Home Blog Page 35

Berawal dari Rem Mendadak, 8 Mobil Terlibat Tabrakan Beruntun di Jagorawi

0

Bogordaily.net – Sabtu 30 Mei 2026 pagi itu arus Tol Jagorawi menuju Bogor sebenarnya tidak terlalu padat.

Namun di Km 19+400, perjalanan sejumlah pengendara mendadak terhenti.

Delapan mobil terlibat dalam tabrakan beruntun. Beruntung tidak ada korban jiwa. Tidak ada pula korban luka yang dilaporkan.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 08.00 WIB, saat kendaraan bergerak dari arah Jakarta menuju Bogor.

Menurut keterangan Kainduk PJR Tol Jagorawi, Kompol Akhmad Jajuli, kecelakaan bermula ketika kendaraan paling depan yang berada di lajur empat mengurangi kecepatan.

Situasi itu seharusnya bisa diantisipasi oleh kendaraan di belakangnya.

Ternyata tidak.

Mobil kedua diduga gagal menjaga jarak aman. Benturan pun tak terhindarkan. Efek domino langsung terjadi. Kendaraan ketiga, keempat, hingga kedelapan ikut saling bertabrakan.

Dalam hitungan detik, delapan kendaraan berjejer di lajur empat arah selatan.

Pemandangan yang membuat pengguna jalan lain memperlambat laju kendaraan mereka.

Meski demikian, insiden tersebut hanya menimbulkan kerusakan material.

Tidak ada korban jiwa.

Tidak ada penanganan medis darurat.

Yang menarik, persoalan itu tidak berlanjut ke proses hukum yang panjang. Para pihak yang terlibat memilih menyelesaikannya secara kekeluargaan.

Setelah urusan dianggap selesai, mereka kembali melanjutkan perjalanan masing-masing.

Sebuah kecelakaan yang melibatkan delapan kendaraan.

Namun berakhir tanpa ambulans. Tanpa korban. Dan tanpa perselisihan berkepanjangan.***

Asap Membumbung di Sempur, Satu Rumah Warga Terbakar

0

Bogordaily.net – Sore di kawasan Sempur yang biasanya tenang mendadak berubah tegang.

Kepulan asap terlihat membumbung dari sebuah rumah warga di Jalan Sempur Kaler RT 02 RW 02, Kelurahan Sempur, Kota Bogor, Sabtu (30/5/2026). Warga sekitar berhamburan keluar rumah. Sebagian mencoba membantu. Sebagian lainnya hanya bisa menyaksikan dengan cemas.

Api diketahui melalap bangunan rumah milik warga. Belum ada informasi resmi mengenai penyebab kebakaran tersebut.

Hingga berita ini ditulis, petugas pemadam kebakaran masih berada di lokasi untuk melakukan penanganan dan memastikan api tidak merembet ke bangunan lain di sekitarnya.

Peristiwa itu dengan cepat menyita perhatian masyarakat. Rekaman video yang beredar di media sosial memperlihatkan asap pekat membubung tinggi dari area permukiman padat penduduk. Situasi di lokasi sempat dipenuhi warga yang ingin mengetahui kondisi terkini.

Belum ada laporan mengenai korban jiwa maupun nilai kerugian akibat insiden tersebut. Aparat terkait masih melakukan pendataan dan penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran.

Petugas mengimbau warga agar tidak mendekati area kebakaran demi kelancaran proses pemadaman serta menghindari risiko yang tidak diinginkan.

Hingga Sabtu petang, proses penanganan masih terus berlangsung dan perkembangan terbaru masih menunggu keterangan resmi dari pihak berwenang.***

Menkop Apresiasi Kopdit Obor Mas NTT sebagai Penyalur KUR Beraset Rp1,5 T

0

Bogordaily.net – Kementerian Koperasi (Kemenkop) memberikan apresiasi yang tinggi kepada Koperasi Simpan Pinjam Koperasi Kredit (KSP Kopdit) Obor Mas atas kinerja positifnya sepanjang tahun 2025. Koperasi ini mampu mencatatkan nilai aset lebih dari Rp1,5 triliun dan masih tetap dipercaya oleh pemerintah sebagai salah satu koperasi utama penyalur Kredit Usaha Rakyat (KUR).

Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono menjelaskan konsistensi dalam hal pelayanan dan inovasi yang terus dikembangkan oleh KSP Kopdit Obor Mas menjadi kunci keberhasilan koperasi ini sehingga unit bisnisnya terus berkembang dan konsisten memberikan dampak positif bagi anggota dan masyarakat.

“Pada tanggal 12 Juli yang akan datang bertepatan dengan Hari Koperasi Nasional, kami ingin memberikan penghargaan khusus kepada seluruh masyarakat Nusa Tenggara Timur dan juga pemerintah Provinsi karena koperasi ini membawa nama harum di kancah nasional,” kata Menkop Ferry dalam Pembukaan Rapat Anggota Tahunan (RAT) Paripurna XLII Tahun Buku 2025 KSP Kopdit Obor Mas, Sabtu 30 Mei 2026.

Hadir dalam acara tersebut Bupati Sikka Juventus Prima Yoris Kago, Ketua DPRD Kabupaten Sikka Stefanus Sumandi, Staf Khusus Menteri Koperasi Bidang Literasi dan Pemberdayaan Media Koperasi Widya Ishwara Naraya, Direktur Utama LPDB (Lembaga Pengelola Dana Bergulir) Koperasi Krisdiyanto, Sekretaris Daerah Provinsi NTT Flouri Rita.

Dengan berbagai penghargaan dan pengakuan atas kinerja positifnya, Menkop Ferry mendorong agar KSP Kopdit Obor Mas mulai fokus memperluas kiprah bisnisnya dengan masuk ke sektor riil.

Selama ini, kinerja koperasi kebanggaan nasional ini lebih banyak ditopang oleh jasa simpan pinjam.

Dengan masuk ke sektor produktif atau riil, diharapkan KSP Kopdit ini dapat memberikan multiplayer effect lebih besar bagi anggota dan masyarakat

“Saya mengharapkan KSP Kopdit Obor Mas sudah mulai masuk ke sektor riil, sektor produktif yang bisa mendukung UMKM lokal dan pariwisata,” ujarnya.

Dampak positif lain dari optimalisasi usaha di sektor riil dan produktif, peluang KSP Kopdit Obor Mas untuk meningkatkan pendapatan dan juga sisa hasil usaha (SHU) bagi anggota juga berpotensi meningkat.

Berbekal dengan kinerja yang sangat baik tersebut, Menkop Ferry optimis bahwa koperasi ini kedepannya dapat tumbuh lebih besar dan dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat dengan skala yang lebih luas.

Kemenkop memastikan bahwa pemerintah tetap akan fokus untuk mendukung dan mendampingi koperasi eksisting khususnya KSP Kopdit Obor Mas di tengah upaya akselerasi operasionalisasi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).

Program prioritas Presiden ini diharapkan dapat semakin memperkuat peran dan eksistensi koperasi dalam mendorong kesejahteraan masyarakat di desa atau di kelurahan.

“Pak Presiden ingin mengembalikan arah pembangunan ekonomi kita berdasarkan konstitusi agar sistem ekonomi dan praktek ekonomi kita sesuai dengan Undang-Undang Dasar 1945 dan khususnya Pasal 33,” katanya.

Keberadaan KDKMP diharapkan mampu mengubah paradigma masyarakat desa dari sekadar penerima manfaat menjadi pelaku utama pembangunan. Dengan demikian, koperasi menjadi instrumen pemerataan ekonomi secara nasional.

“Salah satu tanggung jawab besar dari Kementerian Koperasi tidak hanya fokus mengurus KDKMP tetapi kami juga tetap harus membina koperasi yang sudah ada terlebih dahulu termasuk KSP Kopdit Obor Mas dan KSP lainnya,” kata Menkop Ferry.

Menutup sambutannya, Menkop Ferry berharap pelaksanaan RAT dan pelantikan pengurus baru KSP Kopdit Obor Mas periode 2026–2029 dapat terus menjaga integritas dan profesionalisme.

Ia juga berharap agar peningkatan layanan dapat terus ditingkatkan seiring dengan akan diberikannya dukungan tambahan pembiayaan dari LPDB Koperasi.

“Amanah yang diberikan pada anggota merupakan tanggung jawab besar bagi pengurus dan pengawas untuk terus mampu menjaga integritas, profesionalisme serta transparansinya,” katanya.

Sementara itu Bupati Kabupaten Sikka Juventus Prima Yoris Kago menyatakan bahwa saat ini di wilayahnya memiliki sekitar 130 koperasi aktif dan telah berhasil mendirikan 194 KDKMP.

Koperasi-koperasi ini sebagai motor penggerak ekonomi rakyat di wilayah Timur. Ia percaya bahwa koperasi eksisting selama ini khususnya KSP Kopdit Obor Mas menjadi salah satu lembaga penting bagi pemerintah untuk bersama-sama mendorong pertumbuhan kemandirian ekonomi.

“Kita patut bangga karena Koperasi-koperasi dari Kabupaten Sikka menjadi perhatian besar secara nasional, KSP Kopdit Obor Mas yang lahir dari semangat sederhana, namun per hari ini mampu berkembang menjadi koperasi dengan lebih dari 150 ribu anggota dan aset lebih dari Rp1,5 triliun,” kata Juventus.

Juventus berharap semoga Kabupaten Silka dapat menjadi sebagai salah satu model nasional dalam pengembangan ekonomi koperasi berbasis desa dan komunitas.

Plt Ketua Pengurus KSP Kopdit Obor Mas Valerianus Samador menyatakan bahwa pelaksanaan RAT hari ini dihadiri oleh 32 perwakilan Kantor Cabang di Seluruh NTT.

RAT menjadi momentum bagi pengurus untuk mempertanggungjawabkan seluruh kinerja di tahun 2025 sekaligus untuk mengesahkan struktural kepengurusan yang baru periode 2026-2029.

Saat ini KSP Kopdit Obor Mas memiliki anggota 162.412 yang tersebar di seluruh wilayah di NTT.

KSP ini menjadi salah satu andalan bagi pemerintah untuk mendukung penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) dimana junlah aset saat ini mencapai Rp1,52 triliun.

“Fokus kami di 2026 ini adalah penguatan disiplin anggota melalui pemberdayaan UMKM dan financial literasi guna mewujudkan koperasi yang aman, sehat, unggul dan berdaya saing tinggi,” kata Valerianus Samador.***

Diduga Sindir Rachel Vennya, Curhatan Ibu Okin Soal Cucu Tak Hadir Saat Idul Adha Jadi Sorotan

0

Bogordaily.net – Nama Deasy, ibu dari Niko Al Hakim atau yang akrab disapa Okin, menjadi perbincangan di media sosial setelah mengunggah sebuah video di TikTok pada 26 Mei 2026.

Video tersebut menampilkan suasana perayaan Idul Adha bersama keluarga besar yang berlangsung hangat dan penuh kebersamaan.

Dalam unggahannya, Deasy memperlihatkan momen berkumpul bersama suami, anak-anak, serta anggota keluarga lainnya.

Suasana kekeluargaan yang tampak akrab itu awalnya menuai banyak respons positif dari warganet.

Namun, perhatian publik kemudian tertuju pada salah satu pernyataan yang disampaikan Deasy dalam video tersebut.

Ia mengaku merasa sangat bahagia karena dapat merayakan momen spesial bersama keluarga tercinta.

Meski demikian, Deasy juga mengungkapkan satu hal yang menurutnya masih menjadi kekurangan dalam kebahagiaan tersebut.

“(Bahagia..) meski cucu sendiri enggak datang,” keluhnya.

Pernyataan itu langsung memancing berbagai spekulasi dari netizen. Banyak yang menduga ucapan tersebut berkaitan dengan kedua cucunya yang merupakan anak dari Okin dan Rachel Vennya.

Tak sedikit pula yang menilai unggahan tersebut sebagai bentuk sindiran kepada mantan menantunya.

Kolom komentar video tersebut pun segera dipenuhi berbagai tanggapan dari pengguna media sosial.

Sebagian netizen mencoba memberikan penjelasan dan pembelaan terhadap kondisi yang mungkin terjadi di balik ketidakhadiran sang cucu.

“Cucu-cucunya enggak datang mungkin sibuk latihan untuk mengukir prestasi lagi Bu,” kata netizen.

Komentar tersebut merujuk pada berbagai aktivitas yang kerap dijalani anak-anak Rachel dan Okin.

Namun, diskusi di kolom komentar terus berkembang dengan munculnya berbagai pendapat lain dari warganet.

Sebagian netizen menilai bahwa urusan pertemuan antara cucu dan keluarga besar seharusnya tidak hanya menjadi tanggung jawab satu pihak.

Mereka menyoroti bahwa Okin sebagai ayah juga memiliki peran penting untuk mengatur pertemuan dengan anak-anaknya.

“Kalau cucu enggak datang ya suruh dong Okin yang jemput. Masak harus Rachel yang ngantarin? Kan mereka sudah cerai. Lagian Rachel juga kan punya acara sendiri di rumahnya.” timpal netizen lainnya.

Komentar tersebut mendapat perhatian cukup besar karena dianggap mewakili pandangan sejumlah pengguna media sosial yang menilai situasi keluarga pasca perceraian tidak bisa dibebankan kepada satu pihak saja.

Tak berhenti di situ, ada pula netizen yang mengingat kembali beberapa momen sebelumnya yang melibatkan Okin dan anak-anaknya.

Mereka menilai sorotan seharusnya tidak hanya diberikan ketika cucu tidak hadir dalam acara keluarga tertentu.

“Lah, sibuk ngode-ngode cucunya kagak datang pas Lebaran. Kemarin-kemarin pas Okin selalu absen dari acara Chava dan Biru, perasaan ibu diam-diam” sahutnya lagi.

Perdebatan di media sosial pun terus bergulir setelah komentar-komentar tersebut bermunculan.

Sebagian netizen mendukung perasaan Deasy sebagai seorang nenek yang merindukan kehadiran cucunya di hari besar keluarga.***

Harga Tiket Piala Dunia 2026 Bikin Heboh, FIFA Diinvestigasi Setelah Tarif Final Tembus Rp186 Juta

0

Bogordaily.net – Piala Dunia 2026 yang digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko seharusnya menjadi pesta sepak bola terbesar yang dinanti jutaan penggemar di seluruh dunia. Namun, jauh sebelum turnamen dimulai, FIFA justru menghadapi gelombang kritik terkait harga tiket yang dinilai melambung tinggi dan sulit dijangkau oleh suporter biasa.

Kebijakan penjualan tiket yang diterapkan FIFA kini menjadi sorotan publik hingga aparat penegak hukum di Amerika Serikat.

Organisasi sepak bola dunia itu bahkan menghadapi investigasi setelah sistem distribusi tiket dianggap menyebabkan lonjakan harga yang tidak wajar.

FIFA menggunakan skema penjualan tiket first come, first served. Sistem tersebut pada awalnya dirancang untuk memberikan kesempatan yang sama kepada para penggemar dalam mendapatkan tiket pertandingan.

Namun dalam praktiknya, tingginya permintaan membuat harga tiket terus bergerak naik dan memicu keluhan dari banyak calon pembeli.

Lonjakan paling mencolok terlihat pada tiket pertandingan final. Tiket kategori 1 yang semula dijual dengan harga 6.370 dolar Amerika Serikat atau sekitar Rp108 juta mengalami kenaikan drastis ketika permintaan meningkat.

Harga tiket tersebut kemudian melonjak menjadi 10.990 dolar AS atau setara sekitar Rp186,5 juta.

Kenaikan harga juga terjadi pada kategori lainnya. Tiket kategori 3 untuk laga puncak kini dibanderol 5.785 dolar AS atau sekitar Rp98,2 juta, hampir dua kali lipat dari harga sebelumnya. Sementara itu, tiket kategori 2 mencapai 7.380 dolar AS atau sekitar Rp125 juta.

Kondisi tersebut membuat banyak suporter terkejut. Pasalnya, harga tiket pertandingan sepak bola yang selama ini identik dengan akses bagi berbagai kalangan kini dianggap semakin sulit dijangkau oleh masyarakat umum.

Tidak hanya pertandingan final yang mengalami lonjakan harga. Sejumlah laga sejak fase grup juga disebut mengalami kenaikan tarif yang signifikan.

Akibatnya, banyak penggemar merasa kecewa karena harus mengeluarkan biaya jauh lebih besar dibandingkan perkiraan awal.

Sorotan terhadap mahalnya harga tiket bahkan disebut turut menarik perhatian Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

Sistem penjualan yang diterapkan FIFA dinilai menimbulkan ketidakpuasan di berbagai kalangan karena dianggap tidak memberikan kepastian harga bagi calon pembeli.

Di tengah polemik tersebut, sejumlah suporter akhirnya mengambil langkah hukum dengan melaporkan FIFA kepada otoritas terkait di New York dan New Jersey.

Laporan tersebut mendorong kejaksaan di kedua wilayah untuk melakukan investigasi terhadap mekanisme penjualan tiket Piala Dunia 2026.

Keluhan para pembeli tidak hanya terkait harga yang terus meningkat. Beberapa di antaranya mengaku memperoleh tiket yang tidak sesuai dengan kategori yang sebelumnya mereka pilih saat melakukan transaksi.

Dengan investigasi yang kini berjalan, sorotan terhadap FIFA diperkirakan akan terus meningkat.

Banyak pihak menunggu hasil penyelidikan untuk mengetahui apakah sistem penjualan tiket yang diterapkan telah merugikan konsumen atau justru masih berada dalam koridor yang diperbolehkan.

Sementara itu, para suporter berharap ajang sepak bola terbesar di dunia dapat dinikmati lebih luas tanpa harus dibebani harga yang dianggap tidak masuk akal.***

PJU di Jalan Aria Surialaga Kota Bogor Mati Sejak Selasa, Warga Khawatir Keselamatan Terganggu

0

Bogordaily.net – Warga mengeluhkan Penerangan Jalan Umum (PJU) di sepanjang Jalan Aria Surialaga, Kota Bogor mati. Kondisi tersebut dilaporkan terjadi sejak Selasa dan hingga kini belum mendapatkan penanganan.

Berdasarkan aduan masyarakat (Dumas) yang diterima, titik PJU yang padam berada di sepanjang ruas Jalan Aria Surialaga, tepatnya mulai dari kawasan pertigaan Pancasan hingga Pasir Kuda, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor.

Padamnya lampu penerangan jalan membuat kondisi ruas jalan menjadi gelap pada malam hari.

Situasi ini dikhawatirkan dapat membahayakan pengguna jalan, terutama pengendara sepeda motor yang melintas di kawasan tersebut.

Selain mengganggu kenyamanan berkendara, minimnya penerangan juga menimbulkan kekhawatiran bagi warga sekitar.

Pasalnya, di sepanjang Jalan Aria Surialaga terdapat banyak akses gang permukiman yang cukup padat aktivitas masyarakat.

Warga menilai kondisi jalan yang gelap berpotensi meningkatkan risiko terjadinya kecelakaan lalu lintas, terutama bagi pengendara yang melintas pada malam hingga dini hari.

Tidak hanya itu, kurangnya penerangan juga dikhawatirkan dapat memicu terjadinya tindak kriminalitas karena kondisi lingkungan yang minim pengawasan visual.

Masyarakat berharap, instansi terkait segera melakukan pengecekan dan perbaikan terhadap jaringan PJU yang mengalami gangguan tersebut agar penerangan jalan kembali berfungsi normal.

Dengan kembalinya lampu penerangan jalan, diharapkan aktivitas warga dan pengguna jalan pada malam hari dapat berlangsung lebih aman, nyaman, dan terhindar dari potensi gangguan keamanan maupun kecelakaan.***

Aksi Pencurian Motor di Mulyaharja, Pelaku Beraksi Dini Hari

0

Bogordaily.net – Aksi pencurian sepeda motor kembali meresahkan warga Kota Bogor. Kali ini, peristiwa tersebut terjadi di wilayah Cibeureum, Kelurahan Mulyaharja, Kecamatan Bogor Selatan, pada Rabu, 20 Mei 2026 dini hari.

Kejadian berlangsung sekitar pukul 03.40 WIB saat sebagian besar warga masih terlelap. Pelaku memanfaatkan kondisi lingkungan yang sepi untuk menjalankan aksinya tanpa diketahui pemilik kendaraan maupun warga sekitar.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, dalam aksi tersebut pelaku diduga berjumlah dua orang.

Keduanya datang ke lokasi dan langsung mengincar sepeda motor milik korban yang terparkir di area sekitar rumah.

Pelaku kemudian menjalankan aksinya dengan cara membobol sepeda motor yang menjadi target. Setelah berhasil menguasai kendaraan tersebut, kedua pelaku langsung membawa kabur motor milik korban dan meninggalkan lokasi kejadian.

Aksi pencurian yang berlangsung dalam waktu singkat itu membuat korban mengalami kerugian akibat kehilangan kendaraan yang biasa digunakan untuk aktivitas sehari-hari.

Kasus pencurian sepeda motor masih menjadi salah satu tindak kriminal yang kerap terjadi, terutama pada jam-jam rawan menjelang subuh ketika situasi lingkungan relatif sepi dan pengawasan warga berkurang.

Peristiwa ini sekaligus menjadi pengingat bagi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dalam memarkir kendaraan.

Penggunaan kunci ganda, pemasangan kamera pengawas atau CCTV, serta memastikan kendaraan disimpan di tempat yang aman menjadi langkah pencegahan yang dapat dilakukan untuk meminimalkan risiko pencurian.

Hingga kini, aksi pencurian sepeda motor yang terjadi di wilayah Cibeureum, Mulyaharja, Bogor Selatan tersebut menjadi perhatian warga setempat yang berharap pelaku dapat segera teridentifikasi dan ditangkap.

Diketahui, aksi pencurian sepeda motor itu terjadi pada Rabu, 20 Mei 2026 sekitar pukul 03.40 WIB.

Dalam aksi tersebut, pelaku diduga berjumlah dua orang. Pelaku mencuri kendaraan dengan cara membobol sepeda motor milik korban. Setelah berhasil membawa kendaraan, kedua pelaku langsung melarikan diri dari lokasi kejadian.***

Pemkab Bogor Dorong Budaya Literasi Lewat Out of The Boox 2026

0

Bogordaily.net – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor terus mendorong penguatan budaya literasi di tengah masyarakat, salah satunya melalui kegiatan Out of The Boox – Gudang Buku Keliling Bogor 2026 yang digelar di Area Selasar Vivo Mall, Sukaraja, Jumat 29 Mei 2026. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544.

Melalui kegiatan Out of The Boox 2026, Pemkab Bogor berharap budaya membaca semakin tumbuh di tengah masyarakat serta mampu melahirkan generasi yang cerdas, kreatif, produktif, dan berdaya saing menuju Kabupaten Bogor yang maju dan gemilang.

Mewakili Bupati Bogor, Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah, Iwan Irawan menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan literasi tersebut, termasuk Mizan Media Utama dan pengelola Vivo Mall Sentul.

“Kegiatan Out of The Boox tidak hanya menjadi sarana menghadirkan buku dan sumber pengetahuan lebih dekat kepada masyarakat, tetapi juga menjadi bagian penting dalam membangun kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Bogor,” ujar Iwan.

Menurutnya, momentum Hari Jadi Bogor ke-544 harus dimaknai sebagai ruang memperkuat komitmen bersama dalam membangun masa depan Kabupaten Bogor yang lebih baik, salah satunya melalui penguatan literasi masyarakat.

“Berbicara tentang pembangunan, maka salah satu fondasi pentingnya adalah literasi. Literasi bukan hanya tentang kemampuan membaca dan menulis, tetapi bagaimana memahami informasi, berpikir kritis, serta membangun wawasan yang luas,” ungkapnya.

Ia juga menjelaskan, buku dan berbagai sumber pengetahuan memiliki peran penting dalam meningkatkan kapasitas diri, memperkuat karakter, serta meningkatkan kemampuan masyarakat menghadapi dinamika perkembangan zaman.

“Pemerintah Kabupaten Bogor berkomitmen untuk terus mendukung penguatan budaya literasi melalui berbagai program dan kegiatan yang memperluas akses masyarakat terhadap bahan bacaan dan sumber pengetahuan,” jelasnya.

Iwan mengajak generasi muda Kabupaten Bogor untuk memanfaatkan kegiatan tersebut sebagai ruang belajar dan sumber inspirasi dalam meraih cita-cita.

Menjadikan buku sebagai sahabat dan sumber inspirasi untuk meraih cita-cita. Dari membaca akan lahir pengetahuan, inovasi, dan perubahan yang positif.***

Menkop Ferry Dorong Kopdit Obor Mas NTT Jadi Kebanggaan Nasional

0

Bogordaily.net – Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono menghadiri kegiatan dialog bersama pengurus Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), Jumat 29 Mei 2026. Bertempat di Kantor Pusat KSP Kopdit Obor Mas, Menkop menegaskan posisi strategis koperasi sebagai instrumen utama penguatan ekonomi rakyat.

Dalam arahannya, Menkop memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Sikka atas inisiasi ruang dialog ini guna memperkuat sinergi membangun koperasi yang sehat dan berkelanjutan.

Ia menekankan bahwa, KDKMP dirancang untuk menghadirkan pusat ekonomi produktif langsung dari tingkat desa demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Barang-barang yang dijual di KDKMP diprioritaskan produk lokal asli wilayahnya,” tegas Menkop.

Menkop Ferry juga mendorong KSP Kopdit Obor Mas untuk terus berkembang dan menjadi kebanggaan nasional.

Menurutnya, dengan capaian aset yang hampir menyentuh Rp2 triliun, Obor Mas telah menunjukkan peran besar koperasi dalam memperkuat ekonomi masyarakat di NTT.

Acara tersebut turut dihadiri Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena, Bupati Sikka Juventus Prima Yoris Kago, Direktur Utama LPDB Krisdiyanto, serta jajaran Forkopimda Kabupaten Sikka.

Khusus untuk wilayah Kabupaten Sikka, saat ini tercatat sebanyak 31 titik pembangunan KDKMP yang sedang berjalan.

Menkop menilai hal ini menunjukkan koperasi telah menjadi motor pertumbuhan ekonomi baru di tingkat desa dan kelurahan.

Menkop Ferry juga mengingatkan pentingnya tata kelola koperasi yang profesional, transparan, dan akuntabel.

“Koperasi harus mampu membantu masyarakat melalui penguatan usaha produktif, peningkatan literasi keuangan, serta pengembangan usaha desa,” ujarnya.

Plt Ketua Pengurus Kopdit Obor Mas, Velerianus Samador, menyampaikan kebanggaannya atas kepercayaan dari Kementerian Koperasi yang menunjuk Kopdit Obor Mas sebagai salah satu “kakak asuh” bagi KDKMP di NTT.

“Kami tentu bangga dipercaya menjadi kakak asuh. Harapannya, melalui kolaborasi ini KDMP bisa berkembang sesuai harapan,” ujar Velerianus.

Ia menambahkan, dari total 194 KDMP, pihaknya akan melakukan pemetaan untuk menentukan koperasi yang akan diprioritaskan dalam pendampingan tahap awal.

“Kita baru mulai dan akan melihat mana yang paling membutuhkan pendampingan terlebih dahulu,” katanya.***

Perluas Akses Transaksi Valas, BRI Operasikan Money Changer di Lokasi Strategis

0

Bogordaily.net – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) memperkuat komitmen untuk memberikan kemudahan bagi nasabah dalam memenuhi kebutuhan transaksi internasional melalui optimalisasi layanan BRI Money Changer.

Kehadiran fasilitas ini merupakan bentuk dukungan nyata Perseroan dalam menyediakan akses transaksi valuta asing (valas) yang resmi dan transparan di lokasi-lokasi strategis.

Untuk mengakomodasi kebutuhan transaksi yang beragam, BRI Money Changer melayani penukaran 20 mata uang asing utama, meliputi United States Dollar (USD), Singapore Dollar (SGD), Euro (EUR), Australian Dollar (AUD), Great British Pound (GBP), Japanese Yen (JPY), Philippine Peso (PHP), New Zealand Dollar (NZD), Malaysian Ringgit (MYR), Korean Won (KRW), Hong Kong Dollar (HKD), Saudi Arabian Riyal (SAR), Thailand Baht (THB), New Taiwan Dollar (TWD), Vietnam Dong (VND), Chinese Yuan (CNY), Swiss Franc (CHF), Canadian Dollar (CAD), United Arab Emirates Dirham (AED), dan Brunei Dollar (BND).

Corporate Secretary BRI Dhanny menyampaikan bahwa, layanan money changer merupakan bagian dari upaya Perseroan dalam menghadirkan layanan transaksi valuta asing yang mudah dijangkau masyarakat.

“Pengembangan layanan ini merupakan wujud nyata BRI dalam mempermudah nasabah dengan menghadirkan solusi transaksi valas yang praktis tepat di titik keberangkatan maupun kedatangan. Melalui nilai tukar kompetitif dan standar layanan yang terjaga, BRI memberikan kepastian serta efisiensi bagi nasabah,” ujar Dhanny.

Saat ini, gerai BRI Money Changer telah beroperasi secara penuh untuk menjangkau nasabah di berbagai simpul transportasi internasional utama.

Layanan penukaran valas ini dapat diakses secara langsung di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta Jakarta, Bandara Ngurah Rai Bali, Bandara Juanda Surabaya, Pelabuhan Bandar Bintan Telani Bintan, serta Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Motaain di Nusa Tenggara Timur. S

elain gerai khusus tersebut, layanan penukaran valas juga tersedia secara luas melalui jaringan Unit Kerja BRI di seluruh Indonesia.

“Melalui layanan money changer yang kami hadirkan, BRI memastikan seluruh transaksi valuta asing dapat dilakukan secara resmi, aman, dan terintegrasi dengan sistem perbankan. Kehadiran layanan tersebut juga diharapkan dapat mendukung kelancaran aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat di berbagai titik dengan aktivitas lintas negara yang tinggi,” pungkas Dhanny.***