Home Blog Page 177

Target Nasional! KLH Wajibkan Seluruh Daerah Hentikan Open Dumping Paling Lambat Agustus 2026

Bogordaily.net – Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) menetapkan batas akhir bagi pemerintah provinsi, kabupaten, dan kota di seluruh Indonesia untuk menghentikan praktik pengelolaan sampah secara open dumping paling lambat Agustus 2026.

Hal itu disampaikan Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq saat meninjau Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Suwung di Kota Denpasar, Bali, Jumat (17/4/2026).

Menurut Hanif, target tersebut merupakan bagian dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) yang mengacu pada Peraturan Presiden Nomor 12 Tahun 2025, yang menargetkan pengelolaan sampah nasional mencapai 63,49 persen.

“Angka itu hanya bisa dicapai jika seluruh praktik open dumping ditutup di seluruh Indonesia,” ujar Hanif.

Ia mengungkapkan, hingha akhir tahin 2025, pemerintah baru mampu menghentikan sekitar 30 persen praktik open dumping dari total 485 TPA. Artinya, masih terdapat sekitar 369 TPA atau hampir 70 persen yang masih menerapkan metode tersebut, termasuk TPA Suwung di Denpasar. KLH pun menegaskan tidak ada pengecualian bagi daerah untuk memenuhi target tersebut.

“Kami memberi batas hingga akhir 2026, dan seyogyanya sudah selesai pada Agustus 2026,” tegasnya.

Di TPA Suwung, lanjut Hanif, pemerintah tengah menyiapkan transisi menuju pengolahan sampah berbasis waste to energy. Proyek tersebut telah memasuki tahap lelang dan diperkirakan baru dapat beroperasi dalam tiga tahun ke depan.

Selama masa transisi, sekitar 2.000 ton sampah per hari masih harus dikelola secara optimal. Untuk itu, Hanif menekankan bahwa teknologi waste to energy membutuhkan sampah yang telah dipilah dengan baik dan tidak tercampur.

“Kalau sampah tercampur, hanya sekitar 10 persen yang bisa dimanfaatkan karena kandungan sulfurnya tinggi,” jelasnya.

Untuk itu, KLH meminta Pemerintah Provinsi Bali, Pemerintah Kota Denpasar, dan Pemerintah Kabupaten Badung untuk memperkuat program pemilahan sampah di tingkat masyarakat.

Berdasarkan hasil pengambilan sampel lapangan, tingkat pemilahan sampah di Denpasar dan Badung telah mencapai lebih dari 60 persen. Capaian ini dinilai cukup tinggi dan perlu dipertahankan.

Hanif juga mengingatkan bahwa kewajiban pengelolaan sampah telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2008, yang menegaskan tanggung jawab pemerintah daerah dan masyarakat dalam menangani sampah.

Ia menegaskan akan terus melakukan penegakan hukum terhadap pemerintah daerah yang belum mematuhi ketentuan tersebut, termasuk di Bali yang saat ini menghadapi kondisi darurat sampah.

“Tentu ini kita maknai ini untuk membangun budaya kita, membangun budaya bangsa. Hampir 15 tahun sampah ini tidak kita kelola dengan baik sehingga di seluruh kabupaten/kota telah terjadi kedaruratan. Maka langkah-langkah strategis secara bertahap perlu kita lakukan,” terangnya.

Selain itu, pemerintah juga mendorong peningkatan kapasitas fasilitas pengolahan sampah, seperti Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) dan TPS3R. Di antaranya, TPST Kesiman Kertalangu ditargetkan mampu mengolah hingga 200 ton sampah per hari.

Hanif menegaskan bahwa seluruh peralatan pendukung harus sudah operasional paling lambat akhir Juli 2026 agar target penghentian open dumping dapat tercapai.

“Langkah ini bukan hanya untuk menyelesaikan masalah sampah, tetapi juga membangun budaya pengelolaan sampah yang berkelanjutan di masyarakat,” pungkasnya.***

Gaji Manajer Koperasi Desa Merah Putih Jadi Sorotan, Rekrutmen 30.000 Lowongan Dimulai

0

Bogordaily.net – Gaji manajer Koperasi Desa Merah Putih menjadi sorotan seiring dibukanya rekrutmen besar-besaran dalam program strategis pemerintah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi desa dan kelurahan di seluruh Indonesia.

Program Koperasi Merah Putih tak hanya dirancang sebagai penggerak ekonomi berbasis desa, tetapi juga membuka peluang karier bagi generasi muda untuk terlibat langsung dalam pembangunan nasional. Pemerintah kini membuka 30.000 posisi manajer yang akan ditempatkan di berbagai wilayah.

Menteri Koordinator Bidang Pangan sekaligus Ketua Satgas Pembentukan Koperasi Desa Merah Putih, Zulkifli Hasan, menyatakan bahwa tahap awal rekrutmen menyediakan puluhan ribu formasi yang terbuka untuk lulusan D-3 hingga S-1 dari semua jurusan.

Seleksi ini menetapkan sejumlah syarat utama, antara lain usia maksimal 35 tahun dan IPK minimal 2,75. Proses pendaftaran dibuka hingga 24 April 2026 dan dilakukan secara online melalui portal resmi pemerintah.

Ia menegaskan bahwa seluruh tahapan seleksi berlangsung transparan dan tanpa pungutan biaya. Peserta yang lolos nantinya akan bekerja di bawah naungan BUMN, yakni PT Agrinas Pangan Nusantara, dengan skema kontrak selama dua tahun.

Setelah masa kerja tersebut, para manajer akan dialihkan untuk mengelola Koperasi Desa Merah Putih secara langsung di daerah masing-masing.

Terkait gaji manajer Koperasi Desa Merah Putih, pemerintah belum mengumumkan angka resmi. Namun, Zulkifli Hasan memberikan sinyal bahwa besaran gaji akan disesuaikan dengan tingkat pendidikan dan kualifikasi masing-masing peserta.

Meski belum final, sejumlah sumber menyebutkan bahwa standar gaji manajer di Indonesia umumnya berada di kisaran Rp 7,5 juta hingga Rp 50 juta per bulan. Nilai tersebut sangat bergantung pada faktor seperti pengalaman kerja, lokasi penempatan, dan sektor industri.

Dengan skema kerja di bawah BUMN dan peran strategis dalam pengembangan ekonomi desa, gaji manajer Koperasi Desa Merah Putih diperkirakan tidak akan jauh dari kisaran tersebut.

Bagi calon pelamar, berikut persyaratan umum yang harus dipenuhi:

* Minimal lulusan D-3, D-4, atau S-1 dari semua jurusan
* Usia maksimal 35 tahun
* IPK minimal 2,75

Dokumen yang wajib disiapkan:

* Pas foto berlatar biru
* e-KTP
* Ijazah atau surat keterangan lulus
* Transkrip nilai
* Surat keterangan sehat
* Surat pernyataan bermaterai

Pendaftaran dilakukan secara online melalui portal resmi. Peserta wajib membuat akun, mengisi data diri, serta mengunggah seluruh dokumen yang dipersyaratkan sebelum batas waktu 24 April 2026.

Adapun tahapan seleksi meliputi:

* Pendaftaran: 15–24 April 2026
* Seleksi administrasi: hingga 25 April 2026
* Seleksi kompetensi: 5–14 Mei 2026
* Pengumuman akhir: 15–17 Juni 2026

Program ini menargetkan pembentukan 30.000 unit koperasi yang akan rampung pada pertengahan 2026. Selain itu, ribuan tenaga kerja lainnya juga akan ditempatkan dalam program Kampung Nelayan Merah Putih di bawah PT Agrinas Jaladri Nusantara.

Dengan peluang besar ini, gaji manajer Koperasi Desa Merah Putih menjadi daya tarik utama, meski angka pastinya masih menunggu keputusan resmi pemerintah.***

Menkop: KDKMP Jadi Instrumen Utama Mengubah Arah dan Kebijakan Ekonomi Berbasis Konstitusi

0

Bogordaily.net – Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono menegaskan bahwa pemerintahan di era Presiden Prabowo bertekad untuk mengembalikan arah kebijakan ekonomi nasional dari sistem ekonomi yang cenderung liberal dan kapitalistik menuju ekonomi konstitusi. Perjalanan ekonomi nasional yang lebih didominasi oleh sistem pasar bebas secara perlahan akan dikembalikan ke ekonomi yang berasaskan kekeluargaan dan kegotongroyongan dengan membesarkan peran koperasi.

Oleh karena itu Presiden Prabowo Subianto telah memberikan mandat kepada Kementerian Koperasi (Kemenkop) untuk memastikan program strategis nasional yaitu 83.000 pembangunan Koperasi Desa/ Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dapat berjalan dengan baik dan lancar. Melalui KDKMP, pemerintah ingin menjadikan Koperasi kembali menjadi Soko Guru bagi perekonomian nasional.

“Undang-Undang Dasar 1945 jelas menyatakan perekonomian Indonesia disusun atas asas kekeluargaan dengan koperasi sebagai pilar utama. Para founding fathers ingin agar koperasi ditempatkan dan kembali masuk ke sektor produksi, ke sektor distribusi, ke sektor industri bahkan di sektor perkreditan,” ujar Menkop Ferry dalam kuliah umum kepada Perwira Siswa (Persis) Pendidikan Reguler (Dikreg LV) Sekolah Staf dan Komando (Sesko) TNI TA 2026 di Bandung, Jumat (17/4).

Menkop Ferry menekankan bahwa koperasi bukan sekadar badan usaha, melainkan instrumen konstitusional untuk mewujudkan kemakmuran rakyat secara bersama-sama. Sejarah mencatat koperasi pernah berperan besar dalam sektor produksi, distribusi, hingga industri.

“Presiden Prabowo menegaskan negara harus hadir kembali mengatur sistem ekonomi,” katanya.

Data dari Kemenkop mencatat bahwa saat ini sebanyak 83.374 KDKMP telah memiliki badan hukum resmi dan saat ini sedang diakselerasi proses pembangunan fisiknya seperti gerai, gudang dan sarana prasarana pendukungnya sebanyak 35 ribu unit. Sementara itu sebanyak 4.200 unit KDKMP telah rampung 100 persen dan siap memasuki tahap operasional.

Dalam proses pembentukan badan hukum hingga pembangunan fisiknya, Menkop Ferry mendapati berbagai tantangan dan masalah mendasar di desa/ kelurahan yaitu ketiadaan listrik, internet, cold storage, hingga fasilitas nelayan.

“Fakta ini menunjukkan pentingnya membangun bangsa dari desa dan pinggiran sebagaimana tertuang di dalam Astra Cita nomor 6 yaitu membangun dari bawah dan dari desa,” ujarnya.

Menkop Ferry juga kembali menegaskan bahwa KDKMP memiliki tiga fungsi utama yaitu distribusi barang kebutuhan pokok, penyerap hasil produksi masyarakat (offtaker) serta penyalur program pemerintah seperti bantuan sosial dan pangan.

Guna mendukung percepatan operasionalisasi KDKMP tersebut, Kemenkop telah merekrut tenaga pendamping PMO (Project Management Officer) dan juga Business Assistant (BA) yang ditempatkan di Dinas Koperasi di daerah serta KDKMP. Bahkan pemerintah juga membuka kesempatan kerja sebanyak 30.000 orang yang akan ditempatkan di KDKMP.

Ia menjelaskan bahwa dibukanya kesempatan kerja di KDKMP dengan posisi sebagai manajer tersebut diperlukan karena di desa/kelurahan masih terkendala dengan SDM unggul untuk mendukung operasionalisasinya. Kehadiran mereka diharapkan upaya percepatan operasionalisasi KDKMP dengan tetap mengedepankan aspek bisnis yang berkelanjutan dapat diwujudkan.

“Beberapa hari lalu kami bersama dengan Menko Pangan (Zulkifli Hasan) mengumumkan untuk merekrut 30 ribu sarjana untuk menjadi manager koperasi sebagai bagaian yang tidak terpisahkan dalam tahapan operasional yang menjadi tahapan penting dan menentukan,” katanya.

Sementara itu Komandan Sesko TNI Marsdya Arif Widianto menilai dengan diselenggarakannya kuliah umum kepada 124 Persis tersebut diharapkan dapat memberi inspirasi strategis dan bekal pengetahuan bagi para perwira siswa sebelum terjun mengabdi kepada masyarakat dan negara.

Menurutnya, kebijakan ekonomi kerakyatan berkaitan erat dengan ketahanan nasional sehingga dasar-dasar pengetahuan perlu disosialisasikan. Ia juga menekankan pentingnya para Persis untuk benar-benar memahami pentingnya kedaulatan ekonomi dikaitkan dengan upaya menjaga stabilitas negara.

“Kami berharap pencerahan ini memperluas cakrawala berpikir para siswa. Berbekal akademik ini diharapkan menjadi modal bagi perwira siswa untuk mengabdi di masyarakat setelah menyelesaikan pendidikan,” katanya.***

BPBD Kota Bogor dan Kwarcab Gerakan Pramuka Jalin Kolaborasi Strategis

0

Bogordaily.net-Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor menjalin kolaborasi strategis dengan Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Bogor melalui peluncuran program inovasi “Pramuka Tangguh Bencana”.

Program yang memadukan disiplin kepanduan dengan manajemen kebencanaan modern ini dilaksanakan selama dua hari, mulai Jumat hingga Sabtu, 17-18 April 2026, bertempat di Kantor BPBD Kota Bogor, Tanah Sareal.

Kegiatan diawali dengan apel pembukaan yang dipimpin oleh Dimas Tiko Prahadisasongko, yang menjabat sebagai Kepala Pelaksana BPBD Kota Bogor sekaligus Wakil Ketua Bidang Pengabdian Masyarakat dan Lingkungan Hidup (Waka Abdimas & LH) Kwarcab Kota Bogor.

Acara ini dihadiri oleh jajaran struktural Kwarcab, perwakilan Penegak dan Pandega se-Kota Bogor, serta anggota Satgas TRC Pramuka Peduli.

Dalam arahannya, Dimas Tiko menekankan bahwa pembentukan unit ini merupakan upaya memperluas “sayap” mitigasi di Kota Bogor.

Ia menjelaskan bahwa inovasi ini lahir dari diskusi panjang untuk menciptakan sumbu baru dalam tata kelola bencana yang tidak hanya mengandalkan struktur formal kelurahan, tetapi juga menyentuh akar rumput melalui gerakan Pramuka.

“Kita tidak boleh hanya menunggu bencana datang. Program Pramuka Tangguh Bencana ini adalah sumbu baru bagi kesiapsiagaan kita. Dengan semangat kepanduan yang disiplin dan infrastruktur teknis dari BPBD, kita membangun fondasi tata kelola bencana yang lebih inklusif dan responsif,” ujar Dimas Tiko dalam sambutannya, Jumat 17 April 2026

Ia juga menegaskan bahwa ke depan, setiap anggota Pramuka di Kota Bogor berhak dan wajib memperoleh ilmu tentang tata kelola kebencanaan.

Sebagai bentuk pengakuan resmi, para peserta yang telah mengikuti pelatihan ini akan dilegalisasi melalui Surat Keputusan (SK) Kepala Pelaksana BPBD dan berhak mengenakan logo resmi “Pramuka Tangguh Bencana”.

Selama dua hari, para peserta dibekali dengan materi yang komprehensif. Fokus utama program ini meliputi peningkatan kapasitas SDM seperti teknis evakuasi dan pertolongan pertama, sistem peringatan dini berbasis komunitas, hingga edukasi mitigasi kepada masyarakat luas.

Para peserta tidak hanya menerima materi di dalam ruangan, tetapi juga menjalani simulasi lapangan. Agenda kegiatan meliputi pengenalan alat penyelamatan, simulasi gempa bumi, hingga aksi nyata penanaman pohon sebagai langkah mitigasi banjir dan longsor.

Bahkan, untuk melatih kemandirian dalam situasi darurat, peserta diwajibkan menjalani simulasi Dapur Umum Lapangan (Dumlap).

Ia juga mengingatkan bahwa kerja kemanusiaan harus dimulai dari hati dalam bingkai pengabdian.

“Anggota Pramuka kini tidak hanya memiliki kecakapan umum, tetapi juga spesialisasi teknis dalam penyelamatan yang diakui secara resmi. Ini adalah bentuk Darma Bakti nyata kita kepada masyarakat,” tukasnya.

Sekretaris Kwarcab Kota Bogor, Raden Ronny Kunaefi, menambahkan bahwa sertifikasi dan pengalaman dalam program ini akan sangat bermanfaat bagi jenjang karir kepramukaan para peserta, termasuk sebagai syarat tambahan menuju Pramuka Garuda.

“Pramuka di wilayah harus menjadi informan pertama. Sebelum teman-teman BPBD sampai di lokasi, adik-adik yang ada di wilayah harus sudah memberikan informasi awal dan membantu pencegahan dini di lingkungan masing-masing,” pesan Ronny kepada para peserta.

Program ini diharapkan mampu memangkas waktu respons (response time) saat terjadi keadaan darurat di Kota Bogor.

Dengan keterlibatan Pramuka Penegak dan Pandega yang sudah terverifikasi, mereka akan masuk ke dalam sistem koordinasi resmi BPBD, baik pada masa prabencana maupun tanggap darurat.***

Muhammad Irfan Ramadan

Bank Kota Bogor Gandeng PT Cakrabuana Insurance Brokers, Perkuat Mitigasi Risiko Kredit

0

Bogordaily.net – Sebagai bagian dari upaya memperkuat kualitas layanan sekaligus meningkatkan pengelolaan risiko, Bank Kota Bogor resmi menjalin Perjanjian Kerja Sama Keperantaraan Penutupan Asuransi Kredit dengan PT Cakrabuana Insurance Brokers.

Kerja sama ini menjadi langkah strategis Bank Kota Bogor dalam memperkuat perlindungan terhadap portofolio kredit, sekaligus mendukung penerapan manajemen risiko yang lebih optimal di tengah dinamika sektor jasa keuangan.

Melalui kolaborasi tersebut, setiap penyaluran kredit diharapkan memiliki perlindungan yang lebih komprehensif melalui skema asuransi kredit. Hal ini tidak hanya memberikan perlindungan bagi institusi perbankan, tetapi juga meningkatkan rasa aman dan kepercayaan nasabah dalam memanfaatkan layanan pembiayaan yang disediakan Bank Kota Bogor.

Manajemen Bank Kota Bogor menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk terus menghadirkan layanan perbankan yang profesional, prudent, dan berorientasi pada keberlanjutan.

“Kolaborasi ini merupakan langkah nyata dalam memperkuat sistem mitigasi risiko kredit serta memastikan layanan yang kami berikan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian,” demikian disampaikan dalam keterangan resmi.

Selain memperkuat aspek perlindungan, sinergi dengan PT Cakrabuana Insurance Brokers juga diharapkan dapat mendorong peningkatan kualitas layanan kredit yang lebih terpercaya dan adaptif terhadap kebutuhan nasabah.

Dengan terjalinnya kerja sama ini, Bank Kota Bogor menegaskan komitmennya untuk terus melakukan inovasi dan penguatan tata kelola, guna memberikan layanan keuangan yang aman, terpercaya, serta mampu mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat Kota Bogor secara berkelanjutan.***

Geger di Sukaraja Bogor, Sesosok Mayat Tergeletak di Ladang Jagung

0

Bogordaily.net – Warga Kampung Cibedug Girang, Desa Sukatani, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor digegerkan sesosok mayat di ladang kebun jagung pada Jum’at 17 April 2026.

Kapolsek Sukaraja AKP Ade Rahmat, menyampaikan bahwa, penemuan tersebut berawal dari dua warga yang sedang bekerja membersihkan kebun. Saat melintas di lokasi, keduanya melihat sesuatu yang mencurigakan.

Setelah diperiksa, diketahui bahwa yang ditemukan adalah sesosok jenazah dalam posisi tertelungkup menyamping.

Kejadian tersebut kemudian dilaporkan kepada perangkat RT/RW setempat dan diteruskan kepada pihak kepolisian.

“Menindaklanjuti laporan tersebut, personel Polsek Sukaraja bersama tim dari Polres Bogor segera mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan dan olah tempat kejadian perkara (TKP),” kata AKP Ade Rahmat, Jum’at 17 April 2026.

Kemudian, berdasarkan hasil pemeriksaan awal, identitas korban belum diketahui. Adapun ciri-ciri korban mengenakan kaos lengan panjang warna hitam dan celana pendek hitam, dengan tinggi badan sekitar 150 cm, berat badan sekitar 60 kg, rambut pendek, serta berkulit putih.

Selanjutnya, jenazah korban telah dievakuasi ke RS Polri Kramat Jati untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

“Saat ini, kasus tersebut masih dalam penanganan Satreskrim Polres Bogor guna kepentingan penyelidikan dan penyidikan.

“Pihak kepolisian menghimbau kepada masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga dengan ciri-ciri tersebut agar segera menghubungi pihak kepolisian terdekat,” ungkapnya.***

Albin

Pengundian Simarmas Go Prima Periode ke-19, Nasabah Asal Bogor Barat Raih Hadiah

0

Bogordaily.net – Bank Kota Bogor kembali menggelar pengundian program Simarmas Go Prima Batch pertama untuk periode ke-19 yang berlangsung pada April 2026. Kegiatan ini disiarkan secara langsung dan dipandu oleh host Fuji dan Ipi.

Dalam suasana yang berlangsung sederhana, proses pengundian tetap berjalan lancar dengan sistem acak yang transparan.

Pengundian dilakukan melalui tahapan angka mulai dari ratusan, puluhan hingga satuan, sebelum akhirnya ditentukan satu nomor pemenang.

Dari hasil pengundian tersebut, hadiah periode ke-19 berhasil diraih oleh Ibu Lia Lestari, warga Pasir Kuda, Bogor Barat. Pihak Bank Kota Bogor pun mengucapkan selamat kepada pemenang dan mempersilakan untuk melakukan klaim hadiah melalui kantor layanan terdekat.

“Selamat kepada Ibu Lia Lestari sebagai pemenang Simarmas Go Prima periode ke-19. Silakan mengambil hadiah di kantor Bank Kota Bogor terdekat,” ujar pembawa acara dalam siaran tersebut.

Dalam kesempatan yang sama, pihak bank juga mengingatkan seluruh nasabah peserta program untuk rutin menjaga saldo tabungan sesuai ketentuan, yakni minimal Rp250 ribu per bulan. Hal ini penting agar nomor undian tetap aktif dan memenuhi syarat saat proses pengundian berlangsung.

Program Simarmas Go Prima sendiri merupakan produk tabungan berhadiah yang memberikan kesempatan kepada nasabah untuk memenangkan berbagai hadiah menarik, mulai dari sepeda motor hingga mobil sebagai hadiah utama.

Selain itu, Bank Kota Bogor juga tengah menyiapkan Batch kedua dengan skema setoran yang lebih terjangkau, yakni mulai Rp100 ribu per bulan. Pada batch ini, nasabah berkesempatan memenangkan hadiah seperti sepeda listrik dan motor listrik, dengan peluang yang lebih besar karena cakupan peserta yang lebih terbatas.

Bagi masyarakat yang berminat mengikuti program ini, dapat langsung mendatangi kantor Bank Kota Bogor terdekat untuk mendapatkan informasi lebih lengkap sekaligus melakukan pembukaan rekening.

Bank Kota Bogor berharap melalui program ini, minat menabung masyarakat semakin meningkat sekaligus memberikan nilai tambah berupa kesempatan mendapatkan hadiah menarik secara berkala.***

Wamenkop Ajak Warga Gayo Lues Aceh Bersatu Memajukan Kopdes Merah Putih

0

Bogordaily.net – Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop) Farida Farichah menggelar pertemuan dan berdiskusi bersama Bupati Gayo Lues Suhaidi, Wakil Bupati Gayo Lues Maliki, beserta seluruh jajaran Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK) Gayo Lues di Pendopo Bupati Gayo Lues, Aceh, Jumat (17/04/2026).

Wamenkop menjelaskan pertemuan tersebut membahas perkembangan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, khususnya di wilayah Gayo Lues, Aceh. Pihaknya ingin memastikan juga bahwa meskipun sempat ada musibah banjir, tapi kini sudah mulai proses pemulihan. Bahkan, Kementerian Koperasi (Kemenkop) ikut mengawal terus dalam proses pemulihannya.

Karena itu, Wamenkop mengapresiasi kepada masyarakat dan jajaran pemerintahan setempat yang telah mendukung, sehingga pembangunan Koperasi Desa Merah Putih bisa terwujud di wilayah Gayo Lues, Aceh.

Wamenkop menjelaskan bahwa di wilayah Gayo Lues, Aceh tersebut ada sebanyak 24 titik pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Operasional Kopdes Merah Putih tersebut akan diresmikan oleh Presiden pada bulan Agustus. “Sekali lagi semua warga desa punya hak untuk menjadi anggota Kopdes Merah Putih di desanya,” ujar Wamenkop.

Karena itu, Wamenkop Farida mengajak seluruh warga di wilayah Gayo Lues, Aceh, untuk mendukung dan menyukseskan program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Nantinya, kata Wamenkop setiap Koperasi Desa akan dilengkapi dengan mobil boks, pickup, motor roda tiga. Fisiknya ada, gudangnya ada, transportasinya ada, jadi harapannya bisa menjadi alat untuk menggerakkan ekonomi yang ada di desa.

Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih ini adalah keberpihakan Presiden Prabowo dan kecintaannya kepada masyarakat desa. “Artinya, Kopdes Merah putih sebagai alat penggerak perekonomian rakyat. Nanti operasionalnya dan keuntungan kegiatannya terus berputar di masyarakat pedesaan,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Gayo Lues Suhaidi mengatakan bahwa diharapkan Koperasi Desa Merah Putih bisa berdampak pada ekonomi masyarakat. Kemudian selanjutnya, dengan program-program yang lain, pihaknya selalu sosialisasi kepada masyarakat. Selain dari Koperasi Desa Merah Putih juga ada program makan bergizi gratis (MBG). Nah, ini mungkin sudah hampir 100 persen yang sudah berjalan di wilayahnya.

“Sekali lagi saya dan masyarakat mengucapkan terima kasih atas program yang akan dijalankan di wilayahnya, yakni program Koperasi Desa Merah Putih. Semoga program yang akan dijalankan tersebut bisa bermanfaat dan membantu perekonomian rakyat,” paparnya.***

Terbanyak Se Indonesia, Kloter Pertama Jemaah Haji Kabupaten Bogor 2026 Berangkat 23 April

0

Bogordaily.net – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor akan memberangkatkan sebanyak 2.405 jamaah haji asal Kabupaten Bogor tahun ini.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor Ajat Rochmat Jatnika menyampaikan bahwa, pemberangkatan perdana kloter pertama di Kabupaten Bogor akan berlangsung pada tanggal 23 April 2026 mendatang.

“Jadi kita memberangkatkan insya allah jamaah haji 2.405 orang diberangkatkan insya allah pertama tanggal 23 April kloter ke 3 yang di Indonesia dan terakhir pemberangkatkan 20 Mei,” kata Ajat kepada wartawan di Cibinong, Jum’at 17 April 2026.

Adapun, kata Ajat, dalam pertemuan antara Pemerintah Kabupaten Bogor bersama jajaran petugas hingga bimbingan haji di Pendopo Bupati hari ini.

Bupati Bogor menyampaikan beberapa pesan kepada para petugas hingga bimbingan haji, untuk dapat menjaga nama baik Kabupaten Bogor.

Diketahui, jamaah haji Kabupaten Bogor merupakan jamaah haji terbanyak di Jawa Barat, bahkan di Indonesia.

“Tadi silaturahmi kesini, pa Bupati menyampaikan beberapa hal, harapanya pertama tentunya harus jaga nama baik Kabupaten Bogor, karena jamaah terbanyak di dunia itu dari Indonesia dan dari Indonesia yang terbanyak dari Jawa Barat dan Jawa Barat yang terbanyak dari Kabupaten Bogor jadi bicara jamaah Kabupaten Bogor bicara soal dunia pa Bupati mengulang begitu harus baik,” jelasnya

Selain itu, Bupati Rudy Susmanto turut berpesan kepada petugas hingga bimbingan haji untuk sama sama menjaga jamaah terutama yang sudah lanjut usia.

“Kedua harus dijaga memang yang sepuh, yang sudah berusia mendekati angka 100 juga ada, jadi itu yang pa Bupati titip untuk saling menjaga, karena tadi itu yang diundang bukan petugas haji daerah, tetapi ada juga ketua kloter, bimbingan haji diundang semua, tadi pa Bupati menitipkan itu, menitipkan jamaah yang mempunyai kebutuhan khusus yang istimewa yang perlu disikapi,” ungkap Ajat.***

Albin

Bakesbangpol Jawa barat Gelar Acara Ritme Demokrasi Meningkatkan Literasi Politik di Kota Bogor

0

Bogordaily.net – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Jawa Barat menggelar kegiatan edukasi bela negara dan demokrasi politik dalam tema Ritme Demokrasi pada Kamis 17 April 2026 di gedung Sri Baduga Kota Bogor.

Diikuti kurang lebih 360 peserta dari berbagai unsur organisasi pemuda di Kota Bogor

Kegiatan ini menekankan pentingnya peningkatan literasi politik bagi generasi muda, khususnya Gen Z, dalam masa yang akan datang

Dalam kegiatan tersebut, Ruliadi Kepala Bidang Politik Dalam Negeri (Poldagri) Bakesbangpol Jawa Barat menjelaskan bahwa pihaknya tengah mendorong program pembinaan politik dengan pendekatan yang lebih praktis dan mudah dipahami oleh kalangan muda.

Menurutnya, upaya ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat kualitas demokrasi di Jawa Barat.

“Kita melaksanakan kegiatan pembinaan politik dengan kemasan politik-praktik. Kita ingin menumbuhkan atau meningkatkan literasi politik anak-anak ini,” ujar Ruliadi.

Ia mengungkapkan, rendahnya tingkat partisipasi pemilih pada Pilkada 2024 di Jawa Barat menjadi perhatian serius.

Berdasarkan data yang ada, partisipasi pemilih baru mencapai sekitar 68 persen, yang dinilai masih jauh dari ideal.

“Karena tadi kita lihat data di Pilkada 2024 misalnya, itu tingkat partisipasi pemilih di Jawa Barat hanya 68 persen. Itu kan sebuah tantangan buat kita dalam pengembangan kehidupan demokrasi, khususnya di Jawa Barat,” jelasnya.

Lebih lanjut, Ruliadi menambahkan bahwa saat ini komposisi pemilih didominasi oleh generasi muda, khususnya Gen Z.

Oleh karena itu, peningkatan literasi politik dinilai menjadi kunci untuk mendorong partisipasi yang lebih tinggi dan berkualitas.

“Komposisinya sekarang yang paling banyak adalah Gen Z. Karena itu kita tumbuhkan literasinya, pertama untuk menangkal hoaks, kemudian untuk mencari informasi-informasi politik, dan yang ketiga tentunya menumbuhkan kesadaran akan hak konstitusi,” tegasnya.

Melalui kegiatan seperti Ritme Demokrasi diharapkan generasi muda tidak hanya menjadi pemilih, tetapi juga mampu menjadi agen perubahan yang cerdas, kritis, dan bertanggung jawab dalam kehidupan demokrasi.***

Fikri