Home Blog Page 56

Kapolsek Megamendung Pimpin Upacara Harkitnas 2026, Soroti Pentingnya Jaga Generasi Bangsa

0

Bogordaily.net — Kapolsek Megamendung Polres Bogor, AKP Desi Triana, menjadi inspektur upacara dalam peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) 2026 tingkat Kecamatan Megamendung, Rabu (20/5/2026).

Upacara yang digelar sejak pukul 07.30 WIB itu mengusung tema “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara”. Kegiatan berlangsung diikuti unsur pemerintah kecamatan, aparat keamanan, tenaga kesehatan, hingga jajaran sekolah dan guru di wilayah Megamendung.

Dalam amanatnya, AKP Desi Triana menegaskan bahwa Hari Kebangkitan Nasional bukan sekadar seremoni tahunan. Momentum tersebut menjadi pengingat penting atas lahirnya semangat persatuan dan nasionalisme bangsa Indonesia.

Ia menyebut, Kebangkitan Nasional yang ditandai dengan berdirinya organisasi Budi Utomo pada 20 Mei 1908 menjadi tonggak awal perjuangan bangsa menuju kemerdekaan.

“Momentum ini harus menjadi pengingat pentingnya menjaga persatuan, meningkatkan kesadaran kebangsaan, dan membangun generasi penerus yang cerdas serta kompeten,” ujar AKP Desi Triana dalam sambutannya.

Menurutnya, pendidikan memiliki peran sentral dalam membangun kualitas sumber daya manusia sekaligus memperkuat rasa cinta tanah air di tengah masyarakat.

Selain itu, Kapolsek Megamendung juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas), khususnya di wilayah Kecamatan Megamendung.

Peserta upacara terdiri dari pejabat Kecamatan Megamendung beserta staf, kepala desa dan lurah, personel Polsek Megamendung, Koramil/Subkoramil Megamendung, Dinas Kesehatan, kepala sekolah, guru, hingga TP-PKK Kecamatan Megamendung.

Pelaksanaan upacara berlangsung hingga pukul 08.30 WIB dan dilaporkan berjalan aman serta kondusif.***

Kebangkitan Nasional dan Jejak Awal Syarikat Islam 1905

0

Setiap tanggal 20 Mei, bangsa Indonesia memperingati Hari Kebangkitan Nasional. Selama ini, momentum tersebut identik dengan lahirnya Budi Utomo pada tahun 1908 yang kemudian ditetapkan pemerintah sebagai simbol awal kebangkitan bangsa.

Namun bila membaca sejarah secara lebih utuh dan mendalam, kebangkitan nasional Indonesia sejatinya tidak lahir dalam satu momentum tunggal. Ia merupakan proses panjang yang tumbuh dari kesadaran ekonomi, pendidikan, keagamaan, sosial, hingga perjuangan politik rakyat pribumi terhadap kolonialisme. Dalam konteks itu, lahirnya Sarekat Dagang Islam pada tahun 1905 menjadi bagian penting dalam mata rantai Kebangkitan Nasional Indonesia.

Embrio Kebangkitan dari Rakyat
Sarekat Dagang Islam didirikan oleh Haji Samanhudi di Surakarta. Awalnya organisasi ini lahir sebagai wadah solidaritas pedagang Muslim pribumi yang menghadapi tekanan ekonomi dan ketimpangan perdagangan pada masa kolonial Belanda.

Namun gerakan ini berkembang jauh melampaui urusan perdagangan semata. Sarekat Dagang Islam perlahan membangun kesadaran kolektif masyarakat bumiputera tentang pentingnya persatuan, kemandirian ekonomi, serta harga diri sebagai bangsa yang tertindas oleh kolonialisme.

Di sinilah letak pentingnya organisasi tersebut dalam sejarah Indonesia. Jika banyak organisasi awal pergerakan tumbuh dari kalangan elit terpelajar, maka Sarekat Dagang Islam justru tumbuh dari denyut kehidupan rakyat.

Peran Besar HOS Tjokroaminoto
Perkembangan besar organisasi ini terjadi ketika dipimpin oleh HOS Tjokroaminoto. Di bawah kepemimpinannya, organisasi ini berubah menjadi:
Sarekat Islam
Sarekat Islam kemudian menjelma menjadi organisasi massa terbesar di Hindia Belanda pada masanya. Gerakannya tidak hanya berbicara soal ekonomi, tetapi juga:
pendidikan rakyat,
keadilan sosial,
perlawanan terhadap diskriminasi kolonial,
hingga kesadaran politik kebangsaan.

Pidato dan pemikiran Tjokroaminoto membangkitkan keberanian rakyat untuk menyadari bahwa bangsa pribumi memiliki hak yang sama untuk hidup merdeka dan bermartabat.

Bahkan banyak tokoh besar bangsa lahir dari rahim pemikiran beliau, di antaranya: Soekarno, Semaun, Musso, hingga Kartosoewirjo.

Hal tersebut menunjukkan bahwa pengaruh HOS Tjokroaminoto tidak hanya besar dalam Sarekat Islam, tetapi juga dalam pembentukan arah pemikiran politik Indonesia modern.

Kebangkitan Nasional Adalah Proses Sejarah
Secara resmi, negara memang menetapkan 20 Mei 1908 sebagai Hari Kebangkitan Nasional. Namun dalam kajian sejarah modern, semakin banyak pandangan yang menegaskan bahwa kebangkitan nasional Indonesia merupakan proses panjang yang dibangun oleh banyak elemen pergerakan.

Karena itu, lahirnya Sarekat Dagang Islam tahun 1905 patut ditempatkan sebagai salah satu tonggak penting kebangkitan nasional, khususnya dalam membangun kesadaran rakyat dan kemandirian ekonomi pribumi.

Sarekat Islam telah membuka jalan bagi lahirnya politik rakyat, organisasi massa modern, dan persatuan bangsa berbasis kesadaran sosial serta spiritual.

Refleksi untuk Indonesia Hari Ini
Memperingati Kebangkitan Nasional seharusnya tidak berhenti pada seremoni tahunan. Semangat yang diwariskan para tokoh pergerakan justru relevan untuk menjawab tantangan bangsa hari ini:
1. Ketimpangan ekonomi,
2. Lemahnya kemandirian nasional,
3. Krisis moral,
4. Serta pentingnya persatuan bangsa.
Dari Sarekat Islam, bangsa ini belajar bahwa kebangkitan sejati dimulai dari:
1. Keberanian berpikir merdeka,
2. Kekuatan ekonomi rakyat,
3. Pendidikan,
4. Dan persatuan nasional.
Karena sejatinya, kebangkitan bangsa bukan hanya tentang masa lalu, tetapi tentang bagaimana semangat perjuangan itu terus dihidupkan untuk masa depan Indonesia.

Penulis:
Subhan Murtadla, S. Ag, M.E*
Ketua PC Syarikat Islam Kota Bogor

Momen Harkitnas 2026, Bupati Bogor Ajak Masyarakat Bijak Dalam Bermedia Sosial

Bogordaily.net – Bupati Bogor Rudy Susmanto meminta masyarakat Kabupaten Bogor untuk bijak dalam bermedia sosial.

Hal tersebut ia sampaikan dalam Peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) di TMP, Pondok Rajeg, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, Rabu 20 Mei 2026.

Menurut Rudy, media sosial saat ini merupakan suatu hal yang penting sebagai langkah untuk menyebar informasi.

“Hari ini media digital menjadi suatu hal yang cukup penting kita membangun dan merajut kebersamaan,” kata Rudy, Rabu 20 Mei 2026.

Oleh karena itu, Rudy mengajak masyarakat untuk senantiasa bijak dalam bermedia sosial, sebagai langkah untuk menjaga bangsa dari adanya perpecahan.

“Mari kita ber bijak bermedia sosial, yang positif, kita sebagai anak bangsa berkewajiban bersama menjaga Indonesia,” jelasnya.

Ia menambahkan, bijak dalam media sosial juga merupakan salah satu langkah untuk mendukung perjuangan para pahlawan yang telah mempersatukan bangsa.

“Kita lanjutkan perjuangan para pahlawan kita, para pendahulu bangsa kita, bahwa bangsa ini bisa merdeka, bangsa ini bisa berdaulat bukan hanya diperjuangkan, dipertaruhkan,” ujar Rudy.

“Tapi ada jutaan tetesan keringat, tetesan darah, nyawa yang dikorbankan oleh pendahulu kita untuk membangun bangsa kita,” tambahnya.

(Albin)

 

Bupati Bogor dan Forkopimda Tangkap 200 Kilo Ikan Sapu-Sapu hingga Bersihkan Sampah di Situ Citatah Cibinong

Bogordaily.net – Bupati Bogor Rudy Susmanto bersama jajaran Forkopimda menangkap sebanyak 200 kilo ikan sapu sapu sekaligus membersihkan sampah di Situ Citatah, Cibinong, Kabupaten Bogor, Rabu 20 Mei 2026.

Dalam kesempatan itu, Rudy menaiki perahu karet dan sempat turun langsung ke dalam aliran Situ Citatah untuk menangkap ikan sapu sapu, sekaligus membersihkan aliran Situ dari banyaknya tumpukan sampah.

“Hari ini kita bersama dengan pegiat ikan sapu-sapu, kang Arief dan jajaran Forkopimda, kita menangkap ikan sapu-sapu, salah satunya di Situ Citatah di Cibinong,” kata Rudy, Rabu 20 Mei 2026.

Menurut Rudy, ikan sapu sapu merupakan salah satu ikan invasif, jika dibiarkan maka dapat merusak ekosistem di aliran sungai.

“Jadi sebenarnya kita salah satu untuk, sapu-sapu itu ikan invasif, jadi memang sapu-sapu harus dikontrol, Karena kalau dia dibiarkan, dia akan merusak ekosistem,” jelasnya.

Walaupun, tak seluruhnya ikan sapu sapu yang ditangkap, hal tersebut kata Rudy, dilakukan sebagai langkah nyata untuk senantiasa mendukung kelestarian lingkungan.

“Jadi memang hari ini menangkap ikan sapu-sapu nggak akan menuntaskan semuanya. Tapi ini sebagai stimulus, sebagai penyemangat warga masyarakat harus cukup menjaga bersama-sama,” ujar Rudy.

Tak lupa, dirinya mengajak kepada seluruh masyarakat untuk senantiasa menjaga kelestarian lingkungan dan membersihkan lingkungan secara bersama sama.

“Kenapa kita turun langsung ke bawah, terjun ke air, kita juga ingin memastikan bahwa, oh ternyata sedimentasi sudah cukup tinggi, sampah cukup banyak, kewajiban dan tanggung jawab kita bersama, untuk kita bersihkan, kita rawat bersama-sama,” tambahnya.

Sementara itu, Pegiat Ikan Sapu-Sapu, Arif menyampaikan bahwa, ada sebanyak 200 kilo lebih ikan sapu-sapu yang berhasil ditangkap di Situ Citatah.

“Tadi sekitar lebih dari 200 kilo lebih,” ungkap Arif.

(Albin)

Anggaran MBG Dipangkas Rp67 Triliun, Pemerintah Sebut Instruksi Langsung Presiden

0

Bogordaily.net – Pemerintah resmi memangkas pagu anggaran program unggulan Makan Bergizi Gratis (MBG) dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun 2026. Anggaran yang sebelumnya dialokasikan sebesar Rp335 triliun kini dikurangi menjadi Rp268 triliun.

Dengan keputusan tersebut, total pemangkasan anggaran program MBG mencapai Rp67 triliun. Kebijakan ini disebut sebagai bagian dari langkah efisiensi anggaran pemerintah.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menjelaskan bahwa pengurangan anggaran dilakukan berdasarkan instruksi langsung Presiden Prabowo Subianto. Pemerintah disebut ingin memastikan penggunaan dana program berjalan lebih efektif dan efisien.

“Ada penghematan tertentu sesuai dengan instruksi Presiden, sehingga dana Badan Gizi Nasional (BGN) bisa dipakai lebih efektif dan efisien,” kata Purbaya dalam konferensi pers APBN KiTa Edisi Mei 2026 di Jakarta, Selasa 19 Mei 2026.

Meski mengalami pemangkasan anggaran, program Makan Bergizi Gratis disebut tetap berjalan dan telah menjangkau puluhan juta penerima manfaat di berbagai daerah.

Pemerintah melaporkan program tersebut kini telah menyasar sekitar 61,96 juta penerima manfaat.

Program itu juga didukung oleh pengoperasian 27.952 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang berfungsi sebagai dapur produksi makanan di tingkat daerah.

SPPG menjadi salah satu tulang punggung pelaksanaan MBG karena berperan dalam penyediaan dan distribusi makanan bergizi kepada masyarakat penerima manfaat.

Di tengah kebijakan efisiensi tersebut, pemerintah juga memberi sinyal kemungkinan adanya pengetatan anggaran lanjutan pada sejumlah program ke depan.

Hal itu disampaikan Purbaya saat menyinggung arah kebijakan fiskal pemerintah dalam menjaga efektivitas belanja negara.***

Perumda Pasar Tohaga Meriahkan Gebyar Pelayanan 100 Jam Nonstop, Ada Promo Sewa Kios Gratis Selama 3 Bulan

Bogordaily.net – Perumda Pasar Tohaga turut hadir memeriahkan Gebyar Pelayanan 100 Jam nonstop Mall Pelayanan Publik Kabupaten Bogor.

Adapun, Perumda Pasar Tohaga menghadirkan berbagai pelayanan untuk masyarakat dan pedagang, mulai dari pengurusan SHPTB, E-KTB hingga pelayanan sewa kios Pasar.

Direktur Utama Perumda Pasar Tohaga, Haris Setiawan menyampaikan bahwa, pihaknya menyediakan pelayanan promo sewa kios gratis hingga 3 bulan untuk para pelaku usaha di lokasi dan ketentuan tertentu.

“Pelaku usaha di Kabupaten Bogor, kami menawarkan sewa gratis kios selama tiga bulan yang ada di pasar pasar kami,” kata Haris, Rabu 20 Mei 2026.

Menurut Haris, Perumda Pasar Tohaga berpartisipasi memberikan pelayanan khususnya dalam pengurusan SHPTB.

“Tohaga pun berpartisipasi jika ada layanan SHPTB kami menawarkan sewa gratis selama tiga bulan,” jelasnya.

Tak lupa, dirinya mengajak masyarakat untuk datang langsung ke MPP Kabupaten Bogor.

“Maka berbondong bondong datang kesini banyak pelayanannya tidak hanya Tohaga tetapi banyak yang lainya,” ungkap Haris.

(Albin)

Mau Lihat Baby Panda Gratis di Taman Safari Bogor? Cek Syaratnya!

0

Bogordaily.net – Ada kabar seru untuk para ibu dan anak! Gembira Parenting bersama Taman Safari menghadirkan kesempatan spesial untuk menikmati liburan gratis sambil bertemu langsung dengan Baby Panda, penghuni baru yang tengah mencuri perhatian pengunjung.

Dalam program ini, sebanyak 10 ibu bersama anak berkesempatan diajak jalan-jalan gratis untuk menikmati berbagai wahana dan melihat koleksi satwa, termasuk Baby Panda yang saat ini menjadi daya tarik baru.

Program giveaway tersebut diumumkan melalui media sosial dan langsung menarik perhatian banyak orang tua yang ingin mengajak anak menikmati pengalaman berlibur edukatif di alam terbuka.

Untuk mengikuti giveaway ini, peserta hanya perlu memenuhi beberapa syarat sederhana yang telah ditentukan penyelenggara.

Syarat Ikut Giveaway Taman Safari

  • Follow akun @gembiraparenting.id dan @taman_safari
  • Like postingan giveaway
  • Jawab dua pertanyaan di kolom komentar:
    Siapa nama lengkap Baby Panda penghuni baru Taman Safari saat ini?
    Binatang apa yang paling disukai anakmu?
  • Tag tiga teman ibu lainnya
  • Share postingan ke Instagram Story dan tag @gembiraparenting.id serta @taman_safari

Penyelenggara menyebut akan memilih 10 pemenang beruntung yang masing-masing mendapatkan kesempatan masuk gratis untuk 1 ibu dan 1 anak.

Program ini pun menjadi kesempatan menarik bagi keluarga untuk menghabiskan waktu bersama sambil mengenalkan anak pada dunia satwa dan lingkungan secara langsung.

Selain bisa melihat Baby Panda yang tengah menjadi perhatian publik, pengunjung juga dapat menikmati berbagai koleksi hewan lainnya seperti singa, harimau, gajah, hingga aneka satwa langka yang ada di Taman Safari.***

Baterai Remote Keyless Mobil Habis? Begini Cara Menyalakan Mesin Tanpa Panik

0

Bogordaily.net – Mobil modern saat ini sebagian besar sudah menggunakan sistem remote keyless yang memudahkan pengemudi menyalakan mesin tanpa anak kunci konvensional. Cukup membawa remote dan menekan tombol start atau push button, mesin kendaraan bisa langsung hidup.

Namun, seiring penggunaan, baterai remote keyless tentu dapat melemah hingga akhirnya habis daya.

Kondisi ini sering membuat pemilik kendaraan khawatir karena mengira mobil tidak lagi bisa dinyalakan.

Padahal, remote keyless yang baterainya habis tetap dapat digunakan untuk menghidupkan mesin mobil. Hanya saja, prosesnya sedikit berbeda dibanding penggunaan normal sehari-hari.

Saat baterai remote habis, pengemudi cukup menempelkan bagian belakang remote keyless ke tombol starter atau push button yang tersedia di mobil. Setelah itu, tombol starter ditekan seperti biasa agar mesin dapat menyala.

Untuk langkahnya sendiri hampir sama seperti prosedur normal saat menyalakan kendaraan.

Pengemudi tetap harus menginjak pedal rem pada mobil matik atau pedal kopling pada mobil manual sebelum menekan tombol start.

Dengan remote ditempelkan langsung pada tombol starter, sistem kendaraan biasanya masih mampu membaca identitas remote, sehingga mesin tetap bisa hidup meskipun baterai tidak memiliki daya.

Hal tersebut dapat terjadi karena mobil masih mengandalkan sistem immobilizer yang tertanam di dalam kendaraan tanpa melibatkan antena remote seperti saat penggunaan normal.

Sistem ini bekerja mirip dengan immobilizer pada mobil konvensional, yakni membaca sinyal dari chip yang terdapat di dalam remote keyless.

Dengan begitu, meski baterai habis, chip di remote tetap dapat dikenali oleh sistem mobil ketika ditempelkan langsung ke area tombol starter.

Karena itu, remote yang kehabisan daya baterai sebenarnya masih bisa digunakan dalam kondisi darurat untuk menyalakan mesin kendaraan.

Meski demikian, pemilik kendaraan tetap disarankan rutin memeriksa kondisi baterai remote keyless agar tidak mengalami kendala saat berada di perjalanan.

Biasanya, tanda baterai mulai melemah ditunjukkan dari jarak remote yang semakin pendek atau respons tombol yang mulai lambat.

Mengganti baterai remote secara berkala menjadi langkah penting untuk menjaga kenyamanan sekaligus menghindari situasi darurat ketika kendaraan sulit dioperasikan.***

Viral Tukang Es Batu di Bogor Bawa Muatan Berlebihan, Aksinya Dinilai Membahayakan Pengguna Jalan

0

Bogordaily.net – Aksi ekstrem seorang tukang es batu di kawasan Bogor, Jawa Barat, viral di media sosial setelah videonya beredar luas dan menuai perhatian warganet.

Pengendara motor tersebut dinilai melakukan tindakan berbahaya karena membawa muatan es batu secara berlebihan saat melintas di jalan raya.

Video yang diunggah akun Instagram @citasania pada Senin 18 Mei 2026 memperlihatkan sebuah sepeda motor dipenuhi tumpukan es batu hingga hampir menutupi seluruh badan kendaraan. Muatan yang dibawa terlihat jauh melebihi kapasitas normal motor pada umumnya.

Dalam rekaman tersebut, posisi pengendara tampak berada di bagian paling belakang motor dengan tubuh seperti setengah melayang akibat sempitnya ruang untuk duduk.

Meski begitu, motor tetap melaju di jalan raya dengan kondisi muatan yang tampak tidak stabil.

Aksi tersebut langsung menjadi sorotan pengguna media sosial. Banyak warganet mengaku khawatir melihat cara berkendara yang dianggap berisiko tinggi, baik bagi pengendara itu sendiri maupun pengguna jalan lainnya.

Selain membawa muatan berlebihan, pengendara juga terlihat tidak mengenakan helm saat berkendara.

Padahal, penggunaan helm merupakan perlengkapan wajib bagi pengendara sepeda motor demi keselamatan di jalan.

Meski dalam video pengendara tampak mampu mengendalikan motor dengan cukup mulus, sejumlah netizen menilai aksi tersebut tetap sangat membahayakan.

Kondisi motor yang dipenuhi muatan besar berpotensi mengganggu keseimbangan kendaraan dan memicu kecelakaan sewaktu-waktu.

Tidak sedikit pula yang menyoroti faktor ekonomi di balik aksi tersebut. Sebagian warganet menduga pengendara terpaksa membawa muatan dalam jumlah besar demi efisiensi biaya dan pekerjaan sehari-hari.

Namun di sisi lain, banyak pihak mengingatkan bahwa alasan apa pun tidak dapat mengabaikan aspek keselamatan berkendara.

Penggunaan kendaraan dengan muatan berlebih dinilai dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain di jalan raya.

Hingga kini, video tersebut masih ramai diperbincangkan di media sosial dan memicu beragam komentar dari netizen terkait keselamatan berkendara serta pentingnya mematuhi aturan lalu lintas.***

Viral Isu Teror ‘Pocong’ di Tangerang, Polisi Minta Warga Tetap Tenang dan Waspada

0

Bogordaily.net – Viralnya isu teror “pocong” di wilayah Kabupaten Tangerang menjadi perhatian publik setelah ramai diperbincangkan di media sosial.

Kabar tersebut bahkan memicu keresahan warga karena disebut berkaitan dengan dugaan modus tindak kriminal yang menyasar rumah penduduk.

Menanggapi hal itu, Kapolresta Tangerang Kombes Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah meminta masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum dipastikan kebenarannya.

Isu tersebut mencuat setelah beredar unggahan di media sosial yang menyebut adanya aksi teror pocong di wilayah Kecamatan Rajeg, Tangerang.

Dalam narasi yang beredar, sosok menyerupai pocong itu diduga bukan fenomena mistis, melainkan modus pelaku kejahatan untuk menakut-nakuti warga.

Pelaku disebut sengaja menyamar menggunakan kain putih menyerupai pocong agar penghuni rumah panik dan membuka pintu.

Setelah berhasil membuat korban ketakutan, pelaku diduga akan melancarkan aksi kriminal seperti pencurian maupun perampokan.

Unggahan tersebut dengan cepat menyebar luas dan memicu kekhawatiran masyarakat. Banyak warga mulai membicarakan isu tersebut di berbagai platform media sosial maupun grup percakapan warga.

Menanggapi situasi itu, pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar tidak terpancing kepanikan akibat kabar yang belum tervalidasi.

“Tingkatkan kewaspadaan, namun tenang dan tidak panik serta tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum tervalidasi dengan tidak menyebarkan kabar yang belum jelas kebenarannya,” ucap Indra Waspada, pada Selasa 19 Mei 2026.

Kapolresta Tangerang juga mengingatkan masyarakat agar tidak memberikan ruang bagi pelaku kejahatan memanfaatkan situasi ketakutan yang berkembang di tengah warga.

“Jangan sampai masyarakat merasa takut yang justru dimanfaatkan untuk melakukan tindak pidana seperti pencurian maupun perampokan,” tambahnya.

Meski meminta warga tetap tenang, kepolisian memastikan isu tersebut tetap menjadi perhatian serius. Aparat saat ini masih melakukan pendalaman dan penyelidikan terkait viralnya kabar teror “pocong” tersebut.

Penyelidikan dilakukan untuk memastikan fakta di lapangan sekaligus mengungkap pihak-pihak yang diduga terlibat serta motif di balik aksi yang meresahkan masyarakat itu.

“Kami tetap melakukan pendalaman dan penyelidikan untuk mengetahui siapa pelakunya serta apa motif sebenarnya,” pungkasnya.***