Saturday, 11 April 2026
Home Blog Page 376

Harga Daging Ayam di Pasar Cibinong Tembus Rp40 Ribu, Pedangan dan Pembeli Mulai resah

0

Bogordaily.net – Harga daging ayam di Pasar Cibinong, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor mengalami kenaikan pada Selasa 16 September 2025.

Salah satu pedagang di Pasar Cibinong Madun (19) mengungkapkan bahwa, kenaikan harga daging ayam tersebut sudah terjadi sekitar 5 hari lalu.

Adapun, kenaikan harga tersebut mencspai Rp. 5 ribu rupiah, dari sebelumnya Rp. 35 menjadi Rp.40 ribu perkilo.

“Udah naek dari lima hari kemarin, Rp. 35 ribu ke Rp.40 ribu perkilo,” kata Madun kepada wartawan, Selasa 16 September 2025.

Menurut dia, banyak pembeli yang mengeluh terkait kenaikan daging ayam. Adapun, jenis ayam yang mengalami kenaikan yakni ayam negeri.

“Ayam negeri, udah banyak keluhan dari pembeli dari kemarin,” jelasnya.

Pedagang lainya, Aris menyebut, kenaikan terjadi dikarenakan harga bahan pokok lainya mengalami kenaikan. Sehingga daging ayam turut mengalami dampak kenaikan.

“Karena bahan pokok lain naik, jadi ayam ikut naik,” ujar Aris.

Lebih lanjut, ia berharap kenaikan harga daging ayam terseut tidak berlangsung lama dan kembali stabil.

“Ya semoga ajah naikny ga lama, biar pembeli ngga makin ngeluh,” ungkapnya.*

(Albin Pandita)

 

Selama Sakit, Desy Yanthi Utami Tetap Berkontribusi dan Tampung Aspirasi Warga

0

Bogordaily.net – Sejak April 2025, Anggota DPRD Kota Bogor, Desy Yanthi Utami, mengalami sakit sehingga tidak menjalankan tugasnya sebagai wakil rakyat di gedung DPRD Kota Bogor.

Namun demikian, kendati sedang sakit, seluruh aktifitas rutin kepada masyarakat serta konstituen khususnya di Dapil 1 Bogor Timur-Tengah, tetap dijalankan.

Staf Tenaga Ahli Desy Yanthi Utama Arief Muhammad Rivai, menerangkan bahwa walaupun Desy Yanthi Utami sedang dalam keadaan sakit, namun aktifitas rutin kepada masyarakat terus dilakukan.

Kegiatan-kegiatan yang sifatnya sosial kemasyarakatan maupun kontribusi kepada masyarakat tetap berjalan.

Lanjut Rivai, pada bulan Juni, Desy melakukan kegiatan reses bertemu dengan warga di kediamannya.

Kegiatan jumat berkah yang menjadi rutinitas dilakukan Desy juga tetap dilaksanakan dari sejak sakit April hingga September 2025 saat ini, walaupun srikandi Partai Golkar itu sedang terbaring sakit.

Pada tanggal 7 Juli, dilaksanakan juga kegiatan bakti sosial santunan anak yatim, yang menjadi agenda rutin tahunan setiap bulan Muharram.

“Kegiatan rutin seperti jumat berkah terus dilakukan oleh tim, walaupun ibu Desy sedang sakit. Kegiatan jumat berkah juga dilakukan keliling di 6 Kecamatan se-Kota Bogor. Jadi, Ibu Desy memang tidak beraktifitas di DPRD, tetapi kegiatan maupun kontribusi ke masyarakat terus berjalan oleh tim Ibu Desy setiap minggu hingga saat ini,” jelasnya, Selasa 16 September 2025.

Kegiatan sosial lainnya yang rutin dilakukan oleh Desy Yanthi Utami adalah memberikan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) ke posyandu-posyandu khususnya di wilayah Kecamatan Bogor Timur dan Tengah.

Kontribusi di HUT RI

Belum lagi saat perayaan HUT RI bulan Agustus kemarin, banyak kontribusi atas kegiatan warga yang dilaksanakan.

“Kegiatan PMT terus berjalan dan rutin tiap minggu, memberikan PMT ke posyandu-posyandu. Ketika ibu Desy sehat, maka beliau yang menyerahkan langsung PMT, tetapi karena sekarang sedang sakit, maka tim Ibu Desy yang turun ke warga. Semua kegiatan itupun ada dokumennya, bahkan ditayangkan juga di Media Sosial (Medsos) milik Ibu Desy ataupun HWK Kota Bogor,” tandasnya.

Rivai juga meminta doa kepada seluruh masyarakat Kota Bogor agar Desy Yanthi Utami bisa diberikan kesembuhan sehingga bisa segera kembali beraktifitas di DPRD Kota Bogor.

“Kondisi sakitnya memang disarankan oleh Dokter agar Ibu Desy beristirahat, tidak kecapean dan tidak melakukan aktifitas berat. Semua soal surat keterangan sakit hingga cuti hamil sudah diserahkan ke DPRD, ke BK, Pimpinan Partai Golkar hingga Sekretaris DPRD Kota Bogor,” jelasnya.

Sebelumnya, Ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD Kota Bogor, Safrudin Bima mengungkapkan bahwa salah satu anggota DPRD Kota Bogor, Desy Yanthi Utami, tidak bisa mengikuti beberapa kali agenda sidang paripurna DPRD Kota Bogor, dikarenakan sakit. “Sakit, ada surat sakitnya,” ungkap Safrudin Bima.

(Ibnu Galansa)

Keuntungan Beli Mobil di Dealer Plaza Toyota Citeureup 

0

Bogordaily.net – Keuntungan membeli mobil di Dealer Plaza Citeureup yang terletak di Jalan Mayor Oking, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor.

Adapun, nantinya pembeli akan dilayani dengan pelayanan bintang lima oleh para wiraniaga yang ada disana. Pelanggan akan disambut layaknya seorang raja yang sedang berkunjung.

Wiraniaga dengan segenap hati akan memberikan berbagai informasi mengenai mobil yang pelanggan inginkan. Mulai dari spesifikasinya, sampai bagaimana cara pembayarannya.

Menerima sistem pembayaran tunai dan kredit, Dealer Plaza Toyota Cibinong Citeureup akan membantu para pelanggan yang memilih satu diantara dua sistem pembayaran tersebut.

Wiraniaga akan selalu memberi saran, dan juga mengingatkan untuk memilih sistem pembayaran terbaik yang tidak mengganggu kebutuhan primer dari para pelanggan. Semua mobil yang dijual disini pun memiliki performa tinggi, bodi yang kokoh, dan perawatan yang mudah.

Keunggulan lainya dari dealer Plaza Toyota Citeureup sebagai salah satu Dealer Plaza Toyota yang cukup besar, dealer ini menyediakan berbagai macam stok varian mobil Toyota yang dapat dibeli secara langsung oleh para pelanggan.

Mobil-mobil yang dijual di Dealer Plaza Toyota Cibinong Citeureup ini sudah melewati berbagai macam tes, sehingga memiliki performa yang tinggi dalam segala kondisi.

Promo-promo tersebut salah satunya dapat dilihat pada mobil Toyota Calya. Tampilannya yang baru saja dipercantik, membuat mobil ini memiliki banyak penggemar.

Dapat dibeli hanya dengan DP sebesar Rp 20 jutaan saja, mobil ini menjadi salah satu mobil favorit keluarga Indonesia.

Selain itu, ada juga Toyota Fortuner All New. Promo yang ada di mobil ini pun cukup menari. Cicilan sebesar Rp 8 jutaan, sudah bisa membawa pulang mobil ini. Pastinya dengan ditambah berbagai promo atau hadiah menarik.

(Albin Pandita)

Siapa Desy Yanthi Utami? Ini Profil Anggota DPRD Bogor yang Diduga Bolos Kerja Selama Enam Bulan

0

Bogordaily.net – Nama Desy Yanthi Utami, anggota DPRD Kota Bogor periode 2024–2029 dari Fraksi Golkar, tengah jadi sorotan tajam publik.

Pasalnya, legislator yang baru saja dilantik itu diduga bolos kerja hingga enam bulan lamanya, tanpa menghadiri rapat maupun sidang penting DPRD Kota Bogor.

Ironisnya, meski tercatat absen berbulan-bulan, Desy tetap menerima gaji dan tunjangan sebagai wakil rakyat. Fakta ini memicu tanda tanya besar: ke mana sebenarnya Desy Yanthi selama ini?

Desy Yanthi, 41 tahun, bukan sosok baru di dunia organisasi. Lulusan SMK YMA Megamendung Bogor ini memulai karier sebagai guru di SDN Tugu Selatan 01, lalu meniti jalan profesional hingga menjadi Manager Produk di PT Matahari Group.

Di luar pekerjaan, Desy dikenal aktif dalam organisasi sosial. Ia pernah menjabat Bendahara Karang Taruna Kota Bogor, kemudian naik menjadi Ketua Himpunan Wanita Karya Kota Bogor, serta dipercaya sebagai Wakil Bendahara Karang Taruna Jawa Barat. Dalam dunia politik, Desy adalah salah satu fungsionaris Partai Golkar Kota Bogor.

Dengan latar belakang itu, Desy berhasil meraih 3.863 suara pada Pemilu 2024 dan resmi duduk di kursi DPRD Kota Bogor. Namun sayangnya, perjalanan karier politiknya justru tersandung isu absensi yang mencoreng nama baiknya.

Absen hingga 12 Kali Rapat

Ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD Kota Bogor, Safrudin Bima, mengungkapkan bahwa Desy setidaknya 11–12 kali tidak hadir dalam rapat maupun sidang resmi DPRD.

“Di dokumen kita 11 kali, kan masa sidang kita lihatnya,” kata Safrudin.

BK pun sudah memanggil pimpinan Fraksi Golkar dan Ketua DPD Partai Golkar Kota Bogor, Rusli Prihatevy, untuk memberikan teguran sekaligus klarifikasi. Namun, komunikasi dengan Desy sendiri diakui sangat sulit dilakukan.

“Belum (panggil Desy), karena kami agak sulit berkomunikasi,” ujar Safrudin.

Padahal, sesuai dengan UU MD3, PP Nomor 12 Tahun 2018, serta tata tertib DPRD Kota Bogor, anggota dewan yang absen enam kali berturut-turut dalam sidang paripurna atau rapat resmi dapat dijatuhi sanksi, bahkan hingga pemberhentian.

Namun, meski terbukti jarang hadir, Desy masih menerima gaji dan tunjangan bulanan. “Sebenarnya kalau kaitan (gaji), sepanjang belum diberhentikan,” kata Safrudin menegaskan.

Klarifikasi Pihak Desy

Di tengah kritik publik, staf pribadi Desy, Arief, akhirnya angkat bicara. Ia menyebut absennya Desy bukan tanpa alasan, melainkan karena alasan medis yang serius.

“Berdasarkan surat keterangan sakit dari RS Pondok Indah tertanggal 16 April 2025, Bu Dea diminta untuk tidak melakukan kegiatan di luar rumah dan menjalani istirahat secara intensif karena kondisi medis tertentu. Namun, sesuai hak privasi pasien, kami tidak bisa membeberkan detail penyakit yang dialami,” jelas Arief pada Selasa, 16 September 2025.

Tak hanya itu, Desy juga disebut sedang hamil dengan kondisi janin berisiko tinggi, yang membuat dokter melarang aktivitas berat. Surat keterangan sakit terbaru dari RS Pondok Indah tertanggal 11 Agustus 2025 memperkuat hal ini.

“Dengan adanya diagnosa ini, Bu Dea mengambil sikap untuk tidak berkegiatan dan menjalani proses pengobatan secara intensif,” tambah Arief.

Menurut Arief, pihaknya juga sudah mengirimkan surat resmi ke DPRD, baik kepada Fraksi Golkar, Badan Kehormatan, maupun Sekretariat DPRD, sebagai bentuk pertanggungjawaban.

Meski alasan sakit sudah dijelaskan, publik tetap mempertanyakan kelanjutan status Desy sebagai wakil rakyat. Ketua BK DPRD Kota Bogor, Safrudin Bima, menegaskan bahwa keputusan akhir ada di Partai Golkar.

“Proses lanjutan setelah yang bersangkutan udah jelas diputuskan oleh partainya,” ujarnya.

Kini, nasib Desy Yanthi bergantung pada sikap Partai Golkar: apakah akan tetap mempertahankannya, atau memilih untuk memberikan sanksi tegas sesuai aturan.***

Pemkab Bogor Matangkan Persiapan untuk Jadi Tuan Rumah Kontes Ternak Piala Presiden 2025 

0

Bogordaily.net – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor terus mematangkan persiapan untuk menjadi tuan rumah bulan bakti peternakan dan kontes ternak Piala Presiden 2025 20-21 September 2025.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika mengatakan bahwa, pentingnya persiapan yang matang mengingat pelaksanaan kegiatan tinggal menghitung hari, yakni pada 20–21 September 2025.

“Kegiatan ini merupakan sesuatu yang sudah diimpikan sejak tahun lalu, apalagi tahun ini ada Piala Presiden,” kata Sekda Ajat, Selasa 16 Septembr 2025.

Ia mengatakan bahwa, kegiatan ini bukan hanya sekadar event tahunan, tetapi juga bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Bogor dalam mendukung program nasional bidang peternakan dan kesehatan hewan.

“Bapak Bupati Bogor menaruh perhatian besar terhadap sektor peternakan. Bahkan kita siapkan puskeswan (Pusat Kesehatan Hewan), agar ada manfaat nyata bagi masyarakat. Ini sejalan dengan arahan Presiden melalui astacita, sehingga apa yang diperintahkan secara nasional bisa diwujudkan di daerah,” jelasnya.

Lebih lanjut, Ajat Rochmat Jatnika berharap rapat kali ini menjadi tahap akhir dari proses koordinasi. Terima kasih kepada semua pihak yang sudah berkolaborasi dan berdiskusi.

“Harapannya, setelah ini langsung eksekusi di lapangan agar pelaksanaan berjalan sukses dan lancar,” ungkap Ajat.

(Albin Pandita)

Kemenkop Gelar Rakor Regional Perdana, Gencarkan Sosialisasi Raih Skema Pembiayaan Kopdes Merah Putih

0

Bogordaily.net – Kementerian Koperasi (Kemenkop) terus memastikan percepatan pengembangan Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes/Kel) Merah Putih, terutama dalam hal pembiayaan hingga rencana kemandirian ekonomi di setiap desa.

Hal tersebut disampaikan Sekretaris Kementerian Koperasi (Seskemenkop) Ahmad Zabadi dalam Rapat Koordinasi Regional Kopdes Merah Putih di Kantor OJK Bali (16/9/2025). Provinsi Bali menjadi yang pertama untuk pelaksanaan Rapat Koordinasi Regional.

Rakor tersebut juga dihadiri Dinas Koperasi dan UKM dari Provinsi NTB, NTT, Yogyakarta hingga Papua Barat. Di mana Rakor dibagi menjadi 6 wilayah meliputi, Bali, Batam, Makassar, Banten, Pontianak, dan Ternate. Selanjutnya setelah Bali akan dilaksanakan di Batam.

Sosialisasi Skema Pembiayaan

Tujuan dari Rapat Koordinasi Regional ini diselenggarakan sebagai sosialisasi skema pembiayaan, serta pelatihan untuk pengajuan business proposal Kopdes Merah Putih bagi Satgas Provinsi dan Kabupaten/Kota Kopdes Merah Putih.

Seskemenkop Zabadi melanjutkan, dalam hal pembiayaan, Kemenkop menekankan perlunya penyederhanaan proses dan prosedur pembiayaan termasuk skema pembiayaan investasi.

“Presiden Prabowo Subianto juga mengarahkan agar pembiayaan tidak hanya untuk modal kerja seperti pembelian produk komunitas dari BUMN, tetapi juga untuk pembangunan infrastruktur fisik seperti gudang dan fasilitas penyimpanan,” katanya.

Menurut Zabadi, hal ini penting mengingat lebih dari 80 persen Kopdes Merah Putih belum memiliki aset fisik berupa gudang atau bangunan, yang menjadi hambatan dalam penyaluran barang subsidi dan kebutuhan dasar masyarakat.

Sehingga dia menegaskan, Rakor ini menjadi momentum untuk mempercepat sosialisasi akses pembiayaan dan distribusi komoditas kepada seluruh pengurus koperasi desa di wilayah masing-masing.

“Pemerintah menargetkan agar hingga akhir tahun, lebih dari 80 ribu koperasi desa Kelurahan Merah Putih sudah beroperasi secara optimal,” ujarnya.

Revolusi Gerakan Koperasi

Pemerintah menegaskan, percepatan ini merupakan bagian dari revolusi gerakan koperasi yang tidak hanya berfokus pada distribusi produk.

“Tetapi juga mendorong koperasi sebagai agregator dan konsolidator kegiatan ekonomi masyarakat desa ya g diharapkan mendorong terjadinya kemandirian ekonomi,” tegas Zabadi.

Sebagai wujud peran tersebut, sambung Zabadi, salah satunya pembangunan gudang dengan core storage. “Itu menjadi wajib yang harus kita siapkan. Makanya Presiden kemarin di Ratas juga menegaskan, wajib adanya ketersediaan gudang. Bahkan Presiden menyebut memulai kembali ukurannya minimal 20×30 meter,” sebutnya.

Di kesempatan yang sama, Gubernur Bali yang diwakilkan Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Bali Tri Arya Dhyana Kubontubuh mengatakan, Provinsi Bali memiliki 716 Kopdes Merah Putih yang telah berbadan hukum.

“Meski demikian, pengembangan koperasi ini awalnya masih menghadapi sejumlah kendala, seperti permodalan, kompetensi pengurus dan pengawas, minimnya sarana prasarana, serta keterbatasan tenaga pendamping khusus,” katanya.

Pelatihan Kompensasi Pengurus Koperasi

Sebagai upaya mengatasi hal tersebut, Satgas Provinsi Bali bersama Satgas Kota telah melakukan berbagai langkah strategis, termasuk pelatihan kompetensi bagi pengurus dan pengawas koperasi.

“Sudah ada tiga angkatan pelatihan yang diikuti sekitar 90 pengurus Kopdes Merah Putih, dan beberapa kabupaten juga telah melaksanakan pelatihan serupa dengan dukungan anggaran daerah,” jelasnya.

Salah satu hasil penting adalah pendampingan koperasi desa untuk mengakses microsite yang kini menjadi Sistem Informasi Manajemen Koperasi Desa (SIMKOPDES). Hingga kini, sekitar 75 persen Kopdes Merah Putih di Bali sudah terdaftar dan aktif di SIMKOPDES.

Sementara itu, Anggota Komisi VI DPR Nengah Senantara mengatakan, sebagai mitra utama Kopdes Merah Putih, mendukung penuh pengembangan potensi besar koperasi di desa dan kelurahan.

Pembentukan Kopdes juga dipastikan dikawal ketat oleh berbagai lembaga hukum negara, mulai dari KPK, kepolisian, hingga Pemerintah Daerah.

Nengah bahkan menggambarkan Kopdes Merah Purih sebagai ‘bayi ajaib’ yang lahir dengan pengawasan ketat dan modal besar. Modal yang disiapkan mencapai Rp400an triliun, dan pengawasan dilakukan oleh 18 kementerian/lembaga.

“Hal ini menjadikan koperasi ini memiliki fondasi yang kuat dan pengelolaan yang transparan. Saya optimis, masa depan kemandirian ekonomi di desa kelurahan melalui Kopdes Merah Putih,” ucapnya.***

Hujan Deras di Bali Picu Sungai Meluap, Canggu dan Berawa Kembali Terendam Banjir

0

Bogordaily.net – Hujan deras yang mengguyur Bali sejak Senin malam hingga Selasa, 16 September 2025 dini hari menyebabkan sejumlah wilayah di Denpasar, Kabupaten Badung, dan sekitarnya kembali terendam banjir.

Fenomena ini kembali mengingatkan publik bahwa kawasan wisata internasional seperti Canggu dan Berawa ternyata sangat rentan terhadap bencana hidrometeorologi.

Dari pantauan warga, air bah datang secara tiba-tiba setelah debit sungai di kawasan Kuta Utara meluap. Genangan meluas hingga menutup jalan raya, bahkan sejumlah kendaraan roda empat ikut terendam.

Camat Kuta Utara, I Putu Eka Parmana, menegaskan bahwa banjir kali ini bukan sekadar genangan sesaat, melainkan akibat meningkatnya volume air sungai yang tidak tertampung.

“Debit air besar yang di sungai, sehingga aliran yang ada di jalan, khususnya di (jalan) Sri Kayangan itu yang paling besar sampai mobil tergenang,” kata Eka dikutip pada Selasa, 16 Juli 2025.

Menurutnya, setelah debit sungai berangsur turun, genangan perlahan menyusut. Namun, proses normalisasi memerlukan waktu karena air sudah terlanjur meluber ke jalan utama serta permukiman warga.

“Setelah airnya surut di sungai, airnya juga ikut surut, gitu,” tambahnya.

Jalan Ikonik Canggu Lumpuh

Banjir parah juga melanda Jalan Pantai Batu Bolong yang dikenal sebagai pusat aktivitas turis mancanegara di Canggu.

Jalan tersebut sempat lumpuh, membuat arus lalu lintas kendaraan wisatawan terhenti. Bahkan shortcut Canggu–Tibubeneng, jalur alternatif populer, juga tak luput dari terjangan banjir.

Beberapa warung, restoran, hingga vila wisata turut terdampak, menyebabkan aktivitas ekonomi warga maupun pelaku usaha pariwisata terganggu.

Selain menyulitkan warga lokal, banjir di kawasan wisata seperti Canggu dan Berawa juga berdampak langsung pada reputasi pariwisata Bali. Wisatawan asing yang sedang berlibur mengunggah kondisi banjir ke media sosial, membuat peristiwa ini viral.

Banjir bukanlah fenomena baru di kawasan ini. Dalam lima tahun terakhir, Canggu dan sekitarnya kerap menjadi langganan genangan saat musim hujan. Alih fungsi lahan pertanian menjadi vila dan kafe disebut memperburuk daya serap air tanah.

Viral Turis Korea Main Paralayang di Gunung Bromo, Gubernur Khofifah Buka Suara

0

Bogordaily.net – Sebuah video yang menampilkan seorang turis asal Korea Selatan melakukan aktivitas paralayang di kawasan Gunung Bromo mendadak viral di media sosial.

Aksi tersebut sontak menuai sorotan, lantaran diketahui tidak memiliki izin resmi dan dinyatakan terlarang oleh pihak berwenang.

Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB TNBTS) segera merespons isu ini. Menurut mereka, aktivitas paralayang di Bromo tidak hanya ilegal, tetapi juga berpotensi mengancam kelestarian lingkungan serta keselamatan wisatawan.

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, akhirnya buka suara menanggapi hebohnya kasus ini. Ia menyampaikan apresiasi terhadap respons cepat BB TNBTS yang langsung menegaskan sikap atas kegiatan tersebut.

“Saya menghargai perhatian yang telah ditunjukkan TNBTS atas viralnya aktivitas paralayang di Gunung Bromo. Saya ingin menegaskan bahwa kita harus menjaga Bromo, tidak hanya sebagai destinasi wisata tetapi juga sebagai kawasan konservasi, warisan budaya masyarakat Tengger yang sakral, serta bagian dari Cagar Biosfer UNESCO,” kata Khofifah.

Bromo Bukan Sekadar Wisata

Dalam penjelasannya, Khofifah menekankan bahwa Gunung Bromo memiliki nilai yang jauh lebih besar dari sekadar tujuan wisata. Kawasan ini merupakan warisan budaya masyarakat Tengger yang dijaga kesakralannya, sekaligus bagian dari Cagar Biosfer Dunia yang ditetapkan UNESCO.

Karena itu, segala aktivitas pariwisata di Bromo harus tunduk pada regulasi konservasi yang berlaku. Menurut Khofifah, tidak ada kompromi terhadap kegiatan wisata yang melanggar aturan, merusak alam, atau mengabaikan nilai budaya setempat.

Khofifah juga menegaskan perlunya memperkuat edukasi kepada wisatawan, terutama mancanegara, agar memahami aturan yang berlaku di kawasan Bromo. Dengan begitu, pengunjung bisa menikmati keindahan alam tanpa mengganggu kelestarian lingkungan maupun kearifan lokal.

“Kita juga akan memperkuat edukasi kepada para pengunjung mengenai pentingnya menjaga kelestarian alam dan menghormati kearifan lokal, agar Bromo tetap lestari, sakral, dan dihormati generasi kini maupun yang akan datang,” pungkas Khofifah.

Aktivis Desak Golkar Kota Bogor Pecat Desy yang Diduga Bolos Kerja Enam Bulan

0

Bogordaily.net – Aktivis Jaringan Pemuda Mahasiswa Indonesia (JPMI) DPW Bogor Raya, mendesak kepada DPD Golkar Kota Bogor untuk memecat atau PAW Desy Yanhti Utama karena diduga bolos kerja di DPRD selama enam bulan.

Ketua Jaringan Pemuda Mahasiswa Indonesia (JPMI) DPW Bogor Raya, Hanif Abdullah, menegaskan bahwa, partai politik pengusung wajib bertanggung jawab.

“Partai politik pengusung wajib bertanggung jawab dan segera melakukan PAW (Pergantian Antar Waktu) atau pemecatan sesuai mekanisme jika terbukti mangkir atau bolos kerja,” tegas Hanif

‎Ia mengatakan, bahwa harus ada audit forensik terhadap gaji, tunjangan, dan fasilitas anggota DPRD yang mangkir.

“Jika terbukti tetap menerima hak tanpa menjalankan kewajiban, itu sama dengan perampokan uang rakyat secara legalistik,” jelasnya

‎Ia menegaskan, jikalau kasus ini tidak segera ditindaklanjuti dengan tegas dan transparan, maka gelombang besar aksi mahasiswa dan rakyat Kota Bogor akan bergerak turun ke jalan.

Ini bukan ancaman kosong, melainkan peringatan bahwa kesabaran publik ada batasnya.

‎Menurutnya kursi dewan bukan kursi empuk untuk tidur dan liburan. Itu amanah rakyat yang dibeli dengan pajak dan keringat warga Bogor.

“DPRD yang absen dan hanya pandai berdalih sakit tapi sehat saat berlibur, sesungguhnya telah melukai demokrasi, menodai konstitusi, dan merampas hak rakyat atas wakil yang bekerja,” tutup Hanif

Sementara itu, saat dikonfirmasi kepada Ketua DPD Golkar Kota Bogor, Rusli Prihatevy, melalui pesan whatsapp mengenai pernyataan sikap dari DPD, belum ada respon atau susah dihubungi dari Senin 15 September 2025 sampai berita ini diterbitkan.

Sebelumnya diberitakan, Anggota Komisi I DPRD Kota Bogor Desy Yanthi Utama diduga sudah enam bulan terakhir bolos kerja dan sebanyak 12 kali tidak mengikuti rapat paripurna DPRD Kota Bogor.

Desy Yanthi Utama tercatat absen dalam sejumlah rapat pembahasan di DPRD Kota Bogor dengan jumlah yang cukup banyak.

Wanita yang akrab dipanggil Teh Dea, merupakan wakil dari Partai Golkar di DPRD Kota Bogor di daerah pemilihan (Dapil) I yang mencakup Bogor Timur dan Tengah.(Muhammad Irfan Ramadan)

Mediasi Gagal, Proses Cerai Dahlia Poland dan Fandy Christian Lanjut ke Pokok Perkara

0

Bogordaily.net – Proses perceraian pasangan artis Dahlia Poland dan Fandy Christian masih terus berjalan di Pengadilan Agama Badung, Bali. Gugatan cerai itu diketahui telah didaftarkan Dahlia sejak 12 Agustus 2025 lalu.

Keduanya sudah menjalani tahapan mediasi pada 2 September 2025. Namun, upaya damai tersebut berakhir gagal. Hal ini disampaikan oleh kuasa hukum Dahlia Poland, I Wayan Vajra Fhany Jaya.

“Kemarin itu kita mediasi sudah dinyatakan tidak berhasil, per tanggal 2 September. Jadi langsung ada pembacaan hasil mediasi, dinyatakan gagal, dan sudah berlanjut ke pokok perkara,” ujarnya.

Sidang perkara perceraian ini dijadwalkan kembali berlanjut pada 9 September 2025.

Fandy Christian Masih Ingin Pertahankan Rumah Tangga

Meski mediasi kandas, Fandy Christian disebut tetap bersikeras menolak bercerai. Ia masih ingin mempertahankan rumah tangganya bersama Dahlia.

“Pada intinya Mas Fandy menolak ya, masih dalam surat jawabannya menolak untuk bercerai. Itu saja,” kata I Wayan Vajra.

Sementara itu, Dahlia disebut sudah mempertimbangkan langkah perceraian ini dengan matang. Keputusan itu bukanlah hal yang diambil secara tiba-tiba.

“Seperti yang saya sampaikan, itu bukan keputusan yang dibuat dalam semalam. Itu sudah beberapa tahun dipertimbangkan oleh Bu Dahlia,” pungkas sang kuasa hukum.

Kini, publik menantikan kelanjutan sidang pokok perkara perceraian Dahlia Poland dan Fandy Christian yang disebut-sebut akan membuka lebih banyak fakta di balik retaknya rumah tangga pasangan selebriti tersebut.***