Home Blog Page 24

Instagram Fabiola Elizabeth Agnes Diserbu Usai Terseret Kasus Love Scam Rp41 Miliar, Ini Rekam Jejaknya

0

Bogordaily.net – Instagram Fabiola Elizabeth Agnes mendadak menjadi salah satu kata kunci yang paling banyak dicari publik sejak nama perempuan berdarah Jerman itu dikaitkan dengan kasus dugaan penipuan daring bermodus love scam yang diungkap Polda Jawa Tengah.

Namanya sebelumnya lebih dikenal sebagai mantan istri Reza Anugrah, personel grup musik Smash. Namun kini, sorotan publik bergeser. Bukan lagi soal kehidupan pribadinya atau aktivitasnya di media sosial, melainkan dugaan keterlibatannya dalam sindikat penipuan internasional yang disebut meraup keuntungan hingga Rp41 miliar.

Kasus ini menyita perhatian karena skalanya yang besar. Polisi mengungkap jaringan tersebut beroperasi dari kawasan Solo Baru, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah. Sindikat itu diduga menyasar korban dari berbagai negara melalui pendekatan emosional yang dirancang secara sistematis.

Direktur Reserse Siber Polda Jawa Tengah Kombes Pol Himawan Sutato Saragih mengungkapkan sebanyak 39 orang telah ditetapkan sebagai tersangka. Mereka terdiri dari tujuh warga negara Nepal, empat warga negara Myanmar, dan sisanya warga negara Indonesia.

Modus yang digunakan bukan modus baru. Tetapi efektivitasnya masih tinggi. Para pelaku membangun hubungan asmara secara daring dengan calon korban. Setelah kepercayaan terbentuk, korban diarahkan untuk menanamkan dana pada investasi yang ternyata tidak memiliki dasar yang jelas.

Dalam konstruksi perkara yang disampaikan kepolisian, Fabiola disebut memiliki peran berkomunikasi langsung dengan calon korban. Ia diduga membangun kedekatan emosional sebelum korban akhirnya dibujuk untuk mengirimkan sejumlah uang.

Nama Fabiola sebenarnya sudah cukup dikenal di dunia digital. Melalui Instagram Fabiola Elizabeth Agnes, publik kerap melihat aktivitas kesehariannya yang banyak menampilkan kedekatan dengan budaya Indonesia, khususnya budaya Sunda.

Perempuan berkewarganegaraan Jerman tersebut telah lama tinggal di Indonesia. Popularitasnya meningkat saat menjalin hubungan dengan Reza Smash. Keduanya kemudian menikah pada 2018 dan sempat menjadi pasangan yang cukup sering mendapat perhatian publik.

Dari pernikahan itu lahir seorang anak. Namun rumah tangga mereka tidak berlangsung lama. Sekitar dua tahun setelah menikah, keduanya memilih berpisah dan menjalani kehidupan masing-masing.

Setelah perceraian, Fabiola justru semakin aktif di media sosial. Kemampuannya berbicara dalam bahasa Sunda membuat banyak warganet terkesan. Ia juga sering mengunggah konten tentang budaya Jawa Barat, mulai dari penggunaan iket Sunda hingga ketertarikannya pada domba Garut.

Melalui Instagram Fabiola Elizabeth Agnes, ia membangun citra sebagai warga negara asing yang cukup dekat dengan kehidupan masyarakat lokal. Konten-kontennya mendapatkan respons positif dari banyak pengikut karena dinilai menunjukkan apresiasi terhadap budaya Indonesia.

Namun citra tersebut kini berada di bawah sorotan setelah pengungkapan kasus love scam oleh aparat kepolisian. Polisi menyebut sindikat tersebut bekerja secara terorganisasi dengan pembagian tugas yang jelas, mulai dari pengawas operasional, pemimpin tim, tenaga pemasaran, hingga pihak yang bertugas menjalin komunikasi dengan korban.

Fenomena love scam sendiri terus berkembang di berbagai negara. Pelaku biasanya memanfaatkan media sosial, aplikasi pesan instan, maupun platform kencan daring untuk membangun kepercayaan korban. Ketika hubungan emosional terbentuk, korban kemudian diarahkan untuk mengirim uang atau berinvestasi pada skema tertentu yang ternyata merupakan bagian dari penipuan.

Tidak sedikit korban yang baru menyadari dirinya tertipu setelah kehilangan dana dalam jumlah besar. Karena itu, kejahatan siber jenis ini menjadi perhatian serius aparat penegak hukum di berbagai negara.

Kini, perhatian publik tertuju pada perkembangan penyelidikan kasus tersebut. Nama yang sebelumnya dikenal melalui konten budaya dan aktivitas sehari-hari di Instagram Fabiola Elizabeth Agnes, kini justru menjadi bagian dari perkara hukum yang masih terus diproses aparat kepolisian.

Sejauh ini, proses hukum masih berjalan. Status dan peran masing-masing tersangka akan ditentukan berdasarkan hasil penyidikan lebih lanjut yang dilakukan oleh kepolisian.***

3 Juni 2026 Weton Apa? Ini Kalender Jawa Hari Ini Lengkap dengan Watak Rabu Legi dan Neptunya

0

Bogordaily.net — 3 Juni 2026 weton apa menjadi salah satu pertanyaan yang banyak dicari masyarakat, terutama mereka yang masih menggunakan penanggalan Jawa sebagai acuan dalam menentukan hari baik, membaca karakter seseorang, hingga merencanakan berbagai kegiatan penting.

Berdasarkan Kalender Jawa, Rabu (3/6/2026) bertepatan dengan 17 Besar 1959 Jawa dan 17 Dzulhijjah 1447 Hijriah. Hari tersebut jatuh pada pasaran Legi, sehingga wetonnya adalah Rabu Legi.

Penanggalan Jawa hingga kini masih digunakan oleh sebagian masyarakat Indonesia, khususnya di Pulau Jawa. Kombinasi antara hari dalam sepekan dan lima pasaran Jawa dipercaya memiliki makna tersendiri yang berkaitan dengan karakter, rezeki, hingga kecocokan dalam berbagai urusan kehidupan.

Bagi yang penasaran 3 Juni 2026 weton apa, berikut rincian lengkapnya:

* Tanggal Masehi: 3 Juni 2026
* Hari: Rabu
* Pasaran: Legi
* Weton: Rabu Legi
* Kalender Jawa: 17 Besar 1959
* Kalender Hijriah: 17 Dzulhijjah 1447 H

Weton Rabu Legi memiliki jumlah neptu 12, yang berasal dari nilai hari Rabu sebesar 7 dan nilai pasaran Legi sebesar 5.

Dalam primbon Jawa, pemilik weton Rabu Legi dikenal sebagai pribadi yang menjunjung tinggi tata krama dan nilai-nilai kehidupan. Mereka cenderung memiliki prinsip yang kuat serta berusaha menjalani hidup sesuai dengan keyakinan yang dianutnya.

Kejujuran menjadi salah satu karakter paling menonjol. Karena itu, mereka umumnya tidak menyukai tindakan yang dianggap tidak adil atau merugikan orang lain.

Selain dikenal berintegritas, pemilik weton ini juga memiliki tingkat kesetiaan yang tinggi terhadap keluarga, sahabat, maupun pasangan. Sikap bijaksana dalam bertutur kata membuat mereka kerap dihormati dan dipercaya oleh lingkungan sekitar.

Pada Juni 2026, penanggalan Jawa memasuki masa peralihan dari bulan Besar menuju bulan Suro. Periode ini menjadi salah satu momen penting dalam tradisi masyarakat Jawa karena sering dikaitkan dengan berbagai kegiatan adat dan budaya.

Sementara itu, bagi masyarakat yang masih menggunakan perhitungan weton sebagai referensi, informasi mengenai 3 Juni 2026 weton apa menjadi bagian dari tradisi yang tetap lestari hingga saat ini.

Berikut tiga hari pertama kalender Jawa Juni 2026:

1 Juni 2026

* Senin Wage
* 15 Besar 1959
* 15 Dzulhijjah 1447 H

2 Juni 2026

* Selasa Kliwon
* 16 Besar 1959
* 16 Dzulhijjah 1447 H

3 Juni 2026

* Rabu Legi
* 17 Besar 1959
* 17 Dzulhijjah 1447 H

Dengan demikian, jawaban dari pertanyaan 3 Juni 2026 weton apa adalah Rabu Legi, dengan neptu 12 yang dalam tradisi Jawa identik dengan pribadi yang menjunjung kejujuran, kesetiaan, dan kebijaksanaan dalam menjalani kehidupan.***

Alasan Utama Prabowo Copot Dadan Hindayana dari BGN, Kualitas Makanan MBG Jadi Sorotan

0

Bogordaily.net — Presiden Prabowo Subianto melakukan perombakan besar di tubuh Badan Gizi Nasional (BGN) setelah menjalankan evaluasi menyeluruh terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG) selama hampir 18 bulan. Salah satu faktor utama yang menjadi perhatian pemerintah adalah kualitas makanan yang disalurkan kepada para penerima manfaat.

Keputusan tersebut diumumkan setelah Presiden menerima berbagai laporan hasil monitoring dan evaluasi terhadap pelaksanaan program yang menjadi salah satu prioritas utama pemerintah sejak awal masa kepemimpinannya.

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengungkapkan bahwa evaluasi tidak hanya menyentuh aspek teknis pelaksanaan di lapangan, tetapi juga mencakup kedisiplinan dalam menjalankan standar operasional prosedur (SOP), tata kelola organisasi, hingga pengawasan mutu makanan yang didistribusikan.

Menurut Prasetyo, sejumlah catatan ditemukan selama proses evaluasi berlangsung. Catatan tersebut menjadi dasar pertimbangan Presiden untuk melakukan penyegaran kepemimpinan di BGN guna meningkatkan efektivitas program MBG ke depan.

“Kualitas makanan yang sudah ditetapkan standarnya oleh Badan Gizi Nasional harus dijaga secara konsisten. Hal ini menjadi salah satu perhatian dalam evaluasi yang dilakukan Presiden,” ujar Prasetyo di Kompleks Istana Kepresidenan, Selasa (2/6/2026).

Dalam keputusan tersebut, Presiden memberhentikan Kepala BGN Dadan Hindayana bersama dua wakil kepala, yakni Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung. Pergantian dilakukan sebagai bagian dari langkah perbaikan dan penguatan kelembagaan untuk memastikan program MBG berjalan sesuai target pemerintah.

Sebagai pengganti, pemerintah menunjuk Nanik Sudaryanti Deyang sebagai Kepala BGN yang baru. Sementara posisi Wakil Kepala BGN kini diisi oleh Agustina Arumsari dan Trenggono.

Perombakan jajaran pimpinan ini dinilai menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah ingin meningkatkan kualitas pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis, terutama dalam aspek pengawasan mutu makanan, tata kelola operasional, serta kepatuhan terhadap standar pelayanan yang telah ditetapkan.

Program MBG sendiri merupakan salah satu program unggulan pemerintahan Prabowo yang menyasar peningkatan kualitas gizi masyarakat, khususnya anak-anak sekolah. Karena itu, pemerintah menilai kualitas makanan dan efektivitas distribusi menjadi faktor krusial yang harus dijaga agar manfaat program dapat dirasakan secara optimal oleh masyarakat.

Dengan kepemimpinan baru di BGN, pemerintah berharap berbagai catatan yang muncul selama satu setengah tahun terakhir dapat segera diperbaiki sehingga pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis semakin efektif, akuntabel, dan tepat sasaran.***

Pemkot Bogor Berikan Layanan Khitan Gratis pada Momentum HJB ke-544

0

Bogordaily.net – Sebanyak 544 anak menjadi target peserta program Sirkumsisi (Sunat) Gratis yang diselenggarakan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor dalam rangka Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544 tahun 2026.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di 25 puskesmas yang tersebar di seluruh kecamatan di Kota Bogor, mulai tanggal 2 hingga 5 Juni 2026 sebagai bagian dari pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, menyampaikan bahwa program khitan gratis tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan HJB ke-544 yang diselenggarakan oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor untuk membantu masyarakat sekaligus menghadirkan pelayanan kesehatan yang mudah dijangkau.

Ia mengajak masyarakat Kota Bogor untuk memanfaatkan program tersebut, khususnya bagi warga yang ingin mendaftarkan anaknya mengikuti khitan gratis.

“Saya menyampaikan kepada masyarakat yang ingin anaknya khitan gratis, insyaallah di 25 puskesmas di semua kecamatan tinggal datang sampai tanggal 5 Juni. Pemkot Bogor menyediakan khitan gratis dalam rangka memeriahkan HJB,” ujar Jenal Mutaqin di Puskesmas Sempur, Jalan Kaler Sempur, Kota Bogor, Selasa (2/6/2026).

Dalam peninjauan di Puskesmas Sempur, Kecamatan Bogor Tengah, sebanyak 14 anak tercatat mengikuti kegiatan khitan gratis. Sebagian besar peserta masih berusia balita hingga usia sekolah dasar.

Jenal Mutaqin menyampaikan bahwa peserta termuda yang mengikuti khitan gratis di lokasi tersebut berusia tiga tahun. Sementara itu, beberapa peserta usia sekolah dasar dijadwalkan mengikuti khitan setelah menyelesaikan ujian sekolah.

“Kami juga memberikan sedikit hadiah kepada anak-anak yang telah melaksanakan khitan berupa sarung, alat salat, dan buku gambar agar mereka lebih semangat,” katanya.

Ia menambahkan bahwa program khitan gratis tersebut terbuka bagi seluruh warga Kota Bogor tanpa batasan tertentu selama kondisi anak dalam keadaan sehat dan siap menjalani tindakan medis.

“Kriterianya tanpa batas. Siapapun boleh, selama warga Kota Bogor dan anaknya ingin disunat serta sehat, kita terima,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor, Erna Nuraena menyampaikan bahwa sebanyak 71 tenaga medis dikerahkan untuk mendukung pelaksanaan kegiatan khitan gratis di seluruh wilayah Kota Bogor.

Ia menjelaskan bahwa kegiatan khitan massal tersebut baru pertama kali dilaksanakan sebagai bagian dari rangkaian HJB. Sebelumnya, kegiatan serupa dilaksanakan dalam momentum Hari Kesehatan Nasional.***

Semarak Hari Jadi Bogor ke-544, Bazar Perumda Pasar Pakuan Jaya Hadirkan Ragam Komoditas dan Gairah Ekonomi Rakyat

Bogordaily.net — Riuh aktivitas perdagangan berpadu dengan semangat perayaan Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544 dalam gelaran Bazar Perumda Pasar Pakuan Jaya yang berlangsung di Blok F Trade Center Pasar Kebon Kembang Lantai 1 dari tanggal 2 – 9 Juni 2026.

Kegiatan ini menjadi ruang pertemuan antara semangat kebersamaan, geliat ekonomi rakyat, serta upaya memperkuat eksistensi pasar rakyat sebagai denyut nadi perekonomian daerah.

Sejak pagi hari, kawasan bazar dipadati pengunjung yang antusias menikmati beragam komoditas yang ditawarkan para pelaku usaha dan pedagang.

Mulai dari Kebutuhan Pokok UB Mart, Produk UMKM, Kuliner, Fashion, Jasa, Perbankan dan Layanan Publik hingga berbagai produk unggulan lainnya tersaji dalam suasana yang meriah dan penuh kehangatan.

Deretan stan yang berwarna-warni menghadirkan wajah pasar yang hidup, dinamis, dan semakin dekat dengan masyarakat.

Kegiatan bazar ini turut dihadiri oleh Direksi Perumda Pasar Pakuan Jaya beserta Jajarannya, yang berkesempatan meninjau langsung jalannya acara sekaligus menyapa para pedagang dan pengunjung. Kehadirannya menjadi bentuk dukungan nyata terhadap pemberdayaan ekonomi kerakyatan yang terus tumbuh di lingkungan pasar rakyat Kota Bogor.

Dalam kesempatan tersebut, Direktur Utama Perumda Pasar Pakuan Jaya, Jenal Abidin menyampaikan bahwa bazar ini bukan sekadar bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Bogor ke-544, melainkan juga momentum untuk menggerakkan roda perekonomian masyarakat serta memperkuat peran Pasar Rakyat sebagai pusat aktivitas ekonomi yang inklusif.

“Melalui kegiatan bazar ini, kami ingin menghadirkan ruang yang lebih luas bagi para pedagang dan pelaku usaha untuk memasarkan produknya sekaligus memberikan pengalaman berbelanja yang menarik bagi masyarakat. Semangat Hari Jadi Bogor ke-544 menjadi pengingat bahwa kemajuan kota harus tumbuh bersama kemajuan ekonomi rakyat. Pasar rakyat harus terus menjadi rumah bagi aktivitas ekonomi yang sehat, produktif, dan berkelanjutan,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa Perumda Pasar Pakuan Jaya akan terus berupayamenghadirkan berbagai program yang mampu mendorong pertumbuhan usaha masyarakat, meningkatkan daya saing pasar rakyat, serta menjadikan pasar sebagai ruang ekonomi yang modern tanpa kehilangan nilai-nilai kebersamaan dan kearifan lokal.

Di tengah gemuruh transaksi dan ramainya interaksi antara pedagang serta pengunjung, bazar ini menjadi gambaran nyata bahwa pasar bukan hanya tempat bertemunya penjual dan pembeli.

Lebih dari itu, pasar adalah ruang yang merawat harapan, menggerakkan ekonomi keluarga, dan menghidupkan denyut pembangunan dari akar rumput.

Semarak Hari Jadi Bogor ke-544 yang terpancar dari setiap sudut Blok F Trade Center Pasar Kebon Kembang menjadi bukti bahwa kebersamaan dan kolaborasi mampu menghadirkan optimisme baru bagi pertumbuhan ekonomi daerah.

Dari pasar rakyat, semangat membangun Kota Bogor yang maju, berdaya saing, dan sejahtera terus bergema, mengiringi langkah kota hujan menuju masa depan yang lebih gemilang.***

Merihakan HJB ke 544, Perumda Pasar Pakuan Jaya Gelar Bazar di Blok F

Bogordaily.net – Dalam rangka memeriahkan Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544, Perumda Pasar Pakuan Jaya akan menggelar Bazar Semarak HJB ke-544 yang berlangsung pada 2 hingga 9 Juni 2026 di Blok F Trade Center, Pasar Kebon Kembang Lantai 1, yang berlokasi di samping Alun-Alun Kota Bogor.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian perayaan HJB sekaligus upaya mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui pelibatan pelaku usaha, UMKM, sektor jasa, perbankan, hingga layanan publik.

Direktur Utama Perumda Pasar Pakuan Jaya Kota Bogor Jenal Abidin, menjelaskan bahwa bazar akan diikuti oleh 52 tenant dari berbagai sektor usaha.

“Kegiatan ini kami lakukan sebagai peringatan HJB yang ke 544, kita gelar bazar murah,” ujar Jenal

Ia menambahkan, bazar ini menyediakan berbagai macam produk seperti kuliner, sembako, otomotif dan lainnya.

Jenal menyebut antusias masyarakat sangat tinggi dengan adanya bazar murah di Pasar Kebon Kembang tersesebut.

“Alhamdullilah pengunjung terus berdatangan ke tempat bazar ini,” jelasnya

Untuk terus meramaikan bazar, kata Jenal, ia akan memerintahkan semua pegawai Perumda Pasar Pakuan Jaya untuk berbelanja atau makan di area bazar.

Ia juga mengajak masyarakat Kota Bogor dan sekitarnya untuk turut meramaikan kegiatan tersebut.

Selain berbelanja berbagai kebutuhan, pengunjung juga dapat mengenal lebih dekat produk dan layanan yang ditawarkan pelaku usaha serta instansi yang terlibat.

Dengan lokasi yang berada di pusat Kota Bogor dan mudah diakses masyarakat, Bazar Semarak HJB ke-544 diharapkan dapat menjadi salah satu pusat kegiatan ekonomi dan hiburan selama rangkaian peringatan Hari Jadi Bogor tahun 2026.

(Muhammad Irfan Ramadan)

BAZNAS Kota Bogor Catat 15.257 Hewan Kurban yang Disembelih, Perputaran Ekonomi Capai Rp115 Miliar

0

Bogordaily.net – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Bogor secara resmi telah merampungkan pendataan hewan kurban pada perayaan Iduladha tahun ini. Berdasarkan hasil rekapitulasi yang dihimpun dari enam kecamatan di wilayah Kota Bogor, tercatat jumlah hewan kurban mencapai 12.097 ekor domba/kambing dan 3.160 ekor sapi.

Ketua BAZNAS Kota Bogor, Subhan Murtadla, menyampaikan bahwa pendataan ini merupakan langkah strategis untuk memetakan potensi kurban di masyarakat, meskipun angka tersebut berada di luar neraca atau diluar pengelolaan langsung BAZNAS Kota Bogor.

“Pencatatan ini kami lakukan sebagai bentuk transparansi dan upaya memotret sejauh mana potensi ekonomi umat dalam ibadah kurban. Jika kita mengonversikan jumlah tersebut ke dalam nilai rupiah, maka perputaran ekonomi dari sektor kurban di Kota Bogor sangat luar biasa,” ujar Subhan dalam keterangannya.

Subhan merinci perhitungan tersebut berdasarkan harga rata-rata yang berlaku di lapangan. Untuk 12.097 ekor domba/kambing dengan asumsi harga rata-rata Rp3 juta per ekor, nilainya mencapai Rp36 miliar. Sementara itu, untuk 3.160 ekor sapi dengan asumsi harga rata-rata Rp25 juta per ekor, nilainya mencapai Rp79 miliar.

“Jika ditotal secara keseluruhan, potensi ekonomi dari pencatatan hewan kurban di luar neraca BAZNAS Kota Bogor ini mencapai angka Rp115 miliar. Ini adalah angka yang sangat fantastis dan menunjukkan besarnya semangat berbagi serta kepedulian sosial masyarakat Kota Bogor melalui momentum Iduladha,” tambahnya.

Ia menegaskan bahwa data ini menjadi indikator positif tingkat kesadaran masyarakat dalam berkurban yang terus meningkat dari tahun ke tahun. Menurutnya, besarnya nilai ekonomi ini mencerminkan betapa kuatnya potensi filantropi Islam dalam membantu pemerataan gizi masyarakat melalui penyaluran daging kurban yang merata hingga ke pelosok kecamatan.

BAZNAS Kota Bogor sendiri mengadakan festival kurban yang diadakan di RW 2 Lembur sawah, Mulyaharha, Bogor Selatan Kota Bogor, dengan memotong 49 ekor kambing, dan dibagikan kepada 250 orang wilayah sekitar dan 240 kepada masjid yang mengajukan sebelumnya kepada baznas kota bogor.

“Kami mengapresiasi seluruh masyarakat dan petugas kecamatan yang telah kooperatif dalam proses pendataan ini. Semoga semangat berkurban ini dapat terus menjadi penggerak ekonomi kerakyatan sekaligus mempererat tali persaudaraan antarwarga di Kota Bogor,” pungkasnya.***

Pemkot Bogor Desak Penguatan Tebing Underpass Batutulis, Antisipasi Longsor dan Risiko Bencana

Bogordaily.net – Pemerintah Kota Bogor meminta adanya penguatan tebing atau Tembok Penahan Tanah (TPT) di kawasan Underpass Batutulis guna mengantisipasi potensi risiko bencana setelah pembangunan trase baru jalur kereta selesai dilakukan.

Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, mengatakan bahwa pembangunan underpass dan tebing di kawasan tersebut sebelumnya merupakan pekerjaan yang dilaksanakan oleh Balai Besar Teknik Perkeretaapian (BBTP).

Menurut Dedie, Pemkot Bogor telah berkoordinasi langsung dengan Direktorat Jenderal Perkeretaapian terkait tindak lanjut pembangunan di kawasan Batutulis.

“Terkait underpass dan tebing, kemarin itu dibangun oleh Balai Besar Teknik Perkeretaapian. Saya sudah mengonfirmasi kepada Dirjen Perkeretaapian bahwa Pemerintah Kota Bogor telah melaksanakan pembangunan trase baru Batutulis,” ujar Dedie.

Ia menjelaskan, pembangunan trase baru tersebut merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kota Bogor dalam mendukung peningkatan infrastruktur transportasi dan keselamatan masyarakat di kawasan Batutulis.

Selain itu, Pemkot Bogor juga mengajukan permohonan kepada pemerintah pusat agar dilakukan penguatan TPT di sekitar Underpass Batutulis. Langkah tersebut dinilai penting untuk mencegah potensi longsor maupun risiko bencana lainnya di masa mendatang.

“Kami juga meminta agar dilakukan penguatan TPT Underpass Batutulis sehingga pada saat pembangunan trase baru selesai, tidak ada lagi potensi risiko bencana ke depannya,” tegasnya.

Pemkot Bogor berharap koordinasi dengan Direktorat Jenderal Perkeretaapian dapat segera menghasilkan langkah konkret dalam penguatan struktur tebing dan infrastruktur pendukung di kawasan Underpass Batutulis, sehingga keamanan dan keselamatan pengguna jalan maupun warga sekitar dapat lebih terjamin.

(Fikri)

Permudah Layanan Kepada Masyarakat, Lapak BSI di Pasar Kebon Kembang Diresmikan

0

Bogordaily.net – Bank Syariah Indonesia (BSI) meresmikan Layanan Pasar dan Pengusaha UMKM (Lapak) BSI yang berada di Pasar Kebon Kembang, Kota Bogor, pada Selasa 2 Juni 2026.

Area Manager BSI Bogor Safira menjelaskan bahwa, Lapak BSI Pasar Kebon Kembang hadir sebagai bentuk komitmen Bank Syariah Indonesia dalam mendekatkan layanan perbankan syariah kepada para pedagang, pengunjung pasar, dan masyarakat Kota Bogor.

“Kehadiran Lapak BSI ini juga menjadi bagian dari dukungan BSI terhadap penguatan ekosistem ekonomi kerakyatan dan digitalisasi transaksi di lingkungan pasar tradisional,” kata Safira, Selasa 2 Juni 2026.

Menurutnya, Lapak BSI Pasar Kebon Kembang menghadirkan berbagai layanan perbankan yang mudah diakses masyarakat, di antaranya:

Pembukaan rekening BSI secara langsung aktivasi dan edukasi BYOND By BSI, pendaftaran dan aktivasi QRIS Merchant.

Kemudian, layanan Tabungan Haji dan Umrah, pembiayaan untuk pelaku usaha dan pedagang, Tabungan Emas BSI,

Serta Informasi produk investasi dan layanan syariah lainnya, dan layanan konsultasi keuangan syariah bagi masyarakat dan pelaku usaha

Adapun, dalam rangka Grand Opening Lapak BSI Pasar Kebon Kembang, kami menghadirkan berbagai program menarik, antara lain:

Hadiah langsung bagi nasabah yang membuka rekening BSI, promo pembukaan QRIS Merchant dan Soundbox QRIS BSI.

Kemudian, Program Tebus Murah Paket Sembako untuk masyarakat, berbagai souvenir dan merchandise menarik selama persediaan masih tersedia

“Promo ini dapat memberikan manfaat sekaligus meningkatkan minat masyarakat untuk menggunakan layanan perbankan syariah dan transaksi digital BSI,” jelasnyam

Sementara itu, ia berharap, kehadiran Lapak BSI Pasar Kebon Kembang dapat menjadi pusat layanan keuangan syariah yang mudah dijangkau oleh pedagang dan masyarakat.

BSI ingin semakin banyak pelaku usaha pasar yang menggunakan transaksi digital melalui QRIS BSI, memiliki akses terhadap layanan perbankan syariah, serta mendapatkan kemudahan dalam mengembangkan usahanya.

“Kami berharap kehadiran Lapak BSI dapat mendukung pertumbuhan ekonomi Kota Bogor yang lebih inklusif, modern, dan sejalan dengan prinsip-prinsip syariah, sehingga memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat dan lingkungan pasar,” ungkap Safira.

(Albin)

Jenal Mutaqin Buka GPM, Dorong UMKM dan Stabilisasi Harga Pangan

Bogordaily.net – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bogor menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di Lapangan Sempur, Kota Bogor.

Berlangsung selama dua hari, 2-3 Juni 2026, kegiatan ini diadakan dalam rangka stabilisasi pasokan dan harga pangan, menyukseskan Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544 serta menyambut Road to Karya Kreatif Jawa Barat 2026.

Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, saat membuka kegiatan GPM mengajak Aparatur Sipil Negara (ASN) Kota Bogor untuk membeli produk UMKM Kota Bogor agar pelaku usaha lokal dapat naik kelas.

Menurutnya, komoditas seperti beras, daging, dan buah-buahan yang dihasilkan UMKM Kota Bogor tidak kalah kualitasnya dengan daerah lain.

Antusiasme masyarakat terlihat sejak pagi hari. Warga memadati lokasi kegiatan karena GPM dinilai menjadi alternatif untuk mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.

“GPM hasil kolaborasi DKPP Kota Bogor dengan Bank Indonesia Perwakilan Jawa Barat serta berbagai pihak terkait lainnya. Saya rasa ini bisa menjadi alternatif belanja yang membantu masyarakat di tengah kondisi harga sembako yang belum stabil. Semoga kegiatan seperti ini dapat diselenggarakan juga di kecamatan atau kelurahan lainnya,” kata Jenal Mutaqin, Selasa (2/6/2026).

Sekretaris DKPP Kota Bogor, Wina, mengatakan bahwa GPM merupakan wujud komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor dalam menyediakan pangan berkualitas yang terjangkau bagi masyarakat, sekaligus membantu stabilisasi pasokan dan pengendalian inflasi di Kota Bogor.

Deputi Direktur Bank Indonesia Perwakilan Jawa Barat, Siti Muaropah, menyampaikan dukungannya terhadap pelaksanaan GPM sebagai salah satu rangkaian kegiatan HJB ke-544.

“Terkait GPM, Bank Indonesia Jawa Barat saat ini sedang menginisiasi pilot project GPM digital bekerja sama dengan berbagai pihak. Harapannya, distribusi pangan dapat berjalan lebih lancar tanpa adanya tambahan biaya angkut,” ujar Siti.

Selain itu, dalam kegiatan ini turut dilakukan penyerahan bantuan ikan nila gratis bagi 30 keluarga berisiko stunting di Kelurahan Sempur.

Ikan nila yang dibagikan merupakan hasil produksi bioflok Kawasan Agroeduwisata DKPP Kota Bogor.

(Muhammad Irfan Ramadan)