Sunday, 19 April 2026
Home Blog Page 298

Cuaca Bogor Hari Ini: Pagi Cerah, Siang Hujan, BMKG Ingatkan Warga Siaga Payung

0

Bogordaily.net – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca untuk Kota Bogor pada Minggu (9/11/2025).

Akhir pekan ini diprediksi berlangsung dinamis: cerah di pagi hari, namun berpotensi hujan pada siang hingga sore.

Pada pagi hari, cuaca Bogor tercatat cerah berawan dengan suhu berada di level 22–24°C dan kelembapan tinggi mencapai 85–90%. Kondisi tersebut membuat aktivitas luar ruang relatif nyaman untuk olahraga atau rekreasi ringan.

Memasuki siang hari, BMKG mencatat peningkatan pertumbuhan awan konvektif di wilayah Bogor Tengah dan Bogor Selatan.

Fenomena ini diperkirakan memicu hujan ringan hingga sedang pada rentang siang–sore. Suhu siang diproyeksikan meningkat hingga 26°C dengan angin barat laut bergerak 10–20 km/jam.

Pada malam hari, intensitas hujan diprediksi menurun meski langit masih didominasi awan. Suhu bakal turun ke sekitar 21°C, menghadirkan cuaca sejuk khas Bogor.

BMKG menegaskan bahwa pola cuaca hari ini masih konsisten dengan masa peralihan menuju musim penghujan, di mana potensi hujan setelah siang menjadi tren harian.

Masyarakat diminta tetap waspada terhadap perubahan cuaca cepat, terutama pengendara dan warga yang berencana beraktivitas di luar rumah pada siang hingga sore.***

Andi Maisara Ajukan Kasasi ke MA, Gugat Kewenangan Relatif Pengadilan Agama Pontianak

0

Bogordaily.net – Andi Maisara binti Andi Mahmud Sessu melalui kuasa hukumnya, Herwandy Baharuddin, S.H., M.H., resmi mengajukan kasasi ke Mahkamah Agung (MA) atas Putusan Pengadilan Tinggi Agama Pontianak Nomor 31/Pdt.G/2025/PTA.Ptk yang menguatkan putusan Pengadilan Agama Pontianak Nomor 251/Pdt.G/2025/PA.Ptk.

Langkah hukum ini diambil karena pihak pemohon menilai majelis hakim di tingkat pertama dan banding keliru dalam menerapkan hukum dan mengabaikan prinsip peradilan yang adil (fair trial). Salah satu poin utama keberatan adalah penentuan **kompetensi relatif** Pengadilan Agama Pontianak yang dinilai tidak tepat.

Dalam memori kasasinya, Andi Maisara menilai hakim Judex Facti, tidak mempertimbangkan kondisi psikologis termohon, yang disebut sedang mengalami trauma berat dan menjalani perawatan di sebuah pondok pesantren yang berfungsi sebagai tempat rehabilitasi.

Pemohon menyebut tempat tersebut juga dihuni oleh individu dengan gangguan jiwa, epilepsi, dan autisme.

Selain itu, pemanggilan sidang disebut dilakukan ketika termohon tidak dalam kondisi sadar penuh dan tidak mampu berkomunikasi normal, sehingga tidak bisa membela hak-haknya secara hukum. Hal ini, menurut pemohon, melanggar asas equality of arms dalam peradilan yang adil.

Lebih lanjut, Herwandy menilai Pengadilan Agama Pontianak, tidak memiliki kewenangan relatif untuk memeriksa perkara tersebut.

Berdasarkan bukti yang diajukan, akad nikah dan domisili termohon berada di Enrekang, Sulawesi Selatan, bukan di Pontianak.

“Berdasarkan alat bukti dan keterangan saksi, perkara ini seharusnya tidak diperiksa di Pengadilan Agama Pontianak,” ujar Herwandy Baharuddin di Pontianak, Sabtu 8 November 2025.

Ia menambahkan, para saksi seperti Hj. Ernawati (ibu pemohon), Aldi (satpam), dan Dita (pegawai pemohon) memberikan keterangan konsisten bahwa pemohon dan termohon berdomisili di Bintaro, Jakarta, bukan di Kalimantan Barat.

“Kesaksian tersebut memperkuat dalil kami bahwa perkara ini tidak masuk dalam kewenangan relatif Pengadilan Agama Pontianak. Klien kami hanya menginginkan proses hukum yang objektif dan adil,” tegas Herwandy.

Pemohon mengacu pada Pasal 73 ayat (1) Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1989 tentang Peradilan Agama, yang telah diubah dengan UU Nomor 3 Tahun 2006 dan UU Nomor 50 Tahun 2009, di mana permohonan cerai talak harus diajukan di pengadilan yang mewilayahi tempat kediaman termohon.

Saat ini, berkas kasasi telah diteruskan ke Mahkamah Agung untuk menunggu proses pemeriksaan lebih lanjut. Kuasa hukum berharap MA dapat memeriksa perkara ini secara independen dan menegakkan keadilan sesuai dengan fakta hukum dan peraturan yang berlaku.***

Kopdes Merah Putih Hambalang Bangkitkan Ekonomi Melalui Kearifan Lokal

0

Bogordaily.net – Di tengah tantangan perekonomian global, hadirnya Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih menjadi cahaya harapan bagi masyarakat Desa Hambalang. Dipimpin oleh Cecep Muhtarudin, Kopdes ini berkomitmen untuk mengangkat taraf hidup petani lokal melalui pengelolaan sumber daya yang berkelanjutan dan inovatif.

Kopdes Merah Putih Hambalang lahir sesuai Inpres Nomor 9 tahun 2025 yang juga telah memiliki gerai lengkap seperti gerai sembako, apotek dan klinik desa, kantor, pergudangan. “Awalnya, saya menerima pesan dari Kementerian yang mengajak kami membentuk Koperasi Desa. Setelah kunjungan mereka ke desa kami, saya merasa ini adalah peluang yang tidak boleh di sia-siakan,” ungkap Cecep Ketua Kopdes Merah Putih Hambalang dalam keterangannya, Sabtu (08/11).

Amanah yang mengubah hidup seorang Cecep Muhtarudin, terpilih sebagai Ketua Kopdes melalui proses pemungutan suara yang turut melibatkan tokoh masyarakat. Cecep menjalankan amanah ini dengan penuh dedikasi dan tanggung jawab demi ekonomi warga sekitar.

“Misi utama saya adalah memperkuat ekonomi masyarakat, khususnya di sektor pertanian, seperti ubi kayu atau singkong yang menjadi komoditas unggulan kami,” ungkapnya.

Kopdes Merah Putih Hambalang yang kini memiliki 108 anggota tentu tidak muncul secara instan. Hal ini berkat gotong-royong tekad kuat para pengurus serta antuasias warga desa.

Tidak hanya menyediakan akses mudah terhadap pupuk, tetapi Kopdes Merah Putih Hambalang juga memfasilitasi pemasaran hasil pertanian. “Kami ingin menjembatani petani dengan pasar. Dukungan dari kementerian sangat kami harapkan untuk membantu memasarkan produk kami,” tambahnya.

Membangun ekonomi yang berkelanjutan dengan omset mencapai Rp20 juta, Koperasi Desa Merah Putih Hambalang juga telah berhasil menyuplai kebutuhan pokok ke beberapa dapur SPPG di kota Depok, dan juga suplai air mineral ke beberapa Koperasi Kelurahan Merah Putih di Kota Depok yang kini menjadi andalan.

“Kami baru saja menerima pesanan besar untuk air mineral. Ini adalah langkah positif untuk pertumbuhan koperasi kami,” kata Pak Cecep dengan penuh semangat.

Desa Hambalang juga dikenal sebagai destinasi wisata yang menarik, menawarkan keindahan alam dan potensi pertanian yang kaya. Selain Ubi Kayu sebagai komoditas unggulannya, desa ini juga mempunyai program menanam pohon pisang kepok. Pisang kepok yang tidak hanya dinikmati untuk dikonsumsi langsung tetapi juga di suplai ke kios-kios sebagai pakan burung.

“Kami bercita-cita untuk mengintegrasikan sektor pariwisata dengan pertanian, menciptakan peluang baru bagi masyarakat,” ungkapnya.

Dampak positif berdirinya Kopdes Merah Putih Hambalang bagi warga desa sangat dirasakan. “Salah satunya Kopdes ini mempermudah akses petani terhadap pupuk dengan harga yang lebih terjangkau. Kami bisa menyediakan kebutuhan pokok dengan harga di bawah pasar,” jelas Cecep.

Harapan Cecep ke depan adalah agar Kopdes ini terus berkembang. “Kami percaya, dengan kolaborasi dan dukungan yang tepat dari pemerintah dan berbagai pihak, Koperasi Desa Merah Putih dapat menjadi pilar ekonomi yang kuat di Desa Hambalaang,” tutupnya.***

Polsek Tanah Sareal Gagalkan Rencana Tawuran Pelajar, Empat Anak Ditangkap!

0

Bogordaily.net – Polresta Bogor Kota melalui Polsek Tanah Sareal mengamankan empat pelajar SMP yang terlibat dalam kasus kepemilikan senjata tajam dan diduga akan melakukan aksi tawuran.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kapolsek Tanah Sareal, Kompol Doddy Rosjadi di Mapolsek Tanah Sareal pada Sabtu 8 November 2025.

Kompol Doddy Rosjadi menyampaikan pengungkapan kasus ini berawal dari patroli rutin yang dilakukan Unit Patroli KR Polsek Tanah Sareal.

Saat itu, petugas mendapat laporan dari warga dan Satgas Pelajar mengenai adanya sekelompok pelajar yang berkumpul dengan gelagat mencurigakan. Petugas kemudian langsung mendatangi lokasi dan mengamankan sebanyak 14 pelajar.

“Alhamdulillah, dari 14 orang yang diamankan, setelah dilakukan pemeriksaan dan pendalaman, terdapat 4 anak yang terbukti terlibat dalam kepemilikan senjata tajam. Mereka adalah RA, MB, RW, dan MHY,” ujar Kompol Doddy.

Keempat pelajar tersebut dijerat Pasal 2 Ayat 1 Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951, dengan ancaman hukuman hingga 10 tahun penjara.

Barang Bukti Diamankan Polisi

Polisi berhasil mengamankan sejumlah barang bukti senjata tajam yang mereka bawa. Di antaranya celurit, gobang, hingga senjata berjenis gladiator. Senjata-senjata tersebut diduga akan digunakan dalam aksi tawuran.

Kompol Doddy menjelaskan, para pelajar ini melakukan komunikasi dan janjian tawuran melalui akun media sosial.

Doddy menambahkan, pola tawuran pelajar kini berubah. Jika sebelumnya dilakukan pada jam pulang sekolah dan menggunakan seragam, kini mereka mengganti modus dengan melakukan pertemuan pada malam hari tanpa identitas sekolah dan menggunakan identitas akun pribadi untuk menghindari pantauan Satgas Pelajar maupun kepolisian.

Selain kasus terbaru ini, Polsek Tanah Sareal juga sebelumnya telah melakukan beberapa penindakan terhadap aksi serupa pada 12 Oktober 2025 mengamankan 1 pelaku yang terlibat aksi tawuran.

17 Oktober 2025 mengamankan 7 remaja yang hendak melakukan tawuran pada dini hari.Semua kasus tersebut telah ditindaklanjuti dan sebagian ditangani oleh Polresta Bogor Kota.

Upaya pencegahan terus dilakukan, baik melalui patroli gabungan, edukasi ke sekolah, hingga koordinasi dengan RT/RW dan Satgas Pelajar.

“Para orang tua, guru, hingga masyarakat sudah lelah dengan tindakan seperti ini. Karena kalau terlibat tawuran, hanya ada dua kemungkinan jadi pelaku atau jadi korban. Maka semua elemen harus bergerak bersama,” tegas Kompol Doddy.

Ia menegaskan, Polsek Tanah Sareal tidak akan memberi ruang bagi aksi tawuran, geng motor, maupun bentuk kenakalan remaja yang sudah masuk ranah tindak pidana.

“Jangan sampai anak-anak kita menjadi korban masa depan mereka sendiri. Jika ada yang melihat, mengetahui, atau mencurigai aktivitas kelompok remaja malam hari, segera laporkan. Kita jaga wilayah Tanah Sareal bersama,” ungkapnya.

(Ibnu Galansa)

 

Danesh Dario Akhiri Musim Kejurnas Autokhana 2025 di Posisi 7 Kelas F Non-Seeded

0

Bogordaily.net – Peslalom muda Kota Bogor Danesh Dario menutup musim Kejurnas Autokhana 2025 dengan pencapaian membanggakan, menempati posisi ke-7 di kelas F Non-Seeded pada seri final yang berlangsung di GOR Arcamanik, Bandung.

Ajang yang diikuti oleh ratusan peserta dari berbagai daerah di Indonesia ini menjadi panggung persaingan sengit antar pebalap muda berbakat.

Danesh yang membela tim U23 Academy tampil kompetitif menggunakan Honda Brio, menunjukkan performa konsisten dan semangat juang tinggi sepanjang seri final tersebut.

Tahun ini juga menandai berakhirnya masa kontrak Danesh dengan PT Sarana Muda Nusantara, yang menaungi dirinya selama satu musim penuh di tahun 2025.

Meski begitu, pada dua seri terakhir, Danesh mendapat kesempatan baru dengan dukungan PT UBI Royal Nata Nusantara, yang turut berperan dalam pencapaian hasil podium terbaiknya di penghujung musim.

“Saya beruntung mendapat dukungan dari PT UBI Royal Nata Nusantara untuk dua seri terakhir musim ini. Dukungan tersebut membuat saya bisa tampil maksimal dan meraih hasil terbaik. Harapan saya, tahun depan bisa memberikan kontribusi yang lebih baik lagi,” ujar Danesh Dario dengan senyum optimis usai lomba.

Dengan hasil ini, Danesh menutup musim Kejurnas Autokhana 2025 dengan catatan positif dan semangat baru untuk menatap musim kompetisi berikutnya.***

Pencuri Jebol Tembok Perumahan De Botanica, Berhasil Bawa Kabur Motor

0

Bogordaily.net – Aksi pencurian kendaraan bermotor kembali terjadi di Perumahan De Botanica, Kelurahan Cimahpar, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor.

Satu motor merk Honda Scoopy raib pada Selasa 4 November 2025 pagi dengan modus pembobolan tembok (panel) perumahan.

Kejadian berlangsung sekitar pukul 07.30 WIB hingga pukul 08.25 WIB. Saat itu, motor milik warga diparkir di area teras rumah yang berpagar dan tertutup rapat.

Pelaku diduga masuk dengan cara membobol tembok (panel) di area Taman Organik De Botanica, lalu membuat akses lain melalui Blok Y untuk membawa kabur motor ke arah pinggir Tol Jagorawi lewat jalan setapak di area kebun.

“Pagar rumah dalam kondisi tertutup, namun tidak digembok. Diduga pelaku melihat ada tiga unit motor di halaman dan memilih Scoopy karena dianggap paling mudah dibawa,” ungkap AS warga sekaligus pelapor,

Sayangnya, proses penyelidikan terkendala karena sebagian besar CCTV perumahan tidak berfungsi saat kejadian. Hal ini membuat petugas kesulitan memperoleh bukti visual pelaku di lokasi.

Berdasarkan Laporan Polisi Nomor: LP/B/366/XI/2025/SPKT/POLSEK BOGOR UTARA/POLRESTA BOGOR KOTA/POLDA JAWA BARAT, yang dibuat pada Rabu 5 November 2025 korban mengalami kerugian materi sebesar Rp13 juta.

Diketahui, kasus pencurian motor di De Botanica dengan modus serupa sudah terjadi dua kali, di mana insiden pertama berlangsung sekitar satu setengah tahun lalu dengan kerugian dua unit motor.

Kasus ini kini ditangani oleh Polsek Bogor Utara, dan pelaku terancam dijerat Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan.

(Ibnu Galansa)

Tingkatan Ekonomi Masyarakat, Pemkab Bogor Buka Pendaftaran untuk 150 PKL di CFD

Bogordaily.net – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor resmi membuka pendaftaran bagi Pedagang Kaki Lima (PKL) yang ingin berjualan di kegiatan Car Free Day (CFD) Tegar Beriman.

Adapun, keterlibatan PKL pada CFD ini sebagai upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor dalam peningkatan ekonomi masyarakat.

Pendaftaran dilakukan secara online dengan memindai barcode yang tertera pada poster resmi CFD Tegar Beriman. Calon pedagang hanya perlu mengisi formulir pendaftaran melalui tautan yang muncul setelah melakukan pemindaian barcode.

Pendaftaran akan dibuka selama kuota lapak masih tersedia. Pendaftaran akan dibuka mulai pukul 07.30 s.d 16.00 atau akan kami tutup apabila kuota lapak sudah penuh.

Bagi pedagang yang lolos seleksi, akan menerima tanda pengenal resmi yang dikirimkan melalui email. Tanda pengenal tersebut wajib dicetak dan dibawa sebagai bukti verifikasi saat pelaksanaan Car Free Day.

Panitia CFD Tegar Beriman menegaskan bahwa pendaftaran ini sepenuhnya gratis dan tidak dipungut biaya apapun.

Adapun syarat pendaftaran yang harus dipenuhi antara lain, memiliki email aktif, nomor telepon / whatsapp aktif, foto KTP, foto diri, KTP Kabupaten Bogor.

Bagi PKL yang berkesempatan berjualan pada hari minggu tanggal 09 november 2025 tidak akan bisa berjualan lagi pada kegiatan CFD hari minggu tanggal 15 november 2025 karena akan diberlakukan sistem rotasi pedagang untuk memberikan kesempatan bagi pedagang lain.

Dan baru bisa ikut pendaftaran lagi untuk CFD pada tanggal 22 november 2025.

Penataan PKL di CFD Tegar Beriman

Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Bogor, Melly Kamelia menjelaskan bahwa, terkait Car Free Day (CFD) Tegar Beriman pihaknya mendapat tugas mengelola dan menata pedagang PKL yang berjualan di sekitar lapangan Tegar Beriman.

“Antusias masyarakat khususnya pedagang sangat baik bahkan termasuk sangat tinggi. Hal ini terlihat dari data yang kami terima pada hari pertama uji coba terdapat sebanyak hampir 130 an pedagang PKL dan untuk minggu ini kami menambahkan kuota menjadi 150 untuk zona pedagang PKL,” kata Melly, Sabtu 8 November 2025.

Ia menjelaskan, pihakny memberlakukan sistem pendaftaran melalui barcode dengan tujuan untuk menjaga ketertiban calon pedagang PKL. Pedagang diprioritaskan yang ber KTP Kabupaten Bogor.

Selain itu tujuan dari sistem pendaftaran ini untuk menghindari praktik – praktik pungli atau percaloan bagi pedagang PKL.

“Soal penambahan kuota jumlah pedagang dan penambahan lokasi untuk PKL. Hal ini akan kami sampaikan dalam setiap rapat evaluasi sehingga semua warga Kabupaten Bogor bisa merasakan manfaat dari kegiatan Car Free Day ini,” jelasnya.

Sementara itu, kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Pemkab Bogor dalam menata dan memberdayakan pedagang kecil agar dapat beraktivitas dengan tertib dan nyaman di kawasan Car Free Day Tegar Beriman.

(Albin Pandita)

Resmikan Gedung Perluasan, RS EMC Sentul Hadirkan Pelayanan Kesehatan Berkualitas kepada Masyarakat

Bogordaily.net – RS EMC Sentul meresmikan gedung baru yang merupakan gedung perluasan (extension building) pada Sabtu 8 November 2025.

Hal tersebut dilakukan sebagai langkah nyata dalam meningkatkan pengembangan fasilitas layanan rumah sakit, untuk memberikan pelayanan kesehatan yang lebih luas dan berkualitas bagi masyarakat dengan  mengutamakan kenyamanan.

Peresmian gedung perluasan ini memiliki makna istimewa karena bertepatan dengan peringatan 12 tahun berdirinya RS EMC Sentul.

Mengusung tema “Growing Beyond Limits!”, momentum ini menjadi simbol perjalanan rumah sakit sekaligus menegaskan komitmen untuk terus berkembang tanpa batas dalam
memberikan pelayanan kesehatan yang berkesinambungan serta tekad untuk terus berinovasi demi kenyamanan dan keselamatan pasien.

Presiden Direktur PT Sarana Meditama Metropolitan Tbk. (EMC Healthcare), Jusup Halimi, mengatakan bahwa, dengan adanya gedung perluasan RS EMC Sentul, pihaknya menegaskan kembali visi EMC Healthcare untuk menjadi penyedia layanan kesehatan terdepan yang mengutamakan inovasi, integritas, dan pelayanan berorientasi pada pasien.

“Hal ini bukan tujuan akhir. Pemegang saham kami, EMTEK, dan seluruh manajemen akan berusaha melakukan pengembangan-pengembangan lain di masa yang akan datang,” kata Jusup Halimi.

Gedung tambahan ini dibangun di atas lahan seluas +/- 10.361m2 yang terkoneksi dengan gedung RS EMC Sentul sebelumnya.

Terdiri dari lima lantai, gedung perluasan ini tentunya menambah kapasitas rawat inap total 200 tempat tidur dan ruang poliklinik baru dengan desain interior serta fasilitas modern seperti ruang medical check-up terpadu, layanan diagnostik dalam kapasitas ruang yang lebih besar dan lebih nyaman.

Kemudian, Presiden Direktur PT Unggul Pratama Medika dan Direktur RS EMC Sentul dr G.A. Kusmiati, MARS, FISQua menyebut, seluruh desain dan pembangunan dilakukan dengan prinsip ramah lingkungan dan patient-centered design, yang mengutamakan kenyamanan dan keselamatan pasien.

“Pembangunan gedung baru ini merupakan wujud nyata komitmen kami untuk terus berinovasi dan berkembang dalam meningkatkan kenyamanan pasien, memperluas kapasitas layanan, serta mendukung misi rumah sakit dalam memberikan pelayanan kesehatan yang komprehensif, efisien, dan berorientasi pada kebutuhan pasien,” ujar dr Kusmiati

Dirinya percaya bahwa fasilitas yang modern dan nyaman akan semakin mendukung proses penyembuhan serta meningkatkan kualitas layanan kesehatan secara keseluruhan.”

Lebih lanjut, di usia yang ke-12 tahun ini, RS EMC Sentul juga merilis program “WARRIOR” (Warga Senior) Wellness Care.

Program ini ditujukan kepada para warga senior yang berdomisili di area Sentul dan Bogor sekitarnya yang berusia di atas 60 tahun. Dengan investasi sebesar Rp 500.000,- (lima ratus ribu rupiah), para WARRIOR dapat menikmati fasilitas kesehatan dari RS EMC Sentul berupa dua kali kunjungan dokter umum ke rumah, pengambilan darah rutin, gula darah puasa, total kolesterol dan EKG.

Setelah hasilnya selesai, tim dokter akan
melakukan visit kembali ke rumah WARRIOR tersebut dan menjelaskan hasil serta rencana tindak lanjut kemudian.

“Program ini merupakan bentuk perhatian kami kepada para warga senior, sehingga para WARRIOR tersebut tetap terjaga kualitas kesehatannya dan bisa menikmati aktifitas kesehariannya dengan kesehatan yang optimal,” ungkap dr. G.A. Kusmiati.

Dengan beroperasinya gedung baru ini, RS EMC Sentul memiliki kapasitas layanan yang lebih besar, lebih nyaman dan mampu melayani lebih banyak pasien setiap harinya, baik rawat jalan dan rawat inap.

Selanjutnya, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Bogor Kota, Dian Agung Senoaji mengatakan, tidak hanya aspek medis saja, tetapi RS EMC Sentul juga tidak lupa mengedepankan aspek sosial dengan memberikan bantuan perlindungan kepada 100 pekerja rentan yang berdomisili disekitar lingkungan RS EMC Sentul melalui program SERTAKAN (Sejahterakan Pekerja Sekitar Anda) bekerjasama dengan BPJS Ketenagakerjaan (BPJamsostek), cabang Bogor Kota.

“Kami percaya bahwa kesinergian RS EMC Sentul dengan BPJamsostek Bogor Kota dalam memberikan perlindungan kecelakaan kerja terhadap para pekerja rentan, bukan penerima upah warga lingkungan RS EMC Sentul, maka proses pelayanan kesehatan dapat diberikan lebih maksimal lagi dan tidak khawatir terhadap perlindungan kecelakaan yang diakibatkan karena pekerjaan,” tutur Dian.

Program ini juga sangat disambut baik oleh Kepala Camat Babakan Madang, drs. R. Makmun Nawawi, M.Si.

“Kami berterima kasih kepada Manajemen RS EMC Sentul bahwa dengan adanya program ini artinya warga kami merasa diperhatikan dan dianggap menjadi bagian dari keluarga RS EMC Sentul,” ujarnya.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor, dr. Fusia Meidiawaty, S.H., M.H.Kes., MARS. menyampaikan apresiasi atas upaya RS EMC Sentul.

“Kami berharap pengembangan fasilitas ini dapat memberikan manfaat luas bagi masyarakat dan mendukung peningkatan mutu pelayanan kesehatan di wilayah Sentul, Bogor dan sekitarnya,” ungkap Fusia.

(Albin Pandita)

Pandji Pragiwaksono Terancam Sanksi Adat dari Tongkonan Sang Torayan Imbas Candaan Soal Toraja

0

Bogordaily.net – Komika Pandji Pragiwaksono kembali menjadi sorotan setelah candaan dalam penampilannya dianggap menyinggung adat dan budaya Toraja.

Akibat pernyataannya tersebut, Tongkonan Adat Sang Torayan (TAST) menjatuhkan sanksi adat kepada Pandji sebagai bentuk tanggung jawab moral dan pemulihan kehormatan budaya.

Ketua Umum TAST, Benyamin Rante Allo, menyampaikan bahwa sanksi tersebut berlandaskan asas adat lolo patuan, yakni kewajiban memberikan persembahan berupa kerbau, babi, dan uang tunai.

Menurut adat Toraja, persembahan ini merupakan simbol pemulihan keseimbangan antara dunia manusia (lino tau) dan dunia arwah (lino to mate).

Benyamin menjelaskan, uang sanksi yang diterima tidak akan digunakan untuk kepentingan pribadi, melainkan dialokasikan untuk kegiatan adat, pendidikan budaya, serta pemulihan simbol-simbol adat Toraja yang dianggap tercemar akibat pernyataan Pandji.

Namun, ia menegaskan bahwa sanksi yang disebutkan masih bersifat ancaman atau somasi adat.

Pandji Pragiwaksono diminta hadir langsung untuk membicarakan bentuk dan besaran sanksi yang akan dijatuhkan.

Hasil akhir akan ditentukan berdasarkan musyawarah bersama antara pihak adat dan Pandji sendiri.

Dengan keputusan ini, TAST berharap permasalahan tersebut dapat diselesaikan secara adat dan bermartabat, serta menjadi pelajaran agar nilai-nilai budaya daerah dihormati dan tidak dijadikan bahan candaan yang berpotensi menyinggung masyarakat adat.***

IDM Nusantara Ajukan Audiensi dan Silaturahmi dengan Majelis Sholawat dan Zikir

0

Bogordaily.net – Pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Ikatan Dai Daiyah Muda (IDM) Nusantara Kementerian Agama Republik Indonesia Bidang Pendidikan dan Kaderisasi mengajukan permohonan audiensi dan silaturahmi dengan pimpinan Majelis Sholawat dan Zikir yang dipimpin oleh KH. Abi Syukur.

Langkah ini merupakan bagian dari upaya pengembangan program pembinaan dan kaderisasi dai muda, santri, dan mahasiswa, khususnya bagi para perantau asal Jawa Tengah yang berdomisili di wilayah Depok dan Bogor.

Melalui audiensi tersebut, IDM Nusantara berencana menyampaikan arah dan tujuan program kaderisasi dai muda yang tengah dijalankan, sekaligus membahas potensi kerja sama dalam berbagai bidang dakwah.

“Kami ingin mendiskusikan peluang sinergi dalam kegiatan dakwah moderat, pelatihan dai muda, pembinaan santri, serta kegiatan bersama seperti seminar atau webinar,” demikian tertulis dalam surat permohonan yang disampaikan kepada KH. Abi Syukur.

Selain itu, IDM juga berharap dapat menggali potensi kerja sama strategis dalam pengembangan dakwah berbasis masjid dan media digital, agar dapat menjadi wadah bersama bagi para dai muda dan jamaah untuk berkontribusi nyata di tengah masyarakat.

Pihak IDM menegaskan pentingnya arahan dan masukan dari Majelis Sholawat dan Zikir yang dinilai berpengalaman dan memiliki jaringan dakwah luas, terutama di kalangan remaja Islam.

“Kami sangat berharap dapat diterima untuk bertatap muka dan berdiskusi secara langsung, sesuai waktu dan tempat yang ditentukan,” tulis pernyataan tersebut.

Melalui pertemuan ini, IDM Nusantara berharap terjalin sinergi kuat dalam menguatkan dakwah dan pembinaan generasi muda Islam yang berilmu, santun, dan berkarakter.***