Saturday, 25 April 2026
Home Blog Page 8833

Warga Lebak Sempur Diserang Tawon Sampai Panggil BPBD

0

BOGOR DAILY-Serangan tawon terjadi di Kota Bogor, tepatnya di Kampung Lebak Pilar Rt 04 Rw 03, Kelurahan Sempur, Kecamatan Bogor Tengah.

Akibatnya salah seorang warga bernama Kahartos (48) mengalami meriang.Menurut Kahartos (48) kejadian serangan tawon baru pertama kali di Kampung lebak pilar.

“Kejadiannya kemarin, pak, tapi sarang tawon itu sudah bersemanyam selama tiga bulan di Jembatan Gantung tersebut. Saya sendiri pernah jadi korban sengatan tawon,” ujarnya, saat meninjau lokasi sarang tawon dan juga korban serangam tawon Jumat (12/01/2018).

Lebih lanjut, Kahartos mengatakan untuk menghindari hal yang sama para warga dengan cepat langsung menghubungi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor untuk langsung dievakuasi.

“Alhamdulillah kemarin sudah dibersihkan sarang tawon tersebut. Kemarin warga langsung menghubungi BPBD untuk mengamankan sarang tawon tersebut. Infonya langsung dibakar dan dibuang,” ucapanya.

Polsek Babakanmadang Bakal Eksekusi Lahan 350 Hektar

BOGOR DAILY- Polisi Sektor (Polsek) Babakan Madang melakukan pengecekan perencanaan eksekusi lahan Perhutani seluas 350 Hektar yang diklaim seorang warga Sentul berinisial Y.

Dalam pengecekan itu turut hadir Kejaksaan Negeri Tinggi (Kejati) Jawa Barat, Muspika Babakan Madang, pihak Perhutani, Badan Lingkungan Hidup (BLH), Bapenda, Dispenda dan Denpom.

Tidak hanya itu, 70 personil Pendamping Massa (Damsa) juga dikerahkan di Bojongkoneng, Perbatasan Megamendung, Jum’at (12/1/2018).

Kepala Polsek (Kapolsek) Babakan Madang, Kompol Wawan Wahyudin mengatakan bahwa lahan tersebut telah diakui sebagai milik pribadi dengan inisial Y.

Perkara itu telah dibawa ke Mahkamah Agung (MA) dan mendapatkan putusan inkrah bahwa 350 hektar merupakan lahan koservasi milik Perhutani.

“Rencana dalam waktu dekat lahan tersebut akan kita eksekusi. Karena saat ini kita terus tangani tapi belum terungkap padahal sudah ada barang bukti,” terangnya.

350 hektar lahan itu, lanjut dia, merupakan lahan konservasi hutan negara. Bahkan, menurutnya, penguasaan secara pribadi itu pun berindikasi adanya lahan yang sengaja dijual belikan.

“Jadi, ada seorang berinisial Y ini mengklaim dan bertahun-tahun merasa lahan itu miliknya, ini tidak kecil, 350 Hektar loh, Sebenarnya perkara ini sudah lama tapi baru mendapatkan putusan yang inkrah,” ujarnya.

Masih kata Kompol Wawan, jika lahan tersebut berpindah tangan pasti akan dibangun sebuah bangunan. Jadi Y ini mengklaim miliknya dari perhutani, hingga menguasai dalam artian dijual belikan seperti kebanyakan kasus di Puncak.

“Y ini mengklaim dari Perhutani jika itu miliknya, ya seperti sekarang ini sudah ditemukan bangunan berdiri di kawasan tersebut. Nanti Eksekusi akan segera kita lakukan dalam waktu dekat. Karena kasus ini tidak main-main apalagi berurusan dengan  lahan milik negara,” pungkasnya.

 

Tangkap Fredrich, KPK : Kita Punya Bukti Kuat

0

BOGOR DAILY- KPK mengaku memiliki bukti yang sangat kuat untuk memproses Fredrich Yunadi atas dugaan tindak pidana menghalangi proses penyidikan tersangka e-KTP Setya Novanto. KPK akan memproses Fredrich seefektif mungkin.

“Bahwa orang ini kita sudah punya bukti yang sangat kuat dan meyakinkan. Kita akan proses efektif mungkin,” ujar Kabiro Humas KPK Febri Diansyah di kantornya, Jalan Kuningan Persada, Jakarta, Sabtu (13/1/2018).

KPK belum menyimpulkan siapa aktor utama yang menghalangi penyidikan Novanto. KPK masih memproses sejumlah pihak.

“Kita belum sampai pada kesimpulan klasifikasi aktor, apa lagi ditanya aktor utama atau bukan. Yang pasti kita proses dulu saja,” kata Febri.

Terkati kasus Fredrich, KPK meminta semua pihak untuk menjalankan tugas sesuai dengan jalannya. Febri meminta agar tugas suatu profesi tak menghalangi proses hukum yang sedang berjalan.

“Advokat adalah mitra KPK, kami hormati yang bekerja sesuai prosedur yang ada, kita juga bekerja demikian. Terutama juga dokter bekerja secara mulia, saya kira kita dan IDI punya komitmen yang sama ke depan profesi yang mulia. Tidak boleh disalahgunakan oleh pihak tertentu untuk menyelamatkan dirinya atau menghindari pihak tertentu di republik ini,” imbuhnya.

KPK menangkap Fredrich dengan membawa surat perintah penangkapan. KPK meyakini Fredrich melakukan perintangan terhadap penyidikan Setya Novanto.

“Ya dilakukan penangkapan, jadi kita tidak melakukan apa yang sering disebut dengan jemput paksa, kita sudah membawa surat perintah penangkapan,” ungkap Febri.

Pengacara Fredrich Ditangkap KPK, Nih Penampakannya

0

BOGOR DAILY- Fredrich Yunadi tak melawan saat ditangkap oleh KPK. Penangkapan Fredrich berjalan dengan baik.

“Tadi penangkapan berjalan dengan baik yang kami lakukan adalah membagi tim di beberapa lokasi. Tidak ada perlawanan tadi dan sudah dibawa ke kantor KPK,” ujar ujar Kabiro Humas KPK Febri Diansyah di kantornya, Jalan Kuningan Persada, Jakarta, Sabtu (13/1/2018).

Hingga kini KPK masih memeriksa Fredrich untuk dimintai berbagai klarifikasi. Penyidik memiliki waktu 24 jam untuk menentukan apakah Fredrich nantinya ditahan atau tidak.

“Kita proses dulu, periksa dulu, banyak yang harus diklarifikasi. Penyidik punya waktu 24 jam, jadi kalau nanti sudah ditentukan seperti penahanan, pastikan lebih lanjut,” kata Febri.

Febri mengatakan penahanan Fredrich akan menjadi pertimbangan. “Itu (penahanan) salah satu opsi yang jadi pertimbangan hukum dan itu mememungkinkan,” ucapnya.

Fredrich dijemput paksa KPK di sebuah tempat di Jakarta Selatan dan masih menjalani pemeriksaan di kantor KPK.

“Tadi berhasil dibawa dan akan proses lebih lanjut secara intensif nanti kita akan sampaikan lagi terkait dengan apakah dilakukan penahanan,” jelas Febri.

Fredrich sebelumnya tidak memenuhi panggilan penyidik KPK dengan alasan tengah mengajukan sidang kode etik advokat ke Peradi. KPK menghormati proses itu tapi meminta Fredrich tidak menghambat proses hukum.

Mayat Misterius Ngambang di Empang Cijeruk

BOGOR DAILY Sesosok mayat tanpa identitas ditemukan warga mengambang di sebuah empang di Kampung Bungur RT 02/05, Desa Tajurhalang, Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor. Diduga korban baru meregang nyawa beberapa jam.

“Warga atas nama Rohmat melapor sekitar pukul 6.00 pagi saat melewati empang,” ujar Kapolsek Cigombong Kompol Saffiuddi Ibrahim, Jumat (12/1/2018).

Berdasarkan keterangan warga, lanjut Kapolsek, korban diketahui mengalami gangguan jiwa dan kerap mondar mandir di lingkungan empang. Ada yang menyebut juga, korban berjalan dengan cara merangkak, di sekitar kebun milik Rohmat.

Saat ditemukan posisi korban telungkup memakai kemeja panjang warna putih, celana panjang abu-abu. Tubuhnya teredam di air kolam empang sedalam satu meter berukuran 5 x6 meter.

“Identitas belum diketahui, perkiraan usia 60 tahun dan diduga penderita gangguan jiwa,” kata Ibrahim.

Tidak ada tanda-tanda kekerasan di sekitar tubuh. Hanya luka di bibir akibat benturan. Untuk pemeriksaan lebih lanjut, jenazah korban dibawa ke Kramat Jati, Jakarta untuk dilakukan visum.

Rasain, Pelajar di Bogor Dihukum Tulis Bahasa Arab 1 Buku

BOGOR DAILY- Sebanyak 6 pelajar sekolah menengah pertama (SMP) terjaring razia polisi lantaran kedapatan berada di warung internet di Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, saat jam sekolah.

Kapolsek Ciawi, Kompol Muhtarom mengatakan, razia tersebut dilakukan untuk mengantisipasi banyaknya pelajar yang sengaja tidak masuk sekolah untuk bermain game di warnet di wilayah Ciawi.

“Hasil pengecekan warnet ditemukan 6 orang siswa SMP yang kedapatan bolos dan nongkrong di warnet pada jam sekolah,” katanya, Jumat (12/1/2018).

Para pelajar tersebut kemudian dibawa polisi ke Polsek Ciawi untuk dilakukan pendataan. Selain itu, mereka dihukum dengan menulis istighfar menggunakan bahasa Arab hingga 1 buku tulis penuh.

 “Kami juga akan memanggil pihak sekolah dan orangtua pelajar yang bolos sekolah itu agar tidak mengulanginya kembali,” tegas Muhtarom.

Ia menambahkan, pihaknya akan melakukan razia serupa secara berkala untuk mengajarkan kedisiplinan terhadap para pelajar, terutama saat berlangsungnya jam belajar mengajar di sekolah.

“Kami akan terus lakukan razia seperti ini tidak hanya di warnet, tetapi di tempat-tempat yang berpotensi menjadi tempat bolos para pelajar,” katanya.

Pengoplos Gas Untung Rp 600 Juta Per Bulan

0

BOGOR DAILY– Gudang pengoplosan gas di Cipondoh, Tangerang, mampu memproduksi 1.000 tabung per hari. Dari perbuatannya, pelaku bisa mendapatkan keuntungan sebesar Rp 600 juta per bulan.

“Dalam sehari mereka bisa memproduksi sekitar 1.000 lebih tabung,” ucap Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto di Jalan Kavling DPR Blok C, Cipondoh, Tangerang, Jumat (12/1/2018).

“Keuntungan per bulan sekitar Rp 600 juta. Distribusi sekitar Jabodetabek,” imbuh Setyo.

Modus oplosan itu, disebut Setyo, dengan cara menyuntikkan gas dari tabung yang lebih besar ke tabung yang lebih kecil. Tabung direndam dan ditempeli es batu.

“Mereka menggunakan perbedaan suhu tabung, kalau yang lebih dingin dia akan menyedot, akan mengalirkan kepada tabung yang lebih dingin,” ujar Setyo.

Untuk mendapatkan tabung gas kosong, pelaku disebut membeli di pasar dengan harga di atas rata-rata. Setelah dioplos, tabung gas 3 kg yang telah dioplos itu dijual dengan harga lebih murah daripada harga normal.

“Yang 12 kilo ini dijual pasaran Rp 160 ribu, tetapi dijual di bawah harga, yang rata-rata keuntungannya satu tabung ini dia dapat Rp 41 ribu sampai Rp 46 ribu,” ujar Setyo.

Dalam kasus ini, polisi telah menyita ribuan tabung gas oplosan siap edar. Seorang pemilik gudang berinisial F juga telah diamankan.

“Kita tahan 25 mobil yang semua isinya tabung gas yang sudah diisi. Total 4.200 tabung melon, 396 tabung biru, 110 tabung 50 kilo,” kata Dirtipideksus Polri Kombes Agung Setya.

Tersangka kini dijerat UU Perlindungan Konsumen dan UU Migas dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara serta denda Rp 5 miliar

Edgar-Sefwelly Dijanjikan Suara Relawan Projo 6000

BOGOR DAILY– Relawan Pro Jokowi (Projo) Kota Bogor siap memberikan suara 6.000 anggotanya untuk memenangkan pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bogor Independent Edgar Suratman – Sefwelly Ginanjar Djoyodiningrat.

Bentuk dukungannya dibuktikan dengan penyerahan surat penyataan dukungan dari relawan Projo secara langsung di kediaman H. Edgar Suratman, Jalan Anggada II, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor, pada Selasa (09/01/18) malam.

Ketua DPC Projo Kota Bogor, Aam Suratman mengatakan, pemberian dukungan ini berdasarkan kesepakatan dan keinginan dari pengurus dan anggota Projo yang ada di Kota Bogor.

Bentuk dukungannya kepada paslon Edgar-Sefwelly itu bukan tanpa alasan, tetapi visi misi ini seirama dengan Dewan Pembina Projo, yakni Joko Widodo (Presiden RI).

Selain itu, track recordnya pun dinilai sangat baik dan bersih selama dirinya menjadi birokrat di Pemerintah Kota Bogor. Maka dari itu, Projo sepakat untuk mendukung dan siap menghantarkan Edgar Suratman menjadi walikota Bogor lima tahun ke depan.

“Kami sudah tahu track record Pak Edgar, beliau punya visi misi yang sama dengan kami di Projo, begitu juga dengan Dewan Pembina kami Pak Jokowi. Jadi, kami beserta teman-teman membuat surat pernyataan untuk mendukung dan siap menjadikan Pak Edgar Wali Kota Bogor periode 2018-2023,” ujarnya.

Aam menjelaskan, komunikasi Projo dengan Edgar sudah berjalan lama dan tidak punya masalah, artinya hubungan Projo dan Edgar sangat baik sekali.

“Kalau berbicara komunikasi, sebetulnya kami sudah lakukan komunikasi dengan para calon wali kota lain, namun teman-teman memilih untuk mendukung Pak Edgar,” ujarnya.

Aam mengaku, Projo Pusat memberi kebebasan terhadap pengurus yang ada di DPC, yang penting calon yang didukungnya itu seirama dan sesuai dengan visi misi Jokowi.

“Anggota kami, saat ini ada 6 ribu orang yang tersebar di masing-masing PAC dan ranting. Semua setuju dan satu suara. Jadi, apa yang kita dukung semuanya setuju dan siap menghantarkan Pak Edgar menjadi F1 di Kota Bogor,” tegasnya.

Sementara itu, bakal calon walikota Bogor, H. Edgar Suratman mengungkapkan, bahwa dengan adanya dukungan dari Projo ini menjadi sebuah kekuatan dalam mengikuti Pilkada Kota Bogor 2018.

Dia juga bersyukur karena dukungan dari masyarakat terus mengalir, apalagi dukungan tersebut begitu tulus tanpa ada pretensi dan orientasi yang sifatnya pragmatis.

“Dengan dukungan ini tentu saya mengapresiasi. Semoga ini menjadi spirit dalam membangun Kota Bogor yang lebih baik lagi. Mari kita sama-sama memperhatikan dan membangun kota yang kita cintai ini dengan filosofi karakter NgaBogor,” jelas mantan birokrat di Pemkot Bogor itu.

1.200 Polisi Siaga di Kantor Facebook

0

BOGOR DAILY-Kantor Facebook perwakilan Indonesia dijaga ketat jelang demonstrasi massa Front Pembela Islam (FPI) dan ormas lainnya. Total ada 1.200 polisi yang bersiaga.

“Sekitar 1.200 personel,” ujar Kabagops Polres Metro Jakarta Selatan, AKBP Nico Setiawan kepada wartawan di depan gedung Capital Place, Jl Jenderal Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jumat (12/1/2018).

Selain polisi, pengamanan juga dibantu prajurit TNI. Nico menyebut ada sekitar 100 anggota TNI yang diperbantukan untuk bersiaga. Diperkirakan jumlah pendemo di depan kantor Facebook sekitar 1.000-1.500 orang. Pendemo akan longmarch dari Masjid Agung Al-Azhar usai salat Jumat.

“Setelah sampai di sini mereka akan orasi. Memang harapannya perwakilan dari Facebook bisa hadir untuk bertemu perwakilan massa. Namun yang saya tahu info terakhir dari pihak Facebook menyerahkan kepada pihak keamanan gedung,” sambungnya.

Di depan gedung, kendaraan taktis disiapkan yakni 4 mobil anti huru hara dan 1 mobil Barracuda. Demo di kantor Facebook sebagai bentuk protes atas pemblokiran oleh Facebook terhadap sejumlah akun tokoh-tokoh dan ormas Islam.

Warga Desak Proyek Pembangunan Tol Bocimi Dipercepat

BOGOR DAILY-Kondisi arus lalu lintas di jalur Bogor-Sukabumi, makin krodit. Masyarakat berharap, pemerintah mempercepat proyek tol Bogor, Ciawi, Sukabumi (Bocimi).

Tokoh Masyarakat wilayah Selatan Kabupaten Bogor, Safrudin Jepri mengungkapkan, seluruh lapisan masyarakat sudah tidak sabar ingin segera proyek tol segera bisa digunakan. “Khususnya seksi satu dari Ciawi ke Caringin,” ungkapnya kepada Radar Bogor, kemarin.

Lebih lanjut ia mengatakan, kondisi jalan raya dari Ciawi ke Caringin tiap hari macet. “Banyak dampak buruk yang diakibatkan kemacetan ini terutama untuk masalah perekonomian, anak sekolah dan karyawan sering telat,” tutur mantan Ketua Apdesi itu.

Hal senada diungkapkan, anggota DPRD Kabupaten Bogor Usep Saefullah. Menurut dia, proyek harus segera dituntaskan agar aktifitas masyarakat kembali normal.

Seperti diketahui, pengerjaan tol Bocimi terus digeber. Hal itu, dilakukan agar target yang diagendakan pemerintah bisa rampung pada Oktober 2019.

Presiden Joko Widodo bahkan sudah memerintahkan agar dikerjakan 24 jam. “Kerjakan siang malam, karena kita sudah enggak kuat, bagi masyarakat tiap hari macet, macet, macet,” terangnya saat menghadiri peresmian Groundbreaking proyek Pembangunan Jalur Ganda Kereta Api Bogor-Sukabumi.

Sejak tahun 1997, sampai 2015 (Proyek Tol Bocimi red) maju satu meter saja tidak. Setelah melakukan pengecekan, ternyata masalahnya gonta ganti investor.

Tercatat, sudah empat investor yang melakukan pembangunan. Sejak mengetahui permasalahanya, Mantan Gubernur DKI itu langsung memerintahkan anak buahnya untuk mengambil alih dan dikerjakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

“Alhamdulillah sekarang berjalan dengan baik,” ucapnya. Diketahui, jalan tol Bocimi memiliki ruas jalan sepanjang 53,6 kilometer.