Tuesday, 14 April 2026
Home Blog Page 208

BRI Warung Buncit Renovasi TK Adhyaksa XXI, Perkuat Kepedulian di Usia 130 Tahun

0

Bogordaily.net – Di usia ke-130 tahun, Bank Rakyat Indonesia (BRI) terus memberikan pelayanan terbaik kepada nasabah dan juga masyarakat Indonesia.

Salah satu bentuk kepedulian terhadap lingkungan sekitar, BRI Branch Office (BO) Jakarta Warung Buncit menyalurkan bantuan Program BRI Peduli Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL).

Bantuan TJSL kali ini yang diberikan oleh BRI BO Jakarta Warung Buncit yaitu berupa renovasi TK Adhyaksa XXI Jakarta.

“Kami serahkan bantuan renovasi TK, semoga bermanfaat untuk dunia pendidikan, ujar Pimpinan BRI BO Jakarta Warung Buncit, Ahmad Sudiyana Suwandi.

Ahmad mengatakan, BRI BO Jakarta Warung Buncit memilik beberapa program seperti ini, ada juga di bidang lain yaitu kesehatan, sosial, keagamaan dan yang lainnya.

“Untuk bantuannya disesuaikan dengan kebutuhan dari lingkungan sekitar yang membutuhkan,” tegasnya.

BRI BO Jakarta Warung Buncit juga terus meningkatkan pelayanan terhadap nasabah. Beragam produk dan program unggulan BRI siap memanjakan para nasabah dan juga masyarakat demi kemajuan dunia perbankan.

“BRI mempunyai beragam produk perbankan unggulan serta program yang jelas memberikan banyak benefit untuk nasabah,” tutupnya.

Erika Carlina Comeback Akting, Bintangi Film ‘Jangan Buang Ibu’ Usai Jadi Ibu

0

Bogordaily.net – Aktris Erika Carlina dipastikan kembali ke layar lebar lewat film terbaru produksi Leo Pictures berjudul Jangan Buang Ibu. Kabar comeback ini diumumkan langsung oleh rumah produksi milik produser Agung Saputra melalui akun Instagram resmi mereka, Kamis 18 Desember 2025.

Dalam pengumuman tersebut, Leo Pictures memperkenalkan tiga pemeran baru yang akan meramaikan film ini. Erika Carlina dipercaya memerankan karakter Asti, sementara Saskia Chadwick akan berperan sebagai Rani. Selain itu, aktor cilik Farrel Rafisqy turut bergabung dan memerankan tokoh Zayn.

“Kalau lihat senyum ibu, rasanya semua masalah langsung hilang,” tulis Leo Pictures dalam unggahan yang menampilkan potret Erika Carlina, sekaligus memberi gambaran emosional film tersebut.

Kabar kembalinya Erika ke dunia akting disambut antusias oleh para penggemar. Kolom komentar pun dipenuhi ucapan dukungan, mulai dari “Welcome back idola!” hingga komentar yang menyoroti peran barunya sebagai ibu. “Sekarang sudah jadi ibu, feeling-nya pasti dapet banget nih,” tulis seorang warganet.

Comeback ini terasa istimewa mengingat Erika Carlina sempat dilanda kekhawatiran kariernya akan terhenti akibat skandal kehamilan di luar nikah.

Pada Juli lalu, ia mengejutkan publik dengan pengumuman bahwa dirinya tengah hamil dan usia kandungannya telah memasuki bulan kesembilan.

Selama masa kehamilan, Erika memilih merahasiakan kondisinya dari publik. Ia tetap menjalani aktivitas dan pekerjaan seperti biasa agar tidak menimbulkan kecurigaan. Hanya keluarga serta sahabat terdekat yang mengetahui kabar tersebut.

Kehidupan Erika pun memasuki babak baru setelah ia melahirkan anak pertamanya pada 1 Agustus 2025.

Bayi laki-laki itu diberi nama Andrew Raxy Neil. Kini, dengan status barunya sebagai seorang ibu, Erika siap menapaki kembali dunia perfilman melalui Jangan Buang Ibu.***

Terbaru! Segini Harga Emas Antam Jumat 19 Desember 2025

0

Bogordaily.net – Berikut adalah daftar harga emas logam mulia (LM) Antam terbaru yang dijual per gram pagi ini Jumat 19 Desember 2025.

Antam tetap menyediakan berbagai ukuran berat emas lm mulai dari yang terkecil, yaitu 0,5 gram, hingga yang terbesar, 1.000 gram.

Harga Emas Antam Jumat 19 Desember 2025

Segini harga emas produksi Antam :

Harga emas 0,5 gram: Rp 1.291.500
Harga emas 1 gram: Rp 2.483.000
Harga emas 2 gram: Rp 4.906.000
Harga emas 3 gram: Rp 7.334.000
Harga emas 5 gram: Rp 12.190.000
Harga emas 10 gram: Rp 24.325.000
Harga emas 25 gram: Rp 60.687.000
Harga emas 50 gram: Rp 121.295.000
Harga emas 100 gram: Rp 242.512.000
Harga emas 250 gram: Rp 606.015.000
Harga emas 500 gram: Rp 1.211.820.000
Harga emas 1.000 gram: Rp 2.423.600.000

Manfaat Beli Emas Logam Mulia

1. Nilainya Stabil

Salah satu hal yang membuat banyak orang berminat menabung emas yaitu karena nilai emas stabil.

Walaupun terkadang mengalami penurunan nilai, namun nilainya cenderung naik dari waktu ke waktu.

Harga yang stabil membuat banyak investor emas bisa mendapatkan keuntungan besar di masa yang akan datang.

2. Modal Awal Relatif Kecil

Sejauh ini mungkin banyak di antara kita yang mengira bahwa tabungan emas memerlukan modal awal yang besar. Padahal, menabung emas bisa dimulai dari nominal kecil.

Anda dapat menabung emas Antam mulai dari 0,01 gram dengan biaya fasilitas penitipan emas per tahun sebesar Rp30.000.

3. Likuiditas Tinggi

Keunggulan tabungan emas Antam lainnya yaitu likuiditasnya tinggi atau mudah dicairkan.

Anda dapat mencairkan tabungan emas dalam bentuk emas batangan atau uang tunai sesuai saldo gram emas yang dimiliki.

Lembaga penyedia tabungan emas ini biasanya menyediakan fasilitas buyback atau beli kembali emas.

Misalnya, saat Anda memiliki tabungan emas, Anda dapat menjualnya kembali dengan nominal minimal sesuai ketentuan yang berlaku.

4. Bisa Menjadi Jaminan Gadai

Ketika Anda membutuhkan uang dalam waktu cepat, namun tidak ingin menjual emas yang dimiliki.

Maka Anda bisa menjadikan emas tersebut sebagai jaminan. Hal ini dikarenakan, emas memiliki nilai ekonomis, sehingga dapat dijadikan sebagai jaminan.

Tak hanya itu, nilai gadai emas juga lebih tinggi dibandingkan barang lain karena harganya sudah diketahui pasti.

Dengan memilih gadai, emas yang dijadikan sebagai jaminan tidak akan berpindah kepemilikannya.

Emas tersebut tetap menjadi milik Anda dan saat ada uang lagi, Anda dapat menebus emas tersebut kembali.

Demikian update harga emas LM Antam per gram hari ini yang dijual Pegadaian, Jumat 19 Desember 2025.***

3.500 Hektar Lahan di Kabupaten Bogor Hilang Akibat Deforestasi, Pengamat Yusfitriadi: Jangan Sampai Bencana Ekologi Terjadi!

0

Bogordaily.net – Pengamat sekaligus Founder LS Vinus Yusfitriadi menyebut sebanyak 3.500 hektar lahan di Kabupaten Bogor telah hilang akibat Deforestasi.

Hal tersebut ia sampaikan saat diskusi terkait Deforestasi di kantor LS Vinus, Cibinong, pada Kamis 18 Desember 2025.

Menurut Yusfitriadi, Deforestasi di Kabupaten Bogor terjadi karena maraknya alih fungsi lahan kawasan hutan menjadi kawasan perumahan, pabrik, dan lain sebagainya.

“Sekarang alih fungsi lahan itu gila gilaan. Kebun jadi perumahan, dan sawah jadi pabrik dari halaman rumah jadi kontrakan jadi beton,” kata Yusfitriadi kepada wartawan, Kamis 18 Desember 2025.

Ia menjelaskan, maraknya alih fungsi lahan di Kabupaten Bogor terjadi karena longgarnya perizinan yang diberikan oleh pemerintah.

“Semua pengurangan pengurangan lahan terbuka itu adalah faktor nya, salah satunya alih fungsi lahan. Sangat mungkin alih fungsi lahan itupun diberikan izin oleh pemerintah,” jelasnya.

Berdasarkan data yang dipaparkan oleh Yusfitriadi, dari tahun 2011 sampai 2020 selama 9 tahun hutan di Kabupaten Bogor mengalami deforestasi hingga 2000 hektar.

“9 tahun, itu setiap tahun kalo kita rata ratakan mengalami deforestasi 300 hektare. Itu tambah 1.500 hektare, berapa sampai hari ini kita kehilangan hutan di Kabupaten Bogor kita kehilangan 3.500 hektar,” tambahnya.

Yusfitriadi menilai, Pemerintah kini telah tutup mata, dan pegiat alam dinilai tidak bisa menyuarakan terkait hal tersebut.

“Saya pikir tidak ada alasan kita tidak menyuarakan itu, karena itu nasib kita, dan nasib keberlangsungan semua aktivitas umat manusia khususnya,” ujar Yusfitriadi.

Oleh karena itu, kata dia, dengan data sebanyak 3.500 hektar lahan di Kabupaten Bogor yang telah hilang akibat deforestasi. Jangan sampai fenomena bencana ekologi yang terjadi di Sumatera terjadi juga di Bogor.

“Potensi besar, 3.500 hektar sampai hari ini, 300 hektar per tahun, kalo kita biarkan, bukan hal mustahil. Kabupaten Bogor sudah tidak bisa menopang arus intensitas curah hujan yang tinggi, pada akhirnya mengakibatkan bencana,” tuturnya.

Lebih lanjut, ia mengingatkan agar Pemerintah dapat turun tangan mencegah terjadinya bencana ekologis seperti yang terjadi di Aceh dan Sumatera.

“Bagi saya itu bukan semata mata bencana alam, tapi itu adalah sudah bencana ekologis. Ada bencana ekologis karena tangan tangan manusia yang merusak alam,” ungkap Yusfitriadi.(Albin)

Gara-Gara Diputusin Pacar, Pria di Cibinong Ditemukan Tewas Gantung Diri 

0

Bogordaily.net – Seorang pria EBP (28) ditemukan tewas gantung diri di Kelurahan Cibinong, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, pada Kamis 18 Desember 2025.

Kapolsek Cibinong, AKP Jhony Handoko menjelaskan bahwa, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 17.30 WIB dan sempat menggegerkan warga sekitar.

Adapun, korban yakni EBP (28) ditemukan tewas gantung diri diduga tidak terima putus hubungan dengan pacar\nya yakni TS (16).

Menurut Handoko, TS awalnya menghubungi EBP via telpon pada hari Kamis tanggal 18 Desember 2025 sekitar jam 03.00 WIB untuk meminta putus.

Dikarenakan TS selalu mendapatkan perlakuan kasar dari korban lalu korban mengancam untuk bunuh diri.

“Tiba-tiba korban minta agar TS datang pagi lalu TS sekitar 04.30 WIB terakhir chat mengatakan bahwa tidak percaya kalau orang mati karena cinta setelah itu korban sudah tidak ada jawaban,” kata Handoko, Jum’at 19 Desember 2025.

Kemudian, sekira sore hari jam 15.00 WIB, TS mencoba datang ke rumah korban untuk cek keadaannya, karena tidak ada jawaban saat mengetuk pintunya dan teringat bahwa pintu rumah korban tidak pernah dikunci.

TS mencoba mencarinya hingga saat membuka kamar mandi dilihatnya korban sudah tidak sadarkan diri dalam keadaan tergantung di depan kamar mandi.

“TS pun keluar dari rumah korban dan langsung ke tetangganya yang selanjutnya melaporkan ke kantor Kepolisian,” jelasnya.

Lebih lanjut, kata Handoko, setelah dilakukan cek dan olah TKP di tubuh korban tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Kemudian setelah membaca isi chat antara saksi dan korban diduga korban tidak terima untuk diputuskan oleh saksi.

“Selanjutnya korban dibawa ke RSUD Cibinong untuk dilakukan visum dan keluarga korban keberatan untuk dilakukan otopsi maka keluarga korban membuat surat pernyataan untuk tidak dilakukan otopsi,” ungkap Handoko.(Albin)

Peringati Hari Bela Negara, Bupati Bogor Sampaikan Amanat Presiden Prabowo 

0

Bogordaily.net – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor melaksanakan peringatan Hari Bela Negara, di Lapangan Tegar Beriman, Cibinong, pada Jum’at 19 Desember 2025.

Dalam kesempatan itu, Bupati Bogor, Rudy Susmanto, menyampaikan amanat Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Presiden Prabowo mengajak seluruh warga negara, teguhkan bela negara demi hadapi tantangan zaman.

Menurutnya, Hari Bela Negara ke-77 Tahun 2025 mengusung tema “Teguhkan Bela Negara untuk Indonesia Maju”. Tema ini menegaskan bahwa kemajuan bangsa hanya dapat dicapai apabila seluruh rakyat memiliki kesiapsiagaan, disiplin, dan ketangguhan.

Dalam menghadapi berbagai tantangan zaman, mulai dari rivalitas geopolitik, krisis energi, disrupsi teknologi, hingga arus informasi yang mudah dimanipulasi.

Bupati Rudy Susmanto menyampaikan, ancaman terhadap negara saat ini tidak lagi bersifat konvensional, melainkan berkembang dalam bentuk perang siber, gerakan radikalisme, serta ancaman bencana alam yang semakin sering terjadi.

“Oleh karena itu, semangat bela negara harus menjadi kekuatan kolektif seluruh warga Indonesia,” kata Rudy.

Adapun, peringatan Hari Bela Negara setiap tanggal 19 Desember merupakan pengingat atas berdirinya Pemerintah Darurat Republik Indonesia (PDRI) di Bukittinggi pada tahun 1948.

Peristiwa bersejarah tersebut menjadi bukti nyata bahwa semangat bela negara mampu menjaga Republik Indonesia tetap berdiri di tengah ancaman agresi militer.

“Presiden Prabowo mengajak seluruh elemen bangsa untuk menunjukkan kepedulian dan solidaritas, khususnya kepada masyarakat di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat yang tengah menghadapi ujian bencana alam,” jelasnya.

Lebih lanjut, ketiga wilayah ini memiliki peran penting dalam sejarah perjuangan bangsa, mulai dari Aceh sebagai “Daerah Modal” kemerdekaan, Sumatera Utara dengan semangat juang Medan Area.

Hingga Sumatera Barat yang melahirkan PDRI sebagai penyelamat Republik Indonesia pada masa paling kritis.

“Cinta tanah air harus diwujudkan dalam tindakan nyata, antara lain dengan membantu sesama yang terdampak bencana, menjaga ruang digital dari hoaks, memperkuat ketahanan ekonomi keluarga, serta berkontribusi aktif dalam pembangunan sesuai peran dan profesi masing-masing,” ungkap Rudy.(Albin)

Polresta Bogor Kota Gelar Apel Pasukan Operasi Lilin Lodaya 2025, Libatkan 1.067 Personel Gabungan

0

Bogordaily.net – Polresta Bogor Kota bersama Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melaksanakan apel gelar pasukan dalam rangka Operasi Lilin Lodaya 2025 di Mako Polresta Bogor Kota, Jumat 19 Desember 2025. Operasi ini digelar untuk mengamankan perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) agar berlangsung aman, tertib, dan kondusif.

Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol Eko Prasetyo, mengatakan bahwa pihaknya menurunkan sebanyak 1.067 personel gabungan yang terdiri dari unsur TNI, Polri, Pemkot Bogor, serta potensi masyarakat.

“Pada operasi ini kami menurunkan personel gabungan dari TNI, Polri, dan pemerintah kota dengan total 1.067 personel. Nantinya akan didirikan enam pos pengamanan, satu pos terpadu, serta dua pos wisata yang ditempatkan di Kebun Raya Bogor dan Alun-Alun Kota Bogor,” ujar Eko.

Ia menjelaskan, pengamanan diperketat mengingat setiap tahunnya terjadi peningkatan jumlah masyarakat yang datang ke Kota Bogor, baik melalui pintu tol maupun jalur kereta api. Kota Bogor yang dikenal sebagai kota wisata dan kuliner menjadi salah satu tujuan utama masyarakat selama libur Nataru.

“Berdasarkan analisa dan perbandingan data tahun 2023 hingga 2024, jumlah kunjungan ke Kota Bogor terus meningkat. Oleh karena itu, kami antisipasi seluruh potensi kerawanan, termasuk mobilitas masyarakat dan aktivitas wisata,” katanya.

Selain pengamanan arus lalu lintas dan pusat keramaian, Polresta Bogor Kota juga memfokuskan pengamanan perayaan ibadah Natal.

Sejumlah gereja akan dilakukan sterilisasi guna memastikan umat Nasrani dapat menjalankan ibadah dengan aman dan nyaman.

Sementara itu, Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menegaskan bahwa Pemkot Bogor mendukung penuh pelaksanaan Operasi Lilin Lodaya 2025 sebagai upaya menjaga kondusivitas kota.

“Kami juga akan melaksanakan operasi gabungan pada malam Natal dengan mengunjungi sejumlah tempat ibadah, baik gereja Katolik maupun Kristen. Ini bagian dari Operasi Lilin Lodaya 2025 agar Kota Bogor tetap aman, nyaman, dan kondusif,” ungkap Dedie.

Ia menambahkan, tradisi mudik baik saat Lebaran maupun Nataru harus dimaknai sebagai proses kebersamaan yang menjadi perhatian seluruh pihak, termasuk pemerintah daerah.

“Kota Bogor memiliki masyarakat dengan latar belakang yang beragam serta destinasi wisata yang menjadi tujuan utama. Ini menjadi perhatian kita bersama dalam menjaga keamanan dan ketertiban,” ungkapnya.(Ibnu Galansa)

Menempa Mental Wirausaha ala Lek Dul

0

Bogordaily.net – Ada sebuah jargon yang kerap digaungkan terkait dunia wirausaha yaitu kesuksesan bukan datang dari keberuntungan semata, melainkan dari mentalitas yang ditempa oleh keringat dan air mata. Hal itulah yang diterapkan oleh Abdul Muhaimin atau yang akrab disapa Lek Dul, seorang pengusaha angkringan di Bandung dan Sumedang, ketika memutuskan berhenti bekerja untuk merintis usaha.

Pada acara kuliah umum bertajuk “Mentalitas Wirausaha” yang diadakan di Ikopin University, Kamis 18 Desember 2025, Lek Dul berbagi kisah inspiratifnya di hadapan mahasiswa.

Kisah Lek Dul dimulai dari sebuah prinsip kuat saat ia menempuh studi di Yogyakarta yakni ia tidak ingin menjadi ASN.

Meski setelah lulus ia sempat mengecap manisnya karier di perusahaan PMA/PMDN hingga bekerja di PT Freeport Indonesia di Papua, kegelisahan batin membawanya pada sebuah perenungan mendalam.

“Saya menyadari jika terus menjadi karyawan, perkembangan saya akan stagnan,” ujar Lek Dul.

Ia akhirnya mengambil keputusan besar untuk berbisnis dengan satu janji pada diri sendiri, tidak boleh lagi melihat ke belakang. Baginya, visi dan obsesi hanya ada di depan mata.

Perjalanan bisnisnya tidak langsung mulus. Sebelum sukses dengan angkringan, Lek Dul sempat mencoba keberuntungan di bidang peternakan ayam. Namun, usaha tersebut gagal total.

Rasa sedih itu ada, namun mentalitas pantang menyerah membuatnya bangkit. Ia kemudian merintis usaha angkringan di Bandung dan Sumedang.

Di masa awal, Lek Dul terjun langsung tanpa gengsi. Mulai dari meracik bumbu, menghidangkan makanan, hingga mencuci mangkuk ia lakukan sendiri hingga menjelang subuh. Inilah wujud nyata dari kerja keras dan dedikasi.

Berbekal latar belakang pendidikan ekonomi dan pengalaman kerja, Lek Dul mengelola angkringannya dengan menerapkan prinsip-prinsip wirausaha visioner seperti inovasi berkelanjutan, standar operasional prosedur (SOP), manajemen yang ketat untuk menjaga kualitas, dan hospitality bagi pengunjungnya.

Dalam sesi kuliah umum tersebut, Lek Dul menekankan bahwa menjadi wirausaha bukan sekadar soal modal uang, melainkan kekuatan mental.

“Hal yang harus dimiliki wirausaha antara lain berani mengambil risiko, siap belajar, disiplin, kerja keras, dan berorientasi pada masa depan,” katanya.

Pada kesempatan ini, Shofwan Azhar selaku Dosen Ikopin University, menguatkan dengan mengulas pendapat para ahli tentang mental wirausaha yang mencakup motivasi berprestasi tinggi, keberanian mengambil risiko terukur, kreativitas dan inovasi, ketangguhan mental, orientasi pada peluang, dan kemampuan belajar dari kegagalan.

Menurutnya mental wirausaha unggul adalah kombinasi dari dorongan berprestasi tinggi (merujuk McClelland), inovasi berkelanjutan (merujuk Schumpeter), keberanian menghadapi risiko (merujuk Knight), visi dan kepekaan peluang (merujuk pendapat Kirzner), serta nilai dan pembelajaran jangka panjang.

“Keempat tokoh tersebut membuktikan bahwa kesuksesan entrepreneur bukan hasil instan, melainkan buah dari mental kuat, visi jelas, inovasi, dan nilai yang konsisten,” ujar Shofwan.

Melalui kuliah umum ini, diharapkan mahasiswa Ikopin University tidak hanya mendapatkan teori, tetapi juga nyawa dari semangat kewirausahaan yang dibawa oleh Lek Dul.***

Kementerian UMKM Perkuat Kemitraan dan Rantai Pasok Usaha Menengah pada 2026

0

Bogordaily.net – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memastikan penguatan skema kemitraan dan rantai pasok melalui program Holding UMKM akan dioptimalkan dan diperluas pada tahun 2026 sebagai upaya memperkuat struktur usaha nasional yang inklusif dan berkelanjutan.

Deputi Bidang Usaha Menengah Kementerian UMKM, Bagus Rachman, mengatakan bahwa pada 2026 Kementerian UMKM akan mengembangkan sedikitnya lima klaster strategis, yakni sepak bola, pariwisata, pertanian, makan bergizi gratis, serta kesehatan dan kecantikan.
“Untuk klaster sepak bola, pada awal Desember telah dilakukan penandatanganan nota kesepahaman antara Kementerian UMKM, Kementerian Pemuda dan Olahraga, serta Kementerian Dalam Negeri. Kami sepakat memperkuat ekosistem sepak bola melalui pemberdayaan UMKM. Sepak bola dipilih sebagai proyek percontohan dan selanjutnya akan dikembangkan ke cabang olahraga lainnya,” ujar Bagus di Jakarta, Jumat 19 Desember 2025.
Sepanjang tahun 2025, kata Bagus, Kementerian UMKM telah menjalankan program Holding UMKM melalui sejumlah klaster, antara lain fesyen, kriya (handicraft), serta kelautan dan perikanan.
Usaha menengah sebagai operator Holding UMKM tersebut akan menjadi Role Model untuk dapat direplikasi sampai pada masifikasi di seluruh Indonesia.
“Pada klaster kelautan dan perikanan, program ini melibatkan 600 pemindang ikan. Sementara itu, pada klaster fesyen terdapat 550 pengrajin dan reseller yang terlibat, serta 150 pengrajin pada klaster kriya,” kata Bagus.
Melalui program Holding UMKM, Bagus menegaskan bahwa pengusaha menengah diharapkan dapat menjadi poros penghubung bagi usaha mikro dan kecil dalam klaster yang sama, sehingga tercipta skala ekonomis, akses pembiayaan, pendampingan inkubasi, dan pemasaran yang lebih kuat untuk mendorong pertumbuhan usaha secara berkelanjutan.
“Usaha menengah diharapkan mampu membantu menyelesaikan berbagai tantangan yang kerap dihadapi usaha mikro dan kecil, seperti kendala produksi, keterbatasan akses pembiayaan, belum optimalnya standardisasi mutu, serta lemahnya integrasi rantai pasok,” ujarnya.
Pada 2026, Kementerian UMKM juga akan mengoptimalkan pembiayaan inovatif bagi usaha menengah melalui skema yang terstruktur, terkurasi, serta berbasis pada kesiapan finansial dan potensi usaha.
“Pada tahun sebelumnya, terdapat 56 usaha menengah yang terpilih dalam skema pembiayaan ini. Program tersebut merupakan hasil kolaborasi dengan sejumlah lembaga keuangan perbankan dan nonperbankan, seperti bank-bank Himbara dan Pegadaian, serta mitra kolaborator lainnya, termasuk Kementerian Perdagangan, Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia, dan BUMN,” kata Bagus.
Selain itu, Bagus menambahkan bahwa program RISE to IPO, yang bertujuan memberikan kesempatan bagi usaha menengah untuk melantai di bursa, juga akan kembali diselenggarakan pada 2026 di Surabaya, Bandung, dan Makassar.
“Pada tahun sebelumnya, program RISE to IPO telah dilaksanakan di Jakarta dan Semarang dengan total 128 perusahaan yang lolos proses kurasi dan mengikuti rangkaian seminar,” tuturnya.
Menurut Bagus, RISE to IPO menjadi jembatan strategis bagi pengusaha menengah untuk naik kelas, dari perusahaan tertutup menjadi perusahaan terbuka yang lebih tertata, transparan, dan kompetitif, sekaligus berperan sebagai jangkar penting bagi penguatan ekosistem jutaan usaha mikro dan kecil di seluruh Indonesia.***

Trem di Kota Bogor Diuji Coba 2026

0

Bogordaily.net – Rencana pengembangan transportasi Trem di Kota Bogor memasuki babak baru. Pemkot dan PT Industri Kereta Api (INKA) telah sepakat menandatangani perjanjian atau MoU, Kamis 11 Desember 2025 lalu, untuk merealisasikan salah satu program Bogor Lancar.

Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim mengaku bersyukur atas support yang diberikan. Trem disebutnya dapat menjadi transportasi perkotaan masa depan.

Produk Trem besutan PT INKA sudah memiliki Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) lebih dari 50 persen. Teknologi baterainya juga sudah jauh lebih maju.

Dalam pengoperasiannya, trem tidak lagi menggunakan kabel atas. Charging energy-nya sudah lebih modern. Dengan demikian, pembiayaannya bisa jauh lebih irit.

“Jadi kita tidak perlu meragukan bahwa industri perkeretaapian dalam negeri ini menjadi harapan masa depan untuk perkotaan di seluruh indonesia,” kata Dedie usai pertemuan di Balai Kota.

Dedie menyebut, trem akan segera diuji coba dalam waktu dekat. Titik pengoperasiannya berada di sekitar Stasiun Bogor atau Alun-alun Kota Bogor.

Namun, semuanya masih dalam tahap persiapan, termasuk penyediaan lintasannya. Pada tahap uji coba, trem akan melintas sejauh 450 meter.

“Di uji coba ini, harapannya nanti PT INKA dapat melihat apa saja hal-hal yang masih harus dikembangkan secara teknologi,” kata Dedie.

Jika sudah resmi beroperasi, area lintasan trem akan dikembangkan. Moda transportasi umum ini nantinya akan melintasi area Sistem Satu Arah (SSA) atau Kebun Raya Bogor. Panjang lintasan yang diperlukan mencapai 7 hingga 9 kilometer.

Dedie memastikan bahwa pada tahapan ini pihaknya juga akan melakukan koordinasi dengan Kementerian Perhubungan (Kemenhub).

“Kita ingin mengedukasi masyarakat agar terbiasa bahwa trem perkotaan ini menjadi solusi transportasi publik masa depan yang hijau dan ramah lingkungan,” paparnya.

Bobot trem sendiri tidak jauh berbeda dengan truk ataupun bus. Oleh karena itu, di garansi bahwa moda transportasi umum ini dinilai aman saat melintasi area jembatan seperti Otista.

“Alhamdulillah pada hari ini kita sudah sampai pada momentum yang sangat penting di mana trem itu bisa segera dimulai di Kota Bogor,” tegas Dedie.

Sementara itu, Direktur Utama PT INKA, Eko Purwanto mengaku bahwa pihaknya merasa terhormat karena telah didukung oleh Pemkot Bogor dalam pengembangan industri transportasi dalam negeri.

Eko memberikan garansi bahwa trem buatannya tidak kalah dengan produk-produk luar negeri. Dia menambahkan, pihaknya akan menanggung seluruh sarana uji coba.

“Ini sudah sejak 2018 dan sudah kami lakukan uji coba di beberapa lintasan, seperti di Solo dan saat ini juga disambut baik oleh Pemkot Bogor. Untuk uji coba kami akan siapkan sarananya,” terang Eko.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, uji coba trem di Kota Bogor akan dilakukan pada tahun 2026 mendatang. Jika sudah resmi beroperasi, transportasi publik ini akan memiliki 17 halte.

Kereta trem ini nantinya berfungsi sebagai feeder dari LRT yang direncanakan tembus hingga ke Terminal Baranangsiang. Dedie berharap, langkah ini dapat mengurai kemacetan di Kota Hujan.

Solusi Wujudkan Bogor Lancar

Rencana pengoperasian trem di Kota Bogor dinilai menjadi langkah yang baik untuk penataan sistem transportasi massal mewujudkan salah satu program Bogor Lancar. Skema ini disebut efektif karena daya tampungnya besar.

Pengamat transportasi, Yayat Supriatna mengatakan moda transportasi umum berbasis rel wajib diterapkan jika Bogor ingin mendorong 60 persen warganya beralih ke angkutan umum.

“Kalau kita ingin mendorong orang Bogor 60 persen menggunakan public transport, jawabannya adalah berbasis rel,” ujarnya.

Jakarta sudah membuktikan efektivitas moda tersebut melalui MRT, LRT, dan KRL yang terus diperluas. Ia menyebut kepastian waktu dan kapasitas yang memadai menjadi alasan Bogor harus mulai bertransformasi.

Ia juga menyoroti teknologi trem modern yang mengandalkan baterai sehingga tidak memerlukan kabel atas. Penggunaan dua gerbong bertenaga baterai setara dengan dua bus tanpa perlu menambah prasarananya.

“Tinggal memperkuat jaringan jalan khususnya jembatan yang mungkin harus diperkuat,” tuturnya.

Konsep trem ini juga dinilai dapat memperkuat citra Bogor sebagai kota dengan transportasi hijau. Yayat menyebut jalur trem yang melingkar ke Kebun Raya akan menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan.

“Datang ke Bogor orang bisa langsung naik trem, dari LRT nanti bisa sambung trem dan biayanya lebih terjangkau,” tuturnya.

Dengan begitu, trem berpotensi menjadi angkutan utama di Kota Bogor. Namun ini mesti dibarengi kebijakan pengendalian penggunaan kendaraan pribadi. Contohnya, pemerintah mulai berani mengoperasikan kebijakan Ganjil Genap di area Sistem Satu Arah (SSA) Kebun Raya. Atau kalau perlu memberlakukan jalan berbayar dan parkir yang tinggi.

“Jadi orang-orang yang menggunakan kendaraan pribadi bisa dikendalikan dengan kebijakan push fighter. Sementara angkotnya bisa jadi feeder,” katanya.***