Home Blog Page 216

Masuk Pemukiman Warga Cisarua Bogor, Macan Tutul Dievakuasi TSI dan BKSDA

0

Bogordaily.net – Taman Safari Indonesia (TSI) Bogor beserta Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) berhasil mengevakuasi macan tutul liar yang masuk ke pemukiman warga di Desa Gunung Mas, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, pada Jum’at 3 April 2026.

Direktur Utama Taman Safari Indonesia Aswin Sumampau menyampaikan bahwa, tim Life Science, bersama dokter hewan, paramedik, dan kurator, telah dikerahkan ke lokasi untuk memberikan penanganan terbaik bagi macan tutul liar yang ditemukan terjerat di kawasan Gunung Mas.

Menurutnya, seluruh proses evakuasi dan penanganan satwa dilaksanakan secara terkoordinasi bersama Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bogor selaku otoritas berwenang, dengan mengacu pada ketentuan dan prosedur perlindungan satwa liar yang berlaku.

“Saat ini, satwa telah berhasil dievakuasi dan tengah menjalani observasi di lokasi penanganan sementara di bawah pemantauan tim medis dan konservasi kami,” kata Aswin Sumampau.

Ia mengatakan, kondisi satwa saat ini dalam keadaan stabil dan terus dipantau secara intensif untuk memastikan pemulihannya berjalan dengan baik.

Kemudian, tahapan selanjutnya akan dilaksanakan melalui koordinasi lanjutan bersama Direktorat Konservasi Keanekaragaman Hayati (KKH) dan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGP), sesuai dengan kewenangan masing-masing pihak.

“Taman Safari Indonesia berkomitmen penuh untuk mendukung upaya pelestarian satwa liar Indonesia dan akan terus memberikan informasi terkini terkait hal ini, seiring dengan perkembangan situasi,” jelasnya.

Sementara itu, Perwakilan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bogor Dani Hamdani menjelaskan bahwa, saat ini macan tutul tersebut berhasil dievakuasi oleh petugas.

“Iya itu macan tutul liar, karena masih banyak di sana. Itu dia mungkin sedang turun, terus terjerat jebakan babi. Mau dievakuasi, sama dibantu tim TSI juga,” ungkap Dani Hamdani.***

Albin

KAI Commuter Tuntut Ganti Rugi Buntut Kecelakaan KRL Tertemper Mobil di Bogor

0

Bogordaily.net – Pagi itu, rel di antara Bogor dan Cilebut sempat kehilangan ritmenya.

Sebuah Toyota Innova nekat melintas di perlintasan sebidang Soleh Iskandar, Kota Bogor. Waktu menunjukkan sekitar pukul 04.00 WIB, Jumat (3/4/2026).

Di saat yang sama, KRL Commuter Line relasi Bogor–Jakarta Kota nomor perjalanan 1157 melaju seperti biasa. Tabrakan itu tak terhindarkan.

KAI Commuter pun angkat bicara. Nada mereka jelas: ada yang harus bertanggung jawab.

Manager Public Relations KAI Commuter, Leza Arlan, menegaskan pihaknya akan menempuh jalur hukum sekaligus menuntut ganti rugi kepada pengemudi mobil.

Kereta bukan sekadar alat angkut. Ia sistem. Begitu satu komponen terganggu, dampaknya menjalar.

Akibat benturan itu, bagian penting KRL—saluran pipa angin pada sistem pengereman—mengalami kerusakan. Kereta tak bisa melanjutkan perjalanan. Ia ditarik kembali ke Stasiun Bogor. Perlu diperbaiki sebelum kembali melayani.

Beruntung, tidak ada korban jiwa. Penumpang selamat. Masinis juga. Namun rel sempat “terkunci”.

Lintas Bogor–Cilebut tak bisa dilalui dari dua arah selama proses evakuasi. Baru sekitar pukul 05.30 WIB jalur dinyatakan aman kembali. Perjalanan kereta pelan-pelan dipulihkan.

Tetap saja, pagi itu telanjur kacau. Dua perjalanan KRL dibatalkan. Sepuluh lainnya harus diatur ulang—hanya sampai Bojonggede dan Depok, lalu kembali ke Jakarta Kota. Upaya darurat untuk mengejar keterlambatan yang mengular.

KAI Commuter mengingatkan hal yang sebenarnya sudah lama diketahui, tapi sering diabaikan.

Dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian dan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, pengguna jalan wajib mendahulukan kereta api. Sinyal berbunyi, palang mulai turun—itu tanda berhenti. Bukan diterobos.

Ironisnya, pengemudi mobil justru melarikan diri setelah kejadian.

Rel sudah kembali normal. Tapi pelajaran dari pagi itu belum tentu.***

Ultrajaya Disorot! Susu Gratis MBG Dijual di Minimarket, Pasokan Langsung Dihentikan

0

Bogordaily.net – Ultrajaya menjadi sorotan setelah produk susu sekolah dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) ditemukan dijual bebas di sejumlah minimarket, meski pada kemasannya jelas tertulis tidak untuk diperjualbelikan. Temuan ini memicu polemik di tengah masyarakat dan ramai diperbincangkan di media sosial.

Kasus ini mencuat setelah seorang warganet mengunggah temuan susu kemasan 125 ml yang dijual sekitar Rp4.000 per bungkus atau Rp138.000 per dus. Padahal, produk tersebut merupakan bagian dari program bantuan pemerintah yang seharusnya dibagikan gratis kepada siswa.

Menanggapi hal tersebut, pihak Ultrajaya melalui Corporate Secretary Helina Widayani menyatakan telah melakukan penelusuran internal. Perusahaan mengaku kecewa karena distribusi produk tidak sesuai dengan peruntukannya.

“Seharusnya tidak terjadi, karena peruntukannya jelas tidak untuk diperjualbelikan,” ujar perwakilan perusahaan.

Sebagai langkah tegas, Ultrajaya langsung menghentikan pasokan kepada pemasok yang terbukti menyalurkan produk tersebut ke jalur ritel. Tidak hanya itu, pemasok yang melanggar juga dipastikan tidak akan lagi menerima distribusi susu program di masa mendatang.

Perusahaan menjelaskan bahwa distribusi susu MBG dilakukan melalui pemasok yang bekerja sama dengan dapur program. Dengan demikian, tanggung jawab penyaluran berada di pihak pemasok, bukan produsen secara langsung.

Saat ini, produk susu yang sempat beredar di minimarket telah ditarik dari peredaran dan tidak lagi dijual bebas.

Di sisi lain, Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Prof. Dadan Hindayana, turut angkat bicara. Ia menegaskan bahwa pihaknya belum melakukan investigasi mendalam terkait temuan tersebut.

Dadan juga menekankan bahwa BGN tidak memiliki kontrak khusus dengan produsen mana pun untuk penyediaan susu program MBG. Kebutuhan susu disebut dipenuhi melalui pembelian langsung di pasar oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi.

Muncul dugaan bahwa kebocoran distribusi ini bisa terjadi karena adanya pihak pengelola dapur yang memiliki akses ke jalur penjualan ritel, sehingga sisa stok program dialihkan untuk dijual.

Kasus ini pun menjadi perhatian luas karena menyangkut integritas program bantuan pemerintah. Produk yang secara jelas berlabel “tidak untuk diperjualbelikan” justru ditemukan di rak minimarket, memicu kritik tajam dari publik.***

DLH Stop Aktivitas Pembuangan Sampah di TPS ILegal Cilebut Timur Bogor

0

Bogordaily.net – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) menindaklanjuti terkait aktivitas penampungan pembuangan sampah ilegal di kawasan Jalan Bumi Pertiwi Raya, Desa Cilebut Timur, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor.

Adapun, penindakan dilakukan setelah adanya laporan masyarakat terkait bau menyengat dan asap yang diduga berasal dari lokasi sampah rumah tangga tersebut.

Ketua Tim Pelayanan Persampahan DLH Kabupaten Bogor, Fredie Purbaya, mengatakan pihaknya telah melakukan pengecekan langsung ke lokasi.

“Kami telah melakukan verifikasi lapangan dan sudah ketemu dengan pengelola kegiatan yang dimaksud,” kata Fredie Purbaya, Jum’at 3 April 2026.

Menurut Fredie, dari hasil penelusuran, diketahui lahan yang digunakan memiliki luas sekitar 2,8 hektare dan merupakan milik Lapas Kota Bogor.

“Pengelola tidak mengantongi perizinan dan tidak ada perjanjian pakai dengan pemilik lahan,” jelasnya.

Kemudian, atas temuan itu, Tim Reaksi Cepat (TRC) DLH Kabupaten Bogor langsung membuat berita acara peninjauan dan meminta aktivitas tersebut dihentikan.

“Intinya yang bersangkutan bersedia menghentikan kegiatan tersebut,” ujar Fredie.

Selanjutnya, penanganan akan dilimpahkan kepada tim penegakan hukum DLH untuk proses lebih lanjut.

“Untuk proses selanjutnya akan diteruskan kepada Tim Gakum DLH Kabupaten Bogor,” ungkapnya.

Sebelumnya diketahui, warga mengeluhkan adanya asap dan bau menyengat yang diduga berasal dari lahan di Jalan Bumi Pertiwi Raya, Desa Cilebut Timur, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor.

Keluhan tersebut sempat viral di media sosial karena dinilai mengganggu aktivitas dan kenyamanan lingkungan sekitar.

Pantauan di lapangan menunjukkan adanya tumpukan sampah yang diduga menjadi sumber asap akibat pembakaran limbah dan sampah domestik serta menimbulkan bau tidak sedap.***

Albin

Amaroossa Royal Bogor Hadirkan Promo “Aplous Stay (April Fabulous)” Hanya Rp. 585.000,- / Malam

0

Bogordaily.net – Memasuki bulan April yang penuh warna, Amaroossa Royal Bogor dengan bangga menghadirkan penawaran eksklusif bertajuk “Aplous (April Fabulous) Stay”. Promo ini dirancang khusus bagi para wisatawan dan keluarga yang ingin menikmati pengalaman menginap mewah dengan harga yang sangat terjangkau di jantung Kota Bogor.

Hanya dengan IDR 585.000 nett/malam (dari harga normal IDR 950.000), tamu sudah bisa menikmati kenyamanan menginap di Deluxe Twin Room yang elegan. Penawaran ini merupakan bentuk apresiasi Amaroossa Royal Bogor untuk memberikan pengalaman liburan yang berkesan tanpa harus menguras kantong.

Cara Pesan Kamar & Booking

Untuk menikmati promo “Aplous Stay (April Fabulous)”. segera kunjungi situs web kami atau mengirimkan pesan ke akun instagram @amaroossaroyal.

Kamar terbatas, jadi pastikan Anda memesan lebih awal!
Kenapa Pilih Amaroossa Royal Bogor?
Terletak di jantung Kota Bogor, Amaroossa Royal Bogor adalah destinasi sempurna untuk beristirahat sambil mengeksplorasi berbagai daya tarik kota. Dengan layanan terbaik, arsitektur bergaya kerajaan, dan lokasi strategis dekat Kebun Raya Bogor, kami menjamin pengalaman menginap yang memadukan keanggunan dan kenyamanan.***

Nikah Tiga Bulan, Mantan Suami Bawa Kabur Uang Mantan Istri Puluhan Juta serta Motor Vario

0

Bogordaily.net – Seorang wanita di Desa Muktijaya, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, menjadi korban penipuan dan penggelapan dana oleh seorang pria muda yang telah menjadi mantan suami. Kerugian akibat uang yang dogondol mantan suaminya mencapai Rp.80 juta serta satu unit motor Vario. di Desa Muktijaya, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Tidak hanya itu, diduga dengan modus menikahi erempuan setengah baya merupakan modus penipuan yang dilancarkan tersangka.

“Setelah ditelusuri ternyata emang pria (pelaku), sering mendekati perempuan paruhbaya yang cukup tajir, lalu menjalin hubungan selanjutnya menikahinya,” ujar sumber terpercaya yang enggan disebutkan namanya, Jum’at 2 April 2026, malam.

Sementara itu saat dikonfirmasi, korban E mengaku baru tiga bulan menjalani hubungan dengan mantan suaminya yang mengaku Bernama Andi Kurniawan selama tiga bulan.

Kemudian, saat menjalin rumah tangga pelaku dengan tega tanpa sepengetahuan istri dan anaknya, membawa kabur uang milik E di lemari senilai Rp.80 juta.

“Saya nikah sama dia (pelaku) tiga bulan, saya naro duit di lemari pas mau dipake anak saya uangnya udah ngga ada di lemari, nominalnya sangat besar Rp.80 jutaan,” kata korban E kepada bogordaily.net.

Menurut E, dirinya sudah berupaya untuk menyelesaikan kasus tersebut secara kekeluargaan. Namun, keluarga pelaku menolak dan malah membentak korban.

“Jadi dia (pelaku) malah kabur, saya minta ke secara kekeluargaan ke keluarga nya malah ngga mau, mala galak ama saya,” jelasnya.

Selain kepada Korban E, pelaku juga turut melakukan tindakan serupa kepada korban lainnya yakni MS dengan membawa satu unit sepeda motor senilai Rp.20 juta.

Hal tersebut berdasarkan laporan polisi nomor LP/B/07/1/2025/SPKT/Polsek Bogor Timur/Polresta Bogor Kota/Polda Jawa Barat tanggal 22 Januari 2025 pukul 15.54 WIB dengan pelapor MS.

Terkait dengan penipuan dan Penggelapan atau UU Nomor 1 tahun 1946 tentang KUHP sebagaimana dimaksud dalam pasal 378 junto 372 kuhp yang terjadi di Kp Palasari, RT 005, RW 005 l, Kelurahan Sindangsari, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor oleh pelaku atas nama Andi Kurniawan.

E menambahkan, pelaku sudah sering melakukan penipuan terhadap sejumlah orang terutama kepada para janda yang sengaja dinikahinya untuk diambil harta bendanya.

Adapun, total korban yang telah ditipu oleh pelaku Andi Kurniawan sebanyak tiga orang dengan jumlah total kerugian mencapai Rp.100 juta.

Sementara itu, Andi Kurniawan diketahui telah kabur ke wilayah Cidahu, Sukabumi dengan sering aktif menggunakan Tiktok atas nama @andydekorasitaman.

Selain itu, korban mengaku sangat membutuhkan dana tersebut yang diambil oleh pelaku untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari.

Ia berharap kasus ini segera ditindaklanjuti oleh pihak kepolisian dan pelaku Andi Kurniawan segera ditangkap.

Albin Pandita

 

Akun Ig Tri Indah R Diserbu. Siapa Dia?

0

Bogordaily.net – Ig atau Instagram milik Tri Indah R mendadak diserbu. Nama itu tiba-tiba muncul. Meledak. Mengalir deras di linimasa. Orang-orang menyebutnya dengan nama lain: Keyndah.

Semua bermula dari pengakuan Clara Shinta. Ia membuka sesuatu yang selama ini mungkin disimpannya rapat. Dugaan perselingkuhan suaminya, Muhammad Alexander Assad. Bukan sekadar cerita. Ada tangkapan layar. Ada percakapan. Ada jejak digital yang sulit diabaikan.

Di situlah publik mulai masuk. Menilai. Menebak. Bahkan—menghakimi.

Clara tidak diam. Ia memilih menghadapi. Mengonfrontasi langsung suaminya. Itu momen penting. Karena sejak itu, isu tidak lagi kecil. Ia membesar. Viral.

Lalu, nama lain ikut terseret.

Kemudian akun Ig Tri Indah R mulai dicari dan disebut-sebut. Pelan di awal. Lalu semakin keras. Warganet mengaitkan akun Keyndah sebagai sosok perempuan yang diduga ada dalam komunikasi tersebut. Dugaan itu menyebar cepat. Terlalu cepat.

Padahal—belum ada klarifikasi. Belum ada pernyataan resmi. Namun publik kadung percaya pada potongan-potongan cerita.

Di tengah panasnya isu, hal lain terjadi.

Akun Instagram @keyndah_ tiba-tiba tak bisa diakses. Hilang. Ketika dibuka, hanya muncul kalimat sederhana: “Maaf, halaman ini tidak tersedia.”

Kalimat yang justru menimbulkan lebih banyak pertanyaan. Apakah dinonaktifkan sendiri? Atau terkena laporan massal?

Tidak ada yang benar-benar tahu. Spekulasi pun berkembang liar.

Menariknya, Clara Shinta justru memilih jalan berbeda. Ia tidak memperpanjang konflik. Tidak mencari. Tidak mendatangi.

“Aku gak akan cari dan labrak juga… aku sudah DM mau bicara baik-baik,” tulisnya.

Sikap yang jarang terlihat di tengah badai seperti ini. Tenang. Tapi tetap tegas.

Ia juga sempat menanggapi warganet dengan santai. Seolah ingin mengatakan: setiap orang bertanggung jawab atas pilihannya sendiri.

Sementara itu, sosok yang disebut-sebut—Keyndah—sebenarnya bukan nama asing di media sosial.

Di akun Ig Tri Indah R dikenal sebagai konten kreator. Aktif. Konsisten. Pengikutnya tidak sedikit. Sekitar 290 ribu di Instagram sebelum akunnya hilang. Di TikTok, sekitar 59 ribu.

Kontennya ringan. Gaya hidup. Fashion. Sesekali promosi produk kecantikan. Hal-hal yang biasa. Tidak ada tanda-tanda akan terseret dalam pusaran isu seperti ini.

Aktivitas terakhirnya pun terbilang normal.

Ia masih mengunggah konten di TikTok hingga 28 Maret 2026. Setelah itu, kolom komentar berubah. Ramai. Dipenuhi pertanyaan. Bahkan tudingan.

Beberapa konten lama disebut-sebut menghilang. Apakah itu kebetulan?

Atau bagian dari upaya meredam situasi Kita tidak tahu. Yang jelas, isu ini belum selesai. Masih bergulir. Masih menjadi bahan pembicaraan.

Namun satu hal yang pasti: sampai hari ini, belum ada klarifikasi langsung dari Tri Indah R.

Dan selama itu belum terjadi—semua yang beredar tetaplah dugaan. Bukan kebenaran yang utuh.***

Buat Kota Bogor Bangga! Yuana Mutiara Zahra Raih Beasiswa Penuh ke Rusia Hingga Diterima di 13 Kampus Luar Negeri

0

Bogordaily.net – Kabar membanggakan datang dari Kota Bogor Seorang siswi berprestasi asal Bogor Utara, Yuana Mutiara Zahra, Lahir di Bogor pada 16 November 2007, Yuana tinggal di Villa Bogor Indah 3, Kelurahan Kedung Halang, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor.

Ia mulai menempuh pendidikannya pertamanya di TK Negeri Pembina Cibinong, dilanjutkan ke SDN Sasanawiyata 01, kemudian MTs Sahid Bogor, hingga akhirnya menempuh pendidikan di MAN Insan Cendekia Serpong.

Yuana kini merupakan siswi dari MAN Insan Cendekia Serpong yang dikenal sebagai salah satu sekolah unggulan di Indonesia.

Buat Kota Bogor Bangga! Yuana Mutiara Zahra Raih Beasiswa Penuh ke Rusia Hingga Diterima di 13 Kampus Luar Negeri
Juara 1 Sebelas Maret Business Plan Competition, skala nasional

Kemudian Ia berhasil menorehkan prestasi gemilang dengan diterima di 13 perguruan tinggi luar negeri sekaligus meraih beasiswa penuh untuk melanjutkan pendidikan di Rusia.

Capaian ini menjadi kebanggaan tersendiri, tidak hanya bagi keluarga, tetapi juga masyarakat Kota Bogor dan juga Indonesia

Di tengah banyaknya siswa yang masih menantikan pengumuman Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP), Yuana justru telah memastikan langkahnya ke kancah pendidikan internasional dengan prestasi yang luar biasa.

Ia bahkan tercatat sebagai salah satu dari empat besar siswa asal Bogor Utara yang berhasil menembus perguruan tinggi luar negeri.

Selama masa sekolah, Yuana dikenal aktif dalam berbagai organisasi dan kegiatan kepemimpinan, Ia tercatat memegang sekitar 30 posisi organisasi selama SMA, di antaranya :

  • Sebagai Ketua Angkatan 18 MTs Sahid,
  • Sekretaris OSIS MAN Insan Cendekia Serpong periode 2024/2025,
  • Sekretaris IFUN 1445 dalam ajang National Islamic Competition.

Pengalaman organisasi ini menjadi bekal penting dalam membentuk karakter kepemimpinan dan kemampuan manajerialnya.

Tak hanya aktif berorganisasi, Yuana juga menorehkan berbagai prestasi di tingkat nasional.

Buat Kota Bogor Bangga! Yuana Mutiara Zahra Raih Beasiswa Penuh ke Rusia Hingga Diterima di 13 Kampus Luar Negeri

Ia mengikuti Workshop Moderasi Beragama Lintas Negara MABIMS 2024 yang diselenggarakan Kementerian Agama RI, berpartisipasi dalam kegiatan Perwira 2024 Saka Wanabakti se-DKI Jakarta, serta Pertikawan Nasional 2024 oleh KLHK RI.

Selain itu, Yuana juga berhasil meraih Juara 1 dalam National Business Plan Competition yang diselenggarakan oleh Universitas Sebelas Maret.

Buat Kota Bogor Bangga! Yuana Mutiara Zahra Raih Beasiswa Penuh ke Rusia Hingga Diterima di 13 Kampus Luar Negeri

Prestasi yang diraih Yuana diharapkan dapat menjadi inspirasi dan juga dorongan bagi generasi muda, khususnya di Kota Bogor, untuk terus berprestasi dan berani bersaing di tingkat internasional

Dengan kerja keras, dedikasi, serta semangat belajar yang tinggi, peluang untuk meraih pendidikan di luar negeri terbuka lebar bagi siapa saja yang selalu berusaha untuk masa depan.***

Menkop: Tingkatkan Literasi Keuangan Syariah, MES Siap Perkuat Sinergi Dengan OJK

0

Bogordaily.net – Menteri Koperasi (Menkop) yang sekaligus Ketua Harian Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Ferry Juliantono memberikan apresiasi tinggi kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) atas penyelenggaraan Gebyar Ramadan Keuangan Syariah (GERAK Syariah) 2026. Acara tersebut dinilai menjadi momentum yang sangat strategis dan penting dalam upaya penguatan literasi dan inklusi keuangan syariah di Indonesia.

Ia menjelaskan bahwa MES siap mendukung secara konsisten dalam pelaksanaan program GERAK Syariah di tahun-tahun mendatang. Sinergi yang terjalin selama ini diharapkan dapat mendukung terbentuknya ekosistem keuangan syariah yang semakin solid dalam upaya pencapaian target pertumbuhan ekonomi nasional.

“Setiap tahun memperlihatkan perkembangan kegiatan yang meningkat signifikan (GERAK Syariah). MES terus mendukung program ini dan semoga tahun depan bisa terlibat secara lebih aktif,” ujar Menkop Ferry dalam acara Penutupan GERAK Syariah 2026 di Kantor OJK, Kamis (2/4).

Hadir dalam acara tersebut, Menteri Agama RI Nasaruddin Umar, Ketua OJK Friderica Widyasari Dewi, Kepala Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Perlindungan Konsumen (PEPK) OJK Dicky Kartikoyono, Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Cholil Nafis serta seluruh Kepala Kantor OJK Daerah di seluruh Indonesia secara virtual.

Menkop Ferry menekankan bahwa penguatan keuangan syariah tidak bisa dilepaskan dari sektor riil. Untuk itu OJK bersama MES perlu mulai memperkuat sinergi dengan masuk ke sektor riil salah satunya melalui Koperasi-Koperasi di Pondok Pesantren (Kopontren) hingga Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes/Kel) Merah Putih.

Keberadaan koperasi tersebut dinilai sebagai lembaga ekonomi dan keuangan yang paling dekat dengan masyarakat. Terlebih saat ini pemerintah tengah mengakselerasi pembangunan Kopdes/Kel Merah Putih untuk segera dioperasikan. Hal ini menjadi lembaga strategis untuk mendorong peningkatan literasi keuangan masyarakat khususnya syariah.

“Penguatan keuangan syariah harus tumbuh berdampingan dengan aktivitas ekonomi riil, baik itu UMKM, industri halal, maupun usaha produktif masyarakat. Dalam konteks ini, koperasi desa Merah Putih memiliki potensi besar sebagai pusat pemberdayaan ekonomi umat berbasis gotong royong dan prinsip syariah,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa peningkatan literasi dan inklusi keuangan termasuk syariah menghadapi berbagai tantangan. Berdasarkan arahan Tokoh Senior Ekonomi Syariah, K.H. Ma’ruf Amin, ia menekankan bahwa saat ini Indonesia memasuki fase kedua dalam pengembangan ekonomi dan keuangan syariah, yaitu fase perluasan pangsa pasar.

Artinya, tantangan saat ini bukan lagi sekadar membangun awareness dari masyarakat terkait keuangan syariah, tetapi bagaimana memastikan masyarakat benar-benar menjadi pengguna aktif ekosistem keuangan syariah. Oleh karena itu diperlukan sinergi dan kerja sama yang erat antar pemangku kepentingan untuk mewujudkan target tersebut.

“Ke depan, kita perlu terus bersama – sama untuk mengembangkan dan memperkuat sistem ekonomi syariah agar semakin inklusif termasuk masuk ke sektor riil agar semakin memperkokoh daya saing, dan memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat,” ujarnya.

Terkait dengan Kopdes/Kel Merah Putih, Menkop Ferry memastikan bahwa gerai-gerai dan toko ritel yang ada di Kopdes Merah Putih dipastikan siap untuk menampung seluruh produk dari masyarakat agar mampu menciptakan multiplayer effect yang lebih luas. Namun sebelumnya akan dilakukan proses kurasi dan dan inkubasi agar produk yang dipasarkan layak dan sesuai pangsa pasar.

Kopdes/Kel Merah Putih juga dipastikan akan siap memberikan dukungan pembiayaan mikro kepada masyarakat dalam rangka mendukung usahanya. Dengan perluasan akses pendanaan diharapkan ekonomi masyarakat di desa/ kelurahan dapat tumbuh bersama dengan pengembangan usaha koperasi.

“Kopdes Merah Putih yang sudah terbangun diharapkan bisa menjadi bagian pengembangan literasi dan inklusi keuangan masyarakat. Dengan pendekatan yang terintegrasi kami optimis bahwa ini akan menjadi pusat pertumbuhan baru ekonomi syariah yang berkelanjutan,” katanya.

Sementara itu Ketua OJK Friderica Widyasari Dewi menjelaskan bahwa saat ini Indeks literasi keuangan nasional 2025 sebesar 66,46 persen dimana syariah baru mencapai 43,42 persen. Untuk inklusi keuangan nasional 80,51 persen, sedangkan syariah baru 13,41 persen.

Dari aspek keuangan syariah, Indonesia berada di peringkat 6 dari posisi 10 besar. Kemudian ditingkat nasional, kinerja sektor jasa keuangan syariah juga mengalami pertumbuhan yang stabil, bahkan di tengah isu dinamika geopolitik.

“Ini masih menjadi tantangan bahwa inklusi keuangan syariah masih rendah, dengan literasi yang baik tentu menjadi modal bagi kita di dalam meningkatkan inklusi keuangan syariah,” katanya.

Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Perlindungan Konsumen OJK Dicky Kartikoyono menegaskan pentingnya literasi keuangan sebagai modal utama untuk mendorong inklusi. Melalui Program GERAK Syariah 2026 tercatat mampu mendorong peningkatan tingkat inklusi dan literasi keuangan syariah.

Menurutnya, GERAK Syariah 2026 berhasil mencatat 2.632 kegiatan, terdiri dari 1.283 kegiatan literasi, 459 kegiatan inklusi, dan 890 kegiatan sosial. Total penghimpunan dana mencapai Rp6,83 triliun dengan penyaluran Rp6,86 triliun, serta manfaat sosial senilai Rp86,2 miliar.

“Sinergi dan kolaborasi menjadi kunci untuk meningkatkan literasi dan inklusi keuangan syariah dan melalui GERAK Syariah 2026 saat ini kita berhasil menempati level yang lebih tinggi,” katanya.***

Rektorat Universitas Islam Bogor Bersilaturahmi dengan Kasubdit Kelembagaan Direktorat Diktis Kemenag RI

0

Bogordaily.net – Rektorat Universitas Islam Bogor (UIB) melaksanakan kunjungan silaturahmi ke Kementerian Agama Republik Indonesia pada Kamis (2/4/2026). Kunjungan ini diterima langsung oleh Kasubdit Kelembagaan Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (Diktis), Dr. Asro’i, M.Pd, di gedung Kementerian Agama RI.

Rombongan Rektorat UIB tiba pada pukul 08.15 WIB dan disambut dengan hangat oleh Dr. Asro’i, M.Pd. Pertemuan berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan semangat kolaboratif.

Silaturahmi ini bertujuan untuk mempererat hubungan kelembagaan sekaligus membahas upaya peningkatan kualitas pendidikan di Universitas Islam Bogor. Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak berdiskusi mengenai penguatan tata kelola institusi, pengembangan akademik, serta peningkatan mutu pendidikan tinggi keagamaan Islam.

Melalui kegiatan ini, diharapkan Universitas Islam Bogor dapat terus berkembang menjadi institusi pendidikan yang unggul, adaptif, dan mampu menjawab tantangan zaman.***