Home Blog Page 215

Dari Potensi Lokal ke Prestasi Nasional, Desa BRILiaN Sausu Tambu Perkuat Ekonomi Pesisir

0

Bogordaily.net – Desa Sausu Tambu menunjukkan bagaimana potensi desa pesisir dapat berkembang menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat.

Berbekal kekayaan sumber daya alam, keberagaman budaya, serta penguatan ekosistem ekonomi melalui program Desa BRILiaN dari PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI), desa ini terus berbenah dalam mengembangkan sektor pariwisata dan berbagai klaster usaha produktif.

Desa Sausu Tambu yang berlokasi di Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, memiliki luas wilayah sekitar 1.380 hektare dengan karakter masyarakat yang beragam, di mana budaya Kaili dan Hindu hidup berdampingan secara harmonis.

Mayoritas warga menggantungkan hidup pada sektor perikanan dan pertanian, mulai dari petani sawah, kelapa, hingga kakao.

Di sisi lain, desa ini juga memiliki potensi wisata unggulan Karosondaya yang menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan.

Seiring dengan pengembangan potensi tersebut, Desa Sausu Tambu juga berhasil mencatatkan prestasi sebagai salah satu desa wisata terbaik di Indonesia dengan masuk dalam peringkat ke-9 dari 15 destinasi desa wisata terbaik nasional.

Capaian ini menjadi bukti bahwa pengelolaan potensi desa yang terintegrasi mampu memberikan nilai tambah bagi perekonomian masyarakat.

Penguatan ekonomi desa tidak terlepas dari peran Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang menjadi motor penggerak berbagai aktivitas usaha.

Melalui BUMDes Karosondaya, sejumlah unit usaha telah dikembangkan, mulai dari layanan BRILink, wisata jembatan treking, dermaga wisata, hingga rencana pengembangan kawasan wisata Tanjung. Pengembangan ini turut memperkuat ekosistem pariwisata sekaligus membuka peluang usaha baru bagi masyarakat.

Dalam implementasinya, pengelolaan sektor pariwisata dilakukan secara kolaboratif dengan melibatkan berbagai kelompok masyarakat, seperti Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), Kelompok Masyarakat Pengawas (Pokmaswas), serta Kelompok Tani Hutan (KTH).

Sinergi tersebut tidak hanya menjaga keberlanjutan destinasi wisata, tetapi juga memastikan distribusi manfaat ekonomi yang lebih merata bagi masyarakat, termasuk bagi nelayan lokal yang difasilitasi untuk mendapatkan tambahan penghasilan.

Selain sektor pariwisata, penguatan ekonomi desa juga ditopang oleh pengembangan klaster usaha berbasis komoditas unggulan.

Sektor kakao menjadi salah satu tulang punggung ekonomi warga, di mana hampir seluruh masyarakat terlibat dalam budidaya dengan berbagai varietas. Aktivitas ini tidak hanya meningkatkan produktivitas desa, tetapi juga membuka peluang kerja bagi masyarakat secara lebih luas.

Di sisi lain, sektor perikanan tetap menjadi andalan masyarakat pesisir dengan hasil tangkapan utama seperti ikan tongkol dan ikan lajang.

Sementara itu, komoditas kelapa juga terus dikembangkan, dari yang sebelumnya diolah secara sederhana menjadi kopra hingga kini mampu menjangkau pasar di luar daerah. Perkembangan ini menunjukkan adanya peningkatan kapasitas usaha masyarakat yang semakin adaptif terhadap peluang pasar.

Untuk mendukung keberlanjutan pertumbuhan tersebut, akses terhadap layanan keuangan menjadi faktor penting.

BRI hadir melalui penyediaan layanan perbankan yang inklusif, antara lain melalui AgenBRILink, pemanfaatan aplikasi BRImo, serta dukungan pembiayaan yang membantu pelaku usaha desa dalam mengembangkan usahanya secara lebih optimal.

Corporate Secretary BRI Dhanny menegaskan bahwa program Desa BRILiaN merupakan bagian dari komitmen BRI dalam mendorong pertumbuhan ekonomi desa yang inklusif dan berkelanjutan.

“Melalui program Desa BRILiaN, BRI mendorong penguatan kelembagaan desa, digitalisasi layanan keuangan, serta pengembangan ekonomi berbasis potensi lokal. Pendampingan ini dilakukan secara berkelanjutan agar desa mampu tumbuh mandiri dan menciptakan nilai tambah bagi masyarakat,” jelas Dhanny.

Dhanny menambahkan, hingga saat ini program Desa BRILiaN telah menjangkau lebih dari 5.200 desa di seluruh Indonesia dan terus diperluas sebagai upaya menciptakan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru di berbagai wilayah.

Dengan sinergi antara potensi lokal, penguatan kelembagaan desa, serta dukungan berkelanjutan dari BRI, Desa Sausu Tambu kini tumbuh sebagai desa pesisir yang adaptif, produktif, dan berdaya saing. Transformasi ini menjadi contoh nyata bagaimana desa mampu berkembang melalui kolaborasi dan optimalisasi potensi yang dimiliki.

 

Jenal Mutaqin Apresiasi Vaksinasi HPV BPOM untuk Tekan Kanker Serviks

Bogordaily.net – Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, mengapresiasi pelaksanaan vaksinasi Human Papilloma Virus (HPV) yang digelar Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) di Bogor bersama Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Kota Bogor.

Vaksinasi yang diikuti 190 peserta ini merupakan upaya pencegahan kanker leher rahim atau serviks yang masih menjadi salah satu penyebab kematian tertinggi di Indonesia.

Dalam keterangannya, Jenal Mutaqin menyampaikan bahwa kasus kanker serviks secara nasional masih cukup tinggi dan menjadi perhatian bersama.

“Secara nasional terdapat sekitar 37.000 kasus baru, bahkan 20.700 kematian atau sekitar 56 kematian per hari. Artinya, data ini memang menjadi perhatian serius,” ujar Jenal Mutaqin

Ia menambahkan, upaya pencegahan melalui vaksinasi perlu diiringi dengan edukasi dan peningkatan pemahaman masyarakat, mengingat gejala kanker serviks kerap tidak terdeteksi sejak dini.

“Kanker ini sulit diidentifikasi secara kasat mata. Untuk itu, diperlukan edukasi yang masif serta langkah-langkah pencegahan yang tepat agar masyarakat bisa lebih waspada,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala BPOM di Bogor, Jeffeta Pradeko Putra, menjelaskan bahwa kegiatan vaksinasi ini dilatarbelakangi masih tingginya angka penderita kanker serviks, khususnya di wilayah Bogor.

“Kanker serviks menjadi salah satu penyebab kematian tertinggi di Indonesia. Vaksinasi HPV ini merupakan langkah nyata untuk menurunkan angka kematian akibat kanker serviks,” ujarnya.

Ia memastikan bahwa vaksin yang digunakan telah memenuhi standar keamanan kesehatan dan pelaksanaannya bekerja sama dengan Gabungan Perusahaan Farmasi Indonesia (GPFI) Bogor.

Selain itu, kegiatan ini juga merupakan tindak lanjut Surat Edaran Dewan Pengurus KORPRI Nasional Nomor SE-10/KU/XI/2025 tentang Program Sejuta Vaksin Kanker Serviks untuk ASN, serta dalam rangka peringatan HUT BPOM ke-25 dan HUT Dharma Wanita Persatuan ke-26.

Di tempat yang sama, Ketua Bidang Pendidikan dan Penyuluhan YKI Kota Bogor, Meira Sophia, memaparkan bahwa angka kasus kanker masih menunjukkan tren peningkatan.

“Di Provinsi Jawa Barat, pada 2021 tercatat 3.941 kasus. Sementara di Kota Bogor pada 2025 terdapat 1.951 kasus kanker, dengan 103 orang di antaranya meninggal dunia,” paparnya.

Ia menambahkan, lima jenis kanker yang paling banyak diderita masyarakat Kota Bogor meliputi kanker payudara, serviks, kolorektal, prostat, dan paru-paru.

“Data ini menegaskan bahwa kanker bukan hanya masalah medis, tetapi juga masalah sosial dan kemanusiaan yang membutuhkan perhatian lintas sektor,” ungkapnya.

(Muhammad Irfan Ramadan)

Polres Bogor Bongkar Praktik Pengoplosan Gas Elpiji di Sukaraja dan Cileungsi, Pasutri Raup Keuntungan Miliaran Rupiah

Bogordaily.net – Polres Bogor berhasil membongkar kasus praktik ilegal pengoplosan gas elpiji 3 kg dan 12 kg yang terjadi di Kecamatan Sukaraja dan Cileungsi, Kabupaten Bogor, pada Jum’at 3 April 2026.

Diketahui, total sebanyak 145 tabung gas berbagai jenis diamankan diantaranya, 90 tabung gas elpiji 3 kg, 45 tabung gas 12 kg, dan 10 tabung gas ukuran 5,5 kg, beserta 4 buah alat suntik, 1 timbangan dan satu unit mobil pengangkut gas.

Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto menjelaskan bahwa, pengungkapan tersebut berdasarkan laporan dari masyarakat terkait adanya tindak praktik pengoplosan gas elpiji.

“Polres Bogor mendapatkan informasi telah terjadi tindak pidana pengoplosan tabung gas ilegal 3 kg bersubsidi yang terjadi pada hari Selasa tanggal 31 Maret 2026 sekitar pukul 19.20 WIB,” kata AKBP Wikha.

Kemudian, Polisi berhasil mengamankan sebanyak 2 pelaku yakni S dan H yang merupakan suami istri. Pelaku diamankan saat sedang melakukan praktik pengoplosan gas.

Adapun, satu pelaku lainya masih dalam pengejaran pihak kepolisian atau Dalam Pencarian Orang (DPO).

“Untuk pelaku lainya sudah melarikan diri namun untuk pelaku sudah dapat diintip diidentifikasi di mana pelaku adalah seorang laki-laki berinisial H yang saat ini masih dalam pengejaran dan sudah ditetapkan sebagai DPO,” jelasnya.

Sementara itu, para pelaku diketahui telah meraup keuntungan hingga Miliaran rupiah melalui praktik pengoplosan gas tersebut

“Diperkirakan kerugian negaranya bisa mencapai 13,2 miliar per bulan ini karena yang digunakan adalah tabung gas 3 kg bersubsidi. Para pelaku bisa per harinya 1,3 miliar keuntungannya nah ini sangat fantastis,” ungkap Wikha.

Atas perbuatanya, para pelaku dikenakan pasal 40 angka 9 Undang Undang RI nomor 6 tahun 2023 dengan ancaman 6 tahun penjara dan denda Rp.60 Miliar.

(Albin)

Pemkot Bogor Tertibkan Bangunan Liar di Cipinang Gading, Jalan Sempit dan Drainase Tersumbat Jadi Sorotan

Bogordaily.net – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menertibkan bangunan liar yang berdiri di atas saluran drainase di sepanjang Jalan Alternatif Cipinang Gading, Kelurahan Ranggamekar, Kecamatan Bogor Selatan.

Penertiban tersebut ditinjau langsung oleh Dedie A. Rachim sebagai bagian dari upaya peningkatan akses jalan dan fungsi drainase di kawasan tersebut.

Ruas jalan tersebut merupakan jalur alternatif yang menghubungkan Cipinang Gading, Bogor Nirwana Residence (BNR), Pamoyanan, hingga Batutulis.

Selama ini, akses di lokasi tersebut kerap terganggu akibat kondisi jalan yang sempit serta keberadaan bangunan liar dan aktivitas parkir di bahu jalan.

“Ini ikhtiar kita bersama untuk memberikan akses yang lebih nyaman. Selama ini jalan sempit, ditambah ada bangunan liar, parkir, bahkan warung yang menghambat,” ujar Dedie di lokasi.

Selain mempersempit badan jalan, bangunan liar yang berdiri di atas saluran air juga dinilai mengganggu fungsi drainase. Kondisi tersebut menyebabkan aliran air tidak optimal dan berpotensi menimbulkan genangan saat hujan.

“Drainase jadi terhambat. Normalisasi tidak berjalan, sehingga air hujan meluber ke jalan. Ini yang kita benahi,” katanya.

Berdasarkan data Pemkot Bogor, terdapat 14 bangunan liar di lokasi tersebut. Beragam jenis usaha ditemukan, mulai dari bengkel, tempat cuci motor, hingga pedagang makanan.

Pemkot juga akan melakukan pengecekan lanjutan di kawasan Balai Penelitian Pertanian hingga arah BNR untuk memastikan tidak ada pelanggaran serupa.

Penertiban ini merupakan bagian dari rencana penataan kota secara menyeluruh, termasuk perbaikan geometri jalan dan peningkatan kualitas akses di sejumlah titik.

(Muhammad Irfan Ramadan)

Masuk Pemukiman Warga Cisarua Bogor, Macan Tutul Dievakuasi TSI dan BKSDA

0

Bogordaily.net – Taman Safari Indonesia (TSI) Bogor beserta Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) berhasil mengevakuasi macan tutul liar yang masuk ke pemukiman warga di Desa Gunung Mas, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, pada Jum’at 3 April 2026.

Direktur Utama Taman Safari Indonesia Aswin Sumampau menyampaikan bahwa, tim Life Science, bersama dokter hewan, paramedik, dan kurator, telah dikerahkan ke lokasi untuk memberikan penanganan terbaik bagi macan tutul liar yang ditemukan terjerat di kawasan Gunung Mas.

Menurutnya, seluruh proses evakuasi dan penanganan satwa dilaksanakan secara terkoordinasi bersama Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bogor selaku otoritas berwenang, dengan mengacu pada ketentuan dan prosedur perlindungan satwa liar yang berlaku.

“Saat ini, satwa telah berhasil dievakuasi dan tengah menjalani observasi di lokasi penanganan sementara di bawah pemantauan tim medis dan konservasi kami,” kata Aswin Sumampau.

Ia mengatakan, kondisi satwa saat ini dalam keadaan stabil dan terus dipantau secara intensif untuk memastikan pemulihannya berjalan dengan baik.

Kemudian, tahapan selanjutnya akan dilaksanakan melalui koordinasi lanjutan bersama Direktorat Konservasi Keanekaragaman Hayati (KKH) dan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGP), sesuai dengan kewenangan masing-masing pihak.

“Taman Safari Indonesia berkomitmen penuh untuk mendukung upaya pelestarian satwa liar Indonesia dan akan terus memberikan informasi terkini terkait hal ini, seiring dengan perkembangan situasi,” jelasnya.

Sementara itu, Perwakilan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bogor Dani Hamdani menjelaskan bahwa, saat ini macan tutul tersebut berhasil dievakuasi oleh petugas.

“Iya itu macan tutul liar, karena masih banyak di sana. Itu dia mungkin sedang turun, terus terjerat jebakan babi. Mau dievakuasi, sama dibantu tim TSI juga,” ungkap Dani Hamdani.***

Albin

KAI Commuter Tuntut Ganti Rugi Buntut Kecelakaan KRL Tertemper Mobil di Bogor

0

Bogordaily.net – Pagi itu, rel di antara Bogor dan Cilebut sempat kehilangan ritmenya.

Sebuah Toyota Innova nekat melintas di perlintasan sebidang Soleh Iskandar, Kota Bogor. Waktu menunjukkan sekitar pukul 04.00 WIB, Jumat (3/4/2026).

Di saat yang sama, KRL Commuter Line relasi Bogor–Jakarta Kota nomor perjalanan 1157 melaju seperti biasa. Tabrakan itu tak terhindarkan.

KAI Commuter pun angkat bicara. Nada mereka jelas: ada yang harus bertanggung jawab.

Manager Public Relations KAI Commuter, Leza Arlan, menegaskan pihaknya akan menempuh jalur hukum sekaligus menuntut ganti rugi kepada pengemudi mobil.

Kereta bukan sekadar alat angkut. Ia sistem. Begitu satu komponen terganggu, dampaknya menjalar.

Akibat benturan itu, bagian penting KRL—saluran pipa angin pada sistem pengereman—mengalami kerusakan. Kereta tak bisa melanjutkan perjalanan. Ia ditarik kembali ke Stasiun Bogor. Perlu diperbaiki sebelum kembali melayani.

Beruntung, tidak ada korban jiwa. Penumpang selamat. Masinis juga. Namun rel sempat “terkunci”.

Lintas Bogor–Cilebut tak bisa dilalui dari dua arah selama proses evakuasi. Baru sekitar pukul 05.30 WIB jalur dinyatakan aman kembali. Perjalanan kereta pelan-pelan dipulihkan.

Tetap saja, pagi itu telanjur kacau. Dua perjalanan KRL dibatalkan. Sepuluh lainnya harus diatur ulang—hanya sampai Bojonggede dan Depok, lalu kembali ke Jakarta Kota. Upaya darurat untuk mengejar keterlambatan yang mengular.

KAI Commuter mengingatkan hal yang sebenarnya sudah lama diketahui, tapi sering diabaikan.

Dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian dan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, pengguna jalan wajib mendahulukan kereta api. Sinyal berbunyi, palang mulai turun—itu tanda berhenti. Bukan diterobos.

Ironisnya, pengemudi mobil justru melarikan diri setelah kejadian.

Rel sudah kembali normal. Tapi pelajaran dari pagi itu belum tentu.***

Ultrajaya Disorot! Susu Gratis MBG Dijual di Minimarket, Pasokan Langsung Dihentikan

0

Bogordaily.net – Ultrajaya menjadi sorotan setelah produk susu sekolah dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) ditemukan dijual bebas di sejumlah minimarket, meski pada kemasannya jelas tertulis tidak untuk diperjualbelikan. Temuan ini memicu polemik di tengah masyarakat dan ramai diperbincangkan di media sosial.

Kasus ini mencuat setelah seorang warganet mengunggah temuan susu kemasan 125 ml yang dijual sekitar Rp4.000 per bungkus atau Rp138.000 per dus. Padahal, produk tersebut merupakan bagian dari program bantuan pemerintah yang seharusnya dibagikan gratis kepada siswa.

Menanggapi hal tersebut, pihak Ultrajaya melalui Corporate Secretary Helina Widayani menyatakan telah melakukan penelusuran internal. Perusahaan mengaku kecewa karena distribusi produk tidak sesuai dengan peruntukannya.

“Seharusnya tidak terjadi, karena peruntukannya jelas tidak untuk diperjualbelikan,” ujar perwakilan perusahaan.

Sebagai langkah tegas, Ultrajaya langsung menghentikan pasokan kepada pemasok yang terbukti menyalurkan produk tersebut ke jalur ritel. Tidak hanya itu, pemasok yang melanggar juga dipastikan tidak akan lagi menerima distribusi susu program di masa mendatang.

Perusahaan menjelaskan bahwa distribusi susu MBG dilakukan melalui pemasok yang bekerja sama dengan dapur program. Dengan demikian, tanggung jawab penyaluran berada di pihak pemasok, bukan produsen secara langsung.

Saat ini, produk susu yang sempat beredar di minimarket telah ditarik dari peredaran dan tidak lagi dijual bebas.

Di sisi lain, Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Prof. Dadan Hindayana, turut angkat bicara. Ia menegaskan bahwa pihaknya belum melakukan investigasi mendalam terkait temuan tersebut.

Dadan juga menekankan bahwa BGN tidak memiliki kontrak khusus dengan produsen mana pun untuk penyediaan susu program MBG. Kebutuhan susu disebut dipenuhi melalui pembelian langsung di pasar oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi.

Muncul dugaan bahwa kebocoran distribusi ini bisa terjadi karena adanya pihak pengelola dapur yang memiliki akses ke jalur penjualan ritel, sehingga sisa stok program dialihkan untuk dijual.

Kasus ini pun menjadi perhatian luas karena menyangkut integritas program bantuan pemerintah. Produk yang secara jelas berlabel “tidak untuk diperjualbelikan” justru ditemukan di rak minimarket, memicu kritik tajam dari publik.***

DLH Stop Aktivitas Pembuangan Sampah di TPS ILegal Cilebut Timur Bogor

0

Bogordaily.net – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) menindaklanjuti terkait aktivitas penampungan pembuangan sampah ilegal di kawasan Jalan Bumi Pertiwi Raya, Desa Cilebut Timur, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor.

Adapun, penindakan dilakukan setelah adanya laporan masyarakat terkait bau menyengat dan asap yang diduga berasal dari lokasi sampah rumah tangga tersebut.

Ketua Tim Pelayanan Persampahan DLH Kabupaten Bogor, Fredie Purbaya, mengatakan pihaknya telah melakukan pengecekan langsung ke lokasi.

“Kami telah melakukan verifikasi lapangan dan sudah ketemu dengan pengelola kegiatan yang dimaksud,” kata Fredie Purbaya, Jum’at 3 April 2026.

Menurut Fredie, dari hasil penelusuran, diketahui lahan yang digunakan memiliki luas sekitar 2,8 hektare dan merupakan milik Lapas Kota Bogor.

“Pengelola tidak mengantongi perizinan dan tidak ada perjanjian pakai dengan pemilik lahan,” jelasnya.

Kemudian, atas temuan itu, Tim Reaksi Cepat (TRC) DLH Kabupaten Bogor langsung membuat berita acara peninjauan dan meminta aktivitas tersebut dihentikan.

“Intinya yang bersangkutan bersedia menghentikan kegiatan tersebut,” ujar Fredie.

Selanjutnya, penanganan akan dilimpahkan kepada tim penegakan hukum DLH untuk proses lebih lanjut.

“Untuk proses selanjutnya akan diteruskan kepada Tim Gakum DLH Kabupaten Bogor,” ungkapnya.

Sebelumnya diketahui, warga mengeluhkan adanya asap dan bau menyengat yang diduga berasal dari lahan di Jalan Bumi Pertiwi Raya, Desa Cilebut Timur, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor.

Keluhan tersebut sempat viral di media sosial karena dinilai mengganggu aktivitas dan kenyamanan lingkungan sekitar.

Pantauan di lapangan menunjukkan adanya tumpukan sampah yang diduga menjadi sumber asap akibat pembakaran limbah dan sampah domestik serta menimbulkan bau tidak sedap.***

Albin

Amaroossa Royal Bogor Hadirkan Promo “Aplous Stay (April Fabulous)” Hanya Rp. 585.000,- / Malam

0

Bogordaily.net – Memasuki bulan April yang penuh warna, Amaroossa Royal Bogor dengan bangga menghadirkan penawaran eksklusif bertajuk “Aplous (April Fabulous) Stay”. Promo ini dirancang khusus bagi para wisatawan dan keluarga yang ingin menikmati pengalaman menginap mewah dengan harga yang sangat terjangkau di jantung Kota Bogor.

Hanya dengan IDR 585.000 nett/malam (dari harga normal IDR 950.000), tamu sudah bisa menikmati kenyamanan menginap di Deluxe Twin Room yang elegan. Penawaran ini merupakan bentuk apresiasi Amaroossa Royal Bogor untuk memberikan pengalaman liburan yang berkesan tanpa harus menguras kantong.

Cara Pesan Kamar & Booking

Untuk menikmati promo “Aplous Stay (April Fabulous)”. segera kunjungi situs web kami atau mengirimkan pesan ke akun instagram @amaroossaroyal.

Kamar terbatas, jadi pastikan Anda memesan lebih awal!
Kenapa Pilih Amaroossa Royal Bogor?
Terletak di jantung Kota Bogor, Amaroossa Royal Bogor adalah destinasi sempurna untuk beristirahat sambil mengeksplorasi berbagai daya tarik kota. Dengan layanan terbaik, arsitektur bergaya kerajaan, dan lokasi strategis dekat Kebun Raya Bogor, kami menjamin pengalaman menginap yang memadukan keanggunan dan kenyamanan.***

Nikah Tiga Bulan, Mantan Suami Bawa Kabur Uang Mantan Istri Puluhan Juta serta Motor Vario

0

Bogordaily.net – Seorang wanita di Desa Muktijaya, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, menjadi korban penipuan dan penggelapan dana oleh seorang pria muda yang telah menjadi mantan suami. Kerugian akibat uang yang dogondol mantan suaminya mencapai Rp.80 juta serta satu unit motor Vario. di Desa Muktijaya, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Tidak hanya itu, diduga dengan modus menikahi erempuan setengah baya merupakan modus penipuan yang dilancarkan tersangka.

“Setelah ditelusuri ternyata emang pria (pelaku), sering mendekati perempuan paruhbaya yang cukup tajir, lalu menjalin hubungan selanjutnya menikahinya,” ujar sumber terpercaya yang enggan disebutkan namanya, Jum’at 2 April 2026, malam.

Sementara itu saat dikonfirmasi, korban E mengaku baru tiga bulan menjalani hubungan dengan mantan suaminya yang mengaku Bernama Andi Kurniawan selama tiga bulan.

Kemudian, saat menjalin rumah tangga pelaku dengan tega tanpa sepengetahuan istri dan anaknya, membawa kabur uang milik E di lemari senilai Rp.80 juta.

“Saya nikah sama dia (pelaku) tiga bulan, saya naro duit di lemari pas mau dipake anak saya uangnya udah ngga ada di lemari, nominalnya sangat besar Rp.80 jutaan,” kata korban E kepada bogordaily.net.

Menurut E, dirinya sudah berupaya untuk menyelesaikan kasus tersebut secara kekeluargaan. Namun, keluarga pelaku menolak dan malah membentak korban.

“Jadi dia (pelaku) malah kabur, saya minta ke secara kekeluargaan ke keluarga nya malah ngga mau, mala galak ama saya,” jelasnya.

Selain kepada Korban E, pelaku juga turut melakukan tindakan serupa kepada korban lainnya yakni MS dengan membawa satu unit sepeda motor senilai Rp.20 juta.

Hal tersebut berdasarkan laporan polisi nomor LP/B/07/1/2025/SPKT/Polsek Bogor Timur/Polresta Bogor Kota/Polda Jawa Barat tanggal 22 Januari 2025 pukul 15.54 WIB dengan pelapor MS.

Terkait dengan penipuan dan Penggelapan atau UU Nomor 1 tahun 1946 tentang KUHP sebagaimana dimaksud dalam pasal 378 junto 372 kuhp yang terjadi di Kp Palasari, RT 005, RW 005 l, Kelurahan Sindangsari, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor oleh pelaku atas nama Andi Kurniawan.

E menambahkan, pelaku sudah sering melakukan penipuan terhadap sejumlah orang terutama kepada para janda yang sengaja dinikahinya untuk diambil harta bendanya.

Adapun, total korban yang telah ditipu oleh pelaku Andi Kurniawan sebanyak tiga orang dengan jumlah total kerugian mencapai Rp.100 juta.

Sementara itu, Andi Kurniawan diketahui telah kabur ke wilayah Cidahu, Sukabumi dengan sering aktif menggunakan Tiktok atas nama @andydekorasitaman.

Selain itu, korban mengaku sangat membutuhkan dana tersebut yang diambil oleh pelaku untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari.

Ia berharap kasus ini segera ditindaklanjuti oleh pihak kepolisian dan pelaku Andi Kurniawan segera ditangkap.

Albin Pandita