Sunday, 19 April 2026
Home Blog Page 299

Terbaru! Segini Harga Emas Antam Sabtu 8 November 2025, Cek!

0

Bogordaily.net – Berikut harga emas logam mulia (LM) Antam yang dijual per gram siang ini per gram Sabtu 8 November 2025.

Antam tetap menyediakan berbagai ukuran berat emas lm mulai dari yang terkecil, yaitu 0,5 gram, hingga yang terbesar, 1.000 gram.

Harga Emas Antam Sabtu 8 November 2025

Segini harga emas produksi Antam :

Harga emas Antam hari ini 0.5 gram: Rp 1.199.500
⁠⁠Harga emas Antam hari ini 1 gram: Rp 2.299.000
⁠Harga emas Antam hari ini 2 gram: Rp 4.548.000
Harga emas Antam hari ini 3 gram: Rp 6.804.000
Harga emas Antam hari ini 5 gram: Rp 11.310.000
Harga emas Antam hari ini 10 gram: Rp 22.540.000
⁠Harga emas Antam hari ini 25 gram: Rp 56.185.000
⁠Harga emas Antam hari ini 50 gram: Rp 112.205.000
Harga emas Antam hari ini 100 gram: Rp 224.260.000
Harga emas Antam hari ini 250 gram: Rp 560.340.000
⁠Harga emas Antam hari ini 500 gram: Rp 1.120.400.000
Harga emas Antam hari ini 1000 gram: Rp 2.239.600.000

Manfaat Beli Emas Logam Mulia

1. Nilainya Stabil

Salah satu hal yang membuat banyak orang berminat menabung emas yaitu karena nilai emas stabil.

Walaupun terkadang mengalami penurunan nilai, namun nilainya cenderung naik dari waktu ke waktu.

Harga yang stabil membuat banyak investor emas bisa mendapatkan keuntungan besar di masa yang akan datang.

2. Modal Awal Relatif Kecil

Sejauh ini mungkin banyak di antara kita yang mengira bahwa tabungan emas memerlukan modal awal yang besar. Padahal, menabung emas bisa dimulai dari nominal kecil.

Anda dapat menabung emas Antam mulai dari 0,01 gram dengan biaya fasilitas penitipan emas per tahun sebesar Rp30.000.

3. Likuiditas Tinggi

Keunggulan tabungan emas Antam lainnya yaitu likuiditasnya tinggi atau mudah dicairkan.

Anda dapat mencairkan tabungan emas dalam bentuk emas batangan atau uang tunai sesuai saldo gram emas yang dimiliki.

Lembaga penyedia tabungan emas ini biasanya menyediakan fasilitas buyback atau beli kembali emas.

Misalnya, saat Anda memiliki tabungan emas, Anda dapat menjualnya kembali dengan nominal minimal sesuai ketentuan yang berlaku.

4. Bisa Menjadi Jaminan Gadai

Ketika Anda membutuhkan uang dalam waktu cepat, namun tidak ingin menjual emas yang dimiliki.

Maka Anda bisa menjadikan emas tersebut sebagai jaminan. Hal ini dikarenakan, emas memiliki nilai ekonomis, sehingga dapat dijadikan sebagai jaminan.

Tak hanya itu, nilai gadai emas juga lebih tinggi dibandingkan barang lain karena harganya sudah diketahui pasti.

Dengan memilih gadai, emas yang dijadikan sebagai jaminan tidak akan berpindah kepemilikannya.

Emas tersebut tetap menjadi milik Anda dan saat ada uang lagi, Anda dapat menebus emas tersebut kembali.

Demikian update harga emas LM Antam per gram hari ini yang dijual Pegadaian, Sabtu 8 November 2025.***

BRI Bogor Pajajaran Salurkan Bantuan ke Yayasan Al-Ijtihad Nanggung Lewat Program TJSL

0

Bogordaily.net – Bank Rakyat Indonesia (BRI) Kantor Cabang Bogor Pajajaran kembali memperlihatkan kepeduliannya terhadap pembangunan sosial dan keagamaan masyarakat.

Melalui program BRI Peduli sebagai bagian dari Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), BRI menyalurkan bantuan kepada Yayasan Al-Ijtihad yang berlokasi di Kampung Sipeureup, Desa Cisarua, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, pada Kamis 6 November 2025.

Bantuan yang diberikan meliputi lima unit sound system dan empat unit mesin pemotong rumput dengan nilai total mencapai Rp62,2 juta.

Fasilitas ini diharapkan dapat menunjang kegiatan majelis taklim, pesantren, madrasah, sekolah, serta berbagai aktivitas keagamaan yang bernaung di bawah Yayasan Al-Ijtihad.

Penyerahan bantuan dilakukan oleh Manager Operasional BRI Kantor Cabang Bogor Pajajaran, Andi Ratno, yang hadir mewakili Kepala Cabang, Hendra Satya Darma.

Dalam keterangannya, Hendra menegaskan bahwa langkah ini merupakan bentuk nyata komitmen BRI untuk mendukung peningkatan mutu pendidikan dan kegiatan sosial keagamaan di tengah masyarakat.

“Melalui bantuan ini, kami berharap aktivitas pendidikan dan keagamaan di lingkungan Yayasan Al-Ijtihad dapat berjalan lebih optimal. BRI akan terus hadir menebarkan manfaat melalui program TJSL,” ujar Hendra, Sabtu 8 November 2025.

Hendra juga menuturkan bahwa BRI Peduli tidak hanya menitikberatkan pada penguatan ekonomi masyarakat, namun juga mendukung pengembangan sumber daya manusia di bidang pendidikan dan spiritual.

Hal ini sejalan dengan Asta Cita ke-4 Presiden Prabowo Subianto, yakni memperkuat pembangunan SDM.

“Pendidikan dan nilai keagamaan menjadi pondasi utama dalam membangun generasi berkarakter dan tangguh. Karena itu, kami akan terus mendorong program-program sosial yang memberikan dampak luas bagi masyarakat,” tambahnya.

Pihak Yayasan Al-Ijtihad menyampaikan apresiasi atas perhatian dan bantuan dari BRI. Mereka menilai dukungan tersebut sangat berarti dalam menunjang kegiatan belajar-mengajar serta aktivitas dakwah di lingkungan yayasan.

Melalui program TJSL, BRI terus berupaya memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat di berbagai bidang mulai dari pendidikan, sosial, hingga keagamaan sebagai bagian dari upaya mendorong pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.(Ibnu Galansa)

Sinergi Inovasi dan Tradisi, BRI Antarkan UMKM “Erildya Cemilan Family” Naik Kelas

0

Bogordaily.net – Berawal dari hobi ngemil, kini Erildya Cemilan Family tumbuh menjadi salah satu UMKM inspiratif yang mampu mengubah tantangan pandemi menjadi peluang bisnis.

Didirikan pada tahun 2020, usaha ini menjadi bukti bahwa semangat, kreativitas, dan dukungan pembinaan yang tepat dapat melahirkan keberhasilan dari hal sederhana.

“Awalnya karena seluruh keluarga memang hobi ngemil, dan di masa pandemi kami ingin membantu perekonomian keluarga. Dari situlah lahir ide untuk membuat camilan tradisional dengan sentuhan modern,” tutur pemilik Erildya Cemilan Family mengenang awal mula berdirinya usaha.

Mengusung semangat melestarikan cita rasa lokal dengan inovasi kekinian, Erildya Cemilan Family menghadirkan berbagai produk unggulan seperti keripik tempe umpet, kacang kriwil, dan sebring kriukk.

Bentuk camilan yang unik, tekstur renyah, serta varian rasa modern menjadikan produk ini digemari berbagai kalangan, mulai dari remaja hingga dewasa.

Namun perjalanan menuju kesuksesan tidak selalu mulus. Di awal berdiri, tantangan terbesar yang dihadapi adalah keterbatasan pengetahuan dalam memasarkan produk.

“Dulu kami hanya mengandalkan promosi dari mulut ke mulut atau pesanan lewat WhatsApp. Belum paham cara memasarkan produk secara luas,” ujarnya.

Kesempatan besar datang ketika pemilik Erildya Cemilan Family bergabung dalam Rumah BUMN BRI Jakarta tahun 2022, program pemberdayaan dari PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk yang berfokus pada peningkatan kapasitas pelaku UMKM melalui pelatihan, pendampingan, serta transformasi digital.

“Saya mendaftar melalui website Rumah BUMN Jakarta, lalu diundang masuk ke grup pelatihan oleh admin untuk mengikuti pelatihan di RB BUMN. Saya juga sudah menjadi nasabah BRI sejak lama, bahkan sejak produk Tabungan Tabanas hingga kini menjadi pengguna Britama,” ungkapnya.

Setelah terpilih mengikuti program BRIncubator Lokal 2025, wawasan dan keterampilan usahanya berkembang pesat.

“Lewat pelatihan, saya jadi memahami bagaimana membangun brand usaha, memasarkan produk secara online dan offline, serta memanfaatkan teknologi digital untuk meningkatkan penjualan,” tambahnya.

Kini, Erildya Cemilan Family mencatat omzet rata-rata Rp7–10 juta per bulan, dengan pelanggan yang terus bertambah. Usaha ini tidak hanya memberikan manfaat ekonomi bagi keluarga, tetapi juga membuka peluang bagi masyarakat sekitar.

“Ke depan, saya ingin mengembangkan usaha ini menjadi skala home industry dan membuka lapangan kerja bagi warga yang membutuhkan,” ungkapnya.

Corporate Secretary BRI Dhanny, menyampaikan apresiasinya terhadap semangat dan ketekunan pelaku UMKM seperti Erildya Cemilan Family.

“Kisah sukses UMKM binaan seperti Erildya Cemilan Family menjadi bukti nyata bahwa semangat pantang menyerah dan pembinaan yang tepat dapat melahirkan pelaku usaha tangguh. BRI berkomitmen terus mendampingi dan mendorong para pelaku UMKM agar naik kelas melalui program seperti BRIncubator melalui Rumah BUMN,” ujar Dhanny.

Lebih lanjut, Dhanny menambahkan bahwa dukungan BRI kepada UMKM tidak hanya berupa akses keuangan, tetapi juga pendampingan menyeluruh untuk menghadapi tantangan era digital.

“Kami ingin memastikan setiap pelaku UMKM binaan BRI mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman, mengoptimalkan teknologi, dan menjadi bagian penting dari pertumbuhan ekonomi nasional,” imbuhnya.

Dhanny mengungkapkan bahwa melalui kisah inspiratif Erildya Cemilan Family, BRI kembali menegaskan komitmennya untuk terus menjadi sahabat UMKM Indonesia hadir, mendampingi, dan tumbuh bersama dalam mewujudkan kemandirian ekonomi masyarakat dari akar rumput.***

Regina Pacis Bogor Genap 70 Tahun, Ratusan Peserta Ikuti Fun Walk & Health Expo

0

Bogordaily.net – SMA Regina Pacis Bogor menggelar rangkaian perayaan hari jadi ke-70 tahun dengan kegiatan Fun Walk and Run serta Health Day pada Sabtu 8 November 2025.

Ratusan peserta yang terdiri dari siswa, guru, alumni, dan masyarakat umum turut meramaikan kegiatan bertema kesehatan tersebut.

Acara dimulai dengan Fun Walk and Run yang mengambil titik start di Balai Kota Bogor, menyusuri kawasan Sistem Satu Arah (SSA) Kebun Raya Bogor, dan berakhir di SD Regina Pacis.

Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan Health Expo layanan Medical Check Up (MCU) gratis, hingga Health Talk Forum yang digelar di kompleks Sekolah Regina Pacis, Jalan Pengadilan, Kota Bogor. Suasana semakin meriah dengan penampilan atraksi Line Dance di halaman sekolah.

Ketua Panitia Perayaan 70 Tahun SMA Regina Pacis, Sri Nakula Budi Utomo atau yang akrab disapa Eriko (Alumni 1995) menjelaskan, rangkaian acara ini digelar sebagai ajang mempererat kebersamaan lintas angkatan.

“Tujuannya sederhana, kita ingin semua alumni semakin guyub, saling mengenal dan merangkul. Dari angkatan 1958 sampai 2025 bisa hadir bersama. Kami berharap kebersamaan ini membawa berkat bagi banyak orang,” ujar Eriko.

Panitia juga menyiapkan acara puncak perayaan yang akan digelar pada 29 November 2025. Dalam acara tersebut, grup musik Java Jive dijadwalkan tampil sebagai guest star.

Selain itu, apabila tidak ada perubahan jadwal kedinasan, Menteri Keuangan RI Purbaya Yudhi Sadewa, yang merupakan alumni angkatan 1983, juga akan hadir bersama Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin, yang satu angkatan dengannya.

Ketua Alumni SMA Regina Pacis, Michael Satya Wirawan atau Iwan (Alumni 1983), menegaskan bahwa kekuatan karakter lulusan Regina Pacis menjadi modal penting bagi para alumninya untuk berkontribusi di berbagai sektor.

“Di Regina Pacis, pendidikan karakter dirangkum dalam nilai CHIPS: Compassion (belas kasih), Humility (kerendahan hati), Integrity (kejujuran), Peace (kedamaian), dan Servant (melayani dengan rendah hati). Nilai-nilai ini menjadi fondasi utama alumni dalam berkarya,” jelas Iwan.

Ia menambahkan, komunitas alumni Regina Pacis terdiri dari lintas generasi, dari yang senior hingga muda, dengan kebutuhan dan fokus yang berbeda.

“Kami berusaha menjadi jembatan agar semua angkatan tetap terhubung dan merasa menjadi bagian dari keluarga besar Regina Pacis,” ujarnya.

Iwan berharap nilai karakter khas Regina Pacis dapat terus dijaga oleh seluruh warga sekolah.

“Harapan kami, adik-adik siswa dan alumni tetap mempertahankan nilai karakter ini, karena inilah yang membuat Regina Pacis tetap relevan untuk 70 tahun ke depan,” tegasnya.

SMA Regina Pacis Bogor berdiri sejak tahun 1955 dan dikenal sebagai sekolah yang konsisten menanamkan pendidikan karakter.

Banyak alumninya kini berkiprah sebagai pemimpin di pemerintahan, akademisi, profesional, dan berbagai bidang lainnya.

Rangkaian kegiatan peringatan ke-70 tahun akan terus berlanjut hingga acara puncak pada 29 November 2025 mendatang.(Ibnu Galansa)

Penanganan Kasus NAPZA: Dekriminalisasi Pengguna Menuju Era Baru

0

Bogordaily.net – Jumlah penangkapan terhadap pengguna narkotika masih marak terjadi di berbagai wilayah Indonesia. Dalam banyak kasus, muncul dugaan praktik pemerasan oleh oknum aparat penegak hukum, di mana pengguna diminta sejumlah uang sebagai imbalan untuk mendapatkan tuntutan hukum lebih ringan, pembatalan perkara, atau rujukan ke lembaga rehabilitasi.

Ironisnya, lembaga rehabilitasi tersebut sebagian besar merupakan mitra pihak kepolisian, dengan tarif yang tidak konsisten dan kualitas layanan yang belum merata.

Banyak lembaga rehabilitasi yang belum kompeten dalam melaksanakan program pemulihan sesuai prinsip kesehatan berbasis bukti ilmiah.

Padahal, fondasi hukumnya sudah jelas dan progresif. Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika secara tegas menempatkan pecandu sebagai subjek yang harus dirawat, bukan semata dihukum.

Semangat ini diperkuat oleh Peraturan Kepala Bareskrim Polri Nomor 01 Tahun 2016 dan Surat Edaran Bareskrim SE/01/II/2018 yang membuka jalan bagi rehabilitasi medis dan sosial.

Peraturan Kepolisian (Perpol) Nomor 8 Tahun 2021 bahkan menandai langkah penting menuju keadilan restoratif — menempatkan pemulihan sebagai bagian dari penegakan hukum, bukan pengecualiannya.

Arah serupa juga diambil Kejaksaan Agung melalui Pedoman Jaksa Agung Nomor 18 Tahun 2021 yang menegaskan: pengguna narkotika seharusnya tidak lagi dijebloskan ke penjara, melainkan diarahkan untuk mendapatkan pemulihan.

Inilah tanda perubahan paradigma yang mulai menggeser hukum dari “alat menghukum” menjadi “ruang penyembuhan”.

Namun sayangnya, di lapangan, perubahan ini masih sering terjebak pada tumpang tindih tafsir dan ego institusi.

Kasus musisi Onadio Leonardo alias Onad, yang diputus menjalani rehabilitasi selama tiga bulan di Yayasan Pemulihan Natura Indonesia (Ultra), menjadi sorotan publik.

Keputusan yang cepat ini menimbulkan pertanyaan tentang kesetaraan dan konsistensi penegakan hukum. Apakah setiap pengguna memiliki peluang yang sama untuk menjalani rehabilitasi, ataukah hanya mereka yang memiliki pengaruh sosial dan sorotan media?

Pertanyaan itu wajar muncul karena banyak pengguna dari kalangan biasa justru langsung dijatuhi pidana penjara tanpa melalui asesmen medis yang layak.

Padahal, esensi kebijakan rehabilitasi adalah keadilan yang memulihkan bukan keistimewaan yang bisa dinegosiasikan. Negara memiliki tanggung jawab memastikan setiap proses asesmen dilakukan secara profesional, terbuka, dan bebas dari kepentingan transaksional.

Ketika rehabilitasi hanya berlaku bagi kalangan tertentu, kepercayaan terhadap sistem hukum dan kesehatan publik akan terus melemah.

Dalam situasi yang kompleks ini, Forum Akar Rumput Indonesia (FARI) mencatat satu hal positif.

Berdasarkan keterangan dari dampingan FARI yang dirujuk pihak kepolisian ke Yayasan Pemulihan Natura Indonesia (Ultra), terlihat adanya komitmen lembaga ini untuk berbenah secara profesional.

Ultra mulai menerapkan asesmen berbasis data medis, melibatkan tenaga ahli berlisensi, serta memperbaiki tata kelola program pemulihan. Memang belum sempurna, tetapi sudah menuju arah yang lebih baik.

Langkah ini patut diapresiasi , bukan karena lembaga tempat rehabilitasi figur publik, melainkan karena menjadi contoh bahwa perubahan itu mungkin dilakukan bila ada kemauan dan pengawasan publik yang kuat.

Pada akhirnya, keberhasilan penanganan kasus NAPZA di Indonesia tidak akan diukur dari berapa banyak orang yang ditangkap, melainkan dari seberapa manusiawi negara memperlakukan warganya.

Rehabilitasi harus menjadi jalan pemulihan yang terbuka bagi semua, bukan sekadar ruang aman bagi mereka yang memiliki privilese.

Upaya-upaya perbaikan seperti yang dilakukan Yayasan Ultra menunjukkan bahwa perubahan itu mungkin, asal disertai kemauan politik dan pengawasan publik yang jujur.

Karena di tengah sistem hukum yang masih timpang, keberanian untuk memulihkan bukan menghukum adalah bentuk tertinggi dari keadilan.

Profil Organisasi

Forum Akar Rumput Indonesia berdiri pada tahun 2018 sebagai kolektif paralegal independen yang berfokus pada pendampingan hukum bagi kelompok marginal, khususnya individu yang berhadapan dengan hukum kasus narkotika.

Forum ini memberikan layanan pendampingan hukum baik litigasi maupun non-litigasi, serta memfasilitasi akses rehabilitasi dan layanan kesehatan bagi pengguna Napza yang terdampak.

Dengan anggota yang tersebar di 12 provinsi, Forum Akar Rumput Indonesia memanfaatkan teknologi komunikasi sebagai sarana koordinasi, edukasi, dan respon cepat terhadap berbagai kasus hukum dan kemanusiaan di tingkat komunitas.

Seluruh kegiatan dijalankan secara mandiri tanpa dukungan donor, berlandaskan semangat gotong royong dan solidaritas antaranggota.

Forum Akar Rumput Indonesia berkomitmen memperjuangkan hak asasi, kesetaraan, dan perlindungan hukum bagi pengguna Napza agar mereka memperoleh keadilan, pemulihan, serta kehidupan yang bermartabat tanpa stigma.***

Ramalan Cuaca Sabtu 8 November 2025, Bogor Hujan Lagi

0

Bogordaily.net – Berikut ramalan cuaca dari BMKG untuk Kota Bogor pagi hari ini, Sabtu 8 November 2025 diperkirakan hujan sepanjang hari.

Kota Bogor yang dikenal dengan julukan Kota Hujan memang kerap kali mengalami perubahan cuaca yang cepat dan tak terduga.

Oleh karena itu, mengetahui kondisi cuaca secara akurat sangat penting agar aktivitas harian Anda tidak terganggu, baik saat berangkat kerja, sekolah, maupun beraktivitas di luar ruangan.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah merilis prakiraan cuaca khusus untuk wilayah Bogor dan sekitarnya. Hari ini Bogor diperkirakan berawan seharian.

Informasi ini mencakup prediksi suhu, kelembapan, potensi hujan, dan peringatan dini cuaca ekstrem jika ada.

Jadi, pastikan Anda menyimak ulasan lengkapnya agar bisa lebih waspada dan menyesuaikan rencana kegiatan Anda sepanjang hari ini.

Ramalan Cuaca Bogor Sabtu 8 November 2025

Berikut adalah prakiraan cuaca lengkap di masing-masing wilayah Kota Bogor:

Bogor Selatan

Cuaca: Berawan
Suhu: 24-30°C
Kelembapan: 92–96%

Bogor Timur

Cuaca: Hujan Ringan
Suhu: 24-30°C
Kelembapan: 90–96%

Bogor Tengah

Cuaca: Hujan Ringan
Suhu: 24-30°C
Kelembapan: 89-95%

Bogor Barat

Cuaca: Hujan Ringan
Suhu: 24-30°C
Kelembapan: 90–95%

Bogor Utara

Cuaca: Hujan Ringan
Suhu: 24-30°C
Kelembapan: 89–94%

Tanah Sareal

Cuaca: Hujan Ringan
Suhu: 24–30°C
Kelembapan: 89–94%

Walau cerah, untuk jaga-jaga apabila memiliki kegiatan di luar rumah, disarankan untuk selalu membawa perlengkapan seperti jas hujan atau payung.

Jangan lupa mengenakan pakaian hangat untuk menjaga tubuh tetap nyaman di suhu yang relatif sejuk.

Selain itu, konsumsi vitamin dan cukup istirahat sangat penting untuk menjaga daya tahan tubuh Anda di tengah cuaca yang basah dan lembap.

BMKG secara rutin menyediakan pembaruan cuaca untuk seluruh wilayah Indonesia, termasuk Kota Bogor.

Anda dapat memantau akun resmi media sosial BMKG di Instagram atau Twitter untuk mendapatkan informasi terkini tentang prakiraan cuaca, suhu, kecepatan angin, dan tingkat kelembapan udara.

Demikian ramalan cuaca Kota Bogor untuk Sabtu 8 November 2025. Semoga informasi ini membantu Anda dalam merencanakan aktivitas harian dengan lebih baik.***

Garudayaksa FC Gagal Raih Poin di Pakansari, Fokus Benahi Permainan untuk Laga Selanjutnya

0

Bogordaily.net – Garudayaksa FC harus mengakui keunggulan Sumsel FC dengan skor tipis 0-1 pada laga Pegadaian Championship yang digelar di Stadion Pakansari, Jumat 7 November 2025 sore.

Meski belum beruntung, permainan Garudayaksa FC tetap menunjukkan semangat dan kerja sama tim yang kuat sampai peluit panjang dibunyikan.

Pertandingan yang dimulai pukul 15.30 WIB itu berlangsung cukup ketat. Garudayaksa FC sempat tampil percaya diri di awal laga, tapi kebobolan lebih dulu di menit ke-6 lewat serangan cepat dari Sumsel FC. Setelah tertinggal, Garudayaksa mencoba membalas lewat beberapa peluang, namun belum ada yang berbuah gol.

Di babak kedua, tim asuhan Coach Khamid tampil lebih menekan dan mencoba menguasai jalannya permainan. Sayangnya, pertahanan rapat Sumsel FC membuat Garudayaksa kesulitan mencetak gol hingga pertandingan berakhir dengan skor 0-1.

Dalam sesi konferensi pers setelah laga, Coach Khamid menyampaikan permintaan maaf dan menegaskan akan melakukan evaluasi.

“Mohon maaf kami belum bisa ngasih yang terbaik. Akibatnya, di awal kita kecolongan oleh Sumsel di menit ke-6, dan itu sesuai apa yang kita khawatirkan. Ini akan kita evaluasi untuk laga selanjutnya,” ujarnya.

Sementara itu, Komang Tri yang mewakili pemain Garudayaksa FC mengapresiasi kerja keras rekan-rekannya di lapangan.

“Kita sangat mengapresiasi tim Garudayaksa yang berjuang hingga akhir. Perlu diakui, Sumsel tampil lebih tangguh dari kita hari ini,” katanya.

Meski kalah, Garudayaksa FC tetap optimis menatap laga berikutnya. Tim bertekad memperbaiki fokus dan koordinasi agar bisa tampil lebih baik di pertandingan selanjutnya.

(M Fidri Takhrimsyah)

Kemenkop Sambut Dukungan DPR RI Pacu dan Kawal Operasional Kopdes Merah Putih

0

Bogordaily.net – Kementerian Koperasi (Kemenkop) terus mempercepat operasionalisasi dan pengembangan Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes/Kel) Merah Putih di seluruh Indonesia.

Hal ini sejalan dengan Instruksi Presiden (Inpres) No. 17 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembangunan Fisik Gerai, Pergudangan, dan Kelengkapan Kopdes Merah Putih.

Salah satu upaya menguatkan hal tersebut, Kemenkop turut mengikuti Tim Kunjungan Kerja Spesifik Komisi VI DPR RI Masa Persidangan II Tahun 2025-2026, bersama Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN), Badan Pelaksana Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara), LDPB, Bank Mandiri, dan Bank BNI terkait percepatan implementasi dan kebijakan pembiayaan Kopdes Merah Putih.

Deputi Bidang Kelembagaan dan Digitalisasi Koperasi Kemenkop Henra Saragih menyampaikan, per 6 November 2025 telah terbentuk 82.426 unit Kopdes Merah Putih secara sah. “Dan telah memiliki Badan Hukum Koperasi, serta 1.189.651 anggota koperasi, kemudian sebanyak 688.639 warga desa yang menjadi Pengurus/Pengawas Koperasi,” ucapnya dalam keterangan, Jumat (7/11/2025).

Henra mengatakan, untuk mendukung Kopdes Merah Putih, Kemenkop juga telah mengangkat 8 ribu Business Assistant (BA) seluruh Indonesia untuk memberikan asistensi pengembangan usaha Kopdes Merah Putih.

“Hal itu meliputi pendampingan operasionalisasi, menyusun rencana bisnis dan proposal bisnis, pemenuhan kelengkapan administrasi untuk pengajuan pembiayaan, hingga pemanfaatan SIMKOPDES,” ujarnya.

Dalam Inpres No 17 Tahun 2025 juga menyebutkan langkah-langkah komprehensif yang terkoordinasi dan terintegrasi sesuai tugas, fungsi, dan kewenangan masing-masing untuk melaksanakan percepatan pembangunan fisik gerai, pergudangan, dan kelengkapan Kopdes Merah Putih.

“Selain itu, juga mengalokasikan dan menggunakan anggaran untuk kegiatan percepatan pembangunan fisik Kopdes Merah Putih sesuai ketentuan,” jelasnya.

Sementara itu, Pimpinan Komisi VI DPR RI Andre Rosiade mendukung, dan akan mengawal secara penuh program Kopdes Merah Putih ini.

“Harapan kami, Kopdes Merah Putih tidak hanya sah secara badan hukum tapi bisa berdampak nyata ke masyarakat desa. Selain itu disampaikan pentingnya pendampingan dan pengawasan,” pungkasnya.***

Sebanyak 22 Kepala Sekolah Dasar Dilantik, Dedie Rachim Dorong Pembentukan Karakter Siswa yang Baik

0

Bogordaily.net – Sebanyak 22 Kepala Sekolah Dasar (SD) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor dilantik di Paseban Sri Bima, Balai Kota Bogor, pada Jumat 7 November 2025.

Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menyampaikan bahwa pelantikan ini menjadi langkah penting dalam melengkapi formasi kepala sekolah di seluruh wilayah Kota Bogor sekaligus memperkuat tata kelola pendidikan dasar.

Dedie Rachim juga menekankan pentingnya peran kepala sekolah dalam membentuk karakter peserta didik agar menjadi generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kepribadian dan akhlak yang baik.

“Kepala sekolah harus mendorong pembangunan karakter anak-anak kita. Kita ingin anak-anak Bogor tumbuh bukan hanya sehat secara fisik, tapi juga punya wawasan luas, perilaku baik, tutur kata yang sopan, dan saling menghormati,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa pendidikan di Kota Bogor harus mampu melahirkan generasi yang berakhlak, cerdas, dan kompetitif untuk menyongsong masa depan Indonesia Emas 2045.

“Kita ingin anak-anak Bogor menjadi generasi yang berakhlak karimah, saleh dan salihah, pintar, sehat, serta mampu bersaing. Itu keinginan kita agar mereka bisa menjadi generasi emas Indonesia 2045,” pungkas Dedie Rachim.

Selain itu, Dedie Rachim mengungkapkan bahwa hingga saat ini masih terdapat sejumlah sekolah yang belum memiliki kepala sekolah, karena proses pengangkatan harus melalui koordinasi dengan Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).

“Ada beberapa PR untuk bisa melengkapi seluruh sekolah di Kota Bogor ini dengan kepala sekolah. Masih ada beberapa yang kosong, karena memang prosesnya sekarang harus ditempuh dengan koordinasi ke BKN dan Kemendikdasmen. Nah, itu proses yang sedang kita tempuh, jadi ini 22 dari sisa 46 yang masih harus kita selesaikan dan sedang berproses,” ujar Dedie Rachim.

Ia menambahkan, dengan terisinya jabatan kepala sekolah, diharapkan manajemen sekolah dapat berjalan lebih baik dan program-program pendidikan bisa terlaksana secara lebih optimal.

“Kalau sudah lengkap, manajemen sekolahnya bisa berjalan dengan baik. Program di bidang pendidikan juga akan terlaksana secara lebih sempurna dibandingkan misalnya satu sekolah belum ada kepala sekolahnya,” katanya.

Lebih lanjut, Dedie Rachim mengungkapkan bahwa tantangan dunia pendidikan di Kota Bogor tidak hanya terkait pengisian jabatan kepala sekolah, tetapi juga potensi kekurangan tenaga pengajar. Salah satu solusi yang saat ini ditempuh adalah melalui program merger sekolah.

Ia menjelaskan, kebijakan merger juga dapat meningkatkan efisiensi penggunaan anggaran pendidikan, karena penyalurannya berbasis data pendidikan pokok.

“Tantangan kita ke depan masih ada potensi kekurangan guru, makanya program merger masih akan menjadi alternatif untuk menyelesaikan persoalan itu. Di sisi lain, merger ini juga dilakukan karena ada beberapa sekolah yang jumlah siswanya sedikit, jadi supaya lebih efektif,” jelasnya.

(Muhammad Irfan Ramadan)

Ketua Perbasi Kabupaten Bogor Dukung Penuh Klub Basket Bogor Hornbills Berlaga di IBL 2026

Bogordaily.net – Ketua Persatuan Basket Indonesia (Perbasi) Kabupaten Bogor Nurunnisa Setiawan mendukung penuh klub Bogor Hornbills dalam berlaga di Indonesian Basketball League (IBL) 2026.

Hal tersebut ia disampaikan saat perkenalan tim basket Bogor Hornbills di Gor Laga Tangkas, Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor pada Jum’at 7 November 2025.

Dalam kesempatan itu, Nurunnisa Setiawan mengapresiasi langkah Rebranding Bogor Hornbills yang sebelumnya telah direncanakan sejak lama dan baru terealisasi pada tahun ini.

“Alhamdulillah dari awal sebetulnya kan ini sudah berlangsung beberapa bulan yang lalu kebetulan rencananya tapi baru bisa direalisasikan untuk berganti nama dari Borneo hornbills menjadi Bogor Hornbills karena memang basenya disini,” kata Nurunnisa kepada wartawan, Jumat, 7 November 2025.

Menurut Nisa, Gor Laga Tangkas yang menjadi home base Bogor Hornbills telah berstandar nasional dan layak digunakan untuk ajang Indonesian Basketball League (IBL) 2026.

“Jadi sudah sekarang laga tangkas ini sudah menjadi sni standar nasional jadi bisa dipakai untuk timnas. Jadi banyaklah kontribusinya,” jelasnya.

Dukung Penuh Klub Basket Bogor Hornbills

Oleh karena itu, dirinya mengaku bangga dan mendukung penuh klub basket Bogor Hornbills untuk berlaga dalam ajang Indonesian Basketball League (IBL) 2026 dan meriah hasil yang positif.

“Ini sudah cita2 dari lama sebelumnya, tapi karena kemarin itu dengan beberapa syarat karena kan mereka main di ILB, mereka karena bermain di IBL itu namanya borneo jadi baru bisa diganti musim besok sudah jadi Bogor,” ujar Nisa.

“Kalau saya sebagai ketua perbasi kita mempunyai kebanggaan aja, kaya Kabupaten Bogor kaya sepakbolanya kan ada Persikabo,” tambahnya.

Sementara itu, CEO Bogor Hornbills Rivaldo Tandra Pangesthio menjelaskan bahwa, selain memperkenalkan nama klub baru, pihaknya turut memperkenalkan juga coach dan para pemain yang akan berlaga dalam Indonesian Basketball League (IBL) 2026.

“Jadi kita memperkenalkan juga coach baru dan juga pemain baru dan of course semangat dan juga kepindahan domisili dari Kalimantan ke Bogor,” ujar Rivaldo.

Rivaldo menyebut, antusiasme masyarakat dengan hadirnya Bogor Hornbills sangat baik. Hal tersebut menjadi salah satu peluang untuk membangkitkan kembali olahraga basket di Kabupaten Bogor.

“Kita kan tahun lalu memang memakai Gor Laga Tangkas ya menjadi home base kita dan kita lihat antusiasnya sangat baik dan juga Kabupaten Bogor adalah salah satu Kabupaten terbesar di Indonesia jadi kita melihat ada opportunity yaitu menjadi salah satu alasan juga kenapa kita memilih Bogor,” tuturnya.

Selain itu, pihaknya menargetkan klub basket Bogor Hornbills yang akan berlaga di Indonesian Basketball League (IBL) 2026 dapat meraih hasil positif dalam setiap laga dan bisa mencapai babak Semifinal.

“Tahun ini kalau saya pribadi saya mau ke Semifinal karena dalam sejarah klub Borneo Hornbills, kita belum pernah ke Semifinal pernahnya playoff,” ungkapnya.*

(Albin Pandita)