Tuesday, 14 April 2026
Home Blog Page 204

Danantara Bersama BUMN Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Pemulihan Pascabencana di Aceh

0

Bogordaily.net — Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) bersama belasan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) termasuk PT PLN (Persero) menyalurkan bantuan kemanusiaan untuk mendukung pemulihan masyarakat terdampak bencana di Provinsi Aceh.

Bantuan tersebut secara resmi dilepas dalam Apel Pelepasan Relawan BUMN Peduli pada Jumat (19/12) di Kualanamu, Deli Serdang, Sumatera Utara untuk didistribusikan ke lokasi-lokasi terdampak di Aceh.

Chief Operating Officer (COO) Danantara sekaligus Kepala Badan Pengaturan BUMN, Dony Oskaria, dalam arahannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh karyawan BUMN yang telah turun langsung sebagai relawan untuk membantu masyarakat terdampak bencana. Ia menegaskan bahwa kehadiran BUMN dalam setiap situasi darurat merupakan bentuk tanggung jawab dan kewajiban moral, mengingat BUMN adalah milik rakyat Indonesia.

“BUMN adalah milik rakyat Indonesia. Oleh karena itu, setiap kali rakyat membutuhkan, kehadiran kami bukanlah pilihan, melainkan kewajiban. Sejak awal terjadinya bencana, kami menegaskan bahwa kehadiran BUMN bukan sekadar pelengkap, tetapi merupakan bentuk tanggung jawab sebagai perusahaan milik negara,” ujar Dony.

Di bawah koordinasi Danantara, bantuan yang disalurkan oleh belasan perusahaan BUMN mencakup 109 armada truk berisi kebutuhan dasar tanggap darurat. Selain itu, sebanyak 1.066 relawan diterjunkan untuk mempercepat pemulihan di wilayah Sumatra, khususnya Provinsi Aceh.

Dony menekankan bahwa aksi kemanusiaan ini dilakukan secara nyata dan berdampak langsung di lapangan, bukan sekadar simbolis. Ia menyampaikan kebanggaannya atas keterlibatan relawan BUMN yang terjun langsung membantu masyarakat, sejalan dengan arahan Presiden untuk hadir bekerja bersama rakyat dalam memperbaiki kondisi pascabencana.

“Saya merasa bangga melihat lebih dari
seribu karyawan BUMN yang bersedia turun langsung sebagai relawan untuk membantu masyarakat terdampak. Di saat yang sama, saya mengapresiasi kerja keras rekan-rekan BUMN yang terus memastikan layanan dasar tetap berjalan bagi masyarakat di wilayah terdampak,” tambahnya.

Lebih lanjut, Dony menegaskan bahwa perusahaan-perusahaan BUMN yang memiliki peran vital bagi kebutuhan dasar masyarakat, termasuk sektor kelistrikan, harus menjadikan penanganan pascabencana sebagai prioritas utama. Ia secara khusus mengapresiasi PLN yang bekerja siang dan malam untuk menghadirkan solusi kelistrikan bagi masyarakat terdampak.

“Untuk teman-teman di PLN, saya melihat langsung bagaimana mereka berjibaku tanpa henti. Prioritas kita hari ini adalah bagaimana menyediakan solusi listrik bagi seluruh masyarakat yang membutuhkan,” tegas Dony.

Dalam kesempatan tersebut, PLN turut berkontribusi dengan menyalurkan berbagai bantuan logistik yang sangat dibutuhkan masyarakat. Bantuan dari PLN meliputi 10 truk air bersih, 6 truk toren air, peralatan kebersihan, selimut, serta perlengkapan ibadah untuk mendukung aktivitas dan kenyamanan warga di lokasi terdampak.

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menegaskan bahwa keterlibatan PLN dalam aksi kemanusiaan ini merupakan bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan untuk selalu hadir bersama masyarakat, terutama di saat menghadapi kondisi darurat.

“Selain mengupayakan penormalan listrik secepatnya, PLN juga menyalurkan bantuan kemanusiaan berupa logistik, dapur umum, air bersih, serta dukungan lainnya agar masyarakat Aceh dapat segera bangkit kembali,” ujar Darmawan.

Sejak awal terjadinya bencana di wilayah Sumatra hingga saat ini, PLN telah menyalurkan berbagai bantuan kebutuhan dasar bagi masyarakat terdampak di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, meliputi beras, minyak goreng, gula, mie instan, telur, makanan siap saji, air minum, perlengkapan bayi, selimut, serta obat-obatan.

Selain itu, PLN juga memberikan bantuan penunjang lainnya berupa pakaian baru, perlengkapan ibadah, alat kebersihan, _water purifier_, tenda, genset, air bersih, perahu karet, dan pembukaan dapur umum di 24 titik.

Ia menambahkan, kolaborasi antar BUMN yang dikomandoi Danantara menjadi kekuatan penting dalam mempercepat pemulihan pascabencana.

“Kami percaya, dengan bekerja bersama dan saling menguatkan, bantuan yang disalurkan akan lebih tepat sasaran dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat terdampak,” pungkas Darmawan.***

DMI Bogor Mantapkan Agenda Keumatan, Irwan Kurniawan Terpilih Kembali

0

Bogordaily.net – Musyawarah Daerah VI Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Bogor tahun 2025 berlangsung dengan suasana yang, meminjam istilah klasik, teduh tapi penuh makna. Bukan sekadar rapat organisasi. Ini soal arah, soal peran masjid, dan soal bagaimana Bogor ingin berjalan ke depan.

Temanya panjang, tapi niatnya sederhana: Peran DMI dalam memberdayakan masjid untuk Kabupaten Bogor istimewa dan gemilang menuju Baldatun Thoyyibatun wa Rabbun Ghafur. Kalimat ini bukan hiasan spanduk. Ia menjadi benang merah seluruh pembahasan Musda.

Agenda Musda berjalan runtut. Pengurus DMI Kabupaten Bogor masa khidmah 2020–2025 dievaluasi. Program kerja disusun. Rekomendasi dirumuskan, baik untuk internal organisasi maupun untuk mitra eksternal. Dan tentu saja, satu agenda yang selalu dinanti: memilih Ketua Pimpinan Daerah DMI Kabupaten Bogor untuk periode 2025–2030.

Laporan pertanggungjawaban pengurus yang disampaikan Ketua DMI diterima peserta Musda. Tanpa riak. Tanpa catatan panjang. Itu pertanda kerja lima tahun terakhir dianggap layak dipertanggungjawabkan. Program kerja dan rekomendasi yang disusun pun ditegaskan tetap berpegang pada AD/ART DMI, untuk kemudian diperdalam dalam rapat kerja berikutnya.

Pemerintah daerah hadir. Bukan sekadar formalitas. Ada apresiasi yang disampaikan secara terbuka atas sinergi yang telah terbangun antara Pemkab Bogor dan DMI, khususnya dalam program-program keumatan dan upaya memakmurkan masjid. Harapannya satu: sinergi yang sudah baik ini jangan berhenti, justru harus ditingkatkan.

Apresiasi itu bukan tanpa dasar. Kepengurusan PD DMI Kabupaten Bogor periode 2020–2025 mencatat sejumlah prestasi. Mereka meraih predikat DMI terbaik dalam DMI Award Jawa Barat melalui program MESRA—masyarakat ekonomi sejahtera—yang digarap bersama Bank bjb. Tak hanya itu, Masjid Darussalam Kota Wisata dan Masjid Tazkia Sentul berhasil menghantarkan nama Bogor sebagai juara nasional DMI Award di berbagai kategori.

Ada pula kerja-kerja sunyi yang dampaknya besar. Sebanyak 3.581 marbot masjid berhasil dijaring untuk mendapatkan perlindungan BPJS Ketenagakerjaan. Ini bukan angka statistik. Ini soal rasa aman bagi mereka yang setiap hari menjaga denyut masjid, sering kali tanpa sorotan.

Musda akhirnya sampai pada keputusan. H. Tb. Irwan Kurniawan, S.Kom., MM kembali terpilih sebagai Ketua PD DMI Kabupaten Bogor periode 2025–2030. Bagi sebagian peserta, ini bukan kejutan. Ini kelanjutan.

Musda selesai. Spanduk akan diturunkan. Kursi-kursi dilipat. Tapi pekerjaan sesungguhnya justru baru dimulai: memastikan masjid tetap hidup, jamaah tetap berdaya, dan Bogor melangkah lebih istimewa—pelan, tapi pasti.***

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Serahkan Bantuan Alat Musik untuk Musisi Jalanan di Stasiun Bogor

0

Bogordaily.net – Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Fadli Zon menyerahkan bantuan alat musik kepada Institut Musisi Jalanan di pojok ekspresi Stasiun Bogor pada Sabtu 20 Desember 2025.

Fadli Zon menyampaikan bahwa Stasiun Bogor memiliki peran strategis sebagai ruang publik karena menjadi salah satu stasiun dengan lalu lintas penumpang terpadat, mencapai sekitar 100 ribu orang per hari.

“Di ruang publik seperti ini tentu kita harapkan ada fasilitas bagi para musisi untuk berekspresi. Selain menghibur, kehadiran musisi juga memberi nilai tambah bagi penumpang yang melintas,” ujar Fadli Zon kepada bogordaily.

Ia menegaskan, Kementerian Kebudayaan melalui Direktorat Jenderal Pengembangan, Pemanfaatan, dan Pembinaan Kebudayaan, khususnya Direktorat Musik, Film, dan Seni, terus mendorong pemberdayaan musisi jalanan dengan memberikan dukungan berupa alat musik dan perangkat pendukung seperti sound system.

Program bantuan ini, lanjutnya, telah mulai dijalankan di 11 hingga 12 kota di Indonesia, dengan tujuan agar musisi jalanan dapat tampil secara tertib dan terkurasi di berbagai ruang publik seperti stasiun kereta, terminal, bandara, hingga pelabuhan.

“Musisi yang tampil bukan sekadar asal bermain, tetapi dikurasi dengan baik, diberikan pelatihan, workshop, dan peningkatan kapasitas. Termasuk memberikan ruang bagi musisi difabel untuk tampil dan berkarya,” jelasnya.

Fadli Zon mencontohkan salah satu musisi difabel netra yang tampil di Stasiun Bogor, yang mampu menghafal hingga ratusan lagu dan bernyanyi selama berjam-jam dengan kualitas vokal yang baik.

Ke depan, Kementerian Kebudayaan juga berencana memberikan seragam khusus bagi musisi jalanan yang tampil di ruang publik agar lebih rapi, tertib, dan mudah teridentifikasi oleh masyarakat.

“Nanti akan kita bantu dengan seragam, agar terlihat lebih teratur dan kolaborasi ke depan bisa berjalan lebih baik,” tambahnya.

Melalui program ini, Fadli Zon berharap ruang-ruang publik di Indonesia dapat menjadi wadah ekspresi seni yang inklusif, tertib, serta memberikan manfaat ekonomi dan hiburan bagi masyarakat luas.***

Ibnu Galansa

Dwins Travel Salurkan 84 Paket Sembako untuk Korban Banjir di Aceh

0

Bogordaily.net – Dwins Travel kembali menunjukkan kepedulian sosial dengan menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada masyarakat terdampak banjir di sejumlah wilayah di Provinsi Aceh. Penyaluran bantuan menyasar warga yang dinilai masih minim menerima bantuan.

Owner Dwins Travel, Ustadz H. Davit Supriyadi, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk tanggung jawab moral dan kepedulian terhadap saudara-saudara yang sedang tertimpa musibah.

“Insya Allah kami mengeksekusi penyaluran bantuan dengan target sasaran para asatidzah di dua pesantren Sunnah di wilayah Pidie Jaya serta masyarakat di beberapa desa terdampak banjir,” ujarnya pada Sabtu 20 Desember 2025.

Bantuan yang disalurkan berupa 84 paket sembako yang berisi kebutuhan pokok, meliputi beras 5 kilogram, telur 10 butir, mi instan 10 bungkus, minyak goreng 1 liter, serta sabun cuci dua renteng.

Dalam pelaksanaannya, Dwins Travel menurunkan dua orang relawan dengan dukungan satu unit mobil rental beserta sopir dan bahan bakar untuk memudahkan distribusi bantuan ke lokasi-lokasi sasaran.

Awalnya, bantuan direncanakan akan disalurkan ke dua posko di Desa Gampong Kapa dan Gampong Pante Lhong.

Namun, setelah dilakukan koordinasi di lapangan, bantuan dialihkan dan langsung diberikan kepada warga di Desa Pante Baroe dan Desa Kubu Raya, yang diketahui masih minim mendapatkan bantuan.

“Alhamdulillah, pendistribusian hari ini telah selesai dan berjalan lancar. Bantuan kami salurkan langsung kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan,” ungkapnya.

Dwins Travel turut memanjatkan doa agar seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam aksi kemanusiaan ini mendapatkan balasan terbaik dari Allah SWT.

“Semoga Allah SWT memudahkan segala urusan, memberkahi setiap donasi yang diberikan, dan membalasnya dengan kebaikan yang berlipat ganda. Aamiin ya rabbal ‘alamin,” tutupnya.***

Profil AKBP Rio Wahyu Anggoro, Kapolresta Bogor Penerima Hoegeng Award, Si Pembasmi Premanisme

0

Bogordaily.net – Pergantian itu datang lewat selembar surat telegram. Nomornya panjang, bahasanya resmi, isinya rutin. Tapi nama yang muncul di sana membuat Bogor layak menaruh harapan lebih besar.

AKBP Rio Wahyu Anggoro.

Ia kini resmi menjabat Kepala Kepolisian Resor Kota (Kapolresta) Bogor. Menggantikan Kombes Eko Prasetyo yang ditarik ke Bareskrim Polri. Rotasi jabatan itu tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2781/B/XII/KEP./2025, diterbitkan Senin, 15 Desember 2025, dan ditandatangani Asisten Kapolri bidang SDM Irjen Anwar, atas nama Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Bagi Polri, ini rutinitas organisasi. Bagi Bogor, ini bisa menjadi babak baru.

Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko menyebut mutasi sebagai sesuatu yang lumrah. Ia bicara soal pembinaan karier, profesionalisme, dan optimalisasi pelayanan. Kalimat yang sering kita dengar setiap kali ribuan perwira digeser. Kali ini jumlahnya tidak sedikit: 1.086 perwira Polri ikut bergeser dalam gelombang mutasi tersebut.

Namun, sosok AKBP Rio Wahyu Anggoro membuat mutasi ini terasa lebih dari sekadar administratif.

Sebelum ke Kota Bogor, Rio pernah tugas di Kabupaten Bogo, laku pindah ke jantung birokrasi kepolisian Ibu Kota. Ia menjabat Kepala Bagian Pengendalian Personel (Kabagdalpers) Biro SDM Polda Metro Jaya. Posisi yang menuntut ketelitian, ketegasan, dan keberanian mengambil keputusan tidak populer. Dari sana, ia kini kembali, turun langsung ke lapangan, memimpin wilayah yang kompleks: Kota Bogor.

Nama Rio Wahyu Anggoro tidak asing di lingkungan Polri. Tahun 2024, ia menerima Hoegeng Awards, tepatnya kategori Polisi Pelindung Perempuan dan Anak. Sebuah penghargaan yang tidak datang dari pencitraan, melainkan dari rekam jejak. Dari kerja sunyi. Dari keberanian berpihak.

Ia dikenal tegas terhadap praktik premanisme. Bukan sekadar penertiban seremonial, tetapi penanganan yang menyentuh akar. Preman bukan hanya ditangkap, tapi diputus mata rantai kekuasaannya. Di situlah namanya mulai disebut-sebut: polisi yang tidak nyaman bagi pelaku kejahatan, namun menenangkan bagi warga.

Sementara itu, pejabat lama Kapolresta Bogor, Kombes Eko Prasetyo, diangkat sebagai Penyidik Tindak Pidana Madya Tingkat II Bareskrim Polri. Mutasi ke pusat. Tugas yang lebih teknis, lebih strategis.

Brigjen Trunoyudo menambahkan harapan besar di balik rotasi ini. Polri ingin organisasi yang solid, adaptif, dan mampu memberi perlindungan terbaik bagi masyarakat. Pernyataan normatif. Tapi di tangan orang yang tepat, kata-kata bisa berubah menjadi kerja nyata.

Kini, Bogor menanti gaya kepemimpinan Rio Wahyu Anggoro. Kota penyangga ibu kota. Kota dengan dinamika sosial yang cepat. Kota yang butuh ketegasan tanpa kehilangan empati.

Jika rekam jejaknya konsisten, Kapolresta Bogor yang baru ini bukan sekadar pengisi jabatan. Ia bisa menjadi simbol: bahwa polisi bisa tegas, bersih, dan berpihak. Seperti nama penghargaan yang pernah ia terima.

Hoegeng.

Nama yang selalu mengingatkan, bahwa integritas bukan slogan. Ia pilihan. Dan pilihan itu kini berada di Bogor.***

Sidang Perdana Ditunda, Penasihat Hukum Luruskan Dakwaan: Nadiem Tidak Diuntungkan Sepeserpun

0

Bogordaily.net –  Sidang perdana kasus dugaan korupsi pemilihan Chrome OS atau Chromebook hari ini terpaksa ditunda, karena kondisi kesehatan Nadiem Makarim yang masih dalam proses pemulihan dan memerlukan perhatian medis serius pasca-operasi fistula ani.

Diketahui, sedang sempat dibuka, namun akhirnya dijadwalkan ulang hingga kondisi kesehatannya stabil.

Jaksa penuntut umum (JPU) mengungkap bahwa, Nadiem Makariem menerima Rp809 miliar dalam kasus dugaan korupsi dugaan korupsi pengadaan laptop berbasis Chrome OS saat menjabat Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek).

Meski demikian, Jaksa Penuntut Umum membacakan dakwaan pada sidang tiga terdakwa lainnya.

Tim Penasihat Hukum Nadiem Makarim,Dr. Dodi S. Abdulkadir, BSc., S.E., S.H., M.H., menjelaskan bahwa, dakwaan-dakwaan tersebut menempatkan kewenangan secara tidak tepat dengan mengaburkan batas antara kebijakan Menteri dan pelaksanaan teknis pengadaan.

Melihat seluruh fakta yang ada, terang benderang bahwa klien kami Nadiem Makarim tidak melakukan tindak pidana korupsi dan tidak diuntungkan sepeserpun. Tuduhan bahwa Nadiem diuntungkan Rp809 Miliar tidak benar dan semua bukti akan dibuka saat sidang.”

Pokok Dakwaan dan Penjelasan Faktual

Kebijakan pemilihan Chrome OS telah mengikuti semua regulasi, lolos dua kali audit Badan Pemeriksa Keuangan & Pembangunan (BPKP), dan bukan tindak pidana. Pelaksanaan pengadaan laptop dengan Chrome OS.

Dilakukan oleh Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) yang diangkat oleh Direktur di bawah Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Dirjen PAUD Dikdasmen).

Penentuan spesifikasi perangkat TIK hanya merupakan salah satu dari 10 lampiran Permendikbud 5/2021 disusun oleh Dirjen sesuai dengan ketentuan pada Permendikbud No 142/2014 tentang Pedoman Pembentukan Permendikbud.

Nadiem tidak pernah memberi perintah, arahan, atau keputusan untuk memilih Chromebook atau ChromeOS.

Peran Nadiem hanya memberikan pendapat terhadap paparan dan masukan yang diberikan oleh Ibrahim Arief mengenai penggunaan Chrome OS dibandingkan dengan Windows OS.

Seluruh proses pemilihan Chrome OS telah melalui kajian dan evaluasi yang melibatkan tim internal Kemendikbudristek, Jaksa Agung Muda Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (JAMDATUN), BPKP, dan Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU).

Adapun penyusunan kajian dilakukan Tim Teknis yang diangkat berdasarkan SK Dirjen PAUD Dikdasmen. Setiap keputusan yang diambil oleh Tim Teknis dilakukan secara independen tanpa ada intervensi dari Nadiem.

Sementara penyusunan harga satuan laptop dengan Chrome OS ditentukan oleh Pejabat Pembuat Komitmen (PPK).

Tidak ada kerugian negara, karena Chrome OS justru menghemat anggaran setidaknya Rp1,2 triliun. Jika menggunakan Windows OS, negara harus membayar lisensi ±Rp1,2 triliun (USD 50×1,6 juta laptop), belum termasuk langganan manajemen perangkat per tahun. Sementara Chrome OS tidak memerlukan lisensi tambahan.

Sesuai Petunjuk Pelaksanaan/Juklak (September 2020) dan Petunjuk Teknis/Juknis (Februari 2021), laptop dengan Chrome OS hanya didistribusikan ke sekolah yang memiliki infrastruktur listrik dan akses internet yang memadai, bukan wilayah Tertinggal, Terdepan, Terluar (3T).

Adapun untuk wilayah 3T, Nadiem mengembangkan ragam program lainnya seperti Buku Bacaan Berkualitas, Program Awan Penggerak, BOS Majemuk, hingga Satu Juta Guru Honorer (pengangkatan guru honorer menjadi ASN) yang berhasil mendukung prinsip pemerataan dan keadilan akses pendidikan.

Hingga kini, laptop berbasis Chrome OS dan Chrome Device Management (CDM) terbukti efektif melindungi siswa dari penyalahgunaan laptop dengan Chrome OS, karena pengaturan yang terpusat membatasi penggunaan hanya untuk pembelajaran, pemblokiran situs judi online, aplikasi gim, serta konten pornografi.

Nadiem Tidak Korupsi dan Tidak Diuntungkan Sepeserpun

Menurutnya, tidak ada bukti bahwa Nadiem menerima keuntungan pribadi atau memperkaya pihak lain. Kekayaannya justru merosot 51%* saat menjabat Menteri.

Tidak ada kaitan antara investasi Google di PT Aplikasi Karya Anak Bangsa (PT AKAB) dengan pemilihan Chrome OS di Kemendikbudristek. Hampir 70% investasi Google di PT AKAB terjadi di 2018, hampir 1,5 tahun sebelum Nadiem menjabat sebagai Menteri.

Penambahan saham Google pada tahun 2020 (7,04%) dan 2022 (4,72%) hanya merupakan langkah Google untuk menghindari dilusi dan mengembalikan persentase kepemilikan Google yang jauh terkikis dikarenakan banyaknya investor baru yang masuk, dari Total investasi yang diterima oleh PT AKAB dari seluruh investor yang mencapai lebih dari 9 miliar USD.

Transfer dana Rp809.596.125.000, dari PT Aplikasi Karya Anak Bangsa (PT AKAB) ke PT Gojek Indonesia pada tahun 2021, murni transaksi korporasi internal PT AKAB, tidak ada kaitannya dengan Nadiem maupun kebijakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

“Kami punya bukti melalui dokumentasi korporasi Nadiem tidak menerima sepeserpun dari transaksi ini. Transaksi ini adalah langkah administratif yang dilakukan PT AKAB pada tahun 2021 dalam menjalankan corporate governance, sebelum pelaksanaan penawaran umum perdana (Initial Public Offering/IPO),” kata Dr Dodi S, Sabtu 20 Desember 2025.

Sementara itu, Dr. Ari Yusuf Amir, S.H., M.H., menyampaikan bahwa Tim Penasihat Hukum Nadiem Makarim menerima Surat Dakwaan yang belum dilengkapi dengan Daftar Alat Bukti yang menjadi syarat penting dalam penyusunan pembelaan.

“Hingga saat ini, tim juga belum menerima Laporan hasil audit BPKP terkait penghitungan kerugian keuangan negara, yang merupakan unsur pokok dalam pembuktian tindak pidana korupsi,” ungkap Dr Ari Yusuf.

“Oleh karena itu, klien kami akan menggunakan hak pembelaannya secara penuh, termasuk melalui pembuktian terbalik, untuk membuktikan bahwa Nadiem tidak melakukan tindak pidana sebagaimana didakwakan dan tidak ada harta atau aset Nadiem yang bersumber dari korupsi,” tambahnya.(Albin)

Ratusan Pesepeda dari Berbagai Komunitas Ikuti Gowes Charity “Bersepeda untuk Aceh, Sumut & Sumbar” 

0

Bogordaily.net – Ratusan pesepeda dari berbagai komunitas di Bogor dan sekitarnya mengikuti kegiatan Gowes Charity bertajuk “Bersepeda untuk Aceh, Sumut & Sumbar” yang digelar di kawasan Perumahan Telaga Kahuripan, Kabupaten Bogor, Sabtu 20 Desember 2025.

Kegiatan ini diinisiasi oleh kolaborasi komunitas dan lembaga Earthqualizer Foundation, Yayasan Regeneratif Alam Nusantara (Regen), Indonesian Cycling Embassy, Bike to Work Indonesia, Bogor Road Bike, dan Century Ride ID sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat terdampak bencana hidrometeorologi di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Selain dilaksanakan di Bogor, kegiatan serupa juga digelar serentak di beberapa kota lain seperti Bandung, Jayapura, Makassar, dan Pekanbaru.

Rangkaian gowes charity ini akan terus berlanjut di sejumlah kota lain di Indonesia hingga akhir Desember 2025.

Rangkaian kegiatan di Bogor terdiri dari Kahuripan Loop, yang diikuti peserta umum dengan bersepeda mengelilingi kawasan Telaga Kahuripan, serta Charity Endurance War, yaitu kompetisi jarak tempuh terjauh.

Pada kategori kompetisi, para pemenang mendapatkan hadiah uang tunai dari sponsor, dengan ketentuan 70 persen dari hadiah tersebut wajib didonasikan untuk korban bencana.

Koordinator Nasional Charity Ride 2025 Roni Wang menjelaskan bahwa, seluruh donasi yang terkumpul dari kegiatan ini tidak disalurkan dalam bentuk uang tunai, melainkan akan dikonversi menjadi bantuan yang paling dibutuhkan oleh masyarakat terdampak.

Bantuan tersebut dapat berupa sepeda untuk mobilitas, maupun kebutuhan mendesak lainnya sesuai kondisi dan kebutuhan di lapangan, seperti logistik harian, perlengkapan kerja, atau sarana pendukung aktivitas warga pascabencana.

Pendekatan ini dipilih karena hingga saat ini masih terdapat banyak akses transportasi yang terputus, serta tingginya harga bahan bakar yang menyulitkan mobilitas dan aktivitas ekonomi masyarakat terdampak.

“Sepeda menjadi salah satu solusi yang relevan dan berkelanjutan, namun kami juga membuka kemungkinan penyaluran bantuan lain yang sifatnya paling mendesak sesuai kebutuhan di lokasi bencana. Prinsip kami adalah bantuan harus tepat guna, cepat dimanfaatkan, dan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat,” kata Roni Wang kepada wartawan

Menurutnya, kegiatan ini diikuti oleh puluhan komunitas pesepeda dari Bogor dan didukung oleh berbagai komunitas serta jaringan pesepeda dari daerah lain di Indonesia. Untuk total donasi sementara saat ini mencapai Rp.42 juta.

Kemudian, antusiasme peserta menunjukkan bahwa olahraga bersepeda bukan hanya soal aktivitas fisik, tetapi juga dapat menjadi medium solidaritas dan kepedulian sosial.

“Harapan kota lain yang sudah berkontribusi, semuanya berharap bencana cepat selesai bisa recovery,” jelasnya.

Sementara itu, Steering Commite Program Tanggap Bencana Aceh Sumatra by ICE-Yayasan Regen Poetoet Soedarjanto, mengajak kepada komunitas sepada untuk turut serta memberikan donasi, dan peduli terhadap masyarakat terdampak bencana di Aceh dan Sumatera.

“Yang kita mau adalah teman teman ini hadir buat warga yang terdampak, jadi berapapun donasinya. Tetapi alhamdulillah tadi nominalnya jauh dari yang kita bayangkan,” ungkap Poetoet Soedarjanto.

Selain itu, Ia berharap, gerakan gowes charity ini dapat menginspirasi lebih banyak pihak untuk terlibat dalam aksi-aksi kemanusiaan yang berkelanjutan, serta memperkuat semangat gotong royong lintas komunitas di Indonesia.(Albin)

Sinar Mas Land Gelar Workshoop Gali Potensi Desa Melalui BUMDes untuk Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Desa Berkelanjutan di Kecamatan Rumpin, Bogor

0

Bogordaily.net – Pemerintah mencatat bahwa Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) memiliki peran strategis dalam meningkatkan perekonomian desa. Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi melaporkan bahwa hingga 2024 terdapat lebih dari 61.000 BUMDes di Indonesia, namun hanya sekitar 35–40% yang aktif dan berkembang. Tantangan utama yang dihadapi meliputi minimnya kapasitas pengelolaan, kurangnya inovasi usaha berbasis potensi lokal, serta akses terbatas terhadap pendampingan berkelanjutan.

Melihat urgensi tersebut, Sinar Mas Land menyelenggarakan kegiatan Edukasi Pengembangan Potensi Lokal di Kecamatan Rumpin, di Kantor Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor pada 3 Desember 2025. Sebagai bagian dari Program Kemitraan Pertanian Lokal Divisi Corporate Social Responsibility (CSR) Sinar Mas Land, inisiatif ini ditujukan untuk memperkuat kapasitas perangkat desa dan BUMDes agar dapat mengoptimalkan potensi lokal serta mendorong pertumbuhan ekonomi desa yang lebih berkelanjutan.

Workshop Edukasi Pengembangan Potensi Lokal dilaksanakan secara tatap muka selama ±5,5 jam dalam bentuk penyampaian materi, diskusi, dan sesi tanya jawab yang interaktif dengan 14 Kepala Desa serta perwakilan BUMDes di Kecamatan Rumpin.

Kegiatan ini menghadirkan dua narasumber ahli, yakni Grace Meyanti Putri (Kepala Bagian Umum Ditjen Pembangunan Desa dan Perdesaan Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi) dan Asnath Maria Fuah, MS (Guru Besar Fakultas Peternakan Institut Pertanian Bogor). Keduanya memaparkan materi terkait strategi pengembangan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) berbasis potensi lokal serta optimalisasi sektor pertanian melalui konsep Integrated Farming System.

Acara ini turut pula dihadiri (Vice President CSR Sinar Mas Land)Adhityo Galih Priyambodo, Teguh Azmi Pamungkas (Assistant Vice President CSR Sinar Mas Land), Icang Aliudin (Camat Rumpin), Kapten INF H. Mulyadi (Danramil Rumpin), AKP Suyoko, S.H (Kapolsek Rumpin), dan 14 Kepala Desa serta perwakilan BUMDes di Kecamatan Rumpin.

“Pengembangan kapasitas BUMDes dan perangkat desa menjadi aspek penting dalam memajukan perekonomian lokal. Melalui workshop ini, kami ingin memastikan pengetahuan dan praktik terbaik dapat diterapkan secara berkelanjutan untuk meningkatkan pengelolaan usaha berbasis desa sekaligus memperkuat keberlanjutan Program Kemitraan Pertanian Lokal yang telah dijalankan Sinar Mas Land di Desa Tamansari, Cipinang, Rumpin. Semoga kegiatan ini dapat memperluas wawasan terkait pengelolaan usaha desa dan pemanfaatan sumber daya berbasis masyarakat.” kata Dony Martadisata, Managing Director President Office Sinar Mas Land menyampaikan.

Program Kemitraan Pertanian Lokal yang dilakukan Sinar Mas Land di Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor meliputi kerja sama pengelolaan lahan perusahaan seluas 166 hektare oleh mitra petani penggarap. Kerja sama ini dilakukan melalui pola pinjam pakai secara periodik, pembangunan Balai Pertanian Terpadu, GreenHouse untuk Rumah Pembibitan (nursery), Rumah Pupuk Organik, dan pengembangan Agro Eduwisata Ladang Hijau.

Melalui program Kemitraan Pertanian Lokal para petani mitra dapat menanam berbagai jenis komoditas seperti tanaman hortikultura dan berbagai sayuran organik, umbi-umbian, kacang-kacangan, rempah dan buah-buahan. Ada pula sebagian petani yang mengembangkan peternakan kambing dan ayam di lahan kemitraan yang dipinjam.

Tidak hanya berdampak secara ekonomi, program ini juga sekaligus sebagai upaya pelestarian lingkungan karena berpijak pada prinsip pertanian ramah lingkungan (sustainable farming) dan ketahanan pangan yang berorientasi pada keberlanjutan (sustainability) dengan menggunakan pupuk organik dan pestisida alami.

Pelatihan pertanian bagi kelompok petani binaan merupakan salah satu bentuk komitmen Sinar Mas Land dalam memberikan sumbangsih dan kontribusi sosial kepada berbagai pihak yang berada dalam ekosistem kawasan dan wilayah sekitar proyek Sinar Mas Land. Melalui berbagai program CSR, perusahaan telah memberdayakan sejumlah komunitas di berbagai bidang mulai dari ekonomi, pertanian, lingkungan hingga pendidikan. Komunitas tersebut diberdayakan melalui beberapa program di antaranya Bina Sekolah, Bina Literasi, Bina Kampung, Bina Usaha, Pasar Rakyat Go Digital termasuk program Kemitraan Pertanian Lokal.

Pemerintah mencatat bahwa Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) memiliki peran strategis dalam meningkatkan perekonomian desa. Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi melaporkan bahwa hingga 2024 terdapat lebih dari 61.000 BUMDes di Indonesia, namun hanya sekitar 35–40% yang aktif dan berkembang. Tantangan utama yang dihadapi meliputi minimnya kapasitas pengelolaan, kurangnya inovasi usaha berbasis potensi lokal, serta akses terbatas terhadap pendampingan berkelanjutan.

Grace Meyanti Putri (Kepala Bagian Umum Ditjen Pembangunan Desa dan Perdesaan Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi) memaparkan materi terkait strategi pengembangan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) berbasis potensi lokal.

Melihat urgensi tersebut, Sinar Mas Land menyelenggarakan kegiatan Edukasi Pengembangan Potensi Lokal di Kecamatan Rumpin, di Kantor Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor pada 3 Desember 2025. Sebagai bagian dari Program Kemitraan Pertanian Lokal Divisi Corporate Social Responsibility (CSR) Sinar Mas Land, inisiatif ini ditujukan untuk memperkuat kapasitas perangkat desa dan BUMDes agar dapat mengoptimalkan potensi lokal serta mendorong pertumbuhan ekonomi desa yang lebih berkelanjutan. Workshop dilaksanakan secara tatap muka selama ±5,5 jam dalam bentuk penyampaian materi, diskusi, dan sesi tanya jawab yang interaktif.

Kegiatan ini menghadirkan dua narasumber ahli, yakni Grace Meyanti Putri (Kepala Bagian Umum Ditjen Pembangunan Desa dan Perdesaan Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi) dan Asnath Maria Fuah, MS (Guru Besar Fakultas Peternakan Institut Pertanian Bogor). Keduanya memaparkan materi terkait strategi pengembangan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) berbasis potensi lokal serta optimalisasi sektor pertanian melalui konsep Integrated Farming System.

Acara ini turut pula dihadiri Adhityo Galih Priyambodo (Vice President CSR Sinar Mas Land), Teguh Azmi Pamungkas (Assistant Vice President CSR Sinar Mas Land), Icang Aliudin (Camat Rumpin), Kapten INF H. Mulyadi (Danramil Rumpin), AKP Suyoko, S.H (Kapolsek Rumpin), dan 14 Kepala Desa serta perwakilan BUMDes di Kecamatan Rumpin.

“Pengembangan kapasitas BUMDes dan perangkat desa menjadi aspek penting dalam memajukan perekonomian lokal. Melalui workshop ini, kami ingin memastikan pengetahuan dan praktik terbaik dapat diterapkan secara berkelanjutan untuk meningkatkan pengelolaan usaha berbasis desa sekaligus memperkuat keberlanjutan Program Kemitraan Pertanian Lokal yang telah dijalankan Sinar Mas Land di Desa Tamansari, Cipinang, Rumpin.

Semoga kegiatan ini dapat memperluas wawasan terkait pengelolaan usaha desa dan pemanfaatan sumber daya berbasis masyarakat.”terang Managing Director President Office Sinar Mas Land, Dony Martadisata.

Program Kemitraan Pertanian Lokal yang dilakukan Sinar Mas Land di Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor meliputi kerja sama pengelolaan lahan perusahaan seluas 166 hektare oleh mitra petani penggarap. Kerja sama ini dilakukan melalui pola pinjam pakai secara periodik, pembangunan Balai Pertanian Terpadu, GreenHouse untuk Rumah Pembibitan (nursery), Rumah Pupuk Organik, dan pengembangan Agro Eduwisata Ladang Hijau. Melalui program Kemitraan Pertanian Lokal para petani mitra dapat menanam berbagai jenis komoditas seperti tanaman hortikultura dan berbagai sayuran organik, umbi-umbian, kacang-kacangan, rempah dan buah-buahan.

Ada pula sebagian petani yang mengembangkan peternakan kambing dan ayam di lahan kemitraan yang dipinjam. Tidak hanya berdampak secara ekonomi, program ini juga sekaligus sebagai upaya pelestarian lingkungan karena berpijak pada prinsip pertanian ramah lingkungan (sustainable farming) dan ketahanan pangan yang berorientasi pada keberlanjutan (sustainability) dengan menggunakan pupuk organik dan pestisida alami.

Pelatihan pertanian bagi kelompok petani binaan merupakan salah satu bentuk komitmen Sinar Mas Land dalam memberikan sumbangsih dan kontribusi sosial kepada berbagai pihak yang berada dalam ekosistem kawasan dan wilayah sekitar proyek Sinar Mas Land.

Melalui berbagai program CSR, perusahaan telah memberdayakan sejumlah komunitas di berbagai bidang mulai dari ekonomi, pertanian, lingkungan hingga pendidikan. Komunitas tersebut diberdayakan melalui beberapa program di antaranya Bina Sekolah, Bina Literasi, Bina Kampung, Bina Usaha, Pasar Rakyat Go Digital termasuk program Kemitraan Pertanian Lokal.***

 

Polisi Bongkar Gudang Motor Tarikan Mata Elang di Gunungputri Bogor, 82 Unit Disita

0

Bogordaily.net – Polisi menggerebek sebuah lokasi yang diduga menjadi tempat penyimpanan sepeda motor hasil tarikan debt collector ilegal atau mata elang (matel) di wilayah Gunungputri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Dari penggerebekan tersebut, aparat berhasil mengamankan puluhan kendaraan roda dua yang diduga hasil perampasan di jalan.

Kapolsek Gunungputri AKP Aulia Robby menyampaikan, total sebanyak 82 unit sepeda motor diamankan dari dua lokasi berbeda yang diduga digunakan sebagai gudang penyimpanan oleh para pelaku.

Pengungkapan kasus ini bermula dari laporan masyarakat yang masuk melalui call center kepolisian.

Pelapor mengaku diberhentikan secara paksa di jalan oleh sekelompok orang yang diduga merupakan mata elang. Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas langsung mendatangi lokasi kejadian.

Saat tiba di lokasi awal, polisi menemukan keberadaan para pelaku. Namun, sepeda motor milik korban diketahui telah dipindahkan ke tempat lain.

Petugas kemudian melakukan penelusuran lanjutan hingga menemukan lokasi penyimpanan pertama.

Di lokasi tersebut, polisi mendapati 15 unit sepeda motor yang diduga merupakan hasil penarikan paksa dengan modus serupa.

Pengembangan kasus terus dilakukan setelah polisi kembali menerima laporan dari korban lain yang mengalami kejadian serupa.

Dari hasil pengembangan tersebut, petugas mendatangi lokasi kedua yang juga dijadikan tempat penyimpanan kendaraan.

Di lokasi ini, polisi menemukan 67 unit sepeda motor tambahan yang langsung diamankan hingga malam hari.

AKP Aulia Robby menjelaskan, kedua lokasi penyimpanan tersebut berupa rumah yang diduga sengaja dijadikan gudang oleh para pelaku mata elang.

Selain menyita puluhan kendaraan, polisi juga mengamankan lima orang yang diduga terlibat dalam praktik penarikan motor ilegal tersebut.

Kelima orang tersebut saat ini masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut untuk mendalami peran masing-masing serta menelusuri kemungkinan adanya jaringan mata elang lain yang beroperasi di wilayah Kabupaten Bogor.***

BMKG Keluarkan Peringatan Dini Gelombang Tinggi di Perairan Sulawesi Selatan

0

Bogordaily.net – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini potensi gelombang tinggi di perairan Sulawesi Selatan. Peringatan ini mulai berlaku pada Sabtu, 20 Desember 2025, dan ditujukan khusus bagi warga pesisir serta nelayan agar meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di laut.

BMKG memprakirakan kondisi gelombang tinggi akan berlangsung mulai pukul 08.00 WITA pada Sabtu hingga pukul 08.00 WITA pada Selasa, 23 Desember 2025.

Potensi cuaca buruk ini dipicu oleh angin kencang yang bertiup dominan dari arah utara dengan kecepatan cukup signifikan.

Wilayah perairan Bulukumba dan Kepulauan Selayar menjadi area yang perlu mendapat perhatian khusus.

Di kawasan tersebut, kecepatan angin yang relatif tinggi berpotensi memicu peningkatan ketinggian gelombang, sehingga dapat membahayakan pelayaran dan aktivitas laut lainnya.

BMKG juga mengingatkan masyarakat untuk rutin memantau perkembangan cuaca terkini, baik melalui situs resmi maupun aplikasi BMKG.

Informasi cuaca darat dan laut yang diperbarui secara berkala diharapkan dapat membantu masyarakat mengambil keputusan yang lebih aman.

Dengan adanya peringatan dini ini, para nelayan dan pelaku aktivitas maritim diimbau untuk mengutamakan keselamatan, menunda pelayaran jika diperlukan, serta selalu mengandalkan informasi cuaca dari sumber resmi dan terpercaya.***