Home Blog Page 23

BSI Bersama SIT Aliya Gelar Seminar Neuroparenting, Bekali Ratusan Orang Tua Pahami Cara Kerja Otak Anak

Bogordaily.net – Bank Syariah Indonesia (BSI) bersama SIT Aliya dan Komite Sekolah menggelar Seminar Parenting Neuroparenting bertema “Mendidik Anak Sesuai Cara Kerja Otak” di Aliya Sport Hall, Jalan Gardu Raya RT 03 RW 04, Bubulak, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor.

Kegiatan yang menghadirkan narasumber dr. Aisah Dahlan ini diikuti oleh ratusan peserta yang terdiri dari orang tua siswa KB-TKIT Aliya, SDIT Aliya, SIT Aliya, serta masyarakat umum yang memiliki perhatian terhadap dunia pendidikan dan pengasuhan anak.

Area Manager BSI Bogor, Safira, mengatakan bahwa seminar ini merupakan bentuk kolaborasi antara BSI, pihak sekolah, dan komite sekolah untuk memberikan pemahaman yang lebih mendalam kepada para orang tua mengenai pola asuh yang sesuai dengan perkembangan otak anak.

“Hari ini Bank Syariah Indonesia (BSI) bersama SIT Aliya dan Komite Sekolah menyelenggarakan Seminar Parenting Neuroparenting dengan tema ‘Mendidik Anak Sesuai Cara Kerja Otak’ yang menghadirkan narasumber Aisah Dahlan.

Kegiatan ini bertujuan memberikan wawasan kepada para orang tua mengenai cara memahami karakter, emosi, serta proses belajar anak berdasarkan cara kerja otak, sehingga pola pengasuhan yang diterapkan dapat lebih efektif, positif, dan sesuai dengan kebutuhan perkembangan anak,” ujar Safira.

Menurutnya, pemahaman mengenai cara kerja otak anak sangat penting dalam membangun komunikasi yang sehat antara orang tua dan anak.

Dengan pola asuh yang tepat, diharapkan proses tumbuh kembang anak dapat berlangsung secara optimal baik dari sisi akademik, emosional, maupun karakter.

Safira menjelaskan bahwa peserta seminar tidak hanya berasal dari lingkungan SIT Aliya, tetapi juga terbuka bagi masyarakat umum.

Selain para orang tua siswa, kegiatan ini turut dihadiri perwakilan BSI, komite sekolah, serta sejumlah mitra yang mendukung terselenggaranya acara tersebut.

Ia berharap kegiatan ini mampu memberikan manfaat nyata bagi para peserta dalam menerapkan pola pengasuhan yang lebih efektif di lingkungan keluarga.

“Kami berharap para peserta dapat memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai pola asuh yang sesuai dengan perkembangan otak anak, sehingga tercipta komunikasi yang lebih baik antara orang tua dan anak, lingkungan keluarga yang lebih harmonis, serta tumbuh kembang anak yang optimal,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Safira menegaskan bahwa seminar parenting ini merupakan bagian dari komitmen BSI sebagai Sahabat Sosial yang tidak hanya berperan sebagai lembaga keuangan syariah, tetapi juga sebagai mitra masyarakat dalam mendukung penguatan keluarga, pendidikan, dan pembangunan sumber daya manusia.

“Melalui kegiatan-kegiatan yang memberikan manfaat nyata seperti seminar parenting ini, BSI ingin terus berkontribusi dalam menciptakan keluarga yang lebih kuat dan generasi masa depan yang lebih berkualitas,” tutup Safira.

(Fikri)

Warga Malasari Antusias Ikut Ngubek Empang di HJB ke-544

0

Bogordaily.net – Suasana meriah dan penuh kebersamaan mewarnai kegiatan Ngubek Empang yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor melalui Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Bogor dalam rangkaian kegiatan memeriahkan Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544, di Desa Malasari, Kecamatan Nanggung, Selasa (2/6).

Mewakili Bupati Bogor, Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan hadir bersama Asisten Perekonomian dan Pembangunan, jajaran pimpinan perangkat daerah, dan Sekretaris Desa Malasari.

Ratusan warga tampak antusias mengikuti kegiatan yang berlangsung di kolam yang telah disiapkan panitia. Sebanyak 200 kilogram ikan mas ditebar ke dalam empang untuk ditangkap langsung oleh masyarakat. Mulai dari anak-anak, remaja, ibu-ibu hingga bapak-bapak ikut turun ke kolam dan larut dalam suasana penuh kegembiraan.

Gelak tawa dan sorak sorai peserta terdengar sepanjang kegiatan berlangsung. Masyarakat berlomba-lomba menangkap ikan sebanyak mungkin, sementara panitia juga menyiapkan hadiah bagi peserta yang berhasil memperoleh ikan mas dengan bobot terberat dan jumlah tangkapan terbanyak.

Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Bogor, Nurhayati, mengatakan bahwa kegiatan Ngubek Empang merupakan salah satu bentuk kebersamaan yang dihadirkan pemerintah untuk masyarakat dalam rangka memeriahkan Hari Jadi Bogor ke-544.

Menurutnya, selain menjadi sarana hiburan, kegiatan ini juga bertujuan mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat serta memberikan ruang interaksi yang positif bagi seluruh lapisan warga.

“Kami ingin masyarakat ikut merasakan kegembiraan Hari Jadi Bogor melalui kegiatan yang sederhana namun penuh kebersamaan. Antusiasme masyarakat hari ini menjadi bukti bahwa kebersamaan adalah kekuatan utama dalam membangun Kabupaten Bogor,” ujarnya.

Salah seorang warga Desa Malasari, mengaku senang dapat mengikuti kegiatan tersebut bersama keluarga dan tetangganya.

“Alhamdulillah acaranya sangat meriah. Jarang ada kegiatan seperti ini yang bisa dinikmati semua kalangan. Anak-anak senang, orang tua juga senang, ” ungkapnya.

Ia menambahkan, kami bisa merasakan kemeriahan HJB, semoga Kabupaten Bogor semakin baik kedepan.

Lewat kegiatan Ngubek Empang ini, Pemkab Bogor berharap semangat gotong royong, kegembiraan, dan kedekatan antara pemerintah dengan masyarakat terus terjalin. Sebagai wujud komitmen menghadirkan perayaan Hari Jadi Bogor yang dekat dengan masyarakat.***

Puncak HJB di Malasari Bogor Mendadak Mencekam, Aksi Pembebasan Sandera Kopassus Bikin Warga Tahan Napas

0

Bogordaily.net – Puncak HJB di Malasari Bogor tahun ini tidak sekadar menghadirkan upacara dan hiburan rakyat. Ada kejutan yang membuat ribuan pasang mata terpaku. Bahkan beberapa saat suasana terasa mencekam.

Perayaan puncak Hari Jadi Kabupaten Bogor (HJB) ke-544 di Deda Malasari, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor Rabu 3 Juni 2026 berlangsung meriah sejak pagi. Warga berbaur dengan peserta upacara. Anak-anak berlarian. Para tamu undangan duduk rapi mengikuti rangkaian acara.

Tiba-tiba suasana berubah.

Sekelompok orang yang menamakan diri “Kujang Merdeka” muncul di tengah arena. Mereka bergerak cepat mendekati peserta upacara. Beberapa orang kemudian dijadikan sandera. Suara teriakan terdengar dari berbagai arah. Ketegangan langsung menyelimuti lokasi acara.

Dalam skenario teatrikal yang disiapkan panitia, kelompok separatis itu seolah berhasil menguasai keadaan. Penonton dibuat larut dalam adegan. Banyak yang sempat terdiam menyaksikan jalannya aksi.

HJB di Malasari Bogor pun berubah menjadi panggung dramatis. Suara tembakan menggema. Asap membubung ke udara. Dari kejauhan terlihat pasukan Kopassus bergerak melakukan penyelamatan.

Aksi demi aksi berlangsung cepat. Ada adegan kejar-kejaran antara pasukan dengan kelompok separatis. Atraksi terjun payung semakin menambah kemeriahan sekaligus ketegangan pertunjukan. Warga yang memadati lokasi tampak antusias mengabadikan momen tersebut dengan telepon genggam mereka.

Puncaknya terjadi saat pasukan Kopassus berhasil mengepung kelompok “Kujang Merdeka”. Operasi penyelamatan berjalan sukses. Para sandera akhirnya dapat dibebaskan. Tepuk tangan dan sorak sorai warga pun langsung pecah.

HJB di Malasari Bogor tidak hanya menjadi perayaan ulang tahun Kabupaten Bogor. Atraksi teatrikal pembebasan sandera itu juga menjadi tontonan yang menghibur sekaligus menunjukkan semangat kebersamaan dan kecintaan masyarakat terhadap daerahnya.

Ketegangan yang sempat terasa akhirnya berganti dengan rasa kagum. Hari jadi ke-544 Kabupaten Bogor pun ditutup dengan kesan yang sulit dilupakan oleh warga yang hadir.***

Bigland Splash Games, Program Family Activity Terbaru dari Bigland Bogor Hotel

0

Bogordaily.net — Bigland Bogor Hotel kembali menghadirkan aktivitas akhir pekan yang menyenangkan bagi para tamu melalui program terbaru bertajuk Bigland Splash Games.

Kegiatan ini menghadirkan berbagai permainan air interaktif seperti Blow and Win, Who’s The Fastest, dan Quiz Challenge yang dirancang untuk menciptakan momen kebersamaan antara anak-anak dan orang tua.

Sebagai hotel yang ramah bagi keluarga, Bigland Bogor Hotel terus menghadirkan berbagai program dan aktivitas
yang dapat dinikmati oleh tamu dari berbagai kelompok usia. Bigland Splash Games menjadi salah satu wujud
komitmen tersebut melalui kegiatan rekreatif yang dapat diikuti oleh anak-anak maupun orang dewasa.

Program ini dilaksanakan di area kolam renang lantai PL Bigland Bogor Hotel dan dapat diikuti secara gratis oleh
para tamu hotel. Berbagai permainan menarik telah disiapkan, mulai dari Blow and Win yang mengajak peserta
memindahkan objek menggunakan tiupan, Who’s The Fastest yang menguji kecepatan menyelesaikan tantangan
di area kolam renang, hingga Quiz Challenge yang mengajak peserta menjawab berbagai pertanyaan seru untuk memenangkan hadiah.

“Kami melihat banyak anak yang langsung tertarik ke area kolam renang ketika menginap, sementara orang tua
biasanya hanya menemani dari sisi kolam. Dari situ kami mencoba menghadirkan aktivitas yang membuat
keduanya bisa terlibat dan bermain bersama dalam satu kegiatan yang sama,” jelas Ario Prabowo selaku Food &
Beverage Director Bigland Bogor Hotel.

Bigland Splash Games diselenggarakan setiap akhir pekan tertentu dan mendapat antusiasme yang sangat positif
dari para tamu. Banyak keluarga yang menikmati konsep permainan air yang sederhana namun interaktif, sehingga
menciptakan suasana yang lebih hidup di area kolam renang.

Selain menghadirkan keseruan bagi anak-anak, aktivitas ini juga dirancang agar dapat diikuti oleh orang dewasa
sehingga seluruh anggota keluarga dapat berpartisipasi bersama. Konsep inilah yang menjadi daya tarik utama
Bigland Splash Games sebagai salah satu hiburan keluarga unggulan di Bigland Bogor Hotel.

“Kami berharap aktivitasini dapat menjadi salah satu aktivitas favorit keluarga ketika berkunjung ke Bigland Bogor
Hotel. Ke depannya kami juga akan terus menghadirkan berbagai kegiatan menarik lainnya yang dapat dinikmati
oleh seluruh kalangan usia,” tambah Muhammad Naufal Andika sebagai PR & Marcom Executive dari Bigland
Bogor Hotel.

Bigland Splash Games akan berlangsung pada hari Sabtu, 27 Juni 2026 pukul 15.00 hingga 17.00 WIB di area kolam
renang Bigland Bogor Hotel. Para peserta dapat menikmati berbagai permainan seru sambil merasakan suasana
santai bersama keluarga dan teman-teman.***

HJB ke-544 Kabupaten Bogor, Kapolsek Megamendung Pimpin Upacara dan Tekankan Sinergi Jaga Kamtibmas

0

Bogordaily.net — Peringatan Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544 tingkat Kecamatan Megamendung berlangsung khidmat pada Rabu (3/6/2026)

Upacara yang digelar di Kantor Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor, dipimpin langsung oleh Kapolsek Megamendung AKP Desi Triana sebagai inspektur upacara.

Kegiatan yang dimulai pukul 07.45 WIB tersebut dihadiri unsur Forkopimcam, personel Polri, TNI, Satpol PP, aparatur sipil negara (ASN), Tim Penggerak PKK, tenaga pendidik, organisasi kemasyarakatan, Pokdar Kamtibmas, hingga pelajar dan anggota Pramuka.

Dalam kesempatan itu, AKP Desi Triana membacakan amanat Bupati Bogor Rudy Susmanto yang mengusung tema HJB ke-544, yakni “Serempak, Nyata Berdampak.”

Tema tersebut menegaskan pentingnya keselarasan niat, langkah, dan arah pembangunan yang berlandaskan tanggung jawab kolektif seluruh elemen masyarakat dalam membangun Kabupaten Bogor.

Menurutnya, peringatan Hari Jadi Bogor tidak hanya menjadi agenda seremonial tahunan, tetapi juga momentum untuk mengenang perjalanan sejarah Kabupaten Bogor. Salah satunya terkait masa pemerintahan darurat pada 1948-1949 ketika pusat pemerintahan Kabupaten Bogor berada di Pendopo Malasari di bawah kepemimpinan Bupati Bogor pertama, Raden Ipik Gandamana.

“Momentum ini menjadi pengingat bagi seluruh masyarakat untuk melanjutkan pembangunan Kabupaten Bogor secara bersama-sama menuju daerah yang asri, nyaman, aman, dan kondusif,” ujar AKP Desi.

Dalam amanatnya, Kapolsek juga menekankan peran kepolisian sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. Ia mengingatkan seluruh personel untuk terus menjunjung tinggi nilai kejujuran, keberanian, integritas, serta memperkuat sinergi dengan seluruh unsur masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

AKP Desi menilai tantangan zaman yang terus berkembang menuntut aparat untuk mampu beradaptasi dan meningkatkan kapasitas pelayanan publik.

“Pelayanan yang baik, responsif, dan profesional harus menjadi landasan kerja setiap hari,” katanya.

Ia juga mengajak seluruh peserta upacara menjadikan peringatan HJB sebagai refleksi untuk terus memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat serta menjaga soliditas dan persatuan dalam menghadapi berbagai tantangan.

Lebih lanjut, AKP Desi menyampaikan bahwa arahan Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto menekankan pentingnya kolaborasi antara Polri, TNI, dan masyarakat guna memperkuat stabilitas keamanan wilayah.

Sejalan dengan hal tersebut, Polsek Megamendung terus mengintensifkan patroli dan pengamanan wilayah sebagai bagian dari upaya menjaga situasi tetap aman dan kondusif. Kegiatan tersebut juga menjadi sarana mempererat komunikasi antara Bhabinkamtibmas dengan masyarakat.

Kapolsek Megamendung turut mengimbau warga untuk menjaga kerukunan antarwarga, aktif menjaga keamanan lingkungan, serta segera berkoordinasi dengan aparat apabila menemukan potensi gangguan kamtibmas.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Bogor IPDA Hamzah mengingatkan masyarakat agar segera melaporkan berbagai bentuk tindak kriminalitas, termasuk indikasi tindak pidana perdagangan orang (TPPO) yang kerap berkedok tawaran pekerjaan dengan gaji tinggi namun tidak memiliki legalitas yang jelas.

Masyarakat dapat menyampaikan laporan melalui Call Center Polri 110 yang beroperasi selama 24 jam atau layanan pengaduan Polres Bogor di nomor 0859-7114-5352 untuk mendapatkan tindak lanjut dari kepolisian setempat.***

BGN Digeledah, Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Penggeledahan Kantor Badan Gizi Nasional

0

Bogordaily.net – BGN digeledah. Kalimat itu mendadak menjadi perhatian publik sejak Rabu pagi, 3 Juni 2026. Kantor Badan Gizi Nasional (BGN) di Jakarta didatangi penyidik Kejaksaan Agung. Penggeledahan berlangsung ketika lembaga tersebut masih menjadi sorotan usai pergantian mendadak jajaran pimpinannya.

Kabar itu dikonfirmasi langsung oleh Kejaksaan Agung.

“Penyidik Pidsus Kejaksaan Agung benar melakukan geledah di kantor BGN,” ujar Pelaksana Harian Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung, M. Jeffry, Rabu (3/6/2026).

Namun, sampai siang hari, Kejagung belum membuka secara rinci perkara yang menjadi dasar tindakan tersebut. Penyidik juga belum menjelaskan dokumen maupun barang bukti apa yang sedang dicari dari kantor yang menjadi pelaksana Program Makan Bergizi Gratis (MBG) itu.

Karena itulah, isu BGN digeledah langsung memicu beragam spekulasi. Terlebih waktunya berdekatan dengan keputusan pemerintah merombak total pucuk pimpinan lembaga tersebut.

Beberapa hari sebelumnya, tiga petinggi BGN yakni Dadan Hindayana, Sony Sonjaya, dan Lodewyk Pusung dicopot dari jabatannya. Pemerintah kemudian menunjuk Nanik S Deyang sebagai Kepala BGN yang baru.

Tidak hanya itu. Jabatan Wakil Kepala BGN juga diisi wajah baru, yakni Mayjen Trenggono dan Agustina Arumsari.

Pergantian tersebut sempat memunculkan tanda tanya besar. Sebab, BGN selama ini menjadi motor utama pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis yang menjadi salah satu program unggulan pemerintah.

Muncul kekhawatiran bahwa perubahan kepemimpinan akan berdampak terhadap jalannya program yang menyasar jutaan penerima manfaat tersebut.

Namun pemerintah berusaha meredam kekhawatiran itu.

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menegaskan pergantian pimpinan tidak akan mengganggu pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis.

“Pemerintah sekali lagi menegaskan bahwa pergantian kepemimpinan ini tidak akan mengganggu komitmen kita di dalam menjalankan program MBG yang dilaksanakan oleh BGN,” kata Prasetyo dalam konferensi pers di Kompleks Istana Kepresidenan, Selasa malam.

Kini perhatian publik tertuju pada konferensi pers yang dijanjikan Kejaksaan Agung. Sebab, di sanalah kemungkinan akan terungkap alasan di balik langkah hukum yang membuat isu BGN digeledah menjadi perbincangan nasional.

Untuk sementara, yang pasti hanya satu: penyidik telah masuk ke kantor BGN. Selebihnya, publik masih menunggu penjelasan resmi mengenai perkara yang melatarbelakangi penggeledahan tersebut.***

Desa BRILiaN Ketapanrame, Bukti Pemberdayaan Berbasis Potensi Lokal Mampu Ciptakan Ekonomi Desa yang Maju dan Berkelanjutan

0

Bogordaily.net – Desa Ketapanrame di Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, menunjukkan bagaimana potensi lokal dapat diolah menjadi sumber pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Berbekal sektor wisata, produk unggulan masyarakat, dan pengelolaan usaha desa yang terintegrasi, desa ini berkembang menjadi salah satu contoh keberhasilan pemberdayaan berbasis potensi lokal.

Perjalanan tersebut semakin berkembang sejak Desa Ketapanrame bergabung dalam Program Desa BRILiaN yang diinisiasi oleh PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk pada 2021. Program inkubasi desa ini mendorong lahirnya desa-desa unggul melalui penguatan kepemimpinan, tata kelola, inovasi, kolaborasi, dan digitalisasi.

Salah satu wujud nyata transformasi tersebut terlihat melalui Wisata Sawah Sumber Gempong yang dibangun pada 2021 sebagai pengembangan kawasan Taman Ghanjaran di atas Tanah Kas Desa.

Kehadirannya lahir dari sinergi berbagai pihak melalui pemanfaatan Pendapatan Asli Desa (PADes), Dana Desa, serta investasi masyarakat. Dengan panorama sawah terasering dan sumber mata air alami, kawasan ini tidak hanya menjadi daya tarik wisata, tetapi juga membuka peluang usaha bagi warga sekitar. Seiring perkembangannya, Sumber Gempong menjadi salah satu destinasi unggulan yang memperkuat identitas Ketapanrame sebagai desa wisata.

Selain Sumber Gempong, Desa Ketapanrame juga mengembangkan sejumlah destinasi lain seperti Taman Ghanjaran, Air Terjun Dlundung, Camping Ground Dlundung, wisata religi Ka’bah, hingga kawasan wisata kuliner yang turut mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.

Aktivitas ekonomi tersebut berjalan beriringan dengan peran Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang mengelola lima unit usaha strategis, mulai dari pengelolaan air minum desa, kios dan kandang ternak, wisata desa, kebersihan lingkungan, hingga permodalan dan kemitraan.

Potensi ekonomi Ketapanrame juga tercermin dari berbagai produk unggulan berbasis komoditas setempat. Kelompok tani dan pelaku UMKM mengolah kopi Arabica dan Robusta menjadi berbagai produk bernilai tambah, termasuk cookies kopi dan cascara. Masyarakat juga mengembangkan beragam produk turunan jeruk Nagami, mulai dari selai, sirup, puding hingga cookies, yang melengkapi aneka kuliner khas desa dan menjadi bagian dari aktivitas ekonomi lokal.

Komitmen terhadap keberlanjutan diwujudkan melalui pengelolaan TPS3R (Tempat Pengolahan Sampah dengan prinsip Reduce, Reuse, Recycle) Mutiara Welirang yang bergerak di bidang pengelolaan dan pemilahan sampah masyarakat. Hingga saat ini, unit tersebut telah bermitra dengan 1.571 konsumen dan menjadi bagian penting dalam mendukung ekonomi sirkular sekaligus menjaga kualitas lingkungan desa.

Corporate Secretary BRI Dhanny menyampaikan bahwa keberhasilan Desa Ketapanrame menunjukkan bagaimana Program Desa BRILiaN dapat mendorong potensi lokal berkembang menjadi sumber pertumbuhan ekonomi baru bagi masyarakat. Menurutnya, keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa desa memiliki peran penting sebagai penggerak ekonomi kerakyatan ketika masyarakat diberi ruang untuk tumbuh dan mengembangkan keunggulannya.

“Melalui Program Desa BRILiaN, BRI berupaya mendorong masyarakat desa agar mampu mengembangkan potensi menjadi sumber nilai tambah ekonomi yang berkelanjutan. Keberhasilan Desa Ketapanrame menunjukkan bahwa ketika potensi lokal dikelola secara kolaboratif dan berorientasi pada pemberdayaan, desa dapat tumbuh menjadi pusat aktivitas ekonomi yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” ungkapnya.

Berbagai inovasi dan pengembangan yang dilakukan Desa Ketapanrame turut mendapat pengakuan di tingkat regional maupun nasional. Sejak bergabung dalam Program Desa BRILiaN, desa ini berhasil meraih Juara II Desa BRILiaN Tahun 2021, predikat Desa Wisata Terbaik dalam Anugerah Desa Wisata Indonesia Tahun 2023 dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Terbaik I Lomba Desa Wisata Nusantara Kategori Maju Mandiri Tahun 2023 dari Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, serta penghargaan Desa Wisata Edukasi dari Gubernur Jawa Timur pada 2024.***

Nanik S Deyang Siapa? Kepala BGN Baru Pengganti Dadan Hindayana yang Suka Sidak SPPG

0

Bogordaily.net – Nanik S Deyang siapa? Pertanyaan itu mendadak ramai setelah Presiden Prabowo Subianto menunjuk Nanik Sudaryati Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru.

Ia menggantikan Dadan Hindayana di tengah sorotan besar terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi salah satu andalan pemerintah.

Nama Nanik sebenarnya bukan sosok baru di lingkaran kekuasaan. Namun, bagi banyak orang, perjalanan kariernya justru menarik karena berangkat dari dunia yang jauh dari birokrasi: jurnalistik.

Perempuan kelahiran Madiun, Jawa Timur, 3 Januari 1968 itu memulai karier sebagai wartawan di Tabloid Bangkit. Dari ruang redaksi yang sederhana, ia menapaki jenjang demi jenjang hingga masuk ke jajaran manajemen sejumlah media nasional.

Kariernya berkembang cepat. Ia pernah menjadi pemimpin umum majalah Femme, direktur utama Tabloid Info Kecantikan, hingga komisaris di beberapa perusahaan media seperti Info Kuliner, Peluang Usaha, dan The Politic.

Pengalaman panjang di dunia media membuat Nanik akrab dengan isu sosial, ekonomi, dan politik. Ia juga dikenal aktif dalam berbagai kegiatan pemberdayaan masyarakat dan program pengentasan kemiskinan.

Lalu, Nanik S Deyang siapa hingga dipercaya memimpin lembaga strategis yang mengawal program makan gratis nasional?

Jejak politiknya mulai mendapat perhatian luas saat bergabung dalam tim pemenangan Prabowo Subianto pada Pilpres 2019. Kala itu, Nanik menjabat sebagai Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Koalisi Adil Makmur untuk pasangan Prabowo-Sandiaga Uno.

Ketika Prabowo memenangkan Pilpres 2024, karier Nanik di pemerintahan semakin menanjak. Berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 145/P Tahun 2024, ia dilantik sebagai Wakil Kepala I Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin) periode 2024-2029.

Tak lama berselang, pada Juni 2025, ia dipercaya menjadi Komisaris Independen PT Pertamina (Persero). Jabatan itu kemudian dilepas setelah dirinya ditunjuk sebagai Wakil Kepala Badan Gizi Nasional pada September 2025.

Penunjukan tersebut menjadi batu loncatan penting. Dari posisi wakil kepala, kini Nanik resmi naik menjadi orang nomor satu di BGN.

Tugas yang menantinya tidak ringan. Program Makan Bergizi Gratis menyedot anggaran ratusan triliun rupiah dan menyasar jutaan penerima manfaat di seluruh Indonesia. Keberhasilan program itu akan sangat bergantung pada kemampuan koordinasi, pengawasan, dan komunikasi publik yang efektif.

Meski demikian, perjalanan Nanik tidak selalu berjalan mulus. Namanya pernah ikut terseret dalam pusaran kasus hoaks penganiayaan Ratna Sarumpaet pada 2018. Saat itu, ia sempat dimintai keterangan sebagai saksi oleh penyidik Polda Metro Jaya.

Namun kini, perhatian publik tertuju pada tugas barunya. Pertanyaan Nanik S Deyang siapa tampaknya sudah mulai terjawab. Ia bukan hanya mantan wartawan senior, tetapi juga figur yang telah melewati berbagai posisi strategis sebelum akhirnya dipercaya memimpin Badan Gizi Nasional.

Kini, tantangan sesungguhnya baru dimulai. Dari ruang redaksi menuju ruang pengambil kebijakan. Dari menulis berita menjadi bagian dari sejarah yang akan ditulis.***

Instagram Fabiola Elizabeth Agnes Diserbu Usai Terseret Kasus Love Scam Rp41 Miliar, Ini Rekam Jejaknya

0

Bogordaily.net – Instagram Fabiola Elizabeth Agnes mendadak menjadi salah satu kata kunci yang paling banyak dicari publik sejak nama perempuan berdarah Jerman itu dikaitkan dengan kasus dugaan penipuan daring bermodus love scam yang diungkap Polda Jawa Tengah.

Namanya sebelumnya lebih dikenal sebagai mantan istri Reza Anugrah, personel grup musik Smash. Namun kini, sorotan publik bergeser. Bukan lagi soal kehidupan pribadinya atau aktivitasnya di media sosial, melainkan dugaan keterlibatannya dalam sindikat penipuan internasional yang disebut meraup keuntungan hingga Rp41 miliar.

Kasus ini menyita perhatian karena skalanya yang besar. Polisi mengungkap jaringan tersebut beroperasi dari kawasan Solo Baru, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah. Sindikat itu diduga menyasar korban dari berbagai negara melalui pendekatan emosional yang dirancang secara sistematis.

Direktur Reserse Siber Polda Jawa Tengah Kombes Pol Himawan Sutato Saragih mengungkapkan sebanyak 39 orang telah ditetapkan sebagai tersangka. Mereka terdiri dari tujuh warga negara Nepal, empat warga negara Myanmar, dan sisanya warga negara Indonesia.

Modus yang digunakan bukan modus baru. Tetapi efektivitasnya masih tinggi. Para pelaku membangun hubungan asmara secara daring dengan calon korban. Setelah kepercayaan terbentuk, korban diarahkan untuk menanamkan dana pada investasi yang ternyata tidak memiliki dasar yang jelas.

Dalam konstruksi perkara yang disampaikan kepolisian, Fabiola disebut memiliki peran berkomunikasi langsung dengan calon korban. Ia diduga membangun kedekatan emosional sebelum korban akhirnya dibujuk untuk mengirimkan sejumlah uang.

Nama Fabiola sebenarnya sudah cukup dikenal di dunia digital. Melalui Instagram Fabiola Elizabeth Agnes, publik kerap melihat aktivitas kesehariannya yang banyak menampilkan kedekatan dengan budaya Indonesia, khususnya budaya Sunda.

Perempuan berkewarganegaraan Jerman tersebut telah lama tinggal di Indonesia. Popularitasnya meningkat saat menjalin hubungan dengan Reza Smash. Keduanya kemudian menikah pada 2018 dan sempat menjadi pasangan yang cukup sering mendapat perhatian publik.

Dari pernikahan itu lahir seorang anak. Namun rumah tangga mereka tidak berlangsung lama. Sekitar dua tahun setelah menikah, keduanya memilih berpisah dan menjalani kehidupan masing-masing.

Setelah perceraian, Fabiola justru semakin aktif di media sosial. Kemampuannya berbicara dalam bahasa Sunda membuat banyak warganet terkesan. Ia juga sering mengunggah konten tentang budaya Jawa Barat, mulai dari penggunaan iket Sunda hingga ketertarikannya pada domba Garut.

Melalui Instagram Fabiola Elizabeth Agnes, ia membangun citra sebagai warga negara asing yang cukup dekat dengan kehidupan masyarakat lokal. Konten-kontennya mendapatkan respons positif dari banyak pengikut karena dinilai menunjukkan apresiasi terhadap budaya Indonesia.

Namun citra tersebut kini berada di bawah sorotan setelah pengungkapan kasus love scam oleh aparat kepolisian. Polisi menyebut sindikat tersebut bekerja secara terorganisasi dengan pembagian tugas yang jelas, mulai dari pengawas operasional, pemimpin tim, tenaga pemasaran, hingga pihak yang bertugas menjalin komunikasi dengan korban.

Fenomena love scam sendiri terus berkembang di berbagai negara. Pelaku biasanya memanfaatkan media sosial, aplikasi pesan instan, maupun platform kencan daring untuk membangun kepercayaan korban. Ketika hubungan emosional terbentuk, korban kemudian diarahkan untuk mengirim uang atau berinvestasi pada skema tertentu yang ternyata merupakan bagian dari penipuan.

Tidak sedikit korban yang baru menyadari dirinya tertipu setelah kehilangan dana dalam jumlah besar. Karena itu, kejahatan siber jenis ini menjadi perhatian serius aparat penegak hukum di berbagai negara.

Kini, perhatian publik tertuju pada perkembangan penyelidikan kasus tersebut. Nama yang sebelumnya dikenal melalui konten budaya dan aktivitas sehari-hari di Instagram Fabiola Elizabeth Agnes, kini justru menjadi bagian dari perkara hukum yang masih terus diproses aparat kepolisian.

Sejauh ini, proses hukum masih berjalan. Status dan peran masing-masing tersangka akan ditentukan berdasarkan hasil penyidikan lebih lanjut yang dilakukan oleh kepolisian.***

3 Juni 2026 Weton Apa? Ini Kalender Jawa Hari Ini Lengkap dengan Watak Rabu Legi dan Neptunya

0

Bogordaily.net — 3 Juni 2026 weton apa menjadi salah satu pertanyaan yang banyak dicari masyarakat, terutama mereka yang masih menggunakan penanggalan Jawa sebagai acuan dalam menentukan hari baik, membaca karakter seseorang, hingga merencanakan berbagai kegiatan penting.

Berdasarkan Kalender Jawa, Rabu (3/6/2026) bertepatan dengan 17 Besar 1959 Jawa dan 17 Dzulhijjah 1447 Hijriah. Hari tersebut jatuh pada pasaran Legi, sehingga wetonnya adalah Rabu Legi.

Penanggalan Jawa hingga kini masih digunakan oleh sebagian masyarakat Indonesia, khususnya di Pulau Jawa. Kombinasi antara hari dalam sepekan dan lima pasaran Jawa dipercaya memiliki makna tersendiri yang berkaitan dengan karakter, rezeki, hingga kecocokan dalam berbagai urusan kehidupan.

Bagi yang penasaran 3 Juni 2026 weton apa, berikut rincian lengkapnya:

* Tanggal Masehi: 3 Juni 2026
* Hari: Rabu
* Pasaran: Legi
* Weton: Rabu Legi
* Kalender Jawa: 17 Besar 1959
* Kalender Hijriah: 17 Dzulhijjah 1447 H

Weton Rabu Legi memiliki jumlah neptu 12, yang berasal dari nilai hari Rabu sebesar 7 dan nilai pasaran Legi sebesar 5.

Dalam primbon Jawa, pemilik weton Rabu Legi dikenal sebagai pribadi yang menjunjung tinggi tata krama dan nilai-nilai kehidupan. Mereka cenderung memiliki prinsip yang kuat serta berusaha menjalani hidup sesuai dengan keyakinan yang dianutnya.

Kejujuran menjadi salah satu karakter paling menonjol. Karena itu, mereka umumnya tidak menyukai tindakan yang dianggap tidak adil atau merugikan orang lain.

Selain dikenal berintegritas, pemilik weton ini juga memiliki tingkat kesetiaan yang tinggi terhadap keluarga, sahabat, maupun pasangan. Sikap bijaksana dalam bertutur kata membuat mereka kerap dihormati dan dipercaya oleh lingkungan sekitar.

Pada Juni 2026, penanggalan Jawa memasuki masa peralihan dari bulan Besar menuju bulan Suro. Periode ini menjadi salah satu momen penting dalam tradisi masyarakat Jawa karena sering dikaitkan dengan berbagai kegiatan adat dan budaya.

Sementara itu, bagi masyarakat yang masih menggunakan perhitungan weton sebagai referensi, informasi mengenai 3 Juni 2026 weton apa menjadi bagian dari tradisi yang tetap lestari hingga saat ini.

Berikut tiga hari pertama kalender Jawa Juni 2026:

1 Juni 2026

* Senin Wage
* 15 Besar 1959
* 15 Dzulhijjah 1447 H

2 Juni 2026

* Selasa Kliwon
* 16 Besar 1959
* 16 Dzulhijjah 1447 H

3 Juni 2026

* Rabu Legi
* 17 Besar 1959
* 17 Dzulhijjah 1447 H

Dengan demikian, jawaban dari pertanyaan 3 Juni 2026 weton apa adalah Rabu Legi, dengan neptu 12 yang dalam tradisi Jawa identik dengan pribadi yang menjunjung kejujuran, kesetiaan, dan kebijaksanaan dalam menjalani kehidupan.***