
  • Kampung Keramat RT 04/ RW 01(Panaragan)
  • Jalan Kutajaya RT 02/ RW 11 (Bondongan)

Sementara itu, satu titik di Kampung Cilubang RT 05/RW 03 (Balumbangjaya) dilaporkan belum ditangani dan masih dalam pemantauan intensif karena membutuhkan penanganan teknis lanjutan.

Selain Ranggamekar, banjir lintasan juga menyasar dua lokasi lain. Seluruh titik banjir ini dipastikan telah tertangani sepenuhnya oleh petugas BPBD:

  • RW 011 Kelurahan Ranggamekar
  • Gang Hj Basir RW 04 (Cikaret)
  • Jalan Meranti RT 04/RW 08 (Sindangbarang).

Angin kencang dan hujan lebat mengakibatkan kerusakan pada bangunan rumah serta pohon tumbang di lima lokasi:

Atap Rumah Ambruk: Berhasil ditangani di Griya Katulampa Blok C2 dan Cibeureum Hilir (Mulyaharja).

Pohon Tumbang: Selesai dievakuasi di RW 09 Kelurahan Baranangsiang dan Pancasan Baru RT 04/RW 12 (Pasir Jaya).

Pohon Tumbang: Satu laporan di Kampung Rancamaya RT 01/RW 01 tercatat sedang ditangani

BPBD Kota Bogor mengimbau masyarakat untuk terus waspada terhadap potensi bencana susulan. Dimas menegaskan bahwa petugas tetap siaga di Pusdalops-PB untuk merespons laporan warga.

“Kami minta warga segera melapor jika menemukan adanya tanda-tanda pergeseran tanah atau pohon yang rawan tumbang,” pungkasnya.

(Muhammad Irfan Ramadan)

Pemkot Bogor Siapkan PSEL Aglomerasi, Wali Kota Optimis Sampah Jadi Energi Listrik

0

Bogordaily.net – Pemerintah Kota (PemKot) Bogor terus mematangkan rencana pembangunan fasilitas Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL)berbasis aglomerasi di lahan Kayumanis,Tanah Sareal Kota Bogor

Dalam wawancara pada Senin, 20 April 2026, Wali Kota Bogor Dedie A Rachim menegaskan bahwa proyek ini diprioritaskan untuk menangani sampah Kota Bogor, namun tetap membuka peluang kerja sama dengan daerah sekitar

Menurutnya, konsep aglomerasi memungkinkan pengolahan sampah lintas wilayah, seperti Kabupaten Bogor khususnya wilayah timur hingga Kota Depok.

Kolaborasi ini dinilai penting untuk mengoptimalkan kapasitas pengolahan sekaligus mendukung pemanfaatan energi dari sampah yang kian numpuk dan harus dimanfaatkan

“Ini kan pembangkit listrik dari sampah. Jadi bukan hanya menyelesaikan persoalan sampah, tapi juga menghasilkan energi. Wilayah sekitar yang bekerja sama tentu bisa ikut terlibat,” ujarnya.

Dedie juga memastikan kesiapan proyek tersebut. Lahan pembangunan telah tersedia, sementara aspek administrasi dan teknis disebut sudah rampung, termasuk pembahasan dengan pihak terkait.

Tahapan berikutnya, Pemkot Bogor akan masuk ke proses lelang proyek. PSEL ini direncanakan memiliki kapasitas sekitar 1.000 ton sampah per hari, yang diharapkan mampu mengurangi beban sampah secara signifikan.

Ia menekankan pentingnya pemilahan sampah sejak dari hulu. Dengan sistem terintegrasi, sampah yang tidak dapat didaur ulang akan dimanfaatkan sebagai bahan baku energi listrik.

“Kalau pemilahan dari hulu sampai hilir berjalan baik, dan sisanya kita olah jadi energi, kita optimis Kota Bogor akan semakin bersih,” tegasnya.

Melalui proyek PSEL ini, Pemkot Bogor menargetkan tidak hanya menciptakan kota yang lebih bersih dan sehat, tetapi juga menghadirkan solusi energi alternatif yang berkelanjutan.

Kemenkop dan Green X Tanda Tangani MoU Terkait Pemenuhan Listrik Tenaga Surya Bagi KDKMP Di Wilayah 3T

0

Bogordaily.net – Kementerian Koperasi (Kemenkop) menjalin kerja sama dengan PT Energy Absolute Green X Indonesia terkait dengan upaya percepatan penyediaan energi terbarukan berbasis Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dengan skala mikro (0,5 Mega Watt/MW) yang akan difungsikan untuk memenuhi kebutuhan listrik Koperasi Desa/Kelurahan (KDKMP) terutama di desa-desa atau kelurahan di daerah terpencil.

Penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding) ditandatangani oleh Sekretaris Kementerian Koperasi Ahmad Zabadi dan Executive Chairman PT Energy Absolute Green X Indonesia Justin Joel. Penandatangan disaksikan oleh Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono, Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop) Farida Farichah, seluruh pejabat eselon I di Kemenkop serta jajaran direksi PT Energy Absolute Green X.

Menkop Ferry menjelaskan dalam proses pembentukan dan pendirian KDKMP, ditemukan masih banyak desa dan kelurahan yang belum memiliki kecukupan akses listrik terutama di desa/kelurahan di 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar). Padahal untuk operasionalisasi KDKMP dibutuhkan ketersediaan listrik yang stabil agar proses bisnis yang dijalankan dapat lebih lancar.

“Dengan penggunaan energi berbasis tenaga surya kita bisa menyelesaikan masalah-masalah di desa dalam hal akses tenaga listrik dimana jumlah desa yang terbatas akses listrinya tidak sedikit,” ujar Menkop Ferry dalam keterangannya, Senin (20/4).

Ia mengapresiasi PT Energy Absolute Green X Indonesia atas komitmen yang akan diberikan dalam mendukung operasionalisasi KDKMP. MoU yang disepakati tersebut mencakup penyusunan kajian komprehensif terkait pembangunan dan pengoperasian sistem energi berbasis tenaga surya yang terintegrasi dengan penyimpanan energi. Kemudian fasilitasi proses distribusi energi di tingkat desa/kelurahan melalui KDKMP serta pengembangan dan implementasi model bisnis yang berkelanjutan.

Menkop Ferry berharap kesepakatan yang dijalin ini dapat segera ditindaklanjuti dengan pilot project yang riil agar dapat direplikasi secara masif untuk berbagai wilayah di Indonesia. Ia menilai bahwa penggunaan PLTS menjadi solusi yang logis dalam upaya memenuhi kebutuhan listrik di desa-desa atau kelurahan yang masih memiliki keterbatasan akses listrik.

“Harapannya dengan kerja sama ini bisa turut membantu pencapaian target Presiden untuk mencapai swasembada energi. PLTS ini bisa dikelola dan dimanfaatkan oleh koperasi-koperasi terutama KDKMP,” katanya.

Menkop Ferry menyinggung bahwa implementasi pemanfaatan PLTS berskala mikro sebelumnya telah dilakukan uji coba antara Kemenkop dengan PT Pertamina (Persero) melalui anak usahanya, PT Pertamina New and Renewable Energy (NRE) di Pulau Sembur, Kelurahan Galang Baru, Kota Batam, Kepulauan Riau. Dalam proyek percontohan ini diluncurkan PLTS berkapasitas 100 Watt.

Ia berharap upaya yang dilakukan Kemenkop dengan berbagai pihak dapat menjadi batu loncatan agar percepatan pengembangan energi baru terbarukan khususnya untuk mendukung operasionalisasi KDKMP dapat lebih masif dilakukan. Kemenkop membuka kesempatan yang luas bagi berbagai pihak yang ingin terlibat dalam upaya percepatan pemenuhan listrik bagi desa-desa atau kelurahan yang masih memiliki keterbatasan akses listrik dalam rangka mendukung operasionalisasi KDKMP.

“Kami yakin dengan penggunaan PLTS berskala setengah mega watt ini adalah menjadi solusi yang tepat terutama untuk mendukung operasionalisasi koperasi desa Merah Putih,” katanya.

Menkop Ferry menegaskan bahwa melalui kolaborasi ini akan mampu memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya anggota koperasi. Ia juga menjelaskan bahwa secara tidak langsung kerja sama ini sekaligus menjadi upaya untuk mendukung target Nett Zero Emission (NZE) 2060 yang ditetapkan pemerintah.

Sementara itu, Executive Chairman PT Energy Absolute Green X Indonesia Justin Joel menegaskan bahwa inisiatif ini merupakan langkah strategis jangka panjang dalam membangun fondasi ekonomi masa depan Indonesia.
“Ini bukan sekadar proyek energi—ini adalah langkah strategis untuk membangun fondasi ekonomi masa depan Indonesia. Kami melihat koperasi sebagai platform yang memiliki potensi luar biasa untuk mendorong transformasi energi sekaligus membuka akses investasi yang lebih luas dan inklusif di seluruh Indonesia,” ujarnya.

Dalam kerja sama ini, PT Energy Absolute GreenX Indonesia akan berperan sebagai mitra strategis dalam penyediaan keahlian teknis, pengembangan teknologi, serta dukunganinvestasi di sektor energi terbarukan. Pendekatan inidiharapkan mampu memastikan implementasi program berjalan secara efektif, berkelanjutan, dan memiliki model bisnis yang kuat.

Direktur Utama PT Energy Absolute GreenX Indonesia, Zulnahar Usman menambahkan bahwa kolaborasi ini merupakan bentuk dukungan konkret terhadap program Pemerintah dalam membangun ekosistem energi berbasis masyarakat.

“Kami melihat koperasi sebagai fondasi ekonomi rakyat yang memiliki potensi besar untuk menjadi penggerak transisi energi di tingkat akar rumput. Melalui kolaborasi ini, kami berkomitmen menghadirkan solusi energi yang berkelanjutan, terintegrasi, dan dapat dikelola secara inklusif oleh masyarakat,” ungkapnya.

Lebih lanjut, dalam kapasitasnya sebagai Wakil Ketua Umum KADIN Indonesia Bidang Pengembangan Investasi Daerah, Zulnahar Usman menambahkan bahwa sinergi ini juga membuka peluang bagi mobilisasi investasi ke berbagai daerah.

“Program ini tidak hanya berbicara tentang energi, tetapi juga tentang bagaimana mendorong investasi masuk ke daerah secara lebih terstruktur, dengan koperasi sebagai penggerak utama. Ini akan memperkuat ekosistem ekonomi daerah serta memberikan dampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.***