Tuesday, 14 April 2026
Home Blog Page 206

Gelar Holding UMKM Expo, KemenUMKM Perkuat Ekosistem Bisnis Cetak Jagoan Ekspor

0

Bogordaily.net — Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) akan menyelenggarakan Holding UMKM Expo 2025 pada 22–24 Desember 2025 di Exhibition Hall SMESCO Indonesia dengan mengusung tema “Ekosistem Bisnis UMKM Kuat, Siap Menjadi Jagoan Ekspor”.

Deputi Bidang Usaha Menengah Kementerian UMKM, Bagus Rachman, di Jakarta, Jumat (19/12), menyampaikan bahwa Holding UMKM Expo 2025 dirancang sebagai wadah kolaboratif untuk memperkuat struktur bisnis pengusaha UMKM melalui pendekatan klaster dan holding. Ajang ini menjadi bagian strategis dalam mempercepat transformasi UMKM menuju ekosistem usaha yang terintegrasi, berdaya saing, dan berorientasi pasar global.

“Konsep holding UMKM kami dorong untuk memastikan keberlanjutan produksi, kepastian pasar, serta peningkatan efisiensi dan daya saing. Melalui expo ini, UMKM tidak hanya memamerkan produk, tetapi juga dipertemukan langsung dengan pembeli strategis agar siap masuk ke dalam rantai pasok nasional hingga global,” ujar Bagus Rachman.

Ia menegaskan bahwa penguatan ekosistem menjadi kunci agar produk UMKM lokal mampu menguasai pasar dalam negeri sekaligus menjadi substitusi impor.

“Ekosistem yang kuat akan melahirkan UMKM yang naik kelas dan memiliki kesiapan ekspor, baik dari sisi kualitas produk, pemenuhan standar, maupun kemitraan bisnis yang berkelanjutan,” tambahnya.

Holding UMKM Expo 2025 akan menghadirkan beragam rangkaian kegiatan strategis, mulai dari Opening Ceremony, Business Matching, Talkshow tematik, pameran produk UMKM unggulan, hingga Signing Contract Ceremony antara UMKM dengan pembeli lokal maupun global.

Kegiatan ini juga mempertemukan pengusaha UMKM dengan ritel modern, BUMN, platform e-commerce, sektor hotel, restoran, dan kafe (horeka), serta importir dan distributor internasional. Seluruh rangkaian kegiatan dapat dihadiri oleh pengusaha UMKM dan masyarakat secara gratis.

Pameran ini menampilkan ratusan produk UMKM unggulan dari berbagai sektor, antara lain kuliner, fesyen, kriya, pertanian, kelautan dan perikanan, otomotif, kesehatan dan kecantikan, olahraga, pariwisata, hingga perumahan rakyat. Seluruh produk telah melalui proses kurasi dan diarahkan untuk memenuhi standar nasional maupun internasional.

Selain memperluas akses pasar, Holding UMKM Expo 2025 juga mendorong peningkatan nilai tambah produk melalui hilirisasi, sertifikasi, penguatan branding, serta pembiayaan inovatif. Berbagai lembaga pendukung ekosistem, termasuk kementerian dan lembaga, asosiasi, lembaga pembiayaan, serta badan standardisasi, turut dilibatkan untuk membangun kolaborasi yang berkelanjutan.

“Melalui Holding UMKM Expo 2025, kami ingin memastikan pengusaha UMKM tidak berjalan sendiri. Negara hadir membangun ekosistem yang saling terhubung dari hulu ke hilir, agar UMKM Indonesia benar-benar siap menjadi pemain utama di pasar domestik sekaligus jagoan ekspor,” kata Bagus Rachman.

Untuk informasi lebih lanjut, para pengusaha UMKM dan masyarakat dapat mengakses kanal media sosial resmi Kementerian UMKM guna memperoleh informasi lengkap terkait rangkaian kegiatan Holding UMKM Expo 2025.***

Doris Sundari Srikandi Tangguh Penuh Dedikasi dan Tanamkan Disiplin Kepada Atlet SOD

0

Bogordaily.net – Di balik gemuruh sorak kemenangan para atlet disabilitas Kabupaten Bogor, ada sosok yang kerap luput dari sorotan.

Ia bukan atlet yang berdiri di podium, bukan pula pejabat yang menyerahkan medali. Namanya Doris Sundari, mentor sekaligus pendamping setia anak-anak disabilitas di Sentra Olahraga Disabilitas (SOD) Kabupaten Bogor.

Setiap hari, Bunda – begitu ia disapa – hadir bukan sekadar sebagai pelatih teknis, melainkan sebagai pendengar, penyemangat, sekaligus tempat bersandar bagi para atlet.

Ia memahami betul bahwa membina atlet disabilitas tidak cukup hanya dengan program latihan, tetapi juga membutuhkan kepekaan, empati, dan kesabaran.

“Anak-anak ini bukan hanya butuh dilatih fisiknya, tapi juga hatinya. Mereka harus merasa aman, dihargai, dan dipercaya dulu sebelum bicara soal prestasi,” ujar Doris saat ditemui di sela-sela aktivitas pendampingan di SOD Kabupaten Bogor, Jumat (19/12/2025).

Kepekaan Doris terhadap kebutuhan atlet terlihat dari hal-hal sederhana. Ia hafal kebiasaan, keterbatasan, hingga perubahan emosi para atlet binaannya.

Ketika ada atlet yang terlihat murung, Doris tak segan menghentikan latihan sejenak, duduk berdampingan, dan mengajak berbincang dari hati ke hati.

“Kadang mereka capek bukan karena latihan, tapi karena beban pikiran. Ada yang minder, ada yang rindu keluarga, ada juga yang masih berjuang menerima kondisinya. Di situ peran kami sebagai mentor harus hadir,” tuturnya dengan suara pelan.

Berangkat dari kepedulian itu, Doris tak jarang menyesuaikan metode latihan sesuai kebutuhan masing-masing atlet. Ia memastikan perlengkapan latihan nyaman digunakan, jadwal tidak terlalu memaksa, serta lingkungan latihan tetap ramah dan suportif. Baginya, kenyamanan dan rasa percaya diri atlet adalah pondasi utama prestasi.

Hasil dari pendekatan tersebut perlahan membuahkan hasil. Atlet-atlet binaan SOD Kabupaten Bogor berhasil menorehkan prestasi membanggakan, termasuk medali emas di ajang Piala Gubernur Jawa Barat, Peparpeda, hingga Peparpenas. Namun bagi Doris, prestasi bukanlah tujuan akhir.

“Medali itu bonus. Yang paling penting adalah mereka tumbuh jadi pribadi yang percaya diri, mandiri, dan bangga pada dirinya sendiri,” katanya.

Doris mengakui, mendampingi atlet disabilitas bukan tanpa tantangan. Ada masa-masa lelah, emosional, bahkan merasa tak berdaya. Namun setiap senyum atlet, setiap kemajuan kecil, menjadi penguat untuk terus melangkah.

“Ketika ada atlet yang dulu takut tampil, lalu sekarang berani bertanding, itu rasanya luar biasa. Lelahnya langsung hilang,” ungkapnya sambil tersenyum.

Ia juga menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Kabupaten Bogor, khususnya melalui Sentra Olahraga Disabilitas, yang telah memberikan ruang dan perhatian bagi pembinaan atlet disabilitas.

“Dengan dukungan pemerintah, kami para mentor merasa tidak berjalan sendiri. Harapannya ke depan fasilitas semakin lengkap dan perhatian terhadap atlet disabilitas terus meningkat,” ujar Doris.

Bagi Doris Sundari, SOD bukan sekadar tempat bekerja, melainkan rumah kedua. Di sanalah ia belajar tentang ketulusan, ketangguhan, dan makna perjuangan yang sesungguhnya.

“Anak-anak ini mengajarkan saya bahwa keterbatasan bukan alasan untuk berhenti bermimpi. Mereka justru mengajarkan saya arti kuat yang sebenarnya,” pungkasnya.

Di balik setiap medali yang diraih atlet disabilitas Kabupaten Bogor, ada tangan-tangan yang menggenggam, mata yang selalu awas, dan hati yang tak pernah lelah memberi. Doris Sundari adalah salah satunya.***

Mahasiswa STAI Al Hidayah Bogor Tutup KKM di Balumbang Jaya

0

Bogordaily.net-Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) STAI Al Hidayah Bogor yang melaksanakan pengabdian masyarakat di Kelurahan Balumbang Jaya, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor, secara resmi menutup rangkaian kegiatan KKM dengan menggelar sosialisasi peduli lingkungan serta penyerahan bantuan dua unit gerobak sampah kepada warga, pada Jum’at, 19 Desember 2025.

Kegiatan penutupan ini dihadiri oleh Lurah Balumbang Jaya Denni Indra Gunawan, perangkat kelurahan, perwakilan RT/RW, tokoh masyarakat, serta warga setempat.

Penutupan KKM dikemas secara edukatif melalui sosialisasi peduli lingkungan oleh perwakilan duta lingkungan Indonesia Kak Alif Nur Hidayah yang menekankan pentingnya peran aktif masyarakat dalam menjaga kebersihan, mengelola sampah rumah tangga, serta menumbuhkan budaya tidak membuang sampah sembarangan, khususnya di lingkungan permukiman dan aliran sungai.

Dalam sambutannya, Lurah Balumbang Jaya, Denni Indra Gunawan, Menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada mahasiswa KKM STAI Al Hidayah Bogor atas kontribusi nyata yang telah diberikan selama pelaksanaan KKM.

“Kami sangat mengapresiasi kehadiran dan kepedulian adik-adik mahasiswa KKM. Program yang dilaksanakan tidak hanya bersifat seremonial, tetapi benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat, terutama terkait persoalan lingkungan dan sampah yang masih menjadi tantangan di Balumbang Jaya,” ujarnya.

Ia juga berharap bantuan dua unit gerobak sampah yang diserahkan dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh warga dan menjadi pemicu meningkatnya kesadaran kolektif dalam menjaga kebersihan lingkungan.

“Gerobak sampah ini bukan hanya sarana, tetapi simbol kepedulian dan kerja sama antara mahasiswa, pemerintah kelurahan, dan masyarakat. Semoga setelah KKM selesai, semangat menjaga lingkungan tetap berlanjut,” tambahnya.

Sementara itu, perwakilan Ketua Kelompok KKM STAI Al Hidayah Bogor, Zaqi Ramdani, menyampaikan bahwa kegiatan penutupan ini merupakan wujud komitmen mahasiswa untuk meninggalkan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat.

“Selama pelaksanaan KKM, kami melihat langsung permasalahan lingkungan yang dihadapi warga, khususnya terkait pengelolaan sampah. Oleh karena itu, melalui sosialisasi dan penyerahan gerobak sampah ini, kami berharap dapat membantu dan mendorong kesadaran bersama akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan,” ungkapnya.

Zaqi juga menyampaikan rasa terima kasih kepada pihak kelurahan dan masyarakat Balumbang Jaya yang telah menerima dan mendukung seluruh program KKM dengan baik.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pak Lurah, perangkat kelurahan, RT/RW, serta seluruh warga Balumbang Jaya atas sambutan, dukungan, dan kerja samanya. Pengalaman ini menjadi pembelajaran berharga bagi kami sebagai mahasiswa untuk lebih peka terhadap persoalan sosial dan lingkungan,” tuturnya.

Penyerahan dua unit gerobak sampah dilakukan secara simbolis oleh mahasiswa KKM kepada pihak kelurahan dan perwakilan warga.

Diharapkan, bantuan ini dapat menunjang sistem pengangkutan sampah di lingkungan warga serta mendukung program kebersihan yang telah berjalan.

Dengan berakhirnya rangkaian kegiatan KKM, mahasiswa STAI Al Hidayah Bogor berharap nilai-nilai kepedulian lingkungan, gotong royong, dan kolaborasi yang telah dibangun bersama masyarakat Balumbang Jaya dapat terus dijaga dan dikembangkan.

Kegiatan ini menjadi penutup yang bermakna sekaligus awal dari keberlanjutan upaya menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman bagi seluruh warga.***

Muhammad Irfan Ramadan

BRI Bekasi Siliwangi Pastikan Pencairan PIP Tepat Sasaran, Lebih dari 1.000 Siswa Terlayani

0

Bogordaily.net – Bank Rakyat Indonesia (BRI) melalui Branch Office (BO) Bekasi Siliwangi kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung dunia pendidikan dengan melayani pencairan Program Indonesia Pintar (PIP) bagi para pelajar penerima manfaat.

Penyaluran PIP tahap II ini telah berlangsung sejak November 2025 dan dijadwalkan berakhir pada 31 Desember 2025.

Dalam pelaksanaannya, BRI BO Bekasi Siliwangi mencatatkan tingkat pelayanan yang cukup tinggi, dengan rata-rata hingga 50 transaksi pencairan per hari.

Kegiatan penyaluran berlangsung dengan tertib dan dihadiri oleh para siswa penerima manfaat, orang tua, serta perwakilan pihak sekolah dan madrasah.

Sebagai bank penyalur resmi PIP, BRI BO Bekasi Siliwangi memastikan bahwa proses pencairan dilakukan tanpa potongan apa pun, dan seluruh dana diterima langsung oleh para penerima manfaat sesuai dengan ketentuan pemerintah.

Petugas BRI BO Bekasi Siliwangi di lokasi juga memberikan pendampingan dalam proses administrasi untuk memastikan setiap siswa menerima bantuan secara cepat, tepat, dan aman.

Pemimpin BRI BO Bekasi Siliwangi, Maltha Agustira memberikan apresiasi terhadap kerja sama antara BRI, sekolah, dan orang tua dalam memperlancar penyaluran PIP.

“BRI berkomitmen untuk memastikan seluruh bantuan pemerintah, termasuk Program Indonesia Pintar, dapat diterima oleh siswa secara utuh. Program ini diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan pendidikan dan meningkatkan semangat belajar para siswa,” ungkapnya.

Maltha menuturkan, pihaknya juga terus memberikan edukasi kepada orang tua dan siswa terkait pentingnya melakukan pencairan melalui mekanisme resmi serta menjaga keamanan data pribadi selama proses administrasi.

“Melalui penyaluran PIP ini, BRI terus mendukung upaya pemerintah dalam meningkatkan akses pendidikan bagi seluruh pelajar, sekaligus menghadirkan layanan yang terbaik,” tutupnya.***

BRI Warung Buncit Renovasi TK Adhyaksa XXI, Perkuat Kepedulian di Usia 130 Tahun

0

Bogordaily.net – Di usia ke-130 tahun, Bank Rakyat Indonesia (BRI) terus memberikan pelayanan terbaik kepada nasabah dan juga masyarakat Indonesia.

Salah satu bentuk kepedulian terhadap lingkungan sekitar, BRI Branch Office (BO) Jakarta Warung Buncit menyalurkan bantuan Program BRI Peduli Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL).

Bantuan TJSL kali ini yang diberikan oleh BRI BO Jakarta Warung Buncit yaitu berupa renovasi TK Adhyaksa XXI Jakarta.

“Kami serahkan bantuan renovasi TK, semoga bermanfaat untuk dunia pendidikan, ujar Pimpinan BRI BO Jakarta Warung Buncit, Ahmad Sudiyana Suwandi.

Ahmad mengatakan, BRI BO Jakarta Warung Buncit memilik beberapa program seperti ini, ada juga di bidang lain yaitu kesehatan, sosial, keagamaan dan yang lainnya.

“Untuk bantuannya disesuaikan dengan kebutuhan dari lingkungan sekitar yang membutuhkan,” tegasnya.

BRI BO Jakarta Warung Buncit juga terus meningkatkan pelayanan terhadap nasabah. Beragam produk dan program unggulan BRI siap memanjakan para nasabah dan juga masyarakat demi kemajuan dunia perbankan.

“BRI mempunyai beragam produk perbankan unggulan serta program yang jelas memberikan banyak benefit untuk nasabah,” tutupnya.

Erika Carlina Comeback Akting, Bintangi Film ‘Jangan Buang Ibu’ Usai Jadi Ibu

0

Bogordaily.net – Aktris Erika Carlina dipastikan kembali ke layar lebar lewat film terbaru produksi Leo Pictures berjudul Jangan Buang Ibu. Kabar comeback ini diumumkan langsung oleh rumah produksi milik produser Agung Saputra melalui akun Instagram resmi mereka, Kamis 18 Desember 2025.

Dalam pengumuman tersebut, Leo Pictures memperkenalkan tiga pemeran baru yang akan meramaikan film ini. Erika Carlina dipercaya memerankan karakter Asti, sementara Saskia Chadwick akan berperan sebagai Rani. Selain itu, aktor cilik Farrel Rafisqy turut bergabung dan memerankan tokoh Zayn.

“Kalau lihat senyum ibu, rasanya semua masalah langsung hilang,” tulis Leo Pictures dalam unggahan yang menampilkan potret Erika Carlina, sekaligus memberi gambaran emosional film tersebut.

Kabar kembalinya Erika ke dunia akting disambut antusias oleh para penggemar. Kolom komentar pun dipenuhi ucapan dukungan, mulai dari “Welcome back idola!” hingga komentar yang menyoroti peran barunya sebagai ibu. “Sekarang sudah jadi ibu, feeling-nya pasti dapet banget nih,” tulis seorang warganet.

Comeback ini terasa istimewa mengingat Erika Carlina sempat dilanda kekhawatiran kariernya akan terhenti akibat skandal kehamilan di luar nikah.

Pada Juli lalu, ia mengejutkan publik dengan pengumuman bahwa dirinya tengah hamil dan usia kandungannya telah memasuki bulan kesembilan.

Selama masa kehamilan, Erika memilih merahasiakan kondisinya dari publik. Ia tetap menjalani aktivitas dan pekerjaan seperti biasa agar tidak menimbulkan kecurigaan. Hanya keluarga serta sahabat terdekat yang mengetahui kabar tersebut.

Kehidupan Erika pun memasuki babak baru setelah ia melahirkan anak pertamanya pada 1 Agustus 2025.

Bayi laki-laki itu diberi nama Andrew Raxy Neil. Kini, dengan status barunya sebagai seorang ibu, Erika siap menapaki kembali dunia perfilman melalui Jangan Buang Ibu.***

Terbaru! Segini Harga Emas Antam Jumat 19 Desember 2025

0

Bogordaily.net – Berikut adalah daftar harga emas logam mulia (LM) Antam terbaru yang dijual per gram pagi ini Jumat 19 Desember 2025.

Antam tetap menyediakan berbagai ukuran berat emas lm mulai dari yang terkecil, yaitu 0,5 gram, hingga yang terbesar, 1.000 gram.

Harga Emas Antam Jumat 19 Desember 2025

Segini harga emas produksi Antam :

Harga emas 0,5 gram: Rp 1.291.500
Harga emas 1 gram: Rp 2.483.000
Harga emas 2 gram: Rp 4.906.000
Harga emas 3 gram: Rp 7.334.000
Harga emas 5 gram: Rp 12.190.000
Harga emas 10 gram: Rp 24.325.000
Harga emas 25 gram: Rp 60.687.000
Harga emas 50 gram: Rp 121.295.000
Harga emas 100 gram: Rp 242.512.000
Harga emas 250 gram: Rp 606.015.000
Harga emas 500 gram: Rp 1.211.820.000
Harga emas 1.000 gram: Rp 2.423.600.000

Manfaat Beli Emas Logam Mulia

1. Nilainya Stabil

Salah satu hal yang membuat banyak orang berminat menabung emas yaitu karena nilai emas stabil.

Walaupun terkadang mengalami penurunan nilai, namun nilainya cenderung naik dari waktu ke waktu.

Harga yang stabil membuat banyak investor emas bisa mendapatkan keuntungan besar di masa yang akan datang.

2. Modal Awal Relatif Kecil

Sejauh ini mungkin banyak di antara kita yang mengira bahwa tabungan emas memerlukan modal awal yang besar. Padahal, menabung emas bisa dimulai dari nominal kecil.

Anda dapat menabung emas Antam mulai dari 0,01 gram dengan biaya fasilitas penitipan emas per tahun sebesar Rp30.000.

3. Likuiditas Tinggi

Keunggulan tabungan emas Antam lainnya yaitu likuiditasnya tinggi atau mudah dicairkan.

Anda dapat mencairkan tabungan emas dalam bentuk emas batangan atau uang tunai sesuai saldo gram emas yang dimiliki.

Lembaga penyedia tabungan emas ini biasanya menyediakan fasilitas buyback atau beli kembali emas.

Misalnya, saat Anda memiliki tabungan emas, Anda dapat menjualnya kembali dengan nominal minimal sesuai ketentuan yang berlaku.

4. Bisa Menjadi Jaminan Gadai

Ketika Anda membutuhkan uang dalam waktu cepat, namun tidak ingin menjual emas yang dimiliki.

Maka Anda bisa menjadikan emas tersebut sebagai jaminan. Hal ini dikarenakan, emas memiliki nilai ekonomis, sehingga dapat dijadikan sebagai jaminan.

Tak hanya itu, nilai gadai emas juga lebih tinggi dibandingkan barang lain karena harganya sudah diketahui pasti.

Dengan memilih gadai, emas yang dijadikan sebagai jaminan tidak akan berpindah kepemilikannya.

Emas tersebut tetap menjadi milik Anda dan saat ada uang lagi, Anda dapat menebus emas tersebut kembali.

Demikian update harga emas LM Antam per gram hari ini yang dijual Pegadaian, Jumat 19 Desember 2025.***

3.500 Hektar Lahan di Kabupaten Bogor Hilang Akibat Deforestasi, Pengamat Yusfitriadi: Jangan Sampai Bencana Ekologi Terjadi!

0

Bogordaily.net – Pengamat sekaligus Founder LS Vinus Yusfitriadi menyebut sebanyak 3.500 hektar lahan di Kabupaten Bogor telah hilang akibat Deforestasi.

Hal tersebut ia sampaikan saat diskusi terkait Deforestasi di kantor LS Vinus, Cibinong, pada Kamis 18 Desember 2025.

Menurut Yusfitriadi, Deforestasi di Kabupaten Bogor terjadi karena maraknya alih fungsi lahan kawasan hutan menjadi kawasan perumahan, pabrik, dan lain sebagainya.

“Sekarang alih fungsi lahan itu gila gilaan. Kebun jadi perumahan, dan sawah jadi pabrik dari halaman rumah jadi kontrakan jadi beton,” kata Yusfitriadi kepada wartawan, Kamis 18 Desember 2025.

Ia menjelaskan, maraknya alih fungsi lahan di Kabupaten Bogor terjadi karena longgarnya perizinan yang diberikan oleh pemerintah.

“Semua pengurangan pengurangan lahan terbuka itu adalah faktor nya, salah satunya alih fungsi lahan. Sangat mungkin alih fungsi lahan itupun diberikan izin oleh pemerintah,” jelasnya.

Berdasarkan data yang dipaparkan oleh Yusfitriadi, dari tahun 2011 sampai 2020 selama 9 tahun hutan di Kabupaten Bogor mengalami deforestasi hingga 2000 hektar.

“9 tahun, itu setiap tahun kalo kita rata ratakan mengalami deforestasi 300 hektare. Itu tambah 1.500 hektare, berapa sampai hari ini kita kehilangan hutan di Kabupaten Bogor kita kehilangan 3.500 hektar,” tambahnya.

Yusfitriadi menilai, Pemerintah kini telah tutup mata, dan pegiat alam dinilai tidak bisa menyuarakan terkait hal tersebut.

“Saya pikir tidak ada alasan kita tidak menyuarakan itu, karena itu nasib kita, dan nasib keberlangsungan semua aktivitas umat manusia khususnya,” ujar Yusfitriadi.

Oleh karena itu, kata dia, dengan data sebanyak 3.500 hektar lahan di Kabupaten Bogor yang telah hilang akibat deforestasi. Jangan sampai fenomena bencana ekologi yang terjadi di Sumatera terjadi juga di Bogor.

“Potensi besar, 3.500 hektar sampai hari ini, 300 hektar per tahun, kalo kita biarkan, bukan hal mustahil. Kabupaten Bogor sudah tidak bisa menopang arus intensitas curah hujan yang tinggi, pada akhirnya mengakibatkan bencana,” tuturnya.

Lebih lanjut, ia mengingatkan agar Pemerintah dapat turun tangan mencegah terjadinya bencana ekologis seperti yang terjadi di Aceh dan Sumatera.

“Bagi saya itu bukan semata mata bencana alam, tapi itu adalah sudah bencana ekologis. Ada bencana ekologis karena tangan tangan manusia yang merusak alam,” ungkap Yusfitriadi.(Albin)

Gara-Gara Diputusin Pacar, Pria di Cibinong Ditemukan Tewas Gantung Diri 

0

Bogordaily.net – Seorang pria EBP (28) ditemukan tewas gantung diri di Kelurahan Cibinong, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, pada Kamis 18 Desember 2025.

Kapolsek Cibinong, AKP Jhony Handoko menjelaskan bahwa, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 17.30 WIB dan sempat menggegerkan warga sekitar.

Adapun, korban yakni EBP (28) ditemukan tewas gantung diri diduga tidak terima putus hubungan dengan pacar\nya yakni TS (16).

Menurut Handoko, TS awalnya menghubungi EBP via telpon pada hari Kamis tanggal 18 Desember 2025 sekitar jam 03.00 WIB untuk meminta putus.

Dikarenakan TS selalu mendapatkan perlakuan kasar dari korban lalu korban mengancam untuk bunuh diri.

“Tiba-tiba korban minta agar TS datang pagi lalu TS sekitar 04.30 WIB terakhir chat mengatakan bahwa tidak percaya kalau orang mati karena cinta setelah itu korban sudah tidak ada jawaban,” kata Handoko, Jum’at 19 Desember 2025.

Kemudian, sekira sore hari jam 15.00 WIB, TS mencoba datang ke rumah korban untuk cek keadaannya, karena tidak ada jawaban saat mengetuk pintunya dan teringat bahwa pintu rumah korban tidak pernah dikunci.

TS mencoba mencarinya hingga saat membuka kamar mandi dilihatnya korban sudah tidak sadarkan diri dalam keadaan tergantung di depan kamar mandi.

“TS pun keluar dari rumah korban dan langsung ke tetangganya yang selanjutnya melaporkan ke kantor Kepolisian,” jelasnya.

Lebih lanjut, kata Handoko, setelah dilakukan cek dan olah TKP di tubuh korban tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Kemudian setelah membaca isi chat antara saksi dan korban diduga korban tidak terima untuk diputuskan oleh saksi.

“Selanjutnya korban dibawa ke RSUD Cibinong untuk dilakukan visum dan keluarga korban keberatan untuk dilakukan otopsi maka keluarga korban membuat surat pernyataan untuk tidak dilakukan otopsi,” ungkap Handoko.(Albin)

Peringati Hari Bela Negara, Bupati Bogor Sampaikan Amanat Presiden Prabowo 

0

Bogordaily.net – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor melaksanakan peringatan Hari Bela Negara, di Lapangan Tegar Beriman, Cibinong, pada Jum’at 19 Desember 2025.

Dalam kesempatan itu, Bupati Bogor, Rudy Susmanto, menyampaikan amanat Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Presiden Prabowo mengajak seluruh warga negara, teguhkan bela negara demi hadapi tantangan zaman.

Menurutnya, Hari Bela Negara ke-77 Tahun 2025 mengusung tema “Teguhkan Bela Negara untuk Indonesia Maju”. Tema ini menegaskan bahwa kemajuan bangsa hanya dapat dicapai apabila seluruh rakyat memiliki kesiapsiagaan, disiplin, dan ketangguhan.

Dalam menghadapi berbagai tantangan zaman, mulai dari rivalitas geopolitik, krisis energi, disrupsi teknologi, hingga arus informasi yang mudah dimanipulasi.

Bupati Rudy Susmanto menyampaikan, ancaman terhadap negara saat ini tidak lagi bersifat konvensional, melainkan berkembang dalam bentuk perang siber, gerakan radikalisme, serta ancaman bencana alam yang semakin sering terjadi.

“Oleh karena itu, semangat bela negara harus menjadi kekuatan kolektif seluruh warga Indonesia,” kata Rudy.

Adapun, peringatan Hari Bela Negara setiap tanggal 19 Desember merupakan pengingat atas berdirinya Pemerintah Darurat Republik Indonesia (PDRI) di Bukittinggi pada tahun 1948.

Peristiwa bersejarah tersebut menjadi bukti nyata bahwa semangat bela negara mampu menjaga Republik Indonesia tetap berdiri di tengah ancaman agresi militer.

“Presiden Prabowo mengajak seluruh elemen bangsa untuk menunjukkan kepedulian dan solidaritas, khususnya kepada masyarakat di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat yang tengah menghadapi ujian bencana alam,” jelasnya.

Lebih lanjut, ketiga wilayah ini memiliki peran penting dalam sejarah perjuangan bangsa, mulai dari Aceh sebagai “Daerah Modal” kemerdekaan, Sumatera Utara dengan semangat juang Medan Area.

Hingga Sumatera Barat yang melahirkan PDRI sebagai penyelamat Republik Indonesia pada masa paling kritis.

“Cinta tanah air harus diwujudkan dalam tindakan nyata, antara lain dengan membantu sesama yang terdampak bencana, menjaga ruang digital dari hoaks, memperkuat ketahanan ekonomi keluarga, serta berkontribusi aktif dalam pembangunan sesuai peran dan profesi masing-masing,” ungkap Rudy.(Albin)