Wednesday, 15 April 2026
Home Blog Page 330

Tingkatkan Kinerja, Perumda Pasar Tohaga Lakukan Rapat Kerja Anggaran 2026

0

Bogordaily.net – Perumda Pasar Tohaga melaksanakan rapat kerja anggaran (RKA) tahun 2026 bersama seluruh unit pasar di Kabupaten Bogor.

Direktur Utama Perumda Pasar Tohaga Haris Setiawan menjelaskan bahwa, rapat tersebut dilaksanakan sebagai langkah awal untuk menyusun strategi, rencana, dan anggaran yang lebih baik demi mewujudkan kinerja optimal di tahun mendatang.

“Ini adalah langkah awal untuk menyusun strategi, rencana, dan anggaran yang lebih baik,” kata Haris Setiawan, Senin 20 Oktober 2025.

Menurut dia, berbagai inovasi terus dilakukan oleh Perumda Pasar Tohaga, salah satunya melalui program digitalisasi melalui aplikasi Qris di seluruh pasar tradisional Kabupaten Bogor.

Ia menambahkan, metode pembayaran yang kini diterapkan oleh Perumda Pasar Tohaga yakni menggunakan pembayaran melalui aplikasi Qris untuk meminimalisir terjadinya peredaran uang palsu di pasar tradisional.

“Maka program cashles ataupun uang digital termasuk didalamnya penggunaan qris mutlak diperlukan,” jelasnya.

“Untuk menghindari peredaran uang palsu dimanapun itu berada termasuk dalam transaksi di pasar tradisional,” tambah Haris.(Albin)

Kecelakaan Tunggal di Jalan Pajajaran, Seorang Pengendara Motor Meninggal Dunia

0

Bogordaily.net – Kecelakaan tunggal terjadi di Jalan Raya Pajajaran, tepatnya di samping restoran Gurih 7, Kota Bogor, pada Senin pagi, 20 Oktober 2025, sekitar pukul 10.40 WIB. Insiden ini mengakibatkan seorang pengendara motor meninggal dunia di lokasi kejadian.

Warga sekitar yang melihat kejadian itu segera berusaha memberikan pertolongan, namun nyawa pengendara tak dapat diselamatkan.

Hingga kini, identitas korban masih dalam proses pendataan oleh pihak berwenang. Sementara itu, jenazah korban telah dievakuasi ke RSUD Kota Bogor untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Kecelakaan ini menjadi pengingat bagi seluruh pengguna jalan untuk selalu berhati-hati, menjaga kecepatan, dan memperhatikan kondisi jalan demi menghindari peristiwa serupa di kemudian hari.***

Penertiban PKL di Alun-Alun Kota Bogor Ricuh, Pedagang dan Satpol PP Saling Adu Mulut

0

Bogordaily.net – Suasana di kawasan Alun-Alun Kota Bogor, tepatnya di sisi Stasiun Bogor, mendadak tegang antara pedagang kaki lima (PKL) dan satpol PP pada Minggu sore, 19 Oktober 2025.

Penertiban PKL yang dilakukan petugas Satpol PP Kota Bogor berujung ricuh setelah sejumlah pedagang menolak barang dagangannya disita.

Kericuhan bermula ketika petugas menertibkan lapak-lapak PKL yang berdiri di area trotoar dan bahu jalan di sekitar alun-alun.

Langkah tersebut dilakukan karena keberadaan pedagang dianggap mengganggu ketertiban umum dan arus pejalan kaki yang padat di kawasan wisata itu. Namun, sebagian pedagang tampak tidak terima dengan tindakan petugas.

Beberapa di antara mereka berusaha mengeluarkan kembali barang dagangan yang sebelumnya sudah diangkut ke truk Satpol PP.

Adu mulut antara petugas dan pedagang pun tak terhindarkan. Situasi sempat memanas hingga menarik perhatian warga dan pengunjung alun-alun.

Meski sempat diwarnai ketegangan, penertiban akhirnya tetap dilanjutkan dengan pengawasan ketat aparat.

Penertiban PKL di sekitar Stasiun Bogor ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kota Bogor untuk menjaga ketertiban dan kebersihan kawasan wisata yang menjadi salah satu ikon kota hujan tersebut.***

Trotoar Jalan Raya Kartini Bogor Dikuasai Pemotor, Pejalan Kaki Terpaksa Menepi ke Jalan Raya

0

Bogordaily.net – Fenomena pengendara motor yang nekat melintas di trotoar kembali menjadi pemandangan memprihatinkan di Kota Bogor. Kali ini, trotoar di sepanjang Jalan Raya Kartini, tepatnya dari arah Merdeka menuju SMAN 9 Kota Bogor, tampak dipenuhi kendaraan roda dua pada Senin, 20 Oktober 2025.

Berdasarkan pantauan di lokasi, sejumlah pengendara terlihat sengaja menaiki trotoar untuk menghindari antrean kendaraan di jalur utama yang tengah padat.

Akibatnya, para pejalan kaki yang seharusnya menggunakan trotoar harus menepi ke tepi jalan raya demi menghindari risiko terserempet motor.

Kondisi ini tidak hanya mengganggu kenyamanan, tetapi juga membahayakan keselamatan pejalan kaki, terutama anak sekolah dan warga sekitar yang setiap hari melintas di jalur tersebut.

Beberapa di antara mereka bahkan tampak kesulitan berjalan karena sebagian besar ruang trotoar dipenuhi motor yang melaju dari arah Merdeka.

Aksi para pengendara tersebut juga menimbulkan kemacetan di persimpangan depan SMAN 9 Kota Bogor.

Tak jarang, situasi ini membuat lalu lintas semakin semrawut, karena sebagian pengendara yang turun dari trotoar kembali masuk ke jalur utama tanpa memperhatikan arus kendaraan lain.

Fenomena motor naik ke trotoar ini bukan kali pertama terjadi di kawasan itu. Warga sekitar menyebut perilaku serupa kerap terulang setiap jam sibuk, terutama pagi dan sore hari saat arus lalu lintas meningkat tajam.

Meski sudah ada rambu larangan dan marka jalan yang jelas, pelanggaran ini terus terjadi karena minimnya pengawasan dan kesadaran pengendara.

Banyak pihak berharap petugas lalu lintas dapat lebih sering melakukan patroli di kawasan tersebut untuk menertibkan pengendara yang membandel.

Selain itu, para pengguna jalan juga diimbau untuk tetap sabar menghadapi kemacetan dan tidak mengambil jalur pejalan kaki sebagai alternatif.***

Kecelakaan Ojol di Jalan Pajajaran Bogor, Pelaku Tabrak Lari Kabur

0

Bogordaily.net – Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan dua pengemudi ojek online (ojol) terjadi di depan Halte Kesatuan, Jalan Pajajaran, Kota Bogor, pada Minggu malam, 19 Oktober 2025, sekitar pukul 20.00 WIB.

Insiden ini menarik perhatian warga dan pengguna jalan karena terjadi di jalur utama yang cukup padat pada malam hari.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa bermula ketika salah satu pengendara ojol diduga menyenggol rekan seprofesinya saat melaju di jalur kiri jalan.

Benturan yang cukup keras membuat korban terjatuh dan motornya terguling di badan jalan.

Beberapa pengendara lain sempat berhenti untuk membantu, sementara lalu lintas di sekitar lokasi sempat tersendat.

Ironisnya, pengendara yang diduga menjadi penyebab kecelakaan justru memilih melarikan diri tanpa memberikan pertolongan.

Aksi tersebut membuat sejumlah warga dan pengemudi lain geram. Korban yang mengalami luka di bagian kaki dan tangan, kemudian segera dievakuasi oleh warga dan rekan ojol lainnya ke Rumah Sakit PMI Bogor untuk mendapatkan perawatan medis.

Hingga saat ini, polisi masih menelusuri identitas dan keberadaan pelaku tabrak lari tersebut dengan memeriksa rekaman CCTV di sekitar kawasan Halte Kesatuan.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi seluruh pengguna jalan, termasuk para pengemudi ojol, agar selalu berhati-hati, menjaga jarak aman, serta saling menghormati sesama pengendara untuk menghindari kecelakaan serupa di kemudian hari.***

Lawan Hoaks dan Jaga Persatuan, Kota Bogor Gelar Apel Deklarasi Komitmen Bersama

0

Bogordaily.net – Polresta Bogor Kota bersama dengan Pemerintah Kota (Pemkot), TNI, Polri, dan seluruh elemen potensi masyarakat menggelar Apel ‘Deklarasi Komitmen Bersama’ untuk memperkuat sinergitas dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), serta memerangi penyebaran berita bohong atau hoaks di Kota Bogor.

Kegiatan apel yang dilaksanakan di Lapangan Mapolresta Bogor Kota pada Senin, 20 Oktober 2025, dihadiri oleh ratusan perwakilan dari tiga pilar utama dan potensi masyarakat, menunjukkan kesatuan tekad dalam menciptakan “Kota Hujan” yang aman dan damai.

Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol Eko Prasetyo menegaskan pentingnya sikap bijak masyarakat dalam menyikapi informasi.

“Kami menghimbau kepada orang tua, kepada adik-adik semuanya, tolong sikapi dengan bijak terkait dengan berita-berita yang belum tentu benar kebenarannya itu,” tegas Kombes Pol Eko Prasetyo.

Ia menekankan bahwa deklarasi ini adalah wujud nyata komitmen bersama untuk saling menjaga Kota Bogor, utamanya dari ancaman internal seperti hoaks dan provokasi yang dapat memecah belah persatuan.

Senada dengan Kapolresta, Komandan Kodim 0606 Kota Bogor, Letkol Kav Kolonel Gan Gan Rusgandara, menerangkan bahwa sinergitas tiga pilar (Pemkot, TNI, Polri) beserta seluruh masyarakat adalah kunci utama.

“Ini hal ini diinisiasi oleh Bapak Kapolresta kemudian dengan Pemkot, untuk ke depannya kita saling menjaga Kota Bogor dengan sinergitas tiga pilar beserta seluruh masyarakat yang ada di wilayah Kota Bogor,” ujar Letkol Kav Kolonel Gan Gan Rusgandara.

Dandim menjelaskan, salah satu kerawanan terbesar yang dihindari adalah berita-berita hoaks dan provokator dari segala sisi. Sinergi dari tingkat paling bawah hingga paling atas diyakini mampu menangkal isu-isu negatif tersebut.

Ketika disinggung mengenai tindakan tegas, Dandim 0606/Kota Bogor memastikan TNI-Polri akan bertindak sesuai prosedur.

“Apabila ada hal tersebut, kita tindak lanjuti dengan tegas terukur sesuai dengan hukum yang berlaku. Kita bantu Polri dalam penegakan hukumnya,” jelasnya.

Menyikapi maraknya penyebaran hoaks belakangan ini, Letkol Kav Kolonel Gan Gan Rusgandara kembali menghimbau masyarakat.

“Intinya saya menghimbau kepada seluruh warga masyarakat Bogor, jangan langsung percaya terhadap berita-berita yang belum tentu kebenarannya itu bisa dibenarkan. Itu bisa di-cross check, bisa ditanyakan benar apa tidak terkait berita itu, karena memang saat ini berita-berita hoaks itu kan luar biasa,” pesannya.

Tak hanya kegiatan bersama, Polresta Bogor Kota juga menggelar kegiatan sosial.

“Alhamdulillah ini kita ada kegiatan selain kita tadi deklarasi komitmen bersama, kita juga ada bagi-bagi sembako kepada seluruh warga masyarakat, terutama elemen masyarakat yang hadir mewakili dalam kegiatan komitmen bersama. Ini kurang lebih sekitar 350 paket sembako yang kita serahkan kepada potensi masyarakat,” tutupnya.(Ibnu Galansa)

MATADOR Selenggarakan Pengajian Bulanan di Taman Heulang, Soroti Isu Keummatan Kontemporer

0

Bogordaily.net – Majlis Taklim Driver Online Nusantara (MATADOR) kembali menghadirkan pengajian bulanan yang kali ini bertempat di Taman Heulang, Kota Bogor, Minggu 19 Oktober 2025.

Acara ini menjadi wadah silaturahim bagi pengurus dan anggota MATADOR, para pengemudi daring, serta masyarakat umum yang berkeinginan untuk memperdalam ilmu agama dan memahami isu-isu keummatan yang relevan.

Dimulai pukul 13.00 WIB, pengajian ini mengupas berbagai topik keagamaan, mulai dari fikih, tafsir Al-Qur’an, hingga persoalan-persoalan aktual yang dihadapi umat Islam.

Antusiasme peserta terlihat jelas dari banyaknya pertanyaan dan diskusi yang menghidupkan suasana pengajian.

“Pengajian ini memberikan manfaat yang besar bagi kami, para pengemudi daring. Selain mendapatkan ilmu agama, kami juga memiliki kesempatan untuk mempererat tali silaturahmi dengan sesama pengemudi dan masyarakat,” ungkap Asep Ukar, sebagai Ketua MATADOR.

Pengajian bulanan MATADOR di Taman Heulang ini diharapkan dapat terus menjadi sarana bagi para pengemudi daring dan masyarakat untuk memperdalam ilmu agama serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya nilai-nilai keummatan.

Dengan demikian, para peserta diharapkan dapat menjadi agen perubahan yang membawa dampak positif bagi masyarakat.

“Kami berkomitmen untuk terus menyelenggarakan pengajian bulanan secara rutin, dengan harapan dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi para peserta dan masyarakat luas.” Ungkap ust Abdul Ghofur selaku Pembina MATADOR.

Kegiatan taklim ditutup dengan makan bersama seluruh jamaah yang hadir.***

Pemkab Bogor Kembali Toreh Prestasi Nasional, Sabet Juara 1 Mandaya Awards 2025

0

Bogordaily.net – Pemerintah Kabupaten Bogor kembali menorehkan prestasi tingkat nasional dengan meraih Juara 1 Mandaya Awards 2025 kategori Kabupaten.

Penghargaan ini menjadi bukti nyata keseriusan Pemkab Bogor dalam menanggulangi kemiskinan secara lintas sektor melalui beragam program pemberdayaan masyarakat.

Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, mewakili Bupati Bogor, di Ballroom Plaza Jamsostek, Jakarta, Kamis (16/10).

Sekda Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, menjelaskan bahwa penghargaan ini merupakan pengakuan atas konsistensi Pemkab Bogor dalam menjalankan berbagai inovasi penanganan kemiskinan yang terintegrasi antara pembangunan infrastruktur, peningkatan ekonomi, dan pemberdayaan masyarakat.

“Program-program yang kami jalankan tidak hanya fokus pada satu sektor, tapi melibatkan banyak pihak dan lintas bidang. Dari pembangunan infrastruktur desa, pemberdayaan ekonomi, penanganan stunting, hingga penyediaan hunian tetap bagi masyarakat terdampak bencana semuanya berorientasi pada pemberdayaan masyarakat,” ungkap Ajat.

Menurutnya, prestasi ini tidak telepas dari sukesi lima Aspek Utama Penanganan Kemiskinan Lintas Sektor di Kabupaten Bogor, antara lain Program Samisade (Satu Miliar Satu Desa) dengan memberikan bantuan keuangan khusus infrastruktur kepada seluruh desa yang dilaksanakan secara padat karya.

Sehingga membuka lapangan kerja bagi masyarakat desa. Program ini menjadi motor penggerak ekonomi di tingkat akar rumput dengan perputaran uang di desa mencapai ratusan miliar rupiah setiap tahun. Kemudian program Gotasmil (Gerakan Orang Tua Asuh Anak Stunting dan Ibu Hamil KEK) dengan menggerakkan kepedulian lintas elemen mulai dari pelaku usaha hingga pejabat pemerintahan untuk menurunkan angka stunting dan meningkatkan gizi ibu hamil berisiko melalui partisipasi langsung dan sukarela.

Lalu ada Beasiswa Pendidikan Tinggi, Pemerintah Kabupaten Bogor memberikan bantuan pendidikan bagi 1.200 mahasiswa berprestasi dari keluarga kurang mampu untuk menempuh pendidikan S1 sebagai investasi jangka panjang dalam memutus rantai kemiskinan.

Selanjutnya, program Pemberdayaan Ekonomi Keluarga Miskin, melalui dukungan modal usaha, pelatihan, dan pendampingan di sektor perikanan dan peternakan, program ini membantu masyarakat miskin agar mampu mandiri dan memiliki sumber penghasilan berkelanjutan.

Dan Pembangunan Hunian Tetap (Huntap) Melalui Pokmas, dengan memberikan hunian layak bagi korban bencana melalui mekanisme swakelola tipe IV, dimana masyarakat sendiri terlibat langsung dalam proses pembangunan. Selain menciptakan lapangan kerja, program ini juga menumbuhkan rasa kepemilikan dan gotong royong antarwarga.

Selain lima aspek utama tersebut, Pemkab Bogor juga terus mengembangkan berbagai program pemberdayaan lain, seperti perbaikan rutilahu, pengelolaan air bersih dan sanitasi, kampung ramah lingkungan, pelatihan wirausaha baru, pengembangan desa wisata, serta kerja sama dengan perguruan tinggi dalam KKN tematik kemiskinan dan stunting.

Ajat Rochmat Jatnika menegaskan, seluruh program tersebut merupakan wujud konkret komitmen Pemkab Bogor untuk memastikan penanganan kemiskinan dilakukan secara berkelanjutan, inklusif, dan kolaboratif.

“Kami berupaya agar setiap rupiah anggaran yang dikeluarkan benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Penghargaan Mandaya Awards ini bukan akhir, tapi motivasi untuk terus memperkuat sinergi lintas sektor demi Bogor yang maju, berdaya, dan sejahtera,” tutupnya.***

Daftar Harga Emas Antam Terbaru Senin 20 Oktober 2025

0

Bogordaily.net – Segini daftar harga emas logam mulia (LM) Antam yang dijual per gram pagi ini per gram di pagi hari ini, Senin 20 Oktober 2025.

Antam tetap menyediakan berbagai ukuran berat emas lm mulai dari yang terkecil, yaitu 0,5 gram, hingga yang terbesar, 1.000 gram.

Harga Emas Antam Senin 20 Oktober 2025

Segini harga emas produksi Antam :

Harga emas 0,5 gram: Rp 1.257.500
Harga emas 1 gram: Rp 2.415.000
Harga emas 5 gram: Rp 11.850.000
Harga emas 10 gram: Rp 23.645.000
Harga emas 25 gram: Rp 58.987.000
Harga emas 50 gram: Rp 117.895.000
Harga emas 100 gram: Rp 235.712.000
Harga emas 250 gram: Rp 589.015.000
Harga emas 500 gram: Rp 1.177.820.000
Harga emas 1.000 gram: Rp 2.355.600.000

Manfaat Beli Emas Logam Mulia

1. Nilainya Stabil

Salah satu hal yang membuat banyak orang berminat menabung emas yaitu karena nilai emas stabil.

Walaupun terkadang mengalami penurunan nilai, namun nilainya cenderung naik dari waktu ke waktu.

Harga yang stabil membuat banyak investor emas bisa mendapatkan keuntungan besar di masa yang akan datang.

2. Modal Awal Relatif Kecil

Sejauh ini mungkin banyak di antara kita yang mengira bahwa tabungan emas memerlukan modal awal yang besar. Padahal, menabung emas bisa dimulai dari nominal kecil.

Anda dapat menabung emas Antam mulai dari 0,01 gram dengan biaya fasilitas penitipan emas per tahun sebesar Rp30.000.

3. Likuiditas Tinggi

Keunggulan tabungan emas Antam lainnya yaitu likuiditasnya tinggi atau mudah dicairkan.

Anda dapat mencairkan tabungan emas dalam bentuk emas batangan atau uang tunai sesuai saldo gram emas yang dimiliki.

Lembaga penyedia tabungan emas ini biasanya menyediakan fasilitas buyback atau beli kembali emas.

Misalnya, saat Anda memiliki tabungan emas, Anda dapat menjualnya kembali dengan nominal minimal sesuai ketentuan yang berlaku.

4. Bisa Menjadi Jaminan Gadai

Ketika Anda membutuhkan uang dalam waktu cepat, namun tidak ingin menjual emas yang dimiliki.

Maka Anda bisa menjadikan emas tersebut sebagai jaminan. Hal ini dikarenakan, emas memiliki nilai ekonomis, sehingga dapat dijadikan sebagai jaminan.

Tak hanya itu, nilai gadai emas juga lebih tinggi dibandingkan barang lain karena harganya sudah diketahui pasti.

Dengan memilih gadai, emas yang dijadikan sebagai jaminan tidak akan berpindah kepemilikannya.

Emas tersebut tetap menjadi milik Anda dan saat ada uang lagi, Anda dapat menebus emas tersebut kembali.

Demikian update harga emas LM Antam per gram hari ini yang dijual Pegadaian, Senin 20 Oktober 2025.***

Perkuat Akses Hunian Terjangkau, Ini Strategi BRI Jaga Kualitas Pembiayaan KPR Subsidi

0

Bogordaily.net – Dalam upaya mendukung program Asta Cita yang menargetkan peningkatan kesejahteraan rakyat melalui penyediaan hunian layak dan terjangkau, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI terus memperkuat perannya sebagai bank penyalur utama Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Subsidi di Tanah Air.

Langkah ini menjadi wujud nyata komitmen BRI dalam memperluas akses pembiayaan perumahan bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR), sekaligus menjaga kualitas portofolio kredit secara berkelanjutan.

Tercatat, hingga akhir Agustus 2025, BRI telah menyalurkan KPR Subsidi kepada 107.244 penerima manfaat di seluruh Indonesia dengan total outstanding sebesar Rp14,65 triliun. Dari jumlah tersebut, sekitar 97% berasal dari skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) yang turut berkontribusi dalam mendukung Program 3 Juta Rumah pemerintah guna menyediakan akses pembiayaan perumahan terjangkau bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).

 

Direktur Utama BRI Hery Gunardi menegaskan bahwa dalam penyaluran KPR Subsidi, BRI selalu menerapkan prinsip kehati-hatian. Setiap pengajuan kredit melalui proses assessment yang ketat untuk memastikan calon debitur memenuhi seluruh kriteria yang ditetapkan.

“Dalam bank memberikan kredit kan, tentunya ada assessment dan ketentuan yang ada harus dipenuhi. Nah, atas dasar itu kita juga melihat realitanya seperti apa, dan kita tahu bahwa mana yang memang bisa, mana yang belum atau tidak bisa,” ucapnya.

Pendekatan ini pun menjadi kunci dalam menjaga kualitas pembiayaan tetap sehat. Hal ini tercermin dari rasio kredit bermasalah (Non Performing Loan/NPL) KPR Subsidi BRI yang tetap terjaga dengan baik.

Adapun dari sisi pendanaan, BRI memastikan kesiapan penuh untuk menopang pembiayaan perumahan rakyat, di mana pada triwulan II 2025, likuiditas BRI berada dalam kondisi kuat dan memadai dengan Loan to Deposit Ratio (LDR) di level 84,97%. Kondisi ini menunjukkan ruang likuiditas yang sangat memadai untuk mendukung pertumbuhan berkelanjutan. Selain itu, tambahan likuiditas sebesar Rp55 triliun dari pemerintah juga semakin memperkuat kemampuan BRI dalam menyalurkan pembiayaan hunian bersubsidi.

Kendati demikian, Hery mengakui, tantangan dalam pembiayaan perumahan masih cukup besar, terutama karena backlog perumahan di segmen masyarakat menengah ke bawah yang mencapai sekitar 10 juta unit. Adapun, salah satu hambatan yang masih sering dijumpai adalah minimnya pemahaman calon nasabah mengenai prosedur pengajuan dan akses pembiayaan.

“Kuncinya adalah sosialisasi dan kemudahan calon nasabah untuk melakukan pengajuan serta mendapatkan pembiayaan,” ujar Hery.

Hery menyebut dengan dukungan lebih dari 7.000 kantor cabang yang tersebar di seluruh Indonesia, BRI pun memiliki kemampuan untuk mengakselerasi perluasan akses layanan pembiayaan hingga ke pelosok.

Jaringan yang luas ini memudahkan masyarakat dan calon nasabah untuk memperoleh informasi, mengajukan pembiayaan, serta menikmati layanan perbankan secara optimal.

“Keunggulan tersebut menjadikan BRI sebagai mitra strategis pemerintah dalam mempercepat realisasi program perumahan rakyat dan pemenuhan kebutuhan hunian layak bagi Masyarakat”, pungkas Hery Gunardi.***