Home Blog Page 172

Semakin Nyaman dan Tertib, Ini Wajah Baru Pasar Cibinong Kabupaten Bogor

0

Bogordaily.net – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor melalui Perumda Pasar Tohaga terus mempercantik kawasan Pasar Cibinong untuk membuat pengunjung nyaman dan tertib

Direktur Utama Perumda Pasar Tohaga Haris Setiawan menyampaikan bahwa, Pasar Cibinong kini tampil semakin cantik, rapi, dan nyaman, sejalan dengan arahan Bupati Bogor dalam meningkatkan estetika serta kenyamanan pasar rakyat di Kabupaten Bogor.

Adapun, perapihan fasad pasar terus dilakukan demi menciptakan pasar rakyat yang lebih modern tanpa meninggalkan ciri khasnya.

“Dengan tampilan yang lebih tertata, diharapkan Pasar Cibinong bisa jadi tempat belanja yang makin nyaman sekaligus mendukung peningkatan ekonomi para pedagang,” kata Haris, Senin 20 April 2026.

Sementara itu, Bupati Bogor Rudy Susmanto menjelaskan bahwa, dengan tampilan yang lebih bersih dan, warna yang serasi, serta penataan area yang lebih terstruktur.

Pasar Cibinong perlahan bertransformasi menjadi ruang publik yang tidak hanya berfungsi sebagai pusat ekonomi, tetapi juga menjadi tempat yang nyaman untuk dikunjungi masyarakat.

“Program perapihan fasad ini dilakukan sebagai langkah nyata dalam memperbaiki citra pasar tradisional agar lebih modern tanpa meninggalkan ciri khasnya,” ujar Rudy.

“Penataan mencakup pembenahan bagian depan bangunan, pengecatan ulang, serta penertiban area sekitar agar terlihat lebih rapi dan tertib,” tambahnya.(Albin)

Billie Eilish Jadi ‘One Less Lonely Girl’ Justin Bieber di Coachella 2026

0

Bogordaily.net – Penampilan Justin Bieber di Coachella 2026 pada Sabtu 18 April 2026 waktu California sukses mencuri perhatian. Salah satu momen paling ikonik terjadi saat Billie Eilish didapuk menjadi “One Less Lonely Girl” (OLLG) di atas panggung.

Dalam penampilan pekan kedua festival tersebut, Justin kembali menghadirkan nuansa nostalgia. Ia tampil santai dengan hoodie dan celana pendek, serupa dengan penampilannya di minggu pertama.

Setlist yang dibawakan pun memadukan lagu-lagu baru dari album SWAG dan SWAG II dengan hits lamanya seperti Baby, One Time, dan U Smile. Namun, suasana benar-benar pecah saat lagu One Less Lonely Girl dimainkan.

Di momen itu, Billie Eilish didorong naik ke panggung dan terlihat gugup sekaligus bahagia. Penyanyi berusia 24 tahun tersebut memang dikenal sebagai penggemar lama Justin Bieber.

Tingkahnya yang “salting” bahkan sempat membuatnya berjalan merangkak dan bersujud karena terlalu senang. Senyum lebarnya tak lepas saat dipeluk oleh idolanya.

Tak hanya Billie, Justin juga menghadirkan sejumlah bintang tamu spesial. Big Sean tampil membawakan lagu As Long As You Love Me dan No Pressure. Bersama Sexyy Red, Justin menyanyikan Sweet Spot.

Kemunculan SZA dengan lagu Snooze juga menjadi kejutan bagi penonton. Selain itu, Dijon turut meramaikan panggung lewat duet lagu Devotion.

Di sela penampilan, Big Sean memberikan apresiasi emosional kepada Justin atas dedikasinya di dunia musik.

Ia memuji perjalanan karier Justin yang mampu melewati berbagai masa sulit dan tetap menginspirasi banyak orang.

Sementara itu, Hailey Bieber terlihat setia menyaksikan dari area penonton, mendukung sang suami baik di pekan pertama maupun kedua festival.

Coachella 2026 sendiri menjadi momen penting bagi Justin Bieber, menandai comeback panggung berskala besar setelah lebih dari tiga tahun vakum dari industri hiburan.***

Bongkar Spesifikasi Wuling Eksion, SUV 7-Seater Hybrid & Listrik Siap Guncang Pasar Indonesia

0

Bogordaily.net – Spesifikasi Wuling Eksion memang canggih.  Mobil ini belum dijual. Tapi sudah “dibocorkan”. Sedikit demi sedikit. Seperti trailer film sebelum tayang.

Di ajang Indonesia International Motor Show 2026, nama Eksion pertama kali diperkenalkan. Sebuah SUV 7-penumpang. Keluarga. Tapi dengan cita rasa masa depan. Ramah lingkungan jadi jualan utama.

Pabrikan asal Tiongkok itu tampak tidak ingin setengah-setengah. Dua pilihan langsung disiapkan: listrik murni (EV) dan plug-in hybrid (PHEV). Ini bukan sekadar variasi. Ini strategi.

Masuk ke tubuhnya. Dimensinya terasa familiar. Panjang 4,7 meter lebih. Lebar 1,85 meter. Tinggi hampir 1,8 meter. Sulit untuk tidak membandingkannya dengan Toyota Kijang Innova Zenix. Bahkan nyaris kembar di atas kertas.

Namun Eksion bukan MPV. Ia SUV. Lebih gagah. Lebih tinggi rasa percaya dirinya.

Bagian dalamnya menarik. Warna Walnut Brown dipadu Carbon Black. Tidak ramai. Tapi terasa mahal. Jok depan sudah elektrik. Bahkan ada ventilasi. Fitur yang dulu hanya milik mobil premium.

Atapnya? Panoramic. Listrik. Terbuka luas. Memberi kesan lapang. Dasbor dilapisi material soft touch. Layar tengah 12,8 inci. Ditambah panel instrumen digital 8,8 inci. Semua terasa digital. Semua terasa modern.

Spesifikasi Wuling Eksion di bagian kabin ini seperti ingin mengatakan satu hal: ini bukan mobil murah. Setidaknya dari rasa yang ditawarkan.

Bagasinya pun fleksibel. Kursi baris kedua dan ketiga bisa dilipat. Kapasitas tembus 1.788 liter. Cukup untuk perjalanan jauh. Atau sekadar pindahan kecil-kecilan. Ditambah pintu bagasi elektrik. Praktis.

Masuk ke jantungnya. Di sinilah kejutan sesungguhnya.

Versi PHEV menggabungkan mesin 1.5 liter dengan baterai 20,5 kWh. Klaimnya berani: jarak tempuh lebih dari 1.000 km. Itu jika baterai dan bensin penuh. Angka yang sulit diabaikan.

Sedangkan versi EV membawa baterai 69,2 kWh. Motor listriknya 150 kW. Torsi 310 Nm. Jarak tempuh sekitar 530 km. Cukup untuk perjalanan antar kota tanpa cemas berlebihan.

Pengisian cepat juga sudah didukung. Standar CCS2. Artinya, sudah siap dengan ekosistem yang mulai tumbuh di Indonesia.

Fitur keselamatannya lengkap. Enam airbag. Sistem kontrol stabilitas. Hingga ADAS Level 2. Dari adaptive cruise control sampai pengereman otomatis. Mobil ini bisa “berpikir”. Setidaknya membantu pengemudi berpikir.

Lalu pertanyaan pentingnya: berapa harga?

Di sinilah Wuling masih diam. Rapat. Tidak ada angka. Hanya spekulasi.

Namun melihat Spesifikasi Wuling Eksion yang sudah dibuka, jelas ini bukan mobil entry-level. Ia bermain di kelas menengah. Mungkin akan mengganggu dominasi pemain lama.

Dan di situlah menariknya.

Wuling tidak sekadar menjual mobil. Ia sedang menguji pasar. Seberapa siap Indonesia menerima SUV keluarga listrik—atau setengah listrik—dengan fitur penuh.

Jawabannya? Kita tunggu. Tidak lama lagi.***

Bupati Bogor Intensifkan Penanganan Banjir Cigudeg, Evakuasi Warga dan Bantuan Mulai Didistribusikan

0

Bogordaily.net – Bupati Bogor, Rudy Susmanto, memastikan Pemerintah Kabupaten Bogor bergerak cepat dan terkoordinasi dalam menangani bencana banjir yang melanda Kecamatan Cigudeg akibat hujan deras berintensitas tinggi pada Sabtu 18 April 2026.

Bupati Bogor menegaskan bahwa, keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama dalam setiap langkah penanganan yang dilakukan di lapangan.

Ia juga memastikan seluruh jajaran telah dikerahkan untuk merespons kondisi darurat secara cepat dan terukur.

“Sejak laporan masuk, kami langsung mengerahkan seluruh unsur terkait untuk turun ke lapangan. Saat ini kami fokus pada keselamatan warga dan percepatan penanganan, agar kondisi segera terkendali dan kebutuhan masyarakat terpenuhi,” ujar Rudy Susmanto.

Berdasarkan informasi Tim Reaksi Cepat Kejadian Bencana, Banjir terjadi akibat meningkatnya debit air yang menggerus tembok penahan tanah (TPT) di sejumlah titik, sehingga aliran kali tersumbat dan meluap ke permukiman warga.

Bahkan, luapan air kembali terjadi pada malam hari dan langsung ditangani oleh tim di lapangan.

Sedikitnya enam desa terdampak, yakni Desa Cintamanik, Argapura, Bangunjaya, Renggasjajar, Batujajar, dan Tegallega.

Sebanyak 50 warga terpaksa mengungsi ke rumah kerabat dan masjid terdekat. Tidak ada korban jiwa, namun tercatat 25 rumah rusak ringan dan 3 rumah rusak berat.

Atas arahan Bupati Bogor, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Bogor bersama unsur kecamatan, TNI-Polri, Satpol PP, Tagana, dan aparat desa bergerak cepat melakukan penanganan darurat.

Langkah yang dilakukan meliputi kaji cepat, penanganan sesuai SOP kebencanaan, serta edukasi kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan.

Penanganan juga dilakukan pada instalasi listrik oleh PLN guna memastikan keamanan warga di lokasi terdampak.

Selain penanganan darurat, Bupati Bogor juga memastikan distribusi bantuan bagi warga terdampak berjalan optimal.

Bantuan dari Dinas Sosial Kabupaten Bogor telah mulai tiba dan segera disalurkan, dengan prioritas pada kebutuhan mendesak seperti perlengkapan bayi, selimut, pakaian bersih, dan bahan pokok.

Pemerintah Kabupaten Bogor di bawah kepemimpinan Bupati Bogor Rudy Susmanto menegaskan komitmennya untuk terus hadir dalam setiap kondisi darurat, termasuk menyiapkan langkah lanjutan berupa perbaikan infrastruktur serta normalisasi aliran sungai guna mencegah bencana serupa terulang.

“Saya minta seluruh jajaran tetap siaga dan memastikan masyarakat terdampak mendapatkan penanganan terbaik. Kita hadir untuk masyarakat,” tegasnya.***

Dedie Rachim Bahas Pengembangan Perkeretaapian dengan Dirjen Perkeretaapian

0

Bogordaily.net – Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim melakukan pertemuan dengan Direktur Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan, Allan Tandiono di Kantor Pusat Kementerian Perhubungan, Jalan Medan Merdeka, Jakarta Pusat, Jumat lalu.

Dedie Rachim menyampaikan bahwa, dalam pertemuan tersebut dibahas sejumlah rencana strategis pengembangan infrastruktur perkeretaapian di wilayah Kota Bogor, termasuk kepastian pembangunan Stasiun Sukaresmi.

Ia menjelaskan bahwa Pemkot Bogor pada prinsipnya siap mendukung rencana pembangunan tersebut, termasuk integrasinya dengan program perumahan melalui pembangunan rumah susun di kawasan sekitar stasiun.

“Kami membahas terkait Stasiun Sukaresmi, termasuk rencana pembangunan rumah susun yang terintegrasi dengan program perumahan dari pemerintah pusat. Pada prinsipnya kami siap mendukung, karena ini sudah cukup lama dan perlu ada kepastian apakah stoplet sukaresmi jadi dibangun atau tidak,” ujar Dedie Rachim.

Ia juga menyampaikan bahwa dalam pertemuan tersebut turut dibahas mengenai pengembangan akses menuju Stasiun Ciomas Rancamaya yang dinilai memiliki posisi strategis dalam mendukung konektivitas wilayah selatan.

Dedie Rachim mengungkapkan bahwa pengembangan jaringan perkeretaapian di wilayah selatan Jawa Barat menjadi salah satu prioritas, termasuk rencana konektivitas Bogor–Bandung yang ke depan dapat menjadi alternatif perjalanan masyarakat.

“Tadi disampaikan bahwa rencana pengembangan perkeretaapian wilayah selatan Jawa Barat menjadi prioritas, sehingga dari Bogor bisa terhubung hingga Bandung. Ini menjadikan keberadaan Stasiun Ciomas Rancamaya penting sebagai alternatif akses masyarakat Kota Bogor bisa ke Bandung tanpa harus melalui wilayah utara,” jelasnya.

Lebih lanjut, Dedie Rachim juga melaporkan progres pembangunan kawasan Stasiun Batutulis yang selama ini masuk dalam proyek strategis nasional.

Ia menyampaikan bahwa proses pembebasan lahan telah dilakukan oleh Pemkot Bogor, serta tahapan lelang telah berjalan di tingkat provinsi, sehingga diperlukan sinkronisasi lanjutan dengan Direktorat Jenderal Perkeretaapian.

“Kami juga melaporkan, untuk Batutulis kami sudah melakukan pembebasan lahan dan proses lelang juga sudah dilaksanakan. Selanjutnya perlu ada sinkronisasi antara Pemkot Bogor dan Dirjen Perkeretaapian sebagai area yang selama ini dijadikan sebagai proyek strategis nasional untuk Stasiun Batutulis,” pungkasnya.***

Terseret Fitnah, Ustaz Solmed Lapor Polisi

0

Bogordaily.net – Ustaz Solmed tidak tinggal diam. Nama itu tiba-tiba ditarik masuk ke pusaran isu yang liar. Dunia media sosial bergerak lebih cepat dari klarifikasi. Dan di situlah semuanya bermula.

Ustaz Solmed baru menyadari besarnya gelombang fitnah justru dari pertanyaan orang-orang terdekatnya. Teman, rekan kerja, hingga awak media datang dengan satu nada: meminta penjelasan. Ia kaget. Bukan karena isu itu benar, tetapi karena begitu cepat menyebar.

“Dari pertanyaan-pertanyaan itu saya baru tahu ada fitnah yang sangat keji,” ujarnya di Polda Metro Jaya, kemarin.

Ia tidak sedang menghadapi kritik biasa. Ini sudah menjadi opini publik. Terbentuk, beredar, dan mengendap. Tanpa verifikasi.

Pertanyaan demi pertanyaan yang datang kepadanya bukan lagi sekadar rasa ingin tahu. Itu tanda bahwa isu tersebut sudah dipercaya sebagian orang. Di titik itulah Ustaz Solmed mulai merasa terganggu—bukan hanya sebagai individu, tetapi sebagai kepala keluarga.

Nama baiknya dipertaruhkan. Istri dan anak-anaknya ikut terkena imbas. Lingkaran kecil yang seharusnya aman, ikut diguncang oleh narasi yang belum tentu benar.

Ia mencoba diam. Seperti banyak tokoh publik lain yang berharap badai akan berlalu dengan sendirinya. Tapi kali ini berbeda. Isu itu justru membesar.

Akhirnya diputuskan: melapor.

Langkah hukum diambil setelah berdiskusi dengan keluarga. Dukungan datang dari sang istri, April Jasmine. Sebuah keputusan yang tidak mudah, tetapi dianggap perlu untuk menghentikan bola liar.

Kuasa hukumnya, Afrian Bondjol, melihat ini bukan perkara sepele. Jejak digital tidak pernah benar-benar hilang. Apa yang beredar hari ini bisa menjadi beban di masa depan, terutama bagi anak-anak kliennya.

“Awalnya kami diamkan. Tapi makin ke sini, justru makin melonjak,” katanya.

Laporan itu kini resmi terdaftar di Polda Metro Jaya dengan nomor STTLP/B/2687/IV/2026/SPKT.

Kasus ini berawal dari narasi yang mengaitkan Ustaz Solmed dengan sosok berinisial SAM—yang tengah disorot dalam kasus dugaan pelecehan seksual sesama jenis. Narasi itu berkembang liar. Tanpa batas. Tanpa rem.

Di era digital, fitnah tidak lagi berjalan. Ia berlari. Bahkan terbang.

Dan sekali nama tercoreng, membersihkannya tidak pernah mudah.***

Ketua Golkar Maluku Tenggara Ditikam di Bandara, Dua Pelaku Ditangkap Hanya dalam 2 Jam

0

Bogordaily.net – Aparat kepolisian bergerak cepat mengungkap kasus penikaman yang menewaskan Ketua Golkar Kabupaten Maluku Tenggara, Agrapinus Rumatora alias Nus Kei. Dua terduga pelaku berhasil diamankan hanya dalam waktu dua jam setelah kejadian.

Kedua pelaku masing-masing berinisial HR (28) dan FU (36). Penangkapan ini dikonfirmasi oleh Kabid Humas Polda Maluku, Rosita Umasugi.

“Dua jam pasca kejadian berhasil mengamankan dua orang terduga pelaku, keduanya berinisial HR dan FU,” kata Rosita pada Minggu 19 April 2026.

Saat ini, keduanya telah dibawa ke Polres Maluku Tenggara untuk menjalani pemeriksaan intensif. Polisi masih mendalami motif di balik aksi penikaman tersebut.

“Untuk motif, sementara masih dilakukan pendalaman oleh penyidik,” tambahnya.

Peristiwa tragis ini terjadi di area pintu keluar Bandara Karel Sadsuitubun, Kecamatan Kei Kecil, Kabupaten Maluku Tenggara, sekitar pukul 11.25 WIT.

Korban sempat dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun, nyawanya tidak tertolong akibat luka serius yang dideritanya.

Kasus ini kini dalam penanganan lebih lanjut pihak kepolisian untuk mengungkap latar belakang serta kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat.***

Jusuf Kalla Meradang, Buka Suara Soal Tudingan Ijazah Jokowi

0

Bogordaily.net – Nama Jusuf Kalla kembali berada di pusaran isu nasional. Kali ini bukan soal ekonomi atau perdamaian, melainkan tudingan yang menyentuh langsung reputasinya.

Ia dituding ikut mendanai polemik ijazah Presiden ke-7 RI, Joko Widodo. Tuduhan itu membuatnya geram.

Di kediamannya di Jakarta Selatan, Sabtu (18/4/2026), Jusuf Kalla tidak lagi berbicara datar. Ia menahan, tapi tidak menyembunyikan kekesalannya.

Baginya, tudingan yang dilontarkan Rismon Sianipar sudah melebar ke mana-mana—menyeret banyak nama tanpa dasar yang jelas.

“Semua dituduh. Saya, Puan, SBY, siapa saja. Ini pengalihan,” ujarnya. Ia bahkan membantah keras tudingan memberikan dana hingga Rp5 miliar.

“Ketemu saja tidak, kenal pun tidak,” tambahnya, sambil menyebut bukti komunikasi yang ia miliki.

Jusuf Kalla juga mengaku sempat dihubungi oleh Rismon dan Roy Suryo. Namun, ia memilih tidak merespons.

Alasannya sederhana: ia ingin tetap berada di posisi netral di tengah panasnya isu ijazah tersebut.

Namun, netral bukan berarti diam. Jusuf Kalla merasa ada sesuatu yang janggal. Ia menyebut polemik ini muncul tak lama setelah dirinya melaporkan tudingan tersebut ke pihak kepolisian.

Di titik ini, pembicaraan bergeser. Bukan lagi sekadar bantahan. Jusuf Kalla mulai membuka lembar lama—perannya dalam perjalanan politik Jokowi.

Ia mengklaim sebagai sosok yang membawa Jokowi dari Solo ke panggung nasional di Jakarta. Bahkan, ia menyebut dirinya yang mengusulkan nama Jokowi kepada Megawati Soekarnoputri saat Pilkada DKI Jakarta.

“Jokowi jadi presiden karena saya,” katanya tegas.

Pernyataan itu tentu bukan tanpa konteks. Jusuf Kalla menjelaskan, saat itu pencalonan Jokowi sebagai presiden tidak akan berjalan tanpa dirinya sebagai pendamping.

Ia mengungkap bahwa Megawati menginginkan dirinya menjadi wakil presiden untuk membimbing Jokowi yang dinilai belum cukup pengalaman.

Ia bahkan mengaku sempat ingin menolak dan kembali ke Makassar. Namun permintaan itu, menurutnya, datang langsung dari Megawati.

Di tengah nada tinggi itu, Jusuf Kalla tetap menyelipkan satu hal penting: ia percaya ijazah Jokowi asli. Namun, ia menyarankan agar persoalan ini segera diselesaikan secara terbuka.

“Sudahlah, kasih lihat saja ijazahnya,” ujarnya.

Bagi Jusuf Kalla, polemik ini sudah terlalu lama. Dua tahun masyarakat, katanya, dibiarkan terbelah. Saling curiga. Saling serang.

Ia tidak ingin itu berlanjut.

Di sinilah Jusuf Kalla berdiri—di antara masa lalu yang ia bangun, dan masa kini yang mulai mempertanyakan.***

Motor Matic Retro Yamaha 2025: Gaya Klasik Bertemu Teknologi Hybrid Modern

0

Bogordaily.net – Motor matic bergaya retro dari Yamaha Motor Company semakin diminati di Indonesia. Di tengah dominasi skutik berdesain futuristik, Yamaha justru menghadirkan Retro Yamaha 2025 dengan nuansa klasik yang dipadukan dengan teknologi masa kini.

Memasuki tahun 2025, tren skutik retro kian berkembang pesat. Yamaha menjadi salah satu pemain utama lewat model seperti Yamaha Fazzio Hybrid Connected dan Yamaha Grand Filano Hybrid Connected. Keduanya menawarkan keseimbangan antara desain klasik dan fitur modern.

Ciri khas skutik retro Yamaha tampak dari bentuk bodi membulat, lampu depan bulat atau oval, serta sentuhan aksen krom yang memberi kesan elegan. Meski tampil klasik, teknologi yang disematkan sudah sangat modern, seperti:

  • Speedometer digital
  • Smart Key System (keyless)
  • Konektivitas aplikasi Y-Connect
  • Teknologi Blue Core Hybrid untuk efisiensi bahan bakar
  • Yamaha Fazzio Hybrid Connected: Simpel, Stylish, dan Pintar

Fazzio menjadi salah satu ikon skutik retro modern Yamaha. Desainnya minimalis dengan sentuhan vintage, cocok untuk penggunaan harian di perkotaan.

Fitur unggulan:

  • Electric Power Assist (membantu akselerasi awal)
  • One Push Start
  • Answer Back System

Spesifikasi utama:

  • Mesin 125 cc Blue Core Hybrid
  • Tenaga 8,3 PS / 6.500 rpm
  • Torsi 10,6 Nm / 4.500 rpm
  • Speedometer full digital
  • Kapasitas bagasi 17,8 liter
  • Yamaha Grand Filano Hybrid Connected: Elegan dan Premium

Bagi yang menginginkan tampilan lebih mewah, Grand Filano jadi pilihan tepat. Desainnya terinspirasi skutik Eropa dengan garis bodi halus dan kesan premium.

Fitur unggulan:

  • Blue Core Hybrid
  • Smart Front Refuel (isi bensin dari depan)
  • Smart Key System
  • Panel digital TFT
  • Bagasi besar 27 liter

Varian dan kisaran harga OTR Jakarta:

  • Grand Filano NEO: Rp29.188.000
  • Grand Filano NEO Hybrid: Rp28.938.000
  • Grand Filano LUX Hybrid: Rp29.688.000
  • Kenapa Pilih Motor Matic Retro Yamaha?

Skutik retro Yamaha bukan sekadar soal tampilan, tapi juga menawarkan nilai lebih:

  • Desain unik: klasik tapi tetap relevan di era modern
  • Hemat bahan bakar: teknologi hybrid cocok untuk lalu lintas padat
  • Fitur lengkap: dari keyless hingga konektivitas smartphone
  • Perawatan mudah: jaringan servis luas di seluruh Indonesia

Dengan kombinasi gaya, efisiensi, dan teknologi, motor matic retro Yamaha menjadi pilihan ideal bagi pengendara urban yang ingin tampil beda sekaligus praktis dalam mobilitas sehari-hari.***

Wisata Bogor Berubah Arah, Kini Menyebar ke 23 Desa Wisata

0

Bogordaily.net – Wisata Bogor sedang naik kelas. Tidak banyak yang menyangka lajunya secepat ini.

Kabupaten Bogor kini bukan sekadar pelarian akhir pekan warga Jakarta. Ia berubah menjadi magnet besar. Bahkan terbesar di Jawa Barat. Angkanya tidak main-main: lebih dari 15,7 juta kunjungan sepanjang 2025. Target awalnya hanya 15 juta. Terlampaui.

Di balik angka itu ada satu benang merah: arah kebijakan. Bupati Bogor, Rudy Susmanto, memilih menekan gas sektor pariwisata. Tidak setengah-setengah.

Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Ria Marlisa A, menyebut capaian itu dengan nada ringan. Tapi dampaknya berat. “Alhamdulillah terlampaui,” katanya dalam sebuah dialog. Sederhana. Namun maknanya luas.

Sebenarnya, kekuatan wisata Bogor sudah lama ada. Alamnya lengkap. Gunung ada. Hutan ada. Air terjun bertebaran. Budaya hidup. Wisata buatan pun tumbuh. Satu yang tidak dimiliki: laut.

Itu justru membuat Bogor unik. Ia tidak bergantung pada satu jenis wisata. Diversifikasi terjadi secara alami. Ini yang membuatnya tahan banting.

Puncak masih jadi primadona. Tidak tergeser. Tapi pemerintah daerah tampaknya belajar dari masa lalu: terlalu bergantung pada satu titik itu berisiko. Maka lahirlah strategi baru—menyebar pusat kunjungan.

Desa wisata menjadi jawabannya.

Ada 23 desa wisata yang kini didorong. Ini bukan sekadar proyek papan nama. Ada pergerakan ekonomi di dalamnya. UMKM tumbuh. Homestay bermunculan. Aktivitas edukasi dikembangkan.

Nama-nama seperti Tugu Selatan, Tugu Utara, hingga Malasari mulai naik ke permukaan. Bahkan Malasari sudah dilirik pihak luar negeri. Itu sinyal penting: wisata Bogor mulai terdengar sampai keluar pagar.

Efeknya terasa ke bawah. Uang tidak lagi berputar di kawasan tertentu saja. Ia mengalir ke desa-desa. Ini yang sering disebut: pariwisata sebagai mesin pemerataan.

Target berikutnya sudah dipasang. Tahun 2026: 16 juta wisatawan.

Ambisius? Tidak juga. Dengan tren sekarang, angka itu realistis.

Promosi terus diperkuat. Event diperbanyak. Media digital dimaksimalkan. Sumber daya manusia juga dibenahi—karena pariwisata bukan hanya soal tempat, tapi juga pelayanan.

Bogor sedang membuktikan satu hal: jika dikelola serius, sektor ini bisa jadi tulang punggung ekonomi daerah.

Dan tampaknya, perjalanan wisata Bogor masih panjang. Baru mulai menanjak.***