Tuesday, 14 April 2026
Home Blog Page 210

SB-IPB Ungkap Kepuasan Pelanggan Tirta Pakuan Kota Bogor Terus Meningkat

0

Bogordaily.net – Sekolah Bisnis IPB University (SB-IPB) memaparkan hasil Survei Kepuasan Pelanggan (Customer Satisfaction Survey) Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor Tahun 2025. Pemaparan ini berlangsung di Ruang Jati, Gedung A SB-IPB pada Kamis, 18 Desember 2025.

Berdasarkan hasil kajian ilmiah tersebut, kinerja BUMD penyedia air bersih di Kota Bogor ini meraih predikat “Sangat Puas” dengan peningkatan signifikan pada aspek kualitas layanan dan ini merupakan bentuk sinergi antara akademisi dan praktisi dalam mengevaluasi fungsi ekonomi dan sosial Perumda Tirta Pakuan.
Survei tahun ini melibatkan 3.375 responden yang tersebar secara proporsional di tujuh zona pelayanan.

Peningkatan Indeks Kepuasan Pelanggan
​Tim peneliti SB-IPB yang dipimpin oleh Prof. Dr. Noer Azam Achsani, MS, melaporkan bahwa angka Customer Satisfaction Index (CSI) menunjukkan tren positif, CSI Produk 87,25 (Kategori Sangat Puas)
​CSI Jasa 81,50 (Kategori Sangat Puas)
​Capaian ini menandai keberhasilan Perumda Tirta Pakuan dalam memulihkan kualitas layanan setelah sempat mengalami dinamika penurunan pada periode sebelumnya.

Secara spasial, Zona 1 muncul sebagai benchmark (tolok ukur) pelayanan terbaik karena kinerjanya yang unggul dan merata.

Melalui pendekatan Importance Performance Analysis (IPA), ditemukan bahwa kualitas fisik air (kejernihan, bau, dan endapan) berada pada kuadran “Keep Up the Good Work”, yang berarti harus dipertahankan.

Namun, tim peneliti memberikan catatan agar perusahaan tetap memperhatikan stabilitas tekanan dan kontinuitas aliran air, terutama pada zona dengan tantangan suplai musiman.

Dari sisi dimensi Service Quality (SERVQUAL), aspek Tangibles (bukti fisik) memperoleh skor tertinggi sebesar 89,58, disusul oleh Assurance (jaminan) sebesar 83,55.

Hal ini menunjukkan kepercayaan tinggi pelanggan terhadap profesionalisme petugas di lapangan. Meski demikian, dimensi Empathy (empati/perhatian personal) menjadi area yang direkomendasikan untuk diperkuat guna meningkatkan kedekatan emosional dengan pelanggan.

Pemaparan ini mendapat tanggapan positif dari Sekretaris Perusahaan Perumda Tirta Pakuan, Dani Rahmawan, ia menyatakan apresiasinya atas kajian komprehensif yang dilakukan SB-IPB. Menurutnya, hasil survei ini adalah basis data penting untuk menyongsong tantangan tahun 2026.

“Kami memerlukan mitra netral seperti SB-IPB untuk mengukur performa produk dan layanan kami secara objektif. Saat ini, fokus kami bukan sekadar menyediakan air bersih, tetapi air yang sehat dan aman sesuai Permenkes No. 2 Tahun 2023. Kami ingin mengedukasi masyarakat bahwa menggunakan air PDAM adalah investasi kesehatan jangka panjang,” ujar Dani.

Ia juga menambahkan bahwa efisiensi biaya kesehatan masyarakat sangat bergantung pada kualitas air yang dikonsumsi, sehingga Tirta Pakuan berkomitmen menjalankan Rencana Pengamanan Air Minum (RPAM) secara ketat.

​Dalam kesempatan yang sama, Dekan SB-IPB University, Prof. Dr. Ir. Noer Azam Achsani, M.S., menegaskan bahwa kerja sama ini merupakan wujud kontribusi nyata kampus bagi masyarakat Bogor.

“Air adalah isu global yang krusial. Konflik dunia masa depan bukan hanya soal energi, tapi soal air. Kami memotret kondisi apa adanya melalui survei ini agar Tirta Pakuan bisa terus melakukan perbaikan berkelanjutan. Kami senang melihat tren yang makin bagus, namun perusahaan tidak boleh cepat puas. Hasil kajian ini juga menjadi case study yang berharga bagi mahasiswa kami agar teori di kelas selaras dengan realita di lapangan,” papar Prof. Azam.

Sebagai langkah tindak lanjut, SB-IPB merekomendasikan peta jalan (roadmap) perbaikan yang mencakup Peningkatan kualitas aliran di zona-zona prioritas. Penguatan kompetensi komunikasi dan empati SDM. Optimalisasi kanal digital, termasuk aplikasi SIMOTIP, untuk meningkatkan Engagement Index pelanggan yang saat ini berada di angka 59,06.***

Ibnu Galansa

KPK Tangkap Jaksa dalam OTT di Banten, Rp900 Juta Disita. Siapa Orangnya?

0

Bogordaily.net – OTT KPK di Banten kembali membuat suasana Gedung Merah Putih KPK terasa lebih sunyi dari biasanya. Ada uang. Banyak uang. Tunai pula. Sekitar Rp900 juta. Disita. Dalam sebuah operasi tangkap tangan (OTT) yang menyeret aparat penegak hukum—jaksa—di dua wilayah sekaligus: Banten dan Jakarta.

KPK menyampaikan kabar itu dengan kalimat yang dingin, nyaris tanpa emosi. Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menyebut uang ratusan juta tersebut diamankan tim penyidik dalam rangkaian penangkapan sembilan orang. “Tim juga mengamankan barang bukti uang dalam bentuk tunai sekitar Rp900 juta,” ujarnya, Kamis.

Angka Rp900 juta itu bukan sekadar nominal. Ia menjadi penanda bahwa Ott KPK di Banten bukan operasi biasa. Ada jejaring. Ada lintas wilayah. Dan yang paling sensitif: ada jaksa di dalamnya. Profesi yang seharusnya berdiri di garis depan penegakan hukum, justru kini berada di kursi pemeriksaan.

Sembilan orang yang diamankan masih menjalani pemeriksaan intensif. KPK, seperti biasa, memilih menahan diri. Kronologi belum dibuka. Status hukum belum diumumkan. Semua masih dikunci rapat. “Perkembangannya seperti apa, status hukumnya bagaimana, termasuk kronologi atau konstruksi perkara, nanti kami akan sampaikan secara lengkap,” kata Budi.

Sebelumnya, kabar mengenai Ott KPK di Banten lebih dulu beredar cepat di kalangan wartawan. Konfirmasi datang tak lama kemudian. Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto memastikan bahwa salah satu pihak yang diamankan adalah oknum jaksa. Kalimatnya singkat, tapi berat. “Memang ada pengamanan. Ada oknum jaksa,” ujarnya.

Publik tahu, setiap OTT selalu punya cerita lanjutan. Siapa memberi, siapa menerima, dan untuk perkara apa. Rp900 juta itu pasti bukan uang jajan. Tinggal menunggu waktu hingga KPK membuka tabirnya—pelan, satu per satu. Seperti biasa.***

Ketua DPRD Kabupaten Bogor Minta Disdik Bina Oknum Guru SDN Pajeleran 01 yang Pungli dan Diskriminasi Nilai 

0

Bogordaily.net – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bogor meminta Dinas Pendidikan (Disdik) membina oknum guru SDN Pajeleran 01 yang terbukti pungli dan diskriminasi nilai kepada siswa.

Menurutnya, kasus tersebut menjadi perhatian khusus dari DPRD Kabupaten Bogor yang dinilai telah mencoreng dunia pendidikan di Kabupaten Bogor. Oleh karena itu, Sastra meminta kepada Disdik untuk membina guru tersebut.

“Kalo memang itu inisiatif dari gurunya berarti perlu pembinaan dari Dinas Pendidikan supaya tidak terjadi lagi hal hal seperti itu, karena ini apalagi mengancam nilai saya kira tidak tepat dilakukan seperti itu,” kata Sastra, Kamis 18 Desember 2025.

Lebih lanjut, pihaknya mengapresiasi langkah Disdik yang telah menonaktifkan dan memberikan sanksi tegas terhadap oknum guru tersebut.

“Makanya, tahapan sanksi di dinas pendidikan ketika melakukan kesalahan, nanti kita serahkan dinas pendidikan untuk mengevaluasi orang tersebut,” jelasnya.

Sebelumnya, Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bogor resmi menonaktifkan seorang guru SDN Pajeleran 01 menyusul tuntutan dari orang tua murid. Keputusan penonaktifan tersebut berlaku sejak Selasa 16 Desember 2025.

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bogor, Rusliandy menjelaskan bahwa, pihaknya telah memanggil Kepala Sekolah serta guru yang bersangkutan, Sujana, yang merupakan Wali Kelas IV E.

“Pertama kepala sekolah dan guru sudah kami panggil. Kami tegaskan menurut ketentuan terkait dengan biaya2 untuk les, pungutan kas dan kawan2 dalam satuan pendidikan dalam penyelenggaraan pembelajaran,” ujar Rusliandy.

Pihaknya memastikan bahwa, guru tersebut kini telah dinonaktifkan untuk mengajar di SDN Pajeleran 01.

“Tenaga pendidiknya sudah kami nonaktifkan untuk mengajar di SDN Pajeleran 01 per hari ini,” jelasnya.

Lebih lanjut, Rusliandy meminta kepada para guru atau tenaga pendidik untuk tidak meminta iuran yang dinilai memberatkan siswa.

“Kita sampaikan kepada satuan pendidikan yang lain untuk tidak melakukan pungutan baik dalam bentuk uang kas maupun uang iuran les tambahan dan kawan2,” ungkap Rusliandy.***

Albin

Polisi Tangkap Pelaku Penganiayaan dan Pengancaman Mahasiswa di Parung Bogor

0

Bogordaily.net – Polisi berhasil mengamankan satu orang terduga pelaku penganiayaan dan pengancaman menggunakan senjata tajam di Kecamatan Parung, Kabupaten Bogor.

Kapolsek Parung Kompol Maman Firmansyah, menyampaikan bahwa, pengamanan tersebut merupakan tindak lanjut atas laporan masyarakat terkait adanya dugaan tindak pidana yang terjadi di wilayah hukum Polsek Parung.

Diketahui, peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu, 13 Desember 2025 sekitar pukul 03.34 WIB, bertempat di Pasar Parung, Kampung Jati, Desa Waru, Kecamatan Parung, Kabupaten Bogor.

“Korban dalam peristiwa tersebut berinisial RP (21), seorang pelajar/mahasiswa. Sementara terduga pelaku berinisial FD alias W (42), warga Kecamatan Parung,” kata Kompol Maman, Kamis 18 Desember 2025.

Menurut Kompol Maman, berdasarkan keterangan awal, terduga pelaku diduga melakukan pengancaman dan pemukulan terhadap korban, serta diduga membawa senjata tajam.

“Atas kejadian tersebut, korban melaporkan ke Polsek Parung untuk penanganan lebih lanjut,” jelasnya.

Selanjutnya, piket Reskrim Polsek Parung bersama piket fungsi segera melakukan serangkaian tindakan kepolisian berupa pengecekan tempat kejadian perkara, pengamanan terduga pelaku, serta pengumpulan barang bukti.

Dalam proses pengamanan, petugas turut mengamankan barang bukti berupa cuplikan rekaman CCTV satu buah senjata tajam jenis kerambit, dua buah senjata tajam jenis golok, satu helai jaket jeans warna biru.

“Saat ini, terduga pelaku telah diamankan di Polsek Parung guna dilakukan pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” ungkap Kompol Maman.

Sementara itu, Polsek Parung mengimbau kepada masyarakat untuk tetap menjaga situasi kamtibmas serta tidak segan melaporkan setiap kejadian yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.***

Albin

Rumah Sakit Umum Daerah Kota Bogor Raih Penghargaan Pengelolaan Media Sosial BUMD Teraktif 2025 di CREATIVFEST

0

Bogordaily.net – Gelaran akbar CREATIVFEST 2025 mencapai puncaknya dengan pengumuman pemenang kategori “Pengelolaan Media Sosial BUMD Teraktif 2025”. Dalam acara yang berlangsung meriah tersebut, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bogor berhasil menyabet posisi pertama, mengukuhkan diri sebagai BUMD dengan pengelolaan media sosial paling aktif dan inovatif.

Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas upaya BUMD dalam memanfaatkan platform digital untuk berinteraksi dengan masyarakat, menyampaikan informasi, serta membangun citra positif. Nominasi untuk kategori ini melibatkan lima BUMD: PDAM Tirta Pakuan, Transpakuan, PD Pasar Pakuan, RSUD Kota Bogor, dan Bank Kota Bogor.

Setelah melalui proses penilaian yang ketat, RSUD Kota Bogor keluar sebagai juara utama. Kemudian disusul pada posisi kedua oleh PDAM Tirta Pakuan, dan juara 3 dimenangkan oleh Transpakuan.

Kemenangan RSUD Kota Bogor ini, menjadi bukti atas komitmen RS milik Pemerintah Kota Bogor dalam menghadirkan informasi kesehatan yang relevan dan interaktif melalui media sosial, serta responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Pelaksana Tugas (PLT) Direktur RSUD Kota Bogor, dr. Sri Nowo Retno merasa bersyukur atas capaian prestasi yang diraih RSUD Kota Bogor menjadi Juara Terbaik I Media Sosial Teraktif Tingkat BUMD.

“Alhamdulillah…Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus menghadirkan informasi yang edukatif, transparan, dan responsif melalui media sosial sebagai bagian dari peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” singkat dr. Retno sapaan akrabnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pengembangan Bisnis dan Mutu RSUD Kota Bogor, dr. Armein Sjuhary Rowi, menambahkan bahwa prestasi yang diraih merupakan hasil kolaborasi yang solid dari seluruh tim. “Keberhasilan ini adalah buah kerja keras dan sinergi antara tim Humas dan berbagai divisi di RSUD. Kami berkomitmen untuk terus berinovasi dan memberikan layanan terbaik bagi masyarakat,” ungkap dr. Armein.

Terpisah, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Bogor, Rudiyana menjelaskan bila acara penghargaan CREATIVFEST, diselenggarakan oleh Diskominfo Kota Bogor dengan tujuan untuk memberikan apresiasi kepada pengelola media sosial, media cetak dan online, website, pengaduan masyarakat, dan PPID yang telah berkontribusi dalam meningkatkan keterbukaan informasi dan interaksi dengan masyarakat.

Pengelolaan medsos yang baik merupakan bagian dari inovasi yang efektif antara pemerintah dan masyarakat, khususnya masyarakat Kota Bogor.

“Melalui, acara CREATIVFEST 2025 diharapkan dapat terus memotivasi Dinas dan BUMD di lingkup Pemerintah Kota Bogor untuk meningkatkan kualitas pengelolaan media sosial mereka, demi pelayanan publik yang lebih baik dan adaptif di era digital,” terangnya.***

Tim Pengabdian Institut Ummul Quro Al Islami Dampingi Muslimah Bogor Lawan Budaya Konsumtif dan Flex Culture

0

Bogordaily.net – Tim Pengabdian kepada Masyarakat dari Institut Ummul Quro Al Islami (IUQI), perguruan tinggi keagamaan Islam, menginisiasi program pendampingan muslimah berbasis nilai tarbiyah dan ekologi keluarga di Kecamatan Cibinong dan Ciawi, Kabupaten Bogor.

Program ini menjadi respons atas maraknya budaya konsumtif dan gaya hidup flex culture di kalangan muslimah urban.

Kegiatan menyasar anggota majelis taklim yang dinilai memiliki peran strategis dalam pengelolaan konsumsi keluarga sekaligus penanaman nilai-nilai keagamaan di lingkungan rumah tangga.

Program ini menggandeng Majelis Taklim Mahadussholawah Cibinong, Majelis Taklim Basama Ciawi, serta Ikatan Guru Taman Al-Qur’an (IGTA) sebagai mitra dan fasilitator lapangan.

Sebanyak sekitar 100 muslimah yang terdiri dari ibu rumah tangga, guru TPA/TPQ, pelaku usaha kecil, dan pengurus majelis taklim terlibat aktif dalam rangkaian pendampingan.

Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR), di mana peserta berperan langsung dalam memetakan persoalan, merumuskan solusi, hingga mengevaluasi hasil program.

Pendampingan dikemas melalui pelatihan tematik tentang nilai tarbiyah, ekologi keluarga, etika konsumsi Islami, serta dampak budaya konsumtif dan flex culture. Materi disampaikan dalam bentuk ceramah interaktif, diskusi kelompok, dan studi kasus kontekstual.

Pasca pelatihan, peserta diminta menerapkan aksi nyata di lingkungan keluarga, seperti menyusun anggaran belanja, menetapkan prioritas kebutuhan, mengurangi pembelian barang non-primer, membatasi utang konsumtif, serta menahan diri dari perilaku pamer di media sosial.

Selama 28 hari, peserta mengisi jurnal dan checklist harian yang menghasilkan sekitar 2.800 catatan reflektif terkait pola konsumsi, kendala, dan rencana perbaikan.

Hasil pendampingan menunjukkan adanya penguatan praktik hidup sederhana dan meningkatnya diskusi keuangan dalam keluarga.

Data kuesioner juga mencatat peningkatan pemahaman peserta terhadap nilai tarbiyah dan ekologi keluarga, serta kesiapan untuk menerapkan pola konsumsi yang lebih bijak dan bertanggung jawab sesuai perspektif Islam.

Pengurus majelis taklim mengungkapkan perubahan positif pada respons jamaah terhadap tema kesederhanaan dan pengelolaan keuangan keluarga.

Topik tersebut kini disambut lebih antusias dan memunculkan inisiatif saling mengingatkan agar tidak terjebak budaya pamer.

Tim pengabdi merekomendasikan agar model pendampingan ini direplikasi oleh majelis taklim dan jaringan IGTA di wilayah lain di Kabupaten Bogor sebagai upaya berkelanjutan dalam memperkuat ketahanan ekonomi, sosial, dan spiritual keluarga muslim di era digital.***

Plaza Toyota Citeureup Tingkatkan Pelayanan kepada Pelanggan Jelang Nataru

0

Bogordaily.net – Plaza Toyota Citereup terus meningkatkan pelayanan kepada pelanggan khususnya jelang perayaan Natal dan Tahun Baru.

Dimana, Plaza Toyota Citeureup memberikan perawatan dan service mobil dengan fasilitas ruang tunggu yang nyaman.

Kemudian, ruang pamer (showroom) kendaraan yang juga luas, serta service stall yang bisa membuat betah para pelanggan untuk berlama lama.

Adapun, untuk fasilitas bengkelnya ditunjang dengan 16 stall yang terdiri dari 9 stall untuk perbaikan umum (general repair), 2 stall express maintenance, serta 5 stall lainya untuk pelayanan SBNP.

Sementara itu, Plaza Toyota Citeureup kini memberikan promo akhir tahun untuk pembelian unit mobil pada bulan Desember 2025.

Buat yang sudah punya rencana beli mobil Toyota terbaru, ada program spesial akhir tahun yang menarik dari Toyota, khusus buat pembeli New Calya, Rush, Avanza, Raize, Veloz dan Agya.

Toyota menawarkan beberapa keuntungan yang pastinya membuat kegiatan beli mobil jadi lebih efisien secara finansial.

Toyota Friends Akan mendapatkan gratis asuransi selama 2 tahun. TDP mulai 10 Juta dan cicilan hingga 10%.

Toyota friends juga berkesempatan membawa pulang mobil toyota terbaru dengan bunga special low rate 0℅ hingga 2 tahun.

Tersedia juga direct gift berupa E-money senilai 3 juta dan Etoll khusus pembelian Avanza, Veloz, Raize dan Rush.

Selain itu, Gratis asuransi hingga 2 tahun  free anti karet mesin, free kaca film, free jasa Service & Parts, Oli, dan masih banyak lagi yang lainya.

Jangan lewatkan promo menjelang akhir tahun dari Toyota ya friends. Yuk pesan segera dan hubungi 082113653658.

Ayo segera miliki mobil Toyota impian kalian sekarang juga, tentunya hanya di Plaza Toyota Citeureup, kunjungi langsung di Jalan Mayor Oking No 19, Cibinong, Kabupaten Bogor.

Atau untuk info lebih lanjutnya kalian juga bisa cek instagramnya @toyota_citeureup.

(Albin Pandita)

 

Kementerian UMKM Perkuat Integrasi Usaha Kecil ke dalam Rantai Pasok Nasional

0

Bogordaily.net – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) terus memperkuat ekosistem usaha kecil melalui penguatan kemitraan, integrasi rantai pasok, serta perluasan pemasaran yang didukung peningkatan kapasitas produksi, digitalisasi, pembiayaan investasi, dan pengembangan sumber daya manusia.

Deputi Bidang Usaha Kecil Kementerian UMKM, Temmy Satya Permana, di Jakarta, kamis (18/12), menegaskan bahwa strategi tersebut menjadi fokus utama dalam mendorong usaha kecil agar naik kelas dan memiliki daya saing berkelanjutan di pasar nasional maupun global.

“Penguatan usaha kecil tidak bisa berdiri sendiri. Kementerian UMKM mendorong kemitraan yang konkret antara usaha kecil dengan usaha menengah, usaha besar, BUMN, hingga PMDN dan PMA agar pengusaha kecil terintegrasi dalam rantai pasok dan memiliki akses pasar yang berkelanjutan,” ujar Temmy.

Sepanjang tahun 2025, Kementerian UMKM mencatat sebanyak 1.219 UMKM telah menjalin kemitraan dengan perusahaan besar dengan nilai transaksi mencapai Rp177,1 miliar. Selain itu, kerja sama kemitraan dengan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) dan Penanaman Modal Asing (PMA) menghasilkan komitmen kemitraan senilai Rp8,77 triliun.

Dalam mendukung penguatan rantai pasok dan perluasan pemasaran, Kementerian UMKM juga mengoptimalkan pemanfaatan platform digital BUMN. Melalui PaDi UMKM, tercatat sebanyak 143.136 penjual terdaftar dengan nilai transaksi mencapai Rp1,8 triliun hingga kuartal III 2025. Sementara itu, melalui ajang Inabuyer B2B2G Expo 2025, sebanyak 832 UMKM berhasil membukukan transaksi senilai Rp7 miliar melalui kegiatan business matching.

“Digitalisasi menjadi kunci. Kami tidak hanya mendorong UMKM masuk ke platform digital, tetapi juga memperkuat aspek produksi, kualitas produk, dan manajemen usaha agar mampu memenuhi kebutuhan pasar dan industri,” ujar Temmy.

Dari sisi produksi, Kementerian UMKM memberikan dukungan berupa penyediaan peralatan dan mesin melalui pembangunan Rumah Produksi Bersama (RPB). Program ini diharapkan dapat meningkatkan nilai tambah 12 komoditas unggulan daerah yang tersebar di 16 lokasi di berbagai wilayah Indonesia.

Kementerian UMKM juga memfasilitasi sertifikasi, standardisasi, serta pengembangan sumber daya manusia berbasis Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) guna memastikan kualitas, produktivitas, dan keberlanjutan usaha kecil. Sepanjang 2025, sebanyak 965 usaha kecil telah memperoleh fasilitasi tersebut.

Pada aspek pembiayaan dan investasi, Deputi Bidang Usaha Kecil Kementerian UMKM mencatat ratusan usaha kecil berhasil difasilitasi akses pendanaan dan pendampingan melalui program BISLAF (Bisnis Layak Funding) dengan total pembiayaan sebesar Rp7,28 miliar dan menjangkau 410 usaha kecil.

Terkait arah kebijakan pada 2026, Temmy menyampaikan bahwa Kementerian UMKM akan memperkuat program yang bersifat end-to-end, mulai dari hulu produksi hingga hilir pemasaran, dengan penekanan pada keberlanjutan kemitraan usaha kecil.

“Pada tahun 2026, Kementerian UMKM akan fokus memperdalam kualitas kemitraan usaha kecil agar tidak hanya bersifat transaksional, tetapi terintegrasi dalam rantai pasok jangka panjang. Penguatan produksi melalui rumah produksi dan hilirisasi, akselerasi digitalisasi usaha, perluasan akses pembiayaan dan investasi, serta peningkatan kapasitas SDM akan kami dorong secara simultan,” ujar Temmy.

Ia menambahkan, penguatan tersebut akan didukung oleh penyempurnaan regulasi, peningkatan digitalisasi manajemen keuangan usaha kecil untuk mempercepat akses pembiayaan, serta perluasan pasar melalui pemanfaatan infrastruktur publik dan kerja sama dengan ritel modern, BUMN, PMDN, dan PMA.

“Ke depan, kami akan terus memperkuat sinergi lintas kementerian, lembaga, dan mitra strategis agar penguatan produksi, digitalisasi, pembiayaan, serta pengembangan kapasitas benar-benar berdampak pada peningkatan skala usaha dan kesejahteraan usaha kecil,” kata Temmy.

Dari sisi regulasi, Kementerian UMKM juga tengah mempersiapkan Peraturan Menteri terkait penyediaan tempat promosi dan pengembangan UMKM pada infrastruktur publik, pelindungan serta peningkatan daya saing UMKM berbasis digital, serta klasifikasi dan tingkat perkembangan UMKM.

“Kami ingin usaha kecil tidak hanya bertahan, tetapi mampu naik kelas, masuk ke ekosistem industri dan perdagangan nasional, serta menjadi bagian penting dari penguatan ekonomi daerah dan nasional pada tahun 2026,” katanya.***

BRI Bogor Dewi Sartika Salurkan 5.000 Paket Sembako Lewat Program TJSL, Sasar Warga Ciampea

0

Bogordaily.net – Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Bogor Dewi Sartika menyalurkan bantuan program BRI Peduli Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) berupa 5.000 paket sembako ke Yayasan Ikatan Guru Taman Kanak-kanak Al Qur’an di Desa Bojong Rangkas, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor.

Bantuan TJSL BRI berupa paket sembako ini diserahkan di Yayasan Ikatan Guru Taman Kanak-kanak Al Qur’an di Desa Bojong Rangkas, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor (5/12).

Pimpinan Cabang BRI Bogor Dewi Sartika, Fahmi Hidayat mengatakan, bantuan ini merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) BRI yang mana memang diperuntukkan bagi lingkungan yang membutuhkan.

Fahmi menambahkan, penyerahan bantuan program TJSL BRI diberikan kepada perwakilan dari Yayasan Ikatan Guru Taman Kanak-kanak Al Qur’an Kabupaten Bogor yang akan disalurkan ke masyarakat kurang mampu.

“Semoga apa yang diberikan bisa bermanfaat bagi penerimanya,” terangnya.

Pemberian bantuan TJSL BRI ini menyesuaikan dengan kebutuhan dari masyarakat sekitar.

Tak hanya berupa paket sembako, program TJSL BRI juga memiliki beberapa bentuk lain dari berbagai bidang seperti sosial, keagamaan, kesehatan dan lainnya.

“Kami siap berkontribusi ke masyarakat, ini merupakan salah satu bentuk apresiasi BRI terhadap lingkungan,” tutupnya.***