Sunday, 26 April 2026
Home Blog Page 2990

Dinsos Kota Bogor Cek Warga Yang Tinggal di Gorong-gorong

0

Bogordaily.net – Dinas Sosial (Dinsos) Kota Bogor melalui Bidang Rehabilitasi Sosial dikejutkan dengan adanya Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) yang tinggal di gorong-gorong di Jalan Padjajaran selama 6 Bulan.

Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial pada Dinas Sosial (Dinsos) Kota Bogor, Dody Wahyudin menyampaikan, temuan tersebut terjadi atas aduan dari masyarakat.

Baca Juga: Pemkot Bogor Sabet WTP 7 Kali Berturut-turut

Menurut keterangan dari warga, kata Dody, PPKS tersebut sudah tinggal di gorong-gorong, Jalan Pajajaran sudah 6 Bulan.

“Tapi, saat kita cek lokasi PPKS tersebut tidak ada di lokasi. Tetapi barang-barang mereka masih tersimpan di gorong-gorong,” kata Dody, Selasa 9 Mei 2023.

Melihat adanya PPKS tinggal di gorong-gorong. Pihaknya akan melakukan pengecekan kembali.

Dan apabila sudah bertemu dengan PPKS bersangkutan akan dilakukan evakuasi ke Dinas Sosial.

“Kita lakukan ini karena faktor keselamatan dan kesehatan mereka. Pasalnya, kami khawatir juga ada binatang buas yang membahayakan PPKS tersebut,” ucapnya.

Sebagai informasi, sesuai Permensos Nomor 8 tahun 2012, kurang lebih ada 26 item yang memang harus ditangani oleh Dinas Sosial, dari 26 item itu di antaranya adalah di rehabilitasi sosial.

Maka dari itu, pihaknya selalu menangani masalah-masalah sosial yang berhubungan masalah dasar di masyarakat seperti orang dengan gangguan jiwa (ODGJ), orang terlantar, disabilitas, gelandangan dan pengemis.

Bidang rehabilitasi sosial bersama Satpol PP Kota Bogor, Dishub Kota Bogor serta Dinas Kesehatan Kota Bogor untuk mengevakuasi orang terlantar, ODGJ, pengemis dan lainnya.***

Ibnu Galansa

Pemkot Bogor Sabet WTP 7 Kali Berturut-turut

0

Bogordaily.net – Pemkot Bogor kembali menorehkan prestasi, tahun ini lagi-lagi menyabet predikat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang ke tujuh kali secara berturut-turut.

Sejak tahun 2016 ini berhasil dipertahankan Kota Bogor dengan nilai 81,24 persen.

Secara simbolis penyerahan buku LHP LKPD diserahkan Kepala BPK Perwakilan Provinsi Jawa Barat, Paula Henry Simatupang kepada Walikota Bogor, Bima Arya dan Wakil Ketua DPRD Kota Bogor, Jenal Mutaqin di kantor BPK Perwakilan Provinsi Jawa Barat, Kota Bandung, Selasa 9 Mei 2023.

Baca Juga: Layanan BSI Sudah Normal, Nasabah Bisa Transaksi Kembali

Wali Kota Bogor, Bima Arya menuturkan, 7 kali WTP dengan nilai tindaklanjut laporan tertinggi tentu capaian yang harus disyukuri.

Tetapi tetap dalam 60 hari ke depan ia akan mengkoordinasikan tindaklanjut untuk perbaikan sistem ke depan.

“Walaupun sudah WTP perbaikan itu tidak boleh berhenti, terutama tentang penatausahaan aset,” tegasnya.

Bima Arya menyampaikan, yang membedakan penilaian tahun ini BPK jauh lebih detail dan jauh lebih memberikan atensi terhadap tahapan-tahapannya.

“Karena bagi kami semuanya tidak hanya sesuai dengan standar akutansi. Ini lebih bagi kami agar pagar-pagar pengaman kepala daerah karena ada masalah kultur, kebiasan dan sistem,” katanya.

Namun baginya WTP ini maknanya cukup dalam. Sebab, ini adalah pagar pengaman bagi semua agar setiap APBD, setiap rupiah betul-betul terasa manfaatnya oleh rakyat.

Sementara Wakil Ketua DPRD Kota Bogor, Jenal Mutaqin menyampaikan, pada dasarnya ia merasa bersyukur dan bangga sebagai warga Bogor.

Sekaligus wakil rakyat, Pemkot Bogor menorehkan prestasi 7 kali berturut-turut WTP.

“Mudah-mudahan ini adalah cerminan dari wali kota bersama dengan seluruh ASN memberikan pelayanan terbaik bagi warganya,” kata Jenal.

Dia mengingatkan agar WTP ini jangan menjadi tolak ukur utama ketika laporan akutansi keuangan sudah dilaporkan semua.

Justru menjadi pemacu agar lebih semangat lagi mempertahankan apa yang sudah dicapai.

“Jadi kalau peribahasanya jangan terhanyut dengan nilai WTP. WTP belum tentu tidak ada masalah, belum tentu tidak ada kesalahan administrasi dan masih banyak kekurangan, terutama masalah aset,” katanya.

Lanjut Jenal, semua tadi 9 Kota/Kabupaten yang tadi dinilai, masalah aset menjadi hot issue dan variabel itu tidak hanya dari internal saja, dari eksternal pun berpengaruh.

“Pergantian kepala daerah pun berpengaruh, penelusurannya pun harus mendetail, termasuk sertifikasi aset, kita tidak bisa berdiri sendiri, butuh kerja sama stakeholder yang lain,” ungkapnya.***

Ibnu Galansa

Layanan BSI Sudah Normal, Nasabah Bisa Transaksi Kembali

0

Bogordaily.net – Layanan PT. Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) saat ini sudah beroperasi normal dan nasabah sudah bisa melakukan transaksi kembali melalui Kantor Cabang dan ATM BSI.

BSI juga turut mengucapkan terimakasih atas kesetiaan nasabah terkait kendala yang terjadi karena pemeliharaan (maintenance) sistem.

Baca Juga: Dinsos Kota Bogor Angkut ODGJ Ngamuk di Jalan Djuanda

12 Outlet ATM BSI Sudah Bisa Digunakan

Berikut informasi outlet ATM BSI area Bogor:

1. ATM BSI KC Bogor Pajajaran Sukasari
Jalan Padjajaran No. 8, Baranangsiang, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor

2. ATM BSI KCP Bogor Ahmad Yani
Jalan Achmad Yani No.19, Tanah Sareal, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor

3. ATM BSI KCP Bogor Jalan Baru
Jalan KH. Sholeh Iskandar No.77 A-B, Kota Bogor

4. ATM BSI KCP Bogor Cibinong Pratama
Perumahan Graha Kartika Pratama Ruko F No.10, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor

5. ATM BSI RS. Azra
Jalan Padjajaran No.219, Bantarjati, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor

6. ATM BSI RS. Medika Dramaga
Jalan Raya Dramaga KM 7,3, Margajaya, Bogor Barat, Kota Bogor

7. ATM Kantor Imigrasi Bogor
Jalan Ahmad Yani, Tanah Sareal, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor

8. ATM BSI Alfamart Dr. Semeru 3
Jalan Dr. Semeru No.122, Menteng, Bogor Barat, Kota Bogor

9. ATM BSI Komplek Departemen Agama Bogor.

Komplek Departemen Agama, Jalan Raya Pabuaran, Bojong Gede, Kabupaten Bogor

10. ATM BSI Masjid Andalusia
Jalan Ir. H. Juanda No.78, Sentul City, Kabupaten Bogor

11. ATM BSI Masjid Az-Zikra
Perumahan Bukit Az-Zikra Sentul, Kabupaten Bogor

12. ATM BSI Klinik PMC Ciampea
Jalan Wr. Borong, Bojong Rangkas, Ciampea, Kabupaten Bogor.

Sebelumnya, PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) menginformasikan bahwa tengah melakukan pemeliharaan (maintenance) sistem untuk mengoptimalkan seluruh aktivitas yang terkomputerisasi.

Dalam hal ini, BSI akan berkomitmen untuk terus meningkatkan pelayanan kepada seluruh nasabah, menjadi bank yang modern serta, inklusif dengan tetap menjunjung tinggi prinsip-prinsip syariah.

Apabila ada informasi yang kurang jelas, nasabah dapat menghubungi BSI Call 14040 (nasabah dalam negeri) untuk mendapatkan informasi lebih lanjut atau www.bankbsi.co.id.***

Mutia Dheza Cantika

Nabila Taqiyyah Anak Siapa? Ini Biodata Grand Finalis Indonesian Idol 2023

Bogordaily.net–  Nabila Taqiyyah anak siapa? Inilah biodata lengkap grand finalis Indonesian Idol 2023. Nabila melaju ke babak grand  final Indonesian Idol 2023 bersama Salma. Lalu Nabila Taqiyyah anak siapa? Berikut biodata lengkap grand finalis Indonesian Idol 2023.

Nabila berhasil lolos ke babak selanjutnya dalam ajang pencarian bakat yang disiarkan di RCTI tersebut. Usai tampil pada Indonesian Idol Road To Grand Final, Nabila bersama Salma akan memperebutkan gelar juara 1 Indonesian Idol 2023.

Sebelumnya, Indonesian Idol Road To Grand Final menampilkan tiga finalis yakni Salma Salsabila Aliyyah, Rony Parulian, dan Nabilah Taqiyyah telah menunjukkan penampilan terbaiknya.

Ketiganya menyanyikan lagu-lagu populer mulai dari Bahagia GAC, Pandangan Pertama RAN, dan Semua Jadi Satu Malyda & 2D. Mereka juga berkolaborasi dengan para musisi Tanah Air Indonesia.

Afgan dan Nabila duet menyanyikan lagu Jodoh Pasti Bertemu. Ia juga duet dengan Rossa. Kemudian Rony dan Armand Maulana mempersembahkan lagu Kamu yang dipopulerkan CJR. Lalu Salma dan Momo duet melantunkan lagu Cobalah Mengerti Peterpan.

Selain duet tiga finalis berkesempatan tampil solo. Nabila membawakan lagu No milik Meghan Trainor. Rony menyanyikan lagu Oh! Darling milik The Beatles serta Salma menjadi membawakan lagu Decode milik Paramore.

Usai ketiganya tampil, Rony harus terhenti dan meraih juara 3 dalam Indonesian Idol Road To Grand Final, Senin, 8 Mei 2023 malam. Langkahnya melaju ke grand final terhenti di Top 3. Selanjutnya Nabila dan Salma akan tampil pada grand final Indonesian Idol 2023.

Profil dan Biodata Nabila Taqiyyah Indonesian Idol

Nabila merupakan remaja asal Aceh yang lahir pada 21 November 2005. Usianya saat ini 17 tahun. Nabila Taqiyyah merupakan anak dari Fahri Nugraha dan Neli Maulidar.

Sebelum mengikuti ajang pencarian bakat, ia aktif YouTube dan kerap membuat konten video menyanyi. Saat ini Nabila memiliki 824 ribu subscriber di channel Youtube-nya. Penampilannya sempat viral dan menyedot perhatian beberapa waktu lalu.

Biodata

Nama lengkap : Nabila Taqiyyah

Tempat tanggal Lahir : Banda Aceh, 21 November 2005

Umur : 17 Tahun

Profesi : Pelajar

Nama orang tua: Fahri Nugraha (ayah) dan Neli Maulidar (ibu)

Akun Instagram : @nabilataqiyyah

Akun Youtube: Nabilah Taqiyyah

Dinsos Kota Bogor Angkut ODGJ Ngamuk di Jalan Djuanda

0

Bogordaily.net – Dinas Sosial (Dinsos) Kota Bogor mengevakuasi orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) yang mengamuk di Jalan Djuanda (depan hotel Salak) pada Selasa 9 Mei 2023.

Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial pada Dinas Sosial (Dinsos) Kota Bogor, Dody Wahyudin menyampaikan, saat TRC (tim reaksi cepat) rehabsos melewati jalan Djuanda.

Baca Juga: Pengemis di Bogor Punya Cek Rp1,3 Miliar Asli atau Palsu? Ini Kata Dinsos

Tim melihat ODGJ tersebut sangat membahayakan dan mengganggu pengguna jalan.

“ODGJ memberhentikan dan melempar kendaraan yang melintas. Maka dari itu, kami evakuasi dan membawa ke RS Marzuki Mahdi untuk di obati,” kata Dody kepada Bogordaily.net.

Selanjutnya, kata Dody, setelah proses rehabilitasi dan pengobatan di RS Marzuki Mahdi.

Kemudian pasien dibawa ke Dinas Pendudukan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bogor untuk dilakukan biometrik untuk mengetahui data identitas kependudukan nya.

Setelah dilakukan biometrik dan ada identitas kependudukan nya, nanti pihak dari bidang rehabilitasi sosial akan menghubungi keluarganya.

“Jika masih ada keluarga nya dan menemukan keluarga dari orang terlantar tersebut biasanya akan datang dan menjemput,” terangnya.

Sebagai informasi, sesuai Permensos Nomor 8 tahun 2012, kurang lebih ada 26 item yang memang harus ditangani oleh Dinas Sosial, dari 26 item itu di antaranya adalah di rehabilitasi sosial.

Maka dari itu, pihaknya selalu menangani masalah-masalah sosial yang berhubungan masalah dasar di masyarakat seperti orang dengan gangguan jiwa (ODGJ), orang terlantar, disabilitas, gelandangan dan pengemis.

Bidang rehabilitasi sosial bersama Satpol PP Kota Bogor, Dishub Kota Bogor serta Dinas Kesehatan Kota Bogor untuk mengevakuasi orang terlantar, ODGJ, pengemis dan lainnya.***

Ibnu Galansa

KemenkopUKM dan Kementan Teken Kerja Sama Kembangkan Hilirisasi Produk Peternakan

0

Bogordaily.net – KemenKopUKM dan Kementan telah sepakat bekerjasama dalam mengembangkan koperasi dan usaha mikro, kecil, dan menengah (KUMKM) di sektor peternakan hingga menghilirisasi produk peternakan.

“Sekarang, kita konsolidasi model bisnis peternakan dan pertanian perorangan skala kecil agar terus berkembang,” kata MenKopUKM Teten Masduki saat menandatangani perjanjian bersama dengan Mentan Syahrul Yasin Limpo di Jakarta, pada hari Selasa, 9 Mei.

Tujuan kerja sama ini adalah meningkatkan kualitas dan kuantitas produk peternakan, memberikan nilai tambah dan daya saing pada produk peternakan, serta meningkatkan pendapatan dan taraf hidup peternak yang bergabung dalam koperasi dan UMKM.

KemenkopUKM dan Kementan Teken Kerja Sama Kembangkan Hilirisasi Produk Peternakan

Menurut Menteri Teten, model bisnis peternakan dan pertanian harus sustainable dan efisien. Oleh karena itu, peternak tidak dapat bekerja sendiri dengan skala kecil.

Baca Juga: Medja Premiere Resto BiglanDotel Sentul Suites & Convention Siapkan Paket Mukber

Saat ini, peternak ayam, sapi, dan kambing masih orang per orang. “Kebetulan, Mentan ada rencana mengembangkan 1000 sapi untuk 1 klaster, bisa dalam bentuk koperasi. Artinya, satu manajemen dari hulu hilir, bukan hanya budidayanya tapi juga terhubung ke market. Bukan hanya model bisnis, tapi juga hilirisasi agar ada nilai tambah untuk peternak,” kata Menteri Teten.

Lebih dari itu, MenkopUKM juga menyebutkan akan mensinergikan Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan dana koperasi. “Sudah ada piloting model seperti ini. Kerja sama ini selain bisa mengembangkan skala ekonomi, corporate farming berbasis peternak kecil dalam koperasi, terhubung ke offtaker dan pembiayaan, juga hilirisasi kita kembangkan. Produknya terstandar dan sustain,” kata Menteri Teten.

Menteri Teten mencontohkan, selama ini pihaknya sudah banyak melakukan pendampingan untuk peternak sapi perah. Bahkan, dengan Himpunan Peternak Domba Kambing Indonesia (HPDKI) bekerja sama dalam pengembangan koperasi penggemukan domba. Begitu juga dengan PBNU, ada rencana membangun rantai koperasi ayam potong.

“Kita akan bangun piloting-piloting terlebih dahulu untuk kemudian menjadi role model. Kemudian, bisa direplikasi,” ucap Menteri Teten.

Untuk peternakan, lanjut Menteri Teten, akan fokus pada pengembangan sapi perah dan terhubung ke offtakernya. Koperasi juga bisa mengembangkan produk turunannya. “Tinggal bisnis modelnya dirapikan. Kemudian, ayam potong dan domba, domba akan ditawarkan ke Kementan dan cocok untuk petani yang tidak mempunyai lahan luas,” kata Menteri Teten.

KemenkopUKM dan Kementan Teken Kerja Sama Kembangkan Hilirisasi Produk Peternakan

Menteri Teten mencontohkan negara di Eropa seperti Swiss dan Belanda, di mana pengembangan sektor agrikulturnya dikembangkan melalui koperasi. Bahkan, penghasil susu terbesar di dunia, juga dalam bentuk koperasi, dengan koperasi memiliki industri pengolahan susunya.

“Detailnya nanti antar Satgas dari Kementan dan KemenKopUKM akan mencocokkan, sektornya apa,” ujar Menteri Teten.

Dalam kesempatan yang sama, Mentan berharap kerja sama strategis ini diharapkan mampu mendorong sektor budidaya makin optimal, pascapanen makin terolah dengan baik, hingga market yang bisa terprediksi dengan baik.

Untuk itu, Kementan membangun kerja sama dengan KemenKopUKM agar lebih spesifik di lapangan, untuk seluruh komoditas budidaya. “Kementan akan fokus di bagian budidaya, KemenKopUKM akan memfasilitasi business plan sampai marketnya dengan baik,” ucap Mentan.***

Medja Premiere Resto BiglandOtel Sentul Suites & Convention Siapkan Paket Makbar

0

Bogordaily.net – Bingung mencari tempat bersantap yang nyaman dan cocok untuk kumpul dengan teman, keluarga, atau rekan bisnis? BiglandOtel Sentul Suites & Convention adalah pilihan yang sempurna.

Di restoran utama hotel, Medja Premier Resto, tersedia promo paket Makbar yang bisa kamu nikmati dengan harga terjangkau.

Dengan harga Rp499.000, paket ini bisa dinikmati oleh 4 orang dengan konsep family style.

Paket tersebut sudah termasuk menu makanan nasi goreng oriental/nasi putih, sapi lada hitam, cumi garlic mayo/ayam kungpao, sup ayam herbal/sup jagung manis, buncis szechuan/brocolli cah jamur, sapo tahu, slice fruit dan free ice tea/mineral water.

Dengan menu yang beragam, kamu pasti akan menemukan makanan favoritmu di sini.

Baca Juga: Siap-siap! PORTINA Kabupaten Bogor Bakal Gelar Festival Ortrad 2023

“Menghabiskan waktu makan bersama teman, keluarga atau rekan bisnis memiliki banyak manfaat namun sering kali dilewatkan, beberapa manfaatnya adalah meningkatkan komunikasi, meningkatkan kesejahteraan emosional, dan membangun suasana baru. Terlebih, momen makan bersama yang kamu nikmati di Mejda Premier Resto tidak akan terlupakan,” ujar Fanny Maharani, Marcomm Officer BiglandOtel Sentul Suites & Convention.

Lebih jauh, Lia Rorimpandey General Manager BiglandOtel Sentul Suites & Convention mengatakan akan menghadirkan ragam menu yang lebih menarik dan lebih variatif.

“Sudah merupakan komitmen kami untuk terus berinovasi dan memberikan pelayanan yang selalu berkembang bagi para tamu,” katanya.

Promo menarik ini dapat dipesan dengan mudah melalui layanan Informasi dan Reservasi kami di 0878 – 2268 – 4585 / 021 – 2921 – 2900 atau melalui Website resmi kami di www.biglandsentulhotel.com untuk mendapatkan berbagai informasi menarik.

Tentang BiglandOtel Sentul Suites & Convention

BiglandOtel Sentul Suites & Convention merupakan hotel bintang 4 yang terletak di JL. Olympic Raya No 4A, Sentul, Babakan Madang yang dilengkapi dengan 160 rooms, 18 meeting rooms, 1 Grand Ballroom yang bisa menampung hingga 1000 orang, Rooftop Swimming Pool, Restaurant and Cafe, Fitness Center , Kids Corner, dan Spa.

Lokasi BiglandOtel Sentul merupakan hotel paling dekat dengan pintu masuk tol, 4 menit dari pintu tol Sirkuit dan 60 menit dari Ibukota Jakarta merupakan kelebihan tersendiri sehingga pengunjung tidak perlu merasakan kemacetan Bogor yang pada waktu waktu tertentu cukup mengganggu kenyamanan pelancong.

Untuk pemesanan, bisa menghubungi kami di nomor telepon +62 21 2921 2900 / 0878 2268 4585 atau kunjungi website kami di www.biglandsentulhotel.com dan ikuti instagram kami di @Biglandotelsentul.***

Siap-siap! PORTINA Kabupaten Bogor Bakal Gelar Festival Ortrad 2023

Bogordaily.net – PORTINA Kabupaten Bogor akan menggelar Festival Ortrad 2023 sebagai komitmen untuk mengembangkan dan mempromosikan olahraga tradisional di kalangan generasi muda, pelajar, dan masyarakat umum di wilayah mereka.

Selain itu juga tidak hanya berfokus pada membangun kesadaran akan pentingnya memelihara warisan budaya ini.

Tetapi juga ingin memastikan bahwa olahraga tradisional ini menjadi semakin populer dan terjangkau bagi semua orang di Kabupaten Bogor.

Selain itu, PORTINA Kabupaten Bogor juga bersemangat untuk mendukung acara FORNAS Jabar 2023 yang akan datang di Bandung.

Mereka berharap dapat berkontribusi dalam memastikan kesuksesan acara besar ini untuk mempromosikan keanekaragaman budaya dan olahraga di Jawa Barat.

Siap-siap! PORTINA Kabupaten Bogor Bakal Gelar Festival Ortrad 2023

Sebagai bagian dari upaya mereka untuk memasyarakatkan olahraga tradisional, PORTINA Kabupaten Bogor akan mengadakan festival ini pada bulan September 2023.

Festival ini akan melibatkan siswa dari SD, SMP, dan masyarakat umum di seluruh Kabupaten Bogor, serta menampilkan berbagai jenis olahraga tradisional yang khas dari daerah tersebut.

Baca Juga: MenKopUKM: Industri Furnitur Lokal Harus Mampu Bidik Pasar Ekspor

“Kami ingin Festival Ortrad ini jadi salah satu media yang tepat dalam melestarikan olahraga tradisional di Kabupaten Bogor,” ujar Ketua PORTINA Kabupaten Bogor Bakri Hasan disela sela rapat dan halal bihalal PORTINA Kabupaten Bogor di salah satu resto yang ada di Kecamatan Sukaraja, Selasa, 9 Mei 2023.

Bakri menegaskan, pada pelaksanaan FORNAS 2023 banyak atlet Kabupaten Bogor yang akan memperkuat Kontingen Jabar dan juga Kontingen Kabupaten Bogor.

“Dalam FORNAS 2023, Portina Kabupaten Bogor juga akan mengirimkan atletnya yang terpisah dari Kontingen Jabar,” paparnya

Hal yang sama dikatakan, Didik Satriya salah satu pengurus teras PORTINA Kabupaten Bogor, PORTINA tetap mengirim pegiat atau atlet ke FORNAS KORMI di Bandung.

“Sebagai wujud dan peran aktif PORTINA kabupaten Bogor akan selalu berpartisipasi dalam pengembangan Ortrad , tapi secara khusus PORTNA Kabupaten Bogor akan konsen pada Festival Ortrad Kabupaten Bogor 2023 yang akan dijadikan sebagai untuk pengembangan dan.pelestarian Ortad di Kabupaten Bogor,” pungkasnya.(**/gibran)

MenKopUKM: Industri Furnitur Lokal Harus Mampu Bidik Pasar Ekspor

0

Bogordaily.net – Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (MenKopUKM) Teten Masduki memberikan dukungannya pada industri furnitur dan home decor di Indonesia untuk terus memperluas akses pasar mereka, terutama mengingat Amerika Serikat (AS) dan Eropa sedang mengalami resesi ekonomi sebagai pasar utama industri tersebut.

“Kami percaya bahwa industri furnitur dan home decor harus mengarah ke pasar alternatif, tidak hanya mengandalkan pasar Amerika dan Eropa tetapi juga Timur Tengah sebagai contoh. Dunia saat ini sedang mengalami perubahan dalam kekuatan ekonomi. Ini bukan hal yang singkat. Oleh karena itu, kita perlu mencari potensi pasar baru dan tidak hanya fokus pada pasar tradisional yang sudah ada,” kata MenKopUKM Teten Masduki dalam acara peluncuran Pameran ‘The International Furniture and Craft Fair Indonesia (IFFINA)’ di Jakarta, pada Selasa (9/5).

MenKopUKM: Industri Furnitur Lokal Harus Mampu Bidik Pasar Ekspor

Menurut Menteri Teten, selain memperkuat pasar domestik, ekspor ke negara-negara tujuan lain juga perlu terus dikembangkan.

Hal ini diharapkan dapat meningkatkan pasar global dan daya tarik pembeli internasional sehingga mereka tidak perlu lagi pergi ke pameran-pameran furnitur di luar negeri, melainkan dapat langsung mengunjungi pameran furnitur di Indonesia, termasuk pusat-pusat showcase cluster furniture/home décor.

Baca Juga: KemenKopUKM Sebut Indonesia akan Punya Sistem Data Tunggal UKM di APEC SME WG

Mengutip dari KataData pada 2022, ekspor produk furnitur dan kerajinan Indonesia mencapai 3,5 miliar dolar AS (Rp51,65 triliun), serta menyerap sebanyak 143 ribu orang tenaga kerja dari 1.114 ribu perusahaan.

Pemerintah menargetkan ekspor industri furnitur dapat menembus 5 miliar dolar AS (Rp73,78 triliun) pada 2024.

“Furnitur menjadi kekuatan ekonomi Indonesia karena Indonesia punya sumber daya alam berupa bahan baku yang kaya. Dan furnitur ini mampu menciptakan lapangan kerja yang besar,” katanya.

Selanjutnya pada 2022, sebesar 90 persen produk hasil industri furnitur dipasarkan di luar negeri dengan Amerika Serikat sebagai pangsa pasar terbesar produk furnitur Indonesia yang menyerap 51 persen, dari total nilai ekspor furnitur lokal, sementara pasar Eropa menyerap sekitar 19 persen.

Untuk itu, salah satu upaya dalam memperluas akses pasar tersebut, maka digelar pameran IFFINA 2023 yang diinisiasi oleh Asosiasi Industri Permebelan dan Kerajinan Indonesia (ASMINDO).

Di mana event internasional tersebut akan dilaksanakan pada 14-17 September 2023, di ICE BSD City, Tangerang, Banten.

Menteri Teten berharap, IFFINA dapat menjadi wadah bagi pelaku usaha UMKM di sektor furnitur untuk memperluas akses pasar.

“Nanti harus lebih banyak lagi event furnitur di dalam negeri. Karena importir lebih senang ada pusat furnitur, sehingga tak perlu blusukan ke berbagai workshop lebih baik datang ke satu tempat produknya,” kata Teten.

MenKopUKM menyebutkan, dalam rangka mendorong peningkatan spesifikasi para pelaku UKM di sektor furnitur untuk berstandar internasional.

Seperti, pendirian rumah produksi bersama (factory sharing) sektor furnitur yang berlokasi di Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah.

Menurut Teten, Kementerian Koperasi dan UKM (KemenKopUKM) juga mendorong terciptanya produk furnitur/home décor yang ramah lingkungan, dengan pemanfaatan material dari bambu, bahan recycle (plastik).

Pada 2023 ini, KemenKopUKM akan membangun factory sharing pengolahan bambu di Nusa Tenggara Timur (NTT).

“Bambu pertumbuhan cepat, sehingga isu lingkungan bisa difokuskan lebih cepat. Bambu juga lebih produktif empat kali lipat dari jenis kayu lainnya. Seperti IKEA misalnya, mereka hingga kini masih menggunakan material bambu dari China, namun sebenarnya bambu kita juga lebih kompetitif,” katanya.

Bahkan ada sekitar pengembangan 40 ribu bambu yang ada di NTT, bersama Pemerintah, KemenKopUKM terus berupaya mempeluas bambu di daerah.

“Upaya ini dapat mendorong kapasitas produksi dalam skala massal yang terstandardisasi,” ujarnya.

Selanjutnya, KemenKopUKM menginisiasi program SMExcellence yaitu melalui kegiatan kurasi, business matching antara UMKM dan aggregator/ buyer representative di sektor furnitur dan home décor agar pelaku UKM mampu menciptakan produk–produk yang dapat bersaing dan diterima pasar global.

MenKopUKM: Industri Furnitur Lokal Harus Mampu Bidik Pasar Ekspor

Teten menegaskan, industri kreatif termasuk furnitur, home decor, dan home ware memiliki keunggulan kompetitif dibanding negara lain, karena Indonesia memiliki bahan baku yang beraneka ragam serta kreativitas dan tenaga kerja yang terampil.

“Saya berharap melalui kegiatan ini, dapat memperkuat pasar domestik industri furnitur dan memperkenalkan Indonesia di pasar internasional karena pasar kita sangat besar,” ucap MenKopUKM.

Pameran Internasional IFFINA

Di kesempatan yang sama, Ketua Umum ASMINDO Dedy Rochimat mengatakan, pihaknya kembali akan menggelar IFFINA, setelah sebelumnya sempat vakum selama enam tahun.

Tahun in merupakan ke-10 kalinya penelenggaraan IFFINA sejak pertama kali digelar pada 2008, kali ini IFFINA akan didukung oleh tiga Kementerian terkait, yakni Kementerian Perindustrian, KemenKopUKM, Kementerian Perdagangan, serta Bank Indonesia (BI).

Dedy menyebut, industri mebel dan kerajinan merupakan industri yang PDB-nya terus tumbuh sejak enam tahun terakhir.

Selain itu, pasar mebel dunia adalah pasar yang sangat potential bagi Indonesia. Pada 2022 saja, pasar mebel dunia berhasil mencatat pendapatan secara global sebesar 695 miliar dolar AS (Rp l10.256,8 triliun) dan diprediksi meningkat menjadi 766 miliar dolar AS (Rp11.304,6 triliun) pada akhir 2023.

“Tetapi jika dibandingkan dengan Indonesia, industri mebel indonesia saat ini baru bisa mencatatkan pendapatan sebesar 2,8 miliar dolar AS (Rp41,32 triliun) tahun 2022, yang secara ranking global menempatkan kita di urutan ke-17 dunia dan ke-4 di regional asia, masih di bawah China, Vietnam, dan Malaysia,” kata Dedy.

Menurut dia, angka tersebut masih cukup kecil, padahal industri mebel merupakan industri strategis yang memiliki banyak manfaat.

Selain menjadi industri penghasil devisa yang kuat, industri mebel juga memiliki nilai tambah yang tinggi karena rantai nilai yang panjang dan keunggulan pada sumber daya alam Indonesia yang melimpah.

“Kita punya hutan produksi seluas 68 juta hektare, kita produsen 85 persen rotan dunia, dan kita nomor tiga produsen bambu terbesar dunia setelah China dan India. Industri mebel juga menjadi penyerap tenaga kerja yang besar karena termasuk dalam industri padat karya yang menyerap 500 ribu tenaga kerja langsung per tahun 2021,” ungkapnya.

Selain itu, industri mebel juga menciptakan multiplier effect yang luas bagi industri lainnya dan berkontribusi menggerakkan sektor industri lainnya melalui produk-produk bahan baku dan bahan pendukung yang dibutuhkan dalam menghasilkan produk mebel.

“Setelah pandemi berakhir dan perdagangan lintas negara sudah mulai lancar kembali, sudah saatnya bagi Indonesia untuk mendorong produksi mebel dan kerajinan, baik untuk pasar ekspor maupun kebutuhan pasar dalam negeri,” kata Dedy.

Direktur Jenderal Industri Agro Kemenperin Putu Juli Ardika menambahkan, sektor industrial memberikan kontribusi sebesar 53,4 persen ke PDB Non Migas, di mana industri furnitur berkontribusi sebesar 1,3 persen dengan nilai ekspor sebesar 2,47 miliar dolar AS pada 2022, atau turun 2 persen dari ekspor tahun 2021. Diprediksi, tren ini masih akan terjadi tahun ini dan tumbuh pada 2024.

“Kontraksi disebabkan oleh kondisi global yang harus terus diwaspadai. Namun kami yakin, melihat kondisi pasar dari Indeks Kepercayaan Industri (IKI) per April 2023 sebesar 51,38 persen berada di level ekspansi. Artinya, industri furnitur perlahan masuk kategori ekspansi dan mulai bangkit lagi. Hal ini perlu dimanfaatkan oleh pelaku industri Tanah Air, agar terus lebih baik dan berdaya saing,” kata Putu.

Untuk itu, Kemenperin katanya, fokus pada tiga strategi dalam mengubah stagnasi industri furnitur. Pertama, mengalihkan pasar ekspor terdampak resesi ke pasar domestik.

Kedua, bersama kementerian terkait, memperluas negara tujuan ekspor ke pasar non tradisional dengan membentuk satgas. Dan ketiga, memperkuat media promosi lewat pameran fisik dan media digital.***

Keluarga-Keluarga Menemukan Solusi Bullying dari Sumber Tak Terduga

Bogordaily.net – Berdasarkan hasil riset Programme for International Students Assessment (PISA) 2018, menunjukkan bahwa 41,1% siswa di Indonesia mengaku pernah mengalami bullying. Saat ini Indonesia berada di posisi kelima tertinggi dari 78 negara sebagai negara yang siswa sekolahnya paling sering mengalami bullying.

Di sisi lain, Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mengungkapkan bahwa kasus bullying yang ditangani KPAI terhadap anak-anak paling banyak didominasi oleh siswa Sekolah Dasar (SD).

Ini adalah fakta yang sangat memprihatinkan. Itu sebabnya banyak orang tua yang telah mencari segala cara untuk melindungi putra-putri mereka dari bullying teman-teman mereka terutama saat berada di sekolah.

Ketika orang tua mencari cara untuk melindungi anak-anak mereka, semakin banyak keluarga yang beralih ke sumber yang tidak terduga untuk bimbingan praktis yaitu Kitab Suci.

Adalah Gleen dan istrinya yang berusaha membantu anak mereka untuk mengikuti nasihat Kitab Suci sewaktu menghadapi para pembully, antara lain untuk tidak membalas kejahatan dengan kejahatan kepada siapa pun.

Mereka juga meminta agar Oliver, anak mereka, berdoa sewaktu menghadapi tekanan teman di sekolah. Mereka juga mengunjungi JW.ORG, situs web resmi Saksi-Saksi Yehuwa, di mana pencarian untuk istilah ”bully” memunculkan banyak hasil, ini termasuk video, artikel, lembar kerja, dan kegiatan online lainnya tentang topik yang dihadapi anak muda di sekolah dan semuanya itu gratis.

Ini termasuk animasi papan tulis berjudul Kalahkan Pem-bully Tanpa Pakai Kekerasan dan kartun animasi tentang pengaruh yang kuat dari doa bagi mereka yang di-bully.

Hasilnya, Oliver bisa lebih tenang, tetap menunjukkan sikap murah hati, mau menolong, dan memilih untuk tidak terpancing membalas perlakuan buruk teman-temannya. Gleen dan istrinya sangat bersyukur karena bisa mendapatkan bahan-bahan yang praktis dan berguna di JW.ORG untuk membantu anak mereka mengatasi tantangan di sekolah dan melihat hasil-hasil baiknya karena mengikuti saran-saran yang diberikan.

”Tidak setiap situasi bisa diselesaikan dengan mudah. Tetapi, menerapkan nasihat Kitab Suci dan melihat situasinya secara keseluruhan dapat membantu seseorang mengatasi dan mempertahankan harga diri mereka,” kata Ario Sulistiono, juru bicara untuk Saksi-Saksi Yehuwa Indonesia.

”Kitab Suci telah terbukti menjadi sumber yang praktis bagi banyak keluarga untuk menghadapi situasi sulit dalam hidup,” kata Ario Sulistiono.

”Prinsip-prinsip yang ditemukan dalam Kitab Suci dapat membantu orang dewasa dan anak-anak menyelesaikan konflik dan
memelihara hubungan damai dengan orang lain.” Prinsip-prinsip seperti yang disebut Aturan Emas, yaitu untuk memperlakukan orang lain sebagaimana Anda ingin diperlakukan, menunjukkan kasih, dan tidak cepat marah adalah kunci yang menurut Gleen membantu keluarganya dalam banyak keadaan.

Ia menambahkan bahwa saat ini, cara-cara orang mem-bully tidak lagi sebatas di lingkungan sekolah, namun sudah merambah hingga ke media sosial. ”Sarana yang ada di JW.ORG dapat mempermudah dan membantu para orang tua mengajar anak mereka untuk menghadapi bullying di sekolah tanpa kekerasan.”