Home Blog Page 45

Resmi Ditunjuk jadi Sekolah Maung, Penerimaan Siswa di SMKN 3 Bogor Berubah

Bogordaily.net – Setelah resmi ditunjuk menjadi program unggulan Sekolah Maung, penerimaan peserta didik baru di SMK Negeri 3 Kota Bogor tahun 2026 dipastikan berbeda dari tahun-tahun sebelumnya.

Koordinator Tata Usaha SMKN 3 Kota Bogor, David Faizal, mengatakan, jika sebelumnya satu kelas bisa diisi lebih dari 40 siswa akibat kebijakan penyerapan kuota lokal, kini jumlah siswa dibatasi maksimal 32 orang per kelas sesuai aturan terbaru dari kementerian dan petunjuk teknis Sekolah Maung.

“Perubahan tersebut menjadi langkah besar dalam transformasi sistem pendidikan di sekolahnya.

Ia menyebut perubahan tahun ini sangat signifikan. Sekarang satu kelas maksimal hanya 32 siswa, karena sudah ada ketentuan terbaru yang harus diterapkan.

Dengan aturan baru tersebut, total daya tampung SMKN 3 Kota Bogor tahun ini hanya sekitar 448 siswa baru dari 14 rombongan belajar (rombel) yang tersedia.

Adapun pembagian kelas di masing-masing jurusan terdiri dari:

Kuliner: 5 kelas
Busana: 3 kelas
Perhotelan: 2 kelas
Kecantikan: 2 kelas
Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi (TJKT): 2 kelas

Jurusan Kuliner disebut masih menjadi program paling diminati calon siswa setiap tahunnya.

Kebijakan pembatasan jumlah siswa ini diprediksi membuat persaingan masuk SMKN 3 Kota Bogor semakin ketat.

Pasalnya, sekolah tidak lagi menerapkan sistem kelas “gemuk” seperti tahun lalu yang bahkan sempat mencapai 45 siswa dalam satu kelas, khususnya di jurusan favorit.

David menegaskan, perubahan dalam program Sekolah Maung bukan hanya soal penerimaan siswa berbasis prestasi, tetapi juga menyasar peningkatan kualitas tenaga pendidik dan sistem pembelajaran secara menyeluruh.

“Sekarang bukan hanya rekrutmen siswanya yang berbasis prestasi, tapi SDM guru dan wali kelas juga sudah mulai kita mapping supaya benar-benar qualified,” katanya.

Program Sekolah Maung sendiri digadang-gadang menjadi model pendidikan baru di Jawa Barat yang menekankan kualitas, disiplin, serta pembentukan karakter unggul siswa melalui sistem belajar yang lebih terarah dan kompetitif.

Berikut syarat dan mekanisme pendaftaran calon peserta didik Sekolah Maung:

  • Persyaratan Umum dan Batas Usia
  • Merupakan lulusan SMP/MTs/sederajat pada tahun berjalan (2026) atau tahun sebelumnya.
  • Berusia paling tinggi 21 tahun pada 1 Juli 2026.

Persyaratan Dokumen dan Portofolio Kompetensi

Telah mengikuti tes kemampuan akademik (TKA) yang dilaksanakan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (khusus pendaftar jalur kompetensi akademik SMA, sedangkan untuk SMK dikecualikan).

Memiliki potensi unggul atau prestasi yang dibuktikan dengan hasil tes potensi akademik, rapor atau dokumen hasil belajar.

Melampirkan sertifikat/piagam kejuaraan atau non-kejuaraan di bidang akademik/non-akademik, serta portofolio karya sesuai minat dan bakat.

Persyaratan Khusus Domisili dan Rekomendasi

Telah menetap di kota/kabupaten di Jawa Barat minimal satu tahun yang dibuktikan dengan kartu keluarga (KK) dan kartu tanda penduduk (KTP).

Wajib melampirkan surat rekomendasi dari sekolah asal yang menyatakan calon murid berprestasi dan berminat melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.

Proses penyerahan akun pendaftaran daring telah dimulai sejak 18 Mei hingga 22 Mei 2026.

Setelah berhasil masuk ke aplikasi, pendaftar diwajibkan memilih sekolah tujuan dan mengisi data diri secara lengkap. Proses kemudian dilanjutkan dengan mengunggah hasil pemindaian (scan) dokumen persyaratan, baik umum maupun khusus.

Dokumen yang harus disiapkan meliputi akte kelahiran, kartu keluarga, kartu tanda penduduk (KTP) orang tua, rapor, ijazah, serta surat keterangan telah mengikuti ujian akhir dan tes kemampuan akademik dari sekolah asal.

Selain itu, diperlukan surat rekomendasi sekolah asal, surat pernyataan tanggung jawab mutlak (SPTJM) orangtua, serta surat pernyataan siap mengikuti tahapan SPBM dan mendukung Sekolah Maung. Bagi pendaftar jalur potensi akademik, wajib menyertakan hasil tes potensi akademik (TPA) dari psikolog.

Pada tahap akhir, pendaftar diimbau untuk tidak lupa mencetak bukti pendaftaran dan menekan tombol submit, serta memantau hasil verifikasi dokumen secara berkala.

Berdasarkan jadwal resmi, pengumuman kelulusan siswa yang diterima di Sekolah Maung akan dirilis pada Senin 8 Juni 2026 yang kemudian diikuti oleh proses daftar ulang pada Selasa 9 Juni 2026 dan Rabu 10 Juni 2026.

(Muhammad Irfan Ramadan)

Ketua Komisi IV DPRD Bogor Ajak Siswa Berprestasi Masuk Sekolah Maung

Bogordaily.net – Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) tingkat SMA di Kota Bogor untuk tahun ajaran 2026/2027 resmi dibuka secara daring melalui portal Pusat Informasi SPMB Jabar.

Momentum ini diharapkan dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat, terutama para pelajar yang memiliki rekam jejak prestasi.

Ketua Komisi IV DPRD Kota Bogor, Fajar Muhammad Nur, mengajak warga Kota Bogor yang memiliki prestasi, baik di bidang akademik maupun non akademik, untuk segera mendaftarkan diri ke Sekolah Maung SMAN 1 Kota Bogor melalui jalur pendaftaran yang tersedia.

Fajar menekankan bahwa program ini merupakan peluang besar bagi generasi muda di Kota Bogor untuk mengakses pendidikan berkualitas tinggi yang menghargai pencapaian dan kerja keras mereka.

“Kami mengajak seluruh warga Kota Bogor, khususnya anak-anak kita yang berprestasi dan membanggakan, agar segera mendaftarkan diri ke Sekolah Maung. Ini adalah kesempatan emas untuk mendapatkan pendidikan terbaik yang didukung oleh apresiasi atas kerja keras mereka selama ini,” ujar Fajar Muhammad Nur pada Senin 25 Mei 2026.

Jalur Penerimaan dan Kuota Sekolah Maung SMAN 1 Kota Bogor

Sistem penerimaan murid baru untuk program Manusia Unggul di SMAN 1 Kota Bogor ini terbagi ke dalam beberapa jalur seleksi.

Pertama jalur kompetensi akademik dan TKA (Kuota 70%). Jalur ini menjadi porsi terbesar, yang terbagi lagi menjadi Jalur Prestasi Nilai Rapor & TKA sebesar 50%, serta Jalur Prestasi Minat/Bakat Bidang Akademik & TKA sebesar 20%.

Kedua jalur kompetensi non akademik (Kuota 20%). Jalur penerimaan yang diperuntukkan bagi siswa yang memiliki prestasi di bidang minat/bakat non-akademik serta rekam jejak kepemimpinan.

Ketiga jalur potensi akademik & TKA (Kuota 10%). Jalur seleksi yang didasarkan pada hasil penilaian Tes Potensi Akademik (TPA) resmi oleh psikolog.

Bagi masyarakat dan calon peserta didik yang ingin mendaftar, berikut adalah lini masa (timeline) resmi proses seleksi Sekolah Maung SMAN 1 Kota Bogor tahun ajaran 2026/2027:

1. Pendaftaran: 25, 26, 28, dan 29 Mei 2026
2. Verifikasi Data: 25 Mei – 2 Juni 2026
3. Penanganan Masalah: 3 Juni 2026
4. Rapat Pleno Dewan Guru & Kepala Sekolah: 4 Juni 2026
5. Koordinasi Kepala Sekolah & Cabang Dinas: 5 Juni 2026
6. Pengumuman Kelulusan: 8 Juni 2026
7. Daftar Ulang: 9 – 10 Juni 2026

Proses pendaftaran yang berlangsung singkat ini menuntut ketelitian dari para orang tua dan calon murid dalam mempersiapkan berkas.

Komisi IV DPRD Kota Bogor berharap proses seleksi berjalan dengan transparan, akuntabel, dan mampu menjaring talenta-talenta terbaik yang akan memajukan dunia pendidikan di Kota Bogor.

Proses pemetaan akan dilaksanakan secara kolektif oleh SMP/MTs asal melalui pembuatan akun, input data mandiri, pengukuran jarak otomatis berbasis IT, hingga verifikasi oleh satuan pendidikan tujuan.

Seluruh informasi resmi dan proses pendaftaran daring dapat diakses secara transparan melalui laman portal resmi di https://maung.spmb.jabarprov.go.id.

(Fikri)

 

Forum Besar Civil Society Digelar di UGM, Bahas Ancaman terhadap Republik Indonesia

0

Bogordaily.net — Sejumlah akademisi, aktivis, dan elemen masyarakat sipil akan menggelar “Konferensi Republik: Meneguhkan Civil Society Pilar Republik” di Ballroom University Club Universitas Gadjah Mada pada Sabtu, 30 Mei 2026.

Forum tersebut disebut menjadi ruang konsolidasi masyarakat sipil untuk memperkuat keterlibatan publik dalam menentukan arah kebangsaan dan kewarganegaraan di tengah meningkatnya tekanan sosial-ekonomi nasional.

Panitia konferensi menyebut kegiatan itu akan berlangsung mulai pukul 07.30 WIB hingga selesai, dengan skema kehadiran luring maupun daring. Konferensi juga diklaim diselenggarakan secara gotong royong melalui dukungan swadaya berbagai pihak.

“Konferensi ini menjadi bentuk mendorong aktivitas bernapas republik,” tulis panitia dalam surat undangan resmi tertanggal 17 Mei 2026.

Dalam dokumen pengantar konferensi, panitia menyoroti pertanyaan mendasar mengenai kondisi republik saat ini. Mereka menilai situasi sosial dan ekonomi Indonesia belakangan menunjukkan tekanan yang semakin nyata, mulai dari melemahnya daya beli masyarakat hingga menurunnya kepercayaan terhadap institusi publik.

Sorotan utama juga diarahkan pada gelombang demonstrasi dan kerusuhan yang terjadi sepanjang Agustus hingga September 2025. Menurut panitia, aksi tersebut bukan sekadar peristiwa spontan, melainkan akumulasi persoalan struktural yang telah lama mengendap.

Beberapa isu yang disebut menjadi sumber kegelisahan publik antara lain ketimpangan ekonomi, misalokasi anggaran, melemahnya independensi lembaga negara, dominasi kelompok tertentu dalam ekonomi, hingga kebijakan publik yang dinilai tidak berbasis data dan kebutuhan masyarakat.

“Demonstrasi menjadi indikator bahwa mekanisme representasi formal tidak lagi memadai untuk menampung tekanan yang berkembang di masyarakat,” tulis dokumen tersebut.

Konferensi Republik juga menyinggung sisi kemanusiaan dari krisis sosial yang terjadi. Salah satunya melalui kasus kematian tragis Affan Kurniawan yang disebut merepresentasikan rentannya pekerja sektor informal di tengah tekanan ekonomi.

Panitia membuka peluang dukungan publik dalam berbagai bentuk, mulai dari kehadiran, publikasi, tenaga sukarela, kolaborasi, hingga bantuan teknis penyelenggaraan acara.

Kegiatan ini dipimpin oleh Ketua Panitia Pelaksana Dr. Syaiful Bahari, S.H., M.H., dengan Panji Dafa Amrtajaya, S.Pi. sebagai sekretariat konferensi.***

Gibran

Kakak Anggi Bantah Korban Pacaran dengan Pelaku Pembunuhan, Sebut Adiknya Sudah Siap Lamaran dengan Pria Asal Makassar

Bogordaily.net – Keluarga korban pembunuhan perempuan muda yang jasadnya ditemukan di kawasan Jalan Sholeh Iskandar dekat Tol BORR, Kelurahan Cibadak, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, akhirnya buka suara terkait berbagai informasi yang beredar luas di media sosial.

Keluarga menegaskan bahwa kabar yang menyebut korban memiliki hubungan asmara dengan pelaku tidak benar.

Narasi tersebut dinilai telah memperkeruh suasana dan menambah kesedihan keluarga yang tengah berduka atas meninggalnya Anggi Auliya Arsyad.

Kakak korban, Humaira, meminta masyarakat dan pengguna media sosial untuk menghentikan penyebaran narasi yang dinilai tidak sesuai fakta.

Menurut Humaira, adiknya dikenal sebagai pribadi baik, berpendidikan, dan tengah mempersiapkan rencana lamaran dengan kekasihnya yang berasal dari Makassar.

Ia menegaskan, pelaku hanya teman semasa SMK dan bukan pacar korban seperti yang ramai diberitakan di sejumlah akun media sosial.

“Adik saya punya pacar dan bahkan sudah ada rencana lamaran bulan depan. Jadi tolong jangan bilang pelaku itu pacarnya. Dia cuma teman SMK dan dimanfaatkan,” ujar Humaira saat diwawancarai.

Humaira mengungkapkan, pihak keluarga di Makassar menerima kabar duka sekitar pukul 07.00 pagi sebelum langsung terbang ke Bogor pada pukul 10.00 dan tiba sekitar pukul 12.00 siang.

Kekasih korban dari Makassar juga disebut hadir mendampingi keluarga setelah mendengar kabar tersebut.

“Pacar korban datang dari Makassar. Mereka memang sudah punya rencana serius untuk menikah. Lamaran rencananya bulan depan,” katanya.

Korban diketahui bekerja di perusahaan Bintang Office pada bagian keuangan. Di lingkungan kerjanya, korban dikenal baik oleh rekan maupun bawahan sehingga keluarga tidak menyangka korban menjadi korban tindak kekerasan yang tragis.

“Adik saya kerja di bagian keuangan dan dikenal baik di kantornya. Kami tidak menyangka ada orang yang bisa sekejam itu terhadap dia,” lanjut Humaira.

Keluarga juga meminta akun Instagram, TikTok, maupun media sosial lain agar tidak lagi membuat konten yang menyebut korban sebagai pacar pelaku karena dinilai menambah luka bagi keluarga yang ditinggalkan.

“Saya mohon sebesar-besarnya kepada media dan akun-akun yang menyebarkan berita viral ini untuk tidak bilang korban dibunuh pacarnya sendiri, karena itu tidak benar,” tegasnya.

Terkait proses hukum, Humaira berharap pelaku mendapatkan hukuman maksimal atas perbuatannya.

“Kalau harapan saya sebagai kakak, pelaku dihukum mati. Jangan seumur hidup, karena kalau seumur hidup masih bisa direvisi,” pungkasnya.

(Fikri)

Presiden Prabowo Bakal Salurkan 100 Ekor Sapi Kurban ke Sejumlah Masjid dan Pesantren di Bogor

Bogordaily.net – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto bakal menyalurkan 100 ekor sapi kurban ke sejumlah Masjid dan Pesantren di wilayah Kabupaten Bogor jelang Hari Raya Idul Adha 1447H.

Bupati Bogor Rudy Susmanto mengungkapkan bahwa, proses distribusi sapi kurban tersebut akan dilakukan dari Padepokan Garuda Yaksa pada Selasa 26 Mei 2026.

“Pak Prabowo tidak secara langsung, tapi sudah mengutus, setelah saatnya kami, pemerintah Kabupaten Bogor, diminta untuk melakukan distribusi ke beberapa wilayah di Kabupaten Bogor,” kata Rudy Susmanto kepada wartawan, Senin 25 Mei 2026.

Menurut Rudy, selain ratusan sapi kurban, terdapat juga sapi berbobot lebih dari satu ton yang dititipkan untuk dipotong di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bogor.

“Alhamdulillah, Pak Prabowo juga titip sapi bobotnya 1 ton lebih untuk dipotong di kantor pemerintah kabupaten Bogor,” jelasnya.

Ia menjelaskan, pendistribusian sapi kurban nantinya menyasar masjid raya, pondok pesantren hingga kelompok masyarakat di Kabupaten Bogor.

“Pemerintah Kabupaten Bogor pun mendistribusikan ke Masjid Raya yang ada di Kabupaten Bogor, beberapa pondok pesantren,” ujar Rudy.

Sementara itu, bantuan hewan kurban tersebut menjadi bagian dari kebersamaan dalam menyambut Hari Raya Iduladha bersama masyarakat.

“Walaupun kami tidak bisa mengakomodir semuanya, tapi inilah wujud sukacita kita menyambut Hari Raya Iduladha bersama-sama,” ungkapnya.

(Albin)

 

Adu Banteng Angkot vs Truk di Cibungbulang Bogor, Sopir hingga Penumpang Alami Luka dan Terjepit

Bogordaily.net – Kecelakaan angkot vs truk terjadi di Jalan Raya Cibungbulang, Desa Cemplang, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor, pada Senin 25 Mei 2026.

Berdasarkan vidio yang diterima Bogordaily.net terlihat kemacetan sempat terjadi di Jalan Raya Cibungbulang. Kemacetan itu diakibatkan oleh angkot yang menabrak truk.

Tampak dalam video, angkot mengalami kerusakan hingga ringsek, sopir dan penumpang terjepit hingga mengalami luka serius. Keduanya kemudian dievakuasi oleh warga sekitar.

Plt Kanit Gakkum Satlantas Polres Bogor, Ipda Ares Rahman menjelaskan bahwa peristiwa itu terjadi sekitar pukul 09.30 WIB.

Awalnya, angkot bergerak melaju dari arah Leuwiliang menuju ke arah Bogor, setibanya di TKP tiba tiba bergerak kekanan jalan lalu menabrak truk yang bergerak dari arah berlawanan

“Angkot oleng sehingga menabrak truk dan terjadi kecelakaan lalu lintas,” kata Ipda Ares Rahman, Senin 25 Mei 2026.

Kemudian, seorang sopir angkot mengalami luka ringan akibat kecelakaan tersebut.

“Sopir luka di kepala dan langsung pulang,” jelasnya.

Adapun, dua orang penumpang mengalami luka berat dan langsung dilarikan ke Rumah Sakit.

“Penumpang luka di kepala tangan dan kaki kiri patah, penumpang lainya luka memar di bagian hidung, keduanya dibawa ke RSUD Moh Noh Nur,” ujar Ares.

Sementara itu, Polisi masih menyelidiki penyebab kecelakaan dan kerugian materi akibat kecelakaan diperkirakan mencapai Rp.5 juta.

(Albin)

Puluhan Mahasiswa PMII Kota Bogor Gelar Aksi di Balai Kota, Jalan SSA Sempat Macet Total

Bogordaily.net – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kota Bogor menggelar aksi unjuk rasa di kawasan Plaza Balai Kota Bogor pada Senin, 25 Mei 2026.

Aksi demonstrasi tersebut berlangsung bertepatan dengan momentum peringatan Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544 dan menjadi bentuk evaluasi terhadap berbagai persoalan yang dinilai masih menjadi pekerjaan rumah Pemerintah Kota Bogor.

Dalam aksi tersebut, massa PMII Kota Bogor membawa berbagai tuntutan terkait kondisi sosial dan pelayanan publik di Kota Bogor yang dinilai belum optimal.

Sejumlah isu yang disoroti mahasiswa di antaranya persoalan kemacetan lalu lintas, banjir, dunia pendidikan, perlindungan anak, pelayanan rumah sakit, hingga minimnya lapangan pekerjaan bagi masyarakat.

Mahasiswa menilai peringatan Hari Jadi Bogor seharusnya tidak hanya menjadi kegiatan seremonial tahunan, tetapi juga menjadi momentum evaluasi bagi pemerintah daerah untuk memperbaiki berbagai persoalan yang dirasakan warga.

Dengan membawa spanduk dan poster tuntutan, massa aksi menyampaikan aspirasi secara bergantian di depan Plaza Balai Kota Bogor.

Jalan SSA Balai Kota Sempat Tersendat

Aksi demonstrasi tersebut sempat berdampak pada arus lalu lintas di kawasan Sistem Satu Arah (SSA) Balai Kota Bogor.

Massa aksi diketahui menutup sebagian badan jalan saat menyampaikan orasi sehingga menyebabkan kendaraan melambat dan antrean lalu lintas mengular di sekitar Jalan Ir. H. Juanda.

Kemacetan juga sempat terjadi di sejumlah ruas jalan yang terhubung dengan kawasan Balai Kota Bogor.

Petugas kepolisian bersama Dinas Perhubungan Kota Bogor terlihat melakukan pengamanan sekaligus pengaturan lalu lintas untuk mengurai kepadatan kendaraan selama aksi berlangsung.

Aparat juga terus mengimbau pengendara agar tetap berhati-hati dan mengikuti arahan petugas di lapangan guna menjaga situasi tetap aman dan kondusif.

Mahasiswa Soroti Persoalan Kota Bogor

Dalam orasinya, massa PMII Kota Bogor menyoroti berbagai persoalan yang dinilai masih menjadi keluhan masyarakat sehari-hari.

Kemacetan yang kerap terjadi di sejumlah ruas jalan utama Kota Bogor menjadi salah satu isu yang paling disoroti.

Selain itu, mahasiswa juga menyinggung persoalan banjir yang masih terjadi di beberapa wilayah saat hujan deras melanda.

Tak hanya itu, mahasiswa turut menyoroti pelayanan kesehatan dan fasilitas rumah sakit yang dinilai perlu terus diperbaiki agar masyarakat mendapatkan pelayanan yang lebih baik.

Isu perlindungan anak dan keterbatasan lapangan pekerjaan juga menjadi perhatian dalam aksi tersebut.

Mahasiswa berharap Pemerintah Kota Bogor dapat menghadirkan kebijakan yang lebih berpihak kepada masyarakat dan mampu menjawab persoalan yang terjadi di lapangan.

Aksi demonstrasi berlangsung di bawah pengawalan aparat keamanan dan situasi secara umum tetap berjalan kondusif hingga massa membubarkan diri.

(Fikri)

Tampang Pelaku Pembunuhan Anggi di Bogor Terungkap, Ini Kronologi Gadis Muda Dibuang di Jalan Sholeh Iskandar

Bogordaily.net – M.F (26) resmi ditetapkan sebagai tersangka kasus pembunuhan berencana terhadap Anggi Auliya Arsyad (25) gadis muda yang jasadnya dibuang di Jalan Sholeh Iskandar, Kota Bogor.

M.F dan Anggi merupakan teman satu SMK di wilayah Kabupaten Bogor. Keduanya sudah lama tidak berkomunikasi dan bertemu.

Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Rio Wahyu Anggoro menjelaskan bahwa, pelaku menghubungi korban melalui pesan sosial media.

Akhirnya mereka bertemu di salah satu tempat kopi di wilayah Kemang, Kabupaten Bogor, pada 2 Mei 2026 lalu.

Dalam pertemuan tersebut, kata Rio, korban sempat menanyakan kabar dan keberadaan orangtua si pelaku.

“Pelaku tersinggung dengan kata-kata korban yang menyebut bahwa kasihan tidak memiliki orangtua,” jelas Rio

Atas hal tersebut kemudian pelaku mengajak korban bertemu kembali pada Jumat 23 Mei 2026.

Pelaku mengendarai mobil korban saat mereka menuju suatu tempat kopi. Setelah itu mereka melanjutkan perjalanan mencari tempat makan.

Dalam perjalanan tersebut, pelaku sudah mempersiapkan dasi dan senjata tajam jenis golok yang akan digunakan untuk membunuh korban

“Sehabis makan, pelaku di dalam mobil mengancam korban, ia berkata jika masalahnya ingin beres, korban harus menyerahkan uang damai,” ujar Rio

Namun, lanjut Rio, korban menolak memberikan uang tersebut kepada pelaku, sehingga saat sampai di sekitaran Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor, pelaku menghabisi korban dengan cara dicekik menggunakan dasi.

Rio memaparkan, senjata tajam jenis golok yang dibawa pelaku belum sempat digunakan kepada korban. Korban sudah tak sadarkan diri sejak lehernya diikat oleh pelaku.

“Setelah korban tak sadarkan diri, pelaku membawanya berkeliling menggunakan mobil korban, sampai ia membuangnya di Jalan Sholeh Iskandar,” ungkap Rio

Setelah itu, petugas menerima laporan bahwa warga menemukan seorang wanita tergeletak di Jalan Sholeh Iskandar, dengan kondisi mengenaskan.

Kapolresta Bogor Kota Rio Wahyu Anggoro, kemudian berkoordinasi dengan Polda Jawa Barat untuk meminta bantuan mengejar pelaku.

Petugas gabungan akhirnya menemukan jejak pelaku di Jalan Tol Cisumdawu kilometer 193. Petugas sempat meminta pelaku untuk menghentikan kendaraannya, namun tidak digubris.

“Saya memerintahkan anggota untuk melakukan tindakan tegas terukur yang akhirnya membuat kendaraan pelaku berhasil dihentikan secara paksa,” tegas Rio

Akhirnya pelaku berhasil ditangkap saat akan kabur menuju wilayah Garut, Jawa Barat

Rio menyebut pelaku dijerat Pasal 459 KUHP tentang pembunuhan berencana, Pasal 458 KUHP tentang pembunuhan, Pasal 479 ayat (3) KUHP terkait pencurian dengan kekerasan yang mengakibatkan kematian.

Serta Pasal 466 ayat (3) KUHP tentang penganiayaan yang menyebabkan kematian sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP. Dengan ancaman 15 tahun atau 20 tahun penjara.

(Muhammad Irfan Ramadan)

Terlengkap di Bogor! RSUD Kota Bogor Hadirkan 17 Dokter Subspesialis dari Jantung, Kanker hingga Tulang Belakang

Bogordaily.net – Pelayanan kesehatan di Kota Bogor terus mengalami peningkatan signifikan.

Kini, masyarakat tidak perlu lagi harus dirujuk ke luar daerah untuk mendapatkan penanganan medis lanjutan, karena RSUD Kota Bogor telah menghadirkan 17 dokter subspesialis dari berbagai bidang kedokteran.

Kehadiran para dokter konsultan tersebut menjadi langkah besar RSUD Kota Bogor dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan sekaligus memberikan akses pengobatan yang lebih mudah dan terjangkau bagi masyarakat.

Berbagai layanan subspesialis kini tersedia, mulai dari penanganan penyakit jantung, kanker, gangguan pencernaan, kesehatan anak, kandungan risiko tinggi, hingga bedah tulang belakang.

Plt Wakil Direktur Pelayanan Medik, Keperawatan dan Penunjang RSUD Kota Bogor, dr. Geeta Maharani A, Sp.An-TI, Subsp.T.I(K) M.Kes mengatakan bahwa penguatan tenaga medis subspesialis dilakukan untuk menjawab kebutuhan masyarakat Bogor yang selama ini banyak dirujuk ke rumah sakit di Jakarta maupun Depok.

“Dengan dokter subspesialis yang lengkap, masyarakat tidak perlu lagi repot-repot berobat ke luar kota. Semua sudah tersedia di RSUD dengan biaya yang jauh lebih terjangkau,” ujar dr. Geeta.

Menurutnya, keberadaan dokter subspesialis menjadi salah satu bentuk komitmen RSUD Kota Bogor sebagai rumah sakit pemerintah dalam memberikan pelayanan kesehatan yang semakin modern, lengkap, dan berkualitas.

Tidak hanya menghadirkan tenaga medis ahli, RSUD Kota Bogor juga terus memperkuat sistem layanan kesehatan terpadu agar pasien bisa mendapatkan penanganan lebih cepat dan tepat.

Daftar 17 Dokter Subspesialis di RSUD Kota Bogor

Berikut daftar dokter subspesialis yang kini bertugas di RSUD Kota Bogor:

dr. Jonas, NB, Sp.OG, SubSp. KFm

dr. Erwindo R., Sp.PD, K-GH, M.Kes, FINASIM

dr. Ali Sakti, M.Kes, Sp.PD, K-KV

dr. Marthino Robinson, Sp.PD(K) HOM

dr. Bambang Agustian, Sp.PD, K-KV, FINASIM

dr. Budhi Arifin Noor, Sp.B, Subsp.BVE(K)

dr. Sumardi Fransiskus S, Sp.A, Subsp.GH(K), M.Biomed

dr. Ramang Napu, Sp.JP(K), FIHA, FAsCC

dr. Liku Satriani, M.Si.Med, Sp.A subsp. Kardiologi (K)

dr. Laila Rose Foresta, Sp.Rad, SubSp.NKL(K)

Dr. dr. Lisnawati, Sp.PA, Subsp.S.P(K), Subsp. Kv.R.M (K)

Dr. dr. Rizky Ifandriani Putri, Sp.PA, Subsp.O.G.P (K)

dr. Nugroho Setyowardoyo, Sp.OT (K) Spine

dr. Muhammad Anggoro Jati, Sp.OT, SubSp. PL(K)

dr. Ooki Nico Junior, Sp.B(K) Onk

Dr. dr. Bayu Brahma, Sp.B. Subsp. Onk (K)

dr. Mudatsir, M.Ked (Surg), Sp.B, SubSp.BD (K), FINACS

Dengan keberadaan dokter-dokter tersebut, masyarakat kini dapat memperoleh layanan medis yang lebih komprehensif di Kota Bogor tanpa harus mengeluarkan biaya besar untuk berobat ke luar kota.

Layanan Terintegrasi dan Ramah BPJS

Sebagai rumah sakit tipe B, RSUD Kota Bogor memastikan seluruh layanan subspesialis telah terintegrasi dalam sistem pelayanan rumah sakit.

Pasien nantinya akan diarahkan sesuai kebutuhan medis sehingga proses pemeriksaan dan penanganan bisa dilakukan lebih efektif.

Selain itu, RSUD Kota Bogor juga tetap mempertahankan biaya layanan yang terjangkau karena mengikuti standar rumah sakit pemerintah dan sistem BPJS Kesehatan.

Hal ini menjadi kabar baik bagi masyarakat yang membutuhkan penanganan penyakit serius seperti gagal ginjal, kanker, penyakit jantung, gangguan kandungan berisiko tinggi, hingga kelainan tulang belakang.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak ragu memeriksakan keluhan serius seperti gagal ginjal, kanker, penyakit jantung, gangguan kehamilan risiko tinggi, atau kelainan tulang belakang. Semua bisa ditangani di sini,” terang dr. Geeta.

Ia juga menyebut RSUD Kota Bogor akan terus meningkatkan kualitas layanan kesehatan dan sumber daya manusia demi memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

Untuk mendapatkan informasi layanan maupun pendaftaran, masyarakat dapat menghubungi call center resmi RSUD Kota Bogor atau melalui media sosial rumah sakit.

Kontak RSUD Kota Bogor

Call Center: (0251) 8312292 atau 0821-8388-3851
Instagram: @rsudkotabogor

Dengan fasilitas yang semakin lengkap serta dukungan dokter subspesialis dari berbagai bidang, RSUD Kota Bogor kini menjadi salah satu rumah sakit rujukan yang siap memberikan pelayanan kesehatan modern, cepat, dan terjangkau bagi masyarakat Bogor dan sekitarnya.

Adu Banteng Angkot vs Truk di Cibungbulang, Sopir dan Penumpang Terjepit!

0

Bogordaily.net – Pagi di Jalur Barat Kabupaten Bogor itu mendadak lumpuh. Kendaraan mengular panjang. Klakson bersahutan. Pengendara hanya bisa bergerak perlahan di tengah antrean yang memanjang menuju Ciampea.

Kemacetan panjang terjadi di Jalan Raya Cibungbulang arah Ciampea, Kabupaten Bogor, Senin 25 Mei 2026.

Penyebabnya adalah kecelakaan adu banteng antara angkutan kota (angkot) dan truk pengangkut air di Jalan Raya Cibungbulang, Desa Cemplang, Kecamatan Cibungbulang.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 09.30 WIB. Diduga sopir angkot mengantuk hingga kendaraan oleng dan masuk ke jalur berlawanan sebelum akhirnya bertabrakan langsung dengan truk dari arah berlawanan.

Benturan keras tidak bisa dihindari. Bagian depan angkot ringsek parah setelah adu banteng dengan kendaraan truk yang tengah melaju dari arah berlawanan.

“Pas kejadian, sopir angkot diduga mengantuk dan melaju ke arah yang berlawanan,” ujar seorang saksi di lokasi kejadian.

Angkot tersebut diketahui merupakan kendaraan trayek Leuwiliang–Gunung Bunder, Pamijahan. Saat kecelakaan terjadi, kendaraan sedang membawa penumpang menuju arah Gunung Bunder.

Akibat kecelakaan itu, sopir angkot dan seorang penumpang yang duduk di kursi depan mengalami luka berat. Keduanya bahkan sempat terjepit bodi kendaraan usai benturan.

“Korban sopir sama penumpang yang di bangku depan mengalami luka berat dan terjepit bagian mobil angkot,” kata saksi.

Meski tidak ada korban jiwa, proses evakuasi kendaraan memakan waktu cukup lama dan membuat arus lalu lintas di Jalan Raya Cibungbulang lumpuh sementara.

Antrean kendaraan tampak mengular dari kawasan Cemplang hingga menuju arah Ciampea. Pengendara motor mencoba mencari jalur alternatif, sementara mobil dan angkutan umum hanya bisa berjalan merayap.

Jalur Cibungbulang memang menjadi salah satu akses utama masyarakat Bogor Barat. Karena itu, ketika terjadi kecelakaan besar seperti adu banteng kendaraan, dampaknya langsung memicu kemacetan panjang.

Sementara itu, Unit Lakalantas Polres Bogor masih melakukan penyelidikan untuk memastikan kronologi lengkap kecelakaan tersebut. Petugas juga terlihat melakukan pengaturan lalu lintas agar kepadatan kendaraan bisa segera terurai.***