Home Blog Page 34

Untuk Pertama Kalinya, Rio Menyapa Publik dari Habitatnya di Taman Safari Indonesia

0

Bogordaily.net – Taman Safari Indonesia (TSI) hari ini secara resmi memperkenalkan Rio, anak giant panda pertama yang lahir di Indonesia, kepada publik untuk pertama kalinya. Momen ini dilaksanakan setelah melalui proses asesmen komprehensif yang memastikan Rio telah memenuhi indikator kesiapan fisik, perilaku, dan perkembangan yang diperlukan. Penilaian tersebut dilakukan oleh tim Life Science dan Veteriner TSI bersama para ahli dari China Conservation and Research Centre for the Giant Panda (CCRCGP).

Lahir pada 27 November 2025 dengan berat sekitar 200 gram, Rio kini tumbuh menjadi anak giant panda jantan yang sehat dengan berat lebih dari sekitar 11 kilogram pada usia 184 hari. Saat ini Rio telah mampu berjalan secara mandiri, berinteraksi aktif dengan induknya, Hu Chun, serta mulai mengkonsumsi rebung sebagai bagian dari proses transisi nutrisi yang dikelola secara bertahap dan diawasi secara profesional.

Perkenalan Rio kepada publik dilakukan secara bertahap dan dalam durasi yang terkontrol, sesuai dengan protokol kesejahteraan satwa serta standar konservasi yang diakui secara internasional. Pendekatan ini diterapkan untuk memastikan bahwa kesejahteraan, kenyamanan, dan proses adaptasi perilaku Rio tetap menjadi prioritas utama sepanjang proses pengenalan kepada publik.

Rio saat ini merupakan satu-satunya anak giant panda yang lahir di luar Tiongkok dalam tiga tahun terakhir. Kelahirannya menjadi kontribusi penting bagi kolaborasi konservasi internasional sekaligus memperkuat peran Indonesia dalam jaringan konservasi giant panda global. Pencapaian ini juga menjadi tonggak penting dalam pengembangan program konservasi ex-situ di Indonesia.

Kini, masyarakat memiliki kesempatan istimewa untuk menyaksikan secara langsung tumbuh kembang Rio, anak giant panda pertama yang lahir di Indonesia. Sebuah momen langka yang tidak hanya menjadi bagian dari sejarah konservasi nasional, tetapi juga menghadirkan pengalaman berkesan untuk melihat lebih dekat salah satu satwa paling ikonik di dunia.***

Menkop Apresiasi Kopdit Obor Mas NTT sebagai Penyalur KUR Beraset Rp1,5 T

0

Bogordaily.net – Kementerian Koperasi (Kemenkop) memberikan apresiasi yang tinggi kepada Koperasi Simpan Pinjam Koperasi Kredit (KSP Kopdit) Obor Mas atas kinerja positifnya sepanjang tahun 2025. Koperasi ini mampu mencatatkan nilai aset lebih dari Rp1,5 triliun dan masih tetap dipercaya oleh pemerintah sebagai salah satu koperasi utama penyalur Kredit Usaha Rakyat (KUR).

Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono menjelaskan konsistensi dalam hal pelayanan dan inovasi yang terus dikembangkan oleh KSP Kopdit Obor Mas menjadi kunci keberhasilan koperasi ini sehingga unit bisnisnya terus berkembang dan konsisten memberikan dampak positif bagi anggota dan masyarakat.

“Pada tanggal 12 Juli yang akan datang bertepatan dengan Hari Koperasi Nasional, kami ingin memberikan penghargaan khusus kepada seluruh masyarakat Nusa Tenggara Timur dan juga pemerintah Provinsi karena koperasi ini membawa nama harum di kancah nasional,” kata Menkop Ferry dalam Pembukaan Rapat Anggota Tahunan (RAT) Paripurna XLII Tahun Buku 2025 KSP Kopdit Obor Mas, Sabtu (30/5).

Hadir dalam acara tersebut Bupati Sikka Juventus Prima Yoris Kago, Ketua DPRD Kabupaten Sikka Stefanus Sumandi, Staf Khusus Menteri Koperasi Bidang Literasi dan Pemberdayaan Media Koperasi Widya Ishwara Naraya, Direktur Utama LPDB (Lembaga Pengelola Dana Bergulir) Koperasi Krisdiyanto, Sekretaris Daerah Provinsi NTT Flouri Rita.

Dengan berbagai penghargaan dan pengakuan atas kinerja positifnya, Menkop Ferry mendorong agar KSP Kopdit Obor Mas mulai fokus memperluas kiprah bisnisnya dengan masuk ke sektor riil. Selama ini, kinerja koperasi kebanggaan nasional ini lebih banyak ditopang oleh jasa simpan pinjam. Dengan masuk ke sektor produktif atau riil, diharapkan KSP Kopdit ini dapat memberikan multiplayer effect lebih besar bagi anggota dan masyarakat

“Saya mengharapkan KSP Kopdit Obor Mas sudah mulai masuk ke sektor riil, sektor produktif yang bisa mendukung UMKM lokal dan pariwisata,” ujarnya.

Dampak positif lain dari optimalisasi usaha di sektor riil dan produktif, peluang KSP Kopdit Obor Mas untuk meningkatkan pendapatan dan juga sisa hasil usaha (SHU) bagi anggota juga berpotensi meningkat. Berbekal dengan kinerja yang sangat baik tersebut, Menkop Ferry optimis bahwa koperasi ini kedepannya dapat tumbuh lebih besar dan dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat dengan skala yang lebih luas.

Kemenkop memastikan bahwa pemerintah tetap akan fokus untuk mendukung dan mendampingi koperasi eksisting khususnya KSP Kopdit Obor Mas di tengah upaya akselerasi operasionalisasi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Program prioritas Presiden ini diharapkan dapat semakin memperkuat peran dan eksistensi koperasi dalam mendorong kesejahteraan masyarakat di desa atau di kelurahan.

“Pak Presiden ingin mengembalikan arah pembangunan ekonomi kita berdasarkan konstitusi agar sistem ekonomi dan praktek ekonomi kita sesuai dengan Undang-Undang Dasar 1945 dan khususnya Pasal 33,” katanya.

Keberadaan KDKMP diharapkan mampu mengubah paradigma masyarakat desa dari sekadar penerima manfaat menjadi pelaku utama pembangunan. Dengan demikian, koperasi menjadi instrumen pemerataan ekonomi secara nasional.

“Salah satu tanggung jawab besar dari Kementerian Koperasi tidak hanya fokus mengurus KDKMP tetapi kami juga tetap harus membina koperasi yang sudah ada terlebih dahulu termasuk KSP Kopdit Obor Mas dan KSP lainnya,” kata Menkop Ferry.

Menutup sambutannya, Menkop Ferry berharap pelaksanaan RAT dan pelantikan pengurus baru KSP Kopdit Obor Mas periode 2026–2029 dapat terus menjaga integritas dan profesionalisme. Ia juga berharap agar peningkatan layanan dapat terus ditingkatkan seiring dengan akan diberikannya dukungan tambahan pembiayaan dari LPDB Koperasi.

“Amanah yang diberikan pada anggota merupakan tanggung jawab besar bagi pengurus dan pengawas untuk terus mampu menjaga integritas, profesionalisme serta transparansinya,” katanya.

Sementara itu Bupati Kabupaten Sikka Juventus Prima Yoris Kago menyatakan bahwa saat ini di wilayahnya memiliki sekitar 130 koperasi aktif dan telah berhasil mendirikan 194 KDKMP. Koperasi-koperasi ini sebagai motor penggerak ekonomi rakyat di wilayah Timur. Ia percaya bahwa koperasi eksisting selama ini khususnya KSP Kopdit Obor Mas menjadi salah satu lembaga penting bagi pemerintah untuk bersama-sama mendorong pertumbuhan kemandirian ekonomi.

“Kita patut bangga karena Koperasi-koperasi dari Kabupaten Sikka menjadi perhatian besar secara nasional, KSP Kopdit Obor Mas yang lahir dari semangat sederhana, namun per hari ini mampu berkembang menjadi koperasi dengan lebih dari 150 ribu anggota dan aset lebih dari Rp1,5 triliun,” kata Juventus.

Juventus berharap semoga Kabupaten Silka dapat menjadi sebagai salah satu model nasional dalam pengembangan ekonomi koperasi berbasis desa dan komunitas.

Plt Ketua Pengurus KSP Kopdit Obor Mas Valerianus Samador menyatakan bahwa pelaksanaan RAT hari ini dihadiri oleh 32 perwakilan Kantor Cabang di Seluruh NTT. RAT menjadi momentum bagi pengurus untuk mempertanggungjawabkan seluruh kinerja di tahun 2025 sekaligus untuk mengesahkan struktural kepengurusan yang baru periode 2026-2029.

Saat ini KSP Kopdit Obor Mas memiliki anggota 162.412 yang tersebar di seluruh wilayah di NTT. KSP ini menjadi salah satu andalan bagi pemerintah untuk mendukung penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) dimana junlah aset saat ini mencapai Rp1,52 triliun.

“Fokus kami di 2026 ini adalah penguatan disiplin anggota melalui pemberdayaan UMKM dan financial literasi guna mewujudkan koperasi yang aman, sehat, unggul dan berdaya saing tinggi,” kata Valerianus Samador.***

Menkop Ferry Dorong Kopdit Obor Mas NTT Jadi Kebanggaan Nasional

0

Bogordaily.net – Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono menghadiri kegiatan dialog bersama pengurus Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), Jumat (29/5/2026). Bertempat di Kantor Pusat KSP Kopdit Obor Mas, Menkop menegaskan posisi strategis koperasi sebagai instrumen utama penguatan ekonomi rakyat.

Dalam arahannya, Menkop memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Sikka atas inisiasi ruang dialog ini guna memperkuat sinergi membangun koperasi yang sehat dan berkelanjutan. Ia menekankan bahwa KDKMP dirancang untuk menghadirkan pusat ekonomi produktif langsung dari tingkat desa demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Barang-barang yang dijual di KDKMP diprioritaskan produk lokal asli wilayahnya,” tegas Menkop.

Menkop Ferry juga mendorong KSP Kopdit Obor Mas untuk terus berkembang dan menjadi kebanggaan nasional. Menurutnya, dengan capaian aset yang hampir menyentuh Rp2 triliun, Obor Mas telah menunjukkan peran besar koperasi dalam memperkuat ekonomi masyarakat di NTT.

Acara tersebut turut dihadiri Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena, Bupati Sikka Juventus Prima Yoris Kago, Direktur Utama LPDB Krisdiyanto, serta jajaran Forkopimda Kabupaten Sikka.

Khusus untuk wilayah Kabupaten Sikka, saat ini tercatat sebanyak 31 titik pembangunan KDKMP yang sedang berjalan. Menkop menilai hal ini menunjukkan koperasi telah menjadi motor pertumbuhan ekonomi baru di tingkat desa dan kelurahan.

Menkop Ferry juga mengingatkan pentingnya tata kelola koperasi yang profesional, transparan, dan akuntabel.
“Koperasi harus mampu membantu masyarakat melalui penguatan usaha produktif, peningkatan literasi keuangan, serta pengembangan usaha desa,” ujarnya.

Plt Ketua Pengurus Kopdit Obor Mas, Velerianus Samador, menyampaikan kebanggaannya atas kepercayaan dari Kementerian Koperasi yang menunjuk Kopdit Obor Mas sebagai salah satu “kakak asuh” bagi KDKMP di NTT.
“Kami tentu bangga dipercaya menjadi kakak asuh. Harapannya, melalui kolaborasi ini KDMP bisa berkembang sesuai harapan,” ujar Velerianus.

Ia menambahkan, dari total 194 KDMP, pihaknya akan melakukan pemetaan untuk menentukan koperasi yang akan diprioritaskan dalam pendampingan tahap awal.

“Kita baru mulai dan akan melihat mana yang paling membutuhkan pendampingan terlebih dahulu,” katanya.***

PLN UP3 Bogor Memastikan Listrik Andal dalam Acara Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda

0

Bogordaily.net – Dalam rangka mendukung kesuksesan penyelenggaraan Kirab Budaya Tatar Sunda, PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Bogor memastikan kesiapan penuh sistem kelistrikan selama acara berlangsung. Kegiatan yang digelar pada Jumat, 8 Mei 2026 ini menempuh rute dari Istana Batu Tulis hingga pintu gerbang Lawang Seketeng, serta dihadiri oleh Gubernur Jawa Barat.

Kirab Budaya Tatar Sunda merupakan agenda penting yang bertujuan untuk mengenalkan sekaligus melestarikan budaya Sunda kepada masyarakat luas. Guna mendukung kelancaran acara tersebut, PLN UP3 Bogor menerjunkan personel siaga, melakukan pengecekan menyeluruh terhadap jaringan listrik, serta menyiapkan peralatan pendukung untuk mengantisipasi potensi gangguan.

Manager PLN UP3 Bogor, Grahaita Gumelar, menyampaikan bahwa keandalan pasokan listrik menjadi prioritas utama dalam setiap kegiatan strategis masyarakat.

“PLN UP3 Bogor berkomitmen penuh untuk menjaga keandalan listrik selama pelaksanaan Kirab Budaya Tatar Sunda. Kami telah menyiapkan personel siaga, melakukan inspeksi jaringan, serta memastikan seluruh infrastruktur kelistrikan dalam kondisi optimal agar acara dapat berjalan lancar tanpa kendala,” ujar Gumelar.

Lebih lanjut, General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Barat, Sugeng Widodo, menegaskan bahwa dukungan PLN terhadap kegiatan budaya merupakan bagian dari kontribusi perusahaan dalam pembangunan sosial dan pelestarian kearifan lokal.

“Kami percaya bahwa listrik yang andal tidak hanya mendukung aktivitas ekonomi, tetapi juga menjadi enabler dalam pelestarian budaya. PLN hadir untuk memastikan setiap momen penting masyarakat, termasuk Kirab Budaya Tatar Sunda ini, dapat berlangsung dengan aman dan sukses,” lanjut Sugeng.

Dengan kesiapan dan sinergi yang solid, PLN berharap kehadiran listrik yang andal dapat memberikan kenyamanan bagi seluruh peserta dan masyarakat yang menyaksikan, serta turut memperkuat upaya pelestarian budaya Sunda di Jawa Barat.***

PLN UP3 Bogor Gelar Upacara Peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke-118

0

Bogordaily.net — Dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Nasional ke-118, seluruh insan PLN UP3 Bogor melaksanakan upacara bendera sebagai bentuk penghormatan dan mengenang jasa para pahlawan yang telah berjuang demi kemerdekaan Indonesia.

Upacara yang diikuti oleh seluruh pegawai ini berlangsung dengan khidmat dan penuh semangat nasionalisme. Momentum Hari Kebangkitan Nasional menjadi pengingat penting bagi seluruh insan PLN untuk terus menumbuhkan semangat persatuan, kerja keras, serta kontribusi nyata dalam memajukan bangsa.

Peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke-118 ini mengusung semangat untuk terus bangkit dan beradaptasi menghadapi tantangan zaman, sekaligus memperkuat komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Melalui kegiatan ini, PLN UP3 Bogor menegaskan perannya sebagai bagian dari penggerak pembangunan nasional, khususnya dalam penyediaan energi listrik yang andal.

Manager PLN UP3 Bogor, Grahaita Gumelar, menyampaikan bahwa upacara ini bukan sekadar seremonial, melainkan bentuk refleksi atas perjuangan para pahlawan.

“Melalui peringatan Hari Kebangkitan Nasional ini, kami ingin menanamkan kembali nilai-nilai perjuangan, semangat kebersamaan, serta dedikasi dalam bekerja. Ini menjadi momentum bagi seluruh insan PLN untuk terus berkontribusi dalam memajukan Indonesia melalui pelayanan kelistrikan yang andal,” ujar Gumelar.

Lebih lanjut, tujuan dilaksanakannya upacara ini adalah untuk memperkuat rasa nasionalisme, meningkatkan semangat pengabdian, serta menumbuhkan kesadaran akan pentingnya peran setiap individu dalam pembangunan bangsa.

General Manager UID Jawa Barat, Sugeng Widodo, turut memberikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan ini.

“Hari Kebangkitan Nasional merupakan momen penting untuk merefleksikan semangat perjuangan para pendahulu. Kami berharap seluruh insan PLN dapat terus menjaga semangat tersebut dalam menjalankan tugas, memberikan pelayanan terbaik, serta berinovasi demi kemajuan Indonesia,” ungkap Sugeng.

Dengan semangat Hari Kebangkitan Nasional ke-118, PLN UP3 Bogor berkomitmen untuk terus bergerak maju, memberikan kontribusi terbaik, serta menghadirkan energi yang andal demi mendukung pertumbuhan dan kesejahteraan masyarakat Indonesia.***

Insan PLN UP3 Bogor Rutin Gelar Jumat Berbagi Saling Menguatkan, Wujud Kepedulian dan Pemberdayaan UMKM

0

Bogordaily.net — Insan PLN UP3 Bogor secara konsisten menunjukkan kepeduliannya terhadap sesama melalui kegiatan sosial rutin “Jumat Berbagi Saling Menguatkan”.

Program ini merupakan inisiatif pegawai yang secara sukarela menyisihkan sebagian rezekinya untuk membantu masyarakat di lingkungan sekitar kantor PLN UP3 Bogor.

Melalui kegiatan ini, bantuan yang diberikan tidak hanya menyasar masyarakat yang membutuhkan, tetapi juga turut memberdayakan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di sekitar kantor. Produk makanan dan kebutuhan yang dibagikan kepada masyarakat berasal dari UMKM lokal, sehingga program ini memberikan dampak ganda: membantu sesama sekaligus menggerakkan roda ekonomi masyarakat sekitar.

Manager PLN UP3 Bogor, Grahaita Gumelar, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi bentuk nyata kepedulian sosial insan PLN.

“Jumat Berbagi Saling Menguatkan bukan hanya tentang memberi, tetapi juga tentang memperkuat rasa kebersamaan dan kepedulian di antara sesama. Kami ingin kehadiran PLN tidak hanya dirasakan melalui layanan listrik, tetapi juga melalui kontribusi sosial yang nyata bagi masyarakat,” ujar Gumelar.

Kegiatan sosial ini bertujuan untuk menumbuhkan semangat berbagi, mempererat hubungan antara PLN dan masyarakat, serta memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi lingkungan sekitar. Selain itu, program ini juga diharapkan dapat menginspirasi lebih banyak pihak untuk turut berkontribusi dalam kegiatan sosial yang berdampak positif.

General Manager UID Jawa Barat, Sugeng Widodo, turut mengapresiasi inisiatif yang dilakukan oleh insan PLN UP3 Bogor.

“Kegiatan Jumat Berbagi ini mencerminkan nilai-nilai kemanusiaan dan kepedulian yang menjadi bagian dari budaya PLN. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus berjalan dan memberikan manfaat yang lebih luas, tidak hanya bagi penerima bantuan tetapi juga bagi pelaku UMKM dan masyarakat secara keseluruhan,” lanjut Sugeng.

Melalui program sosial Jumat Berbagi Saling Menguatkan, PLN UP3 Bogor menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya sebagai penyedia energi listrik, tetapi juga sebagai mitra yang peduli dan berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan sosial.***

Usulan Negara Federal Muncul di Forum Civil Society, Soroti Efektivitas Desentralisasi

0

Bogordaily.net – Gagasan perubahan sistem ketatanegaraan dari negara kesatuan menjadi negara federal kembali mencuat dalam sebuah usulan yang disampaikan oleh Arwin Lubis dalam forum civil society.

Dalam usulan yang ditujukan sebagai bahan pernyataan konferensi republik, Arwin menilai peran masyarakat sipil (civil society) perlu diperkuat untuk mengawal berbagai isu publik, mulai dari dugaan penyimpangan negara dan aparat, kebijakan yang dinilai tidak berpihak kepada rakyat, hingga agenda-agenda yang dianggap pro terhadap kepentingan masyarakat.

Menurutnya, selama ini berbagai upaya yang dilakukan kelompok masyarakat sipil, seperti audiensi dengan lembaga publik maupun aksi demonstrasi di daerah, belum memberikan dampak signifikan terhadap pengambilan keputusan di tingkat pusat.

Ia berpendapat bahwa berbagai aspirasi yang disampaikan melalui kajian ilmiah maupun aksi massa kerap tidak mendapatkan respons yang memadai dari pemerintah pusat. Bahkan, dalam sejumlah kasus, aksi yang dilakukan disebut memerlukan biaya besar dan menimbulkan korban luka hingga korban jiwa.

Usulan Negara Federal Muncul di Forum Civil Society, Soroti Efektivitas Desentralisasi

Dalam usulannya, Arwin juga menyoroti efektivitas sistem desentralisasi yang saat ini diterapkan di Indonesia. Ia menilai pemerintah daerah, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota, belum memiliki kewenangan yang cukup kuat untuk menjawab berbagai tuntutan masyarakat.

“Model desentralisasi yang diperkuat seperti selama ini terbukti tetap tidak memberikan manfaat optimal bagi kemajuan demokrasi di Indonesia,” ujarnya.

Berdasarkan pandangan tersebut, Arwin mengusulkan adanya perubahan tata kelola negara dengan memperkuat otoritas, peran, serta tanggung jawab pemerintah daerah. Salah satu opsi yang diajukan adalah mengubah model Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) menjadi negara federal.

Usulan tersebut disebut merujuk pada hasil kesepakatan yang pernah muncul dalam Konferensi Meja Bundar di Den Haag, Belanda, pada 1949.

Hingga saat ini, usulan tersebut masih berupa pandangan dan rekomendasi yang disampaikan dalam forum masyarakat sipil serta belum menjadi agenda resmi pemerintah.***

Kisah BRILink Agen John, Dorong Perekonomian Masyarakat Perbatasan RI – Papua Nugini

0

Bogordaily.net – Di kawasan perbatasan RI–Papua Nugini, tepatnya di Sota, salah satu distrik di Kabupaten Merauke, Papua Selatan, akses keuangan memiliki makna besar dalam mendukung aktivitas masyarakat.

Di wilayah yang menjadi salah satu garis terdepan NKRI ini, BRI melalui BRILink Agen hadir sebagai perpanjangan tangan layanan perbankan, mendekatkan akses keuangan sekaligus mendorong tumbuhnya ekonomi lokal.

Kehadiran BRILink Agen menjadi semakin relevan karena akses masyarakat Sota menuju pusat Kota Merauke tidak selalu mudah. Dengan jarak 100 kilometer dari pusat kota, dan akses yang membutuhkan biaya perjalanan cukup besar, masyarakat membutuhkan layanan keuangan yang mudah dijangkau.

Sebagai bagian dari masyarakat perbatasan yang juga menjadi nasabah pinjaman BRI, John Al Bugis merasakan besarnya kebutuhan masyarakat Sota terhadap akses layanan keuangan yang lebih mudah dan dekat. Berangkat dari hal tersebut, pada tahun 2021 John memutuskan menjadi Agen BRILink guna membantu menghadirkan layanan perbankan yang lebih praktis bagi warga sekitar.

“Saya membuka BRILink karena tinggal di wilayah perbatasan. Masyarakat di sini sangat membutuhkan layanan keuangan, karena jarak ke Kota Merauke sekitar 100 kilometer,” cerita John.

Ia menyampaikan, selama lima tahun menjalankan usaha sebagai BRILink Agen, ia pun secara langsung melihat bagaimana layanan yang ia hadirkan dapat memberi manfaat nyata bagi masyarakat sekitar. Baginya, melalui BRILink Agen yang ia miliki, kini warga dapat melakukan berbagai transaksi dasar seperti setor tunai, tarik tunai, transfer, hingga pembayaran kebutuhan sehari-hari dengan lebih mudah.

“Kemudahan ini menjadi sangat berarti karena membantu aktivitas ekonomi tetap berjalan tanpa harus menempuh perjalanan jauh ke pusat kota. Bagi saya momen sangat berkesan ketika manfaat ini dirasakan oleh banyak masyarakat, mulai dari warga sekitar, pelaku usaha lokal, pekerja sektor layanan, hingga petugas yang bertugas di wilayah perbatasan,” ujarnya.

Seiring berjalannya waktu, berbagai pendampingan dan edukasi dari petugas BRILink turut membantu John dalam mengembangkan usahanya sebagai BRILink Agen. Manfaat dari usaha tersebut pun dirasakan langsung oleh John, tidak hanya dalam meningkatkan perekonomian keluarga, tetapi juga memberinya kesempatan untuk berkontribusi lebih luas bagi masyarakat sekitar. Dari Sota, ia turut menggerakkan perekonomian masyarakat melalui layanan perbankan yang hadir hingga garis terdepan Indonesia.

Dalam menjalankan usaha BRILink Agen, John juga terus berupaya memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat. Di tengah hadirnya berbagai pilihan layanan keagenan, ia memastikan transaksi berjalan lancar serta menjaga biaya layanan tetap terjangkau bagi warga.

“Cara saya agar masyarakat bisa mengandalkan BRILink Agen adalah dengan meyakinkan mereka bahwa BRI telah dipercaya masyarakat selama ini. Selain itu, saya juga menjaga biaya layanan agar tetap bersaing,” jelasnya.

Keberadaan BRILink Agen di wilayah perbatasan pun menjadi bagian dari komitmen BRI dalam memperluas inklusi keuangan hingga ke pelosok negeri.

Direktur Corporate Banking BRI Riko Tasmaya mengatakan bahwa kehadiran BRILink Agen tidak hanya mempermudah masyarakat dalam melakukan transaksi keuangan sehari-hari, tetapi juga membantu menjaga aktivitas ekonomi lokal tetap berjalan dengan baik.

“BRI terus berkomitmen memperluas akses layanan keuangan hingga ke wilayah terdepan dan perbatasan Indonesia, termasuk kawasan perbatasan seperti Sota. BRI akan terus memperkuat ekosistem Agen BRILink melalui pendampingan dan edukasi agar para agen dapat terus memberikan layanan yang optimal sekaligus menjadi penggerak ekonomi masyarakat di wilayah masing-masing,” jelasnya.

Sebagai informasi, per akhir Maret 2026, jumlah BRILink Agen telah mencapai lebih dari 1,18 juta agen yang tersebar di 66.450 desa atau lebih dari 80% total desa di Indonesia. Jangkauan tersebut memperkuat peran BRILink Agen sebagai jaringan layanan keuangan berbasis kemitraan di tingkat desa.

Sepanjang Triwulan I 2026, BRILink Agen pun mencatatkan volume transaksi mencapai Rp420 triliun. Aktivitas tersebut menegaskan peran BRILink Agen sebagai salah satu kanal utama masyarakat dalam memenuhi kebutuhan transaksi keuangan, serta turut berkontribusi terhadap fee based income (FBI) BRI yang mencapai Rp459 miliar.***

Car Free Night HJB 544 Digelar di Cibinong, Jalur Cepat Ditutup Mulai Pukul 18.00 WIB

0

Bogordaily.net – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor akan menggelar Car Free Night (CFN) Istimewa dalam rangka memperingati Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544 di Jalan Tegar Beriman, Cibinong, pada Sabtu malam 30 Mei 2026.

Adapun, kegiatan akan berlangsung mulai pukul 18.00 hingga 24.00 WIB dari putaran BPBD hingga Simpang PDAM.

Pelaksanaan CFN hanya akan menggunakan jalur cepat Jalan Tegar Beriman, sehingga arus lalu lintas tetap dapat berjalan melalui jalur lambat di sisi kiri dan kanan jalan.

Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan Kabupaten Bogor, Dadang Kosasih mengatakan bahwa, pihaknya telah menyiapkan pengamanan dan pengaturan lalu lintas selama kegiatan berlangsung dengan menerjunkan puluhan personel Dishub serta berkoordinasi bersama Polres Bogor.

“Tidak ada rekayasa lalu lintas alternatif, karena jalur lambat tetap digunakan oleh pengendara,” kata Dadang, Sabtu 30 Mei 2026.

Ia mengatakan, untuk mendukung kenyamanan masyarakat, Dishub Kabupaten Bogor juga menyiapkan area parkir di sejumlah kantor dinas yang berada di sepanjang Jalan Tegar Beriman.

“Untuk parkiran kita arahkan ke dinas-dinas yang ada, terutama yang berdekatan dengan lokasi CFN,” jelasnya.

Sementara itu, pada CFN Istimewa akan ada pula penyambutan pelari HJB Run 2026 yang mengusung konsep night run, event lari malam ini akan menghubungkan dua wilayah sekaligus, dimulai dari Balai Kota Bogor dan finish di Skywalk Tegar Beriman, Cibinong.

Sebanyak 250 pelari terpilih siap ikut meramaikan event ini. Tak sekadar menjadi ajang olahraga, HJB Run 2026 juga menjadi simbol kolaborasi antara Kota dan Kabupaten Bogor dalam merayakan hari jadi bersama warga.***

Albin

Ada Peresmian JPO hingga Pertunjukan Seni Budaya, Pemkab Bogor Akan Gelar CFN Malam Ini di Jalan Tegar Beriman

0

Bogordaily.net – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor akan menggelar Car Free Night (CFN) Istimewa dalam rangka memperingati Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544 di Jalan Tegar Beriman, Cibinong, pada Sabtu malam 30 Mei 2026.

Adapun, kegiatan akan berlangsung mulai pukul 18.00 hingga 24.00 WIB dari putaran BPBD hingga Simpang PDAM.

CFN Istimewa menjadi salah satu rangkaian perayaan HJB ke-544 dalam rangka meningkatkan ekonomi melalui pemberdayaan UMKM dan peningkatan kunjugan di kawasan Gelora Pakansari dan Tegar Beriman.

CFN Istimewa akan menghadirkan suasana malam penuh warna melalui pertunjukan seni, tata cahaya spektakuler, hiburan musik, hingga ragam kuliner dan tenant UMKM lokal.

Sekaligus peresmian Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) dan penyambutan pelari HJB Run 2026.

Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika menyampaikan bahwa, kegiatan CFN Istimewa bukan sekadar hiburan malam, tetapi juga menjadi simbol kebersamaan dan semangat masyarakat Kabupaten Bogor yang terus tumbuh sebagai daerah yang berdaya dan beriman.

“CFN Istimewa ini akan menjadi ajang konsolidasi potensi daerah. Jadi pusat kegiatan. UMKM, talenta seni, budaya dari kecamatan lain bisa terpusat dan tampil bersama,” kata Ajat, Sabtu 30 Mei 2026.

Menurutnya, pada pelaksanaan CFN tersebut juga akan dilakukan peresmian Skywalk atau Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di depan Kompleks Pemerintah Kabupaten Bogor.

“Skywalk nantinya dimanfaatkan sebagai panggung utama berbagai pertunjukan seni dan hiburan,” jelasnya.

Ajat menambahkan, CFN Istimewa menjadi ruang ekspresi sekaligus perayaan kebanggaan masyarakat Kabupaten Bogor.

Melalui kegiatan ini, pemerintah ingin menghadirkan ruang publik yang aman, nyaman, dan mampu menggerakkan perekonomian masyarakat melalui keterlibatan pelaku UMKM lokal.

“Kami memohon maaf apabila kegiatan CFN Istimewa ini menimbulkan ketidaknyamanan bagi sebagian masyarakat pengguna jalan. Namun kami telah menyiapkan berbagai langkah pengamanan, jalur lambat tetap berfungsi untuk lalu lintas kendaraan,” ungkap Sekda Ajat.***

Albin