Sunday, 19 April 2026
Home Blog Page 307

Program Kredit Perumahan Jadi Angin Segar bagi Ekonomi Rakyat, Peserta Harapkan Manfaatnya Terus Meluas

Bogordaily.net – Program kredit perumahan yang dijalankan pemerintah kini tak hanya berfokus pada penyediaan hunian layak, tetapi juga menjadi pendorong ekonomi masyarakat di berbagai daerah.

Melalui program ini, warga berpenghasilan rendah memiliki peluang lebih besar untuk memperbaiki tempat tinggal sekaligus meningkatkan kesejahteraan.

Hal tersebut mencuat dalam kegiatan Sosialisasi Kredit Program Perumahan yang berlangsung di Aula Gedung Tegar Beriman, Cibinong, Kabupaten Bogor, Senin, 3 Oktober 2025.

Acara ini dihadiri Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat, Herman Suryaman, bersama jajaran pemerintah daerah, pelaku usaha, serta masyarakat penerima manfaat.

Dalam sambutannya, Herman mengungkapkan bahwa sektor perumahan kini menjadi salah satu prioritas utama pemerintah pusat.

Berdasarkan hasil Rapat Koordinasi Sekda se-Indonesia, pemerintah telah menyiapkan anggaran pembangunan daerah sebesar Rp1.377 triliun, sebagian di antaranya dialokasikan untuk sektor perumahan dan kawasan permukiman.

“Baru kali ini Presiden memberikan perhatian besar terhadap pembangunan perumahan. Sektor ini sangat strategis karena berhubungan langsung dengan kesejahteraan rakyat,” ujar Herman.

Ia menambahkan, melalui program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS), pemerintah menargetkan pembangunan 400 ribu unit rumah pada tahun 2026.

Herman berharap minimal 20 persen dari total tersebut dapat diberikan untuk Provinsi Jawa Barat, khususnya Kabupaten Bogor yang memiliki kebutuhan besar terhadap perbaikan rumah tidak layak huni.

“BSPS bukan hanya membangun rumah, tapi membangun kehidupan yang lebih layak. Kami ingin masyarakat bisa tinggal di rumah yang aman, sehat, dan nyaman,” katanya.

Selain itu, program Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) juga mengalami peningkatan signifikan dengan realisasi mencapai 300 ribu unit rumah per tahun.

Menurut Herman, kemajuan sektor perumahan akan memberikan efek berganda yang luas terhadap perekonomian daerah, seperti peningkatan konsumsi masyarakat dan penyerapan tenaga kerja.

“Sektor perumahan ini punya efek besar terhadap ekonomi. Kami optimis pertumbuhan ekonomi Jawa Barat yang kini 5,3 persen bisa naik ke 6 persen tahun depan,” jelasnya.

Antusiasme masyarakat penerima manfaat turut terasa dalam kegiatan ini. Salah satunya datang dari Hanifah, warga Kabupaten Bogor, yang mengaku bersyukur dapat mengikuti program tersebut.

“Alhamdulillah, semoga program seperti ini terus berlanjut dan bantuannya bisa lebih besar lagi. Jadi selain memperbaiki rumah, kami juga bisa mengembangkan usaha kecil di rumah sendiri,” ungkapnya penuh harap.

Hanifah menuturkan, bantuan tersebut sangat membantu pelaku usaha mikro untuk lebih produktif dan mandiri.

“Kalau rumahnya layak dan nyaman, kerja juga lebih semangat. Mudah-mudahan programnya makin besar dan manfaatnya makin luas bagi masyarakat kecil seperti kami,” tambahnya.

(M Fidri Takhrimsyah)

Pemprov Jabar Genjot Program Rumah Layak Huni, Targetkan Rp1.377 Triliun untuk Perumahan Rakyat

0

Bogordaily.net – Pemerintah Provinsi Jawa Barat menegaskan komitmennya untuk mempercepat pembangunan sektor perumahan sebagai salah satu motor penggerak ekonomi daerah.

Hal tersebut disampaikan oleh Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat, Herman Suryaman, dalam acara Sosialisasi Kredit Program Perumahan yang berlangsung di Aula Gedung Tegar Beriman, Cibinong, Kabupaten Bogor, Senin, 3 November 2025

Dalam kegiatan yang dihadiri oleh jajaran pemerintah daerah, pelaku usaha, serta masyarakat penerima manfaat, Herman menuturkan bahwa sektor perumahan kini mendapat perhatian besar dari pemerintah pusat.

Hal ini tampak dari hasil Rapat Koordinasi Sekda se-Indonesia, di mana pemerintah pusat menyiapkan dana pembangunan daerah senilai Rp1.377 triliun, termasuk untuk sektor perumahan dan kawasan permukiman.

“Untuk pertama kalinya, Presiden memberi perhatian yang begitu besar terhadap pembangunan perumahan. Sektor ini menjadi fokus penting karena menyentuh langsung aspek kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Herman menambahkan, program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) akan menyediakan sekitar 400 ribu unit rumah pada tahun 2026 melalui Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman.

Ia berharap sekitar 20 persen dari total tersebut dapat disalurkan ke Jawa Barat, terutama di Kabupaten Bogor yang memiliki kebutuhan tinggi terhadap rehabilitasi rumah tidak layak huni.

“BSPS menjadi langkah nyata pemerintah untuk memastikan masyarakat bisa tinggal di rumah yang aman, sehat, dan layak huni. Kabupaten Bogor menjadi salah satu wilayah prioritas agar memperoleh porsi lebih besar,” ungkapnya.

Sekda juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah, masyarakat, dan dunia usaha agar program berjalan efektif.

Pemerintah Provinsi Jawa Barat, lanjutnya, telah memperkuat koordinasi dengan seluruh 27 kabupaten/kota guna memastikan implementasi berjalan optimal. Selain dukungan anggaran, semangat gotong royong masyarakat juga menjadi faktor penting keberhasilan program ini.

“Pemerintah tidak dapat bekerja sendiri. Kami mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk turut berpartisipasi, baik melalui tenaga, ide, maupun dukungan lain. Dunia usaha pun diharapkan ikut berperan mempercepat penyediaan hunian yang layak bagi masyarakat,” kata Herman.

Selain BSPS, Herman menyoroti pula peningkatan signifikan pada program Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) yang menjadi andalan pembiayaan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

“Kalau dulu realisasi FLPP sekitar 200 ribu unit, sekarang sudah menembus 300 ribu unit. Bahkan peserta sosialisasi bisa langsung mengakses dan menindaklanjutinya karena sesuai arahan Menteri, pelaksanaan program ini harus cepat,” jelasnya.

Ia menambahkan, total nilai program kredit perumahan subsidi secara nasional kini mencapai Rp130 triliun. Angka tersebut menunjukkan betapa besar dukungan pemerintah terhadap sektor perumahan sekaligus menggambarkan perannya dalam menggerakkan roda ekonomi nasional.

Menurut Herman, keberhasilan pembangunan perumahan berdampak langsung pada peningkatan daya beli masyarakat, penciptaan lapangan kerja, dan pertumbuhan ekonomi daerah.

Dengan langkah percepatan yang dilakukan, Pemprov Jawa Barat optimis pertumbuhan ekonomi yang saat ini berada di angka 5,3 persen dapat meningkat hingga 6 persen pada tahun mendatang.

“Sektor perumahan memiliki efek berganda yang luas. Selain menciptakan rumah layak huni, juga membuka lapangan pekerjaan, menggerakkan industri bahan bangunan, serta mendorong sektor perdagangan dan jasa di daerah,” tuturnya.

Herman menegaskan bahwa seluruh program pembangunan pemerintah pada akhirnya bertujuan meningkatkan kesejahteraan dan kebahagiaan masyarakat.

“Tugas utama pemerintah adalah menyejahterakan dan membahagiakan rakyat. Jika masyarakat belum bahagia dan sejahtera, maka fungsi pemerintahan belum tercapai,” tegasnya.

Menutup sambutannya, Herman mengajak seluruh pihak untuk memperkuat kerja sama dan memastikan setiap program perumahan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

“Pemprov Jawa Barat siap bergerak cepat dan berkolaborasi agar seluruh program perumahan memberi dampak nyata bagi rakyat,” pungkasnya.

(Solihatun Nisa)

Wamenkop Tegaskan Peran Vital Universitas Perkuat Koperasi Dukung Kemajuan Ekonomi Daerah

0

Bogordaily.net – Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop) Farida Farichah menekankan kembali peran Perguruan Tinggi/Universitas dan alumninya yang sangat vital, dalam transformasi koperasi menjadi ekosistem inovatif berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi, menjadikan koperasi sebagai pilar utama sebagai pertahanan dan kemajuan ekonomi di daerah, termasuk dari Ambon.

Ikatan Alumni Universitas Pattimura (Unpatti) Ambon misalnya, diharapkan dapat berkontribusi dalam riset model bisnis, digitalisasi manajemen, pengembangan branding produk, dan membuka akses pasar global bagi koperasi.

“Dalam program Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes/Kel) Merah Putih, kerja sama itu sangat dibutuhkan. Tidak hanya menggerakkan usaha bersama, tetapi juga menciptakan lapangan kerja dan memperkuat ekonomi desa,” ujarnya dalam acara Musyawarah Besar (Mubes) Ikatan Alumni Unpatti (Ikapatti) ke-II sekaligus Seminar bertajuk ‘Berdaya Bersama Ikapatti: Mewujudkan Kemandirian Ekonomi Melalui Koperasi dan UMKM,’ di Ambon, Senin (3/11/2025).

Wamenkop mengatakan, dengan pendekatan hexa-helix yang melibatkan Pemerintah, akademisi, pelaku usaha, masyarakat, media, dan komunitas, Kopdes Merah Putih telah mencatat lebih dari 82 ribu koperasi dan 1,15 juta anggota.

Pemerintah mengajak semua pihak untuk melakukan aksi kolektif. Pemerintah Daerah diminta mendukung dengan fasilitasi dan insentif regulasi.

Sementara akademisi, melakukan riset dan evaluasi, pengusaha bermitra dengan koperasi secara fair, serta alumni dan masyarakat bergabung untuk memperkuat koperasi. “Koperasi, sebagaimana diajarkan Bung Hatta, adalah institusi yang memanusiakan manusia dan mengutamakan kesejahteraan kolektif di atas kepentingan individu,” ucapnya.

Wamenkop Farida menegaskan, dengan penguatan kelembagaan, digitalisasi, kolaborasi, dan dukungan perguruan tinggi serta alumni, koperasi diharapkan bangkit menjadi pilar utama ekonomi Indonesia yang berdaulat, inklusif, dan berkeadilan.

Wamenkop Farida juga kembali mengingatkan, koperasi mendapat sorotan sebagai pilar utama perekonomian nasional.

Sebagai satu-satunya bentuk usaha yang secara eksplisit diakui dalam Pasal 33 UUD 1945, koperasi memegang peranan penting dalam mengusung nilai gotong royong, kebersamaan, dan kemandirian.

Namun, perjalanan koperasi di Indonesia belum sepenuhnya mulus, terutama setelah masa reformasi dan deregulasi ekonomi yang membuat koperasi sempat kehilangan daya tariknya dibanding korporasi besar dan sektor swasta.

Data terbaru hingga 2024 menunjukkan bahwa Indonesia memiliki lebih dari 131 ribu koperasi dengan anggota mencapai lebih dari 27 juta orang. Volume usaha koperasi mencapai Rp214 triliun dan total aset mencapai Rp281 triliun.

“Meskipun angka ini belum terlalu besar, tren peningkatannya menunjukkan potensi besar koperasi jika didukung kebijakan yang tepat, teknologi digital, dan kelembagaan yang kuat,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Rektor Unpatti Fredy Leiwakabessy menyampaikan dukungannya terhadap program-program yang menghubungkan pendidikan tinggi dengan pengembangan ekonomi berbasis koperasi dan UMKM.

“Diperlukan sinergi yang kuat antar berbagai elemen masyarakat dan Pemerintah, untuk mewujudkan kemajuan ekonomi yang berkelanjutan di Maluku dan Indonesia pada umumnya,” ucap Fredy.

Dia menekankan, visi besar Pemerintah dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) 2025-2045, menargetkan Indonesia sebagai negara berpendapatan tinggi, berdaulat, adil, dan makmur pada tahun 2045.

Menurutnya, ada lima indikator utama yang menjadi fokus adalah peningkatan pendapatan berkapital, penurunan ketimpangan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, peningkatan peran global, serta penurunan emisi gas rumah kaca.

Oleh karena itu, berbagai inisiatif yang sedang berjalan di Unpatti, seperti pembangunan sarana olahraga, rumah sakit pendidikan, fasilitas air bersih, penataan kawasan kampus, hingga pembangunan perumahan dosen.

“Semua upaya ini diharapkan dapat mendukung pengembangan koperasi dan UMKM di lingkungan kampus, serta memperkuat ekonomi lokal,” katanya.***

Santri PMUQI Tampilkan Teater Berbahasa Inggris Dalam Acara Penutupan Language Festival 2025

0

Bogordaily.net – Santri Pesantren Modern Ummul Quro Al-Islami (PMUQI) menampilkan teater berbahasa Inggris dalam acara Language Festival (LAFEST) 2025 yang digelar di basement asrama putra PMUQI.

Acara ini menjadi puncak dari rangkaian kompetisi kebahasaan selama satu bulan penuh, menampilkan beragam kreativitas santri dalam bahasa Arab dan Inggris.

Puncak acara dimeriahkan dengan drama bertema inspirasi perjuangan Almarhum KH Helmy Abdul Mubin, pendiri PMUQI.

Drama tersebut menggambarkan tekad beliau membangun pesantren berbasis kebahasaan setelah pertemuannya dengan utusan lembaga Muslim Australia yang membutuhkan tenaga pengajar Islam berbahasa Inggris.

“Drama yang ditampilin bermanfaat banget dan memotivasi kita sebagai santri untuk terus berjuang demi mewujudkan cita-cita, kaya perjuangan Alm. Pak Kyai untuk ngebangun pondok ini,” tutur salah satu santriwati kelas tiga.

Ketua panitia Grand Closing LAFEST 2025, M. Adhitya, mengungkapkan bahwa acara tahun ini berbeda dari sebelumnya karena digelar berdekatan dengan peringatan Hari Santri Nasional.

“Awalnya acara direncanakan di lapangan, tapi karena hujan kami pindahkan ke basement. Qodarullah, keputusan itu jadi yang terbaik. Semua panitia bisa kerja sama dengan baik demi suksesnya acara,” ujarnya.

Selain drama, acara juga diisi dengan penyerahan hadiah bagi para pemenang lomba dan penganugerahan Master of Language 2025.

Riza Lintang, salah satu Language All Star terpilih, mengaku bangga sekaligus merasa punya tanggung jawab besar.

“Ane senang dan ceria, tapi di sisi lain ane juga punya tanggung jawab besar sebagai Language All Star. Harus lebih banyak berkontribusi buat pondok dan ngurangin penggunaan bahasa Indonesia,” ucapnya.

Dalam kesempatan yang sama, KH Dr. Syamsul Rizal menegaskan pentingnya kesadaran berbahasa di lingkungan pesantren.

“Bahasa adalah mahkota. Setiap santri perlu memiliki kesadaran dan kemauan untuk meningkatkan kemampuan berbahasa demi masa depan. Dengan begitu, Pesantren Modern Ummul Quro Al-Islami akan menjadi pesantren unggul dalam bidang bahasa dan menjadi kaca perbandingan bagi pesantren lainnya,” pesannya.

(Muhammad Irfan Ramadan)

Dari Desa untuk Bangsa: Karang Taruna Bina Karya Insani Gelar “Talk Show Kepemudaan” Membangun Bogor Istimewa

0

Bogordaily.net – Semangat Sumpah Pemuda membara di Kabupaten Bogor! Dalam rangkaian peringatan Hari Sumpah Pemuda yang jatuh pada 28 Oktober lalu, Karang Taruna (Katar) Bina Karya Insani Desa Bantarsari, Kecamatan Rancabungur, menggelar sebuah acara inspiratif bertajuk “Talk Show Kepemudaan”.

Bertempat di Boash Convention Center, acara ini sukses menyedot perhatian ratusan pemuda dan warga sekitar pada Sabtu, 01 November 2025.

Mengusung tema yang kuat dan relevan, “Dari Pemuda Desa untuk Bangsa Bergerak Bersama Karang Taruna dalam membangun Bogor Istimewa”, kegiatan ini menjadi wadah untuk mengasah pengetahuan, membangun jejaring, dan memantik kontribusi nyata dari pemuda di tingkat desa.

Ketua Karang Taruna Bina Karya Insani, Mahardika Ramadhan, menjelaskan bahwa acara ini merupakan bagian dari upaya Karang Taruna dalam rangka pengembangan pengetahuan dan pembangunan relasi antar pemuda-pemudi generasi Emas Indonesia 2045.

“Tujuan utama kegiatan ini adalah demi persatuan. Bagaimana pemuda bisa bersatu, bisa berkarya, bisa berjuang bersama-sama. Intinya kegiatan ini untuk memperingati Hari Sumpah Pemuda, di mana pemuda disumpah untuk selalu berbakti kepada negaranya, berbakti kepada bangsanya,” ujar Mahardika penuh semangat pada Sabtu (1/11).

Ia juga berharap pemuda Desa Bantarsari dapat bergerak bersama untuk menciptakan dampak positif, dimulai dari desa hingga berdampak kepada bangsa dan negara.

” Saya berharap untuk Karang Taruna Desa Bantarsari adalah agar semakin kompak dan selalu bisa bermanfaat bagi masyarakat Desa Bantarsari, bahkan hingga ke luar wilayah desa,” pintanya.

Hadirkan Tokoh Inspiratif dan Motivator Acara Talk Show ini semakin menarik dengan kehadiran para narasumber hebat dari berbagai latar belakang, yang secara khusus dihadirkan untuk membuka wawasan para pemuda seperti Dita Aprilia, Camat Kecamatan Rancabungur, Lukmanul Hakim Kepala Desa Bantarsari, Kang Irman Nurcahyan Anggota DPRD Kabupaten Bogor, Kang Pasa Maulana Al Bukhuri dan Kang Fikri Karobani, Motivator Muda.

Salah satu pesan paling menohok datang dari Kang Irman Nurcahyan, Anggota DPRD Kabupaten Bogor yang juga merupakan putra daerah Rancabungur. Ia menegaskan bahwa pemuda harus meninggalkan kebiasaan lama.

“Pemuda jangan menjadi ahli Proposal, pada umumnya begitu ya. Mainkan peran kepemudaannya dari sisi ekonomi. Bagaimana bisa menjadi pemuda yang bisa mandiri secara ekonomi? Sehingga kegiatan apapun yang dilakukan oleh kepemudaan sudah tidak bisa mengandalkan proposal, tidak perlu berharap itu lagi,” tegas Kang Irman.

Senada dengan hal tersebut, Lukmanul Hakim, Kepala Desa Bantarsari, memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif Karang Taruna Bina Karya Insani.

“Mereka begitu kreatif untuk kemudian membuka mindset kita semua para peserta, terutama anak-anak muda di sekitar Kecamatan Rancabungur, Kemang, dan sebagainya. Untuk pertama, bagaimana kita bisa mandiri dalam berkarya untuk kemudian bisa berkontribusi kepada Kabupaten Bogor untuk Indonesia,” kata beliau, seraya menilai kegiatan ini sangat bermanfaat dalam rangka membangun Bogor Istimewa menuju gemilang.

Acara ini dihadiri oleh beragam peserta, mulai dari siswa-siswi SMK Wiyata Mandala, Ikatan Pekerja Masyarakat (IPSM), hingga Karang Taruna dari desa-desa tetangga seperti Desa Semplak Barat, Desa Parakan Jaya, Desa Bojong, dan desa Kemang serta antusiasme warga sekitar.

Hal ini menunjukkan bahwa semangat kebersamaan dan membangun desa telah menjangkau batas-batas wilayah.***

Hujan Deras dan Angin Kencang Terjang Bogor, Satu Angkot Tertimpa Pohon Besar

0

Bogordaily.net – Hujan deras disertai angin kencang menerjang Kota Bogor pada Senin 3 November 2025 yang mengakibatkan sebuah pohon besar tumbang di pertigaan Jalan Sukasari, Kota Bogor, sekitar pukul 14.20 WIB.

Tragisnya, pohon yang roboh tersebut langsung menimpa satu unit Angkutan Kota (Angkot) trayek 09AK jurusan Sukasari-Warung Jambu bernopol F 1953 DW yang sedang berhenti menunggu penumpang.

Dalam insiden ini tidak ada korban jiwa maupun luka-luka. Sopir angkot dan penumpang (jika ada) berhasil menyelamatkan diri.

Namun, kendaraan tersebut mengalami kerusakan signifikan pada bagian atas akibat tertimpa dahan pohon yang besar.

Sekretaris Dinas Pemadam Kebakaran Kota Bogor, Theofilio Patrocinio Freitas menjelaskan bahwa kombinasi dari hujan lebat, angin kencang, dan kondisi dahan pohon yang sudah rapuh menjadi faktor utama tumbangnya pohon.

“Dahan pohon menimpa angkot yang sedang menunggu penumpang. Kondisi dahan yang rapuh dan hujan angin membuat pohon tidak kuat menahan beban,” ujar Theofilio.

Tumbangnya pohon berimbas langsung pada arus lalu lintas di Sukasari – Padjajaran. Akses jalan menuju Kebun Raya Bogor sempat lumpuh total.

Untuk mengurai kemacetan, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) memberlakukan sistem dua arah sementara pada jalur sebaliknya (menuju Tajur) selama proses penanganan.

Tim gabungan dari Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Kepolisian, dan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bogor langsung ke lokasi untuk melakukan evakuasi dan pengamanan area.

“Saat ini, tim gabungan sedang berupaya keras mengevakuasi batang pohon dan mengamankan arus lalu lintas. Kami mengimbau masyarakat untuk menghindari lokasi sementara waktu agar proses evakuasi berjalan lancar,” tambah Theofilio.

Proses evakuasi dan pembersihan area diperkirakan hampir selesai sore ini. Petugas meminta seluruh pengendara untuk ekstra hati-hati mengingat kondisi cuaca ekstrem yang masih mungkin terjadi di wilayah Bogor.

(Ibnu Galansa)

Hujan Disertai Angin Kencang, Pohon Tumbang Timpa Angkot di Sukasari Bogor

0

Bogordaily.net – Hujan deras disertai angin kencang menerjang Kota Bogor pada Senin 3 November 2025 mengakibatkan sebuah pohon besar tumbang di pertigaan Jalan Sukasari, Kota Bogor, sekitar pukul 14.20 WIB.

Tragisnya, pohon yang roboh tersebut langsung menimpa satu unit Angkutan Kota (Angkot) trayek 09AK jurusan Sukasari-Warung Jambu bernopol F 1953 DW yang sedang berhenti menunggu penumpang.

Dalam insiden ini tidak ada korban jiwa maupun luka-luka. Sopir angkot dan penumpang (jika ada) berhasil menyelamatkan diri.

Namun, kendaraan tersebut mengalami kerusakan signifikan pada bagian atas akibat tertimpa dahan pohon yang besar.

Sekretaris Dinas Pemadam Kebakaran Kota Bogor, Theofilio Patrocinio Freitas menjelaskan bahwa kombinasi dari hujan lebat, angin kencang, dan kondisi dahan pohon yang sudah rapuh menjadi faktor utama tumbangnya pohon.

“Dahan pohon menimpa angkot yang sedang menunggu penumpang. Kondisi dahan yang rapuh dan hujan angin membuat pohon tidak kuat menahan beban,” ujar Theofilio.

Tumbangnya pohon berimbas langsung pada arus lalu lintas di Sukasari – Padjajaran. Akses jalan menuju Kebun Raya Bogor sempat lumpuh total.

Untuk mengurai kemacetan, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) memberlakukan sistem dua arah sementara pada jalur sebaliknya (menuju Tajur) selama proses penanganan.

Tim gabungan dari Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Kepolisian, dan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bogor langsung ke lokasi untuk melakukan evakuasi dan pengamanan area.

“Saat ini, tim gabungan sedang berupaya keras mengevakuasi batang pohon dan mengamankan arus lalu lintas. Kami mengimbau masyarakat untuk menghindari lokasi sementara waktu agar proses evakuasi berjalan lancar,” tambah Theofilio.

Proses evakuasi dan pembersihan area diperkirakan hampir selesai sore ini. Petugas meminta seluruh pengendara untuk ekstra hati-hati mengingat kondisi cuaca ekstrem yang masih mungkin terjadi di wilayah Bogor.***

Ibnu Galansa

Dedi Mulyadi Salurkan Kompensasi Rp9 Juta untuk Warga Terdampak Penutupan Tambang di Bogor

0

Bogordaily.net – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memberikan bantuan atau dana kompensasi kepada masyarakat yang terdampak penutupan tambang di Kecamatan Cigudeg, Rumpin dan Parung Panjang.

Diketahui, dana kompensasi sebesar Rp. 9 juta itu diberikan secara bertahap sebanyak Rp.3 juta, pada bulan November, Desember dan Januari 2026.

Adapun, bantuan tersebut diberikan langsung oleh Dedi Mulyadi bersama Bupati Bogor Rudy Susmanto di Gedung Sekretariat Daerah, Kabupaten Bogor, pada Senin 3 November 2025.

“Hari ini apa yang saya sampaikan sudah saya laksanakan, tahap pertama mereka mendapat 3 juta an karena perencanaannya belum rencanakan semuanya di APBD tahun 2025. Barusan kan udah dikasihin, November, Desember, Januari, 3 bulan,” kata Dedi kepada wartawan, Senin 3 November 2025.

“Di 2026 nanti kita siapin lagi untuk pembayaran 2 bulan kedepan jadi 3 juta dan direncanakan di bulan Januari itu sekitar 6 juta, dari 9 juta dana kompensasi yang akan kita berikan,” tambahnya.

Menurut Dedi, masyarakat yang mayoritas merupakan supir truk tambang itu hanya mendapatkan upah yang sangat rendah oleh perusahaan tambang.

Oleh karena itu, dengan bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban masyarakat yang terdampak penutupan untuk kebutuhanya sehari-hari.

“Kalau melihat dari tadi apa yang disampaikan, mereka itu mendapat upah sangat rendah, ada yg 50 ada 60, 80 ribu, satpam saja yang dia pekerja resmi di perusahaan itu hanya dapat 1,6,” jelasnya.

Dedi menilai, aktivitas tambang dikawasan tersebut dinilai telah merugikan baik dari sisi Sumber Daya Manusia (SDM) maupun Sumber Daya alam (SDA).

“Artinya memang sektor pertambangan ini kalo dibiarkan itu hanya melahirkan kerusakan alam lalu melahirkan disparitas kemiskinan, jadi yang kaya, kaya banget, yang miskin, miskin banget,” ujar Dedi.

Selain itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat nantinya akan melakukan evaluasi dan juga penataan di wilayah terdampak penutupan tambang.

“Sehingga nanti rekomendasi dari tim audit investigatif yang terdiri dari pakar dari ITB dan IPB itu nanti akan runut apa yang mesti dilakukan oleh pemprov dan pemkab untuk melakukan penataan bangunan,” ungkapnya.

Sebelumnya diketahui, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menghentikan sementara seluruh aktivitas tambang di Kabupaten Bogor melalui surat bernomor 7920/ES.09/PEREK tertanggal 25 September 2025.

Hasil evaluasi pada 19 September 2025 menunjukkan masih banyak persoalan yang belum terselesaikan, terutama terkait aspek lingkungan, keselamatan jalan, dan penataan tata ruang wilayah

Selama penghentian sementara ini, Pemerintah Provinsi Jawa Barat melakukan perbaikan jalan di wilayah Parung Panjang yang selama ini menjadi jalur kendaraan pengangkut tambang.***

Albin

Meneladani Akhlak Rasulullah, Warga Cibadak Rayakan Maulid Nabi dengan Penuh Cinta

0

Bogordaily.net – Suasana penuh kekhusyukan dan semangat keagamaan menyelimuti halaman Masjid Nurul Yaqin, Kampung Seremped RW 13, Kelurahan Cibadak, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang digelar pada Jumat 31 Oktober 2025.

Acara berlangsung khidmat dan meriah, dihadiri berbagai lapisan masyarakat, tokoh agama, serta Camat Tanah Sareal, Roqib.

Ketua Panitia, M. Maulana Azhar, menyampaikan rasa syukur atas kelancaran kegiatan tersebut.

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada jamaah dan para donatur yang telah berpartisipasi.

“Kami bersyukur acara Maulid Nabi tahun ini dapat berjalan lancar. Semoga kegiatan seperti ini terus dilestarikan sebagai sarana mempererat ukhuwah Islamiyah dan menumbuhkan kecintaan kepada Rasulullah SAW,” ujar M. Maulana Azhar, Senin 3 November 2025.

Sementara itu, Plh Ketua DKM Masjid Nurul Yaqin, Kurnaedi, turut mengapresiasi kerja keras seluruh panitia, Majelis Taklim Nurul Yaqin, remaja masjid, Brigade BKPRMI, serta pengurus DKM.

“Terima kasih atas kekompakan semua pihak yang telah berkontribusi demi suksesnya acara ini,” ungkapnya.

Sementara, Camat Tanah Sareal Roqib mengajak warga untuk meneladani akhlak Nabi Muhammad SAW dalam kehidupan sehari-hari.

“Meneladani akhlak Rasulullah adalah kunci membangun masyarakat yang berakhlak mulia dan harmonis,” katanya.

Acara inti diisi tausiyah oleh KH. Hilmi Firdausi dengan tema “Meneladani Akhlak Nabi dalam Membangun Masyarakat Madani.”

Ia mengajak jamaah menjadikan Rasulullah sebagai teladan dalam bersikap, beribadah, dan bermasyarakat.

Suasana semakin hangat dengan penampilan duet KH. Hasan Kosasih dan Azis Gagap, yang berhasil menghibur jamaah lewat tausiyah bernuansa humor namun sarat makna.

Acara dipandu dengan penuh semangat oleh Fahri Azidni selaku pembawa acara, yang menjaga suasana tetap tertib dan meriah dari awal hingga akhir.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Nurul Yaqin ditutup dengan doa bersama dan ramah tamah, meninggalkan kesan mendalam bagi seluruh jamaah dan warga sekitar.***

Ibnu Galansa

Live Instagram Berujung Viral, Admin Medsos Wali Kota Surabaya Minta Maaf Sambil Menangis

0

Bogordaily.net – Jagat media sosial tengah dihebohkan oleh sebuah video permintaan maaf dari seorang perempuan bernama @heningdzikirillah, yang diketahui merupakan admin media sosial Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi.

Dalam video berdurasi singkat itu, ia terlihat menangis tersedu-sedu, menyampaikan penyesalan mendalam atas kesalahannya.

Permintaan maaf tersebut bukan tanpa sebab. Semuanya bermula dari insiden siaran langsung (live) di akun Instagram resmi Wali Kota Surabaya yang mendadak viral karena rekaman percakapan internal tim media ikut terdengar oleh penonton.

Kejadian bermula ketika akun Instagram milik Wali Kota Surabaya melakukan siaran langsung yang kemudian dijeda.

Namun, tanpa disadari oleh tim, audio percakapan di belakang layar tetap menyala dan terdengar publik.

Dalam cuplikan yang viral, terdengar suara seorang perempuan yang diduga admin medsos berkata

“Lek kayak gitu, Mat. Ini kan videone bagus, simpen dulu ae. Nek besok-besok hujan bisa dipakai, epok-epok keliling.”

Ungkapan “epok-epok keliling” yang dalam bahasa Jawa berarti “pura-pura keliling” sontak memicu spekulasi publik.

Banyak netizen menilai ucapan itu mengarah pada dugaan bahwa tim media membuat konten seolah-olah sang wali kota sedang berkeliling meninjau wilayah, padahal video tersebut bisa saja direkam di waktu berbeda.

Masih dalam rekaman yang sama, terdengar pula suara sang admin yang memastikan apakah suaranya sudah tidak terekam

“Eh iki lek wis ngene, lak gak metu suarane yo?”

Sayangnya, suara itu tetap terdengar, dan klip tersebut terlanjur beredar luas di media sosial.

Publik Menafsirkan: “Epok-Epok Keliling” Jadi Sorotan

Netizen pun ramai membahas maksud dari kalimat yang terekam. Salah satu komentar yang viral menyebut,

“Mjb, disitu ada ucapan ‘epok-epok keliling’. Artinya ‘pura-pura keliling’. Dia lagi bahas video lain yang mau diunggah nanti biar kelihatannya Wali Kotanya lagi keliling. Mungkin itu sebabnya dia minta maaf resmi.”

Sementara warganet lain menilai, bisa jadi insiden ini terjadi karena tekanan pekerjaan yang tinggi di balik layar tim komunikasi pemerintah.

“Mungkin dimarahin karena viral. Kerjaan kayak gitu tuh banyak tekanan, apalagi urus medsos pejabat. Orang taunya santai, padahal tekanan besar,” tulis akun lainnya.

Admin Menangis Minta Maaf

Tak lama setelah klip itu menyebar, perempuan bernama @heningdzikirillah muncul dalam video berbeda, mengunggah permintaan maaf secara terbuka.

Dalam video tersebut, ia mengaku menyesal dan khilaf, sembari menangis sesenggukan di depan kamera.

Ia menyampaikan permintaan maaf kepada Wali Kota Eri Cahyadi, Pemerintah Kota Surabaya, serta seluruh masyarakat atas ucapannya yang menimbulkan salah paham.

“Saya mohon maaf sebesar-besarnya, terutama kepada Bapak Wali Kota dan warga Surabaya. Tidak ada niat untuk menjelekkan atau memalsukan apa pun,” ujarnya dengan suara bergetar.

Meski demikian, hingga kini belum ada keterangan resmi dari pihak Pemkot Surabaya terkait tindakan atau sanksi terhadap sang admin.***