Home Blog Page 20

Viral Dugaan Pengeroyokan Siswa SMA di Bogor Timur, Korban Terkapar dan Meringis Kesakitan

0

Bogordaily.net – Sebuah video yang memperlihatkan dugaan aksi pengeroyokan terhadap seorang pelajar SMA menghebohkan media sosial. Peristiwa tersebut disebut terjadi di kawasan Jalan Ciheuleut, Kelurahan Baranangsiang, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor.

Rekaman video yang beredar luas memicu keprihatinan masyarakat. Banyak warganet mengecam tindakan kekerasan yang diduga melibatkan sejumlah pelajar terhadap seorang siswa yang menjadi korban.

Tidak sedikit pula yang meminta pihak berwenang segera mengusut tuntas kejadian tersebut guna mencegah kasus serupa terulang kembali.

Berdasarkan informasi yang beredar, korban merupakan seorang siswa SMA yang diduga menjadi sasaran pengeroyokan oleh sesama pelajar.

Insiden tersebut kini menjadi perhatian publik setelah videonya tersebar di berbagai platform media sosial.

Dalam video yang beredar di media sosial, korban terlihat sudah tergeletak di tanah dan dikelilingi beberapa pelaku.

Korban mengalami kekerasan fisik secara bergantian hingga terdengar mengerang kesakitan.

Kondisi korban dalam video tersebut menimbulkan keprihatinan banyak pihak. Adegan yang terekam menunjukkan situasi yang mencekam, sementara sejumlah orang berada di sekitar lokasi saat kejadian berlangsung.

Kasus dugaan kekerasan antarpelajar seperti ini kembali memunculkan kekhawatiran mengenai maraknya tindakan perundungan dan kekerasan fisik di kalangan remaja.

Sejumlah pihak menilai perlunya pengawasan yang lebih intensif dari lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat untuk mencegah terjadinya konflik yang berujung pada tindakan kriminal.

Menanggapi beredarnya video tersebut, pihak kepolisian menyatakan telah menerima laporan terkait kejadian yang terjadi di wilayah Bogor Timur itu.

Pihak kepolisian membenarkan adanya peristiwa tersebut dan telah menerima laporan resmi. Saat ini, proses penyelidikan masih terus berlanjut.

Penyelidikan dilakukan untuk mengungkap kronologi lengkap kejadian, termasuk mengidentifikasi pihak-pihak yang terlibat dalam dugaan pengeroyokan tersebut.

Polisi juga akan mengumpulkan berbagai keterangan dan bukti yang diperlukan untuk mendalami kasus ini.

Hingga kini, belum ada informasi lebih lanjut mengenai kondisi korban maupun motif yang melatarbelakangi dugaan aksi kekerasan tersebut.

Masyarakat pun menantikan hasil penyelidikan resmi dari aparat kepolisian agar peristiwa ini dapat terungkap secara jelas dan transparan.***

Konten Disabilitas Jadi Bahan Lelucon Disorot, Dokter Ingatkan Bahaya Ableism bagi Kesehatan Mental

0

Bogordaily.net – Perdebatan mengenai batas antara hiburan dan etika di media sosial kembali menjadi perhatian publik. Dalam beberapa waktu terakhir, berbagai konten video yang menjadikan keterbatasan fisik maupun mental disabilitas sebagai bahan candaan ramai diperbincangkan dan menuai kritik dari banyak pihak.

Fenomena ini memunculkan pertanyaan besar tentang tanggung jawab para kreator konten dalam menciptakan hiburan yang tidak merugikan kelompok tertentu.

Di tengah derasnya arus konten digital, sebagian warganet menilai masih banyak materi hiburan yang mengandung unsur diskriminasi namun dianggap wajar karena dikemas dalam bentuk komedi.

Sorotan tajam terhadap praktik tersebut datang dari praktisi kesehatan, dr. Adam Prabata. Melalui unggahannya di media sosial Threads, ia menilai bahwa menjadikan kondisi penyandang disabilitas sebagai objek lelucon bukanlah bentuk humor yang dapat dibenarkan.

Menurutnya, tindakan semacam itu termasuk dalam kategori ableism, yakni sikap atau perilaku yang merendahkan penyandang disabilitas melalui prasangka, stereotipe, maupun perlakuan diskriminatif yang berlangsung secara sistemik.

Ableism sendiri merupakan istilah yang digunakan untuk menggambarkan pandangan bahwa individu tanpa disabilitas dianggap lebih unggul dibandingkan mereka yang hidup dengan berbagai keterbatasan fisik, sensorik, intelektual, maupun mental.

Akibatnya, penyandang disabilitas kerap menjadi sasaran candaan, pengucilan, hingga perlakuan tidak setara dalam kehidupan sehari-hari.

“Video kaya begini termasuk ke dalam ableism yang merupakan bentuk prasangka dan diskriminasi terhadap penyandang disabilitas. Hitungannya sudah MERENDAHKAN mereka! Hal-hal kaya begini yang dinormalisasi, apalagi dijadikan konten hiburan, hitungannya GAK LUCU!” tulis dr. Adam Prabata dalam unggahan kritisnya.

Pernyataan tersebut kemudian memicu diskusi luas di kalangan pengguna media sosial. Banyak yang sepakat bahwa konten hiburan seharusnya tidak dibangun di atas penghinaan atau eksploitasi terhadap kelompok yang rentan mengalami diskriminasi.

Dampak Ableism Tidak Sekadar Menyakiti Perasaan

Para ahli menilai bahwa dampak ableism jauh lebih serius daripada sekadar menimbulkan ketidaknyamanan. Paparan berulang terhadap candaan yang merendahkan dapat memengaruhi cara seseorang memandang dirinya sendiri dan lingkungannya.

Ketika konten diskriminatif terus beredar dan dianggap normal, penyandang disabilitas berisiko mengalami tekanan psikologis yang berkepanjangan.

Mereka dapat merasa tidak diterima, dipandang rendah, atau bahkan menganggap stigma negatif yang dilekatkan masyarakat sebagai sesuatu yang benar.

Kondisi inilah yang dikenal sebagai internalised ableism, yaitu ketika seseorang mulai menyerap dan mempercayai stereotipe negatif yang ditujukan kepada dirinya.

Normalisasi komedi bernuansa ableism di ruang digital membawa dampak nyata yang merusak.

Sejumlah penelitian ilmiah membuktikan bahwa penyandang disabilitas yang terus-menerus menyaksikan perilaku diskriminatif berkedok humor ini berisiko tinggi mengalami gangguan kesehatan mental.

Pola paparan media yang toksik ini memicu munculnya rasa malu yang mendalam akibat internalisasi pandangan negatif tersebut (internalised ableism).

Ketika perasaan bersalah dan malu tersebut terakumulasi, korban rentan mengalami gejala klinis depresi serta kecemasan (anxiety) yang parah.

Selain berdampak pada kesehatan psikologis, kondisi tersebut juga dapat memengaruhi kualitas hidup secara keseluruhan.

Individu yang terus-menerus merasa diremehkan cenderung mengalami penurunan kepercayaan diri, kesulitan berinteraksi sosial, hingga kehilangan motivasi untuk berpartisipasi dalam berbagai aktivitas publik.

Lingkungan media sosial yang tidak ramah terhadap penyandang disabilitas juga berpotensi menciptakan siklus perundungan yang sulit dihentikan.

Dengan menciptakan konten yang lebih inklusif dan menghormati keberagaman, media sosial dapat menjadi ruang yang lebih aman, nyaman, dan mendukung kesehatan mental seluruh penggunanya, termasuk penyandang disabilitas yang selama ini masih kerap menghadapi berbagai bentuk stigma dan diskriminasi.***

Peternakan Ayam di Caringin Kebakaran, 18 Ribu Ekor Ayam Mati

0

Bogordaily.net – Sebanyak 18 ribu ekor ayam mati terpanggang saat kebakaran di peternakan ayam, Desa Caringin, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bogor, Yudi Santosa menjelaskan bahwa, peristiwa itu terjadi pada Rabu 3 Juni sekitar pukul 18.30 WIB.

Awalnya, ada pegawai kandang melihat api yang sudah membesar di bagian pintu masuk kandang yang terbuat dari bahan bambu ditutupi oleh terpal plastik.

Karena banyaknya bahan yang mudah terbakar dan api pun merambat dengan cepat membakar bangunan.

“Salah satu warga melaporkan kejadian tersebut ke damkar untuk dilakukan penanganan kebakaran hingga api berhasil dipadamkan,” kata Yudi, Kamis 4 Juni 2026.

Kemudian, mendapatkan laporan kebakaran dari warga Damkar Sektor Ciawi mengerahkan 2 unit damkar dan selama di perjalanan lalu lintas lancar.

“Personil melakukan pemadaman bangunan kandang ayam 2 lantai dengan panjang 80 meter dan lebar 7.5 meter berikut berisi ayam dengan jumlah 18.000 ekor,” jelasnya.

Sementara itu, untuk kerugian menurut keterangan pegawai diperkirakan kurang lebih 300 juta. Penyebab kebakaran masih diselidiki.

“Selama melakukan proses pemadaman berjalan lancar,” ungkap Yudi.(Albin)

Spesial HJB ke-544, Perumda Air Minum Tirta Kahuripan Beri Promo Sambungan Baru kepada Pelanggan

0

Bogordaily.net – Perumda Air Minum Tirta Kahuripan Kabupaten Bogor memberikan harga spesial Hari Jadi Bogor (HJB) 544.

Adapun, promo diskon penyambungan baru itu dari harga Rp.1.600.000 menjadi Rp544.000. Periode program 10 Mei hingga 10 Juni 2026.

Beberapa persyaratan diantaranya, berlaku untuk kelompok sosial rumah tangga, niaga kecil, dan niaga sedang.

Selain itu, pelanggan bisa langsung daftar melalui aplikasi My Kahuripan. Daftar online melalui https://bit.ly/daftar-sibiru.

Bagi yang belum memiliki aplikasi My Kahuripan bisa scan barcode berikut ini atau akses melalui bit.ly/mykahuripan dan download di Google Playstore.

Adapun, khusus calon pelanggan tidak perlu input nomor pelanggan soal registrasi aplikasi.

Promo ini tentu menjadi kabar baik bagi masyarakat yang ingin mulai berlangganan layanan air bersih dari Tirta Kahuripan, terutama bagi pelaku usaha kecil atau keluarga baru yang sedang membangun rumah.

Untuk informasi lebih lanjut bisa menghubungi WhatsApp pelayanan: 0821-1996-9008.(Albin)

Pertamax vs Pertalite: Kenali Perbedaannya Agar Mesin Awet dan Performa Kendaraan Tetap Optimal

0

Bogordaily.net – Di Indonesia, dua jenis bahan bakar yang paling banyak digunakan adalah Pertalite dan Pertamax. Keduanya sama-sama dipasarkan untuk kendaraan bermotor, namun memiliki spesifikasi yang berbeda sehingga tidak selalu cocok digunakan pada semua jenis mesin.

Banyak pengendara hanya mempertimbangkan faktor harga saat memilih bahan bakar. Padahal, setiap kendaraan memiliki rekomendasi bahan bakar berdasarkan teknologi mesin dan rasio kompresi yang digunakan.

Mengabaikan rekomendasi tersebut berpotensi membuat performa kendaraan tidak optimal.

Secara umum, perbedaan paling mendasar antara Pertamax dan Pertalite terletak pada nilai oktan atau Research Octane Number (RON).

Angka ini menjadi indikator kemampuan bahan bakar dalam menahan tekanan tinggi sebelum terbakar di dalam ruang mesin.

1. Perbedaan Nilai Oktan (RON)

Pertalite memiliki nilai oktan atau Research Octane Number (RON) sebesar 90, yang merupakan standar untuk kendaraan kompresi rendah.

Bahan bakar ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan mobilitas harian dengan harga yang lebih terjangkau.

Sementara itu, Pertamax memiliki nilai oktan RON 92 yang memiliki ketahanan lebih baik terhadap tekanan suhu tinggi.

Stabilitas ini sangat dibutuhkan oleh mesin-mesin generasi terbaru agar proses pembakaran di ruang bakar tetap stabil.

Perbedaan angka oktan ini sangat memengaruhi bagaimana bensin meledak di dalam silinder mesin kendaraan Anda.

Semakin tinggi angka oktan, semakin sulit bensin tersebut terbakar secara spontan akibat tekanan piston yang tinggi.

Karena itu, kendaraan dengan rasio kompresi tinggi biasanya lebih direkomendasikan menggunakan Pertamax agar proses pembakaran berlangsung sesuai desain mesin.

2. Pengaruh terhadap Performa dan Tarikan Mesin

Kualitas pembakaran yang baik akan berdampak langsung pada performa kendaraan. Mesin yang mendapatkan bahan bakar sesuai spesifikasi akan bekerja lebih optimal dan menghasilkan tenaga yang maksimal.

Saat Anda menggunakan bahan bakar yang sesuai spesifikasi, performa mesin akan terasa jauh lebih responsif dan bertenaga.

Hal ini terjadi karena ledakan di dalam ruang bakar terjadi tepat pada waktu yang ditentukan busi.

Jika mesin modern dipaksa menggunakan oktan rendah, tenaga yang dihasilkan cenderung akan menurun atau terasa berat.

Fenomena ini sering disebut sebagai penurunan daya akibat sistem pengapian yang harus menyesuaikan diri secara otomatis.

Oleh karena itu, perbedaan Pertamax dan Pertalite sangat terasa pada tarikan awal kendaraan saat mulai melaju.

Pertamax memberikan dorongan tenaga yang lebih mulus dibandingkan Pertalite, terutama pada mesin dengan rasio kompresi tinggi.

Selain itu, penggunaan bahan bakar yang sesuai juga membantu menjaga kenyamanan berkendara, terutama saat melewati tanjakan atau melakukan akselerasi.

3. Efisiensi dan Konsumsi Bahan Bakar

Banyak pemilik kendaraan menganggap bahan bakar yang lebih murah otomatis lebih hemat. Namun dalam praktiknya, efisiensi tidak hanya ditentukan oleh harga per liter, melainkan juga kemampuan bahan bakar menghasilkan tenaga.

Banyak orang mengira Pertalite lebih hemat karena harganya murah, namun Pertamax bisa jadi lebih efisien secara teknis.

Pembakaran yang lebih sempurna pada Pertamax menghasilkan energi gerak yang lebih optimal dari setiap tetes bensinnya.

Dengan tenaga yang lebih besar, Anda tidak perlu menginjak pedal gas terlalu dalam untuk mencapai kecepatan tertentu. Hal inilah yang membuat jarak tempuh per liter pada bensin oktan tinggi seringkali lebih jauh.

Dalam jangka panjang, perbedaan Pertamax dan Pertalite juga terlihat dari bagaimana mesin menjaga efisiensi suhu kerjanya.

Pembakaran yang tidak sempurna pada oktan rendah seringkali membuat mesin lebih cepat panas dan boros energi.

Karena itu, biaya bahan bakar yang tampak lebih mahal di awal belum tentu membuat pengeluaran kendaraan menjadi lebih besar secara keseluruhan.

4. Kebersihan Mesin dan Perawatan Jangka Panjang

Selain performa dan efisiensi, faktor kebersihan komponen mesin juga menjadi salah satu alasan banyak pengguna kendaraan memilih bahan bakar beroktan lebih tinggi.

Pertamax dilengkapi dengan formula aditif khusus yang berfungsi sebagai pembersih kerak pada bagian dalam mesin.

Aditif ini menjaga injektor dan katup tetap bersih agar aliran bahan bakar selalu lancar tanpa hambatan.

Pertalite, meskipun aman digunakan, tidak memiliki kandungan aditif pembersih selengkap yang dimiliki oleh varian Pertamax.

Akibatnya, penggunaan Pertalite dalam waktu lama cenderung lebih cepat membentuk deposit karbon di ruang bakar.

Deposit karbon yang menumpuk dapat menyebabkan penurunan kompresi dan membuat suara mesin menjadi lebih kasar.

Biaya servis untuk membersihkan kerak mesin ini seringkali lebih mahal daripada selisih harga bensin harian Anda.

Dengan kondisi mesin yang lebih bersih, risiko gangguan pada sistem pembakaran juga dapat diminimalkan sehingga kendaraan tetap nyaman digunakan dalam jangka panjang.

Pemilihan bahan bakar idealnya disesuaikan dengan spesifikasi kendaraan yang direkomendasikan pabrikan.

Jika kendaraan Anda membutuhkan bahan bakar dengan RON 92 atau lebih tinggi, maka Pertamax menjadi pilihan yang lebih tepat.

Sementara itu, kendaraan dengan rasio kompresi yang lebih rendah masih dapat menggunakan Pertalite sesuai kebutuhan.

Yang terpenting adalah memahami karakteristik masing-masing bahan bakar agar kendaraan tetap memiliki performa terbaik, efisien, dan terhindar dari masalah mesin di kemudian hari.***

Camila Cabello dan Henry Junior Chalhoub Dikabarkan Putus

0

Bogordaily.net – Kabar kurang menyenangkan datang dari kehidupan pribadi penyanyi internasional Camila Cabello. Hubungan asmara yang selama ini dijalani bersama miliarder asal Lebanon, Henry Junior Chalhoub, dikabarkan telah berakhir setelah keduanya menjalin kedekatan selama kurang lebih satu tahun.

Informasi mengenai berakhirnya hubungan tersebut pertama kali mencuat melalui laporan media hiburan TMZ.

Kabar ini pun langsung menarik perhatian penggemar yang selama ini mengikuti perjalanan asmara pasangan tersebut sejak pertama kali terlihat bersama di hadapan publik.

Melansir dari laporan TMZ, Rabu 3 Mei 2026, keduanya memutuskan untuk berpisah belum lama ini. Mereka terakhir kali terlihat bersama di festival musik Coachella pada April 2026.

Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi dari Camila Cabello maupun Henry Junior Chalhoub terkait kabar tersebut.

Publik pun masih bertanya-tanya mengenai penyebab berakhirnya hubungan yang sempat terlihat harmonis dan penuh kemesraan itu.

Tidak diketahui pasti apa alasan Camila dan Henry putus.

Kisah kedekatan keduanya sendiri mulai menjadi perhatian publik pada penghujung tahun 2024. Saat itu, nama Camila Cabello dan Henry Junior Chalhoub mulai dikaitkan setelah keduanya diketahui menghadiri acara yang sama dan terlihat menghabiskan waktu bersama.

Yang jelas, kedekatan penyanyi dan pengusaha itu mulai tercium publik pada akhir 2024 saat mereka bertemu di pesta brand fashion Elie Saab di Arab Saudi.

Sejak momen tersebut, berbagai laporan mengenai hubungan mereka terus bermunculan. Banyak penggemar yang penasaran dengan sosok Henry Junior Chalhoub yang dikenal sebagai pengusaha sukses dan berasal dari keluarga pebisnis ternama di Timur Tengah.

Hubungan keduanya tampak semakin serius ketika mereka beberapa kali tertangkap kamera sedang menghabiskan waktu bersama di berbagai kesempatan.

Salah satu momen yang cukup menyita perhatian terjadi saat keduanya menikmati liburan romantis di kawasan Karibia.

Kemudian pada awal 2025, keduanya tertangkap kamera asyik liburan di St. Barts, Karibia. Layaknya pasangan yang sedang kasmaran, Camila dan Henry tampak bahagia bisa jalan-jalan dan berenang bersama.

Seiring berjalannya waktu, Camila dan Henry semakin terbuka menunjukkan kedekatan mereka di depan publik.

Berbeda dengan awal hubungan yang cenderung tertutup, pasangan ini mulai beberapa kali tampil bersama dalam berbagai acara bergengsi yang dihadiri banyak selebritas dunia.

Sejak saat itu, keduanya makin berani memamerkan kemesraan. Termasuk menghadiri acara-acara publik bersama, seperti Paris Fashion Week 2025, pesta pra-BAFTA (British Academy Film Awards), dan perayaan Halloween.

Momen lain yang semakin memperkuat dugaan bahwa hubungan mereka berjalan serius adalah ketika Camila membagikan kebersamaannya dengan Henry melalui media sosial.

Unggahan tersebut menjadi salah satu tanda paling jelas bahwa sang penyanyi tidak lagi menyembunyikan kisah cintanya dari publik.

Camila Cabello bahkan go public di Instagram. Ia membagikan potret bersama sang kekasih saat merayakan ulang tahunnya yang ke-29 pada 3 Maret 2025.

Meski sempat terlihat bahagia dan sering tampil bersama dalam berbagai kesempatan, perjalanan cinta mereka kini disebut telah berakhir.

Kabar perpisahan tersebut tentu mengejutkan sebagian penggemar yang berharap hubungan keduanya dapat berlanjut ke jenjang yang lebih serius.***

Pencurian Motor di Jalan Batutulis, Pelaku Diduga Beraksi Saat Warga Terlelap

0

Bogordaily.net – Aksi pencurian kendaraan bermotor kembali terjadi di wilayah Kota Bogor. Kali ini, sebuah sepeda motor dilaporkan hilang di kawasan Jalan Batutulis Gang Cibalok, Kelurahan Bondongan, Kecamatan Bogor Selatan, pada Selasa dini hari, 2 Juni 2026.

Peristiwa tersebut diketahui terjadi saat sebagian besar warga masih beristirahat. Pemilik kendaraan baru menyadari motornya telah raib pada pagi hari ketika hendak memeriksa lokasi parkir. Kejadian ini pun menambah daftar kasus pencurian kendaraan bermotor yang meresahkan masyarakat.

Menurut keterangan pemilik, sepeda motor tersebut sebelumnya diparkir di area musala yang berada dekat rumah. Sekitar pukul 02.00 WIB, kondisi motor masih terlihat.

Namun pada pagi hari, kendaraan tersebut sudah tidak ada. Motor yang hilang diketahui berpelat nomor F 4945 AAB dan terpasang stiker “Hantu Laut” di bagian depan dan belakang kendaraan.

Keberadaan stiker tersebut menjadi salah satu ciri khusus yang dapat membantu masyarakat mengenali kendaraan apabila terlihat di suatu lokasi. Pemilik berharap informasi mengenai ciri-ciri motor tersebut dapat tersebar luas sehingga memudahkan proses pencarian.

Warga sekitar diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi tindak kriminal, terutama pencurian kendaraan bermotor yang kerap terjadi pada jam-jam rawan menjelang subuh. Penggunaan kunci pengaman tambahan serta parkir di lokasi yang lebih aman dapat menjadi langkah antisipasi untuk mengurangi risiko kehilangan kendaraan.

Bagi masyarakat yang mengetahui keberadaan atau melihat sepeda motor dengan nomor polisi F 4945 AAB serta ciri stiker “Hantu Laut” di bagian depan dan belakang, diharapkan segera menghubungi pemilik atau pihak berwenang agar kendaraan tersebut dapat segera ditemukan.***

Direktur Utama BRI Hery Gunardi Bagikan 5 Kunci Sukses Membangun Bisnis

0

Bogordaily.net – Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) (Persero) Tbk. Hery Gunardi membagikan tips memulai usaha dari perspektif seorang bankir senior dalam Jogja Financial Festival di Jogja Expo Center, Daerah Istimewa Yogyakarta, Sabtu 23 Mei 2026. Acara tersebut dihadiri oleh 1.000 peserta dari kalangan pengusaha UMKM, mahasiswa, pelajar dan masyarakat umum.

Hery menjelaskan terdapat lima tips yang bisa diikuti masyarakat untuk memulai usaha. Pertama, agar calon pengusaha memulai dari industri dengan entry barrier yang rendah alias tidak sulit.

Artinya, calon pengusaha bisa mencoba jenis-jenis usaha yang persaingannya tidak ketat dan keras.

“Jadi kalau memang mau masuk mulai usaha, masuklah ke industri yang entry barrier enggak susah.” kata Hery yang bersanding dengan Chairman & Founder CT Corp Chairul Tanjung dalam sesi Education Class.

Kedua, sambungnya, adalah pemahaman tentang perilaku pasar. Calon pengusaha atau wirausahawan harus memahami lanskap usaha yang dituju, baik pembeli/klien maupun pesaingnya.

“Siapa pemainnya? Siapa pesaingnya? Siapa yang pegang market share paling besar? Kenapa dia bisa besar? Kenapa dia bisa lebih maju? Nah kita belajar dari yang sudah maju.” kata Hery.

Ketiga, calon pengusaha harus memiliki manajemen bisnis dan keuangan yang bagus, sekalipun baru merintis.

Dari pengalamannya memimpin BRI, banyak UMKM yang gagal disebabkan oleh pencatatan keuangan yang lemah.

“Kebanyakan masih belum memisahkan antara catatan belanja pribadi dengan belanja usaha, itu catatannya sama. Jadi tidak tahu ini untung yang mana, rugi yang mana. Karena dipakai uangnya untuk hari-hari. Yang benar adalah, catatan keuangan pribadi dan usaha harus dipisah, jadi kelihatan bahwa usaha ini ada untung atau tidak ” ujar Hery.

Keempat, dia mengingatkan bahwa momen krusial bisnis atau usaha baru dalam 6 bulan pertama bukan di laba.

Hal penting dalam masa awal merintis adalah cash flow. Hery mengingatkan agar produksi barangnya harus lancar, sehingga pembayaran tidak terlambat.

“Jadi misalnya gini, Bapak sebenarnya potensi punya cash flow bagus, tapi Bapak masih ngutang ke pelanggan, akhirnya cash-nya kan terlambat. Nah biasanya habis napas itu karena cash-nya tidak cukup,” papar Hery. Oleh karena itu, tata kelola manajemen harus bagus dan disiplin.

Terakhir, dia menyarankan para perintis untuk mau mengembangkan usahanya dengan memahami teknologi. Dia pun mencontohkan penggunaan media sosial untuk menjual produk.

“Termasuk tadi juga menggunakan teknologi supaya biaya variabel bisa turun, bisa bersaing. Dan teknologi misalnya digunakan pakai internet, kemudian bisa jualan di TikTok, Instagram, dan juga lakukan inovasi-inovasi dari sisi digital dan online seperti itu,” katanya.

Senada dengan Hery Gunardi, Chairul Tanjung (CT) pun menekankan pemahaman teknologi bagi para pengusaha maupun mereka yang akan memulai usaha.

Menurut CT, entrepreneur atau pengusaha yang sukses lahir karena berhasil membuat produk yang unik dengan pasar yang besar. Aspek yang tidak kalah penting adalah produk itu cocok dengan generasinya.

“Nah itu akan hidup. Dan jangan lupa manfaatkan teknologi untuk adik-adik ini sekarang,” ujar CT.

CT menyampaikan bahwa menjual barang saat ini sudah tidak memerlukan toko fisik. Sebab, mayoritas konsumen dari generasi milenial, generasi Z hingga generasi alfa, sangat tergantung kepada e-commerce.

“Namanya TikTok itu berpengaruh sangat luar biasa dalam namanya promosi barang, namanya jualan, sudah mengalahkan jauh Instagram, apalagi Facebook. Jadi, harus paham teknologi,” kata CT.***

Federasi Serikat Pekerja BUMN Indonesia Raya (FSP BUMN IRA) Desak Danantara: Jangan Angkat Pejabat yang Abaikan Hak Pekerja!

0

Bogordaily.net — Federasi Serikat Pekerja BUMN Indonesia Raya (FSP BUMN IRA) mendesak pemerintah, Danantara, dan manajemen BUMN segera menyelesaikan berbagai persoalan ketenagakerjaan yang terjadi di PT Pindad, PT Kereta Api Indonesia (KAI), dan PT Indofarma Global Medika (IGM).

Sikap tersebut disampaikan setelah FSP BUMN IRA menyampaikan pengaduan kepada Badan Aspirasi Masyarakat (BAM) DPR RI terkait tunggakan hak pekerja, dugaan union busting, serta belum jelasnya penyelesaian hak ratusan eks karyawan BUMN.

Ketua Umum FSP BUMN IRA, Sutisna, menegaskan bahwa PT Pindad harus segera menyelesaikan pembayaran pesangon pensiunan, kewajiban SPPD, dan utang kepada koperasi pekerja.

“Hak pekerja dan pensiunan bukan angka dalam laporan keuangan. Itu adalah hak yang wajib dipenuhi dan tidak boleh dikorbankan atas nama efisiensi maupun restrukturisasi,” tegas Sutisna.

FSP BUMN IRA juga mempertanyakan keputusan Danantara mengangkat Direktur Utama PT Pindad sebagai Chief Technology Officer (CTO) di tengah masih adanya persoalan hak pekerja yang belum terselesaikan.

“Danantara harus menjelaskan standar moral dan tata kelola yang digunakan. Jabatan strategis semestinya diberikan kepada figur yang memiliki rekam jejak menghormati hak pekerja dan menyelesaikan kewajiban perusahaan secara bertanggung jawab,” ujarnya.

Selain itu, FSP BUMN IRA menyoroti nasib sekitar 400 eks karyawan dan pensiunan PT Indofarma Global Medika (IGM) yang hingga kini belum memperoleh kepastian pembayaran pesangon dan hak-hak lainnya pasca kepailitan perusahaan.

Menurut Federasi, pekerja tidak boleh menjadi korban kegagalan tata kelola dan kesalahan manajemen yang telah terbukti berujung pada proses hukum terhadap sejumlah mantan Direksi dan Pejabat Indofarma Group.

“Jika manajemen yang salah kelola telah diproses hukum, mengapa pekerja yang harus menanggung akibatnya? Negara, Kementerian BUMN, Danantara, holding farmasi, dan pihak terkait harus memastikan hak eks karyawan IGM dibayar,” kata Sutisna.

FSP BUMN IRA juga meminta Kementerian Ketenagakerjaan mengusut tuntas dugaan praktik union busting di PT KAI. Federasi menegaskan bahwa kebebasan berserikat merupakan hak konstitusional pekerja yang dilindungi undang-undang.

“Serikat pekerja adalah mitra perusahaan, bukan musuh. Setiap bentuk intimidasi atau pelemahan terhadap serikat pekerja harus ditindak tegas,” tegasnya.

Tuntutan FSP BUMN IRA:

PT Pindad segera menyelesaikan seluruh kewajiban kepada pekerja, pensiunan, dan koperasi pekerja.

Danantara menjelaskan dasar pengangkatan pejabat yang masih menyisakan persoalan hak pekerja.

Kementerian BUMN, Danantara, holding farmasi, dan kurator memastikan pembayaran hak sekitar 400 eks karyawan dan pensiunan IGM.

Kementerian Ketenagakerjaan mengusut tuntas dugaan union busting di PT KAI.
BAM DPR RI mengawal seluruh pengaduan pekerja BUMN hingga tuntas.

FSP BUMN IRA menegaskan bahwa reformasi dan transformasi BUMN tidak boleh dilakukan dengan mengorbankan hak pekerja.

“Pekerja BUMN bukan angka. Pensiunan bukan beban. Negara harus hadir dan memastikan hak pekerja terlindungi,” tutup Sutisna.***

Tempat Pijat dan Refleksi di Bogor Ludes Terbakar

0

Bogordaily.net – Pagi di Jalan Pajajaran belum terlalu padat. Sebagian warga Kota Bogor baru memulai aktivitas. Namun Kamis, 4 Juni 2026, suasana mendadak berubah.

Asap hitam pekat membumbung tinggi dari sebuah bangunan dua lantai di kawasan Baranangsiang, Bogor Timur. Bangunan itu merupakan tempat pijat dan refleksi Yi Tiao Xian Massage yang berada di salah satu ruas jalan utama Kota Bogor.

Kebakaran dilaporkan terjadi sekitar pukul 06.32 WIB. Saat itu sebagian karyawan masih berada di sekitar lokasi.

Menurut informasi dari Dinas Pemadam Kebakaran Kota Bogor, titik awal api diduga berasal dari ruang VVIP yang berada di lantai dua bangunan. Dugaan sementara, kebakaran dipicu oleh korsleting listrik.

Kabid Pemadaman dan Penyelamatan Dinas Damkar Kota Bogor, M Ade Nugraha, mengatakan objek yang terbakar merupakan gedung refleksi dan pijat.

“Diduga sumber api berasal dari korsleting listrik,” ujarnya.

Kronologi kebakaran cukup menarik. Saat kejadian, karyawan diketahui sedang beristirahat dan tidak menyadari munculnya api. Justru petugas keamanan sebuah dealer yang berada di sekitar lokasi pertama kali melihat kobaran api dari atas plafon ruang VVIP di lantai dua.

Petugas keamanan tersebut kemudian segera memberi tahu karyawan yang berada di lokasi. Saat itulah kepanikan mulai terjadi.

Tak lama kemudian, kepulan asap hitam membesar dan terlihat jelas dari kejauhan. Pengguna jalan yang melintas di kawasan Pajajaran pun sempat berhenti untuk menyaksikan proses penanganan kebakaran.

Dinas Pemadam Kebakaran Kota Bogor bergerak cepat. Tiga unit mobil pemadam dari Sektor Sukasari, Yasmin, dan Cibuluh diterjunkan ke lokasi.

Petugas berjibaku mengendalikan kobaran api agar tidak merembet ke bangunan lain yang berada di sekitar lokasi kejadian. Proses pemadaman berlangsung cukup menantang karena api sudah menjalar ke bagian dalam bangunan.

Setelah bekerja selama sekitar satu jam tiga puluh menit, api akhirnya berhasil dipadamkan. Petugas kemudian melanjutkan proses pendinginan selama kurang lebih 40 menit untuk memastikan tidak ada titik api yang tersisa.

Menjelang siang, situasi berhasil dikendalikan sepenuhnya.

Beruntung tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Seluruh penghuni bangunan berhasil menyelamatkan diri.

Meski demikian, kerugian akibat kebakaran ini tidak sedikit. Dinas Damkar Kota Bogor memperkirakan nilai kerugian material mencapai sekitar Rp500 juta.

Hingga kini, penyelidikan lebih lanjut masih dilakukan untuk memastikan penyebab pasti kebakaran yang menghanguskan sebagian bangunan tempat pijat dan refleksi tersebut.