Sunday, 19 April 2026
Home Blog Page 300

Bogor Hornbills Resmi Diperkenalkan, Pemkab Bogor Dukung Penuh Kemajuan Olahraga Basket

Bogordaily.net – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor memberikan dukungan terhadap rebranding Borneo Hornbills menjadi Bogor Hornbills yang resmi diperkenalkan pada Media Day dan Konferensi Pers di Gor Laga Tangkas, Cibinong, Jum’at 7 November 2025.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), Asnan menegaskan komitmen Pemkab Bogor untuk terus mendorong kemajuan olahraga basket di Kabupaten Bogor.

Atas nama Pemerintah Kabupaten Bogor, pihaknya menyampaikan apresiasi dan menyambut baik rebranding Borneo Hornbills menjadi Bogor Hornbills.

“Langkah ini bukan sekadar pergantian nama, tetapi juga membawa semangat baru Kabupaten Bogor untuk tampil di kancah nasional,” kata Asnan.

Menurutnya, rebranding ini menjadi momentum penting dalam memperkuat ekosistem olahraga di Kabupaten Bogor, khususnya dalam membangkitkan potensi dan prestasi bola basket di Bumi Tegar Beriman.

“Kami berharap kehadiran Bogor Hornbills di ajang Indonesia Basketball League (IBL) dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk menekuni olahraga basket dan berprestasi hingga tingkat nasional bahkan internasional,” jelasnya.

Ia menjelaskan, berbagai pertandingan IBL yang nantinya diselenggarakan di Gedung Laga Tangkas tentu akan menjadi motivasi bagi anak-anak muda Kabupaten Bogor. Dari sini kita berharap lahir bibit-bibit atlet basket potensial yang mampu mengharumkan nama daerah.

“Kami berharap Bogor Hornbills dapat menjadi simbol semangat sportivitas dan kebanggaan masyarakat Kabupaten Bogor, dan dapat meraih kejayaan serta prestasi gemilang di kompetisi IBL tahun 2026,” ujar Asnan.

Sementara itu, Presiden Indonesia Basketball League (IBL), Junas Miradiarsyah, memberikan apresiasi tinggi terhadap langkah rebranding Hornbills Basketball menjadi Bogor Hornbills Basketball, yang kini resmi mewakili Kabupaten Bogor dalam kompetisi basket profesional Indonesia.

“Saya memberikan apresiasi setinggi-tingginya untuk Klub Hornbills yang hari ini berubah identitas menjadi mewakili Kabupaten Bogor. Ini langkah penting, karena tantangan utama liga adalah bagaimana klub berkomitmen membesarkan bola basket di wilayahnya masing-masing,” ujar Junas.

Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa format kompetisi IBL yang kini berubah dari series menjadi home and away menuntut setiap klub untuk lebih serius memperkuat basis penggemar dan pembinaan di daerah.

“Format ini bukan hanya untuk menentukan siapa yang terbaik di lapangan, tetapi juga mendorong klub agar berperan aktif dalam membangun ekosistem olahraga di luar lapangan,” ungkapnya.

(Albin Pandita)

BPBD Kota Bogor Imbau Warga Waspada Cuaca Ekstrem, Potensi Bencana Meningkat Akibat Curah Hujan Tinggi

0

Bogordaily.net  – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor mencatat adanya peningkatan intensitas kejadian bencana selama bulan Oktober 2025.

Kepala BPBD Kota Bogor, Dimas Niko, mengungkapkan bahwa kondisi cuaca ekstrem dengan curah hujan tinggi menjadi faktor utama munculnya berbagai bencana di sejumlah wilayah.

“Cuaca di bulan Oktober ini sangat tinggi. Jenis bencana yang sering terjadi di antaranya pohon tumbang, atap rumah dan bangunan roboh, tanah longsor, serta amblasnya bangunan akibat hujan ekstrem,” jelasnya.

Menurut beliau, bencana tersebar hampir merata di seluruh kecamatan di Kota Bogor, salah satunya di kawasan Bondongan, Bogor Selatan, yang mengalami dampak cukup signifikan.

Meski demikian, hingga awal tahun 2025 tidak ada korban jiwa akibat bencana alam, kecuali beberapa kasus insiden non-alam seperti tenggelam dan kebakaran tabung gas di wilayah Gang Tijan dan Gedung Waringin.

Peningkatan Bencana dan Faktor Penyebabnya

Dibanding bulan sebelumnya, jumlah kejadian bencana meningkat pada bulan Oktober, dan diperkirakan masih akan tinggi hingga Maret mendatang. “Faktor utamanya adalah anomali cuaca dan kondisi hidrometeorologi yang tidak menentu,” ujar Dimas.

BPBD Kota Bogor telah melakukan berbagai upaya penanggulangan melalui tiga tahapan utama: mitigasi, penanganan saat kejadian, dan penanganan pascabencana.
“Bulan Oktober kami jadikan momentum pengurangan risiko bencana, di antaranya lewat kegiatan donor darah, gerakan bersih-bersih aliran sungai, serta penanaman pohon sebagai bentuk mitigasi terstruktur,” terangnya.

Selain itu, BPBD juga menginisiasi program inovatif seperti ‘Dapur Kebencanaan’ dan podcast keliling, yang bertujuan meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi potensi bencana.

Respons Cepat dan Koordinasi Antarinstansi

Dalam proses evakuasi dan penyaluran bantuan, BPBD bekerja sama dengan berbagai pihak, termasuk Dinas Sosial, TNI, Polri, PMI, dan relawan masyarakat.
“Ketika ada laporan bencana, tim langsung berangkat ke lokasi. Respons kami cepat, hanya terkendala kondisi medan atau kemacetan,” jelasnya.

Koordinasi antarinstansi dilakukan melalui grup komunikasi khusus dan kegiatan apel bersama untuk memastikan sinergi di lapangan berjalan efektif.

Meski koordinasi berjalan baik, BPBD masih menghadapi kendala seperti medan sulit dan akses jalan yang padat.

Sementara itu, sistem Early Warning System (EWS) sudah diterapkan di beberapa wilayah seperti Kelurahan Panaragan, Cibuluh, dan Tanah Baru, meski sebagian perangkat mengalami kerusakan akibat banjir.

Edukasi dan Keterlibatan Masyarakat

BPBD aktif melakukan edukasi kebencanaan ke sekolah-sekolah dan masyarakat. Sosialisasi juga dilakukan di sejumlah kelurahan rawan seperti Tanah Baru, Cibuluh, dan Baranangsiang, melalui simulasi kesiapsiagaan menghadapi bencana.

“Masyarakat cukup antusias dan aktif dalam kegiatan mitigasi. Rasa ingin tahu mereka besar, dan ini menjadi modal penting dalam kesiapsiagaan bersama,” ujar Dimas.

Untuk korban terdampak, BPBD bersama pemerintah daerah telah menyalurkan bantuan hunian sementara, terpal, dan kebutuhan pokok lainnya. Bantuan juga datang dari berbagai pihak, termasuk Pemprov Jawa Barat, PLN, dan organisasi sosial.

Dalam tahap rehabilitasi dan rekonstruksi, BPBD menyesuaikan langkah dengan hasil asesmen di lapangan.

“Kami menggunakan anggaran BTT (Bantuan Tidak Terduga) dari Pemkot Bogor. Untuk jangka panjang, tahun 2026 nanti akan dilakukan pemindahan zona hitam di daerah aliran sungai (moving zona hitam) agar risiko bencana dapat ditekan,” ungkapnya.

 

Kementerian UMKM Fasilitasi Pedagang Beralih ke Produk Lokal Usai Larangan Thrifting Ilegal

0

Bogordaily.net – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menegaskan komitmennya membatasi penjualan baju bekas impor atau thrifting ilegal di platform e-commerce, dengan tetap memastikan keberlanjutan usaha para pedagang dalam negeri.

“Masuknya baju bekas impor mematikan pasar domestik. Kami ingin melindungi produsen lokal dan memastikan e-commerce menutup akses terhadap penjualan ilegal,” ujar Menteri UMKM Maman Abdurrahman di Jakarta, Jumat 7 November 2025.

Menteri Maman menekankan larangan hanya berlaku bagi pakaian bekas impor ilegal. Barang bekas produksi dalam negeri tetap diperbolehkan untuk diperjualbelikan.

Pemerintah juga menyiapkan dukungan agar pedagang baju bekas impor dapat beralih menjual produk lokal melalui kemudahan akses pembiayaan dan penurunan biaya produksi sehingga harga jual tetap terjangkau.

Deputi Bidang Usaha Kecil Kementerian UMKM, Temmy Satya Permana, menambahkan platform e-commerce seperti Shopee, Lazada, dan Tokopedia telah sepakat mematuhi Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 31 Tahun 2023 yang melarang jual-beli barang dan atau jasa yang dilarang atau dibatasi perdagangannya salah satunya pakaian bekas impor.

“Platform wajib menertibkan penjual yang masih menjajakan barang yang ilegal. Penegakannya kami lakukan secara bertahap dan terukur agar tidak mematikan usaha para penjual yang taat aturan,” kata Temmy usai rapat terbatas dengan perwakilan e-commerce di Jakarta.

Ia menegaskan, pembatasan tidak berarti pemblokiran massal. Barang preloved lokal maupun produk bekas pakai pribadi tetap diperbolehkan dijual.

Sebagai solusi, Kementerian UMKM akan menghubungkan pedagang dengan ratusan brand pakaian lokal agar mereka bisa menjadi reseller, distributor resmi, maupun yang bermaksud membangun brand sendiri.

“Kami tidak akan membiarkan teman-teman UMKM kehilangan penghasilan. Kami siapkan skema kolaborasi antara brand lokal, platform e-commerce, dan pedagang agar tetap bisa berjualan produk legal,” ujar Temmy.

Ia menambahkan, pedagang baju bekas di Pasar Senen telah menyatakan kesiapannya untuk beralih ke produk dalam negeri. Langkah ini juga didukung pemerintah daerah sebagai bentuk transformasi usaha yang berkelanjutan.

“Dengan skema ini diharapkan mereka akan tetap berusaha,” katanya.

Komitmen serupa juga datang dari para pelaku e-commerce. Deputy of Public Affairs Shopee Indonesia, Radynal Nataprawira, menyatakan pihaknya menjalankan penertiban akun penjual baju bekas impor dengan pendekatan humanis.

“Prosesnya dilakukan satu per satu oleh tim manusia, bukan mesin, agar tetap adil dan berkeadilan bagi para penjual,” ujarnya.

Sementara itu, Lead of Public Policy Tokopedia, Richard Anggoro, menegaskan komitmen Tokopedia dan TikTok Shop by Tokopedia untuk mematuhi aturan pemerintah dalam melarang penjualan pakaian bekas impor.

Hal senada disampaikan Vice President Government Affairs Lazada Indonesia, Yovan Sudarma, yang memastikan Lazada mendukung penuh kebijakan nasional terkait pelarangan baju bekas impor.

Ketua Umum Asosiasi E-Commerce Indonesia (idEA) Hilmi Adrianto turut menyatakan dukungannya terhadap langkah pemerintah.

Ia menilai kebijakan ini penting untuk memperkuat ekosistem perdagangan daring yang sehat dan mendukung pertumbuhan industri fesyen lokal.***

Pemkab Bogor Berencana Perpanjang Rute KRL Commuter Line Hingga ke Jasinga

0

Bogordaily.net – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor berencana memperpanjang rute KRL Commuter Line hingga ke wilayah Jasinga.

Hal tersebut dikatakan langsung oleh Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan (Bapedalitbang) Kabupaten Bogor Bambam Setia Aji.

Adapun, perpanjangan rute nantinya akan menghubungkan Stasiun Tenjo menuju Stasiun Jasinga, dan Stasiun Parung Panjang menuju Stasiun Jasinga.

“Jadi kita itu sedang merencanakan atau mengkaji jalur kereta api dari Tenjo ke Jasinga, dan dari Parung Panjang ke Jasinga,” kata Bambam, Jum’at 7 November 2025.

Menurut Bambam, saat ini pihaknya sedang mengajukan usulan rute tersebut ke PT Kereta Api Indonesia (KAI) dan juga Kementerian Perhubungan (Kemenhub).

“Intinya sedang diajukan ke kereta api, ke Kemenhub jalur kereta api dari Jasinga ke Tenjo atau dari parung panjang ke jasinga,” tambahnya.

Ia menambahkan, dengan adanya perpanjangan rute menuju ke Jasinga diharapkan dapat meningkatkan perekonomian baru, khususnya di wilayah Bogor Barat.

“Karena diharapkan dengan misalnya jalur kereta api atau jalur angkutan masyarakat pertumbuhan ekonomi bisa lebih cepat ya, developer bangun perumahan besar bisa sama soalnya seperti sekarang di Tenjo kan sudah ada grup podomoro kan di sana kan,” ujar Bambam.

Kemudian, rute baru tersebut dapat mempercepat mobilitas masyarakat Bogor yang bekerja di Jakarta agar lebih mudah.

“Jadi diharapkan ada jalur kereta api itu bisa lebih cepat beda dengan jalur kendaraan biasa, karena kan skrg pekerja di jakarta itu kan mengandalkan kereta api buat kepastian mereka bisa sampai di lokasi itu dengan tepat waktu,” katanya.

Selain itu, kehadiran rute baru tersebut nantinya dapat digunakan untuk kereta angkutan tambang. Sehingga tidak terpacu melalui jalan raya.

“Jadi nanti bisa lebih tidak terlalu membebani jalan raya kita untuk angkutan tambang. Tapi ini kan projectingnya 5 tahun kedepan,” ungkap Bambam.(Albin)

Menkop dan MenPU Lakukan Harmonisasi Langkah Percepatan Pembangunan Kopdes Merah Putih

0

Bogordaily.net – Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono menekankan bahwa pertemuan dengan Menteri Pekerjaan Umum (MenPU) Dody Hanggodo untuk mempercepat proses pembangunan fisik gudang, gerai, dan sarana kelengkapan lain dari Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di seluruh Indonesia.

“Hal itu menindaklanjuti dari Inpres 17/2025, dimana masing-masing kementerian mendapatkan tanggungjawab untuk percepatan pembangunan fisik gudang, gerai, dan kelengkapan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Oleh karena, kita lakukan harmonisasi dan penyelarasan,” papar Menkop, usai penandatanganan Nota Kesepahaman antara Kemenkop dengan Kementerian Pekerjaan Umum yang dihadiri PT Agrinas Pangan Nusantara, di Jakarta, Jumat 7 November 2025.

Dalam Inpres 17/2025, KemenPU melakukan penetapan standar bangunan, dan sebagainya. “Kemenkop tidak memiliki kapasitas untuk itu, maka kita melibatkan Kementerian PU,” kata Menkop.

Saat ini, Menkop menambahkan, proses pembangunan fisik tersebut sedang dalam pelaksanaan yang dijalankan PT Agrinas. Pertemuan ini untuk menyempurnakan butir-butir dari nota kesepahaman kedua kementerian.
“Dalam melaksanakan supervisi pembangunan tersebut, kita dibantu Kementerian PU,” imbuh Menkop.

Menurut data Kemenko Pangan, ada 11 ribu titik yang telah terinventarisir.

“Dari data itu, kita lakukan verifikasi faktual, kesesuaian lahan, kemudian status, dan lain sebagainya,” kata Menkop.

Sehingga, setelah verifikasi faktual dilakukan, maka proses pembangunan gudang dan gerai Kopdes Merah Putih bisa berjalan.

“In Syaa Allah, pada Maret 2026 pembangunan fisik Kopdes Merah Putih bisa diselesaikan di seluruh Indonesia,” ucap Menkop.

Dari data sementara, sebanyak 7.923 unit bangunan sedang dalam tahap konstruksi. Menurut Menkop, angka ini termasuk pembangunan yang ditangani PT Agrinas, dengan sebagian sudah menerima pembayaran uang muka.

“Yang sedang dibangun itu dari pihak Agrinas, terkonfirmasi dari yang sudah dibayarkan sebagian DP dan lain sebagainya,” kata Menkop.

Hingga Maret 2026, pemerintah menargetkan pembangunan 80 ribu gerai dan gudang koperasi dapat diselesaikan secara keseluruhan. Menkop menambahkan, pada November ini, pemerintah berharap jumlah tanah yang siap dibangun mencapai 40 ribu lokasi.

“Dari 40 ribu tanah itu, kita targetkan 20 ribu sedang dibangun di November. Kemudian Desember kita percepat antara 40 ribu sampai 50 ribu,” ucap Menkop optimistis.

Menkop menjelaskan, seluruh lahan yang sudah diverifikasi akan mulai dibangun pada Januari 2026. Dengan begitu, diharapkan pada Maret 2026 seluruh infrastruktur koperasi seperti gudang, gerai, dan sarana pendukung telah rampung.

“Salah satu aspek penting dalam pembangunan ini adalah supervisi teknis dari Kementerian PU. Kami tidak memiliki kapasitas teknis dalam pembangunan fisik, sehingga pelibatan PU menjadi mutlak,” terang Menkop.

Sementara itu, Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo mengatakan bahwa pihaknya hanya akan menyiapkan desain prototype, sedangkan PT Agrinas yang akan mengerjakan pembangunan fisiknya.
“Seperti biasa, prototype itu akan mengacu pada kualitas bangunan sesuai dengan kondisi daerah, seperti harus tahan gempa, dan sebagainya,” ucap MenPU.

Namun, MenPU mengakui, tidak semua tempat mempunyai bahan-bahan yang bisa masuk ke dalam kategori tahan gempa.

“Maka, nantinya, dalam pembangunan tersebut akan ada kearifan lokal. Kita akan intens berkoordinasi lewat Balai Cipta Karya dan Balai Bina Konstruksi yang ada di daerah-daerah,” kata MenPU.

MenPU menyatakan kesiapan dan dukungan penuh pada program strategis sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto, yang dalam hal ini diarahkan Menkop. “Kita sudah mengerjakan pembangunan dapur MBG dan sekolah rakyat, dan sekarang Kopdes Merah Putih,” ujar MenPU.***

Bupati Bogor Dorong Penataan Kawasan Puncak Secara Bertahap dan Terpadu

0

Bogordaily.net – Pemerintah Kabupaten Bogor terus berkomitmen mempercepat penataan kawasan Puncak melalui langkah-langkah terencana dan kolaboratif lintas sektor. Hal ini disampaikan oleh Bupati Bogor, Rudy Susmanto, saat memimpin Rapat Koordinasi Penataan Kawasan Puncak yang berlangsung di Ruang Soekarno Hatta Pendopo Bupati Bogor, bersama jajaran perangkat daerah, serta sejumlah pemangku kepentingan terkait di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bogor, pada Kamis 6 November 2025.

Bupati Bogor menegaskan bahwa kawasan Puncak merupakan jalur strategis nasional yang tidak hanya berfungsi sebagai akses utama transportasi antardaerah, tetapi juga sebagai kawasan wisata unggulan yang menjadi wajah Kabupaten Bogor di mata masyarakat Indonesia.

“Penataan kawasan Puncak bukan hanya soal infrastruktur, tetapi juga menyentuh aspek sosial, ekonomi, dan lingkungan. Kita ingin menciptakan kawasan yang tertib, asri, dan berkelanjutan,” ujar Rudy.

Bupati Bogor menambahkan, pembangunan besar di kawasan Puncak direncanakan akan dimulai pada tahun 2026, namun tahapan awal berupa penataan administratif, perbaikan teknis, dan langkah-langkah kecil di lapangan sudah mulai dilaksanakan sejak tahun ini.

Menurutnya, banyak pihak terlibat dalam penataan kawasan puncak. Oleh sebab itu, koordinasi dan komunikasi antar sektor menjadi kunci utama agar proses pembangunan berjalan lancar.

“Ada jalan nasional, saluran air, utilitas publik, hingga penertiban bangunan dan papan reklame. Semua harus ditata dengan kolaborasi dan kesepahaman bersama,” jelasnya.

Selain aspek fisik, Pemerintah Kabupaten Bogor juga berencana menata kembali kawasan ekonomi di sepanjang jalur Puncak agar memberikan manfaat langsung bagi masyarakat setempat.

Bupati Bogor juga mendorong optimalisasi anggaran perangkat daerah serta dukungan Corporate Social Responsibility (CSR) dari sektor swasta untuk mempercepat penataan dan pelebaran ruas jalan, perbaikan drainase, serta pembenahan akses keluar-masuk kawasan.

“Kita tidak perlu menunggu proyek besar selesai. Langkah-langkah kecil sudah bisa kita mulai sekarang agar masyarakat segera merasakan manfaatnya,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga meminta agar dinas-dinas teknis seperti Dinas Pariwisata, Satpol PP, dan DLH menyesuaikan sistem kerja agar tetap siap siaga di kawasan wisata setiap akhir pekan atau musim liburan.

Pemerintah akan memperkuat keberadaan pos gabungan di titik strategis kawasan Puncak yang dilengkapi dengan mini-klinik, sarana kebersihan, serta petugas lapangan.

Melalui penataan terpadu ini, Bupati Bogornberharap kawasan Puncak dapat menjadi simbol wajah Kabupaten Bogor yang indah, tertib, dan maju, sekaligus kebanggaan masyarakat Bogor dan Indonesia.

“Kalau jalur Puncaknya rapi, orang akan melihat Bogor dengan pandangan yang baru. Ini bukan hanya pembangunan fisik, tapi juga cerminan karakter kita sebagai masyarakat yang disiplin dan peduli lingkungan,” tutupnya.***

Promo Hemat! Sunfish Bakso Mix dan Dumpling Mix Diskon di Redbox Frozen Food

0

Bogordaily.net – Bagi pecinta camilan dan makanan praktis, Redbox Frozen Food menawarkan promo menarik untuk sejumlah produk unggulannya. Tiga produk favorit yakni Sunfish Bakso Mix, Bakso Mix Tom Yum, dan Dumpling Mix kini bisa didapatkan dengan harga lebih hemat.

Karyawan Redbox Frozen Food, Dila, mengatakan bahwa promo ini berlaku untuk berbagai varian frozen food dengan potongan harga spesial.

“Untuk produk Sunfish Bakso Mix dari harga Rp30.000 menjadi Rp26.500. Lalu produk Bakso Mix Tom Yum 500 gram dari Rp33.000 jadi Rp29.000, dan Dumpling Mix 500 gram dari Rp29.000 menjadi Rp26.000,” ujar Dila pada Jum’at 7 November 2025.

Promo ini diharapkan dapat memanjakan pelanggan yang gemar menikmati hidangan lezat dan praktis di rumah.

Tentang Redbox Frozen Food

Redbox Frozen Food merupakan toko yang berlokasi di Jalan Syayani Kampung Masjid RT 03/07, Kelurahan Mekarwangi, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor.

Redbox Frozen Food dikenal menyediakan berbagai pilihan makanan dan minuman beku dari beragam merek, dengan kualitas terjamin dan harga bersahabat.

Bagi pelanggan yang ingin berbelanja tanpa harus datang langsung, Redbox Frozen Food juga melayani pemesanan online melalui WhatsApp di nomor 0858-6000-4436.

Jangan lewatkan kesempatan untuk menikmati aneka frozen food lezat dengan harga promo hanya di Redbox Frozen Food!

Untuk informasi dan promo terbaru, pelanggan bisa mengikuti akun Instagram resmi @redboxfrozenfood.(Ibnu Galansa)

Lovember di Beshthetic Clinic Bogor: Bulan Penuh Cinta, Diskon, dan Kulit Glowing!

0

Bogordaily.net – Siapa bilang November cuma identik dengan hujan dan suasana sendu? Di Beshthetic Clinic Bogor, November justru jadi bulan penuh cinta dan kecantikan.

Mengusung tema “Lovember”, klinik kecantikan ini menghadirkan berbagai promo menarik untuk perawatan favorit pelanggan.

Mulai dari facial hingga skin booster, semua bisa dinikmati dengan harga spesial sepanjang bulan November.

Salah satu promo unggulan yang ditawarkan adalah treatment Japanese Hair SPA hanya seharga Rp200.000. Selain itu, ada juga beragam promo buy 1 get 1 untuk berbagai jenis perawatan premium.

Untuk treatment Peeling Retinol seharga Rp750.000, pelanggan sudah mendapatkan facial gratis. Begitu juga dengan Crystal Exosome senilai Rp4 juta, sudah termasuk facial gratis.

Tak hanya itu, ada juga promo spesial untuk treatment Silky Exosome seharga Rp4.299.000 yang sudah termasuk glow up facial gratis, serta Botox Korean Luxury Fullface seharga Rp5 juta yang juga disertai glow up facial gratis.

Promo-promo menarik ini berlaku sepanjang bulan November, sehingga pelanggan bisa tampil makin percaya diri tanpa harus khawatir soal biaya.

Bagi yang ingin mendapatkan informasi lebih lanjut atau melakukan reservasi, bisa langsung menghubungi Beshthetic Clinic Bogor melalui nomor 0817-7499-9231.

Jangan lewatkan kesempatan untuk tampil glowing dan makin cantik di bulan penuh cinta ini, hanya di Beshthetic Clinic Bogor!(Ibnu Galansa)

Peningkatan Sistem IT Dorong Kinerja BSI Semakin Solid

0

Bogordaily.net – PT Bank Syariah Indonesia Tbk. (BSI) membukukan kinerja positif hingga Triwulan III 2025 dengan pencapaian laba bersih Rp5,57 triliun, tumbuh 9,04% secara tahunan (YoY).

Peningkatan tersebut didorong peningkatan asset menjadi Rp416 triliun, pembiayaan Rp300,85 triliun, serta Dana Pihak Ketiga (DPK) Rp348 triliun yang naik 15,66% (YoY).

Direktur Utama Bank Syariah Indonesia Anggoro Eko Cahyo mengungkap seiring dengan pertumbuhan bisnis, customer base BSI juga meningkat pesat.

‘’Jumlah nasabah BSI di Triwulan III 2025 mencapai 22,6 juta, atau tumbuh 8,2 juta dari awal merger di Februari 2021. Ini penambahan customer yang besar,’’ kata Anggoro dikutip Jum’at 7 November 2025.

Menurutnya,  dengan pertambahan customer yang pesat, BSI terus menerus memperbaiki stabilitas system Teknologi dan Informasi, terlebih tuntutan pengembangan di era digitalisasi.

Bank Syariah Indonesia menghadirkan berbagai alternatif digital channel untuk mempermudah transaksi nasabah dengan kinerja yang cukup baik di Triwulan III 2025.

Di antara digital channel yang baru diluncurkan adalah aplikasi mobile banking BYOND yang baru diluncurkan tahun 2024, dengan 5,23 juta user dan transaksi mencapai 349 juta dengan volume Rp404 Triliun.

Kemudian, penambahan merchant EDC dengan jumlah 22.748 dengan transaksi sebanyak 9,93 juta dan volume sebesar Rp2,2 Triliun.

Total Merchant QRIS mencapai 527 ribu dengan transaksi sebanyak 53,4 Juta dengan volume mencapai Rp3,79 Triliun.

ATM Bank Syariah Indonesia berjumlah 5.859 dengan transaksi sebanyak 143 Juta dengan volume mencapai Rp106 Triliun.

Lebih lanjut, Anggoro mengungkap di balik capaian tersebut, penguatan sistem teknologi informasi (IT) menjadi salah satu faktor kunci peningkatan kinerja perseroan terutama untuk menjaga stabilitas dan efisiensi operasional bank.  Stabilitas sistem IT BSI beberapa waktu terakhir semakin baik.

Sementara itu, Direktur Information & Technology BSI, Muharto Hadi Suprapto, mengatakan Bank Syariah Indonesia menyusun strategi road map kinerja IT untuk mendukung performa bank.

Dalam upaya menjaga keandalan sistem, BSI menyusun program kerja dengan nama RASS (Reliability, Availability, Scalability, & Security).

Di dalamnya mencakup berbagai inisiatif, antara lain Modernisasi Core Banking, Redesign Flow System BYOND, Performance Tuning Database Core Banking untuk menjaga kestabilan akses e-channel, Strengthening Detection & Response, hingga Core Banking Access Management guna memastikan tata kelola dan keamanan akses sistem secara disiplin.

Selain itu, BSI juga telah memiliki playbook penanganan insiden yang terstruktur dan kecepatan response yang meningkat signifikan langkah-langkah tersebut, kata Muharto, berhasil meningkatkan kecepatan layanan dan menjaga availability IT Bank Syariah Indonesia tetap tinggi, di tengah peningkatan aktivitas digital nasabah.

Hingga September 2025, transaksi digital di e-channel BSI mencapai 749 juta transaksi dengan volume lebih dari Rp763 triliun, meningkat signifikan dibanding periode sebelumnya.

Selain itu, BSI juga terus memperkuat postur keamanan siber. Saat ini, sistem keamanan IT BSI mencatat rating tertinggi (A100) di antara empat bank besar nasional.

“BSI berkomitmen menjadikan IT bukan hanya sebagai support function, tetapi sebagai business enabler untuk membawa BSI menuju visinya menjadi Top 5 Global Islamic Bank. Kami ingin memastikan setiap inovasi digital yang dihadirkan tidak hanya aman dan stabil, tapi juga memberikan nilai tambah bagi nasabah,” tambah Muharto.

Dengan sistem IT yang semakin tangguh, transformasi digital yang terus berlanjut, serta peningkatan tata kelola dan kompetensi SDM, BSI optimistis dapat terus menghadirkan layanan perbankan syariah yang unggul, inklusif, dan berdaya saing global.(Albin)

Berawal Dari Kegagalan, UMKM Tekstil Ramah Lingkungan Asal Bekasi Ini Terus Berkembang Bersama BRI

0

Bogordaily.net – Usaha tekstil ramah lingkungan kini semakin berkembang di kalangan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Salah satunya adalah Qaniacraft Ecoprint, usaha milik Aminah Tri Astuti yang berlokasi di Kranggan Permai, Bekasi.

Mengusung konsep sustainable fashion, Aminah mengolah kain dengan motif alami dari dedaunan dan pewarna nabati.

Menariknya, ide usaha ini berawal dari hal sederhana. Aminah mengenal ecoprint secara tidak sengaja ketika membantu anaknya membuat tugas sekolah.

“Anak saya waktu itu dapat tugas membuat shibori. Saat mencari referensi di internet, saya justru menemukan teknik ecoprint. Dari situ saya coba sendiri di rumah, meski percobaan pertama gagal karena saya salah pakai alat,” ujarnya.

Kegagalan tersebut justru membuatnya semakin tertarik. Saat pandemi berlangsung, ia memanfaatkan waktu di rumah untuk mempelajari teknik ecoprint lebih dalam melalui workshop daring dan komunitas sesama pengrajin.

Kini, Qaniacraft memproduksi berbagai jenis busana seperti pashmina, outer, vest, hingga busana modern.

Produk berbahan kain alami ini dikerjakan secara manual dengan teknik yang memerlukan waktu dan ketelatenan tinggi.

Dalam proses produksinya, Qaniacraft Ecoprint menggunakan teknik pewarnaan alami yang seluruhnya dilakukan secara manual.

Aminah menjelaskan bahwa ecoprint memiliki beberapa metode, seperti pounding (dipukul) dan steam (dikukus).

Teknik yang digunakan Qaniacraft membutuhkan waktu cukup lama, bisa mencapai dua hingga tiga minggu. Prosesnya dimulai dari kain putih yang dibersihkan terlebih dahulu melalui tahap scouring untuk menghilangkan sisa minyak pabrik.

Setelah itu kain masuk ke tahap mordan, yaitu proses menyiapkan kain agar dapat menyerap warna alami dengan baik.

“Selama pandemi saya banyak belajar dari komunitas. Setelah situasi membaik, kami mulai belajar tatap muka dan ikut berbagai pelatihan, termasuk soal bisnis dan desain motif. Karena pandemi, saya banyak waktu di rumah untuk eksplorasi,” jelasnya.

Berbekal pengalaman di bidang butik yang telah dimilikinya sebelumnya, Aminah mulai mengembangkan Qaniacraft menjadi usaha yang lebih terarah. Ia juga aktif mengikuti berbagai pameran dan peragaan busana bersama rekan-rekan pengrajin.

Selain mengembangkan usahanya, Aminah juga membentuk komunitas Bekasi Ecoprint Club, yang kini beranggotakan 13 brand ecoprint yang saling belajar dan berkembang bersama.

“Kami sering mengadakan kegiatan seperti ecopounding, fashion show di mal, dan pameran bersama. Lewat komunitas, kami bisa saling tukar pengalaman, belajar teknik baru, dan memperluas jaringan,” katanya.

Bagi Aminah, Qaniacraft bukan hanya soal bisnis, tetapi juga tentang berbagi ilmu dan mengembangkan potensi kreatif bersama pelaku UMKM lainnya.

Untuk mengembangkan usahanya, Aminah bergabung dengan Rumah BUMN BRI Jakarta pada pertengahan 2025.

Ia mengikuti program pelatihan dan inkubasi bisnis selama tiga bulan yang berfokus pada pengembangan pemasaran dan digitalisasi usaha.

Melalui program BRIncubator, Aminah mendapatkan kesempatan mempelajari bisnis secara lebih mendalam, khususnya dalam bidang pemasaran dan pengembangan produk.

“Saya ikut pelatihan intensif selama tiga bulan, fokusnya di strategi marketing. Banyak hal baru yang saya pelajari, mulai dari cara menentukan target pasar hingga membuat promosi yang efektif,” ungkapnya.

Selama mengikuti berbagai program pembinaan di Rumah BUMN BRI, Aminah mengaku merasakan dampak nyata terhadap perkembangan bisnisnya.

“Pembinaan BRI ini sangat bermanfaat. Banyak ilmu baru yang out of the box, wawasan, hingga insight yang sebelumnya tidak saya ketahui. Harapan saya, semoga pendampingan ini terus berkelanjutan dan semakin intensif, sehingga benar-benar memberikan manfaat bagi para pelaku UMKM,” tutupnya.

Pada kesempatan terpisah, Corporate Secretary BRI Dhanny menyampaikan bahwa BRIncubator merupakan program pelatihan dan pendampingan yang ditujukan bagi UMKM binaan Rumah BUMN yang telah melalui proses kurasi.

Program ini berfokus pada peningkatan kapasitas dan kapabilitas pelaku usaha agar siap menembus pasar ekspor.

BRIncubator menjadi wujud nyata komitmen BRI dalam membantu UMKM untuk berkembang dan naik kelas. Melalui pendekatan pelatihan yang terarah dan sistematis serta pendampingan yang berkelanjutan, program ini dirancang agar UMKM dapat tumbuh secara berkelanjutan.

Hingga saat ini Rumah BUMN BRI tercatat sebanyak 54 yang tersebar di beberapa wilayah di Indonesia dan telah menggelar 17 ribu pelatihan. “Melalui peningkatan literasi, digitalisasi, dan kemudahan akses, UMKM didorong untuk memperkuat daya saing dan menghasilkan nilai tambah di pasar,” tegasnya.***