Wednesday, 15 April 2026
Home Blog Page 217

Ramalan Cuaca Bogor Rabu 17 Desember 2025, Waspada Bogor Hujan Petir!

0

Bogordaily.net – Ramalan cuaca dari BMKG untuk Kota Bogor pagi hari ini, Rabu 17 Desember 2025 diperkirakan hujan petir sepanjang hari.

Kota Bogor yang dikenal dengan julukan Kota Hujan memang kerap kali mengalami perubahan cuaca yang cepat dan tak terduga.

Oleh karena itu, mengetahui kondisi cuaca secara akurat sangat penting agar aktivitas harian Anda tidak terganggu, baik saat berangkat kerja, sekolah, maupun beraktivitas di luar ruangan.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah merilis prakiraan cuaca khusus untuk wilayah Bogor dan sekitarnya. Hari ini Bogor diperkirakan berawan seharian.

Informasi ini mencakup prediksi suhu, kelembapan, potensi hujan, dan peringatan dini cuaca ekstrem jika ada.

Jadi, pastikan Anda menyimak ulasan lengkapnya agar bisa lebih waspada dan menyesuaikan rencana kegiatan Anda sepanjang hari ini.

Ramalan Cuaca Bogor Rabu 17 Desember 2025

Berikut adalah prakiraan cuaca lengkap di masing-masing wilayah Kota Bogor:

Bogor Selatan

Cuaca: Hujan Petir
Suhu: 22-30°C
Kelembapan: 69–89%

Bogor Timur

Cuaca: Hujan Petir
Suhu: 22-30°C
Kelembapan: 68–88%

Bogor Tengah

Cuaca: Hujan Petir
Suhu: 23-30°C
Kelembapan: 64-90%

Bogor Barat

Cuaca: Hujan Sedang
Suhu: 23-30°C
Kelembapan: 64–90%

Bogor Utara

Cuaca: Hujan Petir
Suhu: 23-30°C
Kelembapan: 67–87%

Tanah Sareal

Cuaca: Hujan Sedang
Suhu: 23–30°C
Kelembapan: 63–91%

Walau cerah, untuk jaga-jaga apabila memiliki kegiatan di luar rumah, disarankan untuk selalu membawa perlengkapan seperti jas hujan atau payung.

Jangan lupa mengenakan pakaian hangat untuk menjaga tubuh tetap nyaman di suhu yang relatif sejuk.

Selain itu, konsumsi vitamin dan cukup istirahat sangat penting untuk menjaga daya tahan tubuh Anda di tengah cuaca yang basah dan lembap.

BMKG secara rutin menyediakan pembaruan cuaca untuk seluruh wilayah Indonesia, termasuk Kota Bogor.

Anda dapat memantau akun resmi media sosial BMKG di Instagram atau Twitter untuk mendapatkan informasi terkini tentang prakiraan cuaca, suhu, kecepatan angin, dan tingkat kelembapan udara.

Demikian ramalan cuaca Kota Bogor untuk Rabu 17 Desember 2025. Semoga informasi ini membantu Anda dalam merencanakan aktivitas harian dengan lebih baik.***

Amarossa Royal Bogor Hadirkan Menu Baru “The Grand Mix Platter” dan Minuman Khas “Royal Cino”

0

Bogordaily.net – Amarossa Royal Bogor menghadirkan inovasi kuliner dengan meluncurkan dua menu spesial terbaru, yakni The Grand Mix Platter dan minuman khas Royal Cino.

Peluncuran ini menjadi bagian dari komitmen hotel untuk memberikan pengalaman bersantap yang berkelas sekaligus nyaman bagi para tamu maupun masyarakat umum.

The Grand Mix Platter dibanderol dengan harga IDR 75.000 nett, merupakan pilihan kudapan gurih yang cocok dinikmati bersama keluarga, sahabat, atau rekan kerja.

Menu ini menghadirkan perpaduan kentang goreng renyah, sosis ayam, fish fingers, dan chicken nuggets, yang disajikan dengan saus keju premium bercita rasa kaya dan lezat.

Kombinasi tersebut menjadikan The Grand Mix Platter sebagai sajian camilan ideal untuk bersantai maupun berkumpul.

Sementara itu, untuk melengkapi pengalaman bersantap, Amarossa Royal Bogor juga memperkenalkan minuman khas Royal Cino dengan harga IDR 55.000 nett.

Minuman ini menawarkan sensasi unik dari perpaduan kelembutan vanilla cake dengan kesegaran cappuccino coffee, menciptakan harmoni rasa yang smooth, elegan, dan berkarakter.

Tidak hanya menghadirkan menu baru, Amarossa Royal Bogor juga menyediakan beragam promo spesial yang dapat dinikmati oleh para tamu hotel maupun masyarakat umum selama periode tertentu.

Berlokasi strategis di jantung Kota Bogor, Amarossa Royal Bogor dikenal sebagai hotel bergaya kerajaan yang menawarkan layanan profesional, fasilitas lengkap, serta suasana hangat dan elegan.

Hotel ini menjadi pilihan ideal bagi pebisnis maupun keluarga yang ingin menikmati kenyamanan dan pengalaman menginap maupun bersantap di tengah kota.***

Ibnu Galansa

Lebih Dari Dua Dekade Melantai di Bursa Efek Indonesia, Harga Saham BBRI Telah Naik 48 Kali

0

Bogordaily.net – Saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BBRI telah 22 tahun tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) sejak melakukan penawaran umum perdana (IPO) pada 10 November 2003.

Saat IPO, BRI menawarkan 3,81 miliar saham dengan harga Rp875 per saham. Jika memperhitungkan aksi korporasi berupa stock split dan rights issue sepanjang dua dekade terakhir, harga saham BBRI kini telah meningkat sekitar 48 kali lipat dibandingkan harga IPO.

Adapun, sejak resmi tercatat di BEI, saham BBRI menunjukkan tren pertumbuhan yang konsisten dan berkelanjutan. Pertumbuhan tersebut terlihat sudah sejak tahun-tahun awal ketika kapitalisasi pasar BRI menembus Rp100 triliun hanya dalam empat tahun pertama.

Momentum ini kemudian berlanjut pada tahun-tahun selanjutnya yang kian menandai kepercayaan pasar yang semakin kuat. Pada 2013 kapitalisasi pasar mencapai Rp200 triliun dan meningkat menjadi Rp300 triliun pada 2015. Untuk memperkuat likuiditas serta memperluas basis investor, BRI juga melakukan dua kali stock split. Pertama pada Januari 2011 dengan rasio 1:2.

Kedua, pada November 2017 dengan rasio 1:5. Tujuannya agar harga saham lebih terjangkau bagi investor ritel.
Memasuki awal 2020-an, tren penguatan saham BBRI tetap berlanjut seiring dengan stabilitas kinerja fundamental perseroan. Pada 2022, kapitalisasi pasar BBRI kembali menunjukkan penguatan dan berhasil menembus Rp700 triliun. Performa positif ini berlanjut sepanjang 2023, sejalan dengan stabilnya kinerja fundamental perseroan. Bahkan, saham BBRI menembus level all time high.

Menjelang penutupan tahun, harga saham mencapai Rp5.725 per saham pada 28 Desember 2023. Kenaikan harga tersebut berkontribusi pada kapitalisasi pasar BBRI yang berada di kisaran Rp867 triliun.

Meski sepanjang 2025 pergerakan harga saham diwarnai fluktuasi akibat ketidakpastian global maupun domestik, sejumlah analis menilai fundamental BRI tetap solid sehingga prospek jangka panjang perseroan dinilai positif. Per September 2025, kapitalisasi pasar BBRI tercatat sebesar Rp591,1 triliun, menempatkan BRI di peringkat 114 bank terbesar di dunia dan peringkat keempat di antara bank-bank terbesar di Asia Tenggara.

Corporate Secretary BRI Dhanny menyampaikan bahwa perjalanan lebih dari dua dekade BBRI di pasar modal menunjukkan konsistensi strategi bisnis dan transformasi berkelanjutan yang menjadi fondasi penting dalam memperkuat posisi BRI di industri keuangan nasional. Capaian tersebut juga menempatkan BRI sebagai perusahaan pelat merah dengan kapitalisasi pasar terbesar di Indonesia.

“Menginjak usia ke-130 tahun, BRI terus menciptakan value dari aspek ekonomi dan bisnis, seperti pertumbuhan laba dan aset yang pada akhirnya akan berdampak pada peningkatan dividen serta kenaikan nilai saham, sehingga memberikan manfaat bagi seluruh pemangku kepentingan,” tutupnya.***

Permudah Kelola Sampah dari Tingkat Desa, DPRD-Pemkab Bogor Tetapkan Perda Pengelolaan Sampah

0

Bogordaily.net – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor resmi menetapkan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) menjadi Peraturan Daerah (Perda) pengelolaan sampah, pada Selasa 16 Desember 2025.

Bupati Bogor Rudy Susmanto menjelaskan bahwa, perda tersebut dibentuk hasil inisiatif langsung dari DPRD Kabupaten Bogor untuk memberikan payung hukum terkait pengelolaan sampah dari tingkat desa.

“Ini adalah perda inisiatif DPRD Kabupaten Bogor, yang mana memberikan payung hukum. Pengelolaan sampah harus berangkat dari hulu, hulu itu dimana dari masyarakat. Masyarakat ada di mana? Ada yang di desa,” kata Rudy Susmanto kepada wartawan.

Menurut Rudy, pengelolaan sampah yang awalnya tidak bisa dikelola oleh desa, nantinya bisa dilakukan dari tingkat desa. Sehingga memberikan kemudahan sebelum nantinya dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) Galuga.

“Maka pengelolaan sampah dapat dilakukan pengelolaan di tingkat desa. Sehingga beberapa sampah yang tidak dapat dikelola di desa baru dibuang ke tempat pembuangan akhir sampah salah satunya yang di TPAS Galuga,” jelasnya.

Adapun, payung hukum tersebut diperkuat dengan pembiayaan langsung oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor melalui bantuan keuangan infrastruktur desa pada tahun 2026 mendatang.

“Payung hukumnya salah satunya pembiayaan kita siapkan di bantuan keuangan infrastruktur desa yang disepakati bersama antara DPRD Kabupaten Bogor dengan pemerintah Kota Bogor mulai berlaku di tahun 2026,” tegasnya.

Lebih lanjut, dalam pelaksanaan nantinya Dinas Lingkungan Hidup (DLH) akan memberikan teknis terkait pengelolaan sampah langsung ke setiap desa.

“Mekanisme secara teknis nanti dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) secara teknis besaran lalu mekanisme pengelolaan akan memberikan per jabaran secara teknis,” ungkap Rudy.

Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Bogor Sastra Winara menambahkan bawa, perda tersebut dirancang agar mempermudah pengelolaan sampah di tingkat desa. Sehingga nantinya akan dibuatkan langsung Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS).

“Jadi ini Perda inisiatif terkait dengan sampah, tadi seperti yang disampaikan sampah dikelola di tingkat desa, supaya sampah sampah yang tidak bisa dikelola oleh desa nanti dibuatkan TPAS nya,” ungkap Sastra Winara.***

Albin

Perumda PPJ Bogor Tempatkan Playground di Pasar Gembrong Sukasari

0

Bogordaily.net-Konsep baru diusung oleh Perumda Pasar Pakuan Jaya (PPJ) untuk menghidupkan kembali pasar yang ada di wilayahnya serta meningkatkan layanan untuk pengunjung pasar rakyat.

Salah satunya adalah dengan menempatkan playground di Pasar Gembrong Sukasari, Kota Bogor.

Berada di lantai 2 satu area dengan food court Kaulinan Pasar Gembong Sukasari memiliki fasilitas yang lengkap di antaranya rumah bermain, kolam bola, seluncuran, ayunan dan jungkat jungkit serta terowongan.

Di samping itu terdapat fasilitas area tunggu yang nyaman, toilet, staf pengawas serta lingkungan yang aman.

“Tidak hanya ada playground untuk hiburan anak. Karena pengunjung juga bisa sambil menikmati menu makanan dan minuman di area foodcourt,” kata Direktur Utama (Dirut) Perumda PPJ, Jenal Abidin

Menurutnya langkah menempatkan playground di Pasar Gembrong Sukasari merupakan kali pertama.

Diharapkan, keberadaan playground bisa menghidupkan aktivitas perekonomian pasar. Selain itu, kata dia, keberadaan playground juga bisa mengenalkan kepada anak terkait keberadaan pasar sejak dini.

“Ini sekaligus mewujudkan keinginan kami, jika pasar itu layak dan ramah terhadap anak,” lanjutnya

Tujuannya, agar tingkat kunjungan warga ke Pasar Gembrong Sukasari tidak menurun dan diharapkan aktivitas transaksi di tempat tersebut tetap terjaga.

Sementara itu, Direktur CV Purnabri sekaligus pengelola Kaulinan Pasar Gembrong Sukasari, Astrie Anjani menambahkan, arti kata Kaulinan berarti permainan dan berasal dari kata ulin (main) dalam bahasa Sunda berarti “permainan anak-anak”, merujuk pada beragam permainan tradisional masyarakat Sunda.

Harganya pun masih terjangkau. Untuk di weekdays 2 jam seharga Rp35 ribu (anak) dan Rp15 ribu (pendamping) dan seharian Rp45 ribu (anak) dan Rp20 ribu (pendamping) di Weekend 2 jam seharga Rp45 ribu (anak) dan Rp15 ribu (pendamping) dan seharian Rp55 ribu (anak) dan Rp20 ribu (pendamping) harga tersebut belum termasuk kaus kaki anak.

Dia menuturkan, membangun playground di area pasar memiliki harapan besar untuk menarik lebih banyak pengunjung keluarga sehingga meningkatkan omzet pedagang. “Selain itu juga menjadi pusat kegiatan anak yang berdampak meningkatkan potensi ekonomi lokal,” tutup Anjani.***

Muhammad Irfan Ramadan

Disdik Kabupaten Bogor Non Aktifkan Oknum Guru SDN Pajeleran 01 Cibinong

0

Bogordaily.net – Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bogor resmi menonaktifkan seorang guru SDN Pajeleran 01 menyusul tuntutan dari orang tua murid. Keputusan penonaktifan tersebut berlaku sejak Selasa 16 Desember 2025.

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bogor, Rusliandy menjelaskan bahwa, pihaknya telah memanggil Kepala Sekolah serta guru yang bersangkutan, Sujana, yang merupakan Wali Kelas IV E.

“Pertama kepala sekolah dan guru sudah kami panggil. Kami tegaskan menurut ketentuan terkait dengan biaya2 untuk les, pungutan kas dan kawan2 dalam satuan pendidikan dalam penyelenggaraan pembelajaran,” kata Rusliandy, Selasa 16 Desember 2025.

Pihaknya memastikan bahwa, guru tersebut kini telah dinonaktifkan untuk mengajar di SDN Pajeleran 01.

“Tenaga pendidiknya sudah kami nonaktifkan untuk mengajar di SDN Pajeleran 01 per hari ini,” jelasnya.

Lebih lanjut, Rusliandy meminta kepada para guru atau tenaga pendidik untuk tidak meminta iuran yang dinilai memberatkan siswa.

“Kita sampaikan kepada satuan pendidikan yang lain untuk tidak melakukan pungutan baik dalam bentuk uang kas maupun uang iuran les tambahan dan kawan2,” ujar Rusliandy.

Sebelumnya diketahui, Sekolah Dasar Negeri (SDN) Pajeleran 01 di Kelurahan Sukahati, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor didatangi sejumlah wali murid untuk menuntut terkait adanya dugaan Pungutan Liar (Pungli) dan diskriminasi yang dilakukan oleh oknum guru, pada Senin 15 Desember 2025.

Koordinasi Wali Murid kelas IV E, Sinta menjelaskan bahwa, guru sekaligus Wali kelas IV E membuat pungutan terhadap siswa berupa uang kas tanpa sepengetahuan kepala sekolah.

“Kas yang anak itu diminta setiap hari soalnya. Setiap hari,” ungkap Sinta kepada wartawan.***

Albin

Dito Ariotedjo Bantah Isu Orang Ketiga, Tegaskan Perceraian Terjadi Sebelum Kenal Davina Karamoy

0

Bogordaily.net – Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga, Dito Ariotedjo, angkat bicara terkait isu liar yang menyebut aktris berinisial DK alias Davina Karamoy sebagai penyebab keretakan rumah tangganya. Ia dengan tegas membantah kabar tersebut dan menyatakan bahwa perceraian yang dijalaninya sama sekali tidak berkaitan dengan pihak lain.

Dalam keterangan tertulis yang disampaikan pada Senin 15 Desember 2025, Dito menegaskan bahwa proses perpisahan telah berlangsung jauh sebelum dirinya mengenal DK.

“Hari ini, saya cuma bisa pastikan bukan DK penyebab saya berpisah. Semua proses perceraian sudah berjalan jauh sebelum saya mengenal DK. Faktanya, saya sudah berpisah sejak 31 Mei dan proses gugatan di pengadilan sudah mulai berproses resmi sejak 12 Juni. Setelah itu sidang perdana adalah pada 9 Juli. Saya baru pertama kali mengenal DK pada akhir Juli,” kata Dito.

Ia juga menjelaskan bahwa terdapat alasan pribadi lain yang menjadi dasar perceraian tersebut, namun hal itu tidak bisa ia ungkap ke ranah publik. Meski begitu, Dito kembali menegaskan bahwa tudingan terhadap DK tidak berdasar.

“Ada alasan lain di ranah privasi saya yang tidak bisa dibuka ke publik, namun yang pasti bukan karena ada faktor DK. Jadi benar saya memang kenal, tapi tidak benar jika dia dibilang sebagai penyebab gugatan cerai. Karena gugatan terjadi sebelum saya kenal dengan DK,” tambahnya.

Lebih lanjut, Dito berharap agar isu yang berkembang tidak menyeret atau mencemarkan nama pihak-pihak lain.

Ia meminta publik untuk tidak menyebarkan fitnah atas keputusan pribadi yang diambilnya secara sadar.

“Saya berharap tidak ada yang mendapatkan fitnah dari keputusan yang saya jalani dengan sadar dan sebaik-baiknya. Bagi yang masih semangat berkreasi membuat cerita saya maafkan semoga hatinya diberikan kedamaian,” pungkasnya.***

Raisa dan Hamish Daud Resmi Bercerai

0

Bogordaily.net – Rumah tangga pasangan selebritas Raisa dan Hamish Daud resmi berakhir. Pengadilan Agama Jakarta Selatan telah mengeluarkan putusan cerai atas keduanya, menandai berakhirnya pernikahan yang selama ini jarang diterpa isu publik.

Putusan cerai tersebut dijatuhkan secara verstek, lantaran pihak tergugat, Hamish Daud, tidak pernah menghadiri persidangan yang telah dijadwalkan oleh pengadilan.

Kabar perceraian ini dikonfirmasi langsung oleh kuasa hukum Raisa, Putra Lubis. Ia menyampaikan bahwa gugatan cerai yang diajukan kliennya telah dikabulkan oleh majelis hakim.

“Alhamdulillah udah putus verstek ya, mengabulkan gugatan dan menyatakan perkawinan antara Raisa dan Hamish putus karena perceraian,” kata Putra Lubis melalui pesan singkat pada wartawan, pada Selasa 16 Desember 2025.

Putra juga menjelaskan bahwa dalam proses perceraian ini, tidak ada sengketa terkait hal lain selain status pernikahan.

Keduanya disebut telah mencapai kesepakatan, termasuk mengenai pengasuhan anak.

“Jadi fokus Raisa dan Hamish hanya terkait status pernikahan saja yang kini sudah di putus bercerai, soal hak asuh sudah sepakat dengan co-parenting,” tambahnya.

Lebih lanjut, Putra mengungkapkan bahwa Raisa menerima putusan Pengadilan Agama Jakarta Selatan tersebut dengan lapang dada. Ia hanya meminta agar keputusan itu juga disampaikan kepada pihak Hamish.

“Dia cuma mengucapkan terima kasih dan agar menginfokan juga ke pihak Hamish,” pungkasnya.***

Kemenkop Galang Solidaritas Peduli Bencana Sumatra

0

Bogordaily.net – Kementerian Koperasi (Kemenkop) bersama Gerakan Koperasi Peduli Bencana melakukan penggalangan bantuan bagi korban bencana di Sumatra. Penggalangan bantuan ini sebagai simbol bahwa koperasi bukan semata sebagai entitas bisnis, tetapi sebagai pilar ketahanan sosial dan ekonomi masyarakat, khususnya dalam menghadapi situasi krisis dan bencana.

Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono menegaskan bahwa gerakan koperasi memiliki peran penting untuk menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat yang sedang menghadapi bencana. Ia menyatakan bahwa bencana tidak hanya menimbulkan kerugian secara materiil, tetapi juga berdampak pada aspek sosial, ekonomi, dan psikologis. Oleh karena itu dengan bantuan yang digalang tersebut diharapkan dapat meringankan beban, memenuhi kebutuhan dasar, serta menjadi penguat bagi para korban bencana.

“Kita harus memprioritaskan, fokus perhatian kita terhadap pemulihan di sana. Sekarang kita bantu sebagai bagian dari pemerintah, kita fokuskan untuk bagaimana mengatasi masalah-masalah yang mendesak sebagai bagian dari proses pemulihan,” kata Menkop Ferry saat melakukan penyerahan bantuan kepada perwakilan pemerintahan dari tiga wilayah terdampak bencana banjir dan tanah longsor di Sumatra, Jakarta, Selasa (16/12).

Penyerahan bantuan secara simbolis dilakukan di Kantor Kementerian Koperasi (Kemenkop) dan turut dihadiri oleh Wakil Menteri Koperasi Farida Farichah, Sekretaris Kementerian Koperasi Ahmad Zabadi, jajaran Eselon I, pejabat tinggi pratama Kemenkop dan Direktur Utama Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) serta perwakilan dari Gerakan Koperasi.

Menkop Ferry menegaskan bahwa gerakan Koperasi Peduli Bencana ini akan terus dilakukan sampai batas waktu yang belum ditentukan. Saat ini pihaknya juga telah berkirim surat kepada Asisten Teritorial Panglima TNI Angkatan Udara untuk dapat mengirimkan bantuan berupa moda transportasi untuk mengangkut hasil produksi kopi dari Koperasi di Kabupaten Bener Meriah.

Menurutnya sekitar 200 ton kopi tidak dapat dipasarkan karena akses jalan yang terputus sehingga diperlukan bantuan moda transportasi untuk membantu memasarkan kopi ke luar wilayah Aceh. Hasil dari penjualan kopi milik koperasi tersebut kemudian akan diberikan kembali kepada koperasi.

“Kami sedang mengirim surat kepada Panglima agar pesawat Angkatan Udara bisa mengangkut kopi-kopi dari koperasi di Benar Meriah. Ini akan mempermudah masyarakat karena akses transportasi darat sudah terputus,” tambahnya.

Sebagai bentuk dukungan lanjutan terhadap para korban bencana di Aceh, Sumatra Utara dan Sumatra Barat, Kemenkop juga akan mendirikan posko yang akan menjadi pusat koordinasi penyaluran bantuan serta pemulihan sosial ekonomi masyarakat. Saat ini Kemenkop bersama pihak terkait lainnya intens berkoordinasi untuk melakukan inventarisasi koperasi-koperasi yang terdampak bencana termasuk dengan Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes/Kel) Merah Putih.

Petugas dari Dinas Koperasi, Business Asisstant, dan Project Management Office (PMO) akan diturunkan sebagai relawan untuk membantu memecahkan masalah di lapangan terutama yang berkaitan dengan koperasi. Hal ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto dalam rapat kabinet sebelumnya agar pemerintah menetapkan relaksasi bagi Kopdes/Kel Merah Putih yang terdampak bencana. Hal ini diperlukan untuk meringankan beban koperasi yang kehilangan aset maupun kegiatan usaha.

“Kemarin dalam rapat kabinet disampaikan bahwa koperasi desa dan kelurahan Merah Putih akan mendapatkan relaksasi. Ini bentuk perhatian pemerintah terhadap pemulihan di daerah bencana,” kata Ferry.

Terkait dengan bantuan yang disalurkan meliputi alat penyulingan air bersih, perlengkapan mandi, mainan anak-anak, kebutuhan spesifik perempuan, hingga kain kafan, toilet portabel dan lainnya. Semua bantuan ini akan disalurkan melalui posko di Aceh Tamiang, Tapanuli Selatan, dan Agam.

Sementara itu Sekretaris Kementerian Koperasi (SesKemenkop) Ahmad Zabadi
menyampaikan dalam waktu singkat, hampir 100 koperasi menunjukkan komitmen luar biasa dengan ikut serta dalam penggalangan dana. Hal ini menjadi bukti nyata bahwa koperasi memiliki peran sosial yang sangat kuat. Dana tunai yang terkumpul hingga saat ini mencapai Rp1,64 miliar.

“Sekitar 90an koperasi dari ribuan koperasi eksisting ikut serta. Ini menunjukkan komitmen luar biasa dalam aksi solidaritas,” ujar Ahmad Zabadi.

Gerakan Koperasi Peduli Bencana tahap pertama yang dilakukan hari ini akan terus berlanjut. Ia berharap gerakan solidaritas ini dapat meringankan beban masyarakat terdampak bencana. Kemenkop dan Gerakan Koperasi berkomitmen untuk terus memberikan dukungan agar Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat dapat bangkit kembali.

“Secara khusus bantuan untuk bencana di Sumatera akan terus kita gulirkan dan akan kita lanjutkan sebagai dukungan solidaritas dari Gerakan Koperasi,” katanya.

Feronika, Perwakilan Badan Penghubung Pemerintah Aceh menyampaikan apresiasi atas bantuan yang diberikan. Menurutnya, dukungan dari Kemenkop dan Gerakan Koperasi akan sangat membantu masyarakat Aceh yang sedang menghadapi bencana.

Ia menambahkan bahwa kebutuhan mendesak masyarakat saat ini adalah makanan, kebutuhan bayi, dan energi. Bantuan yang disalurkan dinilai sangat membantu dalam memenuhi kebutuhan tersebut.***

Kebun Ganja di Rumah Kontrakan Jombang Terbongkar, Polisi Temukan 110 Batang

0

Bogordaily.net – Kepolisian berhasil membongkar keberadaan kebun ganja yang ditanam di sebuah rumah kontrakan di Desa Mojongapit, Kecamatan/Kabupaten Jombang.

Pengungkapan ini dilakukan setelah petugas melakukan penggerebekan pada Senin pagi.

Dalam operasi tersebut, polisi menemukan sebanyak 110 pohon ganja yang ditanam rapi menggunakan polybag atau kantong plastik di dalam rumah kontrakan.

Penggerebekan dipimpin langsung oleh Kapolres Jombang, AKBP Ardi Kurniawan, sekitar pukul 11.00 WIB.

Saat penggerebekan berlangsung, polisi mengamankan seorang pria bernama Rama, warga Surabaya, yang berada di dalam rumah kontrakan tersebut.

“Berdasarkan hasil penggerebekan kami berhasil menemukan sekitar 110 batang ganja,” kata Ardi kepada wartawan, pada Senin 15 Desember 2025.

Dari hasil pemeriksaan awal, pelaku mengaku baru sekitar tiga bulan menanam ganja di lokasi tersebut. Ia juga menyebutkan bahwa tanaman ganja itu digunakan untuk kepentingan pribadi.

Meski demikian, pihak kepolisian tidak langsung mempercayai pengakuan tersebut dan masih mendalami kasus ini lebih lanjut.

“Berdasarkan keterangan saudara R ini sudah 3 bulan berjalan (menanam ganja, red). Pengakuan tersangka ini digunakan untuk dirinya sendiri, namun kami berkomitmen menelusuri dan menyelidiki untuk mengungkap jaringan dari penyalahgunaan narkoba jenis ganja ini,” pungkasnya.

Saat ini, pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif guna mengungkap kemungkinan adanya jaringan peredaran narkoba yang lebih luas di balik kasus penanaman ganja tersebut.***