Wednesday, 22 April 2026
Home Blog Page 8725

ADV Pemkot : Tingkatkan Pelayanan Informasi Publik, Pemkot Bogor Launching Bupedas

Bogor Daily – Dalam memberikan kemudahan pelayanan informasi dan dokumentasi di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor, Pemkot Bogor melaunching Buku Pedoman Dasar Dalam Pengelolaan Informasi dan Dokumentasi di lingkungan Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Kota Bogor.

Buku pedoman dasar (Bupedas) ini diperlukan sekali di PPID utama dan PPID pembantu, karena selama ini belum ada acuan dalam pelayanan informasi publik yang dapat dipahami dan mudah untuk dijadikan pedoman dalam pelayanan informasi publik, sehingga PPID dapat mudah dan percaya diri dalam melayani keterbukaan informasi publik tersebut serta secara langsung sengketa informasi yang diajukan pemohon informasi publik dapat diminimalisir.

Proyek inovasi perubahan ini diinisiasi Kasubag Pelayanan Informasi Hubungan Masyarakat dan Protokol (Humpro) Setda Kota Bogor Iswahyudi dalam memenuhi tugas Pendidikan dan Pelatihan Kepemimpinan (Diklatpim) IV yang sedang dijalaninya. Buku pedoman ini dilauching bersamaan dengan acara Forum Perhimpunan Hubungan Masyarakat Indonesia (Perhumas) Kota Bogor di Chrystal Room, Hotel Permata, jalan Pajajaran, Kota Bogor, Kamis (28/06/2018).

Iswahyudi menjelaskan, Buku Pedoman Dasar Dalam Pengelolaan Informasi dan Dokumentasi di lingkungan PPID Kota Bogor ini dibuat bertujuan untuk memberikan pelayanan informasi dan dokumentasi berdasarkan prosedur dan peraturan yang berlaku, sehingga alur permohonan informasi dan dokumentasi bisa dapat dipertanggungjawabkan dan sesuai dengan UU Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP) serta Peraturan Komisi Informasi Nomor 1 Tahun 2010 Tentang Standar Layanan Informasi Publik.

Fungsi dari buku pedoman ini kata Iswahyudi, yaitu membantu PPID pembantu dalam pengelolaan informasi dan dokumentasi sehingga menjadi acuan dasar dalam pelayanan informasi dan dokumentasi. Sebab, selama ini PPID pembantu masih belum memiliki buku panduan dan aturan-aturan yang harus dilaksanakan dalam pelayanan informasi dan dokumentasi.

Dalam buku ini terdapat alur permohonan informasi publik yang harus dilaksanakan dalam pelayanan informasi dan dokumentasi. Termasuk di dalamnya terdapat mekanisme pelayanan informasi, alur pelayanan informasi dan peraturan tentang standar pelayanan publik, SK Walikota Bogor penunjukan PPID, formulir permohonan informasi, form register, permohonan pemberitahuan tertulis, Form PPID tentang penolakan atau keberatan tentang permohonan informasi, form register keberatan dan standar pelayanan meja informasi.

Pelayanan meja informasi ini salah satu bentuk PPID utama dalam menyediakan meja informasi dimana masyarakat bisa menerima informasi publik melalui meja pelayanan dan berfungsi untuk koordinasi antara PPID Utama dengan PPID pembantu dalam menyikapi  UU Nomor 14 Tahun 2008 tentang KIP.

“Alhamdulillah saat dilaunching di acara Perhumas Kota Bogor banyak OPD yang antusias karena mereka sangat membutuhkan buku ini untuk acuan dalam pelayanan informasi dan dokumentasi PPID pembantu,” tuturnya.

Menurutnya buku pedoman ini lebih efektif, lebih sederhana untuk dijadikan acuan atau dasar dalam pelayanan informasi dan dokumentasi. Jika merujuk dari  UU Nomor 14 Tahun 2008 tentang KIP banyak poin yang dibahas, sehingga harus disederhanakan agar mudah dipahami dalam hal pelayanan informasi dan dokumentasi.

Buku ini juga menjadi buku pedoman ketika masyarakat yang mengajukan permohonan informasi publik sehingga PPID pembantu dan PPID Utama memiliki pedoman dasar dalam pelayanan informasi berdasarkan UU Nomor 14 Tahun 2008 tentang KIP.

“Menurut SK Walikota Bogor PPID pembantu merupakan sekretaris di Dinas/Badan dan mereka bisa saja di rotasi dan di mutasi sehingga jika ada sekretaris baru yang menjabat bisa mempelajari buku ini untuk menjadi acuan dan pedoman dalam pelayanan informasi dan dokumentasi. Mudah-mudahan di tahun 2018 ini bukunya sudah bisa dibagikan kepada OPD yang menjabat sebagai PPID Pembantu,” kata Iswahyudi. (adv)

Angkot 02 Terbakar Depan Halte Kantor Pajak Kota Bogor

Bogor Daily – Hujan yang mengguyur deras Kota Bogor sore ini (8/7/2018) di kagetkan oleh terbakarnya angkot 02 dengan Nopol F 1995 AJ di Jalan Ir. H. Juanda, persisnya depan Kantor Pajak.

Penyebab persis masih belum di ketahui, namun indra dari BPBD Kota Bogor mengabarkan bahwa satu unit pemadam kebakaran telah di luncurkan.

“Saat ini satu unit pemadam kebakaran sudah di kerahkan ke lokasi, namun kita masih belum mengetahui penyebab pasti angkot tersebut terbakar”, papar Indra.

 

Komunitas BATUR 09 Gelar Khitanan Massal

BOGOR DAILY Komunitas BATUR 9 yang ada di Kelurahan Bantajati, Kecamatan Bogor Utara menyelenggarakan Khitanan Massal, Minggu (8/7).

Ketua Komunitas BATUR 09 Yan Purnama mengatakan, kegiatan ini sudah kedua kalinya digelar sebagai bentuk bakti sosial kepada masyarakat.“ Saya sudah kedua kalinya mengadakan acara ini untuk membantu warga yang tidak mampu,”kata Yan.

Sedikitnya ada 20 anak yang mendapat layanan khitanan gratis DARI Komunitas BATUR 09. Ia berharap agar kegiatan ini bisa terus dimaksimalkan. Dan bisa jadi bagian dari program rutin dari tahun ke tahun.

“Insyaallah tiap tahun bisa terus ditingkatkan. Kalau sekarang baru 20 anak yang khitanan, nanti bisa bertambah. Begitu juga santunanya bisa meningkat di tahun yang akan datang”harapnya.

Sekadar diketahui, acara ini juga turut mengundang unsur Muspika Kecamatan Bogor Utara, Sekaligus Anggota DPRD Kota Bogor Sopian Ali Agam. Ketua DPC Partai Gerindra itu mengapresiasi insiatif yang dilakukan komunitas BATUR 9 “Saya kira ini hal positif yang harus terus didukung,”tandasnya

 

Demi Nonton Konser Celine Dion di Sentul, Maia Ngojek

BOGOR DAILY Penonton konser Celine Dion tadi malam di Sentul International Convention Center (SICC) teramat sangat puas dengan penampilannya yang spektakuler. Bagaimana tidak, para penggemar sudah menanti kehadirannya selama berpuluh tahun.

Termasuk juga selebriti kenamaan Maia Estianty dan Yuni Shara yang rela merogoh kocek untuk memiliki tiket Diamond senilai Rp25 juta. Sayangnya, meski punya tiket super mahal, mereka berdua tidak bisa mendapatkan parkiran mobil. Akhirnya, Maia, Yuni dan kedua orang teman mereka naik ojek untuk masuk ke area parkir.

Keunikan momen jelang menyaksikan Celine Dion terbayar dengan penampilan memukau musisi papan atas itu. Mereka masuk dari Gate 4 dan duduk tepat di depan panggung, berhadapan dengan pelantun My Heart Will Go On tersebut.

“Celine Dion @celinedion live 2018 with @pinkyevianty @yunishara36 @andirianto_official. Anda tau, walaupun kami punya tiket parkir diamond (tiket parkir VIP), akan tetapi nggak dapat parkir hiks (kata nya penuh) jadi kita ber 4 harus naik ojek (seru banget parah),” tulis mantan istri Ahmad Dhani itu di instagramnya.

Tak hanya itu, mereka harus pulang bersama kerabatnya Yuni, Citra. Terlalu kocak cerita mereka malam itu.

“Dan jangan sedih, pulangnya kita dapat tumpangan gratis karena kebaikan @citrasusanty mau di stop ama @yunishara36 (jiannn Yunet, awakmu wedhus putul tenan), dan memberikan kita tumpangan gratis hahaha. Makasih Mbak Santy dan Mas Andi. (Tetap beruntung),” lanjut Maia.

Maia memamerkan beberapa foto Celine di atas panggung. Termasuk juga pose mereka berempat yang duduk di kelas Diamond.

“Seru yaaaa,” kata Andi Riantom

“@maiaestiantyreal Jakarta iki ker keraaasss,” tulis Yunet, sapaan Yuni Shara.

PPP Rayakan Kemenangan di Pilbup Bogor

BOGOR DAILY-Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Bogor, Jawa Barat terpilih Ade Yasin-Iwan Setiawan bersama masyarakat merayakan kemenangan setelah ditetapkan pada rapat pleno rekapitulasi Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat.

“Ini adalah berkat masyarakat yang telah bersatu untuk memberikan amanah menjadi pemimpin daerah dengan mengusung program utama yang mengemas pada Panca Karsa,” kata Ketua DPW PPP Jawa Barat Ade Yasin, di Cibinong, Sabtu (7/7/2018).

Menurut dia, program itu lebih kepada pembenahan program pemerintahan pada bidang pelayanan, pendidikan, kesehatan, penuntasan pengangguran dan kemiskinan.

Tetapi, dalam pelaksanaannya akan dikemas melalui tim teknis pemetaan program dengan pola sinergi pemerintah daerah dengan dewan perwakilan rakyat daerah (DPRD) setempat.

Selain itu, perlu komunikasi dengan masyarakat agar pelaksanaan program dapat berjalan pada tahun 2019 bisa menjadi lebih baik.

“Ini terlaksana dari bulan Juli hingga November 2018, dengan melakukan pembicaraan mengenai pelaksanaan program yang dibutuhkan pada 40 kecamatan,” katanya lagi.

Menurutnya, pada lima program tersebut akan diperkuat dengan peraturan daerah (perda), sehingga pelaksanaannya dapat berjalan sesuai keinginan bersama.

Ia menambahkan, pelantikan bupati dan wakil bupati Bogor terpilih akan terlaksana pada bulan Desember 2018.

Namun dia mengingatkan meskipun sudah menang, tetapi secara perjuangan baru terjadi dan perlu semangat untuk mewujudkannya.

“Ini dengan jalan perjuangan satu, dan perbedaan yang membuat warna pada sistem pemerintahan serta masyarakat harus berani untuk mengkritisinya,” katanya pula.

Ibunya Asyik Masak, Anaknya Sudah Mengapung di Kolam

BOGOR DAILY-Kejadian memilukan ini terjadi di Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Akibat ditinggal memasak, balita tewas di kolam pemancingan. Bocah berusia dua tahun bernama Amar Mubarok ditemukan telah mengapung di sebuah lokasi kegiatan memancing yang berada di Kampung Leuwi Jambe, Desa Karang Tengah, Babakan Madang, Bogor.

AKP Ita Puspitalena, Kasubag Humas Polres Bogor menjelaskan bahwa adanya jasad Amar Mubarok pertama kali diketahui oleh pekerja bangunan di sekitar kolam. Sekitar pukul 17.00 WIB pada Sabtu (07/07/2018).  Ia lantas menjelaskan detail kejadian ditinggal memasak, balita tewas di kolam pemancingan.

“Saksi kemudian memanggil warga dan keluarganya. Korban diangkat dari kolam pemancingan dalam kondisi sudah lemas,” kata Ita, Minggu (08/07/2018).

Malang, korban meninggal dunia dalam perjalanan ke klinik terdekat. Dari hasil pemeriksaan polisi di lokasi kejadian, diketahui korban sedang bermain bersama kakaknya yang berusia 5 tahun. Mereka berdua bermain di depan rumah saat ditinggal ibu mereka memasak selama 30 menit.

“Jadi saat, itu korban ditinggal ibunya memasak di dapur.Lalu korban bermain bersama kakaknya yang masih lima tahun. Tanpa diketahui siapapun, korban sudah berada di kolam dengan kedalaman dua meter,” lanjut Kasubag Humas Polres Bogor.

Dengan kejadian nahas ini, keluarga korban bermusyawarah serta menerima kematian Amar sebagai musibah. Jasadnya dimakamkan pihak keluarga di pemakaman umum setempat.

“Keluarga menolak untuk dilakukan autopsi terhadap korban dan menerima kejadian itu dengan ikhlas. Kami mengimbau agar orangtua tidak meninggalkan anak-anaknya bermain sendiri dan mengawasinya terutama yang masih balita,” pungkas Ita.

Harapannya, tidak akan ada lagi kejadian ditinggal memasak, balita tewas di kolam pemancingan.

 

Warga Bogor Jadi Korban di Kebakaran Kemenhub

BOGOR DAILY-Unit Ambulans Gawat Darurat Dinas Kesehatan (AGD Dinkes) DKI Jakarta merilis 17 nama korban kebakaran Kemenhub di Gedung Karya Kementerian Perhubungan, Minggu (8/7/2018). Ada 3 orang meninggal dunia dan 14 orang selamat.

Saat ini tiga jenazah atas nama Khairul, Santoso dan Muhammad Ridwan masih berada di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo untuk proses identifikasi lebih lanjut.

Sementara itu, dua korban selamat atas nama Syaikhun Afandi (25) dan Suyono (42) masih dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tarakan. Sedangkan 12 orang lainnya telah menerima penanganan di tempat dan telah diperbolehkan pulang.

Diagnosa keempat belas korban selamat tersebut tercatat mengalami dyspnea atau sesak nafas karena kekurangan oksigen.

Dinkes DKI Jakarta menurunkan tujuh unit ambulans untuk membantu mengevakuasi korban kebakaran Gedung Karya Kemhub yang dilaporkan terbakar, Minggu sekitar pukul 04.30 WIB.

Hingga pukul 13.40 WIB, proses penyisiran masih dilakukan petugas Dinas Pemadam Kebakaran Jakarta Pusat sejak api berhasil dipadamkan pada sekitar pukul 08.00 WIB.

Berikut nama-nama korban yang diidentifikasi tim AGD Dinkes DKI Jakarta:

1. Teguh (34) alamat Bogor
2. Acep (60) alamat Purwokerto
3. Haryadi (33) alamat Pulo Gadung, Jakarta Timur
4. Agus (24) alamat Kutoarjo
5. Ashori (47) alamat Jepara
6. Nur Afif (41) 7. Adam (21) alamat BSD Serpong
8. Syaikhun Afandi (25) alamat Lebak Siu, Jakarta Selatan
9. Suyono (42) alamat Lebak Bulus, Jakarta Selatan
10. Prapto (28) 11. Niko
12. Wito
13. Masena (32)
14. Khairul (meninggal dunia)
15. Santoso (meninggal dunia)
16. Muhammad Ridwan (meninggal dunia)
17. Afandi

 

Aktivis 98 Usulkan 7Juli Jadi Hari Kebhinekaan

 

BOGOR DAILY – Aktivis 98 mengadakan rembug nasional dengan tema Rakyat Melawan Intoleransi, Radikalisme dan Terorisme di JI Expo Kemayoran, Jakarta Pusat, Sabtu (7/7).  Selama 20 tahun, para aktivis beranggapan kalau perjuangan reformasi masih belum selesai. Ini dipicu adanya  penumpang gelap yang coba melakukan manuver dengan melakukan hal-hal yang tak sejalan dengan ideologi negara, Pancasila.

Termasuk adanya pihak yang ingin menggantikan Kebhinekaan yang saat ini sudah ada serta mengganti Pancasila dengan  ideologi dari internasional. “Kami sudah rumuskan dalam pertemuan sebelumnya. Intinya bahwa kamu tetap akan menjaga, mengawal NKRI sebagai harga mati,”ujar Radyo Adi, salah satu perwakilan Aktivis 98 dari Bogor.

Tak cuma itu, para aktivis juga mengusulkan pada Presiden Joko Widodo agar setiap 7 Juli itu menjadi Haru Kebhinekaan. “Kami juga ingin agar teman-teman yang gugur pada 98 menjadi pahlawan nasional,”terangnya.

Menurut Radyo, acara Rembug Nasional ini penting sebagai tonggak perjuangan aktIvis 98. Sekaligus mengukuhkan soal dukungan Aktivis’98 untuk melanjutkan dua periode sesuai kesepakatan aktivis 98. “Pak Jokowi adalah anak reformasi. Track recordnya baik. Ini tidak bisa terbantahkan,”tandasnya

Aksi Celine Dion Sukses Sihir Penonton di SICC Bogor

BOGOR DAILY- Usia senja tak mengurangi kualitas vokal Celine Dion. Penyanyi 50 tahun asli Kanada itu benar-benar layak mendapat gelar diva. Tadi malam (7/7), Dion sukses membuat sekitar 5000 orang penonton terpukau di konser solo perdana Celine Dion Live 2018 di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor.

Ini merupakan pertama kalinya Celine Dion konser di Indonesia. Tetapi, ternyata sang diva pop dunia ini sudah lama mengidamkan tampil di tanah air.

“Aku sudah lama ingin berkunjung ke sini. Akhirnya sekarang baru bisa,” ujarnya.

Penampilan perdananya di Indonesia langsung disambut antusias pencinta musik di tanah air. Sebagian besar kelas tiket sold out. Bahkan, barisan bangku terdepan atau zona Diamond yang harganya mencapai sekitar Rp 25 juta terjual habis!

Konser dimulai pukul 20.30 WIB. Setelah penyanyi pembuka Veronic Dicaire tampil, sang diva membuka konser dengan salah satu lagu hit-nya, The Power of Love. Dia tampak cantik dalam setelan emas yang dibawanya sendiri.

Selama kurang lebih 2 jam, istri mendiang Rene Angelil itu membawakan sekitar 23 lagu. Di antaranya adalah superhit I’m Alive, To Love You More, All By Myself, dan Because You Loved Me.

Tak lupa, Celine Dion pun menyanyikan original soundtrack (OST) dari beberapa film. Misalnya, Beauty and The Beast dari film berjudul sama dan Ashes dari film Deadpool 2.

Melihat para fans menyanyikan lagunya dengan lancar, Celine Dion rupanya merasa sangat tersanjung.

“Terima kasih sudah mendengar lagu-lagu saya hampir 30 tahun,” kata Dion.

Para penonton memang datang dari beragam usia. Ada lansia, orang dewasa, hingga remaja. Hal ini tak mengherankan mengingat Celine Dion sudah berkarir cukup lama. Alhasil, lagu-lagunya dinikmati tiap generasi berbeda.

Di lagu-lagu bertempo sedang, Celine Dion tak malu berjoget dengan asyik dan energik. Bahkan, di lagu Falling Into You, dia berdansa dengan seorang penari latar pria. Suaranya tetap stabil walaupun menyanyi sambil berdansa.

Di akhir konser, Celine Dion memberikan penampilan puncak yang ditunggu-tunggu. Dia membawakan lagu super populer My Heart Will Go On yang merupakan OST Titanic.

4 Atlet Panahan Dapat Jaket Gratis dari Jokowi

BOGOR DAILY- Empat anggota Komunitas Panahan mendapatkan jaket Asian Games dari Presiden Joko Widodo atau Jokowi secara cuma-cuma.  Mereka mendapatkan jaket tersebut saat mengikuti acara pertemuan dengan Jokowi di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat pada Sabtu (7/7).

Pada acara ini, Jokowi terlihat mengenakan jaket Asian Games berwarna merah. Namun, di tengah-tengah sambutannya, Jokowi melepas jaket yang dikenakannya itu. “Saya lihat-lihat kok saya pake jaket sendiri. Saya lepas aja ya,” kata Jokowi di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Sabtu (7/7).

Ternyata, Jokowi punya niatan lain. Ia ingin memberikan jaket tersebut kepada salah satu pemanah yang hadir. “Mau saya berikan ini. Mau saya berikan jaket saya ini,” ucap Jokowi.

Alhasil, Jokowi pun memberikan jaketnya itu kepada atlet panah asal Papua. “Karena dari Papua, jauh banget. Saya kasih,” kata Jokowi. Selain pemanah asal Papua, mantan Wali kota Solo ini juga memberikan jaket Asian Games kepada dua atlet lainnya. Namun, warna jaketnya berbeda dengan yang Jokowi kenakan, yakni warna hitam.

Dua atlet yang beruntung mendapat jaket Jokowi berasal dari Semarang dan Palembang.”Ini ada ukuran M. Cukup ya. Sudah habis,” ujar Jokowi.

Selain jaket Asian Games, mantan Gubernur DKI Jakarta itu juga memberikan dua buah sepeda untuk pemanah muda. Mereka yang mendapatkan sepada merupakan pemanah asal Solo dan Bogor. Sebelum membagikan sepeda, Jokowi terlebih dahulu menguji mereka dengan hapalan Pancasila.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo atau Jokowi menerima kunjungan puluhan anggota Komunitas Panahan di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat pada Sabtu (7/7/2018).

Pantauan di lokasi, Jokowi menerima mereka di halaman belakang Istana Kepresidenan. Para anggota Komunitas Panahan juga merupakan turnamen 2nd Bogor Open Archery 2018.

“Sore hari ini saya sangat berbahagia bisa bertemu dengan komunitas pemanah, club-club emanah, anak-anak yang jago memanah,” kata Jokowi di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Sabtu (7/7/2018).

Dalam sambutannya, Jokowi berharap para anggota komunitas panahan ini agar bisa menciptakan bibit-bibit muda penerus atlet di cabang olahraga memanah. Sehingga, kata Jokowi, Indonesia bisa berprestasi di kompetisi memanah tingkat internasional.

“Karena kalau dimulai sejak kecil, usia dini ini akan mempermudah pembibitan sejak awal. Bibit-bibit muda yang baik, saya kira akan mudah regenerasi pemanah-pemanah untuk waktu-waktu yang akan datang,” ucap Jokowi.

Kejuaraan Nasional, Bogor Open Archery Championship 2018 berlangsung di Lapangan Wirayudha, Pusat Pendidikan Zeni kodiklat TNI AD, Kota Bogor sejak Kamis 5 Juli 2018. Kejuaraan ini diikuti 732 peserta dari 24 provinsi daerah, 102 klub dan dua klub dari negara Malaysia.

Kejuaraan tersebut memperebutkan piala bergilir Presiden dan akan ditutup pada Minggu (8/7/2018) mendatang