Monday, 13 April 2026
Home Blog Page 46

Melestarikan Batik Tulis dan Tenun Badui, ”Pekatan Batik” Terus Berkembang Menghidupkan Wastra Nusantara Bersama Pemberdayaan BRI

0

Bogordaily.net – Kain bukan sekadar lembaran tekstil. Lebih dari itu, kain menyimpan cerita, perjalanan, dan identitas budaya yang melekat lintas waktu. Kecintaan terhadap wastra Nusantara inilah yang membuat Ifti, pengusaha batik yang berdomisili di Kota Depok mendedikasikan hidupnya untuk melestarikan kekayaan budaya tersebut.

Kecintaan perempuan asal Pekalongan ini terhadap wastra Nusantara semakin kuat setelah bertemu dengan sang suami yang memiliki minat serupa. Keduanya bahkan gemar mengoleksi kain yang dibawa sebagai oleh-oleh dari berbagai perjalanan.

Pada akhir November 2019, Pekatan Batik resmi berdiri di Depok, Jawa Barat. Namun perjalanan awal usaha ini tidak berjalan mulus karena pandemi COVID-19 yang melanda tak lama setelah usaha tersebut berdiri.

Usaha tersebut sempat vakum sebelum akhirnya kembali berjalan melalui penjualan secara daring. Dari titik itu, Pekatan perlahan berkembang, tidak hanya sebagai usaha, tetapi juga sebagai ruang untuk menjaga agar wastra Nusantara tetap hidup dan berkembang.
Pekatan Batik melestarikan batik tulis, tenun Badui, dan lurik Alat Tenun Bukan Mesin (ATBM) melalui koleksi pesisiran dan produk ready-to-wear. Bagi Ifti, batik dan tenun bukan sekadar kain, melainkan kekayaan budaya yang perlu terus dijaga agar tetap hidup dan dikenakan lintas generasi.

Melalui desain yang modern, terbatas, dan eksklusif, Pekatan berupaya mengubah stigma bahwa batik hanya identik dengan acara formal atau generasi lama. Wastra Nusantara dapat dikenakan di berbagai kesempatan, tetap modis tanpa kehilangan nilai budayanya.
Dalam proses produksinya, Pekatan Batik berusaha memaksimalkan penggunaan kain yang ada. Sisa potongan bahan tidak dibiarkan terbuang, tetapi diolah kembali menjadi produk baru yang tetap memiliki nilai, sehingga setiap koleksi hadir dalam jumlah terbatas sekaligus lebih ramah lingkungan.

Berbagai koleksi Pekatan Batik telah menjangkau pasar lokal dan nasional, bahkan dibawa ke berbagai negara seperti Korea dan beberapa negara di Eropa. Produk Pekatan juga kerap digunakan sebagai suvenir oleh instansi dan perusahaan dalam agenda internasional.

Perjalanan usaha Pekatan Batik semakin berkembang ketika Ifti bergabung dengan Rumah BUMN BRI Jakarta pada 2024. Dari sana, ia tidak hanya berfokus pada produksi, tetapi juga belajar mengembangkan bisnis melalui berbagai pelatihan dan kesempatan yang diberikan.

“Saya mengikuti pelatihan fashion, desain, bisnis, dan keuangan. Meski tidak berlatar belakang desainer, saya banyak belajar tentang desain dan pengelolaan bisnis, serta mendapat kesempatan pameran dan business matching,” ungkapnya. “Menurut saya, proses yang paling berdampak adalah expo dan pelatihan desain. Dari expo saya bisa melihat produk dan model yang paling diminati pasar. Dari pelatihan desain, saya belajar banyak karena tidak punya latar belakang sebagai seorang desainer,” ujar Ifti.

Pada kesempatan terpisah, Direktur Micro BRI Akhmad Purwakajaya menambahkan bahwa kehadiran Rumah BUMN BRI ditujukan sebagai wadah kolaboratif bagi para pelaku usaha agar mampu meningkatkan kapasitas sekaligus daya saing bisnis. Inisiatif ini disusun untuk mendukung UMKM dalam memperluas jaringan serta menangkap peluang di tengah persaingan pasar yang kian ketat.

Ia juga menekankan bahwa pembinaan UMKM menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan BRI dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif. Hingga saat ini, BRI tercatat telah membina 54 Rumah BUMN serta menggelar lebih dari 18.218 pelatihan bagi pelaku UMKM di berbagai wilayah Indonesia.***

Berkah Ramadan di Geneng Ngawi, Ratusan Warga Terima Bantuan Sembako

0

Bogordaily.net – Suasana hangat penuh kebersamaan terasa di Kecamatan Geneng, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, Sabtu (14/3/2026) sore.

Ratusan warga dari sejumlah desa di sekitar kawasan industri tampak mengantre tertib untuk menerima paket sembako yang dibagikan PT GFT Indonesia Investment dalam program Ramadan Berbagi.

Bagi warga, bantuan tersebut menjadi berkah tersendiri di bulan suci Ramadan. Sejak sore hari masyarakat sudah berkumpul untuk menunggu pembagian paket sembako yang diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan rumah tangga selama menjalankan ibadah puasa.

Program berbagi tersebut digelar sebagai bentuk kepedulian perusahaan kepada masyarakat di sekitar wilayah operasional, sekaligus mempererat hubungan antara perusahaan dengan warga.

Manager Administrasi PT GFT Indonesia Investment, Gabriel P, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan kepada masyarakat sekitar.

“Kegiatan ini sebagai bentuk tanggung jawab sosial kepada masyarakat sekitar sekaligus menjadi ajang mempererat silaturahmi di bulan Ramadan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, perusahaan tidak hanya berfokus pada pengembangan usaha, tetapi juga berupaya memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di lingkungan sekitar.

PT GFT Indonesia Investment telah beroperasi sekitar dua tahun di Kabupaten Ngawi. Selama beroperasi, perusahaan tersebut telah menyerap sekitar 1.000 tenaga kerja, sebagian di antaranya berasal dari masyarakat sekitar.

“Kami berharap keberadaan perusahaan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya di wilayah Ngawi. Ke depan kegiatan seperti ini diharapkan bisa terus dilaksanakan secara rutin,” katanya.

Salah satu warga Desa Karangasem I, Kecamatan Geneng, Yanto, mengaku bersyukur atas bantuan yang diterimanya. Menurutnya, kepedulian perusahaan terhadap masyarakat sekitar sangat dirasakan manfaatnya, terutama di bulan Ramadan.

“Semoga GFT semakin maju dan sukses, serta bisa menjadi contoh bagi perusahaan lain di Kabupaten Ngawi untuk ikut peduli kepada masyarakat,” ujarnya.***

Puskesmas Bondongan Gelar “Diary Ramadhanku Part III”, Santuni 30 Anak Yatim Berprestasi

0

Bogordaily.net – UPTD Puskesmas Bondongan, Bogor Selatan menggelar kegiatan sosial yaitu
“Diary Ramadhanku Part III bersama UPTD Puskesmas Bondongan “Biar Do’a Tidak Tertolak” di Hotel Santika Bogor, Jumat (13/3/2026).

Kegiatan ini merupakan agenda rutin tahunan yang dilaksanakan selama bulan suci Ramadan ini merupakan tahun ketiga pelaksaanya sebagai ajang silaturahmi sekaligus berbagi kepada masyarakat.

Acara tersebut turut dihadiri perwakilan dari Lurah Cikaret, Lurah Bondongan, serta seluruh pegawai Puskesmas Bondongan yang berpartisipasi dalam kegiatan sosial ini

Dalam kegiatan tersebut, UPTD Puskesmas Bondongan menghadirkan berbagai rangkaian acara yang bersifat edukatif dan religius untuk masyarakat

Memasuki tahun ketiga pelaksannya kegiatan ini di isi mulai dari sharing permasalahan kesehatan kepada masyarakat, tausyiah yang disampaikan oleh ustadz Samsam Nurhidayat,hingga kegiatan interaktif seperti cerdas cermat, pildacil, serta quiz dan games seru bagi para peserta.

Puncak rangkaian acara diisi dengan pemberian santunan kepada 30 anak yatim piatu berprestasi yang berasal dari wilayah kerja Puskesmas Bondongan.

Panitia menyampaikan bahwa seluruh sumber dana kegiatan berasal dari infaq dan sodaqoh pegawai Puskesmas Bondongan, serta dukungan dari para donatur yang berpartipasi untuk terselenggaranya kegiata ini

Adapun sejumlah pihak yang turut mendukung kegiatan ini di antaranya RS Melania, NRC (Nagrak Riverside Camp), PT Lambodja, PWAT Maluku Utara, PT Sola Inti, PT Aroma Langit Nusantara, serta PT Dwika Bhavana Setya.

Melalui kegiatan ini, UPTD Puskesmas Bondongan berharap dapat memperkuat nilai kepedulian sosial, mempererat kebersamaan,

sekaligus memberikan motivasi bagi anak-anak yatim agar terus berprestasi di masa mendatang dengan lebih baik.***

MarJa dan PiIk Rebut Gelar Juara Sarimbit Taraweh Cup 2026, Final Berlangsung Sengit

0

Bogordaily.net — Turnamen bulutangkis Sarimbit Taraweh Cup 2026 resmi melahirkan dua pasangan juara dari kategori berbeda. Pasangan Marna/Jatun (MarJa) keluar sebagai juara kategori C, sementara Pian/Ikbal (PiIk) menjadi kampiun di kategori B setelah melalui partai final yang berlangsung ketat dan penuh tensi.

Di partai final kategori C, pasangan MarJa sukses menundukkan pasangan Jajang/Malih dengan skor meyakinkan 30–18. Kemenangan ini menjadi gelar perdana bagi MarJa sejak pertama kali mengikuti turnamen tersebut.

“Alhamdulillah akhirnya kami bisa meraih gelar pertama di awal tahun penyelenggaraan turnamen ini,” ujar Jatun usai menerima hadiah uang tunai.

Sementara itu, pada kategori B, pasangan PiIk harus bekerja keras sebelum akhirnya menaklukkan pasangan debutan Jajat/Uthe dengan skor tipis 30–26. Pertandingan berlangsung sengit sejak awal hingga akhir laga.

MarJa dan PiIk Rebut Gelar Juara Sarimbit Taraweh Cup 2026, Final Berlangsung Sengit

Bagi PiIk, kemenangan ini terasa spesial karena mengakhiri puasa gelar selama empat tahun terakhir.

“Kami sempat nervous menghadapi pasangan debutan baru ini. Tapi alhamdulillah akhirnya bisa menang dan puas setelah menunggu cukup lama,” kata Ikbal yang diamini rekannya, Pian.

Adapun posisi juara tiga bersama di kategori C diraih pasangan Gibran/Hae dan Opik/Toni. Sementara di kategori B, peringkat ketiga bersama ditempati pasangan Memed/Basuki serta Yusi/Sobur.

Ketua panitia turnamen, Cacu, mengatakan seluruh pertandingan khususnya di babak final berlangsung seru dan kompetitif.

“Para pemain tampil dengan semangat dan motivasi tinggi untuk meraih gelar juara. Pertandingannya cukup ketat di dua kategori,” ujarnya kepada Bogordaily.net.

Sementara itu, Pembina PB Sarimbit Agustira menegaskan turnamen Sarimbit Taraweh Cup akan terus digelar secara rutin setiap bulan Ramadan. Ke depan, jumlah peserta juga akan diperluas dengan melibatkan lebih banyak perwakilan klub bulutangkis dari wilayah Dramaga dan Kota Bogor.

Meski demikian, turnamen ini tetap diperuntukkan bagi pemain komunitas atau atlet otodidak yang bukan berasal dari level Pelatda maupun Pelatnas.

“Selamat kepada para juara. Semoga bisa mempertahankan gelarnya di tahun-tahun mendatang,” kata Evi usai menyerahkan hadiah kepada para pemenang.***

BMWCCI Bogor Chapter Gelar Iftar & Charity untuk Anak Yatim

0

Bogordaily.net – BMWCCI Bogor Chapter menggelar buka bersama sekaligus santunan kepada 40 anak yatim di Bogor Valley Hotel, Kota Bogor, pada Sabtu 14 Maret 2026.

Ketua BMWCCI Bogor Chapter *Richard Silaban* menyampaikan bahwa, kegiatan santunan tersebut merupakan kegiatan rutin setiap tahun dari BMWCCI Bogor Chapter khususnya di bulan suci Ramadan Semenjak berdiri pada tahun 2009.

“Jadi santunan ini dilaksanakan setiap tahun, tahun lalu acara santunan berjalan dengan lancar dan tahun ini bisa lebih baik lagi, Tepat di tahun ini diikuti kurang lebih 40 anak yatim,” kata Richard Silaban kepada wartawan, Sabtu 14 Maret 2026.

Menurut Richard, selain kegiatan santunan, BMWCCI Bogor Chapter juga rutin melaksanakan kegiatan sosial lainya seperti bakti sosial hingga kunjungan ke panti asuhan dan kegiatan amal lainnya

“Jadi event sosial kita ini bukan hanya di ramadan tetapi ada di setiap momen, kita pasti akan luangkan waktu sosial untuk lingkungan termasuk bencana alam,” jelasnya.

Adapun, kata Richard, hadirnya BMWCCI Bogor Chapter tidak hanya menjadi klub mobil yang sekedar mencari kesenangan semata. Namun, memberikan dampak positif terhadap masyarakat.

“Kita mau menjadi contoh kepada lingkungan cara berlalu lintas dengan baik, karena klub mobil biasanya image nya negatif, kalau prinsip kita lebih menjaga kekompakan, Solidaritas, Persaudaraan dan lebih ke fungsinya bahwa klub mobil itu tidak hanya untuk senang senang atau arogan,” ujar Richard.

Ia berharap, kedepannya BMWCCI Bogor Chapter akan lebih dikenal dan menjadi panutan bagi klub mobil lain serta bisa berkolaborasi dengan komunitas mobil lain di Kota Bogor

“BMWCCI (BMW Car Clubs Indonesia) satu satunya Club Mobil Resmi BMW di Indonesia, BMWCCI itu ada 29 chapter dan 2 Register di seluruh Indonesia dan kita salah satunya di kota Bogor (Bogor Chapter) kita memang peduli dengan sosial lingkungan sekitar khusus nya kota bogor,” ungkap Richard Silaban.

“Visi misi kita bisa memberikan pengetahuan tentang otomotif kepada masyarakat pecinta mobil Eropa khususnya BMW, BMWCCI Bogor Chapter juga sangat terbuka menerima untuk pecinta mobil BMW yang mau bergabung di Club BMWCCI Bogor Chapter,” sambungya.

Sementara itu, untuk bisa lebih mengenal dan melihat kegiatan kegiatan BMWCCI Bogor Chapter lainnya bisa kunjungi akun sosial media di Instagram dengan nama akun bmwcci_bogor.***

Albin

Menkop Dorong Optimalisasi Pengelolaan Dana Umat Dan Sinkronisasi Dengan Program Kopdes Merah Putih

0

Bogordaily.net – Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono menegaskan bahwa pengelolaan dana umat harus diarahkan untuk kesejahteraan masyarakat melalui ekosistem keuangan syariah yang terintegrasi. Hal itu disampaikan dalam Buka Puasa Bersama dan Diskusi Publik Ikatan Alumni Universitas Padjadjaran (IKA Unpad) di Hotel Aryaduta Menteng, Jakarta, Sabtu (14/3).

Menkop Ferry menekankan bahwa potensi zakat, infak, sedekah, dan wakaf yang mencapai ratusan triliun rupiah per tahun belum dimanfaatkan secara optimal. Padahal dana yang terkumpul sangat besar dan sangat berpotensi mendukung berbagai program peningkatan kesejahteraan masyarakat, salah satunya program Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes/Kel) Merah Putih. Oleh karena itu, diperlukan pengelolaan yang baik serta sinergi antar lembaga keuangan syariah agar manfaatnya semakin optimal.

Menkop Ferry menambahkan bahwa saat ini progres pembangunan gerai, gudang dan sarana pendukung Kopdes/Kel Merah Putih secara nasional mencapai 32 ribuan unit. Sementara untuk pembangunan yang telah selesai 100 persen dan siap beroperasi sekitar 2.000an unit.

“Akan sangat baik apabila dana umat itu dikonsolidasikan untuk membangun industri (investasi) yang memproduksi berbagai produk kebutuhan masyarakat. Produk-produk itu siap dipasarkan melalui ribuan gerai Koperasi Desa Merah Putih,” kata Menkop Ferry.

Turut hadir dalam acara tersebut Anggota Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH), Dr. Indra Gunawan, Ketua BAZNAS RI Sodik Mujahid, Kepala Kantor Kemitraan Alumni & Dana Abadi Dr. Prita Amalia, S.H., M.H, Ketua Dewan Pembina IKA Unpad, Dr. (HC). Ir. Burhanuddin Abdullah, M.A, Ketua Komisi Etik IKA Unpad Hendrias Haryotomo, Ketua Koperasi Bumi Padjadjaran Lestari Dr. Tasdiyanto Rohadi, S P, M.Si, Wakil Ketua Dewan Penasehat Dr. Ir. Iwan P Pontjowinoto, MM., CFP, Ketua Koperasi Danakitri Kuseryansyah, S.IP, M.M.

Sebagai Ketua Umum IKA Unpad yang juga menjabat sebagai Ketua Harian Masyarakat Ekonomi Syariah (MES), Menkop Ferry menegaskan bahwa saat ini ekosistem pengelolaan dana umat yang profesional, transparan, dan produktif sangat dibutuhkan. Menurut catatannya, potensi zakat nasional diperkirakan lebih dari Rp320 triliun per tahun. Sementara potensi wakaf produktif sekitar Rp180 triliun.

Diakui bahwa masih banyak tantangan dalam upaya mengoptimalkan pengelolaan dana umat tersebut seperti tingkat literasi masyarakat yang rendah, kepercayaan publik, profesionalisme pengelola, koordinasi antar lembaga, serta distribusi dana yang masih banyak bersifat konsumtif.

“Kami di Masyarakat Ekonomi Syariah juga terus mendorong agar kita mulai masuk ke sektor riil, kita tidak boleh hanya menjadi nasabah tapi kita juga harus menjadi debiturnya ke bank atau lembaga keuangan syariah untuk bisa mendanai pembangunan pabrik-pabrik,” ucap Menkop Ferry.

Dalam konteks ini, MES menjadi wadah strategis untuk mempercepat penerapan sistem ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia yang terintegrasi. Melalui MES, berbagai pihak dapat bersinergi, mulai dari pemerintah, lembaga keuangan, akademisi, hingga pelaku usaha guna memperkuat ekosistem ekonomi syariah secara menyeluruh.

“Kita harus memulai, lembaga seperti BPKH (Badan Pengelolaan Keuangan Haji) dan Baznas (Badan Amil Zakat Nasional) bisa masuk menjadi offtakernya,” katanya.

Menutup sesi diskusi tersebut, Menkop Ferry menegaskan bahwa pengelolaan dana umat adalah amanah sekaligus peluang besar yang perlu dikembangkan agar manfaatnya dapat kembali kepada umat dan mendorong peningkatan kesejahteraan umat.

“Dengan pengelolaan yang baik, potensi besar ini dapat memberikan manfaat yang lebih luas,” pungkasnya.

Ketua BAZNAS RI Sodik Mujahid membenarkan bahwa potensi pengumpulan zakat nasional sangat besar, namun pihaknya baru dapat merealisasikan antara 8-10 persen per tahunnya. Apabila potensi ratusan triliun zakat yang bisa dikumpulkan dapat tercapai, maka peluang untuk mempercepat realisasi program peningkatan kesejahteraan masyarakat dapat dilakukan.

“Betapa strategis mustahik yang harus diberdayakan, dan potensi atau peluang yang ada di Indonesia sangat besar. Maka tugas ke depan adalah sosialisasi dan peningkatan literasi masyarakat (terkait zakat),” kata Sodik.

Ia menambahkan, perluasan jaringan seperti Unit Pengumpul Zakat (UPZ) menjadi agenda penting agar potensi zakat ini bisa dioptimalkan. Bahkan ke depan diperlukan integrasi program CSR (Corporate Social Responsibility) dengan inisiatif sosial Baznas. Pihaknya siap bermitra dengan berbagai pihak termasuk dengan koperasi dalam rangka memperluas jaringan UPZ.***

Yantie Rachim Serukan Masyarakat Perkuat Semangat Berbagi kepada Anak Yatim

0

Bogordaily.net – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Bogor, Yantie Rachim, mengajak masyarakat Kota Bogor untuk terus menumbuhkan semangat berbagi dan kepedulian terhadap sesama, khususnya kepada masyarakat yang membutuhkan.

Hal tersebut disampaikannya saat memberikan santunan kepada anak yatim dalam kegiatan Berbagi Berkah, Berbagi Kebahagiaan Santunan Yatim di Plaza Jambu Dua, Kota Bogor, Jumat (13/3/2026).

“Saya mengajak seluruh masyarakat untuk terus menumbuhkan semangat berbagi dan kepedulian terhadap sesama. Semoga kita semua dapat terus menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kota Bogor agar manfaatnya dapat dirasakan oleh lebih banyak saudara-saudara kita yang membutuhkan,” kata Yantie Rachim.

Sebanyak 40 anak yatim menerima santunan dalam kegiatan tersebut. Program ini merupakan wujud sinergi antara BAZNAS Kota Bogor, TK Ar Rahman, serta dukungan berbagai pihak dalam menebarkan kebaikan dan menghadirkan manfaat bagi masyarakat.

Yantie Rachim mengatakan, kegiatan santunan tersebut tidak hanya menjadi bentuk kepedulian bersama, tetapi juga menjadi kebahagiaan bagi anak-anak yatim, khususnya menjelang Hari Raya Idulfitri.

Selain itu, keterlibatan anak-anak TK Ar Rahman dalam kegiatan berbagi ini menjadi sarana pembelajaran yang baik untuk menanamkan nilai-nilai kebaikan sejak dini, seperti membiasakan berbagi, memperkuat empati, serta meningkatkan kepedulian terhadap sesama.

“Kepada anak-anakku sekalian, tetaplah semangat belajar, rajin menuntut ilmu, dan teruslah bermimpi setinggi-tingginya. Insyaallah dengan doa, usaha, dan ketekunan, kalian dapat meraih masa depan yang cerah serta menjadi generasi yang membanggakan bagi keluarga, agama, dan bangsa,” ucap Yantie Rachim.

Sementara itu, Ketua BAZNAS Kota Bogor, Subhan Murtadla, mengatakan bahwa Ramadan merupakan momentum yang tepat bagi umat muslim untuk berlomba-lomba dalam bersedekah, berinfak, dan menunaikan zakat.

“BAZNAS selalu hadir sebagai fasilitator bagi masyarakat dalam menunaikan zakat, infak, dan sedekah yang kemudian didistribusikan kepada pihak yang membutuhkan, di antaranya fakir miskin dan anak yatim piatu,” ujar Subhan Murtadla.

Ia berharap semakin banyak kegiatan berbagi yang dilakukan dapat mendorong dan memotivasi masyarakat untuk menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS.***

30 Tahun di 2026, Pokemon Rilis Game di Nintendo Switch 2

0

Bogordaily.net – Perusahaan pengembang waralaba Pokemon resmi mengumumkan kehadiran game generasi terbaru yang diberi judul Pokemon Winds dan Pokemon Waves.

Kedua game tersebut diperkenalkan dalam acara Pokemon Presents yang digelar pada 27 Februari 2026, bertepatan dengan perayaan 30 tahun kehadiran karakter ikonik Pikachu.

Dalam acara tersebut, pengembang memastikan bahwa dua judul tersebut akan menjadi game utama (mainline) Generasi ke-10 dalam seri Pokémon.

Pengumuman ini langsung menarik perhatian penggemar karena menghadirkan berbagai pembaruan besar, baik dari sisi visual, mekanisme permainan, maupun eksplorasi dunia.

Berbeda dari seri sebelumnya, Pokemon Winds dan Pokemon Waves dikembangkan secara khusus untuk konsol terbaru Nintendo Switch 2.

Pengembangan eksklusif ini memungkinkan peningkatan kualitas grafis yang jauh lebih detail dibandingkan generasi sebelumnya.

Lingkungan dalam game dirancang dengan teknologi visual yang lebih realistis. Misalnya, efek daun yang tertiup angin hingga pergerakan air yang dibuat lebih alami dan dinamis.

Hal ini membuat dunia permainan terasa lebih hidup saat pemain menjelajah berbagai wilayah.

Sesuai dengan judulnya, masing-masing versi memiliki elemen alam yang berbeda. Pokemon Winds berfokus pada kekuatan angin dan pertarungan udara, sedangkan Pokemon Waves menghadirkan sistem lingkungan laut yang dinamis dengan fenomena pasang surut yang dapat mengubah peta permainan dan membuka area baru.

Menariknya, latar dunia permainan terinspirasi dari kawasan Asia Tenggara dan Pasifik. Para pemain nantinya dapat menjelajahi pulau-pulau besar, melakukan eksplorasi bawah laut, hingga menjelajah langit menggunakan berbagai makhluk Pokémon.

Selain eksplorasi yang lebih luas, fitur multiplayer juga mendapatkan peningkatan signifikan.

Sistem baru memungkinkan pemain bertemu satu sama lain secara daring dan membentuk kelompok besar untuk menjalankan misi bersama.

Dalam pengumuman tersebut, tiga karakter Pokémon awal juga telah diperkenalkan kepada publik.

Ketiganya adalah Browt, Pokémon tipe Grass berbentuk burung hantu kuning, Pombon, Pokémon tipe Fire berupa anak anjing oranye yang energik, serta Gecqua, Pokémon tipe Water yang digambarkan sebagai tokek air berwarna biru.

Kedua game tersebut dijadwalkan rilis pada tahun 2027 dan hanya tersedia secara eksklusif untuk Nintendo Switch 2, sehingga tidak akan dapat dimainkan pada konsol generasi sebelumnya.

Selain pengumuman game Generasi 10, acara Pokemon Presents juga menghadirkan sejumlah kabar menarik lainnya.

Salah satunya adalah rencana peluncuran ulang game klasik Pokemon FireRed dan Pokemon XD: Gale of Darkness untuk platform Nintendo Switch.

Tidak hanya itu, penggemar juga akan disuguhkan koleksi merchandise terbaru berupa set LEGO yang menampilkan karakter populer seperti Pikachu, Eevee, serta evolusi terakhir dari Pokémon wilayah Kanto yaitu Venusaur, Charizard, dan Blastoise.***

Pemuda Patahunan Sukses Gelar Buka Bersama dan Santunan Kepada 40 Anak Yatim di Cilebut Timur

0

Bogordaily.net – Pemuda Patahunan, Desa Cilebut Timur, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor sukses melaksanakan buka bersama sekaligus santunan kepada anak yatim.

Perwakilan Pemuda Kampung Patahunan Hari Sapta Darma menyampaikan bahwa, kegiatan santunan tersebut diikuti oleh sebanyak 40 anak Yatim-Piatu untuk wilayah RW 10 dan RW 11.

“Ada 40 anak yatim, untuk saat ini masih area Kampung Patahunan RW. 10 dan RW 11,” kata Hari kepada wartawan, Sabtu 14 Maret 2026.

Menurut Hari, selain kegiatan santunan, ada juga kegiatan lainya seperti ceramah yang disampaikan langsung oleh pemilik Yayasan Majelis Talim Nurul Hidayah, Ust Endang Bahrudin

“Buka bersama, sambutan lembaga masyarakat, ceramah, quiz berhadiah, dan bingkisan,” jelasnya.

Kemudian, dirinya mengucapkan terima kasih kepada para donatur yang telah menyisihkan rejekinya untuk kelangsungan acara tersebut.

“Pesannya, semoga acara ini membawa keberkahan bagi anak-anak Yatim-Piatu, menjadi pahala yang senantiasa Allah SWT terima dari berbagai pihak panitia dan donatur,” jelasnya

“Dan juga dapat menggerakan hati masyarakat setempat terutama anak muda dalam mengadakan kegiatan yang membawa manfaat bagi lingkungan,” tambah dia.

Sementara itu, Hari berharap, kegiatan buka bersama dan santunan anak yatim kedepannya akan terus berlanjut dan lebih meriah.

“Semoga acara ini menjadi lebih baik
sehingga tidak hanya anak Yatim-Piatu setempat yang dapat disantunkan, melainkan dari berbagai tempat yang dapat kami bantu beri. Agar kebahagiaan bisa dirasakan bersama,” ungkap Hari.(Albin)

ASN Dilarang Gunakan Kendaraan Dinas untuk Mudik Lebaran

0

Bogordaily.net – Menteri Agama Nasaruddin Umar mengeluarkan instruksi tegas kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kementerian Agama Republik Indonesia terkait penggunaan kendaraan dinas menjelang musim mudik Lebaran 1447 Hijriah.

Dalam arahannya, Menag menegaskan bahwa kendaraan dinas tidak boleh digunakan untuk kepentingan pribadi, termasuk untuk perjalanan mudik.

Kebijakan tersebut diambil sebagai bentuk komitmen menjaga integritas aparatur negara sekaligus memastikan fasilitas milik negara dimanfaatkan sesuai dengan fungsinya.

“ASN wajib menjaga integritas, profesionalitas, serta menggunakan fasilitas negara secara bertanggung jawab. ASN dilarang menyalahgunakan wewenang dan fasilitas jabatan untuk kepentingan pribadi,” ujar Menag Nasaruddin di Jakarta, Kamis 13 Mare 2026.

Menurutnya, kendaraan dinas merupakan fasilitas yang disediakan oleh negara untuk mendukung pelaksanaan tugas kedinasan.

Oleh karena itu, penggunaan kendaraan tersebut di luar kepentingan pekerjaan dianggap sebagai bentuk pelanggaran disiplin.

Ketentuan tersebut juga mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 94 Tahun 2021 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil, yang mengatur kewajiban serta larangan bagi ASN dalam menjalankan tugasnya.

Meski begitu, Menag memberikan pengecualian bagi ASN yang memang harus menjalankan tugas selama periode Lebaran.

Dalam kondisi tersebut, penggunaan kendaraan dinas tetap diperbolehkan selama digunakan untuk kepentingan pekerjaan.

“Sebagian ASN Kemenag juga ada yang bertugas di momen lebaran, misal untuk mengawal Rumah Ibadah Ramah Pemudik. Selama menjalankan tugas, mereka tentu boleh menggunakan fasilitas yang ada,” tambahnya.

Selain membahas aturan penggunaan fasilitas negara, Menag juga menyoroti momentum tahun 2026 yang dinilai cukup istimewa.

Pasalnya, beberapa hari besar keagamaan jatuh dalam waktu yang berdekatan, seperti Hari Raya Nyepi, Idulfitri, dan Paskah.

Menurutnya, kedekatan waktu perayaan hari-hari besar tersebut dapat menjadi kesempatan penting untuk memperkuat nilai toleransi dan harmoni antarumat beragama di Indonesia.

“Nyepi mengajarkan refleksi, Idulfitri menegaskan saling memaafkan, dan Paskah membawa pesan kasih. Jika nilai ini disampaikan luas, masyarakat akan semakin menjaga persatuan,” jelas Menag.

Sejalan dengan pesan tersebut, Presiden Prabowo Subianto juga menekankan pentingnya menjaga persatuan bangsa di tengah dinamika global yang penuh ketidakpastian.

Ia mengingatkan bahwa keberagaman yang ada di Indonesia seharusnya menjadi kekuatan, bukan sumber perpecahan.

“Perbedaan itu bukan sesuatu yang harus mengarah kepada perpecahan. Kita perlu menggalang persatuan dan kerukunan,” tegas Presiden dalam pernyataan terpisahnya.

Sebagai pedoman bagi pelaksanaan kegiatan keagamaan di lapangan, Kementerian Agama Republik Indonesia juga telah menerbitkan Surat Edaran Menteri Agama Nomor 1 Tahun 2026.

Aturan tersebut memuat panduan pelaksanaan ibadah Ramadan hingga standar pelayanan Masjid Ramah Pemudik yang disiapkan untuk membantu masyarakat selama perjalanan mudik Lebaran.***