Thursday, 9 April 2026
Home Blog Page 2847

Insentif Guru PAI Non PNS 2023, Cek Infonya di Sini

0

Bogordaily.net – Insentif Guru PAI Non PNS 2023: Kabar baik bagi para guru PAI Se Indonesia.

Selain yang berstatus PNS para guru PAI Non PNS juga bisa menerima dan insentif dari pemerintah. Caranya dengan mengakses surat edaran.

Insentif selama 12 bulan akan diterima oleh 22 ribu guru PAI di seluruh Indonesia yang memenuhi kriteria pada tahun 2023.

Baca Juga: Kadishub Selidiki Kasus Retribusi Rest Area Puncak

Daftar Nama Penerima Insentif Guru PAI 2023 dari Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi dan Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota dapat ditemukan melalui situs SIAGA Pendis.

Besaran insentif yang diterima oleh guru PAI yang bukan PNS adalah sebesar Rp250 ribu per bulan, seperti yang dilansir dari laman kemenag.go.id.

Jadwal Penyaluran Insentif Guru PAI 2023: Juni dan Desember

Insentif guru PAI akan disalurkan dalam dua tahap penyaluran, yaitu pada bulan Juni 2023 dan bulan Desember 2023.

Bank Mandiri dan Bank Syariah Indonesia (BSI) akan bertindak sebagai bank penyalur.

Syarat Penerima Insentif 

Berikut adalah syarat-syarat untuk menjadi penerima insentif guru PAI bukan PNS dan bukan PPPK yang masih aktif mengajar di PAUD/TK, SD/LB, SMP/LB, SMA/LB, atau SMK:

  1. Guru PAI bukan PNS dan bukan PPPK yang masih aktif mengajar di PAUD/TK, SD/LB, SMP/LB, SMA/LB, atau SMK.
  2. Guru PAI non-PNS dan bukan PPPK yang bukan penerima Tunjangan Profesi Guru.
  3. Memiliki Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK).
  4. Belum memasuki usia pensiun.

Setelah mengunduh surat edaran penerima bantuan insentif guru PAI, Anda dapat memeriksa daftar nama dengan membuka file dan mencari nama Anda untuk mengetahui apakah Anda terdaftar sebagai penerima atau tidak.

Penerima insentif guru PAI non-PPPK tahun 2023 ini diwajibkan melengkapi persyaratan pencairan insentif sebelum tanggal 7 Juni 2023.

Syarat Pencairan Insentif 

Berikut adalah syarat dan ketentuan pencairan dana tunjangan insentif guru PAI yang bukan PNS dan PPPK tahun 2023, seperti yang dikutip dari laman pendis.kemenag.go.id:

  1. Pastikan rekening yang terdaftar di SIAGA aktif dan atas nama sendiri.
  2. Pastikan penulisan nama rekening sesuai dengan data yang benar.
  3. Pastikan penulisan nomor rekening penerima dengan benar.
  4. Pastikan memilih nama bank yang sesuai dengan buku rekening.
  5. Unggah salinan yang jelas dan terbaca dari buku rekening ke SIAGA.
  6. Unggah Kartu Insentif dan SPTJM yang jelas dan terbaca.

Dengan memenuhi syarat-syarat tersebut, guru PAI non-PNS dan bukan PPPK dapat mengajukan pencairan insentif guru PAI 2023.

Waktu yang Tepat untuk Pencairan Insentif Guru PAI 2023

Penerima insentif guru PAI diharapkan untuk memperhatikan tanggal-tanggal penting terkait pencairan insentif.

Pencairan akan dilakukan pada bulan Juni 2023 dan bulan Desember 2023, sehingga penting bagi para penerima untuk melengkapi persyaratan sebelum tanggal 7 Juni 2023 agar dapat menerima insentif dengan lancar.

Jangan lupa untuk mengunduh surat edaran penerima insentif guru PAI 2023 dan memeriksa daftar nama penerima untuk memastikan status Anda.

Selalu pastikan untuk memenuhi semua persyaratan pencairan agar insentif dapat cair tepat waktu.

Dengan adanya insentif guru PAI 2023, diharapkan dapat memberikan penghargaan kepada guru PAI yang telah berdedikasi dalam memberikan pendidikan agama kepada generasi muda.

Semoga insentif ini dapat menjadi motivasi bagi guru PAI untuk terus memberikan pendidikan berkualitas.

Demikian informasi mengenai insentif guru PaI Non PNS 2023.***

Kadishub Selidiki Kasus Retribusi Rest Area Puncak

0

Bogordaily.net – Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kabupaten Bogor, Agus Ridhallah, Telusuri Dugaan Pungutan Liar (pungli) di Rest Area Puncak

Respons Kadishub terhadap Dugaan Pungutan Liar di Rest Area Puncak

Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kabupaten Bogor, Agus Ridhallah, merespons merebaknya berita dugaan pungutan liar (pungli) retribusi di rest area kawasan Puncak. Pihaknya sedang mendalami dan menyelidiki kasus dugaan pungli rest area Puncak.

Baca Juga: Dedie A Rachim Lepas Keberangkatan 984 Calon Jamaah Haji di Mesjid Raya Bogor

“Apakah ini dilakukan anak buahnya di UPT Perhubungan atau orang di luar yang hanya mencaplok nama Dishub saja,” ucap Agus Ridhallah kepada wartawan, Selasa (30/5/2023).

Kadishub Selidiki Kasus Retribusi Rest Area Puncak

Agus berjanji akan menindaklanjuti persoalan ini. “Kalau memang pungli ini dilakukan orang luar, saya akan laporkan pemalsuan, tapi kalau ternyata yang melakukan pegawai Dishub, saya akan tindak tegas,” tandasnya.

Tanggapan  PMBS terhadap Dugaan Pungutan Liar di Rest Area Puncak

Presidium Masyarakat Bogor Selatan (PMBS) menyesalkan gugaan pungutan liar (pungli) di kawasan tersebut.

Terpisah, Presidium Masyarakat Bogor Selatan (PMBS) menyesalkan adanya dugaan pungutan liar (pungli) yang diduga dilakukan oknum yang mengatasnamakan Dishub di rest area Puncak.

Ketua PMBS, Muksin, mengatakan, beredarnya kwitansi bukti bayar dengan logo dan stempel Dishub ke sejumlah pengelola rest area sudah mencoreng instansi tersebut.

“Apalagi kwitansi itu sudah dikonfirmasi kebenarannya ternyata bukan produk Dinas Perhubungan,” ujarnya.

Artinya, kata dia, ada oknum yang sengaja melakukan pungli tersebut.

“Tapi pertanyaannya, apakah kwitansi itu diberikan oleh orang dari Dinas Perhubungan, atau memang orang di luar Dishub yang hanya menjual nama Dishub saja,” ungkapnya.

PMBS meminta agar aparat penegak hukum menindaklanjuti pungli tersebut dengan menindak pelakunya.

“Jangan sampai praktik pungli dengan mengatasnamakan instansi Dinas Perhubungan ini malah mencoreng Pemkab Bogor,” terangnya.

Ia mengaku akan mengawasi persoalan ini hingga ditemukan oknum yang melakukan pungli ini.

“Saya akan awasi dan pantau sampai sejauh mana aparat penegak hukum atau instansi tersebut menyelesaikan persoalan ini,” pungkasnya.***

Acep Mulyana

Dedie A Rachim Lepas Keberangkatan 984 Calon Jamaah Haji di Mesjid Raya Bogor

Bogordaily.net – Wakil Walikota Bogor, Dedie A Rachim melepas secara langsung keberangkatan 984 calon jamaah haji asal Kota Bogor dari kloter 17 di Mesjid Raya Bogor pada Selasa, 31 Mei 2023.

“Hari ini ada 400 jamaah yang berangkat dari total 984 jamaah. Kita doakan supaya berjalan lancar, sehat dan selamat dan kembali ke Kota Bogor dengan keadaan haji yang mabrur,” kata Dedie.

Dedie mengatakan, tahun dari data yang ada, jamaah haji didominasi oleh jamaah lanjut usia (lansia). Untuk pendataran haj, mencapai 30 hingga 70 persen yang diberangkatkan.

Calon jamaah haji yang berangkat, turut didampingi oleh 8 petugas dari Kota Bogor.

“Kenapa cukup banyak, karena beberapa kali tertahan. Tahun lalu diberangkatkan hanya di bawah usia 65, yang di atas 65 tidak diberangkatkan. Baru kali ini diberangkatkan setelah masa pandemi dua tahun vakum,” ucapnya.

Dedie mengingatkan kepada calon jamaah haji agar mengikuti semua aturan yang ada. Baik aturan yang dikeluarkan oleh pemerintah Arab Saudi maupun penyelenggara haji dari Indonesia.

Kemudian, Dedie juga mengingatkan agar para calon jamaah haji bisa menjaga kondisi tubuhnya.

“Jaga kesehatan, jangan lupa minum vitamin dan menjaga makan yang teratur agar kondisi fisiknya tetap prima. Karena cuaca mungkin tidak menentu untuk menjalankan ibadah yang cukup berat,” katanya.

(Ibnu Galansa)

Nyentrik, Bima Arya Pamer Sepatu Unik dari Bekas Botol Plastik

0

Bogordaily.net – Bima Arya, Walikota Bogor ini memamerkan sepatu uniknya yang terbuat dari bekas botol plastik.

Di era yang semakin sadar akan lingkungan, inovasi yang ramah lingkungan semakin mendapatkan perhatian.

Tak heran jika Walikota Bogor Bima Arya, memamerkan sepatu barunya yang benar-benar unik.

Baca Juga: Makna dan Filosofi Logo HJB ke-541

Unik karena terbuat dari botol plastik bekas. Sepatu ini menjadi bukti bahwa limbah plastik dapat diubah menjadi sesuatu yang estetik dan berguna.

Penampilan Bima Arya Pakai Sepatu dari Botol Plastik di Media Sosial

Bima Arya dengan bangga membagikan penampilan nyentrik sepatu barunya melalui akun Instagram pribadinya, @bimaaryasugiarto.

Dalam postingannya, ia tidak hanya memamerkan sepatu tersebut, tetapi juga mengumumkan pesan penting di baliknya.

Nyentrik, Bima Arya Pamer Sepatu Unik dari Bekas Botol Plastik

Sepatu Kets Ramah Lingkungan

Mengapa sepatu ini menarik perhatian? Ternyata, selain memiliki tampilan yang kekinian, sepatu ini juga merupakan inovasi dari PlasticPay.tech.

Di Bogor, PlasticPay.tech bekerja sama dengan Pemerintah Kota Bogor dan Indosat untuk menyediakan mesin penjual otomatis yang mengumpulkan botol plastik di Mall BTM.

Sepatu dari Botol Plastik Menjadi Karya Bernilai

Setiap warga yang mengisi botol plastik ke dalam mesin tersebut akan ditukar dengan nilai pulsa.

Botol-botol plastik tersebut kemudian diolah menjadi bahan dasar kain yang kemudian diubah menjadi berbagai kerajinan bernilai, mulai dari tas, sajadah, topi, sendal, hingga sepatu seperti yang dipamerkan oleh Walikota Bima.

Dukung Gerakan Sirkular Ekonomi

Gerakan ini bukan hanya sekadar mengurangi sampah plastik, tetapi juga mendorong masyarakat untuk terlibat dalam gerakan sirkular ekonomi.

Dengan mendukung inisiatif seperti ini, kita semua dapat memberikan kontribusi nyata dalam menjaga keberlanjutan lingkungan.

“Botol-botol tersebut kemudian diolah untuk menjadi bahan dasar kain dan disulap menjadi kerajinan bernilai, mulai dari tas, sajadah, topi, sendal hingga sepatu. Yuk, dukung gerakan sirkular ekonomi,” tulis Bima Arya.***

Makna dan Filosofi Logo HJB ke-541 

0

Bogordaily.net – Berikut makna dan filosofi logo Hari Jadi Bogor (HJB) ke-541 dari Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor.

Ketua Panitia HJB ke-541, Rakhmawati menjelaskan, tema yang diusung menyuguhkan ornamen gerbang atau gapura pada angka 5 dan 1.

Nantinya, Pemkot Bogor akan menggelar helaran HJB ke-541 di sepanjang Jalan Sudirman, pada 4 Juni 2023 mendatang.

“Logo HJB ke-541 yang bertemakan ’Rumawat Pusaka Kota’,” kata Ketua Panitia HJB ke-541, Rakhmawati.

Ia menerangkan, gerbang atau gapura tersebut diambil dari lokasi yang akan dijadikan museum Pajajaran di kawasan Batutulis.

Museum ini sebagai upaya pelestarian benda-benda bersejarah peninggalan kerajaan Pajajaran.

Filosofi Logo HJB ke-541

Secara filosofis, kata Rakhmawati, makna gapura dapat diartikan sebagai struktur bangunan yang merupakan pintu masuk atau gerbang menuju ke suatu kawasan.

Baca juga : Sosok Saleh Danasasmita, Pemerhati Sejarah Sunda dan Bogor

Sehingga, gapura sering diartikan sebagai suatu simbol gerbang menuju kawasan masa depan yang cerah, makmur dan sukses bagi masyarakat yang tinggal didalamnya.

“Angka 4 yang diapit oleh gapura tersebut disematkan ornamen kujang, sebagai benda pusaka Jawa Barat sekaligus salah satu ikon Kota Bogor,” jelasnya.

Makna

Selain itu, lanjut Rakhmawati, untuk arti warna logo oranye dan biru yaitu.

Menurutnya, Oranye memberi kesan hangat dan bersemangat serta merupakan simbol dari optimisme dan kemampuan dalam bersosialisasi.

Dari perspektif psikologi warna, biru memiliki arti dapat diandalkan dan bertanggung jawab

“Warna biru, mewakili makna kepercayaan, kesetiaan, ketulusan, kebijaksanaan,” tutup Rakhmawati. (Muhammad Irfan Ramadan)

Polsek Cisarua Buru Pelaku Pembuang Bayi di Puncak

Bogordaily.net– Kapolsek Cisarua Kompol Supriyanto menegaskan pihaknya terus memburu pelaku pembuang bayi di Puncak, Desa Tugu Selatan, Kabupaten Bogor.

“Pengumpulan data dan informasi serta penyelidikan prosesnya terus berlanjut. Kami akan kejar terus sampai pelakunya tertangkap. Jadi kami tidak tinggal diam,” kata Kompol Supriyanto, Selasa, 30 Mei 2023.

Kompol Supriyanto menjelaskan, pihaknya juga terus berkomunikasi dengan kepala desa dan warga setempat tentang perkembangan pelaku pembuang bayi di Puncak.

“Kami juga sudah mapping dengan warga dan Kepala Desa, pelaku adalah orang luar, bukan warga Tugu Selatan,” ujarnya.

Baca Juga: Jika Temukan Rokok Ilegal di Kabupaten Bogor, Warga Diminta Lapor ke Satpol PP

Kompol Supriyanto mengungkapkan, sementara ini proses penyelidikan terkendala karena kejadian pada saat itu malam dan sedang turun hujan.

“Ada CCTV tapi tidak terlihat, sangat jauh. Plat nomor pelaku juga belum terlacak,” imbuhnya.

Sebelumnya, jasad bayi ditemukan warga Desa Tugu Selatan, Kecamatan Cisarua, pada Rabu 3 Mei 2023 malam. Bayi malang berjenis laki-laki tersebut ditemukan sudah dalam kondisi tidak bernyawa dan setengah terkubur di samping bak sampah.

Menurut warga sekitar, saat kejadian ada tiga orang tak dikenal di tempat kejadian perkara. Karena gerak-geriknya mencurigakan, kemudian dihampiri oleh warga. Namun, ketiga orang yang diduga pelaku melarikan diri menggunakan sepeda motor.

Setelah memeriksa TKP, warga menemukan bayi yang sudah terkubur setengah badan. Setelah itu, warga langsung melapor ke Babinsa dan Babinkamtibmas Desa Tugu Selatan dan kepala desa Tugu Selatan. Saat itu pula warga membawanya ke rumah sakit terdekat. (Acep Mulyana)

Ungkapan Hati Ibu dari Anak Korban Penculikan di Jonggol

Bogordaily.net Ibu dari anak berusia 3 tahun korban penculikan di Jonggol, Kabupaten Bogor mengungkapkan isi hatinya. Ia mengucapkan terima kasih kepada jajaran Polres Bogor karena berhasil menemukan anaknya yang diculik seorang pria berinisial RS (35).

“Saya mengucapkan terima kasih kepada jajaran kepolisian. Karena dengan sangat cepat membawa anak saya kembali ke rumah tanpa kekurangan suatu apapun,” kata ibu korban, di halaman Mako Polres Bogor, Selasa 30 Mei 2023.

Sebelum anaknya, C (3) ditemukan, kata dia, ia sempat berusaha mencari dengan menginformasikannya di media sosial tetapi belum membuahkan hasil.

“Selama 2 hari itu saya cari melalui sosial media. Karena tidak menemukan saya putuskan untuk membuat laporan ke Polsek Jonggol,” jelasnya.

Sementara itu, Kapolres Bogor AKBP Iman Imanuddin mengatakan, pihaknya kini masih melakukan pendampingan terkait kondisi psikologis korban.

“Kami sudah sampaikan, akan melakukan pemulihan atau trauma healing atas kejadian yang menimpanya,” ujar AKBP Iman Imanuddin saat memberikan keterangan.

Kronologi Penculikan di Jonggol

Sebelumnya diberitakan, Kapolsek Jonggol Kompol Mulyadi Asep Fajar membeberkan kronologis kejadian peculikan dalam konferensi pers di Aula Sanika Satyawasa Mako Polres Bogor.

Baca Juga: Terungkap! Ini Motif Penculik Anak 3 Tahun di Jonggol

“Saat itu ibu korban bersama 2 orang anak perempuan berusia 17 tahun dan 6 tahun, serta 1 orang anak laki-laki yang berusia 3 tahun,” kata Kompol Mulyadi Asep Fajar, Senin 29 Mei 2023.

Tersangka RS (35) lalu datang ke rumah ibu korban dan menculik anaknya C (3) pada pukul 21.00 WIB. Peristiwa tetjadi Selasa, 27 Mei 2023 di Perumahan Citra Indah, Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor.

“Tersangka datang ke rumah dengan menggunakan sepeda motor dan sempat terjadi percekcokan tentang pertanggungjawaban kehamilan,” jelas Asep.

Saat percekcokan terjadi, kata Kapolsek, ibu korban masuk ke dalam dapur dan tak berselang lama RS (35) menculik anaknya yang berusia 3 tahun.

“Setelah kejadian itu, ibu korban melaporkan ke Polsek Jonggol pada tanggal 14 Mei 2023,” ujar dia. (Mutia Dheza Cantika)

Queen of The Mask Episode 12: Link Nonton, Pemain dan Sinopsis

0

Bogordaily.net – Simak link nonton Queen of The Mask episode 12 yang akan tayang hari ini Selasa, 30 Mei 2023 di Channel A pukul 22.30 (KST) atau pada 20.30 WIB.

Drama Korea (drakor) yang sudah mulai dari 24 April 2023 lalu ini disutradarai oleh sutradara Kang Ho-Joong dan ditulis oleh Im Do-Wan.

Drama yang dibintangi oleh Kim Sun-A, Oh Yoon-Ah, Shin Eun-Jung, dan Yoo Sun ini tayang setiap hari Senin dan Selasa dengan total episode sebanyak 16 episode.

Baca juga : Nonton Drakor dr Cha Episode 12 Sub Indo: Link dan Sinopsis

Sinopsis Queen of The Mask

Queen of The Mask (가면의 여왕) menceritakan kehidupan empat orang wanita yang terseret ke dalam satu pusaran karena satu pria.

Dikisahkan ada tokoh Do Jae-Yi yang merupakan seorang pengacara hak asasi manusia (HAM) yang terkenal selalu membela yang lemah.

Ia sosok yang ambisius dan ingin memperbaiki perbuatan kotor yang dilakukan oleh walikota Kota Tongjoo.

Selanjutnya, Go Yoo-Na diceritakan terlibat dalam kasus pembunuhan 10 tahun lalu dan dia melarikan diri ke AS sendirian.

Go Yoo-Na sudah menikah dan memiliki seorang putri. Dia bahagia dengan hidupnya, tetapi putrinya hilang.

Untuk menemukan putrinya, Go Yoo-Na harus kembali ke Korea dan bertemu dengan tiga orang temannya yang meninggalkannya 10 tahun lalu.

Sementara itu, Joo Yoo-Jung merupakan ketua yayasan seni. Dikisahkan dia tengah berada di saat-saat sulit dengan hidupnya dan seorang pria muncul di depannya. Situasi menjadi semakin tidak nyaman terjadi menjelang pernikahannya dengan pria itu.

Terakhir ada Yoon Hae-Mi yang merupakan wakil presiden Hotel Mariana. Dia mulai dari bawah hingga akhirnya berhasil bekerja sampai ke posisinya saat ini.

Yoon Hae-Mi merupakan tipe orang yang jika dia menginginkan sesuatu dia tidak akan berhenti sampai dia berhasil mendapatkan apa yang diinginkannya.

Baca juga : Link Nonton XO Kitty Sub Indo Bukan Lk21, Rebahin, dan Drakorindo

Pemain Queen of The Mask

Kim Sun Ah sebagai Do Jae Yi
Oh Yoon Ah sebagai Go Yoo Na
Shin Eun Jung sebagai Joo Yoo Jung
Yoo Sun sebagai Yoon Hae Mi
Oh Ji Ho sebagai Choi Kang Hoo
Lee Jung Jin sebagai Song Je Hyeok.

Link Nonton Queen of The Mask Episode 12

Queen of The Mask episode 12 akan tayang hari ini Selasa, 30 Mei 2023 di Channel A pukul 22.30 (KST) atau pada 20.30 WIB.

Berikut link nonton Queen of The Mask episode 12 yang bisa diakses.

Klik di Sini

Nah itu dia link nonton drama Korea Queen of The Mask episode 12. Selamat menonton.***

Pemkab Bogor Sasar 180 UMKM Bisa Go Internasional 2023

0

Bogordaily.net – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor menyasar 180 Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Bumi Tegar Beriman bisa go internasional di tahun 2023.

“Ada 180 UMKM yang siap Go Digital dan Go Internasional, karena secara legalitas sudah mereka miliki,” kata Kepala Dinas Koperasi dan UMKM, Asep Mulyana di Sekertariat Daerah Kabupaten Bogor, Selasa, 30 Mei 2023.

Menurutnya, 180 UMKM tersebut sudah siap naik kelas dengan modal legalitas prodak yang dimilikinya itu. Oleh karena itu, pihaknya akan secara bertahap memberikan pembinaan untuk memasarkan produk UMKM.

“UMKM itu harus dibina secara bertahap, mulai dari pendampingan prodak, pembinaan dan program pemasaran yang lebih baik lagi,” tandas Asep.

Asep juga menyebut, hal tersebut sudah mulai dicanangkannya agar para pelaku UMKM dapat lebih maksimal memberikan kualitas produk.

Baca juga : Pemkab Lepas 392 Jamaah Haji Kabupaten Bogor Kloter 15 JKS

“Ini sudah dilakukan para pendamping UMKM Juara sehingga mereka bisa naik kelas,” papar dia.

Sementara, Koordinator Pendamping UMKM Juara wilayah Kabupaten Bogor, M. Syarif Hidayat mengatakan, ada sebanyak 150 UMKM yang sudah naik kelas sejak tahun 2019 lalu.

“Dari total 650 UMKM Juara sejak 2019 itu, ada sekitar 150 UMKM (naik kelas) tersebar di Kabupaten dan kota Bogor,” ujar M. Syarif Hidayat

Ia menyebut, tema UMKM Juara Go Digital, Go Internasional di tahun 2023 itu dikarenakan, pentingnya digitalisasi dalam memasarkan produk UMKM.

“UMKM Go Digital dan Go Internasional itu tema UMKM kita hari ini, kenapa Go Digital, karena memang sejatinya digitalisasi sudah tidak bisa terelakan, maka UMKM harus melek digital,” pungkasnya kepada wartawan. (Mutia Dheza Cantika)

Retribusi Ribuan Villa Liar di Puncak Tak Tergarap Optimal

0

Bogordaily.net – Bangunan liar berupa villa di kawasan Puncak, Kabupaten Bogor, tepatnya di Kecamatan Ciawi, Megamendung, dan Cisarua, masih marak.

Bahkan banyak yang belum berizin, potensi retribusi dan pajak terhadap kas daerah tak tergarap secara optimal.

Berdasarkan data yang dirilis Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Pertanahan (DPKPP) Kabupaten Bogor, jumlah bangunan villa liar di Kecamatan Ciawi, Megamendung, dan Cisarua berjumlah ribuan unit.

Mayoritas villa liar di Puncak dari hasil pendataan tersebut tidak mengantongi izin baik izin komersil maupun Perizinan Bangunan Gedung (PBG).

Di Desa Tugu Selatan misalnya, kurang lebih terdapat sebanyak 450 unit villa yang dipastikan tidak memiliki perizinan.

Kepala Desa Tugu Selatan Eko Windiyana, mengatakan, keberadaan ratusan villa-villa liar di desanya tersebut justru sedang menjadi target Pemerintah Desa Tugu Selatan, untuk digarap agar menambah penerimaan kas desa dari hasil dana perimbangan.

Baca juga : Pemkab Lepas 392 Jamaah Haji Kabupaten Bogor Kloter 15 JKS

“Potensi pendapatan Desa Tugu Selatan yang belum tergarap optimal adalah villa-villa yang belum berizin. Apabila para pemilik bangunan mengurus perizinan maka bisa berdampak meningkatkan pendapatan desa dari bagi hasil dana perimbangan atau BPHRD,” ungkapnya.

Kemudian, Eko menegaskan, pihaknya sudah membentuk tim Pengawasan dan Pengendalian (Wasdal) yang berfungsi melakukan pendataaan, sosialisasi kepada para pemilik bangunan, dan berkoordinasi dengan lintas instansi.

“Tim kami tidak punya kewenangan untuk melakukan penindakan, itu adanya di Satpol PP. Akan tetapi kami sangat berharap Satpol PP maupun UPT Pengawasan dari DPKPP bisa menggencarkan aksi di lapangan agar para pemilik villa segera mengurus perizinan. Kami Pemdes siap membantu pengurusan izin jika para pemilik bangunan meminta bantuan kepada kami,” tandasnya. (Acep Mulyana)