Home Blog Page 301

Cek Harga Emas Antam Minggu 22 Februari 2026, Siap Beli?

0

Bogordaily.net – Bagi Anda yang penasaran simak daftar harga emas logam mulia (LM) Antam terbaru yang dijual pagi ini per gram Minggu 22 Februari 2026.

Antam tetap menyediakan berbagai ukuran berat emas lm mulai dari yang terkecil, yaitu 0,5 gram, hingga yang terbesar, 1.000 gram.

Harga Emas Antam Minggu 22 Februari 2026

Segini harga emas produksi Antam :

0,5 gram: Rp 1.556.000
1 gram: Rp 3.012.000
2 gram: Rp 5.964.000
3 gram: Rp 8.921.000
5 gram: Rp 14.835.000
10 gram: Rp 29.615.000
25 gram: Rp 73.912.000
50 gram: Rp 147.745.000
100 gram: Rp 295.412.000
250 gram: Rp 738.265.000
500 gram: Rp 1.476.320.000
1.000 gram (1 kg): Rp 2.952.600.000

Manfaat Beli Emas Logam Mulia

1. Nilainya Stabil

Salah satu hal yang membuat banyak orang berminat menabung emas yaitu karena nilai emas stabil.

Walaupun terkadang mengalami penurunan nilai, namun nilainya cenderung naik dari waktu ke waktu.

Harga yang stabil membuat banyak investor emas bisa mendapatkan keuntungan besar di masa yang akan datang.

2. Modal Awal Relatif Kecil

Sejauh ini mungkin banyak di antara kita yang mengira bahwa tabungan emas memerlukan modal awal yang besar. Padahal, menabung emas bisa dimulai dari nominal kecil.

Anda dapat menabung emas Antam mulai dari 0,01 gram dengan biaya fasilitas penitipan emas per tahun sebesar Rp30.000.

3. Likuiditas Tinggi

Keunggulan tabungan emas Antam lainnya yaitu likuiditasnya tinggi atau mudah dicairkan.

Anda dapat mencairkan tabungan emas dalam bentuk emas batangan atau uang tunai sesuai saldo gram emas yang dimiliki.

Lembaga penyedia tabungan emas ini biasanya menyediakan fasilitas buyback atau beli kembali emas.

Misalnya, saat Anda memiliki tabungan emas, Anda dapat menjualnya kembali dengan nominal minimal sesuai ketentuan yang berlaku.

4. Bisa Menjadi Jaminan Gadai

Ketika Anda membutuhkan uang dalam waktu cepat, namun tidak ingin menjual emas yang dimiliki.

Maka Anda bisa menjadikan emas tersebut sebagai jaminan. Hal ini dikarenakan, emas memiliki nilai ekonomis, sehingga dapat dijadikan sebagai jaminan.

Tak hanya itu, nilai gadai emas juga lebih tinggi dibandingkan barang lain karena harganya sudah diketahui pasti.

Dengan memilih gadai, emas yang dijadikan sebagai jaminan tidak akan berpindah kepemilikannya.

Emas tersebut tetap menjadi milik Anda dan saat ada uang lagi, Anda dapat menebus emas tersebut kembali.

Demikian update harga emas LM Antam per gram hari ini yang dijual, Minggu 22 Februari 2026.***

Waspada! Ramalan Cuaca Minggu 22 Februari 2026, Kota Bogor Diguyur Hujan

0

Bogordaily.net – Ramalan cuaca terbaru untuk Kota Bogor pagi hari ini, Minggu 22 Februari 2026 menurut BMKG akan diguyur hujan.

Kota Bogor yang dikenal dengan julukan Kota Hujan memang kerap kali mengalami perubahan cuaca yang cepat dan tak terduga.

Oleh karena itu, mengetahui kondisi cuaca secara akurat sangat penting agar aktivitas harian Anda tidak terga nggu, baik saat berangkat kerja, sekolah, maupun beraktivitas di luar ruangan.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah merilis prakiraan cuaca khusus untuk wilayah Bogor dan sekitarnya. Hari ini Bogor diperkirakan berawan seharian.

Informasi ini mencakup prediksi suhu, kelembapan, potensi hujan, dan peringatan dini cuaca ekstrem jika ada.

Jadi, pastikan Anda menyimak ulasan lengkapnya agar bisa lebih waspada dan menyesuaikan rencana kegiatan Anda sepanjang hari ini.

Ramalan Cuaca Bogor Minggu 22 Februari 2026

Berikut adalah prakiraan cuaca lengkap di masing-masing wilayah Kota Bogor:

Bogor Selatan

Cuaca: Hujan Ringan
Suhu: 21-26°C
Kelembapan:79–98%

Bogor Timur

Cuaca: Hujan Ringan
Suhu: 22-27°C
Kelembapan:877–97%

Bogor Tengah

Cuaca: Hujan Ringan
Suhu: 22-28°C
Kelembapan:73-96%

Bogor Barat

Cuaca: Hujan Ringan
Suhu: 23-28°C
Kelembapan: 73–97%

Bogor Utara

Cuaca: Hujan Ringan
Suhu: 22-28°C
Kelembapan: 74–97%

Tanah Sareal

Cuaca: Hujan Ringan
Suhu: 23-29°C
Kelembapan:72–97%

Walau cerah, untuk jaga-jaga apabila memiliki kegiatan di luar rumah, disarankan untuk selalu membawa perlengkapan seperti jas hujan atau payung.

Jangan lupa mengenakan pakaian hangat untuk menjaga tubuh tetap nyaman di suhu yang relatif sejuk.

Selain itu, konsumsi vitamin dan cukup istirahat sangat penting untuk menjaga daya tahan tubuh Anda di tengah cuaca yang basah dan lembap.

BMKG secara rutin menyediakan pembaruan cuaca untuk seluruh wilayah Indonesia, termasuk Kota Bogor.

Anda dapat memantau akun resmi media sosial BMKG di Instagram atau Twitter untuk mendapatkan informasi terkini tentang prakiraan cuaca, suhu, kecepatan angin, dan tingkat kelembapan udara.

Demikian ramalan cuaca Kota Bogor untuk Minggu 22 Februari 2026. Semoga informasi ini membantu Anda dalam merencanakan aktivitas harian dengan lebih baik.***

Menkop Dorong Tingkatkan Daya Tawar Petani Tembakau Madura

0

Bogordaily.net – Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono menegaskan komitmen pemerintah dalam memperkuat ekosistem koperasi nasional.

Hal itu disampaikannya pada pengukuhan Koperasi Induk Tembakau Madura Sejahtera (KITMAS) di Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, Sabtu sore (21/2).

Menkop menekankan bahwa koperasi induk tersebut diharapkan mampu menjadi wadah strategis bagi petani tembakau di Madura dalam meningkatkan posisi tawar terhadap industri besar.

“Koperasi Induk Tembakau Madura Sejahtera ini harus menjadi rumah besar bagi petani tembakau, sekaligus meningkatkan posisi tawar mereka agar setara dengan pelaku industri besar,” tegasnya.

Ia juga memastikan bahwa produk-produk lokal masyarakat akan menjadi prioritas untuk dipasarkan melalui jaringan Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes/Kel) Merah Putih di seluruh Indonesia.

Lebih lanjut, Menkop menegaskan keberpihakan pemerintah terhadap koperasi dan pelaku usaha kecil, termasuk pedagang tradisional. Ia menyebut, keberadaan koperasi desa diharapkan dapat memperkuat ekosistem ekonomi lokal sekaligus menciptakan kemandirian desa.

“Ini adalah momentum langka, ketika pemerintah memiliki keberpihakan kuat terhadap koperasi sebagai sokoguru perekonomian nasional,” ujarnya.

Turut hadir dalam Agenda tersebut Bupati Pamekasan DR.KH.Kholilurrahman, Wakil Bupati Pamekasan H. Sukriyanto, Pengasuh Ponpes Al – Hamidi KH.Moh. Rofi Baidhowi, Direktur Utama Pondok Pesantren Sunan Drajat Gus Anas Al Hifni, Ketua DPRD Kabupaten Pamekasan Ali Masykur S.H, para Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pamekasan, CEO PT Bawang Mas Group H.Her (Khairul Umam), Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jawa timur Endy Alim Abdi Nusa, Kepala Dinas Koperasi,UKM dan Ketenagakerjaan Kabupaten Pamekasan, Achmad Sjaifudin, beserta Forkopimda Kabupaten Pamekasan dan seluruh Camat dan Kepala Desa di Kabupaten Pamekasan.

Pada kesempatan itu, Menkop menyampaikan bahwa pemerintah tengah menjalankan program strategis pembentukan Kopdes Merah Putih yang digagas oleh Presiden Prabowo Subianto.

“Ini bukan tugas yang ringan, namun alhamdulillah seluruh koperasi desa dan kelurahan Merah Putih telah berbadan hukum sejak Juli 2025,” ujar Menkop.

Hingga saat ini, pembangunan fisik berupa gudang dan sarana pendukung koperasi telah mencapai lebih dari 30.000 unit di seluruh Indonesia, dengan sekitar 1.000 unit telah selesai 100 persen. Pemerintah menargetkan seluruh pembangunan tersebut rampung pada Mei 2026 dan siap dioperasionalkan.

“Selain pembangunan fisik, kami juga menyiapkan sumber daya manusia melalui pelatihan, rekrutmen pengurus, serta pendampingan operasional koperasi,” tambahnya.

Ia menegaskan, koperasi desa tidak hanya berfungsi sebagai lembaga ekonomi, tetapi juga sebagai instrumen pemberdayaan masyarakat desa agar menjadi pelaku utama ekonomi, bukan sekadar penerima manfaat.

Menurutnya, pemerintah juga membuka akses permodalan seluas-luasnya bagi koperasi desa, termasuk melalui dukungan pembiayaan dari perbankan. Dengan demikian, masyarakat desa memiliki kesempatan untuk mengembangkan usaha berbasis potensi lokal.

Dalam konteks penguatan ekonomi lokal, Menkop menyoroti pentingnya kehadiran pusat distribusi di setiap wilayah untuk menopang aktivitas koperasi desa. Pusat distribusi tersebut akan menyalurkan kebutuhan pokok, barang subsidi, hingga produk lokal hasil masyarakat.

Mengakhiri sambutannya, Menkop menyampaikan apresiasi atas pengukuhan KITMAS dan berharap koperasi tersebut dapat berkembang menjadi lembaga yang produktif, inklusif, dan berkelanjutan.

“Selamat atas pengukuhan Koperasi Induk Tembakau Madura Sejahtera. Semoga koperasi ini menjadi rumah yang aman dan produktif bagi para anggotanya,” pungkasnya.

Bupati Pamekasan Kholilurrahman, mengapresiasi pengukuhan pengurus KIPMAS dalam kesempatan tersebut. Ia berharap pengukuhan tersebut membawa dampat positif bagi perekonomian lokal, khususnya sektor pertanian.

“Mudah-mudahan pengukuhan pengurus KITMAS membawa barokah pada Pamekasan, sehingga dengan demikian para petani, terutama petani pembakau itu bisa bangkit dari keterpurukan,” jelas Bupati.

Sementara itu CEO PT Bawang Mas Group Khairul Umam, berharap agar pengukuhan ini menjadi momentum bagi kebangkitan para petani garam dan tembakau.

Khairul Umam juga mendorong agar produk-produk dari para petani tembakau dan garam dapat diserap oleh ekosistem koperasi ke depannya.

“Dan kalau sudah ada koperasi nanti lebih enak, dananya dapat dikucurkan untuk membeli tembakau dari petani di sini,” ujar Khairul Umam.

Longsor Terjang Belakang Rumah Warga di Tanah Sareal Bogor, BPBD Lakukan Penanganan Darurat dan Evakuasi Huntara

0

Bogordaily.net – Pergeseran tanah disertai longsor terjadi di bagian belakang rumah warga RT 02 RW 03, Kelurahan Tanah Sareal, Kota Bogor pada hari ini Sabtu, 21 Februari 2026.

Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor, bersama instansi terkait langsung melakukan penanganan untuk mencegah kerusakan lebih parah di Kelurahan Tanah Sareal tersebut.

Berdasarkan pantauan di lokasi, dinding penahan tanah terlihat retak dan menggantung di sisi tangga akses warga.

Struktur bangunan di bagian atas juga mengalami kerusakan pada dinding bata, sementara sebagian atap mulai dibongkar sebagai langkah antisipasi ambruk susulan.

Lurah Tanah Sareal, Irfan Kurniawan, mengatakan kejadian bermula dari laporan warga terkait pergeseran tanah di wilayah perbatasan RT 02, RT 03, dan RT 04. Namun, titik utama longsoran berada di RT 02 RW 03.

“Kami langsung menindaklanjuti laporan tersebut dengan berkoordinasi bersama BPBD dan Disperumkim yang sudah melakukan pengecekan ke lokasi,” ujarnya.

Ia memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, warga terdampak telah diusulkan untuk dipindahkan ke hunian sementara (huntara) melalui program Bantuan Stimulan Tempat Tinggal (BSTT).

“Proses administrasinya saat ini sedang kami teruskan ke Dinas Sosial. Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini,” katanya.

Sementara itu, penanganan teknis darurat dilakukan BPBD dengan membongkar bagian atap dan dinding yang menggantung.

Area sisi kiri bangunan rencananya akan dikosongkan dan diratakan untuk mengurangi beban tanah.

“Kami juga dibantu warga untuk mengangkut puing-puing bangunan agar tidak menumpuk di area rawan. Sementara itu, area di sisi kanan bangunan masih relatif aman,” jelas Irfan.

Ia menambahkan, tingkat kerusakan bangunan diperkirakan sekitar 20 persen dari keseluruhan rumah. Bagian yang terdampak paling parah berada di sisi belakang, meliputi dapur dan kamar mandi yang telah ambruk.

Menurutnya, curah hujan tinggi dari malam hingga subuh menjadi pemicu utama longsor. Kondisi diperparah oleh saluran air di area tangga yang tertutup bangunan warga sehingga aliran air tidak berjalan normal.

“Karena air tidak mengalir dengan benar, akhirnya meresap dan menggerus tanah di bawah konstruksi. Padahal secara fisik bangunan ini masih cukup kuat karena memiliki penahan,” tuturnya.

Pemerintah kelurahan mengimbau warga untuk sementara mengosongkan area rawan serta tidak menutup saluran air dengan bangunan pribadi.

“Kami harap ke depan tidak ada lagi penutupan saluran air oleh konstruksi rumah pribadi, karena air yang tertahan bisa masuk ke struktur tanah dan membahayakan bangunan itu sendiri,” pungkasnya.

( Abizar)

Meneguhkan Ekonomi Rakyat dari Desa

0

Bogordaily.net – Desa adalah akar kehidupan ekonomi Indonesia. Dari sawah, ladang, pasar kecil, hingga warung sederhana, denyut ekonomi rakyat sesungguhnya berawal dari sana.

Karena itu, ketika pemerintah mendorong penguatan koperasi desa, langkah tersebut bukan sekadar program administratif, melainkan ikhtiar strategis membangun kemandirian dari bawah.

Belakangan, publik ramai membicarakan pernyataan pejabat pemerintah mengenai pengembangan Koperasi Desa (Kopdes) dan hubungannya dengan ritel modern. Perbincangan itu memunculkan pro dan kontra, seolah-olah koperasi harus “berhadapan” dengan minimarket besar. Padahal, semangat dasarnya adalah memberi ruang tumbuh bagi ekonomi lokal.

Koperasi desa sejatinya bukan pesaing siapa pun. Ia adalah rumah bersama warga. Di sanalah petani menitip hasil panen, ibu-ibu membeli kebutuhan pokok, dan pemuda desa belajar berwirausaha. Koperasi hadir dengan semangat gotong royong — nilai asli bangsa yang telah hidup jauh sebelum ritel modern berdiri.

Arah Kebijakan Pemerintah yang Berpihak

Dalam sejumlah pernyataan resmi, Ferry Juliantono menegaskan bahwa pemerintah tidak berniat menutup atau mematikan ritel modern. Klarifikasi ini penting agar tidak terjadi kesalahpahaman di tengah masyarakat.

Yang disampaikan pemerintah lebih pada pengaturan ekspansi gerai baru di wilayah desa, supaya koperasi yang sedang tumbuh tidak langsung tersisih oleh kekuatan modal besar. Kebijakan ini adalah bentuk afirmasi — keberpihakan sementara — agar pelaku ekonomi kecil punya kesempatan berkembang.

Dengan kata lain, koperasi desa ingin diberi “napas” terlebih dahulu. Ketika fondasinya kuat, stok barang rapi, harga bersaing, manajemen profesional barulah persaingan berlangsung sehat. Prinsipnya bukan melarang, melainkan menyeimbangkan.

Langkah ini juga selaras dengan visi pemerataan pembangunan. Desa tidak boleh hanya menjadi pasar bagi produk kota. Desa harus menjadi produsen, pengelola, sekaligus penikmat keuntungan ekonominya sendiri.

Kopdes dan Ritel Modern: Bukan Lawan, Tapi Ruang Tumbuh

Kehadiran Indomaret dan Alfamart selama ini memang membantu distribusi barang dan membuka lapangan kerja. Kontribusi itu tidak bisa diabaikan. Namun di desa-desa kecil, dominasi ritel besar kadang membuat usaha lokal sulit bernapas.

Di sinilah koperasi mengambil peran berbeda. Ia tidak semata mengejar laba, tetapi juga kesejahteraan anggota. Keuntungan kembali ke warga dalam bentuk sisa hasil usaha, modal bergulir, dan harga yang lebih ramah bagi masyarakat sekitar.

Jika dikelola profesional, koperasi desa bahkan bisa meniru sistem minimarket modern: rak tertata, pencatatan digital, pelayanan cepat. Bedanya, kepemilikannya kolektif. Setiap warga adalah pemilik, bukan sekadar pembeli.

Membangun Optimisme Ekonomi Gotong Royong

Karena itu, dukungan terhadap koperasi desa bukan hanya dukungan pada lembaga, tetapi pada masa depan ekonomi rakyat. Ketika koperasi kuat, uang berputar di desa, lapangan kerja tercipta di kampung sendiri, dan urbanisasi bisa ditekan.

Tantangannya tentu ada: tata kelola harus transparan, pengurus harus jujur, dan pelayanan harus profesional. Tanpa itu, koperasi sulit dipercaya. Maka pembinaan, pelatihan, dan pendampingan menjadi kunci keberhasilan program Kopdes.

Pada akhirnya, pilihan kita sederhana: membiarkan desa hanya menjadi konsumen, atau mendorongnya menjadi pelaku utama ekonomi. Mendukung koperasi desa berarti memilih kemandirian, gotong royong, dan keadilan sosial. Dari desa yang berdaya, Indonesia yang kuat akan lahir.

Oleh : Ari Supit

Ketua DPRD Apresiasi Satu Tahun Kepemimpinan Bupati Bogor Rudy Susmanto – Jaro Ade

0

Bogordaily.net – Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Sastra Winara, memberikan apresiasinya terhadap kinerja satu tahun Bupati Bogor Rudy Susmanto dan Wakil Bupati Bogor Ade Ruhandi atau Jaro Ade dalam memimpin Kabupaten Bogor.

Menurut Sastra, selama tahun pertama masa jabatan, pasangan Rudy–Jaro Ade telah menunjukkan progres pembangunan yang nyata, khususnya di sektor infrastruktur.

Ia menilai, perubahan tersebut sudah dapat dirasakan masyarakat, mulai dari kawasan ibu kota kabupaten hingga wilayah barat Kabupaten Bogor.

“Dalam satu tahun pemerintahan Pak Rudy Susmanto dan Pak Jaro Ade, sudah terlihat pembangunannya. Dari ibu kota Cibinong hingga ke ujung barat Kabupaten Bogor, progresnya nyata,” kata Sastra, Sabtu, 21 Februari 2026.

Menurut Sastra, penataan kawasan Cibinong Raya sebagai salah satu indikator keseriusan pemerintah daerah dalam memperbaiki wajah pusat pemerintahan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi wilayah.

Ia menambahkan, pasangan kepala daerah tersebut masih memiliki waktu empat tahun ke depan untuk merealisasikan berbagai program prioritas yang menjadi harapan masyarakat.

Karena itu, ia berharap pembangunan tidak hanya difokuskan pada infrastruktur, tetapi juga diperkuat di sektor pendidikan dan kesehatan.

“Mudah-mudahan hingga akhir masa jabatan nanti dapat terus berbakti untuk Kabupaten Bogor. Penguatan sektor pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur harus kita dukung bersama agar bisa diselesaikan dengan optimal,” jelasnya.

Sementara itu, pihaknya siap bersinergi dengan pemerintah daerah guna memastikan seluruh program berjalan sesuai rencana serta memberikan dampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat.

(Albin)

Kick Off Rencana Bisnis 2026, Wali Kota Bogor Tekankan Integritas Bank Kota Bogor

0

Bogordaily.net – Integritas menjadi faktor penting dalam menjalankan rencana bisnis Bank Kota Bogor. Hal tersebut disampaikan oleh Dedie A. Rachim selaku Kuasa Pemilik Modal Bank Kota Bogor saat menghadiri Kick Off Meeting Rencana Bisnis 2026 yang digelar sebagai langkah awal penyusunan strategi perusahaan untuk tahun mendatang.

Dalam paparannya, Dedie A. Rachim menegaskan bahwa integritas merupakan fondasi utama bagi lembaga keuangan daerah dalam menjalankan operasional maupun mengembangkan bisnis secara berkelanjutan. Ia juga menilai bahwa perencanaan bisnis yang matang sangat diperlukan agar Bank Kota Bogor mampu terus tumbuh menjadi lembaga perbankan yang profesional, sehat, serta memiliki daya saing.

Kehadiran Wali Kota Bogor dalam kegiatan tersebut sekaligus menjadi bentuk dukungan nyata dari Pemerintah Kota Bogor terhadap penguatan kinerja Bank Kota Bogor. Dukungan tersebut diharapkan dapat mendorong seluruh jajaran manajemen untuk menyusun strategi yang tepat dalam mencapai target kinerja tahun 2026.

Selain memberikan arahan, kehadiran Dedie A. Rachim juga menjadi motivasi dan dorongan moral bagi seluruh jajaran Bank Kota Bogor dalam memperkuat tata kelola serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Sementara itu, Direktur Utama Bank Kota Bogor, Tommy Indira Gunawan, menyampaikan bahwa sinergi dan dukungan dari Pemerintah Kota Bogor menjadi penguat komitmen perusahaan untuk terus meningkatkan kinerja, tata kelola perusahaan yang baik, serta pelayanan kepada masyarakat Kota Bogor.

Melalui Kick Off Meeting Rencana Bisnis 2026 ini, Bank Kota Bogor menegaskan komitmennya untuk terus berkembang sebagai bank daerah yang berintegritas, profesional, dan mampu memberikan kontribusi positif bagi perekonomian daerah.***

Hari Peduli Sampah Nasional 2026, BRI Tegaskan Komitmen Peduli Sampah dan Wujudkan Astacita Lingkungan melalui ”BRI Peduli Yok Kita Gas”

0

Bogordaily.net – BRI terus melakukan berbagai inisiatif dalam mengatasi persoalan sampah melalui program-program yang secara nyata membantu penanganan masalah sampah di berbagai wilayah Indonesia. Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) BRI Peduli, BRI kembali menunjukkan komitmennya dalam mengatasi persoalan sampah serta menjaga kelestarian lingkungan melalui program BRI Peduli “Yok Kita Gas”.

Kali ini, BRI Peduli “Yok Kita Gas” dilaksanakan melalui kegiatan edukasi dan sosialisasi pengelolaan sampah di Bank Sampah Cantik Resik yang terletak di Kelurahan Jatikramat, Kota Bekasi, Jawa Barat. Kegiatan ini sekaligus dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Peduli Sampah Nasional yang jatuh setiap tanggal 21 Februari dan melibatkan ratusan masyarakat yang terdiri atas pengurus Bank Sampah Cantik Resik, siswa/i SMPN 23 Kota Bekasi, serta masyarakat Kelurahan Jatikramat.

Kegiatan sosialisasi pengelolaan sampah dilaksanakan melalui pemaparan materi tentang inovasi produk. Kegiatan ini diselenggarakan untuk mengenalkan berbagai inovasi pengelolaan sampah berkelanjutan yang diharapkan dapat diadaptasi dan dijalankan di Kelurahan Jatikramat, Kota Bekasi.

Dalam sesi edukasi pilah sampah, masyarakat diberikan pemahaman tentang pengelolaan sampah yang baik. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pemilahan sampah, terutama sampah yang bersumber dari rumah tangga.

Para peserta juga diajak untuk melakukan kampanye lingkungan melalui lomba inovasi produk. Melalui kegiatan ini, peserta tidak hanya mendapatkan pemahaman teoritis, tetapi juga pengalaman nyata dalam menerapkan prinsip reduce, reuse, dan recycle.
Untuk mendukung pelaksanaan program BRI Peduli “Yok Kita Gas” di Bank Sampah Cantik Resik, BRI Peduli memberikan bantuan berupa dua unit komposter yang diharapkan dapat membantu mengelola sampah rumah tangga menjadi pupuk padat maupun cair, sehingga dapat mengurangi limbah yang dibuang ke TPA. Selain itu, diberikan pula keranjang sampah anorganik dan peralatan lainnya.

Corporate Secretary BRI, Dhanny, mengungkapkan bahwa sejalan dengan peringatan Hari Peduli Sampah Nasional, BRI menegaskan komitmen nyata dalam membantu mengatasi permasalahan sampah di berbagai daerah, terutama di kota-kota besar.

“Pelaksanaan Program BRI Peduli ‘Yok Kita Gas’ di Bank Sampah Cantik Resik dalam rangka Hari Peduli Sampah Nasional merupakan bentuk nyata kepedulian BRI dalam membantu mengatasi permasalahan sampah dan menjaga keseimbangan lingkungan,” ungkapnya.

Ia menambahkan, Program ‘BRI Peduli Yok Kita Gas’ juga merupakan wujud kontribusi BRI dalam Gerakan Indonesia ASRI merupakan inisiatif strategis yang dicanangkan oleh pemerintahan Presiden Prabowo Subianto untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui perbaikan lingkungan serta penguatan partisipasi social.

Hasilnya, program BRI Peduli “Yok Kita Gas” di Bank Sampah Cantik Resik berhasil mengumpulkan 95,7 kg sampah yang terdiri dari 8,18 kg sampah organik dan 87,52 kg sampah anorganik. Selain itu, kegiatan inovasi produk sampah juga menghasilkan empat produk olahan sampah anorganik dan satu produk olahan sampah organik.

Dhanny menambahkan bahwa BRI Peduli “Yok Kita Gas” secara nyata telah memberikan dampak bagi masyarakat di berbagai wilayah, baik dari sisi sosial, ekonomi, maupun lingkungan. Hal ini sejalan dengan komitmen BRI dalam mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs) yang tersirat dalam Pilar Pembangunan Sosial, Pilar Pembangunan Ekonomi, dan Pilar Pembangunan Lingkungan.

Sejak digulirkan pada 2021, program BRI Peduli “Yok Kita Gas” telah dilaksanakan di 117 lokasi di Indonesia yang tersebar di 45 bank sampah, 5 pasar tradisional, 44 kelurahan, 91 sekolah, 44 titik sungai, dan 25 titik penyebaran Collection Point Vending Machine.

Hasilnya, BRI Peduli “Yok Kita Gas” berhasil mengumpulkan 519,98 juta kg sampah anorganik, 779,74 juta kg sampah organik, menghasilkan 1.003 liter pupuk organik cair, 24.025 unit pupuk kompos, 777 liter eco enzyme, serta potensi reduksi emisi gas rumah kaca sebesar 2.366.226,88 kg CO2e.

Program ini juga telah menyalurkan 12 jenis pelatihan manajemen sampah, 45 unit mesin pengolahan sampah, 43 jenis peralatan penunjang bank sampah, 44 unit kendaraan penunjang bank sampah, 3 unit rumah maggot, 249 unit tempat sampah, 50 unit komposter, 1.960 unit kantong pilah, serta menghasilkan 5 inovasi produk pengelolaan sampah.

“Masyarakat di berbagai wilayah di Indonesia, terutama di wilayah padat pemukiman atau wilayah perkotaan, mendapatkan manfaat dari program ini, antara lain wawasan tentang kondisi pengelolaan sampah yang meningkatkan kesadaran terhadap lingkungan, serta keterampilan dalam memilah sampah dari rumah sehingga mampu mengatasi persoalan sampah rumah tangga,” imbuhnya.***

Hujan Lebat Diprediksi Berlanjut, BMKG Wanti-wanti Jawa–Bali Sepekan ke Depan

0

Bogordaily.net — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan curah hujan dengan intensitas ringan hingga lebat masih akan mendominasi wilayah Jawa–Bali dalam sepekan ke depan, seiring penguatan dinamika atmosfer regional.

Pelaksana Tugas Deputi Bidang Meteorologi, Andri Ramdhani, menyatakan hujan berintensitas lebat hingga ekstrem telah terpantau di sejumlah wilayah, termasuk kawasan Jabodetabek. Dalam periode 24 jam terakhir, curah hujan tercatat mencapai 179 mm di Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, serta 168 mm di Atang Sanjaya, Kabupaten Bogor, dengan durasi hujan berlangsung dari malam hingga pagi hari.

Di luar Jawa, BMKG juga mencatat hujan lebat di Sulawesi Utara (80,8 mm/hari), Jawa Barat (78,9 mm/hari), dan Kepulauan Riau (55,0 mm/hari).

Menurut BMKG, peningkatan intensitas hujan dipicu penguatan Monsun Asia yang membawa angin baratan kuat dan mempercepat pembentukan awan konvektif, terutama di wilayah barat dan selatan Indonesia. Aktivitas Madden-Julian Oscillation (MJO) di Samudra Hindia bagian barat Indonesia turut memperkuat potensi hujan di Sumatra, Jawa bagian barat, Kalimantan, dan Sulawesi utara.

Ke depan, BMKG menilai dinamika atmosfer tersebut masih akan berdampak signifikan terhadap kondisi cuaca nasional. Secara umum, hujan ringan hingga sedang diperkirakan mendominasi, namun masyarakat diminta mewaspadai potensi hujan lebat hingga sangat lebat di sejumlah wilayah, termasuk Banten, DI Yogyakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Barat, Sulawesi Utara, Sulawesi Barat, Maluku Utara, dan Papua Pegunungan.

BMKG menegaskan pemantauan atmosfer dilakukan secara intensif, dengan pembaruan informasi cuaca dan peringatan dini disampaikan secara berkala guna mendukung kesiapsiagaan pemerintah daerah dan masyarakat terhadap potensi cuaca ekstrem.***

OJK Selidiki 32 Influencer atas Dugaan Manipulasi Saham

0

Bogordaily.net — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menjatuhkan sanksi administratif kepada influencer pasar modal Belvin Tannadi berupa denda Rp5,35 miliar atas pelanggaran manipulasi harga saham. Regulator juga tengah menyelidiki 32 influencer lain yang diduga terlibat praktik serupa.

Anggota Dewan Komisioner OJK sekaligus Pelaksana Tugas Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon, Hasan Fawzi, mengatakan proses pendalaman masih berlangsung dan belum menghasilkan kesimpulan akhir.

Ia menegaskan berbagai bentuk pelanggaran di pasar modal—mulai dari manipulasi harga, penyebaran informasi menyesatkan, insider trading hingga perdagangan semu—menjadi dasar potensi sanksi pidana.

“Proses pemeriksaan dilakukan secara hati-hati dengan tetap menjunjung asas praduga tak bersalah,” ujarnya di kantor Bursa Efek Indonesia, Jakarta.

OJK Tegaskan Penegakan Hukum Tidak Tebang Pilih

OJK membuka ruang pelaporan publik terhadap dugaan pelanggaran influencer investasi. Terkait sorotan publik mengenai aktivitas media sosial Yudo Achilles Sadewa, putra Wakil Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Hasan menyatakan belum ada pemeriksaan karena belum ditemukan keterkaitan langsung dengan pergerakan pasar.

Menurut OJK, penyelidikan terhadap 32 influencer dilakukan berdasarkan indikasi awal pelanggaran, bukan pertimbangan selektif.

Modus Manipulasi Saham

Dalam kasus Belvin Tannadi, OJK menemukan pola transaksi menggunakan beberapa rekening efek untuk menciptakan pergerakan harga yang tidak mencerminkan kondisi permintaan dan penawaran riil. Aktivitas tersebut menimbulkan persepsi semu di pasar dan berpotensi memengaruhi keputusan investor.

Selain itu, yang bersangkutan disebut menyampaikan rekomendasi atau rencana transaksi saham melalui media sosial, lalu mengambil posisi jual atau beli dengan memanfaatkan respons pengikutnya.

Pelanggaran tersebut terjadi dalam perdagangan saham:

* PT Agro Yasa Lestari Tbk
* PT MD Pictures Tbk
* PT Bintang Samudera Mandiri Lines Tbk

Regulator: Influencer Boleh, Asal Patuh Aturan

OJK menegaskan influencer investasi memiliki peran penting dalam edukasi publik, namun harus mematuhi ketentuan pasar modal. Regulator menekankan batas tegas antara edukasi dan manipulasi pasar.

“Selama aktivitasnya untuk literasi dan edukasi yang benar, tentu kami dukung. Namun ada rambu-rambu yang wajib dipatuhi,” kata Hasan.

Langkah OJK ini menandai penguatan pengawasan terhadap aktivitas promosi investasi di media sosial di tengah meningkatnya partisipasi investor ritel di pasar saham domestik.***