Saturday, 11 April 2026
Home Blog Page 173

Pemkab Bogor Pastikan Penanganan Kebakaran Dapat Maksimal di Tahun 2026

0

Bogordaily.net – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor melalui Dinas Pemadam Kebakaran memastikan penanganan kebakaran dapat maksimal pada tahun 2026.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bogor Yudi Santosa menjelaskan bahwa, pihaknya mengaku akan memaksimalkan peran personel di seluruh sektor hingga merespon cepat laporan jika terjadinya kebakaran.

“Kita ingin memaksimalkan SPM, dan respon time kegiatan hari ini untuk memastikan ketika sudah disebar ke semua sektor paling tidak respon time kita itu yang di bawah 15 menit di 10 wilayah tercapai itu yang paling utama nya,” kata Yudi kepada wartawan, Kamis 8 Januari 2026.

Adapun, Yudi mencatat jumlah kejadian kebakaran pada tahun 2025 telah mengalami penurunan dibanding tahun 2024 lalu.

“Kalo berkaitan dengan kebakaran tadi kita sama sama dengar, di 2024 kebakaran itu mencapai 481 kebakaran, di 2025 itu 287  kebakaran. Artinya ada penurunan untuk kebakaran,” jelasnya.

Kemudian, untuk jumlah penyelamatan pada tahun 2025 mengalami peningkatan sebanyak 1.800 penyelamatan.

“Tapi untuk penyelamatan itu ada peningkatan, dari 1.200 sekarang 1.800 untuk penyelamatan artinya dari sisi pemadam kita berhasil mencegah dengan edukasi yang dilakukan termasuk peran masyarakat di red card,” ujar Yudi.

Selain itu, masyarakat diminta untuk tak segan meminta bantuan Damkar jika terjadi kebakaran ataupun peristiwa yang membutuhkan penyelamatan lainya.

“Kemudian berikutnya, kalo untuk penyelamatan kenapa jadi besar, karena berarti damkar semakin dikenal untuk menyelamatkan menjadi terkenal oleh masyarakat,” ungkapnya.(Albin)

Diduga Kebocoran Gas Elpiji 3 Kg, Warung Makan Padang Hangus Terbakar

0

Bogordaily.net – Warung makan padang Piaman Laweh 2 yang berlokasi di Cipinang Gading, Kelurahan Rangga Mekar, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, hangus dilalap si jago merah pada Kamis, 8 Januari 2026.
Peristiwa kebakaran tersebut diduga dipicu oleh kebocoran tabung gas elpiji 3 kilogram.

Dalam insiden itu, pemilik warung bernama Epul (30) mengalami luka bakar pada bagian kaki saat berusaha menyelamatkan diri dari kobaran api yang tiba-tiba membesar.

Sekretaris Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Bogor, Teofilo Patricinio Freitas, menjelaskan bahwa berdasarkan keterangan saksi, kebakaran bermula ketika korban tengah memasak. Saat itu, tercium bau gas yang cukup menyengat dari area dapur.

“Tak berselang lama, kebocoran gas tersebut memicu percikan api hingga menyebabkan kobaran besar yang dengan cepat menjalar ke lantai dua, tepatnya area kamar tidur,” ujar Teofilo.

Melihat api terus membesar, warga sekitar segera menghubungi Mako Damkar Sukasari. Petugas dari regu 1 yang melibatkan unit pemadam dari Sukasari, Yasmin, dan Cibuluh langsung diterjunkan menuju lokasi kejadian.

“Proses pemadaman berlangsung sekitar 15 menit. Meski kondisi cuaca saat itu hujan gerimis, petugas berhasil mengendalikan api dengan mengerahkan enam unit mobil pemadam kebakaran serta satu unit kendaraan rescue milik Pemkot Bogor,” jelasnya.

Akibat peristiwa tersebut, kerugian material diperkirakan mencapai Rp150 juta.

Sementara aset yang berhasil diselamatkan ditaksir senilai Rp50 juta. Hingga saat ini, situasi di lokasi kejadian telah dinyatakan aman dan terkendali.(Ibnu Galansa)

Kecelakaan di KM 40 Tol Jagorawi, Dua Minibus Ringsek

0

Bogordaily.net – Dua minibus terlibat kecelakaan hingga mengalami ringsek di KM 40 Tol Jagorawi, Kabupaten Bogor, pada Kamis 8 Januari 2026.

Ka Induk PJR Tol Jagorawi Kompol Ahmad Jajuli menjelaskan bahwa, peristiwa kecelakaan itu terjadi pada pukul 08.02 WIB.

Menurut Jajuli, awalnya kendaraan minibus Daihatsu Sigra, datang dari arah Jakarta menuju Ciawi. Minibus Sigra berjalan di lajur tiga.

Kemudian, kendaraan Toyota Rush berjalan di lajur satu, setiba di tkp pengemudi Sigra berpindah ke lajur satu kemudian bagian kiri menyenggol bagian depan kanan Toyota Rush

“Kedua pengemudi banting setir kekiri kemudian kedua kendaraan masuk row
Posisi akhir kedua kendaraan normal di row menghadap Selatan,” kata Kompol Ahmad Jajuli, Kamis 8 Januari 2026.

Jajuli mengatakan, kedua minibus tersebut, mengalami kerusakaan pada bagian depan. Beruntung pengemudi dan juga penumpang berhasil selamat.

Adapun, pihak PJR Tol Jagorawi telah mengevakuasi kedua minibus tersebut menggunakan mobil derek.

“Mendata identitas pengemudi dan kendaraan, mengamankan pool derek Ciawi,” ungkapnya.(Albin)

Pencurian Motor di Bogor Barat Terekam Pagi Hari, Pelaku Diduga Gunakan Kunci Letter T

0

Bogordaily.net – Aksi pencurian sepeda motor kembali terjadi di wilayah Kota Bogor. Kali ini, peristiwa tersebut berlangsung di depan sebuah ruko yang berlokasi di Jalan Arya Surialaga, Pasirkuda, Kecamatan Bogor Barat, tepatnya di sekitar lampu merah Pasirkuda, pada Kamis, 8 Januari 2026.

Insiden pencurian itu terjadi pada pagi hari, sekitar pukul 07.50 WIB, saat situasi di lokasi masih cukup ramai oleh aktivitas warga dan arus lalu lintas. Namun kondisi tersebut tidak menghalangi pelaku untuk melancarkan aksinya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, pelaku diketahui datang ke lokasi dengan memanfaatkan jasa ojek online.

Setibanya di depan ruko, pelaku langsung mendekati sepeda motor yang terparkir dan diduga sudah menjadi target pencurian.

Pelaku kemudian melakukan aksinya dengan cara membobol kunci kontak sepeda motor menggunakan alat khusus berupa kunci letter T.

Cara ini dikenal kerap digunakan dalam kasus pencurian kendaraan bermotor karena dinilai cepat dan tidak membutuhkan waktu lama.

Setelah berhasil merusak kunci kontak, pelaku langsung membawa kabur sepeda motor tersebut dari lokasi kejadian.

Aksi pencurian ini berlangsung singkat, sehingga tidak sempat dicegah oleh pemilik kendaraan maupun warga sekitar.

Kasus ini menambah daftar panjang pencurian sepeda motor yang terjadi di kawasan Bogor Barat.

Kejadian tersebut juga menjadi peringatan bagi masyarakat agar lebih waspada saat memarkirkan kendaraannya, terutama di lokasi terbuka dan area yang mudah diakses orang tidak dikenal.

Hingga saat ini, belum ada keterangan lebih lanjut terkait identitas pelaku maupun tindak lanjut penanganan dari pihak berwenang.***

Resmi Dikabulkan, Gugatan Cerai Atalia Praratya terhadap Ridwan Kamil Diputus e-Court

0

Bogordaily.net – Pengadilan Agama Kota Bandung resmi mengabulkan gugatan cerai yang diajukan Atalia Praratya terhadap Ridwan Kamil. Putusan tersebut dijatuhkan pada Rabu, 7 Januari, dan dibacakan melalui sistem elektronik atau e-court.

Meski gugatan telah dikabulkan, putusan tersebut belum berkekuatan hukum tetap atau inkrah.

Masih terdapat masa 14 hari bagi para pihak untuk mengajukan upaya hukum banding apabila merasa keberatan terhadap putusan hakim.

Karena dibacakan secara elektronik, isi putusan tidak dipublikasikan secara terbuka kepada masyarakat.

Hal ini sesuai dengan mekanisme e-court yang mengatur penyampaian putusan secara tertutup kepada para pihak yang berperkara.

Ridwan Kamil juga telah mengonfirmasi adanya putusan cerai tersebut.

Ia menjelaskan bahwa proses perceraian telah melalui tahapan panjang, termasuk mediasi, dan dijalani dengan itikad baik oleh kedua belah pihak.

Keputusan berpisah diambil sebagai kesepakatan bersama tanpa adanya konflik terbuka maupun tekanan dari pihak mana pun.

Setelah hampir tiga dekade membina rumah tangga, keputusan untuk berpisah disebut diambil demi kebaikan bersama.

Ridwan Kamil mengakui adanya kekurangan selama menjalani pernikahan dan menilai perpisahan menjadi jalan yang paling bijak untuk menjaga ketenangan masing-masing pihak.

Meski berpisah secara hukum, Atalia Praratya dan Ridwan Kamil sepakat tetap menjalankan peran sebagai orang tua bagi kedua anak mereka, Camillia Laetitia Azzahra dan Arkana Aidan Misbach.

Keduanya berkomitmen menjaga hubungan yang saling menghormati dengan kepentingan dan masa depan anak sebagai prioritas utama.

Terkait pembagian harta bersama, persoalan tersebut disebut telah diselesaikan secara baik sejak jauh hari, sehingga tidak menjadi bagian dari polemik dalam proses perceraian ini.

Ridwan Kamil juga menyampaikan harapan agar dirinya dan keluarga diberikan ketenangan serta kekuatan untuk menjalani fase kehidupan berikutnya dengan penuh tanggung jawab dan martabat.

Hingga kini, penyebab pasti berakhirnya rumah tangga Atalia Praratya dan Ridwan Kamil belum diungkapkan secara resmi.

Namun di tengah publik, beredar sejumlah rumor yang menyebut adanya pihak ketiga.

Beberapa nama sempat dikaitkan dalam isu tersebut, meski belum ada keterangan resmi yang membenarkan kabar tersebut.***

Kadispora Apresiasi Pola Pembinaan Atlet SOD dan NPCI

0

Bogordaily.net – Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Bogor, Asnan AP sangat mendukung penuh program pembinaan berkelanjutan Sentra Olahraga Disabilitas (SOD) yang dilakukan NPCI Kabupaten Bogor selama ini.

Prestasi olahraga Paralimpik yang diraih NPCI dan SOD sepanjang tahun 2025 lalu sangat membanggakan. Bahkan, tampak terlihat sudah ada proses regenerasi atlet baru dari SOD yang bisa jadi andalan NPCI Kabupaten Bogor.

“Prestasi SOD dan NPCI Kabupaten Bogor sepanjang tahun 2025 sudah sangat membanggakan dan mulai muncul atlet atlet lokal Kabupaten Bogor dari beberapa cabor binaan SOD dan NPCI,” ujar Asnan AP, Selasa 7 Januari 2026.

SOD NPCI Kabupaten Bogor saat ini sudah jadi rujukan dari berbagai daerah di Indonesia yang akan mengembangkan program pembinaan atlet paralimpik.

Ia berharap, para atlet SOD nantinya ada yang masuk dalam skuad Kontingen Atlet Kabupaten Bogor yang tampil pada ajang Peparda Jabar 2026.

Menurutnya, ada beberapa atlet SOD yang punya potensi besar bisa masuk dalam Kontingen Kabupaten Bogor pada ajang Peparda Jabar 2026.

Asnan AP mengaku sangat optimis NPCI Kabupaten Bogor bisa meraih prestasi yang istimewa pada Peparda Jabar 2026.

“Pada Peparda Jabar tahun 2022 Kontingen Kabupaten Bogor mampu menjadi runner up dibawah tuan rumah Kabupaten Bekasi. Untuk Peparda Jabar 2026 saya optimis Kabupaten Bogor bisa jadi juara umum,” papar Asnan AP.

Intinya, kata Asnan, Pemkab Bogor melalui Dispora sangat mendukung penuh program pembinaan para atlet SOD yang dilakukan NPCI Kabupaten Bogor selama ini.(Sep)

Catat Tanggalnya! Pelayanan Tirta Kahuripan Cabang Gunung Sindur Dialihkan per 1 Februari

0

Bogordaily.net – Perumda Air Minum Tirta Kahuripan Cabang Gunung Sindur menginformasikan terkait peralihan pelayanan kepada para pelanggan.

Terutama kepada pelanggan Perumda Air Minum Tirta Kahuripan yang berlokasi di Kecamatan Gunung Sindur, kini pelayanan dialihkan ke cabang Kemang.

Peralihan pelayanan ini terhitung mulai 01 Februari 2026, seluruh layanan akan dialihkan ke cabang Kemang.

Untuk alamat lengkap cabang Kemang yakni di Perumahan Bogor Raya Permai Blok FBX, dengan nomor telepon 02517594454 atau nomor whatsapp admin 082119969008.

Kemudian alternatif service point, yakni service point Telaga Kahuripan di Perumahan Telaga Kahuripan cluster Candraloka Blok AA2 No.21.

Selain itu, Perumda Air Minum Tirta Kahuripan Kabupaten Bogor tak lupa mengimbau kepada seluruh pelanggan untuk dapat selalu menjaga meter air di rumah.

Dikarenakan meteran air adalah bagian dari tanggung jawab pelanggan. Kemudian Perumda Air Minum Tirta Kahuripan Kabupaten Bogor meminta kepada masyarakat.

Tentunya untuk tidak mudah percaya jika menemui petugas yang mencurigakan, apabila menemukan hal tersebut, segera hubungi nomor pelayanan atau datang langsung ke kantor, 1500862 atau WhatsApp di 082119969008.(Albin)

Harga Emas Antam Kamis 8 Januari 2026, Cek Sekarang!

0

Bogordaily.net – Simak segera harga emas logam mulia (LM) Antam terbaru yang dijual per gram pagi ini Kamis 8 Januari 2026.

Antam tetap menyediakan berbagai ukuran berat emas lm mulai dari yang terkecil, yaitu 0,5 gram, hingga yang terbesar, 1.000 gram.

Harga Emas Antam Kamis 8 Januari 2026

Segini harga emas produksi Antam :

Harga emas 0,5 gram: Rp 1.335.000
Harga emas 1 gram: Rp 2.570.000
Harga emas 5 gram: Rp 12.625.000
Harga emas 10 gram: Rp 25.195.000
Harga emas 25 gram: Rp 62.862.000
Harga emas 50 gram: Rp 125.645.000
Harga emas 100 gram: Rp 251.212.000
Harga emas 250 gram: Rp 627.765.000
Harga emas 500 gram: Rp 1.255.320.000
Harga emas 1.000 gram: Rp 2.510.600.000

Manfaat Beli Emas Logam Mulia

1. Nilainya Stabil

Salah satu hal yang membuat banyak orang berminat menabung emas yaitu karena nilai emas stabil.

Walaupun terkadang mengalami penurunan nilai, namun nilainya cenderung naik dari waktu ke waktu.

Harga yang stabil membuat banyak investor emas bisa mendapatkan keuntungan besar di masa yang akan datang.

2. Modal Awal Relatif Kecil

Sejauh ini mungkin banyak di antara kita yang mengira bahwa tabungan emas memerlukan modal awal yang besar. Padahal, menabung emas bisa dimulai dari nominal kecil.

Anda dapat menabung emas Antam mulai dari 0,01 gram dengan biaya fasilitas penitipan emas per tahun sebesar Rp30.000.

3. Likuiditas Tinggi

Keunggulan tabungan emas Antam lainnya yaitu likuiditasnya tinggi atau mudah dicairkan.

Anda dapat mencairkan tabungan emas dalam bentuk emas batangan atau uang tunai sesuai saldo gram emas yang dimiliki.

Lembaga penyedia tabungan emas ini biasanya menyediakan fasilitas buyback atau beli kembali emas.

Misalnya, saat Anda memiliki tabungan emas, Anda dapat menjualnya kembali dengan nominal minimal sesuai ketentuan yang berlaku.

4. Bisa Menjadi Jaminan Gadai

Ketika Anda membutuhkan uang dalam waktu cepat, namun tidak ingin menjual emas yang dimiliki.

Maka Anda bisa menjadikan emas tersebut sebagai jaminan. Hal ini dikarenakan, emas memiliki nilai ekonomis, sehingga dapat dijadikan sebagai jaminan.

Tak hanya itu, nilai gadai emas juga lebih tinggi dibandingkan barang lain karena harganya sudah diketahui pasti.

Dengan memilih gadai, emas yang dijadikan sebagai jaminan tidak akan berpindah kepemilikannya.

Emas tersebut tetap menjadi milik Anda dan saat ada uang lagi, Anda dapat menebus emas tersebut kembali.

Demikian update harga emas LM Antam per gram hari ini yang dijual Pegadaian, Kamis 8 Januari 2026.***

TKA Merupakan Kunci Strategis dalam Pemetaan Kualitas Pendidikan di Indonesia

0

Bogordaily.net – Tes Kemampuan Akademik (TKA) hadir sebagai instrumen strategis yang dirancang untuk memetakan kualitas capaian akademik siswa Indonesia secara lebih objektif, adil, dan komprehensif. Secara konseptual, TKA memegang tiga fungsi utama: assessment of learning untuk memotret capaian akademik; assessment for learning sebagai dasar perbaikan pembelajaran; serta assessment as learning untuk memperkuat refleksi dan kesadaran belajar peserta didik.

Pendekatan ini selaras dengan paradigma asesmen modern yang menempatkan evaluasi sebagai bagian integral dari proses peningkatan mutu pendidikan, bukan sekadar alat seleksi atau penentu kelulusan (Masters, 2021).

Tujuan utama TKA tidak berhenti pada pengukuran skor, tetapi menyediakan peta capaian akademik yang akurat sehingga pemerintah pusat dan daerah memiliki dasar kuat dalam penyusunan kebijakan berbasis data.

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah menegaskan bahwa TKA bukan penentu kelulusan, melainkan instrumen diagnosis nasional untuk memastikan setiap anak mendapat layanan pendidikan yang adil dan bermutu.

Dengan demikian, TKA menjadi bagian dari ekosistem asesmen nasional yang berorientasi pada peningkatan kualitas pembelajaran secara berkelanjutan, sejalan dengan praktik internasional seperti PISA dan model asesmen berbasis data-driven policy (Baird et al., 2020).

Selain itu, keberadaan TKA juga menjawab kebutuhan masyarakat terhadap alat ukur pendidikan yang kredibel. Dalam konteks sosiologis, kepercayaan publik terhadap sistem pendidikan membutuhkan instrumen evaluasi yang transparan, terstandardisasi, dan bebas dari kepentingan.

TKA hadir sebagai jawaban sekaligus koreksi atas pengalaman masa lalu seperti Ujian Nasional yang terlalu sentralistik dan membebani siswa. Dengan desain yang lebih humanis dan tidak menentukan kelulusan, TKA menempatkan evaluasi sebagai sarana penguatan mutu, bukan sumber tekanan psikologis (Wiyono & Ariyanto, 2022).

Partisipasi Tinggi, Sistem Modern, dan Integritas Terjaga

Pelaksanaan TKA 2025 menunjukkan capaian signifikan dari sisi tata kelola dan partisipasi publik. Untuk pertama kalinya dilaksanakan, tingkat partisipasi mencapai lebih dari 3,56 juta siswa dari total 4,1 juta sasaran, dengan tingkat kehadiran mencapai 98,56 persen (Arifin & Muslim, 2023).

Ini menandakan bahwa TKA mendapatkan penerimaan sosial yang tinggi dan dukungan kuat dari pemerintah daerah, sekolah, guru, dan orang tua. Fakta ini penting karena keberhasilan asesmen tidak hanya ditentukan desain instrumen, tetapi juga legitimasi sosial yang menyertainya.

Dari sisi teknis, seluruh pelaksanaan dilakukan berbasis Computer Based Testing (CBT), tanpa ujian manual. Modernisasi sistem asesmen ini tidak hanya meningkatkan efisiensi, tetapi juga memperkuat akuntabilitas dan keamanan data. Kendala teknis seperti pemadaman listrik maupun ketidakhadiran siswa dapat ditangani melalui mekanisme ujian susulan, menunjukkan bahwa sistem dirancang adaptif dan inklusif.

Secara manajerial, penyampaian hasil pun dilakukan melalui prosedur berjenjang mulai dari kementerian, pemerintah daerah, hingga satuan pendidikan untuk memastikan ketepatan data dan perlindungan hak peserta didik.

Dalam pengolahan hasil, TKA menggunakan pendekatan Item Response Theory (IRT) dengan model dua parameter logistik yang mempertimbangkan tingkat kesulitan dan daya pembeda soal. Pendekatan ini merupakan standar internasional yang telah terbukti meningkatkan keadilan pengukuran karena skor tidak sekadar dihitung berdasarkan jumlah jawaban benar . Kategori hasil disajikan secara deskriptif—kurang, memadai, baik, dan istimewa—dengan narasi kemampuan yang membantu sekolah melakukan tindak lanjut pembelajaran.

Berbagai isu negatif yang muncul, seperti tuduhan kebocoran soal, juga ditangani secara prosedural. Analisis BSKAP menunjukkan tidak ada dampak sistemik terhadap hasil asesmen, sementara laporan pelanggaran diproses melalui mekanisme sanksi bertingkat.

Ini menunjukkan komitmen kuat terhadap integritas sistem sekaligus memastikan opini publik tidak terbawa pada narasi yang tidak berbasis fakta (Toni, 2025). Dengan demikian, pelaksanaan TKA dapat dikatakan berjalan lancar, akuntabel, dan sesuai standar tata kelola asesmen modern.

Dampak TKA Makin Terlihat

Dampak positif TKA mulai tampak jelas ketika kita memisahkan dua dimensi utama: proses pelaksanaan dan hasil asesmen yang terukur. Dari sisi proses, data resmi Kemendikdasmen menunjukkan bahwa pelaksanaan TKA 2025 tidak hanya berjalan lancar, tetapi juga melibatkan partisipasi sangat tinggi dari satuan pendidikan dan murid di seluruh Indonesia.

Pelaksanaan TKA periode 3–6 November 2025 diikuti oleh lebih dari 82 persen satuan pendidikan sasaran, sementara tingkat kehadiran peserta mencapai 98,56 persen dari total lebih dari 3,56 juta murid yang terdaftar. Bahkan, 97,94 persen peserta mengikuti ujian sesuai jadwal utama, sementara sisanya mengikuti sesi susulan karena alasan penting atau kendala teknis tertentu (Kemendikdasmen, 2025)

Partisipasi yang demikian tinggi memperlihatkan bahwa masyarakat luas —mulai dari satuan pendidikan, pemerintah daerah, hingga wali murid— tidak memandang TKA sebagai ancaman, tetapi sebagai sebuah peluang strategis untuk melihat dan memahami capaian pembelajaran secara objektif.

Lebih jauh lagi, kemajuan teknologi seperti pelaksanaan berbasis Computer Based Testing (CBT) tidak hanya meningkatkan efisiensi, tetapi juga memperkuat literasi teknologi di satuan pendidikan dan membangun kultur akuntabilitas yang lebih kokoh, sesuai dengan prinsip kejujuran, kerahasiaan, dan akuntabilitas yang diatur dalam Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 9 Tahun 2025 tentang TKA.

Dari sisi hasil, TKA menyediakan peta nasional kemampuan akademik yang sangat bernilai strategis. Penggunaan pendekatan Item Response Theory (IRT) dengan model dua parameter logistik —yang mempertimbangkan tingkat kesulitan dan daya pembeda soal— memastikan bahwa skor yang dihasilkan tidak hanya sekadar menghitung jumlah jawaban benar, tetapi memberi bobot yang lebih valid terhadap hasil asesmenDengan mekanisme ini, data TKA mencerminkan gambaran obyektif tentang kemampuan siswa di seluruh wilayah.

Lebih lanjut, data resmi menunjukkan bahwa rata-rata nilai TKA berbeda antara mata pelajaran, tetapi hal itu membantu mengidentifikasi area pembelajaran yang perlu diperkuat. Misalnya, dalam data Kemendikdasmen yang dirilis baru-baru ini, beberapa mata pelajaran seperti Geografi (rata-rata 71,88) dan Antropologi (71,26) menunjukkan capaian yang relatif tinggi, sementara nilai rata-rata untuk Bahasa Inggris dan Ekonomi berada di angka yang lebih rendah —yang justru menjadi fokus perbaikan pembelajaran ke depan.

Data-data ini sekaligus menunjukkan bahwa hasil TKA tidak dimaksudkan untuk memberi label atau meranking sekolah secara sempit, tetapi diarahkan sebagai informasi strategis bagi pemerintah pusat, pemerintah daerah, satuan pendidikan, dan guru dalam merancang intervensi yang tepat sasaran.

Misalnya, hasil tersebut digunakan untuk memetakan kesenjangan antarwilayah, termasuk dalam penyusunan kebijakan peningkatan capaian pembelajaran secara berkelanjutan (Kemendikdasmen, 2025). Hal ini sekaligus menguatkan fungsi assessment for learning dan assessment as learning, di mana capaian TKA menjadi dasar bagi evaluasi pembelajaran secara mendalam —bukan sekadar skor di atas kertas.

Harapan Bagi para pelajar di Indonesia

Bagi sekolah dan guru, TKA menjadi alat refleksi nyata. Deskripsi kemampuan yang mendetail memungkinkan sekolah merancang pembelajaran diferensiatif, memperkuat asesmen formatif, dan menyesuaikan kurikulum operasional sesuai kebutuhan nyata peserta didik di kelas.

Ini sesuai dengan prinsip bahwa asesmen tidak hanya menggambarkan apa yang telah dipelajari siswa, tetapi juga memberi arah bagi perbaikan praktik pembelajaran sehari-hari.

Bagi peserta didik sendiri, TKA menghadirkan pengalaman asesmen yang setara dan berkeadilan. Dengan adanya sertifikat hasil TKA yang dilengkapi kode pengaman dan tanda tangan elektronik, dokumen akademik ini memperkuat kredibilitas capaian peserta didik sekaligus memberi mereka bukti akurat tentang kemampuan akademik yang direfleksikan secara nasional.

Ke depan, rencana integrasi TKA jenjang SD dan SMP dengan Asesmen Nasional (AN) akan memperkuat ekosistem asesmen nasional dari hulu ke hilir. Data longitudinal dari berbagai jenjang ini akan menjadi fondasi penting dalam transformasi pendidikan di Indonesia, termasuk dalam pengembangan kurikulum, peningkatan kualitas guru, serta desain intervensi pedagogis yang lebih adaptif dan akurat.

Dengan demikian, TKA bukan sekadar tes standar; ia merupakan instrumen strategis yang membangun budaya kebijakan pendidikan berbasis data, memperkuat akuntabilitas publik, dan memastikan setiap peserta didik memperoleh layanan pendidikan yang adil dan bermutu.

Kritik terhadap TKA, jika muncul, harus ditempatkan secara proporsional dengan melihat desain instrumen yang jelas, tujuan yang komprehensif, serta dampak positif yang telah nyata terlihat dari pelaksanaan perdana ini. Alih-alih menimbulkan kecemasan, TKA justru menjadi jembatan menuju sistem pendidikan nasional yang lebih reflektif, terukur, dan berkeadilan, sesuai aspirasi pendidikan Indonesia modern.

Aolia,
Pemerhati Pendidikan Asal Cilacap

Home Industri Spare Part Motor di Citeureup Bogor Hangus Terbakar

0

Bogordaily.net – Kebakaran hebat melanda home industri pengecetan sparepart motor di Desa Leuwinutug, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor, pada Kamis 8 Januari 2026.

Kepala Dinas Pemadam dan Kebakaran Kabupaten Bogor Yudi Santosa menjelaskan bahwa, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 04.30 WIB.

“Home industri pengecatan sparepart motor, sumber api belum diketahui,” kata Yudi Santosa, Kamis 8 Januari 2026.

Menurut Yudi, berdasarkan info dari warga, belum diketahui awal mula api. Saat warga melihat, api sudah membesar di TKP. warga langsung menghubungi telepon Posdam Citeureup.

Kemudian, pihaknya yang menerima laporan, langsung menerjunkan empat unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi untuk memadamkan api.

“Sektor Citeureup meluncurkan 1 unit besar ( unit ) dan Posdam Citeureup meluncurkan 1 unit besar dan 1 unit kecil,” jelasnya.

Ia menambahkan, petugas Damkar sempat mengalami kesulitan saat hendak memadamkan api dikarenakan jalur ke TKP cukup sempit sehingga hanya bisa dilalui oleh unit kecil Posdam Citeureup.

Kemudian, unit besar dari sektor dan Posdam mencari jalan lain ke TKP tetapi karena api yang sudah sangat membesar akhirnya diluncurkan kembali 1 unit kecil dari sektor Citeureup untuk membackup.

“Namun demikian penanganan dapat dilakukan cepat oleh regu yang bertugas dan berhasil membatasi perluasan api dan mencegah kebakaran menjalar kebagian bangunan lainnya,” ungkap Yudi.

Sementara itu, pihaknya belum bisa memastikan penyebab dan kerugian akibat kebakaran yang terjadi di Leuwinutug Kecamatan Citeureup Kabupaten Bogor tersebut.***

Albin