Home Blog Page 55

BRI KCP Cibitung Relokasi ke Kawasan Industri MM2100 untuk Optimalkan Layanan dan Pengembangan Bisnis

0

Bogordaily.net – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melalui Kantor Cabang Pembantu (KCP) Cibitung resmi merelokasi kantor operasionalnya ke Kawasan Industri MM2100 Cibitung sebagai bagian dari langkah strategis perusahaan dalam meningkatkan kualitas layanan serta mengoptimalkan potensi bisnis di kawasan industri.

Sebelumnya, BRI KCP Cibitung berlokasi di Jalan Teuku Umar No.44A, Kelurahan Sukadanau, Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi. Kini, seluruh layanan operasional telah dipindahkan ke lokasi baru di kawasan industri MM2100 yang dinilai lebih representatif dan strategis.

Branch Office Head (BOH) BRI Tambun, Galilea Prima Kristianto mengatakan, relokasi kantor dilakukan untuk semakin mendekatkan layanan perbankan kepada masyarakat dan pelaku usaha, khususnya di kawasan industri yang memiliki aktivitas ekonomi tinggi.

“Relokasi ini merupakan bagian dari upaya BRI untuk memaksimalkan pelayanan kepada nasabah sekaligus mendukung pengembangan potensi bisnis yang terus tumbuh di wilayah Cibitung dan sekitarnya,” ujarnya.

Menurutnya, perpindahan lokasi juga menjadi langkah strategis perusahaan dalam meningkatkan efisiensi operasional dengan menghadirkan kantor layanan yang lebih modern, nyaman, dan mudah diakses oleh nasabah.

BRI memastikan proses relokasi tidak mengganggu aktivitas transaksi maupun kenyamanan nasabah. Seluruh layanan perbankan tetap berjalan normal dan dapat diakses melalui kantor baru maupun berbagai kanal digital BRI seperti BRImo, Internet Banking, dan jaringan ATM BRI.

Nasabah yang sebelumnya melakukan transaksi di kantor lama kini dapat memperoleh layanan secara penuh di kantor baru BRI KCP Cibitung yang berlokasi di Kawasan Industri MM2100 Cibitung https://share.google/CRSuXQAoZLK8Pvmkg.

BRI juga menegaskan komitmennya untuk terus memperluas jangkauan layanan keuangan dan menghadirkan kemudahan akses perbankan bagi masyarakat maupun pelaku usaha di berbagai wilayah potensial.

Untuk informasi lebih lanjut, nasabah dapat mengakses layanan informasi di BRIMO.(*)

H-7 Gagal Menikah, Wanita Ini Pilih Mengurung Diri Selama 7 Hari 7 Malam dan Tuai Simpati Warganet

0

Bogordaily.net – Media sosial kembali dihebohkan dengan viralnya sebuah video yang memperlihatkan seorang wanita menangis hingga mengurung diri di kamar selama tujuh hari tujuh malam usai gagal menikah.

 

Chua Kotak dan Greta Istri Tepe Jadi Sorotan di Festivaaal Marapthon, Tantri Sampai Beri Komentar Begini

0

Bogordaily.net – Penampilan grup band Kotak dalam acara penutupan Marapthon Season 3 sukses menjadi sorotan publik dan ramai dibicarakan di media sosial.

Bukan hanya karena aksi panggung yang enerjik dan penuh nostalgia, perhatian penonton juga tertuju pada momen unik saat Greta Ayu Febriana, istri Tepe46 AAA Clan, naik ke atas panggung bersama personel Kotak.

Acara bertajuk FESTIVAAAL Marapthon The Last Tale yang digelar di Istora Senayan menjadi penutup perjalanan panjang live streaming Marapthon Season 3 yang berlangsung selama 102 hari nonstop.

Konser penutupan tersebut menghadirkan banyak musisi ternama lintas generasi. Namun salah satu penampilan yang paling ditunggu penonton adalah kolaborasi antara band Kotak dan Tepe46, member AAA Clan yang dikenal aktif selama perjalanan Marapthon berlangsung.

Suasana di dalam venue semakin pecah ketika Greta Ayu Febriana atau yang akrab disapa Bunda Greta ikut naik ke atas panggung saat Kotak tampil membawakan lagu mereka.

Kehadiran Greta Curi Perhatian Kotak

Kehadiran Greta langsung memancing perhatian penonton yang memenuhi Istora Senayan. Banyak penonton dan warganet menilai wajah Greta memiliki kemiripan dengan bassist Kotak, Chua.

Momen tersebut bahkan ikut disadari oleh vokalis Kotak, Tantri Kotak, yang secara spontan melontarkan komentar saat Chua menggandeng Greta ke atas panggung.

“lah kok sama ini, sama ya cantiknya ya,” ucap Tantri saat Chua menggandeng Bunda Greta ke atas panggung Festivaaal Marapthon.

Ucapan tersebut langsung disambut sorakan dan tawa penonton yang berada di dalam venue. Tidak sedikit yang mengangguk setuju karena menilai Greta dan Chua memang memiliki aura serta wajah yang cukup mirip.

Tak berhenti di situ, Tantri kembali membuat suasana panggung semakin cair dengan candaan yang ditujukan kepada Tepe46 terkait sosok perempuan yang menjadi tipe idealnya.

“Sekarang kalian paham kan seleranya mas Tepe,” ujarnya disambut tawa penonton.

Potongan video momen tersebut kemudian ramai beredar di media sosial dan menjadi perbincangan di kalangan penggemar Marapthon maupun penggemar Kotak.

Perbincangan semakin ramai setelah Greta membagikan foto dan momen kebersamaannya dengan Chua Kotak melalui Instagram Story di akun media sosial pribadinya.

Warganet pun ramai membandingkan wajah keduanya. Banyak yang menilai Greta dan Chua tidak hanya memiliki kemiripan dari segi wajah, tetapi juga pembawaan yang dianggap sama-sama kalem dan hangat.

Selain itu, Greta dan Chua juga ternyata memiliki kesamaan lain dalam kehidupan pribadi mereka. Keduanya sama-sama berstatus sebagai ibu dan aktif membagikan aktivitas sehari-hari melalui media sosial, khususnya Instagram.

Penampilan Kotak sendiri menjadi salah satu highlight utama dalam penutupan Marapthon Season 3.

Atmosfer konser semakin emosional karena acara tersebut menjadi akhir dari perjalanan panjang live streaming yang telah berlangsung selama lebih dari tiga bulan tanpa henti.

FESTIVAAAL Marapthon The Last Tale juga menghadirkan sejumlah musisi lain serta berbagai momen spesial yang membuat para penonton larut dalam suasana haru sekaligus meriah.***

Prakiraan Cuaca Bogor Kamis 21 Mei 2026, Seluruh Wilayah Diprediksi Diguyur Hujan Ringan Sejak Pagi Hingga Malam

Bogordaily.net – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan sebagian besar wilayah Bogor Raya akan mengalami cuaca hujan ringan pada Kamis, 21 Mei 2026.

Kondisi cuaca tersebut diprediksi terjadi secara merata di sejumlah kecamatan di Kota Bogor mulai dari pagi hingga malam hari.

Warga yang hendak beraktivitas di luar ruangan diimbau untuk menyiapkan payung maupun jas hujan guna mengantisipasi perubahan cuaca.

Sebagai wilayah yang dikenal dengan julukan Kota Hujan, Bogor memang kerap mengalami curah hujan tinggi terutama pada siang hingga sore hari.

BMKG juga mengingatkan masyarakat agar tetap berhati-hati saat berkendara ketika hujan turun karena jalanan licin dapat meningkatkan risiko kecelakaan.

Prakiraan Cuaca Kota Bogor

Berdasarkan data prakiraan cuaca terbaru dari BMKG, wilayah Bogor Selatan diprediksi mengalami hujan ringan dengan suhu udara berkisar antara 22 hingga 28 derajat Celcius.

Kondisi serupa juga diperkirakan terjadi di wilayah Bogor Timur. Kawasan ini diprediksi diguyur hujan ringan dengan suhu udara antara 22 sampai 28 derajat Celcius.

Sementara itu, di wilayah pusat kota yakni Bogor Tengah, hujan ringan juga diprediksi turun dengan suhu udara sedikit lebih hangat, berada di kisaran 23 hingga 30 derajat Celcius.

Wilayah Bogor Barat pun diperkirakan mengalami cuaca yang hampir sama. Hujan ringan diprediksi turun dengan suhu udara berkisar 23 hingga 30 derajat Celcius.

Kemudian di wilayah Bogor Utara, BMKG memperkirakan hujan ringan akan turun dengan suhu udara mencapai 24 hingga 30 derajat Celcius.

Adapun di Kecamatan Tanah Sereal, kondisi cuaca juga diprediksi didominasi hujan ringan dengan suhu udara berkisar antara 24 sampai 30 derajat Celcius.

Masyarakat diimbau tetap memantau perkembangan informasi cuaca terbaru dari BMKG, terutama bagi warga yang memiliki aktivitas luar ruangan maupun perjalanan jarak jauh.

Selain itu, warga juga diminta mewaspadai potensi genangan di sejumlah titik rawan ketika intensitas hujan meningkat pada sore hingga malam hari.***

Pendaftaran Sekolah Maung di Kota Bogor Dibuka 25 Mei, DPRD Minta Prioritas untuk Pelajar Domisili

0

Bogordaily.net – Program Sekolah Maung akan mulai membuka pendaftaran di Kota Bogor pada 25 hingga 29 Mei 2026. Program tersebut akan dilaksanakan di dua sekolah, yakni SMA Negeri 1 Kota Bogor dan SMK Negeri 3 Kota Bogor.

Ketua Komisi IV DPRD Kota Bogor, Fajar Muhammad Nur mengatakan, pihaknya sudah melakukan rapat kerja bersama Kantor Cabang Dinas (KCD) Pendidikan Wilayah II Provinsi Jawa Barat untuk memastikan kesiapan teknis pelaksanaan program tersebut.

“Kita melakukan rapat kerja dalam rangka membahas program Sekolah Maung yang sebelumnya sudah pernah dibahas oleh KCD, SMA 1, dan SMK 3. Jadi hari ini kita memastikan juklak-juknisnya, apa saja yang masuk ke dalam kriteria,” ujar Fajar, Rabu 20 Mei 2026.

Fajar menjelaskan, terdapat empat jalur dalam penerimaan Sekolah Maung, yakni potensi akademik, prestasi akademik, akademik berbasis sertifikat, dan non-akademik.

“Empat kriteria ini punya proporsi sendiri-sendiri. Potensi akademik itu dari IQ 10 persen, lalu 50 persen dari prestasi akademik, 20 persen akademik berbasis sertifikat, dan 20 persen dari non-akademik,” katanya.

Ia mengatakan, setiap jalur memiliki bobot penilaian berbeda. Untuk jalur potensi akademik dan prestasi akademik, komposisinya terdiri dari 40 persen nilai rapor dan 60 persen Tes Kemampuan Akademik (TKA).

“Sementara akademik berbasis sertifikat itu 40 persen TKA dan 60 persen sertifikat. Kalau non-akademik, TKA-nya 40 persen dan sertifikatnya 60 persen,” jelasnya.

Menurut Fajar, pendaftaran Sekolah Maung akan dibuka pada 25, 26, 28, dan 29 Mei 2026. Sedangkan pengumuman hasil seleksi dijadwalkan pada 8 Juni 2026.

“Ketika anak tersebut tidak masuk ke Sekolah Maung, tanggal 8 Juni sudah dipetakan otomatis. Jadi anak tersebut masih bisa mengikuti pendaftaran sekolah reguler, tapi waktunya hanya satu hari sampai jam 23.59 WIB,” ucapnya.

Ia mengingatkan agar proses tersebut dipersiapkan secara matang karena waktu yang sangat singkat berpotensi menimbulkan kepadatan pendaftaran.

“Kami di DPRD mengingatkan terkait tenggang waktu yang sangat singkat ini benar-benar harus disiapkan secara matang, karena posisinya bisa jadi chaos,” katanya.

Selain itu, kata Fajar, DPRD Kota Bogor juga membahas skema domisili serta rencana kerja sama dengan sekolah swasta pendamping. Namun hingga kini mekanisme kerja sama tersebut masih belum diumumkan secara rinci.

“Nanti domisili pun ada sekolah swasta kerja sama. Tapi kerja samanya dengan siapa, mekanismenya seperti apa, itu belum diinformasikan secara detail,” ujarnya.

Terkait pembiayaan, Fajar menyebut siswa kurang mampu nantinya akan dibantu oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

“Kalau memang siswanya tidak mampu, akan dibiayai oleh provinsi. Nilainya juga sedang dihitung oleh provinsi, jadi sampai saat ini belum bisa dirilis,” katanya.

Sementara untuk SMK Negeri 3 Kota Bogor, terdapat lima kompetensi keahlian yang dibuka, yakni kuliner, busana, tata kecantikan, perhotelan, dan teknik komputer jaringan (TKJ).

“Jurusan kuliner ada lima kelas, busana tiga kelas, tata kecantikan dua kelas, perhotelan dua kelas, dan TKJ dua kelas,” ucap Fajar.

Berbeda dengan SMA, seleksi di SMK Negeri 3 menggunakan 100 persen nilai rapor. Penilaian juga disesuaikan dengan jurusan yang dipilih.

“Untuk TKJ dan jurusan teknik, bobot matematika dan IPA lebih besar. Sedangkan untuk perhotelan, busana, dan pariwisata, bobot bahasa dan bahasa Inggris lebih besar,” jelasnya.

Ia menyebut nilai rata-rata minimal untuk mendaftar di kedua sekolah tersebut adalah 85.

“Kalau nilainya di bawah itu, kemungkinan tidak masuk karena rata-ratanya harus 85,” katanya.

Fajar juga memaparkan sejumlah persyaratan pendaftaran, mulai dari domisili KK dan KTP minimal satu tahun, nilai rapor rata-rata minimal 85, hingga syarat sertifikat sesuai jalur yang dipilih.

Selain itu, calon peserta diwajibkan melampirkan surat pernyataan rencana melanjutkan pendidikan ke universitas tertentu yang disetujui orang tua.

“Dari sekarang sudah dipetakan mau universitas mana. Harus ada surat pernyataan dari orang tua dan orang tua harus setuju,” ujarnya.

Tak hanya itu, peserta juga diwajibkan mengikuti tes psikologi dengan minimal IQ 130 skala Wechsler yang diterbitkan oleh lembaga psikologi terdaftar di Lembaga Psikolog Indonesia.

“Tes psikologi ini harus dikeluarkan oleh lembaga psikolog yang terdaftar di LPI. Jadi tidak bisa sembarangan,” tegasnya.

Terkait jumlah rombongan belajar, SMA Negeri 1 Kota Bogor diperkirakan memiliki rata-rata 32 siswa per kelas, sementara SMK Negeri 3 disebut sudah menetapkan 32 siswa per kelas.

Fajar mengatakan, perbedaan utama Sekolah Maung dengan sekolah reguler terletak pada kurikulum yang digunakan.

“Sekolah Maung mengadopsi dua kurikulum, yaitu kurikulum nasional dan Cambridge. Jadi harus dua bahasa,” katanya.

Ia pun mengingatkan para calon peserta didik untuk mempersiapkan mental dan psikologis sebelum mengikuti seleksi.

“Yang pintar bukan hanya Anda. Jadi harus siap secara mental dan psikologi,” ujarnya.

Sementara itu, terkait kesiapan pelaksanaan, pihak KCD Pendidikan Wilayah II Jawa Barat disebut telah menyiapkan regulasi program hingga tingkat DPRD Provinsi Jawa Barat. Namun persoalan anggaran masih menjadi perhatian utama.

“Yang masih jadi kendala itu mungkin anggaran, terutama terkait sekolah pendamping yang perlu diformulasikan,” kata Fajar.

DPRD Kota Bogor juga meminta agar kuota domisili diprioritaskan bagi warga Kota Bogor mengingat keterbatasan jumlah SMA di wilayah tersebut.

“Kami berharap domisili ini dikhususkan untuk warga Kota Bogor, walaupun tidak menutup kemungkinan warga daerah lain ikut mendaftar,” katanya.

Selain itu, DPRD juga meminta agar biaya tes psikologi tidak dibebankan kepada orang tua siswa kurang mampu.

“Karena mungkin ada orang yang kurang mampu, itu harus dicarikan solusinya. Jangan dibebankan kepada orang tua murid,” pungkasnya.***

DKPP Kota Bogor Larang Penjual Hewan Kurban Gunakan Trotoar untuk Dagang

0

Bogordaily.net-Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bogor, Dody Ahdiat, menegaskan bahwa pedagang hewan kurban tidak diperbolehkan memanfaatkan fasilitas umum seperti trotoar dan taman kota sebagai lokasi berjualan menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah.

Menurut Dody, para pedagang harus memilih lokasi yang telah mendapatkan izin dari wilayah setempat dan tidak mengganggu ketertiban umum maupun kenyamanan masyarakat.

“Untuk saat ini sanksinya sebatas imbauan agar pedagang pindah ke lokasi yang sesuai. Secara khusus memang belum ada regulasi yang mengatur hal tersebut, meskipun ke depan aturan ini bisa diterapkan melalui Peraturan Daerah tentang Ketertiban Umum, yang nantinya memerlukan pengaturan teknis melalui Peraturan Wali Kota,” ujar Dody.

Selain menertibkan lokasi penjualan, DKPP Kota Bogor juga telah menerjunkan tim untuk melakukan pemeriksaan kesehatan dan kelengkapan administrasi hewan kurban yang masuk ke Kota Bogor, baik dari daerah lain di Jawa Barat maupun dari luar provinsi.

Dody menjelaskan, setiap hewan kurban wajib dilengkapi Surat Keterangan Kesehatan (SKK). Untuk hewan yang berasal dari kabupaten atau kota lain di dalam satu provinsi, SKK diterbitkan oleh daerah asal.

Sementara itu, hewan yang didatangkan dari luar provinsi harus memiliki SKK yang diterbitkan oleh pemerintah provinsi.

“Seluruh dokumen administrasi diperiksa oleh tim untuk memastikan hewan yang masuk ke Kota Bogor memenuhi persyaratan kesehatan,” jelasnya.

Tak hanya pemeriksaan administrasi, DKPP juga melakukan dua tahapan pemeriksaan kesehatan, yakni antemortem (sebelum penyembelihan) dan postmortem (setelah penyembelihan), guna memastikan daging kurban aman dikonsumsi masyarakat.

Karena pelaksanaan penyembelihan tersebar hampir di seluruh wilayah Kota Bogor, DKPP menggandeng berbagai pihak untuk membantu proses pengawasan, di antaranya Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI), relawan dari IPB University khususnya Fakultas Peternakan, komunitas pemerhati peternakan, serta anggota DPRD Kota Bogor.

“Total personel yang terlibat dalam pengawasan dan pemeriksaan hewan kurban mencapai sekitar 600 orang,” kata Dody.

Dody juga mengimbau masyarakat agar lebih teliti saat membeli hewan kurban. Ia menekankan pentingnya memilih hewan yang sehat, tidak cacat, dan memenuhi ketentuan syariat Islam agar ibadah kurban dapat dilaksanakan dengan baik dan sah.***

Muhammad Irfan Ramadan

Disdik Kota Bogor Larang SDN/SMPN Gelar Perpisahan Mewah, Apalagi Bayar!

0

Bogordaily.net – Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bogor mengimbau seluruh sekolah mulai dari SD hingga SMP untuk menggelar kegiatan perpisahan siswa secara sederhana dan dilaksanakan di lingkungan sekolah masing-masing.

Imbauan tersebut mengacu pada Surat Edaran Pemerintah Provinsi Jawa Barat terkait pelaksanaan kegiatan perpisahan sekolah agar tidak membebani orang tua murid.

Menjelang kelulusan, banyak wali murid mengeluhkan munculnya biaya tambahan untuk kegiatan perpisahan, mulai dari iuran acara, syukuran hingga kegiatan ke luar kota yang dinilai memberatkan.

Kepala Disdik Kota Bogor, Herry Karnadi, mengatakan pihaknya telah menerbitkan surat imbauan kepada seluruh sekolah agar pelaksanaan perpisahan dilakukan secara sederhana dan tidak memberatkan wali murid.

“Saya berpegang pada Surat Edaran Pak Gubernur. Jadi memang perpisahan sebaiknya tetap dilaksanakan, tetapi di sekolah saja. Saya sepakat dengan itu, karena sudah banyak sekolah yang mampu menyelenggarakan kegiatan tersebut di sekolah masing-masing,” ujar Herry

Menurut Herry, kegiatan perpisahan yang digelar di sekolah justru akan memberikan kesan mendalam bagi para siswa di kemudian hari.

“Saya yakin itu akan lebih berkesan karena nanti saat mereka bertambah usia, 10 hingga 20 tahun kemudian, mereka akan mengenang sekolahnya saat SD dan SMP dahulu. Akan lebih mengena,” katanya.

Ia menjelaskan, mayoritas SMP negeri di Kota Bogor memiliki fasilitas yang memadai untuk menggelar acara perpisahan, baik di ruang kelas maupun lapangan sekolah.

“Paling SMP Negeri 1 Kota Bogor yang terbatas karena berbagi lapangan dengan SMA Negeri 1 Kota Bogor. Namun kegiatan tetap bisa dilaksanakan di dalam ruangan kelas maupun di lapangan terbuka,” jelasnya.

Meski demikian, Disdik Kota Bogor masih memperbolehkan sekolah swasta menggelar kegiatan di luar sekolah apabila terkendala fasilitas atau keterbatasan ruang.

“Kalau ada sekolah yang menggunakan tempat lain karena ruangannya kecil atau fasilitasnya terbatas, tidak apa-apa. Tapi intinya jangan sampai memberatkan orang tua siswa,” tegasnya.

Herry juga menekankan pihak sekolah tidak diperbolehkan melakukan pungutan atau iuran tambahan yang berpotensi membebani wali murid.

“Jangan ada pungutan dan iuran tambahan yang membuat orang tua siswa terbebani dengan kegiatan itu. Untuk makan dan minum sudah ada program Makanan Bergizi Gratis (MBG), sehingga kalau dilaksanakan di sekolah biayanya akan lebih ringan,” pungkasnya.***

Muhammad Irfan Ramadan

Hari Kebangkitan Nasional, PLN Hadirkan Promo Tambah Daya Diskon 50 Persen Lewat Program “MeiLaju Lebih Terang”

0

Bogordaily.net – Dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Nasional, PT PLN (Persero) menghadirkan program promo tambah daya bertajuk “MeiLaju Lebih Terang” dengan memberikan diskon biaya tambah daya sebesar 50 persen bagi pelanggan rumah tangga satu fasa seluruh golongan tarif.

Program ini berlaku mulai 20 Mei hingga 2 Juni 2026 dan dapat diakses secara eksklusif melalui aplikasi PLN Mobile. Kehadiran promo ini menjadi bagian dari upaya PLN mendukung kenyamanan dan produktivitas masyarakat yang semakin mengandalkan listrik dalam aktivitas sehari-hari.

Mulai dari memasak menggunakan kompor listrik, memanfaatkan water heater, mengisi daya kendaraan listrik, hingga bekerja menggunakan laptop dan perangkat elektronik lainnya kini menjadi bagian dari gaya hidup modern berbasis listrik atau electrifying lifestyle.

General Manager PT PLN (Persero) UID Jawa Barat, Sugeng Widodo, menyampaikan bahwa momentum Hari Kebangkitan Nasional menjadi saat yang tepat untuk mendorong masyarakat semakin produktif melalui pemanfaatan listrik yang nyaman, praktis, dan efisien.

“Melalui program MeiLaju Lebih Terang, PLN ingin menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat. Listrik yang andal bukan hanya mendukung kenyamanan di rumah, tetapi juga menjadi penggerak produktivitas, aktivitas usaha, hingga gaya hidup modern berbasis energi bersih,” ujar Sugeng.

Ia menambahkan, kebutuhan listrik masyarakat terus meningkat seiring bertambahnya penggunaan berbagai peralatan elektronik rumah tangga dan kendaraan listrik. Karena itu, kemudahan tambah daya dengan diskon 50 persen diharapkan dapat membantu pelanggan menikmati listrik yang lebih optimal tanpa khawatir listrik turun saat banyak peralatan digunakan bersamaan.

“PLN ingin hadir mendukung aktivitas masyarakat sejak pagi hingga malam hari. Dari menyiapkan sarapan dengan peralatan listrik, bekerja dari rumah, hingga pengisian kendaraan listrik, semuanya membutuhkan pasokan listrik yang cukup dan andal,” tambahnya.

Untuk mendapatkan promo ini, pelanggan cukup melakukan transaksi pembelian token atau pembayaran tagihan listrik melalui aplikasi PLN Mobile. Setelah transaksi berhasil, pelanggan dapat menekan banner event “MeiLaju Lebih Terang” dan mengklaim e-voucher tambah daya pada menu reward.

Selanjutnya, pelanggan dapat mengajukan perubahan daya melalui fitur “Ubah Daya & Migrasi” di PLN Mobile dengan memasukkan kode voucher agar otomatis memperoleh potongan biaya sebesar 50 persen. Setelah pembayaran selesai, petugas PLN akan melakukan proses penyambungan sesuai ketentuan yang berlaku.

Melalui program ini, PLN mengajak masyarakat memanfaatkan momentum Hari Kebangkitan Nasional untuk meningkatkan kenyamanan penggunaan listrik di rumah sekaligus mendukung transformasi gaya hidup yang lebih modern, praktis, dan ramah lingkungan.

Program MeiLaju Lebih Terang juga menjadi bagian dari komitmen PLN dalam menghadirkan layanan kelistrikan yang semakin mudah diakses, terjangkau, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat di era digital dan transisi energi saat ini.***

Sidang Dugaan Penggelapan di PN Jakarta Barat Memanas, Anak Terdakwa Jadi Saksi Meringankan

0

Bogordaily.net – Sidang perkara dugaan penggelapan dan penipuan yang menjerat Johan Fil Lian, pedagang tekstil berusia 64 tahun di kawasan Pasar Pagi Tambora, memantik perhatian pengunjung di Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Selasa (19/5/2026). Agenda persidangan kali ini menghadirkan saksi a de charge atau saksi meringankan dari pihak terdakwa.

Kehadiran saksi meringankan dinilai cukup menarik lantaran jarang terjadi dalam perkara dugaan tindak pidana penggelapan maupun penipuan sebagaimana diatur dalam Pasal 486 juncto 618 KUHP.

Dalam persidangan, tim penasihat hukum menghadirkan seorang perempuan yang merupakan anak kandung terdakwa. Di hadapan majelis hakim, saksi menyampaikan bahwa nilai kerugian yang disebut dalam surat dakwaan jaksa sebesar Rp692,1 juta tidak sepenuhnya sesuai.

Menurut keterangan saksi, terdapat selisih nilai kerugian hingga lebih dari Rp200 juta berdasarkan sejumlah alat bukti surat yang diajukan di ruang sidang.

Persidangan ketiga tersebut berlangsung cukup dinamis. Sejumlah pertanyaan dari tim penasihat hukum sempat memancing perhatian majelis hakim. Bahkan, hakim beberapa kali meminta agar pertanyaan disampaikan dengan bahasa yang lebih mudah dipahami saksi.

Situasi sidang juga sempat emosional ketika saksi memberikan jawaban sambil menahan haru karena terdakwa merupakan ayah kandungnya sendiri.

Usai persidangan, salah satu penasihat hukum terdakwa, BRM Aritonang, menjelaskan dirinya sengaja didatangkan dari Palembang untuk memperkuat tim kuasa hukum.

Tim penasihat hukum terdakwa dipimpin oleh Ali Azhar bersama Elvis Kritian Suparna, Zuhesti Prihadini, dan BRM Aritonang.

Aritonang mengatakan dirinya merupakan purnawirawan perwira menengah Polri yang kini berprofesi sebagai pengacara sekaligus Ketua BPW Peradin Sumatera Selatan. Ia juga menyebut dirinya merupakan kelahiran Jakarta dan alumni SMAN 3 Setiabudi Jakarta Selatan.

Menurut tim penasihat hukum, pendampingan terhadap terdakwa dilakukan secara probono atau tanpa dipungut biaya demi memastikan proses hukum berjalan adil.***

Gibran

Jumhur Hidayat Bongkar Kedekatan dengan Prabowo Subianto Sejak 1996, Singgung Perubahan Istana

0

Bogordaily.net – Jumhur Hidayat tampil dalam podcast perdananya setelah menjabat Menteri Lingkungan Hidup dan Kepala Badan Perlindungan Lingkungan Hidup di kanal YouTube milik Refly Harun. Dalam perbincangan tersebut, keduanya membahas isu lingkungan hidup hingga perjalanan politik Jumhur bersama Presiden Prabowo Subianto.

Dalam podcast di Channel YouTube Refly Harun Official itu, Jumhur mengungkap dirinya telah mengenal Prabowo sejak 1996. Ia mengaku memiliki kesamaan pandangan dengan Prabowo, meski sempat tidak berada di barisan dukungan yang sama pada periode tertentu.

“Sudah siap mati kita,” ujar Jumhur saat mengenang perjuangannya mendukung Prabowo pada Pilpres 2019.

Jumhur juga menegaskan dirinya merasa tidak berubah sejak dulu. Menurutnya, justru perubahan terjadi di lingkar kekuasaan setelah pergantian pemerintahan dari era Joko Widodo ke Prabowo.

“Bukan saya yang berubah, tapi istana yang berubah,” kata Jumhur.

Dalam kesempatan itu, Jumhur menyoroti posisi Kementerian Lingkungan Hidup yang kini kembali berdiri terpisah dari Kementerian Kehutanan di era Prabowo. Menurut dia, selama satu dekade terakhir isu lingkungan hidup kurang mendapat ruang karena berada di bawah kementerian gabungan.

Ia menyebut Kementerian Lingkungan Hidup saat ini berperan sebagai lembaga pemberi sanksi bagi perusahaan yang melanggar aturan lingkungan. Namun, Jumhur ingin kementeriannya tidak hanya fokus pada hukuman, melainkan juga menghadirkan solusi bagi dunia usaha.

Sementara itu, Refly Harun mengungkap ketertarikannya terhadap isu kebersihan lingkungan. Ia mencontohkan budaya di Australia dan Amerika Serikat yang, menurut pengalamannya, sangat menekankan disiplin antre dan membuang sampah pada tempatnya.

Dari diskusi tersebut, muncul rencana kemitraan antara Channel YouTube Refly Harun Official dengan Kementerian Lingkungan Hidup untuk kampanye kebersihan dan kesadaran lingkungan.

Saat ditanya mengenai ambisi politiknya ke depan, Jumhur menjawab santai bahwa dirinya tidak memiliki target pribadi yang besar. Ia mengaku lebih ingin memiliki waktu bersama keluarga.

“Masih ada orang yang percaya kepada saya saja sudah disyukuri,” ujarnya.

Nama Jumhur sendiri sempat menjadi sorotan setelah disebut langsung oleh Prabowo dalam sebuah pidato. Presiden menyinggung perjalanan hidup Jumhur yang beberapa kali keluar masuk penjara sebelum akhirnya dipercaya menjadi menteri.

Menurut Jumhur, tantangan terbesar di Kementerian Lingkungan Hidup adalah menjaga integritas di tengah kuatnya kepentingan perizinan perusahaan. Ia bahkan menyebut keberhasilan paling sederhana adalah mampu bekerja tanpa terlibat praktik korupsi.

Kemitraan antara Jumhur dan Refly Harun diharapkan dapat memperkuat kampanye budaya hidup bersih di masyarakat, sejalan dengan upaya pemerintah meningkatkan kesadaran lingkungan di Indonesia.***