Home Blog Page 554

Dua Kasus Keracunan Ditemukan, Dinkes Kabupaten Bogor Perketat Pengawasan MBG

0

Bogordaily.net – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bogor memperketat pengawasan terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) setelah ditemukannya dua kasus keracunan makanan yang terjadi pada September dan Oktober 2025.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor, Fusia Meidiawaty, menjelaskan bahwa, kedua kasus tersebut menjadi perhatian serius pihaknya untuk memastikan keamanan dan higienitas makanan yang disajikan kepada peserta program MBG.

Kasus pertama terjadi di SMPN 1 Jonggol pada 23 September 2025, di mana tujuh siswa mengalami gejala mual, muntah, dan diare setelah menyantap makanan dari program tersebut.

Berdasarkan hasil pemeriksaan UPT Laboratorium Kesehatan Kelas A Kabupaten Bogor pada 2 Oktober 2025, ditemukan bahwa sampel telur ceplok positif mengandung Salmonella sp, serta terdapat bakteri E. coli dan coliform pada makanan yang diperiksa.

Peristiwa serupa juga ditemukan di wilayah Megamendung, tepatnya di SDN Pasir Angin 2 dan SDN Gadog 1, dengan lima siswa mengalami keluhan mual, muntah, pusing, lemas, dan nyeri ulu hati.

Dari jumlah tersebut, empat siswa dirawat di RSUD Ciawi, sementara satu siswa diperbolehkan pulang setelah mendapatkan perawatan.

Hasil pemeriksaan laboratorium pada 8 Oktober 2025 menunjukkan adanya kontaminasi bakteri E. coli dan Salmonella pada berbagai menu, termasuk tahu teriyaki, mix salad, dan makaroni.

“Kami telah menginformasikan kepada seluruh Kepala Puskesmas di Kabupaten Bogor untuk dapat meningkatkan kewaspadaan terhadap kejadian keracunan makanan MBG, koordinasi dengan lintas sektor juga perlu ditingkatkan karena apabila ada laporan dari sekolah dengan tanda-tanda keracunan di wilayah kerja puskemas maka penanganan dapat segera dilakukan,” ujar Fusia Meidiawaty, Jumat 17 Oktober 2025.

Sebagai langkah pencegahan, Pemerintah Kabupaten Bogor melalui Dinas Kesehatan telah melakukan berbagai upaya dilakukan guna memastikan keamanan pangan dalam program tersebut.

“Pengawasan ketat di seluruh tahapan proses penyiapan makanan guna meminimalisir potensi kontaminasi, pelatihan Keamanan Pangan Siap Saji bagi para relawan MBG, melalui pembinaan rutin tentang penerapan higiene dan sanitasi pangan,” jelasnya.

“Penerapan Sistem Pelaporan Cepat di sekolah dan lingkungan masyarakat agar keluhan terkait konsumsi makanan dapat segera diidentifikasi dan ditindaklanjuti,” tambah Fusia.

Sementara itu, Inspeksi kesehatan lingkungan dapur MBG oleh tim teknis untuk memastikan seluruh fasilitas pengolahan makanan memenuhi standar keamanan.(Albin)

Plaza Toyota Citeureup Hadirkan “Oke Bro” Oktober Berlimpah Promo, DP Mulai 10 Juta!

0

Bogordaily.net – Plaza Toyota Citeureup adakan promo menarik “Oke Bro” Oktober Berlimpah Promo, untuk setiap pembelian mobil terbaru pada Oktober 2025.

Buat yang sudah punya rencana beli mobil Toyota terbaru, ada program spesial menjelang akhir tahun yang menarik dari Toyota, khusus buat pembeli New Calya, Rush, Avanza, Raize, Veloz dan Agya.

Toyota menawarkan beberapa keuntungan yang pastinya membuat kegiatan beli mobil jadi lebih efisien secara finansial.

Toyota Friends Akan mendapatkan gratis asuransi selama 2 tahun. TDP mulai 10 Juta dan cicilan hingga 10%.

Toyota friends juga berkesempatan membawa pulang mobil toyota terbaru dengan bunga special low rate 0℅ hingga 2 tahun.

Tersedia juga direct gift berupa E-money senilai 3 juta dan Etoll khusus pembelian Avanza, Veloz, Raize dan Rush.

Selain itu, Gratis asuransi hingga 2 tahun  free anti karet mesin, free kaca film, free jasa Service & Parts, Oli, dan masih banyak lagi yang lainya.

Jangan lewatkan promo menjelang akhir tahun dari Toyota ya friends. Yuk pesan segera dan hubungi 082113653658.

Ayo segera miliki mobil Toyota impian kalian sekarang juga, tentunya hanya di Plaza Toyota Citeureup, kunjungi langsung di Jalan Mayor Oking No 19, Cibinong, Kabupaten Bogor.

Atau untuk info lebih lanjutnya kalian juga bisa cek instagramnya @toyota_citeureup.(Albin Pandita)

Diduga Terpeleset, Lansia di Kemang Bogor Ditemukan Tewas dalam Sumur

0

Bogordaily.net – Seorang lansia ES (53) tewas usai tercebur sumur di Kampung Tegal, Desa Tegal, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor.

Kabid Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor, Adam Hamdani mengatakan bahwa kejadian itu bermula saat korban pergi ke dapur rumahnya pada pukul 05.00 WIB, Kamis 16 Oktober 2025.

“Namun, korban tidak ditemukan keberadaannya sehingga anaknya melakukan pencarian,” kata Adam Hamdani, Jum’at 17 Oktober 2025.

Menurut Adam, pihak keluarga menemukan keberadaan korban yang berada di dalam sumur usai diduga jatuh terpeleset.

“Korban ditemukan di dalam sumur yang ada di dapur oleh keluarga,” jelasnya.

Kemudian karena panik, pihak keluarga langsung memanggil BPBD Kabupaten Bogor untuk mengevakuasi korban.

“Korban akhirnya berhasil dievakuasi, namun sudah dalam keadaan meninggal dunia,” ujar Adam.

Lebih lanjut, untuk saat ini, korban telah diserah terimakan ke pihak keluarga.

“Dari hasil analisa bahwa korban ketika tercebur sudah dalam keadaan sakit dan penglihatannya kurang jelas,” ungkapnya.(Albin)

Perumda Pasar Tohaga-Disdagin Kabupaten Bogor Hadirkan Alat Pos Ukur Ulang di Pasar Ciluar

0

Bogordaily.net – Perumda Pasar Tohaga bersama Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Bogor menghadirkan alat pos ukur ulang di Pasar Ciluar.

Adapun, fasilitas ini menjadi bentuk nyata sinergi antara Pemerintah dan pengelola pasar dalam menjaga kepercayaan di setiap transaksi jual beli.

Hal tersebut dilakukan agar dapat dengan mudah memastikan ketepatan timbangan. Sehingga tidak ada pihak yang dirugikan.

Dirut Perumda Pasar Tohaga Haris Setiawan menjelaskan bahwa, dengan adanya alat pos ukur ulang bisa menjadi solusi bagi para konsumen, untuk dapat melakukan pengecekan kembali berat timbangan usai berbelanja.

“Mudah-mudahan dengan adanya alat pos ukur ulang ini menjadi maslahat untuk kita semua, khususnya seluruh konsumen masyarakat Kabupaten Bogor,” kata Haris Setiawan, Jum’at 17 Oktober 2025.

Tentunya untuk dapat meyakinkan kembali berat timbangan yang sudah ada di pasar, dan dapat di cek ulang dengan timbangan pos ukur ulang yang telah disediakan,” tambahnya.

Ia berharap, para pedagang juga nantinya bisa dapat menyesuaikan berat timbangan ketika konsumen berbelanja untuk terus menyakinkan para konsumen agar berbelanja di pasar rakyat Kabupaten Bogor.(Albin)

Melonjak! Segini Harga Emas Antam Jumat 17 Oktober 2025

0

Bogordaily.net – Simak dan cek harga emas logam mulia (LM) Antam yang dijual per gram pagi ini per gram di pagi hari ini yang melonjak naik, Jumat 17 Oktober 2025.

Antam tetap menyediakan berbagai ukuran berat emas lm mulai dari yang terkecil, yaitu 0,5 gram, hingga yang terbesar, 1.000 gram.

Harga Emas Antam Jumat 17 Oktober 2025

Segini harga emas produksi Antam :

Harga emas 0,5 gram: Rp 1.241.500
Harga emas 1 gram: Rp 2.383.000
Harga emas 5 gram: Rp 11.690.000
Harga emas 10 gram: Rp 23.325.000
Harga emas 25 gram: Rp 58.187.000
Harga emas 50 gram: Rp 116.295.000
Harga emas 100 gram: Rp 232.512.000
Harga emas 250 gram: Rp 581.015.000
Harga emas 500 gram: Rp 1.161.820.000
Harga emas 1.000 gram: Rp 2.323.600.000

Manfaat Beli Emas Logam Mulia

1. Nilainya Stabil

Salah satu hal yang membuat banyak orang berminat menabung emas yaitu karena nilai emas stabil.

Walaupun terkadang mengalami penurunan nilai, namun nilainya cenderung naik dari waktu ke waktu.

Harga yang stabil membuat banyak investor emas bisa mendapatkan keuntungan besar di masa yang akan datang.

2. Modal Awal Relatif Kecil

Sejauh ini mungkin banyak di antara kita yang mengira bahwa tabungan emas memerlukan modal awal yang besar. Padahal, menabung emas bisa dimulai dari nominal kecil.

Anda dapat menabung emas Antam mulai dari 0,01 gram dengan biaya fasilitas penitipan emas per tahun sebesar Rp30.000.

3. Likuiditas Tinggi

Keunggulan tabungan emas Antam lainnya yaitu likuiditasnya tinggi atau mudah dicairkan.

Anda dapat mencairkan tabungan emas dalam bentuk emas batangan atau uang tunai sesuai saldo gram emas yang dimiliki.

Lembaga penyedia tabungan emas ini biasanya menyediakan fasilitas buyback atau beli kembali emas.

Misalnya, saat Anda memiliki tabungan emas, Anda dapat menjualnya kembali dengan nominal minimal sesuai ketentuan yang berlaku.

4. Bisa Menjadi Jaminan Gadai

Ketika Anda membutuhkan uang dalam waktu cepat, namun tidak ingin menjual emas yang dimiliki.

Maka Anda bisa menjadikan emas tersebut sebagai jaminan. Hal ini dikarenakan, emas memiliki nilai ekonomis, sehingga dapat dijadikan sebagai jaminan.

Tak hanya itu, nilai gadai emas juga lebih tinggi dibandingkan barang lain karena harganya sudah diketahui pasti.

Dengan memilih gadai, emas yang dijadikan sebagai jaminan tidak akan berpindah kepemilikannya.

Emas tersebut tetap menjadi milik Anda dan saat ada uang lagi, Anda dapat menebus emas tersebut kembali.

Demikian update harga emas LM Antam per gram hari ini yang dijual Pegadaian, Jumat 17 Oktober 2025.***

Ramalan Cuaca Kota Bogor Jumat 17 Oktober 2025, Cek di Sini!

0

Bogordaily.net – Cek ramalan cuaca dari BMKG untuk Kota Bogor pagi hari ini, Jumat 17 Oktober 2025 diperkirakan hujan ringan sepanjang hari.

Kota Bogor yang dikenal dengan julukan Kota Hujan memang kerap kali mengalami perubahan cuaca yang cepat dan tak terduga.

Oleh karena itu, mengetahui kondisi cuaca secara akurat sangat penting agar aktivitas harian Anda tidak terganggu, baik saat berangkat kerja, sekolah, maupun beraktivitas di luar ruangan.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah merilis prakiraan cuaca khusus untuk wilayah Bogor dan sekitarnya. Hari ini Bogor diperkirakan berawan seharian.

Informasi ini mencakup prediksi suhu, kelembapan, potensi hujan, dan peringatan dini cuaca ekstrem jika ada.

Jadi, pastikan Anda menyimak ulasan lengkapnya agar bisa lebih waspada dan menyesuaikan rencana kegiatan Anda sepanjang hari ini.

Ramalan Cuaca Bogor Jumat 17 Oktober 2025

Berikut adalah prakiraan cuaca lengkap di masing-masing wilayah Kota Bogor:

Bogor Selatan

Cuaca: Hujan Ringan
Suhu: 22-30°C
Kelembapan: 59–95%

Bogor Timur

Cuaca: Hujan Ringan
Suhu: 22-30°C
Kelembapan: 57–93%

Bogor Tengah

Cuaca: Hujan Ringan
Suhu: 24-32°C
Kelembapan: 50-91%

Bogor Barat

Cuaca: Hujan Ringan
Suhu: 24-32°C
Kelembapan: 50–91%

Bogor Utara

Cuaca: Hujan Ringan
Suhu: 24-32°C
Kelembapan: 54–91%

Tanah Sareal

Cuaca: Hujan Ringan
Suhu: 24–33°C
Kelembapan: 50–91%

Walau cerah, untuk jaga-jaga apabila memiliki kegiatan di luar rumah, disarankan untuk selalu membawa perlengkapan seperti jas hujan atau payung.

Jangan lupa mengenakan pakaian hangat untuk menjaga tubuh tetap nyaman di suhu yang relatif sejuk.

Selain itu, konsumsi vitamin dan cukup istirahat sangat penting untuk menjaga daya tahan tubuh Anda di tengah cuaca yang basah dan lembap.

BMKG secara rutin menyediakan pembaruan cuaca untuk seluruh wilayah Indonesia, termasuk Kota Bogor.

Anda dapat memantau akun resmi media sosial BMKG di Instagram atau Twitter untuk mendapatkan informasi terkini tentang prakiraan cuaca, suhu, kecepatan angin, dan tingkat kelembapan udara.

Demikian ramalan cuaca Kota Bogor untuk Jumat 17 Oktober 2025. Semoga informasi ini membantu Anda dalam merencanakan aktivitas harian dengan lebih baik.***

Glamping Dekat Jakarta, D’Rajih Nature Camp Tawarkan Pengalaman Mewah di Kaki Gunung Salak

0

Bogordaily.net – Liburan gak harus jauh-jauh. Kadang, yang kita butuhkan cuma udara segar, suasana tenang, dan tempat yang membuat pikiran kembali jernih.

Itulah yang ditawarkan D’Rajih Nature Camp, destinasi glamping nyaman di kaki Gunung Salak, Bogor. Hanya dua jam dari Jakarta, tempat ini jadi oase bagi mereka yang ingin “healing” tanpa repot.

Begitu tiba di lokasi, aroma tanah basah dan semilir angin pegunungan langsung menyapa.

Tenda-tenda glamping berdiri rapi di tengah pepohonan rindang, dengan fasilitas lengkap yang membuat pengunjung serasa menginap di hotel bintang empat versi alam.

Air mineral galon, alat makan, hingga tempat tidur empuk sudah disiapkan. Tidak perlu bawa perlengkapan camping ribet—cukup datang dan nikmati suasananya.

Harga menginap di D’Rajih Nature Camp pun terbilang ramah di kantong. Mulai dari Rp500 ribuan per malam, pengunjung bisa menikmati pengalaman tidur di tengah alam dengan view spektakuler ke arah Gunung Salak.

Tempat ini cocok untuk siapa saja—keluarga yang ingin quality time, pasangan yang butuh suasana romantis, atau sahabat yang ingin kabur sejenak dari hiruk-pikuk kota.

Bukan cuma tidur di alam, di sini pengunjung juga bisa menikmati aktivitas seru seperti BBQ malam, api unggun, hingga trekking ringan menyusuri alam sekitar.

Suasana malamnya begitu syahdu, dengan langit berbintang dan suara serangga yang menenangkan.

Kalau kamu bosan dengan liburan mall atau kafe, glamping di D’Rajih Nature Camp bisa jadi pilihan cerdas.

Dekat dari Jakarta, nyaman, dan penuh kesederhanaan yang menyegarkan. Tapi ingat, tempat ini sering full booked di akhir pekan. Jadi, lebih baik booking lebih awal sebelum kehabisan slot.***

Menteri UMKM: Penyaluran KUR Sektor Produksi Cetak Sejarah Baru

0

Bogordaily.net – Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman menyatakan bahwa penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk sektor produksi berhasil menembus angka 60,5 persen dalam kurun waktu satu tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

“Sepanjang sejarah program KUR di Indonesia, Alhamdulillah pada Oktober 2025 untuk pertama kalinya kita berhasil menembus penyaluran KUR sektor produksi di angka 60,5 persen,” ujar Menteri Maman di Jakarta, Kamis (16/10).

Pada tahun 2025, pemerintah telah mengalokasikan plafon KUR sebesar Rp300 triliun. Hingga 6 Oktober 2025, realisasi penyaluran telah mencapai Rp206,2 triliun yang disalurkan kepada 3,5 juta debitur. Dari jumlah tersebut, alokasi KUR untuk sektor produksi melampaui target 60 persen, dengan total penyaluran mencapai Rp124,7 triliun.

Menteri Maman menambahkan, sebelumnya porsi penyaluran KUR untuk sektor produksi hanya berkisar di angka 50 persen. Fokus pada sektor produksi, lanjutnya, dilakukan karena memberikan dampak positif yang signifikan terhadap perekonomian nasional, mulai dari mendorong pertumbuhan konsumsi hingga menggerakkan roda ekonomi di daerah.

“Kalau kita ingin pertumbuhan ekonomi mencapai delapan persen, maka kita harus berani mengambil keputusan untuk mendorong seluruh likuiditas ke sektor produksi,” katanya.

Menurut Menteri Maman, selama satu tahun terakhir pemerintah benar-benar menekankan agar penyaluran KUR diprioritaskan untuk sektor produksi. “Oleh karena itu, selama kurang lebih satu tahun ini, kami tekankan betul agar KUR terus diprioritaskan untuk disalurkan ke sektor produksi,” katanya.

Ia juga menegaskan penyaluran KUR tidak boleh hanya berfokus pada aspek kuantitas, tetapi juga harus memperhatikan kualitas.

“Saya selalu tekankan selain kuantitas, harus ada kualitas dalam pendistribusian KUR. Karena ukuran peningkatan kualitas pendistribusian KUR dapat terlihat dari efeknya terhadap pertumbuhan ekonomi, termasuk sektor konsumsi dan lainnya,” kata Maman.

Selain mendorong pembiayaan sektor produksi, Kementerian UMKM juga berfokus pada pembangunan sistem digitalisasi dan integrasi data UMKM selama satu tahun terakhir. Upaya ini bertujuan agar pemerintah memiliki basis data yang lebih akurat untuk pengambilan kebijakan.

“Kami juga sedang membangun sistem digitalisasi berbentuk super apps yang rencananya akan dirilis pada akhir 2025. Tujuannya untuk mendapatkan basis data yang akurat mengenai posisi, permasalahan, hingga perkembangan UMKM sehingga intervensi kebijakan yang diberikan dapat tepat sasaran,” katanya.***

Masyarakat Peduli Cagar Budaya Desak Pembangunan Jalan Lawang Gintung Tak Rusak Situs Sejarah

0

Bogordaily.net – Isu pembangunan jalan di kawasan Lawang Gintung, Kecamatan Bogor Selatan, kembali menjadi sorotan publik.

Kelompok Masyarakat Peduli Cagar Budaya (MPCB) menegaskan komitmennya untuk memastikan proyek tersebut berjalan tanpa merusak situs sejarah dan kepentingan budaya masyarakat Sunda Bogor.

Ketua MPCB, Santi Chintya Dewi, S.H., bersama timnya telah mengirimkan tiga surat resmi kepada pihak terkait di Kota Bogor, yaitu Kapolresta Bogor Kota, Dinas PUPR, dan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud).

Surat-surat tersebut berisi permohonan informasi dan pemberitahuan adanya potensi pelanggaran hukum terkait pembangunan akses jalan di kawasan Lawang Gintung.

Adapun surat tersebut meliputi:

  1. Surat kepada Kapolresta Bogor Kota Nomor 161025/MPCB/Lawanggintung/Bgr-Selatan/X/2025, berisi pemberitahuan upaya hukum jika terbukti adanya pelanggaran hukum.
  2. Surat kepada Kadis PUPR Kota Bogor Nomor 151025/MPCB-Sumur7/Lawanggintung/Bgr-Selatan/X/2025, terkait permohonan peta pembangunan jalan dan jawaban tertulis.
  3. Surat kepada Kadisparbud Kota Bogor Nomor 141025/MPCB-Sumur7/Lawanggintung/Bgr-Selatan/X/2025, mengenai permohonan jawaban resmi dari instansi terkait.

Dalam Legal Memorandum bertajuk Konseptual Penyelesaian Lahan di Jalan Lawang Gintung untuk Kepentingan Umum, Sejarah, dan Pribadi (2018–2025), MPCB menyampaikan enam poin utama.

Salah satunya, pembangunan jalan tetap dapat dilanjutkan selama tidak mengganggu kawasan sejarah dan objek diduga cagar budaya (ODCB) di lokasi tersebut.

“Pembangunan jalan memang penting untuk kepentingan umum. Namun, kami ingin memastikan tidak ada satu pun situs sejarah yang rusak atau berubah fungsi,” tegas Santi.

MPCB Ajak Pemda dan Masyarakat Sunda Bogor Kolaborasi

MPCB juga mengapresiasi langkah Pemerintah Daerah Kota Bogor yang bersedia berkolaborasi dengan masyarakat Sunda Bogor, terutama para penggiat budaya.

Kolaborasi ini bertujuan melakukan pengawasan langsung di lapangan agar pembangunan tidak melewati kawasan bersejarah, seperti Dayeuh Pakuan Pajajaran.

Salah satu tokoh masyarakat, Abdurahman Bazenet, disebut secara sukarela menyerahkan sebagian lahan bernilai sejarah kepada masyarakat Sunda Bogor.

Lahan tersebut diusulkan untuk ditetapkan sebagai Kawasan Dayeuh Pakuan Pajajaran oleh Disparbud Kota Bogor.

Peringatan Hukum bagi Penghalang Proyek

MPCB juga menyoroti adanya potensi gangguan terhadap proyek pembangunan jalan.

Dalam rilisnya, MPCB mengingatkan bahwa tindakan menghalangi proyek pembangunan yang tidak berada di kawasan sejarah dapat dijerat pasal pidana sesuai KUHP Pasal 207–241 dan UU No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

Sanksinya dapat berupa kurungan, denda, atau keduanya, tergantung bukti pelanggaran di lapangan.

“Kami mendukung pembangunan untuk kepentingan publik, tetapi harus ada batas jelas agar cagar budaya tetap terlindungi,” tambah Santi.

Kolaborasi Pemerintah dan MPCB

Menindaklanjuti surat tersebut, MPCB mengaku telah menerima tanggapan dari pihak Kepolisian dan dinas terkait.

Hasilnya, disepakati adanya kolaborasi sistematis antara Pemerintah Kota Bogor, Polresta Bogor Kota, dan MPCB untuk menyeimbangkan dua kepentingan besar:
pembangunan jalan untuk masyarakat umum, serta pelestarian kawasan sejarah yang menjadi identitas masyarakat Sunda Bogor.

MPCB menegaskan akan terus mengawal pelaksanaan UU Nomor 11 Tahun 2010 tentang Cagar Budaya, sebagai dasar perlindungan warisan sejarah di Kota Bogor.***

Kemenkop Perkuat Kopdes Merah Putih Menjadi Agregator Produk Pangan

0

Bogordaily.net – Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono mengakui, dalam mengembalikan peran strategis koperasi sebagai badan usaha yang diamanatkan dalam konstitusi Undang-Undang Dasar (UUD) 1945 pasal 33 menghadapi tantangan besar. Kini di era Presiden Prabowo Subianto kini berkomitmen, mengembalikan ‘khitah’ ekonomi nasional sesuai dengan konstitusi, di mana Pemerintah hadir dan aktif mengatur pasar.

“Dalam konteks ini, Kemenkop dituntut untuk bergerak cepat dalam digitalisasi dan tata kelola koperasi, agar dapat bersaing dan berkontribusi lebih besar dalam perekonomian,” kata Menkop Ferry Juliantono saat menjadi panelis dalam acara Talkshow 1 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran di Jakarta, Kamis (16/10/2025).

Menkop Ferry menyampaikan, salah satu langkah besar yang diambil pemerintah adalah pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih sebagai salah satu pilar utama ekonomi rakyat. Melalui Instruksi Presiden (Inpres) No.9 Tahun 2025 terkait percepatan pembentukan kopdes yang melibatkan 18 kementerian/lembaga, serta keluarnya Perpres No. 9 Tahun 2025 terkait Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Pembentukan Kopdes/Kel Merah Putih, Kemenkop berhasil meluncurkan dan melegalisasi pembentukan 80 ribu Kopdes Merah Putih di seluruh Indonesia.

“Sudah terlalu lama masyarakat desa hanya menjadi objek dalam sistem ekonomi, bukan pelaku utama. Melalui Kopdes/Kel Merah Putih, masyarakat desa kini menjadi subjek ekonomi yang memiliki badan usaha sendiri,” kata Ferry.

Menkop mengatakan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih diarahkan menjadi aggregator produk pertanian di desa melalui penyediaan coldstorage untuk memperpanjang umur hasil panen pertanian. Dengan menjadi offtaker juga dapat memenuhi kebetuhan masyarakat desa misalnya tanaman pangan yang dilengkapi pengering (dryer).

Namun, tantangan lain yang dihadapi adalah keterbatasan infrastruktur dasar seperti listrik dan internet di banyak desa.
Selain itu, data desa yang akurat dan lengkap masih minim, sehingga sulit untuk mengoptimalkan potensi dan aset desa secara maksimal.

Dalam mengatasi hal tersebut, Kemenkop mengembangkan sistem pengumpulan data sendiri dengan menggunakan teknologi drone geospasial dan melatih masyarakat desa sebagai responden lapangan. Hasilnya, terkumpul 280 parameter data yang mendukung pengembangan kopdes di seluruh desa.

Setelah pembentukan dan pengumpulan data, Kemenkop melakukan relaksasi regulasi mulai dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu) hingga kementerian terkait lainnya. “Hal ini memungkinkan Kopdes Merah Putih mendapatkan waktu dan ruang untuk operasionalisasi secara efektif,” ujarnya

Kini, Kopdes Merah Putih mulai menjalankan fungsi sebagai off-taker kebutuhan masyarakat desa, seperti penyediaan pengering (dryer) untuk tanaman pangan dan turbin untuk produksi sayur-sayuran, yang selama ini terhambat, karena minimnya fasilitas cold storage di desa.

Presiden Prabowo, sebut Menkop, juga menegaskan pentingnya kedaulatan pangan (food sovereignty) yang didasarkan pada potensi dan kekuatan ekonomi lokal.

“Kami percaya Presiden Prabowo berhasil menjaga stabilitas pangan nasional, sehingga harga pangan tetap terkendali dan ketahanan pangan terjaga,” katanya.

Dengan langkah strategis ini, koperasi desa diharapkan menjadi tulang punggung baru dalam membangun ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan di Indonesia.

*Implementasi Asta Cita Ke-6*

Menkop Ferry menyebut, Asta Cita ke-6 yakni, Membangun dari Desa dan Dari Bawah, untuk pertumbuhan ekonomi, pemerataan ekonomi, dan pemberantasan kemiskinan.

Di mana banyak terjadi problem sosial di desa, masih banyak praktek rentenir masyarakat. Masih adanya terlalu berkuasa middle man membuat harga di tingkat konsumen tak terkendali.

“Insya Allah dengan mulai operasionalisasi Kopdes Merah Putih pada Oktober ini, fungsi Kopdes bisa dieksekusi dengan sebaik-baiknya,” ungkapnya.

Di mana koperasi menjadi penyalur sehingga memperpendek mata rantai, membuat harga terjangkau dan terjadi perputaran ekonomi di masyarakat desa. “Target pertumbuhan ekonomi akan hanya bisa tercapai di 8 persen, jika ada pertumbuhan ekonomi di desa-desa,” tutur Ferry.***