Sunday, 19 April 2026
Home Blog Page 301

Setetes Darah untuk Sesama: RS Islam Bogor Ajak Warga Ikut Donor Darah

0

Bogordaily.net – Rumah Sakit (RS) Islam Bogor (RSIB) akan kembali menggelar kegiatan donor darah yang rutin dilaksanakan setiap tiga bulan sekali.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan stok kantung darah di Palang Merah Indonesia (PMI) Bogor, yang akan dilangsungkan di klinik MCU & Vaksin RS Islam Bogor, Jalan Perdana Raya No.22, RT.01/RW.10, Kedungbadak, Kecamatan Tanah Sereal, Kota Bogor, pada Jum’at 14 November 2025.

Kegiatan donor darah ini akan dimulai pukul 08:00 WIB hingga pukul 11:00 WIB. Bagi yang berminat untuk menjadi pendonor, terdapat syarat yang harus dipenuhi.

Calon pendonor harus dalam keadaan sehat jasmani dan rohani, berusia antara 17 hingga 60 tahun, serta memiliki berat badan minimal 50 kg.

Sebelum menjalani proses donor darah, calon pendonor akan menjalani pemeriksaan fisik.

Pemeriksaan tersebut meliputi pengecekan tekanan darah yang harus dalam keadaan normal, yaitu 120/80 mm/hg, serta kadar hemoglobin (HB) yang minimal 12,5 gr/dl untuk wanita dan 13 gr/dl untuk pria.

Selain itu, wanita yang ingin mendonorkan darahnya harus tidak sedang mengalami menstruasi atau menyusui, tidak sedang dalam konsumsi obat antibiotik, telah cukup istirahat dengan minimal tidur selama 6 jam pada malam sebelumnya, dan telah sarapan sebelum melakukan proses donor.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai pendaftaran dan persyaratan lainnya, calon pendonor dapat menghubungi nomor marketing di 0882-0000-00616

Dengan bergabung dalam kegiatan donor darah ini, kita dapat turut berperan dalam menyelamatkan nyawa orang lain.

Mari bergabung dan berikan sumbangsih darah kita untuk membantu sesama yang membutuhkan.(Ibnu Galansa)

Terbaru! Segini Harga Emas LM Antam Jumat 7 November 2025

0

Bogordaily.net – Berikut daftar harga emas logam mulia (LM) Antam terbaru yang dijual per gram pagi ini Jumat 7 November 2025.

Antam tetap menyediakan berbagai ukuran berat emas lm mulai dari yang terkecil, yaitu 0,5 gram, hingga yang terbesar, 1.000 gram.

Harga Emas Antam Jumat 7 November 2025

Segini harga emas produksi Antam :

Harga emas 0,5 gram: Rp 1.198.000
Harga emas 1 gram: Rp 2.296.000
Harga emas 5 gram: Rp 11.255.000
Harga emas 10 gram: Rp 22.455.000
Harga emas 25 gram: Rp 56.012.000
Harga emas 50 gram: Rp 111.945.000
Harga emas 100 gram: Rp 223.812.000
Harga emas 250 gram: Rp 559.265.000
Harga emas 500 gram: Rp 1.118.320.000
Harga emas 1.000 gram: Rp 2.236.600.000

Manfaat Beli Emas Logam Mulia

1. Nilainya Stabil

Salah satu hal yang membuat banyak orang berminat menabung emas yaitu karena nilai emas stabil.

Walaupun terkadang mengalami penurunan nilai, namun nilainya cenderung naik dari waktu ke waktu.

Harga yang stabil membuat banyak investor emas bisa mendapatkan keuntungan besar di masa yang akan datang.

2. Modal Awal Relatif Kecil

Sejauh ini mungkin banyak di antara kita yang mengira bahwa tabungan emas memerlukan modal awal yang besar. Padahal, menabung emas bisa dimulai dari nominal kecil.

Anda dapat menabung emas Antam mulai dari 0,01 gram dengan biaya fasilitas penitipan emas per tahun sebesar Rp30.000.

3. Likuiditas Tinggi

Keunggulan tabungan emas Antam lainnya yaitu likuiditasnya tinggi atau mudah dicairkan.

Anda dapat mencairkan tabungan emas dalam bentuk emas batangan atau uang tunai sesuai saldo gram emas yang dimiliki.

Lembaga penyedia tabungan emas ini biasanya menyediakan fasilitas buyback atau beli kembali emas.

Misalnya, saat Anda memiliki tabungan emas, Anda dapat menjualnya kembali dengan nominal minimal sesuai ketentuan yang berlaku.

4. Bisa Menjadi Jaminan Gadai

Ketika Anda membutuhkan uang dalam waktu cepat, namun tidak ingin menjual emas yang dimiliki.

Maka Anda bisa menjadikan emas tersebut sebagai jaminan. Hal ini dikarenakan, emas memiliki nilai ekonomis, sehingga dapat dijadikan sebagai jaminan.

Tak hanya itu, nilai gadai emas juga lebih tinggi dibandingkan barang lain karena harganya sudah diketahui pasti.

Dengan memilih gadai, emas yang dijadikan sebagai jaminan tidak akan berpindah kepemilikannya.

Emas tersebut tetap menjadi milik Anda dan saat ada uang lagi, Anda dapat menebus emas tersebut kembali.

Demikian update harga emas LM Antam per gram hari ini yang dijual Pegadaian, Jumat 7 November 2025.***

Cek Ramalan Cuaca Bogor Jumat 7 November 2025, Waspada Bogor Hujan Lagi

0

Bogordaily.net – Simak ramalan cuaca dari BMKG untuk Kota Bogor pagi hari ini, Jumat 7 November 2025 diperkirakan hujan ringan sepanjang hari.

Kota Bogor yang dikenal dengan julukan Kota Hujan memang kerap kali mengalami perubahan cuaca yang cepat dan tak terduga.

Oleh karena itu, mengetahui kondisi cuaca secara akurat sangat penting agar aktivitas harian Anda tidak terganggu, baik saat berangkat kerja, sekolah, maupun beraktivitas di luar ruangan.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah merilis prakiraan cuaca khusus untuk wilayah Bogor dan sekitarnya. Hari ini Bogor diperkirakan berawan seharian.

Informasi ini mencakup prediksi suhu, kelembapan, potensi hujan, dan peringatan dini cuaca ekstrem jika ada.

Jadi, pastikan Anda menyimak ulasan lengkapnya agar bisa lebih waspada dan menyesuaikan rencana kegiatan Anda sepanjang hari ini.

Ramalan Cuaca Bogor Jumat 7 November 2025

Berikut adalah prakiraan cuaca lengkap di masing-masing wilayah Kota Bogor:

Bogor Selatan

Cuaca: Hujan Ringan
Suhu: 21-28°C
Kelembapan: 70–97%

Bogor Timur

Cuaca: Hujan Ringan
Suhu: 22-28°C
Kelembapan: 69–97%

Bogor Tengah

Cuaca: Hujan Ringan
Suhu: 22-29°C
Kelembapan: 66-96%

Bogor Barat

Cuaca: Hujan Ringan
Suhu: 23-29°C
Kelembapan: 67–96%

Bogor Utara

Cuaca: Hujan Ringan
Suhu: 22-29°C
Kelembapan: 68–96%

Tanah Sareal

Cuaca: Hujan Ringan
Suhu: 23–30°C
Kelembapan: 66–95%

Walau cerah, untuk jaga-jaga apabila memiliki kegiatan di luar rumah, disarankan untuk selalu membawa perlengkapan seperti jas hujan atau payung.

Jangan lupa mengenakan pakaian hangat untuk menjaga tubuh tetap nyaman di suhu yang relatif sejuk.

Selain itu, konsumsi vitamin dan cukup istirahat sangat penting untuk menjaga daya tahan tubuh Anda di tengah cuaca yang basah dan lembap.

BMKG secara rutin menyediakan pembaruan cuaca untuk seluruh wilayah Indonesia, termasuk Kota Bogor.

Anda dapat memantau akun resmi media sosial BMKG di Instagram atau Twitter untuk mendapatkan informasi terkini tentang prakiraan cuaca, suhu, kecepatan angin, dan tingkat kelembapan udara.

Demikian ramalan cuaca Kota Bogor untuk Jumat 7 November 2025. Semoga informasi ini membantu Anda dalam merencanakan aktivitas harian dengan lebih baik.***

Kementerian UMKM Percepat Penyaluran KUR 2025 untuk Perkuat Daya Saing UMKM

0

Bogordaily.net — Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) terus memperkuat upaya percepatan penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) tahun 2025 untuk memperkuat daya saing UMKM dan mengakselerasi pertumbuhan ekonomi.

Wakil Menteri (Wamen) UMKM Helvi Moraza saat memimpin Rapat Koordinasi Penyaluran KUR Regional Jawa II, Bali, dan Nusa Tenggara di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, Kamis (6/11), mengungkapkan masih terdapat sekitar 24 persen target penyaluran KUR yang perlu dikejar hingga akhir tahun.

“Hingga 3 November 2025, realisasi penyaluran KUR secara nasional telah mencapai Rp228 triliun atau 76 persen dari target tahun berjalan,” kata Wamen Helvi.

Ia mengatakan program ini telah memberikan manfaat bagi 3,87 juta debitur UMKM, yang terdiri dari 2,01 juta debitur baru atau 86,25 persen dari target dan 1,18 juta debitur graduasi atau 101,3 persen dari target, dengan porsi sektor produksi mencapai 60,7 persen dari total penyaluran.

Wamen Helvi menyoroti hingga kini masih ada UMKM yang layak mendapatkan pembiayaan, namun belum memperoleh akses KUR.

“Untuk itu, kami meminta lembaga penyalur agar melakukan peninjauan ulang, misalnya melalui skema credit scoring agar mereka yang layak bisa terakomodasi,” katanya.

Ia menegaskan pinjaman KUR sampai dengan Rp100 juta tidak boleh dipersyaratkan adanya agunan tambahan, sesuai Pasal 14 Peraturan Menko Bidang Perekonomian Nomor 1 Tahun 2023.

Wamen UMKM juga mendorong percepatan penyaluran KUR di wilayah Regional Jawa II, Bali, dan Nusa Tenggara. Penyaluran terbesar tercatat di Provinsi Jawa Timur sebesar Rp37,5 triliun kepada 715.862 debitur, disusul Bali Rp8,98 triliun kepada 114.927 debitur, Nusa Tenggara Barat Rp4,6 triliun kepada 81.417 debitur, DIY Rp4,02 triliun kepada 76.990 debitur, dan Nusa Tenggara Timur Rp2,33 triliun kepada 55.172 debitur.

“Saat ini penyaluran KUR cukup baik mencapai 59,9 persen. Namun, jika dilihat dari penyalur KUR, penyaluran ke sektor produksi masih perlu ditingkatkan. Hanya empat penyalur yang mencapai target 60 persen penyaluran ke sektor produksi,” kata Wamen Helvi.

Menurutnya, hal ini disebabkan karena rata-rata plafon KUR lembaga penyalur masih didominasi oleh skema KUR Mikro, sementara sektor produksi membutuhkan pembiayaan dengan plafon yang lebih besar.

Lebih lanjut, Wamen Helvi menegaskan percepatan penyaluran KUR tidak hanya untuk memperluas akses pembiayaan bagi UMKM, tetapi juga menjadi instrumen strategis pemerintah dalam pengentasan kemiskinan dan penciptaan lapangan kerja baru.

“Program KUR bukan sekadar soal pembiayaan, tetapi bagian dari strategi besar pemerintah untuk menyejahterakan masyarakat melalui penguatan sektor UMKM,” katanya.***

Selangor FC vs Persib Bandung: Comeback Spektakuler Warnai Laga Grup ACL2

0

Bogordaily.net – Selangor FC vs Persib Bandung malam itu seperti kisah yang ditulis ulang takdir.

Pertandingan yang seharusnya selesai di babak pertama — dengan skor 0-2 — justru berubah menjadi drama yang hanya disukai oleh mereka yang berani berharap, dan tentu saja: mereka yang memakai jersey biru.

Bola itu bundar. Tapi kadang ia seperti roda pedati tua: berdecit dulu, baru berlari. Itulah yang dialami Persib. Dalam laga Selangor FC vs Persib Bandung di Stadion Petaling Jaya, Kamis malam 6 November 2025 itu, mereka tertinggal cepat lewat gol Chrigor. Baru dua menit. Lalu gol bunuh diri Patricio Matricardi yang membuat semua seperti salah arah. Dua nol. Gelap.

Babak pertama selesai tanpa tanda-tanda kehidupan. Tapi bola, sekali lagi, bukan matematika. Di babak kedua, Persib berubah menjadi tim yang seperti dibangunkan dari tidur panjang. Baru dua menit berjalan, Andrew Jung sudah mengetuk pintu gawang Selangor. Ditahan. Tapi tekanan itu isyarat: badai akan datang.

Dan benar. Menit ke-48, Thom Haye mengirim sepak pojok. Kemelut. Berguinho mengangkat bola. Jung menanduk. Gol. 1-2. Nyawa itu kembali.

Selangor goyah, tapi belum tumbang. Peluang melayang dari kaki Guaycochea. Tendangan bebas Haye yang memaksa kiper menepis. Sundulan Ramon yang hampir jadi koridor cahaya.

Di menit ke-81, akhirnya langit terbuka. Adam Alis — pemain yang jarang bicara panjang — melepaskan tembakan mendatar yang justru bercerita banyak.

Umpan Marc Klok membuatnya hanya perlu satu sentuhan keras dan lurus. Skor menjadi 2-2. Persib mengejar. Persib hidup.

Tribun sempat ricuh menit ke-89. Kapten Klok dan Thom Haye naik ke pagar. Mereka bukan sekadar pemain malam itu — juga penenang suasana. Setelah itu pertandingan dilanjutkan, tapi tensi tidak turun. Justru sebaliknya.

Lalu datang menit ke-90+6. Aneh bagaimana sebuah pertandingan bisa berubah hanya karena satu kesalahan kecil: kiper Selangor, Sikh Izhan Nazrel, salah melepaskan umpan.

Bola jatuh ke kaki Adam Alis. Dan seperti penulis yang tahu cara menutup cerita, ia menyelesaikan bab itu dengan dingin. Gol. Comeback. Persib unggul 3-2.

Wasit meniup peluit. Para pemain memeluk satu sama lain. Para penonton — terutama mereka dari Bandung — tidak sekadar merayakan kemenangan. Mereka merayakan keajaiban.

Dan begitulah, laga Selangor FC vs Persib Bandung malam itu menjadi cerita yang akan diceritakan ulang. Tentang bagaimana tim yang kalah dua gol di negeri orang pulang dengan tiga poin penuh. Tentang bagaimana harapan tidak pernah mati — hanya menunggu dibangunkan.

Persib menang. Tapi lebih dari itu: Persib bertahan, melawan nalar, dan mengubah jalan pulang.***

KKMP Dikebut, Pemkot Bogor Fokus Sinkronisasi Program Ekonomi Kerakyatan

0

Bogordaily.net – Rakor KKMP Tegaskan Komitmen Pemerintah Daerah Wujudkan Ekonomi Kerakyatan
Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melalui Tim Koordinasi Satgas Percepatan Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) bersama camat dan lurah se-Kota Bogor.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kota Bogor, Hanafi yang hadir mewakili Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Denny Mulyadi, menekankan pentingnya penyamaan persepsi dalam pelaksanaan program Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) sebagai bagian dari upaya pemerintah dalam mempercepat peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui pemberdayaan ekonomi berbasis koperasi.

Hanafi menyampaikan bahwa kegiatan Rapat Koordinasi (Rakor) dilakukan untuk memperkuat koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah, sekaligus menindaklanjuti Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 9 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembentukan Koperasi Merah Putih, serta Inpres Nomor 17 Tahun 2025 yang mengatur pembangunan fisik, gerai, dan fasilitas KKMP.

“Rapat koordinasi ini dilakukan untuk menyamakan persepsi, karena kita sama-sama tahu bahwa Koperasi Merah Putih merupakan bagian dari Asta Cita Presiden Republik Indonesia, selain program Makan Bergizi Gratis dan Sekolah Rakyat,” ujar Hanafi di Bale Pakuan, Hotel Padjajaran Suites, Kota Bogor Rabu (5/11/2025).

Ia menjelaskan bahwa pembentukan KKMP menjadi prioritas nasional yang ditandai dengan adanya dua instruksi presiden sekaligus, menunjukkan komitmen pemerintah pusat untuk menyejahterakan rakyat melalui penguatan sektor ekonomi kerakyatan.

“Koperasi ini memang akan mendapatkan dukungan dana yang besar, tapi intinya bukan di bantuannya. Pengurus koperasi harus bisa mengajukan pinjaman ke bank persepsi yang ditunjuk pemerintah, maksimal Rp3 miliar sesuai potensinya masing-masing,” katanya.

Hanafi menambahkan, hingga saat ini sebanyak 68 kelurahan di Kota Bogor telah membentuk koperasi, dan 14 kelurahan di antaranya tengah dievaluasi dalam proses pengajuan pendanaan yang telah diverifikasi oleh Bank BRI sebagai bank persepsi.

Ia menegaskan, keberadaan KKMP bukan hanya difokuskan pada kegiatan simpan pinjam, melainkan pada pengembangan peluang usaha produktif yang sejalan dengan program pemerintah daerah.

“Yang penting jangan sampai koperasi ini hanya berfokus pada simpan pinjam. Sudah ada potensi usaha yang bisa dikembangkan, terutama yang sinergi dengan program Makan Bergizi Gratis dan ketahanan pangan. Harapannya, supply dan demand di sektor pangan ini bisa seimbang,” jelasnya.

Sementara itu, Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya Sugiarto yang turut bergabung melalui daring, menjelaskan bahwa Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) bertugas memastikan ketersediaan lahan yang sesuai standar untuk mendukung pembangunan fisik gerai dan pergudangan KKMP.

“Mendagri memastikan ketersediaan lahan barang milik daerah untuk mendukung pembangunan gerai, pergudangan, dan fasilitas KKMP. Kriteria lahan yang dibutuhkan ada empat, yaitu memiliki sertifikat hak milik, luas minimal 1.000 meter persegi, berada di lokasi strategis, dan siap bangun tanpa risiko bencana,” terang Bima Arya.

Ia menambahkan bahwa pemerintah pusat akan memberikan bantuan dana sebesar Rp3 miliar untuk pembangunan fisik gerai dan gudang KKMP. Data lahan yang sudah siap kemudian akan diunggah melalui PT Agrinas sebagai pelaksana pembangunan.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan, dan Perindustrian (DinKUKMdagin) Kota Bogor, Rahmat Hidayat, menyampaikan bahwa Rakor ini menjadi tindak lanjut dari arahan Wamendagri agar para camat dan lurah memahami kriteria dan tata cara pengajuan lahan KKMP.

“Rakor ini menindaklanjuti Inpres Nomor 17 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembangunan Fisik dan Fasilitas KKMP. Hari ini semua kelurahan sudah menyampaikan titik lokasi untuk pembangunan gerai dan gudang,” kata Rahmat.

Ia menjelaskan bahwa lahan yang bisa diajukan dapat berasal dari berbagai aset pemerintah, baik milik Pemkot, kementerian, BUMN, BUMD, maupun tanah eks-BLBI, selama statusnya jelas dan dimiliki oleh pemerintah.

“Targetnya, seluruh titik lokasi sudah diunggah ke portal PT Agrinas sebelum tenggat 15 November. Semoga Kota Bogor bisa menjadi salah satu daerah tercepat dalam pengadaan lahan,” pungkasnya.***

BNI KCP Unpad Perkuat Kemitraan Bisnis, Sambangi Direktur Utama PT Andi Brata Persada

0

Bogordaily.net – BNI KCP Unpad terus memperluas jaringan kemitraan dengan pelaku usaha. Terbaru, Pemimpin Kantor Cabang Pembantu (KCP) BNI Unpad, Veny Cieta, melakukan kunjungan silaturahmi ke Direktur Utama PT Andi Brata Persada, Andi Maisara, pada Rabu (29/10/2025).

Pertemuan yang berlangsung hangat ini menjadi bagian dari strategi BNI dalam menjaga kedekatan dengan mitra bisnis, sekaligus memperkuat peluang kolaborasi di sektor jasa keuangan dan pengembangan usaha di Jawa Barat.

Veny Cieta menyampaikan apresiasi atas sambutan yang diberikan oleh Andi Maisara.

“Terima kasih atas jamuannya tadi. Semoga rezeki ibu Andi Maisara semakin lancar, selalu diberi kesehatan, dan semakin sukses. Aamiin,” ujarnya.

BNI menegaskan bahwa kunjungan ini menjadi salah satu cara perusahaan membangun hubungan berkelanjutan dengan para pelaku usaha, termasuk PT Andi Brata Persada yang aktif dalam berbagai kegiatan pembangunan dan pengembangan bisnis di wilayah Jawa Barat.

Merespons kunjungan tersebut, Direktur Utama PT Andi Brata Persada, Andi Maisara, menyampaikan apresiasi dan menilai silaturahmi rutin mampu mendorong sinergi antara kedua pihak.

“Kami berterima kasih atas kunjungan Ibu Veny Cieta hari ini. Silaturahmi seperti ini sangat penting untuk memperkuat hubungan bisnis dan kerja sama yang sudah terjalin baik selama ini,” ujar Andi. Ia menambahkan, “Kami siap memperkuat kerja sama demi kemajuan usaha dan kontribusi positif terhadap ekonomi daerah.”

BNI KCP Unpad memastikan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas layanan dan memperluas kolaborasi dengan para mitra. Unit layanan tersebut berlokasi di Jalan Dipati Ukur No. 35, Jawa Barat.***

Garudayaksa FC Target Menang 3-0 atas Sumsel United di Championship Pegadaian

Bogordaily.net – Garudayaksa FC memasuki laga krusial di Championship Pegadaian dengan kepercayaan diri tinggi. Klub asal Bogor itu menargetkan kemenangan 3-0 saat menjamu Sumsel United pada Jumat (7/11/2025) pukul 15:30 WIB di Stadion Pakansari.

Pertandingan ini menjadi sorotan karena persaingan papan atas masih berlangsung ketat. Garudayaksa FC berada di puncak klasemen sementara, namun pelatih Khamid Mulyono mengingatkan bahwa posisi tersebut belum sepenuhnya aman.

“Alhamdulillah kami berada di posisi paling atas. Tapi persaingan musim ini ketat, selisih poin antar tim tidak terlalu jauh. Fokus kami adalah mengamankan posisi dan menambah poin,” ujar Khamid dalam konferensi pers, Kamis (6/11/2025).

Khamid menegaskan tim sudah melakukan persiapan intensif untuk memastikan performa optimal. Targetnya jelas, kemenangan meyakinkan.

“Semua persiapan sudah kami lakukan. Mohon doa dan dukungannya agar kami dapat hasil positif, target kami 3-0,” tegasnya.

Dari sisi pemain, Andik juga menyampaikan kewaspadaan terhadap Sumsel United yang dinilai punya kemampuan memberi kejutan. Namun fokus utama Garudayaksa tetap tiga poin penuh.

“Sumsel tim kuat, tapi target kami jelas: menang 3-0,” ujar Andik.

Garudayaksa FC turut mengajak para suporter memberikan dukungan langsung di stadion maupun dari rumah. Dukungan diyakini dapat menjadi energi tambahan dalam menjaga momentum di puncak klasemen.

Dengan persiapan matang dan motivasi penuh, laga ini diprediksi berjalan sengit. Namun Garudayaksa FC menegaskan komitmen untuk tampil agresif demi mempertahankan posisi teratas dan menguatkan langkah di kompetisi Championship Pegadaian musim ini.***

(M. Fidri Takhrimsyah)

DPRD–Pemkot Bogor Ketok Palu KUA-PPAS 2026, Anggaran Daerah Tembus Rp3 Triliun

0

Bogordaily.net-DPRD Kota Bogor menggelar rapat paripurna dengan agenda persetujuan rancangan KUA-PPAS 2026 bersama Pemerintah Kota Bogor.

Ketua DPRD Kota Bogor, Dr. Adityawarman Adil, menjelaskan bahwa penetapan KUA-PPAS 2026 adalah rangkaian sebelum penetapan APBD 2026.

Penyampaian Rancangan APBD 2026 dijadwalkan akan dilaksanakan pekan depan pada rapat paripurna.

Adit berharap komposisi kegiatan yang akan dituangkan dapat mengakomodir kebutuhan masyarakat, efisiensi anggaran dan kegiatan prioritas.

“ini tentu bagian dari perjalanan menuju penyampaian RAPBD yang insya Allah nanti kita jadwalkan pada pekan depan. Kami kegiatan-kegiatan prioritas tetap bisa terlaksana, kemudian yang menjadi kebutuhan masyarakat juga bisa tetap dilaksanakan dengan tetap menyeimbangkan antara kebutuhan dan efisiensi,” jelas Adit.

Dalam rapat paripurna tersebut juga disampaikan komposisi KUA-PPAS 2026 terdiri dari Pendapatan Daerah sebesar Rp2,954 triliun, Belanja Daerah sebesar Rp3,057 triliun, pembiayaan daerah sebesar Rp102,502 miliar dengan total APBD Rp3,067 triliun.

Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim menyampaikan dalam penyusunan KUA-PPAS 2026, Pemerintah Kota Bogor telah melakukan efisiensi pada beberapa sektor.

“Intinya memang harus ada efisiensi di berbagai sektor. Terutama yang paling menonjol itu adalah pengadaan barang dan jasa, khususnya di alat tulis dan kantor, kemudian juga makan dan minum, bahkan kita juga memikirkan apakah WFH itu juga menjadi bagian dari efisiensi,” jelas Dedie.

Efisiensi ini dilakukan oleh Dedie guna mengoptimalkan ketersediaan anggaran untuk menjalankan visi misi yang telah dituangkan kedalam RPJMD.***

Muhammad Irfan Ramadan

Baznas Kumpulkan 500 UPZ Se-Kabupaten Bogor, Evaluasi Kinerja dan Targetkan Dana Zakat Rp17 Miliar 

0

Bogordaily.net – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Bogor melaksanakan rapat Koordinasi dan Evaluasi Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di Gedung Tegar Beriman, Cibinong, pada Kamis 6 November 2025.

Ketua Baznas Kabupaten Bogor KH Lesmana menjelaskan bahwa, hari ini pihaknya mengundang seluruh UPZ Tingkat Desa, Kecamatan, dan Kabupaten Bogor yang berjumlah kurang lebih 500 UPZ.

“Bahwa yang jumlahnya kurang lebih 500 itu untuk evaluasi tentang kualitas-kualitas Baznas di Kabupaten Bogor,” kata KH Lesmana.

Dalam kesempatan itu, pihaknya memberikan pemaparan dan juga evaluasi kepada seluruh Unit Pengumpul Zakat (UPZ).

“Yang pertama, ya memang Baznas khususnya di Jawa Barat, umumnya tingkat-tingkat kabupaten Bogor, dalam pra-pilkada ada kemunduran semua Baznas, Kenapa? Karena memang penggantian Bupati itu kita harus mendekat betul-betul kepada para UPJ,” jelasnya.

Kemudian, pada tahun ini Baznas Kabupaten Bogor telah mendapat berbagai penghargaan dari pusat baik dari sisi pembangunan dan juga pendistribusian zakat.

“Tapi insya Allah di Bogor, Alhamdulillah, tahun ini mendapat penghargaan batas terbaik tingkat nasional. Dari segi apa? Yang pertama bangunan, yang kedua dalam segi pendistribusian, yang ketiga dalam segi administrasi,” ujar KH Lesmana.

Sementara itu, pihaknya menargetkan sebanyak Rp. 17 Miliar dana UPZ yang nantinya akan disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan.

“Target kita tahun ini 17 miliar, tetapi baru nyampe 11. Jadi mudah-mudahan ada waktu 2 bulan lagi, mudah-mudahan target gitu. Jadi kekurangannya kita masih 6,2 miliar, tapi mudah-mudahan masih ada waktu 3 bulan ini,” ungkapnya.***

Albin