Saturday, 2 May 2026
Home Blog Page 2446

PHRI Kabupaten Bogor Siap Berikan Sanksi Jika Ada Anggotanya Cemari Ciesek

0

Bogordaily.net Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran (PHRI) Kabupaten Bogor, H Juju Junaedi, menegaskan siap memberikan sanksi tegas jika terbukti ada hotel atau restoran anggota PHRi mencemari Sungai Ciesek.

“Kami sebagai pengurus PHRI akan memberikan sanksi tegas kepada hotel atau restoran yang menjadi anggota PHRI jika terbukti mencemari Sungai Ciesek,” kata H. Juju Junaedi, yang ditemui di Hotel Accram, Jalan Raya Puncak, Kecamatan Megamendung, Kamis 5 Oktober 2023.

H. Juju menjelaskan bahwa selama ini PHRI selalu mengimbau seluruh hotel dan restoran anggota PHRI untuk menjaga kelestarian dan kebersihan lingkungan.

“Kami pengurus PHRI selalu mengimbau kepada seluruh hotel dan restoran yang jadi anggota PHRI untuk menjaga kebersihan lingkungan. Karena apabila lingkungan di sekitar kotor, kumuh, akan berdampak terhadap tingkat kunjungan tamu,” jelasnya.

Sekretaris PHRI Kabupaten Bogor, Boboy Ruswanto, menambahkan bahwa selama ini hotel dan restoran yang bergabung di PHRI telah bekerjasama dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bogor dalam penanganan sampah.

“Sampah hotel dan restoran selalu diangkut oleh armada dari dinas setiap dua minggu sekali. Setiap hotel kan sejak awal berdiri diwajibkan memiliki IPAL, UKL/UPL, dan telah melewati proses sertifikasi dalam pengelolaan jamuan terhadap konsumennya,” terang Boboy.

Dari informasi yang diperoleh dari warga serta komunitas pemancing asal Desa Cipayung, salah satu sumber pencemaran berasal dari Nicole’s River Park. Melalui gorong-gorong berukuran besar, tempat wisata ini diduga membuang bermacam jenis limbah cair detergen dan mengandung minyak serta sisa makanan langsung ke Sungai Ciesek. Pembuangan limbah serupa ditambah limbah rumah tangga dan limbah plastik kemasan ikut bercampur yang berasal dari vila-vila, restoran, dan permukiman warga.

Akibatnya, Sungai Ciesek menjadi keruh dan bau, menyebabkan gatal-gatal bagi warga yang kerap menggunakannya untuk mandi, cuci, bahkan berwudhu. Komunitas pemancing ikan juga merasakan dampaknya karena banyak ikan yang mati serta terganggu habitatnya.

“Kalau Nicole’s bukan anggota PHRI. PHRI hanya membawahi hotel dan restoran. Se-Kabupaten Bogor saja dari 500 hotel dan 600 restoran yang jadi anggota PHRI kurang dari 300. Jadi karena Nicole’s bukan anggota PHRI maka yang berwenang adalah Pemkab Bogor melalui DLH, dinas terkait, dan Muspika di wilayah,” timpal H. Juju.***

(Acep Mulyana)

GP Ansor Kota Bogor Kecam Perusakan APK Oleh Oknum Mahasiswa

0

Bogordaily.netGP Ansor Kota Bogor mengecam aksi perusakan Alat Peraga Kampanye (APK) berupa spanduk partai politik di Jalan Pemuda Kota Bogor.

Perusakan APK itu diduga dilakukan oleh oknum mahasiswa saat pulang dari demonstrasi di Jalan Jendral Sudirman, Kota Bogor.

Ketua GP Ansor Kota Bogor, Bustomi mengatakan, tindakan sejumlah oknum mahasiswa itu mencerminkan sikap premanisme, tidak punya intelektualitas. Karenanya, dia meminta penegak hukum mengusut aksi perusakan tersebut.

“Kami mengecam aksi vandalisme dan premanisme, penegak hukum harus mengusut kasus tersebut,” kata Bustomi, Kamis 5 Oktober 2023

Selain itu, pihaknya juga meminta Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Bogor selaku pihak yang bertugas mengawasi kepemiluan agar memonitor aksi perusakan tersebut.

“Bawaslu juga jangan diam saja, harus ikut mengawasi perusakan APK Parpol yang dirusak oknum mahasiswa,” tegas dia.

Aksi perusakan APK itu terjadi usai para mahasiswa menggelar demonstrasi di Jalan Sudirman, Kecamatan Bogor Tengah, pada Rabu, 4 Oktober 2023.

Adapun isu yang diangkat yakni soal UU Cipta Kerja, Tragedi Kanjuruhan, Penggusuran Rempang, Dago Elos, Kalimantan Tengah, Citayem, Polemik Pendidikan di Kota Bogor hingga Kerusakan Alam.

Aksi mahasiswa yang mayoritas menggunakan pakaian serba hitam ini, sempat melakukan orasi hingga tepat pukul 17.20 WIB mereka pun membubarkan diri.

Saat pulang, sejumlah APK Parpol dicabut paksa dan dibersihkan oleh masa aksi disepanjang titik Air Mancur hingga Jalan Pemuda, Kota Bogor.

Menurut informasi, baliho atau spanduk yang berada di kantor DPD Partai Nasdem pun tak luput dari pengerusakan juga.***

(Muhammad Irfan Ramadan)

Banyak Keluhkan Sosial, Warga Ngadu Ke Anggota DPRD Kota Bogor Fraksi PKS, H Mardiyanto

0

Bogordaily.net – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bogor dari Fraksi PKS, H Mardiyanto, mengadakan kunjungan reses di wilayah Bogor Selatan, tepatnya di Kelurahan Mulyaharja, Ranggamekar, Bojongkerta, dan Cipaku pada tanggal 2 Oktober hingga 4 Oktober 2023.

Selama kunjungan reses ini, warga Bogor Selatan menyampaikan beberapa kendala yang mereka alami.

Salah satunya adalah bantuan pemerintah yang dinilai tidak tepat sasaran.

Warga juga mengungkapkan permasalahan terkait sosialisasi BPJS PBI yang kurang merata, khususnya di wilayah Mulyaharja, Ranggamekar, Bojongkerta, dan Cipaku.

Masalah lain yang menjadi perhatian adalah Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Kelurahan Mulyaharja yang perlu mendapatkan perhatian serius dari pemerintah Kota Bogor.

Tidak hanya itu, akses air bersih juga menjadi masalah di wilayah ini. Warga seringkali harus mengambil air dari sumber yang jauh dari rumah mereka, memerlukan perjalanan yang melelahkan.

Untuk memenuhi kebutuhan air bersih di rumah, mereka bahkan harus membawa galon air secara berkala.

Enju, seorang tokoh masyarakat di kampung sawah Mulyaharja, mengharapkan adanya bantuan dari pemerintah Kota untuk memperbaiki saluran air dari sumber mata air.

“Dengan demikian, akses air bersih dapat ditingkatkan dan dimaksimalkan oleh warga setempat,” kata Enju, Kamis 5 Oktober 2023.

Dengan banyaknya keluhan warga, H. Mardiyanto berharap bahwa kunjungan reses ini akan membantu dalam menginformasikan kondisi wilayah Bogor Selatan yang terkadang kurang mendapat perhatian dari pemerintah kota.

Dia menekankan pentingnya pembangunan yang merata, bukan hanya terpusat di dalam Kota Bogor saja.

“Hal ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup warga di wilayah Bogor Selatan,” harapnya.

Kunjungan reses H. Mardiyanto ini menjadi salah satu upaya perwakilan rakyat untuk memahami langsung kebutuhan dan permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat Bogor Selatan serta mengupayakan solusi yang lebih baik ke depannya.***

(Ibnu Galansa)

50 UMKM di Kota Bogor Terima Bantuan Tablet untuk Tingkatkan Kapasitas Keuangan

0

Bogordaily.netSebanyak 50 pelaku UMKM di Kota Bogor menerima bantuan tablet dalam rangka meningkatkan kapasitas bidang literasi dan inklusi keuangan.

Bantuan tablet yang dilengkapi dengan aplikasi Satu POS bakal membantu bidang finansial dalam pelaporan serta pengelolaan keuangan para pelaku UMKM Kota Bogor.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Syarifah Sofiah, Perwakilan Bank Mizuho Indonesia, Yuliani Taufan dan Ketua REKA Bogor, Georgian Marcello secara simbolis menyerahkan tablet kepada 10 dari total 50 peserta.

“Kegiatan ini bentuk kolaborasi REKA Bogor dengan Bank Mizuho untuk membantu pengelolaan dan transaksi keuangan sebagai penguatan bagi para pelaku UMKM Kota Bogor di dalam pelaporan serta pengelolaan keuangannya,” kata Sekda Kota Bogor, Syarifah Sofiah.

Kegiatan tersebut, sambung Syarifah, diperlukan dan sejalan sehingga ke depan diharapkan UMKM Kota Bogor tidak hanya bagus kualitas produknya.

Tetapi juga bagus dalam pengelolaan maupun manajemen keuangannya.  Kerja sama yang ada juga diharapkan berkelanjutan.

Secara geografis kata dia, Bogor beruntung ada di interline Jakarta yang merupakan pusat ekonomi terbesar sekaligus magnet atau epicentrum.

Sehingga ini kesempatan terbaik. Namun tantangan yang dihadapi adalah mengkurasi UMKM agar kualitasnya maupun kuantitasnya lebih baik hingga keuangannya.

Ketua REKA Bogor, Georgian Marcello menyatakan, meningkatkan kapasitas UMKM Kota Bogor tidak hanya oleh dinas terkait.

Tetapi sebagai forum ekonomi kreatif, REKA Bogor berkeinginan membantu agar para pelaku UMKM menjadi kreatif, salah satunya meningkatkan kapasitas dalam bidang finansial.

“Dengan laporan yang sudah bagus dan lebih baik, melalui program tersebut para pelaku UMKM yang dibina REKA akan dikoneksikan dengan permodalan. Untuk kegiatan tersebut REKA memilih pelaku usaha mikro binaan Dinas KUKM Dagin Kota Bogor yang tergabung dalam komunitas UMKM Kota Bogor,” jelasnya.

Bantuan tablet yang diberikan dalam kegiatan tersebut merupakan batch kedua. Untuk batch pertama dilaksanakan pada Juni 2023 dengan jumlah bantuan yang sama sehingga total sudah 100 tablet yang sudah dibagikan.

Sama dengan Syarifah, Marcello berharap kerja sama dengan Bank Mizuho berjalan semakin baik sehingga dukungan yang diberikan tidak hanya bidang finansial, tetapi juga bidang pemasaran maupun bidang lainnya.

Satu POS adalah nama aplikasi yang sudah terinstal yang merupakan buatan REKA Bogor. Dalam operasionalnya, untuk melayani pembayaran tunai maupun cashless.

Termasuk untuk mengawasi dan memandu para pelaku UMKM dalam mengoperasikannya, REKA membentuk grup whatsapp.

Marcello menyampaikan, di Kota Bogor pelaku ekonomi didominasi subsektor kuliner yang merupakan potensi bagi Kota Bogor, melalui visinya REKA Kota Bogor ingin menjadikan ekonomi kreatif sebagai tulang punggung perekonomian di Kota Bogor

Perwakilan Bank Mizuho Indonesia, Yuliani Taufan mengatakan, kegiatan tersebut menjadi CSR pihaknya dengan tujuan memberikan edukasi.

Dan pemahaman konsep dasar penanganan keuangan bagi masyarakat agar mampu menanganinya dengan lebih baik.

Meningkatkan kompetensi dan daya saing para pelaku UMKM Kota Bogor dalam menghadapi persaingan global maupun pemanfaatan teknologi.

Muhammad Irfan Ramadan

Caption : Sekda Kota Bogor Syarifah Sofiah saat menerima bantuan tablet untuk UMKM. (Istimewa/Bogordaily.net)

Pusat Kuliner di Kota Bogor Bertambah, Dedie A Rachim Letakan Batu Pertama

0

Bogordaily.net – Pertumbuhan pusat kuliner di Kota Bogor terus bertambah seiring meningkatnya kunjungan ke Kota Bogor.

Terbaru adalah Pusat Kuliner Spot Wisata Rasa Terlengkap di Kota Bogor yang berada di Jalan Brigjen Saptaji Hadi Prawira, Cilendek Barat, Kota Bogor yang saat ini dalam tahap proses pembangunan.

Peletakan batu pertama pusat kuliner di wilayah Kecamatan Bogor Barat ini dilakukan langsung Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim.

Kemudian Direktur Vanila Catering, Abdul Azies, Camat Bogor Barat, Dudi Fitri Susandi, Plt Lurah Cilendek Barat, Dedi Rusmana dan DPRD Kota Bogor bersama perwakilan masyarakat.

Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim menyampaikan bahwa kehadiran pusat kuliner di Bogor Barat ini menambah ragam lokasi wisata kuliner di Kota Bogor.

“Sentra Kuliner di Kota Bogor ini ada di setiap wilayah. Keberadaannya ini ada yang didorong melalui CSR, ada juga yang dibuat secara mandiri,” katanya.

Kehadiran investasi di bidang kuliner ini tidak hanya bisa meningkatkan PAD, namun lebih dari itu juga bisa menjadi daya tarik wisatawan untuk datang ke Kota Bogor.

Dan juga bisa memberdayakan masyarakat dan lingkungan sekitar dengan penyerapan tenaga kerja dan penataan.

Untuk itu Dedie menghimbau untuk perizinan, pihaknya meminta agar diberikan ‘karpet merah’ bagi para pengusaha.

Karena lanjutnya, selama semua sesuai prosedur dan aturan, maka investasi itu harus dipermudah.

Direktur Vanila Catering, Abdul Azies mengatakan, kemunculan sentra kuliner ini didasari akan keinginan dirinya bersama tim yang ingin memberikan kontribusi untuk Kota Bogor.

Berbeda dengan konsep foodcourt pada umumnya, di spot kuliner ini pemilik lahan menyiapkan fasilitas marketing untuk para penyewa.

“Jadi pemilih kuliner tidak perlu memikirkan traffic, bikin saja makanan yang enak-enak yang bikin pengunjung balik lagi pemasarannya biar kita yang buat,” katanya.

Sehingga kata Azies, pihaknya juga melakukan kurasi bagi para pengusaha kuliner yang ingin berjualan di spot kuliner.

Karena pihaknya melakukan seleksi bukan saja dari sisi kapital, tapi juga rasa yang harus enak.***

(Muhammad Irfan Ramadan)

Komunitas BCA Jual Beras Seribu Rupiah Perliter

0

Bogordaily.net – Komunitas Baraya Ceu Atty (BCA) menjual harga beras dengan harga Rp 1.000 per liternya ditengah tingginya harga beras.

Ketua Umum BCA, Atty Somaddikarya mengatakan, dirinya selalu menjunjung tinggi komitmen untuk kesejahteraan masyarakat.

“Beras yang dijual adalah beras bagus dengan kualitas premium. Kita jual murah ditengah harga beras yang merangkak naik. Ya, ini agar masyarakat merasa dimudahkan secara perekonomian,” ujar Atty Somaddikarya, Kamis 5 Oktober 2023.

“Kita turut merasakan kesulitan ekonomi, harga bahan pokok naik, masyarakat kalau lihat barang murah ya senang kan,” tambahnya.

Wanita yang kini tengah duduk sebagai anggota DPRD Kota Bogor ini menambahkan dirinya selalu hadir ditengah masyarakat.

Sebagai contoh, sebelumnya ia menjual minyak goreng kemasan 2 liter seharga Rp2 ribu.

“Sebelum hari ini mulai menjual beras murah, beberapa waktu lalu kita melalui Baraya Ceu Atty juga menjual minyak goreng kemasan dengan harga yang murah, hanya dua ribu rupiah untuk kemasan dua liter,” tuturnya.

Menurut politisi yang akrab disapa Ceu Atty ini, penjualan bahan pokok murah adalah bentuk perhatian langsung kepada keluarga besar BCA untuk meringankan beban pengeluaran rumah tangga.

“Agar pengeluaran ibu-ibu di rumah ditekan melalui penjualan beras murah. Ini bentuk perhatian langsung kepada relawan dan keluarga besar Baraya Ceu Atty yang sudah loyal dan setia,” tandasnya.***

(Ibnu Galansa)

Sekretaris Komisi lV DPRD Kota Bogor Mempertanyakan Anggaran Rp 200 Juta Proyek Toilet di 2 SMPN

0

Bogordaily.net – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bogor, Devie P Sultani mempertanyakan penggunaan anggaran sebesar 200 juta rupiah untuk proyek toilet di dua Sekolah Pertama Negeri (SMPN), yaitu SMPN 17 dan SMPN 9 kota Bogor.

Dia mempertanyakan mengenai proyek toilet di dua SMPN itu, serta termasuk fungsi toilet dan berkelanjutan pengawasan dari Dinas terkait.

“Toilet tersebut harus dijelaskan dalam hal bentuk dan fungsinya. Saya juga mencatat bahwa dalam Bandan Anggaran (BANGGAR), tidak ada laporan pengajuan terkait pembangunan atau renovasi toilet di sekolah tersebut. Sebagai dewan, kami perlu memastikan penggunaan anggaran yang efisien,” ungkap Sekretaris Komisi IV DPRD Kota Bogor, Devie P Sultani, Kamis 5 Oktober 2023.

Wanita yang akrab disapa DPS ini heran terkait kebersihan dan manfaat dari proyek toilet tersebut yang menurutnya perlu dievaluasi ulang.

DPS berpendapat bahwa dalam situasi di mana masih ada banyak sekolah di Kota Bogor yang membutuhkan infrastruktur, alokasi anggaran sebesar 200 juta rupiah hanya untuk toilet perlu diperiksa kembali.

“Anggaran sebesar 200 juta rupiah ini cukup signifikan, dan kami, sebagai wakil rakyat, perlu memastikan bahwa penggunaannya memadai dan sesuai dengan kebutuhan sekolah-sekolah di kota ini,” ungkapnya.

DPS juga menegaskan bahwa renovasi toilet ini harus memiliki manfaat yang jelas dan dapat meningkatkan kualitas pendidikan.

Namun, dia mengingatkan bahwa penggunaan anggaran harus bijaksana dan mempertimbangkan prioritas, terutama dalam sektor pendidikan.

“Saya meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor untuk segera mengevaluasi proyek toilet ini guna memastikan penggunaan anggaran yang efisien dan sesuai dengan kebutuhan sekolah-sekolah di kota tersebut,” tandasnya.***

Ibnu Galansa

YTSS Lakukan Try Out dan Coaching Clinic di Malaysia

0

Bogordaily.netManagemen Youth Tiger Soccer School ( YTSS) memberangkatkan 35 pemainnya dari KU-8 dan KU-15 untuk menimba ilmu dan menggelar pertandingan di Malaysia sejak 3 Oktober 2023 lalu.

Owner dan CEO YTSS, Muhammad Wiratama Hadi Prayogo yang akrab disapa Wira mengatakan, alhamdulilah YTSS bisa menjalankan programnya untuk melakukan Try Out ke Malaysia tahun ini.

” Kami membawa 2 tim yakni KU-8 dan KU-15 dan total ada 35 pemain yang ikut serta dalam Try Out ke Malaysia kali ini,” ujar Wira, Kamis, 5 Oktober 2023.

Selain membawa 35 pemain, kunjungan YTSS ke Malaysia kali ini juga didampingi jajaran pelatih dan orang tua siswa.

Selama di Malaysia, kata Wira, para pemain YTSS juga mengikuti Coaching Clinic bersama Raja Isa mantan pelatih Persikabo dan Nizam pelatih kiper dari KLFA.

Pelaksanaan Coaching Clinic yang diikuti 35 pemain YTSS dilakukan di Sky Arena Football Field Genting Higland.

” Alhamdulilah anak anak sangat antusias mengikuti program Coaching Clinic di Malaysia,” papar Wira

Mudah mudahan, tambah Wira, hasil Try Out dan Coaching Clinic di Malaysia ini akan menjadi energi positif bagi semua pemain dan pelatih yang ada di YTSS. (Gibran)

BRI Dukung Istana Berbatik, Wujud Komitmen Pengembangan UMKM

0

Bogordaily.net – BRI mendukung kegiatan Istana Berbatik sebagai wujud komitmen terhadap pengembangan UMKM.

Dalam merayakan Hari Batik Nasional yang jatuh pada 2 Oktober 2023, diselenggarakan perhelatan Istana Berbatik sebagai wujud pelestarian identitas budaya Nusantara.

Acara yang diselenggarakan di Istana Negara, 1 Oktober 2023 tersebut dihadiri oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo, Menteri BUMN Erick Thohir. Lalu ada Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno, Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Angela Tanusoedibjo, dan jajaran Menteri lainnya.

Melalui dukungan nyata PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI terus berkomitmen memajukan UMKM. Salah satunya dengan turut berpartisipasi di event yang melibatkan para pengrajin dan pengusaha batik Tanah Air ini.

Seperti diketahui, sekitar 500 peserta ikut bergabung, terdiri dari pelaku UMKM batik, hingga para pejabat negara. Petinggi kementerian/lembaga Badan Usaha Milik Negara (BUMN), public figure, perwakilan kerajaan-kerajaan nusantara, dan para duta besar (dubes) negara-negara sahabat.

Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif yang sekaligus sebagai Ketua Panitia Pelaksana Istana Berbatik Angela Tanusoedibjo mengapresiasi dukungan dari berbagai pihak yang turut menyukseskan gelaran ini.

Angela mengatakan Istana berbatik menampilkan catwalk sepanjang 150 meter dengan latar belakang Istana Merdeka yang megah dan historis.

“Ajang ini menampilkan koleksi-koleksi batik terbaik dari berbagai UMKM binaan Bank Indonesia dan BRI serta batik karya-karya perancang busana Indonesia,” ujar Angela.

Melalui acara tersebut, diharapkan batik sebagai warisan budaya indonesia semakin digemari, dikreasikan, dan dikenakan sehingga tetap lestari.

Istana Berbatik BRI
Perhelatan Istana Berbatik di kawasan Istana Merdeka, Jakarta Minggu, 1 Oktober 2023. BRI turut mendukung perhelatan tersebut. (Foto: Dok. BRI)

Dukungan BRI 

Sementara itu Wakil Direktur Utama BRI Catur Budi Harto juga mengungkapkan batik merupakan intangible heritage dari Indonesia dan telah diakui oleh UNESCO sebagai warisan dunia.

“Untuk itu tentu harus kita jaga, rawat, dan lestarikan bersama. BRI sebagai bank dengan core business UMKM terus berupaya mewujudkan peran nyata dukungan ke pelaku usaha kreatif,” jelas Catur.

Selama ini, BRI fokus pada penyaluran pembiayaan di segmen UMKM, khususnya segmen Mikro dan membangun pembiayaan berkelanjutan melalui pemberdayaan dan metode UMKM Naik Kelas.

BRI memiliki berbagai program pemberdayaan, salah satunya adalah program klasterku hidupku yang saat ini BRI telah memberdayakan 17.418 klaster usaha di seluruh Indonesia.

Dan klaster-klaster ini setidaknya telah mendapatkan 1.155 pelatihan dan literasi serta 372 bantuan sarana prasarana produktif. Dan selanjutnya program Rumah BUMN.

BRI telah memiliki 54 Rumah BUMN, yang menaungi lebih dari 400 ribu pelaku UMKM dan telah melaksanakan lebih dari 10 ribu pelatihan. Program pemberdayaan tersebut termasuk klaster pengrajin batik yang tersebar di beberapa wilayah di Indonesia.

Di sisi lain, hingga akhir Triwulan II 2023 BRI menyalurkan kredit dan pembiayaan senilai Rp1.202,13 triliun dengan penopang utama pertumbuhan yakni pada segmen mikro yang tumbuh 11,41% yoy.

Penyaluran kredit mikro yang tumbuh double digit membuat proporsi kredit UMKM BRI juga terus meningkat. Hal tersebut menjadikan yang pertama kalinya kredit UMKM BRI menembus di atas Rp1.000 triliun, dan BRI berkomitmen untuk terus meningkatkan porsi kredit UMKM mencapai 85% di tahun 2024.***

Pemkab Bogor Akan Bangun Pasar dan Poned di Sukajaya

Bogordaily.net–  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor ingin mendekatkan sarana publik yang optimal di wilayah Kecamatan Sukajaya. Salah satunya membangun pasar dan Pelayanan Obstetri Neonatal Emergensi Dasar (PONED) atau rawat inap di Puskesmas wilayah Sukajaya.

Hal itu dikatakan oleh Bupati Bogor Iwan Setiawan saat kegiatan Bogor Keliling (Boling) untuk mendengar aspirasi masyarakat dan melihat langsung hasil pembangunan di wilayah Kecamatan Sukajaya, Rabu 4 Oktober 2023.

“Untuk layanan kesehatan di sini masih ada kekurangan salah satunya pelayanan Poned atau rawat inap di Puskesmas. Insyaallah pak Kades dan pak Camat di sini hadir dari Puskesmas. Mudah-mudahan dicatat agar masyarakat lebih mudah dan dekat dalam mendapatkan pelayanan kesehatan,” kata Iwan Setiawan.

Ia menambahkan bahwa keberadaan pasar juga penting bagi masyarakat Sukajaya untuk memudahkan akses ekonomi masyarakat.

Karena menurut Iwan, kemudahan aksesibilitas nomor satu dalam pembangunan baik itu aksesibilitas kesehatan, pendidikan, ekonomi dan lainnya.

“Yang urgen-urgen tolong Pak Camat tuntaskan yaitu Poned dan pasar supaya warga ini tidak perlu jauh dan ke mana-mana. Ini penting karena kalau menurut saya di wilayah itu aksesibilitas nomor satu bagi masyarakat untuk memberikan berbagai kemudahan,” jelasnya.

Pemkab Bogor Selesaikan Pembangunan Huntap di Sukajaya

Ia mengatakan, akan menyelesaikan 3.100 pembangunan hunian tetap (Huntap) bagi masyarakat korban bencana alam tanah longsor yang terjadi di wilayah Sukajaya tahun 2020 lalu.

“Ini amanah rakyat Insya Allah 3.100 akan diselesaikan 2023,” ujar Iwan Setiawan.

Sementara itu, Camat Sukajaya Rosidin menyatakan terima kasih kepada Bupati Bogor Iwan Setiawan yang telah hadir ditengah-tengah warga masyarakat Sukajaya.

Tentunya kata Rosidin hal itu dapat mendorong program kegiatan pembangunan di wilayah Sukajaya. Dan menjadi salah satu keberhasilan program pembangunan Kabupaten Bogor di wilayah Sukajaya, khususnya di bidang jalan dan jembatan termasuk hunian tetap.

“Terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Bupati Bogor. Alhamdulillah warga Sukajaya hari ini bisa menikmati Huntap yang selama ini kita nanti-nantikan,” ungkap Rosidin.(Albin Pandita)