Sunday, 3 May 2026
Home Blog Page 2432

Kecelakaan di Tol Jagorawi, Mobil Angkot Terbalik

0

Bogordaily.netKecelakaan di Tol Jagorawi kembali terjadi, sebuah mobil angkot terbalik, pada 10 Oktober 2023.

Peristiwa kecelakaan tragis terjadi di ruas tol Jagorawi, tepatnya di kilometer 32, Sentul arah Bogor.

Sebuah angkot berwarna biru dengan tulisan “Cileungsi” terbalik di bahu kanan jalan tol, dan mengakibatkan kekacauan di jalur lalu lintas.

Evakuasi Penumpang dan Kondisi Jalan

Dalam video yang diterima @bogordailynews memperlihatkan petugas dengan sigap melakukan evakuasi penumpang dari angkot yang terbalik.

Kondisi lalu lintas pun mengalami kemacetan, akibat kecelakaan itu. Mobil melaju pelan.

Beberapa bahkan mencoba mengabadikan kecelakaan tersebut untuk diinformasikan kepada publik.

Misteri Kecelakaan 

Penyebab pasti dan kronologis kecelakaan masih menjadi misteri. Informasi yang dihimpun, awalnya jalanan terlihat aman dan angkot melaju dengan normal.

Namun, dalam sekejap, angkot tersebut mengalami oleng dan berakhir terbalik, mengubah suasana di.lokasiniti menjadi mencekam.

Petugas kini tengah berupaya menangani kecelakaan ini dengan cepat dan tepat. Langkah-langkah penanganan yang profesional sedang dijalankan untuk memastikan keselamatan dan keamanan area kejadian.***

Penggarap Cijeruk Ngadu ke Dewan: Ketua DPRD Akan Panggil PT BSS dan BPN

0

Bogordaily.net – Lantaran tak juga dimediasi oleh Camat Cijeruk dan Pemkab Bogor, para penggarap dari Desa Cijeruk, Kecamatan Cijeruk mengadukan persoalannya kepada DPRD Kabupaten Bogor.

Sebanyak sembilan orang penggarap yang mewakili 40-an penggarap melakukan audiensi ke Gedung DPRD pada Selasa 10 Oktober 2023. Mereka diterima langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Bogor Rudy Susmanto.

Audiensi diawali dengan pemaparan persoalan yang dialami penggarap oleh salah seorang penggarap bernama Indra Surkana.

Ia membeberkan bahwa, para penggarap telah menggarap lahan di lereng Gunung Salak sejak berpuluh tahun karena kondisi lahan yang telantar.

“Tiba-tiba semua penggarap mendapat surat somasi dari PT BSS (Bahana Sukma Sejahtera) dan mengaku punya SHGB (Surat Hak Guna Bangunan) Nomor 6 sejak tahun 1997. Dalam somasinya, agar penggarap keluar dari lahan tersebut. PT BSS juga memasang plang di lokasi,” bener Indra.

Baca juga : Nonton Film Diambang Kematian, Cek di Sini

Penggarap, kata Indra, makin bingung lagi ketika di lokasi sudah ada alat berat dan melakukan aktivitas perataan tanah.

“Dari kabar yang beredar katanya mau membangun proyek wisata Nimo Land. Sementara, kami para penggarap tidak pernah diajak bermusyawarah atau sosialiasi. Kami minta beberapa kali ke Camat Cijeruk pun tak pernah digubris,” jelasnya.

H. Bambang, penggarap lainnya, mengaku telah menggarap lahan sejak 2014 dan menanam kopi, alpukat, durian, serta tanaman palawija lainnya.

“Tiba-tiba tanaman kami dibakar, ditebang, digerus alat berat. Pipa untuk mengairi kebun kamu pun diputus oleh mereka. Kami mohon keadilan. Mengapa pemerintah diam saja,” ungkapnya.

Menurut Dwi, Rodi, Haidup, dan penggarap lainnya, menegaskan, yang diharapkan penggarap saat ini hanyalah ingin terus bisa menggarap lahan.

“Kalau pun ada keputusan kami tidak bisa lagi menggarap, maka harus ada ganti rugi yang wajar dan manusiawi. Bukan seperti sekarang, ditawarkan hanya Rp5 juta per bidang,” tandas mereka.

Menanggapi keluhan para penggarap, Ketua DPRD Kabupaten Bogor menegaskan bahwa, pihaknya berjanji mengawal persoalan ini sampai tuntas.

“Tentunya dengan pertemuan hari ini saya sudah mendapatkan informasi cukup lengkap. Sehingga, audiensi ini diharapkan bisa menindaklanjuti dan menyelesaikan permasalahan antara penggarap, warga, dengan PT BSS. Saya akan kawal permasalahan ini hingga tuntas. Dalam waktu dekat saya akan mengundang PT BSS, dinas terkait, BPN untuk duduk bersama menyelesaikan permasalahan tahan,” paparnya.

Rudy menegaskan, bawah dalam pertemuan nanti pihaknya juga akan menghadirkan para penggarap.

Baca juga : Sinopsis Film Contagion, Perjuangan Melawan Endemik yang Mengerikan

“Saya mohon izin, untuk mengundang bapak dan ibu bertemu dengan dinas terkait sekaligus kita undang PT BSS-nya. Kami dari DPRD Kabupaten Bogor akan mendorong bersama dalam waktu dekat. Hari ini akan kami komunikasikan dengan tim reformasi agraria Kabupaten Bogor,” tegas Rudy.

Lebih lanjut dijelaskan Rudy, bahwa berdasarkan penuturan para penggarap ada kurang lebih 40 penggarap yang jauh sebelum SHGB PT BSS terbit tahun 1997 telah menggarap sejak tidak dikuasai PTPN XI Tjisarua. Bahkan, sudah ada masyarakat yang tinggal di atas lahan tersebut kurang lebih 5 sampai 7 keluarga.

“Persoalan ini harus segera diselesaikan oleh pemerintah daerah,” tutupnya.(Acep Mulyana)

Ingin Kembali Menjadi Pelanggan Tirta Kahuripan? Simak Caranya

Bogordaily.net – Perumda Air Minum Tirta Kahuripan memberikan program diskon penyambungan kembali kepada pelanggan.

Program ini khusus bagi pelanggan yang instalasi meternya sudah diangkat atau dibongkar untuk mendapatkan kembali akses pelayanan air bersih sehat dan efisien. Dengan biaya yang relatif lebih murah.

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperkirakan musim hujan di wilayah Kabupaten Bogor akan surut hingga November. Kondisi ini dampak kekeringan seperti air sumur yang mengering. Dan semakin dirasakan oleh masyarakat yang belum memiliki akses air bersih perpipaan dari Perumda Air Minum Tirta Kahuripan.

Oleh karena itu Perumda Air Minum Tirta Kahuripan memberikan program diskon penyambungan kembali kepada pelanggan yang instalasi meternya sudah diangkat atau dibongkar.

Pelanggan dapat kembali mengakses layanan air bersih yang sehat dan efisien dengan biaya yang relatif lebih murah.

Pelanggan Tirta Kahuripan

Cara Menjadi Pelanggan Tirta Kahuripan

Direktur Umum Perumda Air Minum Tirta Kahuripan Abdul Somad mengatakan bahwa program tersebut untuk mendukung program pemerintah daerah. Yakni memberikan akses air bersih yang layak kepada masyarakat Kabupaten Bogor. Terlebih lagi di saat musim kemarau seperti ini.

Caranya yakni segera datang ke cabang pelayanan terdekat dengan membawa kwitansi pembayaran air terakhir dan program ini berlaku hingga 20 Desember 2023.

Program ini khsusu untuk kelompok pelanggan rumah tangga (domestik) dengan ketentuan yakni pertama pemutihan tarif penyambungan kembali untuk periode tahun 2018 dan tahun-tahun sebelumnya.

“Kemudian diskon 50% tarif penyambungan kembali untuk periode tahun 2019-2020” ujar Abdul Somad.

Sementara itu, bencana kekeringan melanda wilayah Kabupaten Bogor, Perumda Air Minum Tirta Kahuripan telah menyalurkan bantuan air bersih kepada masyarakat terdampak.

Tercatat hingga 7 Oktober 2023 sebanyak 5.508.000 liter air bersih sudah disalurkan baik melalui BPBD Kab. Bogor, Damkar Kab. Bogor, Polres Bogor maupun yang langsung didistribusikan oleh tangki air milik Perumda Air Minum Tirta Kahuripan.***

Bangun Dua Pasar, PPJ Targetkan Desember Rampung

0

Bogordaily.net – Perumda Pasar Pakuan Jaya (PPJ) Kota Bogor tengah membangun dua pasar, yakni Pasar Sukasari dan Pasar Jambu Dua. Kedua pasar tersebut ditargetkan rampung akhir tahun 2023.

Selain pedagang eksisting, kedua pasar yang sekarang masih dalam proses pembangunan itu diperuntukkan juga untuk pedagang Pasar Bogor.

“Pasar Bogor sendiri yang pedagang basah atau pangan akan dipindahkan ke Pasar Jambu Dua. Pedagang keringnya seperti pakaian, aksesoris, salon dipindahkan ke Pasar Sukasari,” kata Direktur Utama (Dirut) Perumda PPJ Kota Bogor Muzakkir, Selasa 10 Oktober 2023.

Ia menambahkan, di Pasar Sukasari juga ada pedagang basah pengabungan dari pedagang eksisting eks Plaza Shangrila ditambah pedagang malam eksisting.

Baca juga : Nonton Film Diambang Kematian, Cek di Sini

Begitu pula di Pasar Jambu Dua dari memindahkan pedagang Pasar Bogor dan juga pedagang eksisting yang jumlahnya mencapai sekitar 1.141 pedagang.

Muzakkir mengatakan, dalam tahapan ini pihaknya melakukan sosialisasi kepada pedagang baik yang sudah registrasi ulang ataupun belum.

Kegiatan itu untuk memberikan penjelasan tentang progres hingga rampungnya pembangunan pasar dan ditampilkan juga pemaparan dalam bentuk video.

“Jadi dua pasar ini titik ujungnya harus berbarengan selesai, untuk memindahkan pedagang dari Pasar Bogor,” kata Muzakkir.

Disisi lain, Perumda PPJ juga berupa mengandeng pihak perbankan guna membantu pedagang dalam hal pembiayaan kios atau los di pasar tersebut.

“Kemarin kita gandeng perbankan dan hari ini juga kita ajak perbankan, karena kita tahu pedagang itu pasti ada sedikit kesulitan baik itu DP maupun keseluruhan pembiayaan. Kita gandeng baik BJB maupun BTN mereka bisa membantu dalam hal DP misalnya apakah 20, 30 persen bisa dicicil sampai satu tahun,” katanya.

Rampung Desember

Ia juga mencontohkan, semisal Pasar Jambu Dua yang dua bulan lagi selesai atau di Desember, pedagang bisa jadi mengisi kios atau los di pasar tersebut.

Sementara DP belum lunas, maka diberi keleluasaan dari perbankan untuk mencicil selama satu tahun dan setelah lunas dilanjutkan dengan pokoknya.

“Misalnya DP 30 persen, sisanya 70 persen bisa dicicil sampai lima tahun. Ini juga menggunakan bunga bantuan pemerintah, KUR 6 persen per tahun,” kata Muzakkir.

Ia menjelaskan, bahwa harga kios per meter Rp32 juta dengan ukuran empat meter ditambah PPN 11 persen menjadi Rp142 juta untuk satu kios.

Apabila diasumsikan DP kios sebesar 20 persen, sambung Muzakkir, yang dibayarkan pedagang untuk DP sekitar Rp28,4 juta.

“Nah untuk yang tidak punya uang kita bantukan di perbankan. Di bank ini juga misalnya DP Rp28,4 juta, ada uang Rp5 juta berarti tinggal sisanya dihitung dibagi satu tahun,” kata dia.

Baca juga : Sinopsis Film Contagion, Perjuangan Melawan Endemik yang Mengerikan

Muzakkir mengatakan, pihaknya sudah mengajak pedagang dari awal untuk menabung dengan tujuan untuk pembiayaan DP kios.

Keringanan juga, sambungnya, diberikan kepada pedagang selama mengisi tempat penampungan sementara (TPS) dengan tidak dikenakan sewa dan servis cash diskon 50 persen.

“Dari hitungan kami, insyaallah masih terjangkau untuk pedagang, apalagi nanti dari harga ini kita kalkulasikan hak pakai 20 tahun jadi murah. Setahun hanya Rp7,1 juta, kalau dibagi 12 bulan jadi Rp592 ribu per bulan dan dibagi 30 hari sekitar Rp19.700 ribu,” tandasnya. (Ibnu Galansa)

RS Azra Bogor Donor Darah, Beri Harapan Kepada yang Membutuhkan

0

Bogordaily.net – Sejatinya, sebuah tetes darah yang Anda berikan memiliki kekuatan untuk menyelamatkan nyawa seseorang yang sangat membutuhkan. Rumah Sakit (RS) Bogor Azra mengundang Anda untuk menjadi bagian dari aksi kemanusiaan dengan donor darah.

Donor Darah akan digelar hari Rabu, 11 Oktober 2023 pukul 08.00 sampai selesai di Ruangan Training Center, Gedung B, lantai 1, RS Azra.

Kemudian, donor darah ini hanya tersedia untuk 60 kantong darah, oleh karena itu, segeralah mendaftar.

Donor darah adalah tindakan amal yang sangat berarti dan akan membantu banyak pasien di RS Azra dan masyarakat yang membutuhkan.

Dengan berpartisipasi dalam donor darah ini, Anda tidak hanya memberikan harapan kepada saudara kita yang sedang berjuang melawan penyakit, tetapi Anda juga turut berperan dalam menyelamatkan nyawa mereka.

Informasi lebih lanjut, jika Anda memiliki pertanyaan atau memerlukan informasi lebih lanjut tentang layanan yang disediakan oleh Rumah Sakit Azra, silakan menghubungi melalui 0251-8318-456 atau 0251-8370-349 dan website www.rsazra.co.id

RS Azra Bogor menghargai kontribusi Anda dalam membantu sesama dan berharap Anda akan bergabung dalam aksi mulia ini.

Segera daftarkan diri Anda dan bersama-sama kita menjadi pahlawan bagi mereka yang membutuhkan.***

Ketua DPRD Kabupaten Bogor Minta Baliho Caleg Ditertibkan

0

Bogordaily.net – Ketua DPRD Kabupaten Bogor Rudy Susmanto meminta agar baliho dan billboard calon anggotga legislatif (caleg) dan Partai Politik yang terpasang tak beraturan ditertibkan.

Menurutnya, hal tersebut dilakukan jika memang mengganggu kenyamanan serta kepentingan umum.

“Saya sudah menyampaikan ke Sat Pol PPagar menertibkan baliho-baliho caleg maupun parpol. Termasuk baliho saya yang dipasang relawan untuk segera dicabut jika mengganggu ketertiban umum,” kata Rudy Susmanto, Selasa 10 Oktober 2023.

Baca juga : Nonton Film Diambang Kematian, Cek di Sini

Ia menginginakan agar nantinya dalam pelaksanaan pemilu dapat berjalan baik dan damai ditengah lingkungan masyarakat.

“Kita juga menginginkan pemilu nanti berjalan dengan baik, pemilu berjalan damai. Jangan sampai pemilu ini malah mengganggu masyarakat lain,” jelasnya.

Ia juga turut meminta kepada pemerintah untuk membuat aturan khusus terkait memasang baliho dan billboard di tempat-tempat tertentu.

“Pemerintah Kabupaten Bogor harus berani menertibkan dan menata baliho caleg dan partai politik yang mengganggu ketertiban umum,” ujar Rudy Susmanto.

Baca juga : Sinopsis Film Contagion, Perjuangan Melawan Endemik yang Mengerikan

Sebelumnya Politisi Partai Gerindra itu juga mengajak semua elemen masyarakat untuk menjaga kondusifitas jelang Pemilu 2024.

Rudy mengatakan, ajang Pemilu 2024 juga bukan perang antara partai politik.

Namun ajang pemilu tersebut dilakukan untuk bertukar ide dan gagasan antar partai politik.

“Pesta demokrasi ini kita jalankan dengan penuh sukacita. Ini adalah perang ide dan gagasan,” ungkapnya.(Albin Pandita)

Liburan ke Bali, Foto Aktor Ahn Bohyun di Pantai Bikin Salfok

0

Bogordaily.net – Baru-baru ini, Aktor Ahn Bohyun diketahui membagikan beberapa foto dan video yang menangkap momen liburannya di pantai Bali, Indonesia.

Bali yang memang dikenal luas selalu menjadi destinasi wisata favorit bagi sebagian selebriti salah satunya selebriti Korea, jadi tak mengherankan bagaimana Ahn Bohyun juga ikut memilih untuk berlibur dan healing di pulau Bali.

Dalam beberapa foto yang di unggahnya tersebut, sang aktor tampil atletis dan gagah dengan auranya maskulinnya yang memancar.

Baca juga : Nonton Film Diambang Kematian, Cek di Sini

“Goodbye Sumner” ditambahkan dalam kolom caption untuk memperjelas suasana liburan yang ia jalani selama di Bali.

Ahn Bo Hyun juga terlihat tampil sporty dengan menenteng surfboard dan tampak menikmati olahraga surfing di pantai tersebut.

Sajikan postur dan fitur tubuh yang atletis sempurna, tak sedikit netizen yang jadi terhipnotis dan salfok dengan proporsi Aktor Ahn Bohyun yang sering juga disebut sebagai “Big Boy”.

Selalu mempesona dengan akting dalam berbagai Drama, foto kehidupan pribadi di dunia nyata pun tak kalam mempesona dan selalu berhasil membuat penggemar meleleh dengan hal itu.

Kendati begitu, netizen juga banyak bercanda gurau bahwa kesempurnaan proporsi Aktor tersebut kini telah dimiliki oleh seseorang hingga membuat netizen iri.

Baca juga : Sinopsis Film Contagion, Perjuangan Melawan Endemik yang Mengerikan

“Dia memang cakep drdl,cuma kenapa setelah jd pacar Orang ko gantengnya beda yàa,,,, ada bangetny gtu,, ganteng bangettttt,,,,definisi rumput tetangga memang lbh hijau,”__eleanor__979.

“Cuma bisa memandang dan hanya jisoo yg bisa merasakan,” lali879787.

“orang orang baru sadar kalo dia seganteng itu setelah Ahn bohyun jadi pacarnya Jisoo😭,” bluexosh.***

Pemkab Bogor Gelar Rakor Kesmas, Tingkatkan Layanan dan Derajat Kesehatan

0

Bogordaily.net – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Bidang Kesehatan Masyarakat (Kesmas) mengenai Publikasi Status Gizi Balita Tahun 2023.

Hal tersebut dilakukan untuk meningkatkan layanan dan derajat kesehatan masyarakat yang berlangsung di Bigland Hotel, Babakan Madang, Senin 9 Oktober 2023.

Aspem Kesra Kabupaten Bogor, Hadijana mengatakan, meningkatkan derajat kesehatan masyarakat melalui peningkatan status gizi dan kesehatan ibu dan anak, penurunan stunting, menurunkan angka kematian ibu dan anak serta menurunkan penyakit tidak menular.

Baca juga : Nonton Film Diambang Kematian, Cek di Sini

Menurutnya, penguasaan teknologi kesehatan, penerapan perilaku pola hidup bersih serta peningkatan transformasi baik pelayanan kesehatan primer, layanan berkelanjutan, sistem ketahanan kesehatan baik Sumber Daya Manusia (SDM) dan teknologi

“Pelayanan kesehatan primer harus terus diperkuat peran puskesmas sebagai fasilitas kesehatan pertama sangat krusial sebagai garda terdepan dan wujud kehadiran pemerintah di tengah masyarakat dalam kondisi rawan atau krisis,” kata Hadijana.

Ia juga meminta, infocast untuk terus mendorong peningkatan gizi dan kesehatan ibu dan anak dengan mengoptimalkan program yang sudah berjalan.

Baca juga : Sinopsis Film Contagion, Perjuangan Melawan Endemik yang Mengerikan

“Tingkatkan kapasitas atau potensi petugas kesehatan untuk perawat bayi dan balita serta tingkatkan sinergi dan kolaborasi dengan stakeholder puskesmas, posyandu, PKK, organisasi masyarakat, LSM,  media, dan lainnya,” jelasnya.

“Saya harap rakor kesmas ini dapat berjalan efektif untuk menentukan berbagai langkah praktis strategis dan solutif Pemkab bagi pemecahan masalah kesehatan masyarakat demi terwujudnya Karsa Bogor Sehat,” ujar Hadijana.(Albin Pandita)

Kisah Sukses Klaster Usaha Binaan BRI, Kerajinan Rajut Berkah Jaya Tidu

0

Bogordaily.net – Berikut ini adalah kisah sukses klaster usaha binaan BRI yakni kerajinan rajut Berkah Jaya Tidu yang terus berkarya dan memberi inspirasi para kaum wanita.

Semangat para wanita lanjut usia atau lansia di Desa Tidu, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, tak pernah surut. Mereka tergabung dalam Kelompok Usaha Bersama (KUB) Berkah Jaya.

Meski tak lagi muda, kaum hawa ini terus berkarya membantu perekonomian keluarga. Karyanya sampai mendunia.

Kisah sukses UMKM satu ini berawal dari keinginan ikut belajar membuat kerajinan rajut, keterampilan mereka justru menjadi potensi besar. Tak sedikit hasil kerajinan dibuat para lansia wanita ini telah diekspor ke sejumlah negara.

Ketua KUB Berkah Jaya, Umiyati (62), mengaku sejak awal tidak sulit mengumpulkan para anggota untuk berkarya bersama-sama. Terlebih, mayoritas mereka hanya membantu suami bertani dan tidak memiliki penghasilan tetap.

Melalui semangat itu, Umiyati bersama anggota lainnya memulai membuat pelatihan. Hingga pada 14 Februari 2015, ditetapkan sebagai hari lahirnya KUB Berkah Jaya. Berawal dari 25 orang wanita, jumlah anggotanya berjumlah 115 orang. Sekitar hampir 90% adalah wanita lansia berusia 45-55 tahun.

Seiring berjalannya waktu, anggota KUB Berkah Jaya terus bertambah. Anggotanya tidak hanya lansia dan pralansia. Ada pula kaum ibu muda bergabung sebagai anggota.

“Kami bersama-sama mengadakan pelatihan. Alhamdulillah disambut baik Pemkab Purbalingga,” ujar Umiyati.

Terbantu oleh BRI

Kehadiran BRI turut membantu kebangkitan KUB Berkah Jaya. Tergabung dalam program “Klasterkuhidupku” dari BRI, kelompok ini mendapat dukungan baik dari pembiayaan hingga pelatihan dari BRI.

Tak hanya itu, KUB Berkah Jaya juga mendapat bantuan CSR BRI. Bantuan tersebut digunakan untuk pembangunan sarana pra-sarana, pembelian peralatan usaha hingga dianggarkan bagi pelatihan anggota KUB.

Program “Klasterkuhidupku” sudah dirasakan manfaatnya bagi anggota KUB Berkah Jaya. Khususnya terkait literasi dasar, bisnis dan digital yang memudahkan para anggota KUB mendapat pinjaman.

Manfaat kehadiran BRI salah satunya dirasakan Siti, anggota KUB Berkah Jaya. Istri petani ini mengaku senang dengan kehadiran BRI dan menjadi tahu manfaat perbankan. Ia merasa mendapat kemudahan memperloleh pinjaman dari BRI dan banyak anggota KUB Berkah Jaya sudah mendapatkan manfaat langsung dengan kehadiran BRI.

“Sekarang dengan adanya KUB Berkah Jaya, kita bisa mengenal BRI. Kita juga bisa dipermudah pinjaman dari BRI,” ungkap Siti.

Sejak tahun 2019, KUB Tidu Berkah Jaya bekerjasama dengan salah satu eksportir dari Solo. Dari sini, para anggotanya memproduksi kerajinan rajut. Mulai dari bentuk kepala gajah, jerapah, hingga keranjang laundry.

Seluruh hasil karya rajut buatan lansia KUB Berkah Jaya sampai diekspor ke Amerika dan Thailand. Total pesanan hasil karya rajut bisa mencapai 700-1.000 barang.

Klaster Usaha Binaan BRI
Klaster usaha binaan BRI di Desa Tidu, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah. (Foto: Dok. BRI)

Dapat Kemudahan Pinjaman Modal

Umiyati menuturkan, dengan pendapatan dari hasil karya rajut, para anggota dipermudah mendapat pinjaman modal. Sehingga tiap bulan mereka membayarkan cicilan melalui KUB Berkah Jaya.

“Setiap hasil rajut, ibu-ibu KUB Berkah Jaya itu bisa mendapat penghasilan hingga Rp1 juta per bulannya,” kata Umiyati.

Di mata Ratna, kehadiran KUB Berkah Jaya benar-benar menginspirasi bagi masyarakat. Dengan anggotanya mayoritas lansia, mereka memiliki semangat tinggi untuk selalu berkarya demi meningkatkan ekonomi keluarga.

Direktur Bisnis Mikro BRI, Supari menambahkan bahwa melalui program “Klasterkuhidupku” BRI berkomitmen untuk terus mendampingi dan membantu para pelaku UMKM, dimana tidak hanya berupa modal usaha saja tetapi juga berupa berbagai pelatihan dan program pemberdayaan lainnya.

“’Klasterkuhidupku’ tentu sangat bermanfaat bagi kelompok usaha dalam mendapatkan dukungan program pemberdayaan. Semoga, apa yang ditunjukkan oleh KUB Berkah Jaya menjadi motivasi dan cerita inspiratif yang dapat ditiru oleh kelompok-kelompok usaha lainnya di berbagai daerah,” ungkapnya.***

Bapemperda Sampaikan Draft Raperda Pemberian Insentif dan Kemudahaan Investasi

0

Bogordaily.net – DPRD Kota Bogor menggelar rapat Paripurna Internal dalam rangka mendengarkan laporan Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) terkait Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Usul Prakarsa tentang Pemberian Insentif dan Kemudahan Investasi, Senin 9 Oktober 2023.

Ketua Bapemperda DPRD Kota Bogor, Endah Purwanti menyampaikan pembentukan Raperda ini didasari atas Pasal 278, Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah.

Serta ketentuan Pasal 7 Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 2019 tentang Pemberian Insentif dan Kemudahan Penanaman Modal di daerah yaitu Pemberian Insentif dan Pemberian Kemudahan Investasi diatur dengan Perda.

Sedangkan untuk maksud dan tujuan pembentukan Raperda ini, dijelaskan oleh Endah untuk mewujudkan kepastian hukum dan sebagai pedoman dalam Pemberian Insentif dan Kemudahan Investasi di Daerah.

“Lalu untuk tujuannya adalah meningkatkan investasi dan pemerataan pembangunan di daerah, meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah, menciptakan lapangan kerja, meningkatkan kemampuan dan daya saing daerah, mendorong pengembangan ekonomi kerakyatan dan mewujudkan kesejahteraan masyarakat,” jelas Endah, Selasa 10 Oktober 2023.

Baca juga : Nonton Film Diambang Kematian, Cek di Sini

Rancangan Bapemperda

Endah menerangkan, berdasarkan rancangan Bapemperda DPRD Kota Bogor, didalam Pasal 6, pemberian insentif dan pemberian insentif diberikan dalam bentuk pengurangan, keringanan, atau pembebasan pajak daerah.

Pengurangan, keringanan, atau pembebasan retribusi Daerah, pemberian bantuan modal kepada usaha mikro dan atau koperasi di Daerah, bantuan untuk riset dan pengembangan untuk usaha mikro dan atau koperasi di daerah, serta bantuan fasilitas pelatihan vokasi usaha mikro dan koperasi di daerah.

Sedangkan pemberian kemudahan diantaranya dapat berbentuk penyediaan data dan informasi peluang Investasi, penyediaan sarana dan prasarana, fasilitasi penyediaan lahan atau lokasi, pemberian bantuan teknis dan penyederhanaan dan percepatan pemberian perizinan melalui pelayanan terpadu satu pintu.

“Jadi di dalam Raperda inisiatif ini kami ingin menunjukkan bahwa Kota Bogor ini ramah investasi. Namun, menekankan kepada para investor bahwa ada aturan yang harus ditaati, agar tidak ada lagi kasus investor bandel di Kota Bogor,” tegas Endah.

Menjawab laporan Bapemperda DPRD Kota Bogor, Fraksi-fraksi yang ada di DPRD Kota Bogor menyampaikan Pandangan Umum (PU) dalam rapat Paripurna tersebut.

Kejelasan Penerima Insentif

Baca juga : Sinopsis Film Contagion, Perjuangan Melawan Endemik yang Mengerikan

Juru bicara Fraksi-fraksi DPRD Kota Bogor, Safrudin Bima menyampaikan persetujuannya terhadap Raperda Usul Prakarsa tentang Pemberian Insentif dan Kemudahan Investasi, namun dengan beberapa catatan.

Diantaranya adalah tujuan dan kriteria penerima insentif dan kemudahaan investasi harus jelas dan berkeadilan.

Pemerintah Kota Bogor juga harus transparansi dan akuntabel dalam pelaksanaan pemberian insentif dan kemudahaan investasi, serta dukungan terhadap sektor strategis.

“Kami menekankan bahwa pemberian insentif dan kemudahan investasi diarahkan pada tujuan jangka panjang pembangunan daerah. Pertimbangkan bagaimana pemberian insentif dan penanaman modal saat ini dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan dan mendukung visi dan misi pembangunan jangka panjang,” tandasnya.(Ibnu Galansa)