Home Blog Page 382

Dedie Rachim Rombak Birokrasi, 12 Pejabat Pemkot Bogor Dilantik

0

Lantik 12 Pejabat, Dedie Rachim: Berikan Layanan Terbaik untuk Masyarakat Kota Bogor

Bogordaily.net – Sebanyak 12 pejabat yang terdiri dari Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan Pejabat Administrator di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor resmi dilantik di Paseban Sri Baduga, Balai Kota Bogor, Kamis (15/1/2026).

Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim menyampaikan bahwa pelantikan tersebut merupakan bagian dari proses organisasi yang rutin dan wajar dilakukan dalam tata kelola pemerintahan, sebagai bentuk penyegaran sekaligus penguatan kinerja birokrasi.

Dedie Rachim menjelaskan bahwa dalam pelantikan kali ini terdapat sejumlah pejabat strategis yang dilantik, di antaranya yaitu Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD), Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), serta Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes).

“Ini sebuah proses yang rutin dan lumrah dilaksanakan di setiap organisasi termasuk di Pemerintahan Kota Bogor. Artinya ada rotasi, ada mutasi, ada promosi itu hal yang biasa dan hari ini ada 12 yang dilantik. Salah satunya adalah Kepala BKAD dan Kesbangpol serta Kepala Dinkes dan selebihnya ada sekdis dan lainnya,” ujar Dedie Rachim.

Ia berharap para pejabat yang baru dilantik, khususnya yang menduduki jabatan eselon II, dapat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab serta menunjukkan kinerja terbaik kepada masyarakat.

“Saya hanya berharap bagi mereka yang mendapatkan kesempatan untuk menjabat di eselon II ini bisa melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya, tunjukkan kepada masyarakat bahwa bapak dan ibu mampu memberikan prestasi terbaik, memberikan pelayanan terbaik, khususnya untuk masyarakat Kota Bogor,” katanya.

Dedie Rachim juga menyampaikan bahwa saat ini masih terdapat beberapa jabatan yang belum terisi dan proses pengisiannya tengah berjalan sesuai dengan mekanisme.

“Untuk kekosongan jabatan yang masih ada, itu berproses ya. Saat ini kan prosesnya agak rigid, bukan hanya ke BKN kemudian ada Kemendagri dan sebagainya. Prosesnya masih panjang,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa seluruh proses pelantikan dan pengisian jabatan di lingkungan Pemkot Bogor dilaksanakan berdasarkan prinsip merit system.

“Ini salah satu dari seluruh rangkaian proses organisasi Pemerintah Kota Bogor dalam menerapkan merit system. Jadi ini semua dilandaskan pada penilaian objektif, tidak ada penilaian subjektif,” tegas Dedie Rachim.

Sebagai informasi, selain pelantikan pejabat, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan pengukuhan Pengurus Dewan Pendidikan Kota Bogor.***

Libur Long Weekend, Polisi Siagakan 60 Personel hingga Supeltas di Kawasan Puncak Bogor

Bogordaily.net – Polisi menyiagakan sebanyak 60 personel pengamanan lalu lintas di kawasan Puncak Bogor pada momen libur panjang long weekend mulai hari ini Jumat, 16 hingga Minggu 18 Januari 2026.

Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto menjelaskan bahwa, selain personel pengamanan, pihaknya juga turut menurunkan sejumlah Sukarelawan Pengatur Lalu Lintas (Supeltas)

“Masih sama 60 personel, prioritas masih di Puncak sama kayak kemarin. Kita berdayakan Supeltas juga nanti,” kata AKBP Wikha Ardilestanto, Jum’at 16 Januari 2026.

Kemudian, Satlantas Polres Bogor nantinya akan terus melakukan pemantauan hingga rekayasa arus lalu lintas di kawasan Puncak.

“Selain pemantauan arus yang biasanya. Jadi kita pantau nanti arus yang masuk ke arah dari Tol Ciawi ke arah Puncak,” jelasnya.

Nantinya, jika ada kepadatan arus lalu lintas, Satlantas Polres Bogor akan memberlakukan skema one way ke arah Puncak.

“Cek hitungan per jamnya berapa. Kalau memang sudah, waktunya dilaksanakan one way nanti akan dilakukan one way ke atas,” tambah AKBP Wikha.

Selain itu, Polisi turut menghimbau kepada pengendara terutama kendaraan roda dua, untuk berhati-hati dikarenakan cuaca sedang turun hujan.

“Kemudian curah hujannya juga cukup tinggi. Durasinya panjang hujannya. Jadi silahkan berhati-hati apabila dalam perjalanan terutama melewati daerah-daerah yang rawan longsor,” ungkapnya.

(Albin Pandita)

Kecelakaan Dini Hari di Tol Pejagan–Pemalang, Penumpang Innova Tewas

0

Bogordaily.net – Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di ruas Tol Pejagan–Pemalang dan menelan korban jiwa. Insiden tragis tersebut melibatkan sebuah mobil Toyota Innova dan truk Mitsubishi Fuso pada Jumat dini hari, 16 Januari 2026, sekitar pukul 01.00 WIB.

Peristiwa nahas ini terjadi tepat di Off Ramp Brebes Timur KM 273+500A, wilayah yang kerap dilintasi kendaraan dengan kecepatan tinggi, terutama pada jam rawan dini hari.

Akibat kecelakaan tersebut, satu orang penumpang mobil Toyota Innova dilaporkan meninggal dunia di lokasi kejadian, sementara satu orang lainnya mengalami luka ringan dan langsung mendapatkan penanganan medis.

Kronologi Kecelakaan

Berdasarkan keterangan kepolisian, kecelakaan bermula saat Toyota Innova bernomor polisi B-2573-ZZH melaju dari arah barat menuju timur di lajur satu dengan kecepatan sedang.

Mobil tersebut dikemudikan oleh Purwanto (43), warga Jatijajar, Tapos, Depok, yang saat itu membawa seorang penumpang bernama Drs. Budi Mustopo (58).

Sesampainya di lokasi kejadian, pengemudi diduga kurang mengantisipasi kendaraan di depannya, sehingga mobil Innova menabrak bagian belakang truk Mitsubishi Fuso bernomor polisi B-9675-SV.

Truk tersebut dikemudikan oleh Eko Sulistiyo (34), warga Joglo, Jakarta Barat, yang juga melaju dari arah yang sama.

Akibat benturan keras, kedua kendaraan mengalami kerusakan dan berhenti di bahu luar jalan tol KM 273+600A dengan posisi akhir menghadap ke arah timur.

Korban Jiwa dan Kondisi Pengemudi

Dalam kecelakaan tersebut, Budi Mustopo dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian akibat luka serius yang dideritanya.

Korban diketahui beralamat di Jalan Kemang No.110, RT 6/RW 10, Kelurahan Sukatani, Kecamatan Tapos, Depok.

Sementara itu, pengemudi Toyota Innova, Purwanto, mengalami luka ringan dan langsung mendapatkan penanganan. Tidak terdapat korban luka berat lainnya dalam peristiwa ini.

Adapun pengemudi truk Mitsubishi Fuso, Eko Sulistiyo, dilaporkan selamat dan tidak mengalami luka.

Petugas Patroli Jalan Raya (PJR) segera mendatangi lokasi kejadian setelah menerima laporan kecelakaan. Sejumlah langkah penanganan langsung dilakukan, di antaranya:

  • Mendatangi dan mengamankan tempat kejadian perkara (TKP)
  • Melakukan olah TKP untuk kepentingan penyelidikan
  • Mengamankan barang bukti kendaraan
  • Mengecek kondisi korban
  • Mencatat keterangan saksi dan bukti pendukung
  • Melaporkan kejadian kepada Kepala Unit 6 PJR Tegal
  • Melimpahkan penanganan perkara ke Unit Laka Galawi yang ditangani Aipda Triawan

Pihak kepolisian saat ini masih melakukan pendalaman terkait penyebab pasti kecelakaan, termasuk faktor kelalaian pengemudi dan kondisi kendaraan.

 

UMKM Binaan BRI Kain Indonesia by Shifara, Hidupkan Nafas Wastra Nusantara Lewat Koleksi Office Wear

0

Bogordaily.net – Batik kini semakin populer sebagai busana kantor karena mampu memadukan unsur tradisional dan profesional dalam tampilan yang elegan, dengan beragam motif yang dapat disesuaikan dengan karakter dan kebutuhan pekerjaan.

Selain memperkaya penampilan, penggunaan batik di lingkungan kerja juga menjadi bentuk apresiasi terhadap budaya lokal, yang dengan sentuhan desain modern menjadikannya simbol identitas dan kebanggaan tanpa kehilangan relevansinya di dunia kerja masa kini.

Hal inilah yang mendorong Kain Indonesia by Shifara tetap semangat memproduksi Batik dalam bentuk office wear yang apik dan kekinian.

“Caranya adalah kami memproduksi baju-baju jadi atau ready to wear dengan konsep office wear dalam tema besarnya adalah from office to hangout dan memang target market utama kami adalah wanita,” kata Sinta Paramitha, pemilik dari Kain Indonesia by Shifara.

Sinta, yang tinggal di Pekalongan, jatuh cinta pada batik karena lingkungan sekitarnya yang kaya akan produksi batik. Perjalanan bersama orangtuanya ke berbagai daerah juga memperluas wawasan Sinta tentang wastra Nusantara. Dari pengalaman ini, tumbuh niatnya untuk mengembangkan wastra Nusantara.

Dorongan untuk mengembangkan wastra semakin kuat ketika Sinta melihat adanya penurunan ekspor batik sejak 2012 dan pengrajin kain Indonesia yang berkurang hampir lebih dari 100ribu pengrajin dalam masa pandemi.

Ancaman klaim dari berbagai negara turut membulatkan tekadnya untuk mengembangkan wastra dari berbagai daerah di Indonesia.

Sebagai merek lokal, Kain Indonesia by Shifara berusaha menonjolkan keunikannya. Salah satunya dengan mengeksplor wastra Indonesia dari Sabang sampai Merauke dan mencari material yang cocok dan nyaman untuk digunakan sehari-hari.

Sinta menggunakan wastra Indonesia dari berbagai daerah, seperti Endek Bali, Jumputan Palembang, Jumputan Jogja, dan Batik Pekalongan.

Ia merancang busana yang dapat dikenakan oleh perempuan dengan berbagai ukuran, memudahkan pembuatan seragam. Selain itu, Sinta juga menyesuaikan modelnya dengan tren terkini agar tetap relevan.

Terus Berkembang Berkat Rumah BUMN BRI

Kain Indonesia by Shifara semakin berkembang setelah bergabung dengan Rumah BUMN BRI Jakarta, yang merupakan wadah kolaborasi dan pemberdayaan UMKM. Setelah melewati proses seleksi, Sinta mendapatkan pendampingan langsung dari BRI untuk mengembangkan bisnisnya melalui berbagai pelatihan, termasuk digital marketing, strategi pemasaran, operasional, dan keuangan.

“Kami bertemu dengan para coach yang, setelah pendampingan, masih bisa kami ajak berinteraksi dan bertanya. Ini sangat membantu kami, tidak hanya dalam mendapatkan ilmu, tetapi juga menyelesaikan berbagai pertanyaan yang selama ini membingungkan dalam menjalankan bisnis,” imbuhnya.

Setelah pendampingan selesai, Kain Indonesia by Shivara mengikuti beberapa event yang digelar BRI untuk mendorong potensi UMKM.

Mulai dari bazaar hingga BRI Inkubator yang memfasilitasi banyak UMKM untuk mengembangkan bisnisnya.

BRI memberikan banyak fasilitas, mulai dari ilmu yang dapat langsung diaplikasikan untuk mengembangkan bisnis hingga kesempatan pameran yang membantu memperkenalkan produk dan meningkatkan brand awareness, kata Sinta.

Hadirnya Kain Indonesia by Shifara tidak hanya membuat Sinta menjadi perempuan yang lebih produktif dan berdaya, tetapi juga turut menggerakkan perekonomian para perempuan yang terlibat dalam sirkular bisnisnya.

Mulai dari penjahit hingga admin packaging, seluruhnya dikerjakan oleh perempuan dari berbagai usia dan latar belakang. Ia pun meyakini perempuan Indonesia memiliki peran besar dalam menjaga dan mengenalkan batik ke dunia.

Corporate Secretary BRI Dhanny mengatakan bahwa Rumah BUMN BRI hadir sebagai wadah kolaboratif bagi para pelaku usaha untuk memperoleh pembinaan, memperluas jejaring, serta meningkatkan kapasitas bisnis agar mampu bersaing di pasar yang semakin kompetitif.

Program pembinaan UMKM ini menjadi bagian penting dari komitmen BRI untuk mewujudkan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. Hingga saat ini BRI telah membina 54 Rumah BUMN dan melaksanakan lebih dari 18.218 pelatihan bagi pelaku UMKM di berbagai daerah.

Banyak pelaku usaha yang semula hanya menjual produk di pasar lokal, kini telah memasarkan produknya secara daring bahkan menembus pasar ekspor. Ini menunjukkan bahwa pendampingan yang berkelanjutan dan akses ekosistem digital mampu mengubah kualitas hidup masyarakat, ungkapnya.

Menteri Maman Dorong Pemulihan Terpadu Bangkitkan UMKM Terdampak Bencana di Sumatera

0

Bogordaily.net – Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman mendorong dan mengusulkan serangkaian program dan langkah strategis untuk mempercepat pemulihan UMKM terdampak bencana banjir di wilayah Sumatera, khususnya di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

“Pemulihan UMKM pascabencana tidak bisa dilakukan secara parsial. Pendekatannya harus terpadu, menghubungkan kembali sisi produksi atau supply dan sisi permintaan atau demand secara bersamaan,” ujar Menteri Maman usai mengikuti Rapat Koordinasi Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana di Jakarta, Kamis (15/1).

Dari sisi supply, Kementerian UMKM mendorong agar UMKM terdampak segera diaktifkan kembali melalui berbagai skema penyelamatan usaha. Langkah ini mencakup restrukturisasi dan relaksasi kredit bagi UMKM yang memiliki pinjaman di perbankan, mulai dari penundaan pembayaran hingga penghapusan utang bagi usaha dengan kondisi paling berat.

Selain itu, pemerintah juga menyiapkan skema top-up atau tambahan modal kerja dengan bunga nol persen pada tahun pertama. Pada tahun kedua, bunga direncanakan mulai diberlakukan secara ringan di kisaran 2–3 persen guna memastikan keberlanjutan usaha.

Menteri Maman juga mengusulkan pemberian Bantuan Presiden untuk Rehabilitasi dan Pemulihan Usaha Mikro bagi kelompok UMKM ultramikro yang selama ini belum tersentuh layanan perbankan. Bantuan tersebut akan diberikan dalam bentuk dana langsung yang dapat dimanfaatkan untuk membeli peralatan produksi.

“Dengan bantuan ini, UMKM bukan hanya dapat memulai kembali usahanya, tetapi juga memiliki daya beli. Supply dan demand bisa kembali bergerak secara seimbang,” katanya.

Untuk memperkuat sisi permintaan, Kementerian UMKM akan mengonsolidasikan seluruh platform e-commerce nasional agar membuka laman khusus yang menampilkan produk UMKM dari Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Laman ini diharapkan menjadi wadah belanja sekaligus sarana donasi publik.

“Masyarakat Indonesia dapat membantu tidak hanya melalui donasi, tetapi juga dengan membeli produk saudara-saudara kita di daerah terdampak. Ini adalah wujud nyata gotong royong jangka panjang,” kata Menteri Maman.

Ia menambahkan, pemulihan UMKM pascabencana merupakan proses berkelanjutan. Hingga Maret 2026, fokus akan diarahkan pada pemetaan dan pendataan komprehensif, yang dilanjutkan dengan intervensi langsung bagi UMKM yang datanya telah tervalidasi.

Melalui momentum ini, Kementerian UMKM juga mendorong transformasi UMKM di Sumatera agar menjadi lebih kuat, tangguh, dan berdaya saing. “Ini bukan semata memulihkan, tetapi membangun UMKM yang lebih siap menghadapi tantangan ke depan,” ujarnya.

Sementara itu, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian selaku Ketua Pelaksana Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana di wilayah Sumatera menegaskan pentingnya percepatan pemulihan sektor ekonomi dan pangan di daerah terdampak bencana.

Mendagri menginstruksikan tim bidang ekonomi dan pangan yang terdiri dari Menteri Pertanian, Menteri Perindustrian, Menteri Kelautan dan Perikanan, Menteri Perdagangan, Menteri UMKM, serta Menteri Ekonomi Kreatif untuk bergerak cepat membangkitkan kembali aktivitas ekonomi masyarakat.

“Pemulihan ekonomi daerah harus menjadi prioritas, terutama dengan mengoptimalkan kembali komoditas unggulan seperti kopi dan cabai. Jika rantai produksi dan distribusi tidak segera dipulihkan, daya beli masyarakat akan menurun sementara harga-harga berpotensi meningkat,” ujar Tito Karnavian.

Menurutnya, kebangkitan sektor-sektor produktif lokal merupakan kunci agar roda ekonomi kembali berputar dan kehidupan masyarakat pascabencana dapat pulih secara berkelanjutan.***

DKPP Gelar Sidang Kedua Dugaan Pelanggaran Kode Etik Ketua KPU Kota Bogor, Muhammad Habibi Tak Hadiri Sidang!

0

Bogordaily.net – Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) kembali memeriksa Ketua KPU Kota Bogor, Muhammad Habibi dalam sidang kedua pemeriksaan dugaan pelanggaran Kode Etik Penyelenggara Pemilu (KEPP).

Adapun, untuk sidang perkara Nomor 205-PKE-DKPP/XI/2025 berlangsung di kantor Bawaslu Kabupaten Bogor, Cibinong, pada Rabu 14 Januari 2026.

Sidang dipimpin oleh Ketua Majelis, Ratna Dewi Pettalolo didampingi tiga Anggota Majelis dari Tim Pemeriksa Daerah (TPD) Provinsi Jawa Barat yaitu, Firman Manan (unsur masyarakat), Muamarullah (unsur Bawaslu) Adi Saputro (unsur KPU).

Dalam perkara yang diadukan oleh Fahrizal ini, Muhammad Habibi didalilkan telah menerima gratifikasi berupa uang sejumlah Rp.3,7 Miliar dari salah satu calon Wali Kota pada Pilkada Kota Bogor Tahun 2024.

Namun, sebagai informasi dalam sidang kedua ini Muhammad Habibi tidak hadir dalam persidangan.

Berdasarkan pedoman beracara DKPP, apabila DKPP telah memberikan kesempatan pemanggilan untuk kedua kalinya kepada para pihak. Namun, pihak yang dipanggil tidak menghadiri persidangan.

Maka, persidangan tetap dapat dilanjutkan tanpa kehadiran pihak teradu, dan Majelis akan mendengarkan keterangan dari Pengadu, pihak terkait serta para saksi.***

Albin

FDKI IUQI Bogor Gelar Workahop Bertajuk ” Podcast di Era Media Sosial”

0

Bogordaily.net-Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam (FDKI) IUQI Bogor menggelar Workshop bertajuk “Podcast di Era Media Sosial” pada Kamis, 15 Januari 2026.

Kegiatan tersebut sebagai rangkaian kegiatan Pekan Harlah Satu Dekade IUQI Bogor. Kegiatan ini berlangsung dengan khidmat dan penuh antusiasme dari mahasiswa.

Acara dipandu oleh MC Helfa Nur Fitri dan Tuti Zakia, diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Jalaludin, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Hymne IUQI yang dipimpin oleh Anisa.

Dalam sambutannya, Dekan Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam, Ibu Hj. Nurul Fadhilah, M.Sos, menyampaikan bahwa workshop ini menghadirkan broadcaster terbaik di Indonesia sebagai upaya meningkatkan kapasitas mahasiswa.

Ia juga mengajak seluruh peserta untuk “mengosongkan gelas” agar siap menerima ilmu dan wawasan baru.

Sambutan berikutnya disampaikan oleh Dekan FTIK, Ibu Dr. Ria Rizki Agustini, S.Pd., M.Pd, yang menekankan pentingnya menuntut ilmu bagi setiap muslim. I

a mengutip hadis tentang kewajiban menuntut ilmu serta pesan “tuntutlah ilmu sampai ke negeri China” sebagai motivasi bagi mahasiswa.

Sementara itu, Wakil Rektor III, Bapak Galih Pratama, S.Pd., M.Pd., M.I.Kom, menyampaikan bahwa mahasiswa yang hadir dalam workshop ini adalah orang-orang hebat.

Ia menegaskan kegiatan ini merupakan bagian dari Pekan Harlah Satu Dekade terakhir, karena pada tahun mendatang IUQI akan bertransformasi menjadi universitas. Oleh karena itu, ia mendorong mahasiswa untuk terus kreatif dan inovatif.

Rangkaian acara dilanjutkan dengan penayangan video profil FDKI serta pemutaran film pendek karya mahasiswa KPI, yang mendapat apresiasi dari seluruh peserta.

Sesi inti workshop dimoderatori oleh M. Irfan Baihaki, dengan menghadirkan pemateri Bapak Andromeda Mercury.

Dalam pemaparannya, ia menjelaskan bahwa di era media sosial saat ini, setiap orang memiliki peluang untuk dikenal luas. Oleh karena itu, mahasiswa perlu memiliki kepercayaan diri untuk tampil di depan panggung maupun kamera.

Pemateri juga menguraikan pentingnya menggali potensi diri, seperti skill, experience, leadership, growth, performance, creativity, dan training.

Selain itu, ia memaparkan dos and don’ts dalam bermedia sosial, di antaranya konsisten dan menyajikan konten orisinal, serta menghindari kebiasaan terlalu sering memperbarui status, menyebarkan hoaks, dan mengeluh tentang pekerjaan. Ia menegaskan bahwa setiap konten perlu direncanakan dengan matang, termasuk penguasaan komponen vokal saat tampil.

Pada sesi tanya jawab, salah satu mahasiswa Septiyadi, Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam semester 5, mengajukan pertanyaan terkait teknik berbicara di depan umum. Ia menanyakan, “Bagaimana caranya untuk menghilangkan kata ‘eee’ setiap berbicara di depan publik?” atau yang dikenal sebagai filler word.

Menanggapi hal tersebut, pemateri menjelaskan bahwa kebiasaan menggunakan filler word dapat dikurangi dengan memperbanyak latihan berbicara, mengatur tempo bicara, serta membiasakan jeda (pause) yang tepat.

Selain itu, penguasaan materi dan latihan vokal secara rutin juga menjadi kunci utama untuk meningkatkan kelancaran berbicara di depan umum.

Workshop ini diharapkan dapat menjadi bekal berharga bagi mahasiswa Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam dan mahasiswa IUQI lain nya dalam mengembangkan kemampuan komunikasi, kreativitas, serta kepercayaan diri di era digital.***

Pangdam III/Siliwangi Bersama Forkopimda Tinjau Progres Pembangunan KDKMP Pakansari

0

Bogordaily.net – Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih beserta jajaran Forkopimda meninjau progres pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Pakansari, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, pada Kamis 15 Januari 2026.

Dalam kesempatan itu, Mayjen TNI Kosasih didampingi Bupati Bogor Rudy Susmanto, Dandim 0621, Kapolres Bogor, melihat langsung pembangunan KDKMP Pakansari yang akan diresmikan pada 31 Januari 2026 mendatang.

“Hari ini kebetulan saya kunjungan kerja ke Korem 061 Surya Kencana. Sekaligus saya sempatkan diri melihat salah satu pembangunan KDKMP ini. Insya allah mudah mudahan tanggal 31 Januari 2026 nanti sudah bisa diresmikan dengan perlengkapan yang ada insya allah terwujud,” kata Mayjen TNI Kosasih kepada wartawan.

Menurut Kosasih, lokasi dibangunya Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) itu disebut strategis karena terletak di pusat kota.

“Lokasinya sangat strategis, ditengah kota ada Masjid Raya Nurul Wathon, Stadion Pakansari, Laga Tangkas, Laga Satria, sangat lengkap disini. Jadi abis olahraga  bisa langsung berbelanja disini,” jelasnya.

Oleh karena itu, kehadiran Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) Pakansari dapat mendukung program Presiden Prabowo, dalam memberikan kesejahteraan kepada masyarakat sekitar.

“Mudah mudahan bermanfaat buat masyarakat sini, sesuai dengan harapan pa Presiden harganya murah, terjangkau dan semoga masyarakat bisa menikmati hasilnya,” ujar Mayjen TNI Kosasih

Selain itu, total pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Bogor ada sebanyak 115 titik yang dipastikan seluruhnya telah mencapai progres sebesar 50 persen.

“Untuk di wilayah sini (Kabupaten Bogor) ada 115 titik, di tiap desa ada ini. Alhamdulillah semua rata rata progresnya sudah di 50 persen, jadi diharapkan tanggal 31 Januari dapat diresmikan,” ungkapnya.***

Albin

Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) IUQI Gelar Talkshow Bertajuk “From Honorer to Billionaire”

0

Bogordaily.net-Dalam rangka membangun semangat kewirausahaan dan mental sukses di kalangan mahasiswa, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) IUQI menggelar talkshow bertajuk “From Honorer to Billionaire”.

Kegiatan ini menghadirkan Nusfia Zulfa, Founder Vahayya Tour and Travel, sebagai pemateri utama, dengan Afifah Inayah sebagai moderator.

Dalam pemaparannya, Nusfia Zulfa menekankan pentingnya memiliki mimpi besar dan keberanian untuk mengejarnya.

Menurutnya, bermimpi tidak boleh setengah-setengah dan harus disertai keyakinan penuh tanpa keraguan.

“Bermimpilah setinggi mungkin dan jangan ragu dengan tujuan yang sudah kita tetapkan. Ketika ingin membangun bisnis, kita harus berani merintis dari nol dan tidak tergiur dengan jalan instan,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa seorang pebisnis harus memiliki mental yang kuat serta mencintai pekerjaannya sendiri. Sikap mudah mengeluh, kata Nusfia, justru akan menghambat pertumbuhan diri dan usaha.

Selain itu, Nusfia mengingatkan bahwa setiap ucapan adalah doa. Apa yang diucapkan, baik maupun buruk, akan kembali kepada diri sendiri.

Oleh karena itu, menjaga lisan dan pikiran positif menjadi kunci dalam meraih masa depan yang cerah.

Sebagai tips praktis, ia menyarankan mahasiswa untuk menuliskan 100 impian sepulang dari kampus, mulai dari impian terkecil hingga terbesar.

Ia juga menganjurkan kebiasaan menulis jurnal syukur serta sering mengucapkan terima kasih kepada Allah SWT dan kepada diri sendiri.

“Rasamu adalah do’amu. Apa yang kita rasakan dan ucapkan akan menentukan arah hidup kita ke depan,” tambahnya.

Pada sesi tanya jawab, Nusfia juga berbagi kisah pribadi mengenai latar belakang dirinya memilih masuk ke BKPI yang berawal dari mimpi masa kecil dan ketertarikannya pada peran guru BK.

Ia mengungkapkan bahwa luka masa lalu justru menjadi pemicu untuk bangkit dan berkembang menjadi pribadi yang lebih kuat.

Talkshow ini diharapkan mampu memotivasi mahasiswa FTIK agar berani bermimpi besar, membangun mental tangguh, serta menjadikan pengalaman hidup sebagai bekal untuk meraih kesuksesan di masa depan.***

Bupati Bogor Pastikan Tidak Ada Korban Ratusan Orang yang Terjebak di Tambang Emas Antam

0

Bogordaily.net – Bupati Bogor Rudy Susmanto memastikan tidak ada korban ratusan orang yang terjebak dalam insiden tambang emas di PT Antam, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor.

Sebelumnya diketahui, beredar informasi dalam pesan berantai bahwa, sebanyak 700 orang terjebak dalam tambang emas antam akibat gas beracun, pada Rabu 14 Januari 2026.

“Kita pastikan tidak betul, yang betul adalah level 700 bukan ada korban 700,” kata Rudy Susamanto.

“Kami sampaikan supaya masyarakat tenang bahwa, memberikan sesuatu informasi, pastikan sumbernya dahulu. Sehingga tidak membuat masyarakat menjadi panik,” tambahnya.

Sementara itu, Corporate Secretary PT Antam tbk, Wisnu Danandi menyampaikan bahwa, informasi yang beredar di media sosial maupun beberapa pemberitaan terkait adanya ledakan di area tambang serta klaim ratusan orang terjebak di dalam tambang adalah tidak benar (hoaks).

Video yang beredar merupakan dokumentasi penanganan kondisi teknis di area tambang bawah tanah yang telah diantisipasi dan ditangani sesuai dengan prosedur keselamatan dan standar operasional perusahaan, termasuk pengaturan ventilasi dan pengamanan area kerja. 

“Kondisi tersebut tidak berdampak pada keselamatan karyawan ANTAM, dan seluruh aktivitas operasional perusahaan berada dalam kondisi terkendali,” ujar Wisnu dalam keterangan tertulisnya.

Kemudian, ANTAM memastikan bahwa tidak terdapat kejadian ledakan sebagaimana yang diinformasikan dalam konten yang beredar, serta tidak ada karyawan ANTAM yang terjebak di dalam area tambang.

“Perseroan senantiasa menjalankan kegiatan usaha dengan mengedepankan keselamatan kerja, pengendalian risiko, dan penerapan good mining practice, serta berkoordinasi dengan aparat dan pemangku kepentingan terkait untuk menjaga situasi tetap aman dan kondusif,” jelasnya.

Selain itu, ANTAM mengimbau masyarakat untuk tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi dan merujuk pada informasi resmi yang disampaikan oleh perusahaan maupun pihak berwenang.***

Albin