Tuesday, 28 April 2026
Home Blog Page 8804

Kemenkes Buka Lowongan Sampai 8 Maret, Cek Formasinya…

0

BOGOR DAILY-Tertarik berkarier di Kementerian Kesehatan? Segera persiapkan diri Anda semaksimal mungkin karena Kementerian Kesehatan kembali membuka lowongan kerja bagi putra dan putri terbaik bangsa untuk bergabung menjadi Tenaga Kesehatan Nusantara Sehat Individual Periode I Tahun 2018. Pendaftaran lowongan kerja dibuka hingga 8 Maret 2018.

Untuk informasi, Kementerian Kesehatan melaksanakan program Nusantara Sehat berbasis individual sejak tahun 2017, dan telah mengerahkan sebanyak 1.663 orang tenaga kesehatan di 612 lokus puskesmas pada 161 Kabupaten/Kota di 28 Provinsi se-Indonesia pada Daerah Tertinggal, Perbatasan dan Kepulauan (DTPK).

Melansir laman resmi milik Kementerian Kesehatan, data.nusantarasehat.kemkes.go.id, Selasa (27/2/2018), berikut jenis tenaga kesehatan yang dibutuhkan, persyaratan pendaftaran, persyaratan berkas lamaran, dan tata cara pendaftaran lowongan kerja.

Jenis tenaga kesehatan yang dibutuhkan:

– Dokter

– Dokter gigi

– Bidan

– Perawat

– Tenaga Kesehatan Masyarakat

– Tenaga Kesehatan Lingkungan

– Ahli Teknologi Laboratorium Medik

– Tenaga Kefarmasian

– Tenaga Gizi

Persyaratan Pendaftaran

1. Warga Negara Indonesia (WNI);

2. Usia maksimal 40 tahun;

3. Tidak sedang terikat perjanjian/kontrak kerja dengan instansi lain pemerintah/swasta dan tidak berkedudukan sebagai CPNS/PNS/Calon Anggota TNI/Polri serta Anggota TNI/Polri;

4. Status sudah menikah atau belum menikah;

5. Sehat jasmani rohani;

6. Bebas narkoba;

7. Berkelakuan baik;

8. Wajib memiliki STR yang masih berlaku (Surat Keterangan STR yang sedang diproses tidak berlaku/tidak diterima);

9. Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Indonesia (dengan prioritas penempatan di Papua) sesuai kebutuhan Kementerian Kesehatan;

10. Berpartisipasi pada program Jaminan Kesehatan Nasional dibuktikan dengan memiliki Kartu Indonesia Sehat (KIS).

Persyaratan Berkas Lamaran

Persyaratan Berkas Lamaran:

File-file yang harus diupload saat pendaftaran:

– Pas Foto;

– Scan Ijazah;

– Scan STR yang masih berlaku;

– Scan KTP;

– Scan Kartu Keluarga;

– Sertifikat pelatihan.

Semua file yang diupload harus kurang dari 250kb.

Catatan:

Bagi peserta yang sudah pernah mengikuti proses pendaftaran pada periode yang lalu, akun masih dapat digunakan untuk mendaftar nusantara sehat team based/individual dan apabila lupa password dapat mengakses menu lupa password pada saat login.

Tata Cara Pendaftaran:

Jika Anda tertarik dan memenuhi persyaratan perusahaan, silakan segera melakukan pendaftaran secara online.

Untuk tata cara pendaftaran, Anda dapat mengunduhnya di sini

Ingat, pendaftaran hanya dibuka hingga 8 Maret 2018.

Ini Kronologi Dugaan Penganiayaan Oleh Aktor Dimas Anggara

0

BOGOR DAILY-Kabar kurang mengenakkan datang dari aktor Dimas Anggara, pria berusia 29 tahun tersebut dilaporkan oleh teman bisnisnya yang bernama Fiqih Alamsyah. Dimas diduga melakukan tindak penganiayaan sehingga dilaporkan kepada pihak Polres Jakarta Selatan.

“Kami menerima laporan terkait dugaan penganiayaan oleh saudara Dimas Anggara. Dilaporkan saudara Fiqih Alamsyah. Dilaporkan ke saya itu tanggal 24 Februari hari Sabtu. Tanggal 23 itu kejadiannya, jadi setelah ganti hari. Kemudian kami follow up untuk melakukan penyelidikan. Kita panggil beberapa saksi, tentu nanti terlapor (Dimas) juga kita panggil. Sementara kita masih mengumpulkan bukti, memanggil saksi-saksi yang terkait, sebatas itu saja,” ujar Kapolsek Cilandak Kompol Sujanto ditemui di Polres Jakarta Selatan, Senin (26/2/2018).

Saat ini pihak yang berwajib berusaha memanggil saksi-saksi yang berkaitan terkait kasus ini. Dimas belum dipanggil karena polisi masih melengkapi data dari penyelidikan yang dilakukan. Meski demikian mereka sekilas mengungkap kronologi kejadian.

“Garis besarnya adalah diduga masalah salah paham terkait kelola suatu tempat usaha. Kemudian ada ketersinggungan. Itu masih versi pelapor ya,” tuturnya.

Pria yang mengaku jadi korban tindak kekerasan Dimas Anggara pun telah melakukan visum. Saat melapor, pria tersebut mengalami luka ringan berupa lecet.

“Sementara (saksi) dua orang. Yang melihat di tempat itu (kejadian). Kalau dikatakan dari pihak mana, wong sebelumnya temen bisnis, artinya semua berteman,” tandasnya

15 WNI Diduga ISIS Ditahan di Suriah

0

BOGOR DAILY-Kementerian Luar Negeri RI membenarkan kabar mengenai 15 warga negara Indonesia terduga ISIS ditahan oleh pasukan Kurdi di Suriah bagian utara.

“Kami mengetahui informasi terkait keberadaan 15 WNI yang ditahan di kamp yang sama dengan 18 WNI yang telah lebih dulu dipulangkan tahun lalu. Informasi ini sudah kami dapatkan sejak Oktober lalu,” ujar Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia Kemlu RI, Lalu Muhamad Iqbal, di Jakarta, Senin (26/2).

Iqbal mengatakan bahwa pemerintah belum bisa memberikan bantuan kemanusiaan ke lokasi tersebut karena situasi keamanan yang tidak memungkinkan.

Konfirmasi ini disampaikan Iqbal menanggapi laporan kelompok pemerhati HAM, Human Rights Watch (HRW), yang menyebut bahwa masih ada sedikitnya 800 warga asing terduga ISIS ditahan pasukan Kurdi di Suriah utara, di antaranya 15 perempuan Indonesia dan seorang warga Malaysia.

“Dan berdasarkan informasi yang kami terima belasan WNI ini pergi ke Suriah untuk bergabung dengan ISIS,” kata Iqbal.

Sebagian besar dari mereka diyakini ditahan bersama anak-anaknya. Meski demikian, pasukan Kurdi memberikan kebebasan terbatas, tapi tetap tidak diperkenankan keluar kamp tahanan.

HRW tidak mengetahui ada warga negara Asia Tenggara lain di kamp-kamp tahanan pasukan Kurdi itu atau tidak. Mereka hanya menyebut, ratusan warga asing itu juga mencakup orang dari Perancis, Jerman, Kanada, Inggris, Tunisia, Turki, Australia, dan Yaman

Penumpang Pesawat Mabuk Hingga Paksa Buka Pintu Darurat

0

BOGOR DAILY- Laporan adanya penumpang yang bercanda soal bom kerap diterima otoritas bandara di Indonesia. Selain soal bom, apa ulah lain dari para penumpang pesawat?

Penumpang mabuk di pesawat

Pada Juni 2015, seorang penumpang pria di penerbangan Thomson Airways TOM 2750 kedapatan mabuk. Pria yang tak diungkap identitasnya itu mabuk dalam penerbangan rute Manchester-Heraklion, sebuah kota di pesisir Yunani.  Pria tersebut kebanyakan minum alkohol dan mulai melakukan penyerangan terhadap kru pesawat. Bahkan dia sempat mencoba merokok di toilet pesawat.

Tak punya pilihan lain, pilot pesawat maskapai Thomson pun memutuskan untuk memutar arah dan mendarat di bandara terdekat untuk menurunkan paksa sang penumpang mabuk itu. Pilihannya jatuh pada Bandara Sofia di Ibukota Bulgaria.

Pihak Kepolisian Bulgaria pun mengamankan si penumpang, untuk kemudian dideportasi kembali ke Inggris. Kejadian ini membuat ketidaknyamanan bagi penumpang lainnya karena waktu mendarat molor hingga 2 jam di Kota Heraklion, Yunani.

Penumpang membuka pintu darurat

Seorang turis Jerman berulah di dalam pesawat hingga harus dikawal turun oleh polisi pada Januari 2016. Gara-garanya, pria itu tiba-tiba membuka pintu keluar darurat saat pesawat baru saja mendarat.

Insiden tersebut terjadi di pesawat Boeing 737 milik Jet Airways saat pesawat baru saja mendarat di bandara internasional Mumbai, India, dari Abu Dhabi.

Pria tersebut mengatakan kepada para kru pesawat bahwa dirinya membuka pintu tersebut hanya untuk bersenang-senang. Media setempat mengidentifikasi pria tersebut sebagai Steve Titschler.

Penumpang bercanda soal bom

Kejadian penumpang bercanda soal bom beberapa kali terjadi di dunia penerbangan baik Indonesia maupun internasional. Penumpang yang bercanda soal bom ini kemudian tak diperbolehkan menaiki penerbangannya.

Kejadian bercanda soal bom misalnya saat penumpang pesawat Garuda Indonesia bernama Wellem Howay melakukannya pada Juli 2017 lalu. Saat ada penumpang lain bertanya apa yang ada dalam tasnya, Wellem menjawab isinya adalah bom

ADV : Biasakan Anak Makan Sayur dan Buah

0

Bogor Daily – Banyak ibu rumah tangga yang bangga dengan anaknya yang tampak gemuk. Padahal bisa jadi anak tersebut sebetulnya mengalami obesitas akibat gizi lebih. Sebaliknya banyak juga para ibu yang cemas, melihat anaknya kurus dan tinggi badannya tidak bertambah dalam waktu yang cukup lama. Wajar mereka cemas, karena anak-anak yang kurus atau tinggi badannya lambat bertambah, bisa jadi sebetulnya mengalami kekurangan gizi.

Gizi kurang dan gizi berlebih serta tinggi badan anak yang tidak bertambah, merupakan permasalahan gizi. Belakangan ini permasalahan gizi yang muncul, cenderung memang tidak hanya selalu soal kekurangan gizi. Permasalahan gizi juga muncul pada anak-anak yang mengalami gizi lebih sehingga mengalami obesitas serta anak-anak yang tinggi badannya lambat bertambah atau yang disebut dengan stunting.

Stunting adalah istilah untuk menunjukan kondisi pertumbuhan badan anak yang pendek. Jika badan anak lebih pendek dari dari teman-teman seusianya dan tinggi badannya tidak bertambah maka hal itu perlu diwaspadai. Ada kemungkinan anak itu memiliki masalah dengan pemenuhan gizi. Seorang ahli gizi mengingatkan, stunting merupakan indikator yang menunjukan proses kekurangan gizi yang terjadi dalam jangka waktu lama.

Apabila kekurangan gizi terjadi dalam waktu yang singkat, tanda yang muncul pertama, biasanya berat badan anak akan turun. Jika kekurangan gizi tersebut tidak segera diatasi, stunting kemungkinan besar akan terjadi. Anak yang mengalami stunting biasanya akan mengalami gangguan pertumbuhan lainnya. Termasuk pertumbuhan otak anak, sehingga kemampuan kognitif anak akan lemah.

Pertumbuhan tinggi badan anak bisa dilihat dengan melihat kurva pertumbuhan sejak anak lahir. Disitulah maka pertumbuhan badan anak penting dipantau melalui kegiatan penimbangan anak seperti yang berlangsung di berbagai Posyandu. Bukan hanya berat badan anak yang perlu diukur, melainkan juga tinggi anak perlu diukur untuk memantau pertumbuhan tinggi badannya.

Jadi anak-anak yang mengalami gizi kurang tidak selalu tampak kurus melainkan bisa juga pendek. Kedua-duanya berbahaya, sebab anak yang kurang gizi, kesehatan dan kecerdasannya akan terganggu dalam masa pertumbuhannya. Begitupun dengan anak yang  mengalami gangguan kelebihan gizi atau obesitas. Oleh karena itu keseimbangan asupan gizi pada anak dalam masa pertumbuhan menjadi penting. Kata kunci pada pemenuhan gizi anak adalah pada keseimbangannya.

Menurut Kepala Seksi Pembinaan dan Pelayanan Gizi, Dinas Kesehatan Kota Bogor, Ida Jubaedah SKM,Msi, terdapat fenomena ketidak seimbangan asupan gizi pada anak-anak. Hal itu dapat dilihat dari kebiasaan anak-anak pada saat makan di rumah, di sekolah serta pada kebiasaan mereka jajan. “Tampaknya mereka kurang sekali mengkonsumsi buah dan sayur,” katanya. Padahal sayuran dan buah merupakan makanan yang perlu dikonsumsi anak-anak supaya asupan gizi mereka menjadi seimbang.

Ida mengingatkan para ibu untuk membiasakan anak-anaknya memperbanyak konsumsi buah dan sayuran. “Usahakan setiap kali mereka makan selalu ada sayuran dan buah,” katanya. Memang hal ini tampaknya sudah menjadi keluhan banyak ibu, karena anak-anak relatif lebih susah mengkonsumsi sayuran pada saat makan. Itulah sebabnya pembiasaan anak mengkonsumsi sayuran dan buah perlu digerakan oleh banyak pihak.

Dinas Kesehatan Kota Bogor selama ini telah banyak melakukan kegiatan yang bertujuan untuk mengingatkan dan meningkatkan pemahaman para ibu tentang pentingnya keseimbangan asupan gizi bagi anak-anak mereka. Demikian juga telah dilakukan kegiatan konseling gizi bagi para ibu-ibu yang memiliki anak balita.

Namun hal itu tentu belum cukup. Perlu ada dukungan dari semua pihak untuk memberi pemahaman serta menumbuhkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya asupan gizi yang seimbang. Termasuk dalam hal itu adalah mendorong anak untuk mau dan membiasakan diri mengkonsumsi sayuran dan buah dalam rangka menyeimbangkan asupan gizi mereka.

Untuk itu diharapkan adanya dukungan dari para guru di sekolah. Hal ini perlu dilakukan karena sebagian waktu anak sehari-hari berada di sekolah. Tidak cukup sampai disitu. Diharapkan soal asupan gizi seimbang ini bisa mendapatkan perhatian lebih dari instansi yang mengelola pendidikan. Bahkan jika memungkinkan, upaya meningkatkan pengetahuan dan pemahaman gizi pada anak-anak bisa menjadi kurikulum pendidikan.

Dalam kaitan melibatkan peran para guru dalam edukasi keseimbangan asupan gizi, Dinas Kesehatan Kota Bogor telah melakukan pelatihan bagi para guru. Mereka dilatih untuk lebih memahami pentingnya asupan gizi yang seimbang dan tentang gizi pada umumnya. Pengetahuan itu penting agar para guru  bisa ikut mengontrol asupan gizi pada anak ketika mereka berada di lingkungan sekolah. Baik asupan gizi dari bekal yang dibawa anak dari rumah maupun makanan yang mereka konsumsi dari jajanan yang dijual di lingkungan sekolah.

Misalnya seperti yang Ida harapkan, “Guru mau mengecek bekal anak-anak supaya mereka bisa mengkonsumsi sayuran dan buah.” Selama ini ada kecenderungan, anak-anak hanya berbekal makanan berupa aneka olahan daging ayam, olahan makanan beku (frozen) dan olahan makanan instan yang mengandung bahan pengawet serta masakan yang banyak menggunakan bahan penyedap. Bisa jadi anak menjadi kenyang, tetapi keseimbangan gizinya perlu dipertanyakan.

Lebih lanjut soal keseimbangan asupan gizi, ini perlu menjadi perhatian dan kesadaran semua pihak. Disitulah pentingnya gerakan masyarakat (germas) untuk bersama-sama menyelamatkan masa depan anak-anak dan para remaja. Usahakan supaya mereka bisa memperoleh asupan gizi yang seimbang, di samping mereka aktif berolahraga.

(Advertorial)

4 Desa di Ciawi Hancur Ditiup Puting Beliung

BOGOR DAILY- Empat desa di Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor, diterpa angin puting beliung pada Minggu (25/2/2018) sekitar pukul 15.00 WIB sore. Empat desa tersebut diantaranya, Desa Citapen, Jambuluwuk, Cileungsi dan Desa Bendungan.

Sedikitnya, ada 57 rumah rusak akibat bencana tersebut.

“Kemaren menurut informasi, ada empat desa, Bendungan, Jambuluwuk dan paling banyak ada di dua desa, yakni Cileungsi dan Citapen, total kurang lebih 57 rumah,” ujar Danramil 2122 Ciawi, Mayor Inf Muksit, Senin (26/2/2018).

Menurut saksi mata warga Kampung Cipaok, Desa Cileungsi, Mumuh (29), kejadian tersebut terjadi ketia cuaca tengah hujan disertai petir.

Rumah Mumuh, merupakan salah satu rumah yang paling parah karena hancur seluruhnya akibat puting beliung. “Pas kejadian kebetulan lagi di rumah mertua, rumah kosong, yang rusak semua aja ini, semua, sama dapurnya, habis,” ujar Mumuh.

Ia mengatakan bahwa, saat kejadian material bangunannya berterbangan. Ia juga mengaku untuk sementara kini ia bersama istri dan tiga anaknya tinggal di rumah mertuanya yang tidak jauh dari rumahnya. “Ini pada terbang ke sana, sama kayu-kayunya, alhamdulilah lagi gak ada orang di rumah, dan sekarang paling saya sama keluarga tinggal dulundi rumah mertua,” katanya.

Untuk sementara, data rumah secara detail yang rusak sampai sekarang masih didata oleh pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor

Rektor IPB Evaluasi Kegiatan di Luar Kampus

BOGOR DAILYInstitut Pertanian Bogor (IPB) akan mengkaji seluruh kegiatan kemahasiswaan di luar kampus. Setiap kegiatan mahasiswa di luar kampus harus mendapatkan persetujuan rektorat.

Hal tersebut dipaparkan Rektor IPB, Arif Satria pascameninggalnya dua mahasiswa Dandi Firdaus dan Fadli Zikri yang tenggelam di Sungai Ciapus saat kegiatan latihan kepemimpinan yang diadakan Lembaga Dakwah Kampus IPB.

Ia melihat, setiap kegiatan di luar kampus harus mendapatkan pengawasan. Sehingga dapat diketahui managemen risikonya.

“Yang kita lihat manajemen risiko. Semua acara kegiatan luar kampus harus approval (persetujuan) kegiatan dari rektorat. Bila managemen risikonya tidak jelas, enggak akan keluar izinya,” kata Arif, Senin (26/2).

Arif menuturkan, kejadian tewasnya Dandi dan Fadli menjadikan bahan pembelajaran pihak kampus untuk harus lebih ketat dalam mengarahkan kegiatan kemahasiswaan.

“Kejadian ini di luar sekenario. Ini jadi bahan evaluasi kami untuk memperketat managemen risiko,” katanya.

Dua mahasiswa yang tenggelam dan tewas, tambah Arif, sudah sepenuhnya ditangani pihak kampus. Jenazah Dandi dan Fadli sudah diterbangkan ke kampung halamannya masing-masing.

Sebelumnya, dua mahasiswa IPB ditemukan tewas di aliran Sungai Ciomas tepatnya di RT 01/ 05, Desa Cikarawang, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor, Minggu (25/2).

Kasubag Humas Polres Bogor Ajun Komisaris Ita Puspita Lena mengatakan peristiwa tersebut bermula saat kedua korban yakni Dandi dan Fadli dilaporkan hanyut di aliran Sungai Cikidang sekira pukul 13.00.

Nonton Film Dillan, Jokowi Rebut Hati Pemilih Pemula

0

BOGOR DAILY-Presiden RI Joko Widodo alias Jokowi disebut belum berhenti menggarap pemilih pemula atau muda. Bentuknya, masuk ke dunia anak muda dan tak berhenti untuk menjadi bagiannya. Menonton Dilan 1990 jadi contohnya. Ada potensi meraih keuntungan di Pemilu 2019.

Datang bersama putrinya Kahiyang Ayu dan menantunya Bobby Nasution, Jokowi, pada Minggu (25/2) siang, menghebohkan seisi bioskop di mal Senayan City, Jakarta. Permintaan selfie terdengar signifikan.

Ia, yang mengenakan kemeja putih lengan panjang, celana hitam, dan sepatu kets merah, menunjukkan tiga tiket film ‘kekinian’, Dilan 1990. Ya, ia hendak menonton film yang diangkat dari novel karya musikus Pidi Baiq.

Film tersebut tengah digandrungi anak-anak muda. Hingga Sabtu (24/2), penontonnya telah mencapai 6 juta dan menjadikannya salah satu film Indonesia yang meraup penontot bioskop terbanyak. Film bertema kisah cinta masa SMA ini masih kalah sedikit dari Warkop DKI Reborn: Jangkrik Boss! Part 1.

Pengamat politik Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta Adi Prayitno mengatakan sikap Jokowi tersebut punya dua makna.

Pertama, menurut Adi, sikap Jokowi itu merupakan karakter bawaan yang ingin selalu membaur dengan masyarakat. Tanpa pandang bulu dan tanpa ada sekat. Dalam hal menonton film Dilan, Jokowi ingin tahu seperti apa film yang tengah digandrungi anak-anak muda.

“Dia mencoba untuk menyelami apa yang sedang disukai generasi milenial,” ucapnya melalui sambungan telepon, Senin (26/2)

Adi melanjutkan, Jokowi juga seakan ingin mematangkan konsistensinya peduli terhadap anak muda. Adi merujuk dari sikap Jokowi yang beberapa kali hadir dalam acara dengan pasar anak muda seperti konser musik. Misalnya, konser We The Fest 2017, di Kemayoran, Jakarta, Agustus 2017.

Kedua, lanjutnya, sikap Jokowi ini juga merupakan naluri politik yang tajam dalam menggarap potensi pemilih. Hal ini tidak bisa dilepaskan dari langkah Jokowi yang bakal kembali menjadi calon presiden.

“Di saat yang bersamaan dia mendapat insentif elektoral, yaitu chemistry yang terbangun dengan pemilih pemula,” jelasnya.

Menurut Adi, keputusan Jokowi untuk menonton Dilan merupakan upaya yang mujarab untuk menarik perhatian para pemilih pemula yang mencapai 30-35 persen total pemilih.

Kaum muda, kata Adi, cenderung tidak menyukai pendekatan ala elit politik berupa janji-janji kampanye. Terlebih, anak-anak muda pun senantiasa menganggap bahwa politik merupakan suatu hal njelimet.

Para pemilih pemula justru akan lebih tertarik terhadap calon pemimimpin yang ikut menjadi bagian dari mereka secara langsung. Atas dasar asumsi itulah Adi menganggap Jokowi menempuh langkah yang tepat untuk menarik perhatian kalangan pemilih pemula.

“Dengan nonton Dilan, ‘wih, Pak Jokowi kayak kita juga nih.’ Keberbauran itu akan dilihat sebagai keberpihakan kepada anak muda” tutur Adi, menirukan pemikiran generasi muda.

“Ini adalah insting politik yang cukup tajam yang tidak pernah terpikirkan elit politik yang lain,” lanjutnya.

Adi menjelaskan bahwa politik adalah bagaimana merebut persepsi dan bagaimana membangun opini. Jokowi, kata Adi, telah berhasil membangun persepsi dan opini anak-anak muda bahwa dirinya peduli dengan apa yang tengah disukai anak-anak muda.

“Sekarang kan sudah terbangun. ‘Oh, ternyata Pak Jokowi juga suka dengan Dilan,'” ucap dia.

Meski begitu, Adi mengatakan bahwa kalangan muda tidak serta merta langsung menyukai Jokowi yang baru saja turut menonton Dilan. Menurutnya, Jokowi bakal kembali menempuh langkah-langkah serupa. Tentu dalam rangka

“Politik tidak bisa sekali sentuhan, tapi sebagai langkah awal, ini bagus,” katanya.

Berdasarkan Data Penduduk Potensial Pemilih Pemilu (DP4) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) yang diserahka kepada KPU, pada akhir 2017, ada 196,5 juta orang yang dipastikan memiliki hak memilih dalam Pemilu 2019.

sumber: cnnindonesia.com

Ketua Panwaslu dan Komisioner KPU Resmi Jadi Tersangka Suap

0

BOGOR DAILY-Polisi menetapkan tiga orang sebagai tersangka atas kasus suap Pilbup Garut 2018. Ketiganya terbukti melakukan tindak pidana penyuapan.

Ketiganya tersangka masing-masing Komisioner KPU Garut Ade Sudrajat, Ketua Panwaslu Garut Heri Hasan Basri dan penyuap yakni Didin Wahyudin. Dua orang ditangkap lebih awal oleh Satgas Anti Money Politic Bareskrim Mabes Polri dan Polda Jabar pada Sabtu (24/2). Sedangkan Didin diamankan sehari berikutnya.

“Gelar perkara sudah dilakukan. Kemudian sudah kita tetapkan tersangka,” ujar Kapolda Jabar Irjen Agung Budi Maryoto di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno Hatta, Kota Bandung, Senin (26/2/2018).

Agung menuturkan pengungkapan kasus siap tersebut berawal dari adanya laporan masyarakat sebulan lalu. Polisi lalu menemukan selembar bukti transaksi.
“Lalu kita kroscek ke bank. Hasilnya ternyata memang terkonfirmasi atas nama yang bersangkutan (Didin),” kata Agung.

Polisi terus mendalami temuan tersebut. Hingga akhirnya polisi menemukan bukti adanya penyuapan atau gratifikasi terhadap Ketua Panwaslu dan Komisioner KPU Garut tersebut.  “Ini sangat disayangkan. Padahal saya sudah deklarasi dengan KPU dan Bawaslu, komitmen tidak ada money politic. Tapi dalam praktiknya, masih ada. Dalam rangka supremasi hukum, maka kepolisian melaksanakan penegakkan hukum,” ujar Agung.

Satgas Anti Money Politic Bareskrim Mabes Polri menangkap dua orang Komisioner KPU dan Ketua Panwaslu Kabupaten Garut, kemarin siang. Keduanya diduga menerima suap atau gratifikasi dari salah satu paslon Pilbup Garut

Beredar Rekaman Umroh Nyanyikan ‘Indonesia Negaraku

0

BOGOR DAILY-Rekaman video sai Ansor Banser saat umrah menjadi perdebatan di dunia maya. Pasalnya, para jemaah memekikkan seperti nyanyian saat sai dengan suara lantang.

Rekaman itu di-posting oleh Muhammad Guntur Romli dalam akun Twitternya, @GunRomli, Sabtu (24/2). Guntur Romli juga menyertakan caption pada unggahannya itu.

“Selain bacaan2 saat Sa’i, Jamaah Sorban (anSOR BANser) jg gelorakan Ya Lal Wathan…Indonesia biladi… Indonesia Negeriku… di Masjidil Haram Mekkah #Umroh999Banser,” tulis Guntur Romli, Senin (26/12/2018).

Video tersebut berdurasi 1 menit 37 detik. Terlihat jemaah umrah sedang sai.  “Ya lal wathan ya lal wathan ya lal wathan, hubbul wathan minal iman,” pekik jemaah bernyanyi bersamaan.

Jemaah juga terdengar menyebut Indonesia negaraku dalam nyanyian itu, ‘Indonesia biladi (negaraku)’.

Sai merupakan rangkaian haji atau umrah yang berupa berlari-lari kecil antara Safa dan Marwah. Biasanya, sai dilakukan dengan senyap. Nah, memekikkan dengan keras ini kemudian menjadi perdebatan di kalangan netizen.