Home Blog Page 59

Peduli Lingkungan, Mahasiswa UBSI Lakukan Pengabdian Masyarakat

0

Bogordaily.net – Mahasiswa Program Studi Sistem Informasi Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) melaksanakan kegiatan peduli lingkungan dan pengabdian kepada masyarakat.

Adapun, kegiatan ini mengusung tema ‘Ngobrol Asik, Belajar Bermakna: Penguatan Komunikasi dan Nilai Dasar Islam pada Anak Panti Asuhan Al-Hasanat’ di Panti Asuhan Yatim Piatu Al-Hasanat, Pancoran, Jakarta Selatan.

Kegiatan itu bertujuan untuk meningkatkan rasa percaya diri anak-anak dalam berkomunikasi, serta memperkuat pemahaman nilai-nilai keislaman melalui pendekatan yang santai, interaktif dan menyenangkan.

Berbagai aktivitas seperti ice breaking, sharing session, games edukatif, dan diskusi ringan dilakukan untuk menciptakan suasana belajar yang nyaman dan penuh makna.

Ketua pelaksana kegiatan, Syukria Mawarda menyampaikan bahwa, program itu menjadi bentuk nyata kepedulian mahasiswa terhadap lingkungan sosial, khususnya dalam mendukung pengembangan karakter dan kemampuan komunikasi anak-anak panti asuhan.

Selain memberikan materi edukatif, panitia juga menyerahkan bingkisan dan bantuan sebagai bentuk dukungan moral serta kepedulian sosial kepada anak-anak Panti Asuhan Al-Hasanat.

“Kegiatan berlangsung dengan penuh antusiasme dan mendapat sambutan positif dari pengurus panti maupun peserta,” ujar Syukria, Selasa 19 Mei 2026.

Menurutnya, anak-anak panti asuhan dapat tumbuh menjadi pribadi yang lebih percaya diri, komunikatif, serta memiliki nilai akhlak dan spiritual yang kuat dalam kehidupan sehari-hari.

Sementara itu, UBSI juga berharap kegiatan pengabdian masyarakat seperti itu dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bentuk kontribusi positif dunia pendidikan kepada masyarakat.

(Albin)

Ukir Prestasi Internasional, Marapthon Pecahkan Rekor Guinness World Records

0

Bogordaily.net – Kabar membanggakan datang dari komunitas kreator konten AAA Clan atau Marapthon. Secara mengejutkan, sejumlah member mereka berhasil mencetak prestasi internasional dengan masuk ke dalam daftar Guinness World Records.

Prestasi tersebut langsung menjadi perbincangan hangat di media sosial. Banyak penggemar mengaku bangga karena pencapaian itu dinilai unik, tidak biasa, dan berhasil membawa nama kreator Indonesia ke level internasional.

Salah satu rekor yang berhasil dipecahkan adalah kategori “Most sticky notes stuck on the body in 30 seconds”, yaitu jumlah sticky notes terbanyak yang ditempel di tubuh dalam waktu 30 detik.

Rekor tersebut berhasil diraih oleh Mister Aloy dan Garry setelah sukses menempelkan 39 sticky notes hanya dalam waktu setengah menit.

Tantangan ini bukan hal mudah. Selain membutuhkan kecepatan, peserta juga harus memiliki koordinasi dan strategi yang tepat agar sticky notes dapat menempel maksimal dalam waktu yang sangat singkat.

Tak hanya itu, member lainnya yakni Tierson juga berhasil mengukir prestasi dunia. Ia mencatat rekor untuk kategori “Most viewers of a birthday party livestream on YouTube”, yaitu siaran ulang tahun dengan jumlah penonton terbanyak di YouTube.

Keberhasilan para member AAA Clan ini pun menuai banyak apresiasi dari penggemar di media sosial.

Banyak yang menilai pencapaian tersebut menjadi bukti bahwa kreator konten Indonesia mampu bersaing dan menciptakan prestasi di tingkat dunia.

Prestasi ini sekaligus menjadi momen bersejarah bagi AAA Clan, yang kini tak hanya dikenal sebagai grup kreator hiburan, tetapi juga sebagai pemegang rekor dunia resmi Guinness World Records.***

Diminta Qatar dan Arab Saudi, Trump Tunda Operasi Militer ke Iran

0

Bogordaily.net – Donald Trump memutuskan menunda rencana serangan militer baru terhadap Iran setelah mendapat permintaan langsung dari para pemimpin negara-negara Teluk untuk menghindari eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah.

Keputusan tersebut disampaikan Trump melalui unggahan di platform media sosial miliknya, Truth Social, pada Senin lalu.

Dalam pernyataannya, Trump mengungkapkan bahwa penundaan dilakukan karena saat ini sedang berlangsung negosiasi serius terkait situasi antara AS dan Iran.

“Saya telah diminta oleh Emir Qatar Tamim bin Hamad Al Thani, Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman Al Saud, dan Presiden Uni Emirat Arab Mohamed bin Zayed Al Nahyan untuk menunda serangan militer yang direncanakan terhadap Republik Islam Iran, yang dijadwalkan besok, karena negosiasi serius sedang berlangsung,” tulis Trump.

Trump juga menyebut para pemimpin negara Teluk meyakini bahwa, jalur diplomasi masih memungkinkan untuk menghasilkan kesepakatan yang dapat diterima semua pihak.

“Menurut mereka, selaku Pemimpin dan Sekutu yang Hebat, sebuah kesepakatan akan tercapai, yang akan sangat dapat diterima oleh Amerika Serikat serta semua negara di Timur Tengah dan sekitarnya,” tambahnya.

Meski demikian, Trump tetap memberikan peringatan keras kepada Iran. Ia menegaskan bahwa jika negosiasi gagal mencapai hasil yang dianggap memuaskan, maka AS siap melancarkan serangan besar-besaran.

Hingga kini belum diketahui secara pasti bentuk terobosan yang sedang dibahas dalam negosiasi tersebut. Namun, isu utama yang menjadi sorotan adalah program nuklir Iran yang selama ini menjadi perhatian Washington dan sekutunya.

“Kesepakatan ini akan mencakup, yang terpenting, TIDAK AKAN ADA SENJATA NUKLIR UNTUK IRAN!” tulis Trump dalam unggahannya.

Keputusan penundaan serangan ini sekaligus menunjukkan meningkatnya peran negara-negara Teluk dalam meredam potensi konflik besar di kawasan.

Situasi pun masih terus dipantau dunia internasional mengingat ketegangan antara Washington dan Teheran berpotensi memengaruhi stabilitas global, termasuk sektor energi dan keamanan kawasan Timur Tengah.***

Momen Haru Anang Hermansyah dan Ashanty Pamit Haji

0

Bogordaily.net – Pasangan selebriti Anang Hermansyah dan Ashanty menggelar pengajian jelang keberangkatan mereka ke Tanah Suci untuk menunaikan ibadah haji.

Momen penuh haru tersebut dibagikan melalui unggahan terbaru di akun Instagram masing-masing dan langsung mencuri perhatian publik.

Dalam potret yang diunggah, Anang dan Ashanty terlihat kompak bersama keluarga mengenakan busana bernuansa baby blue.

Suasana hangat dan penuh kekeluargaan tampak begitu terasa dalam acara tersebut. Turut hadir pula kekasih Azriel Hermansyah, yakni Sarah Menzel, yang tampil dengan pakaian abu-abu kecokelatan.

Tak hanya membagikan momen kebersamaan, keduanya juga menyampaikan pesan menyentuh berisi permintaan maaf serta doa agar perjalanan ibadah mereka diberikan kelancaran.

“Bismillah… Sebelum melangkah ke Tanah Suci, dari lubuk hati yang paling dalam, kami memohon maaf atas segala salah, lisan, maupun perbuatan. Mohon keikhlasannya agar perjalanan ibadah ini diterima dan menjadi haji yang mabrur,” tulis mereka di keterangan unggahan Instagram masing-masing, Senin 18 Mei 2026.

Unggahan tersebut pun langsung dibanjiri doa dan dukungan dari para penggemar serta netizen yang ikut terharu melihat persiapan ibadah haji pasangan tersebut.

Tak berhenti sampai di situ, melalui Instagram Story pribadinya, Ashanty kembali meminta doa restu dari masyarakat agar seluruh rangkaian ibadah mereka diberikan kemudahan dan kesehatan.

“Mohon keikhlasan dan doa restunya agar perjalanan ibadah ini dimudahkan, dilancarkan, diberikan kesehatan, dan kelak menjadi haji yang mabrur. Semoga Allah SWT juga segera memanggil teman-teman semua untuk bisa berkunjung ke Baitullah. Aamiin ya Rabbal Alamin,” tulisnya.

Respons positif pun membanjiri kolom komentar unggahan mereka. Banyak netizen yang turut mendoakan agar Anang dan Ashanty dapat menjalankan ibadah dengan lancar hingga kembali ke Tanah Air dalam keadaan sehat.

“Selamat menjalankan ibadah haji. Semoga diberikan kesehatan, dilancarkan serta diberikan haji yang mabrur dan selalu dalam lindangan Allah SWT,” tulis seorang netizen.

“Masya Allah, lancar-lancar di Mekkah dan Madinah. Sehat-sehat selama melaksanakan rangkaian ibadahnya dan kembali ke Indonesia dengan selamat dan tanpa ada kekurangan satu apa pun, aamiin,” komentar netizen lainnya.

Momen pengajian ini sekaligus menjadi bentuk pamitan Anang dan Ashanty sebelum menjalankan salah satu ibadah terbesar dalam Islam. Suasana haru, hangat, dan penuh doa pun terasa menyelimuti keberangkatan pasangan selebriti tersebut menuju Tanah Suci.***

Menteri Maman Siapkan Aturan Pelindungan dan Perkuatan Ekosistem Digital UMKM

0

Bogordaily.net – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sedang menyusun Peraturan Menteri (Permen) tentang Pelindungan dan Peningkatan Daya Saing UMKM sebagai langkah memperkuat ekosistem perdagangan digital yang sehat, adil, dan berkelanjutan di tengah dinamika biaya layanan platform e-commerce yang kerap membebani pengusaha UMKM.

Hal tersebut disampaikan Menteri UMKM Maman Abdurrahman saat menghadiri rapat kerja bersama Komisi VII DPR RI didampingi Wakil Menteri UMKM Helvi Moraza di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin 18 Mei 2026.

“Kementerian UMKM berkepentingan menjaga ekosistem yang adil. Permen ini sudah diharmonisasi bersama Kementerian Hukum dan saat ini memasuki tahap perundang-undangan di Kementerian Sekretariat Negara,” kata Menteri Maman.

Menurut Maman, Permen Pelindungan dan Peningkatan Daya Saing UMKM akan mengatur sedikitnya lima persoalan utama yang selama ini dihadapi pengusaha UMKM di platform e-commerce.

Salah satu poin penting ialah penyederhanaan nomenklatur komponen biaya layanan marketplace agar lebih transparan, mudah dipahami, dan tidak membingungkan pengusaha UMKM.

Ia menjelaskan, selama ini masing-masing platform menggunakan istilah biaya layanan yang berbeda-beda sehingga terkesan kompleks dan memberatkan.

Padahal, pada dasarnya biaya yang dibebankan kepada seller UMKM hanya mencakup biaya pendaftaran, biaya layanan, dan biaya promosi.

“Kami juga ingin memberikan insentif kepada usaha mikro dan kecil yang berjualan di marketplace. Insentif tersebut berupa potongan 50 persen terhadap biaya layanan platform e-commerce,” ujar Menteri Maman.

Untuk memperoleh insentif tersebut, pengusaha usaha mikro dan kecil diwajibkan tergabung dalam sistem SAPA UMKM yang nantinya terintegrasi dengan sistem marketplace.

Menteri Maman menegaskan, Permen tersebut juga akan mengatur larangan bagi marketplace untuk menaikkan tarif biaya layanan secara mendadak tanpa pemberitahuan kepada seller UMKM.

Menurutnya, perubahan biaya yang dilakukan secara tiba-tiba dapat mengganggu arus kas dan keberlangsungan bisnis pengusaha UMKM.

Melalui aturan tersebut, pemerintah juga akan memastikan adanya kontrak jangka panjang antara marketplace dan seller sehingga tarif biaya layanan tetap berlaku selama satu tahun.

“Apabila marketplace ingin menaikkan atau merevisi biaya layanan, harus memberitahukan tiga bulan sebelumnya agar usaha mikro dan kecil memiliki kesempatan mempersiapkan diri. Jangan tiba-tiba dinaikkan karena akan menjadi beban bagi mereka,” kata Menteri Maman.

Selama proses penyusunan Permen Pelindungan dan Peningkatan Daya Saing UMKM berlangsung, Menteri Maman meminta pengelola platform e-commerce untuk tidak menaikkan tarif biaya layanan kepada seller UMKM guna menghindari kesalahpahaman di lapangan.

Ia juga menegaskan bahwa, Kementerian UMKM tidak akan ragu memberikan sanksi kepada pihak-pihak yang melanggar ketentuan sesuai mekanisme yang diatur dalam Permen tersebut.

“Permen Pelindungan dan Peningkatan Daya Saing UMKM akan berlaku efektif setelah proses perundang-undangan selesai dan mekanisme integrasi sistem dengan SAPA UMKM tuntas dilakukan,” kata Menteri Maman.***

Penjualan Hewan Kurban di Nanggewer Bogor Mulai Ramai, Harga Kambing dan Sapi Naik Jelang Iduladha 2026

Bogordaily.net – Menjelang Hari Raya Iduladha 2026, aktivitas penjualan hewan kurban mulai ramai di berbagai wilayah Kabupaten Bogor. Salah satu titik penjualan yang mulai dipadati calon pembeli berada di kawasan Nanggewer, Kampung Tarikolot, Jalan Sirojul Munir.

 

Yantie Rachim Tinjau Posyandu Bantarjati, Program MBG Bikin Anak Tak Lagi Jajan Sembarangan

Bogordaily.net – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Bogor, Yantie Rachim, melakukan kunjungan langsung ke Posyandu Flamboyan RW 09, Kelurahan Bantarjati, Kecamatan Bogor Utara, Senin (18/5/2026).

Wanprestasi dalam Kerja Sama Bisnis Antara Kelalaian dan Tanggung Jawab Hukum

0

Bogordaily.net – Dalam dunia bisnis, kontrak atau perjanjian memiliki peran krusial karena merupakan landasan hukum dalam menjalankan kerja sama antarindividu, perusahaan, maupun instansi pemerintahan. Melalui kontrak, setiap pihak mengetahui hak dan kewajibannya sehingga hubungan kerja sama berjalan dengan sangat baik dan saling menguntungkan. Namun pada kenyataannya, masih banyak individu atau perusahaan yang tidak menjalankan isi kontrak sesuai kesepakatan bersama. Tindakan ini disebut dengan wanprestasi.

Wanprestasi dapat berupa keterlambatan dalam memenuhi kewajiban, tidak melaksanakan kewajiban dalam perjanjian, hingga memutus kontrak kerja sama secara sepihak. Akibatnya, pihak lain dapat mengalami kerugian materi maupun kepercayaan dalam hubungan kerja sama di masa yang akan datang. Fenomena ini menunjukkan bahwa kesadaran dalam memenuhi kewajiban perjanjian kerja sama masih rendah di beberapa perusahaan.

Selain itu, terdapat juga kasus antara PT Bara Asia Contractor dan PT Ratu Mega Indonesia terkait kewajiban pengembalian dana sebesar 500.000 dolar AS yang tidak dipenuhi. Perkara tersebut menunjukkan bahwa isi perjanjian dapat menimbulkan konflik dan merusak hubungan kerja sama bisnis.

Menurut saya, kasus-kasus seperti ini harus menjadi perhatian serius karena kontrak bukan cuma sekadar tulisan di atas kertas, tetapi merupakan bentuk tanggung jawab hukum yang harus dipatuhi oleh semua pihak.

Ingkar janji atau wanprestasi masih menjadi momok yang sering merusak hubungan kemitraan di sektor industri. Fenomena ini mencerminkan masih rendahnya komitmen sebagian pelaku usaha dalam mematuhi poin kemitraan yang telah disepakati.

Padahal, relasi bisnis yang sehat mutlak membutuhkan rasa saling percaya. Sekali komitmen dilanggar, jalinan kerja sama akan runtuh dan memicu kerugian finansial yang sistemik bagi pihak yang dirugikan.

Kasus pertama melibatkan PT Yutaka Trans Fabio melawan PT Tokai Rubber Indonesia. Merujuk laporan Jabarekspres.com (13 Maret 2025), Pengadilan Negeri Karawang resmi mengetok palu bahwa pihak tergugat bersalah atas tindakan wanprestasi.

Akar masalah bermula dari keputusan sepihak tergugat yang menghentikan kontrak penyediaan armada transportasi. Langkah sewenang-wenang ini dinyatakan melanggar hukum karena mengabaikan kesepakatan awal dan merugikan operasional mitra bisnisnya.

Link (https://jabarekspres.com/berita/2026/03/13/pt-yutaka-trans-fabio-menang-gugatan-wanprestasi-tegaskan-pentingnya-kepatuhan-perjanjian-bisnis )

Persoalan berikutnya menyeret PT Bara Asia Contractor dan PT Ratu Mega Indonesia. Melansir pemberitaan Beritasatu.com (7 Mei 2025), konflik dipicu oleh keengganan tergugat untuk mengembalikan dana simpanan senilai 500.000 dolar AS. Karena kewajiban finansial tersebut terus diabaikan dan tidak kunjung dibayar sesuai tenggat, pihak penggugat akhirnya memilih menempuh jalur hukum guna menuntut hak mereka yang hilang.

Link ( https://www.beritasatu.com/network/beritakotaid/610310/pt-bara-asia-contractor-gugat-pt-ratu-mega-indonesia-atas-dugaan-wanprestasi-rp-81-miliar )

Menurut pendapat saya, dari kedua kasus ini, terlihat jelas bahwa tanggung jawab moral dalam kontrak bisnis masih sering diabaikan oleh sebagian perusahaan. Kontrak itu bukan cuma urusan administrasi atau formalitas di atas kertas, melainkan ikatan hukum yang mengikat kedua belah pihak.

Begitu sebuah komitmen dilanggar dengan mudah, kredibilitas industri taruhannya. Imbasnya pun tidak berhenti pada level korporasi; para pekerja dan stabilitas operasional harian pasti ikut kena getahnya. Ketika konflik dibiarkan berlarut-larut, kerugian finansial yang masif hanyalah masalah waktu. Itulah mengapa kedisiplinan dalam menjaga janji bisnis harus berada di prioritas tertinggi.

Aksi ingkar janji dalam dunia usaha memicu rentetan efek domino yang sangat destruktif. Korban dari kelalaian ini harus menanggung pukulan telak pada stabilitas modal akibat hilangnya potensi pendapatan yang sudah diproyeksikan. Keadaan semakin memburuk lantaran jalinan sinergi antar-pelaku usaha akan langsung retak seketika akibat terkikisnya rasa saling percaya yang menjadi pilar utama kolaborasi. Selain itu, penyelesaian konflik di ranah hukum bukanlah perkara sederhana karena proses litigasi selalu menyedot anggaran besar dan menyita waktu produktif manajemen.

Di sisi lain, ancaman terbesar justru mengintai aspek non-material, yakni hancurnya citra korporasi di hadapan publik serta ekosistem industri. Entitas bisnis yang memiliki rekam jejak buruk dalam mematuhi memorandum kesepakatan bakal langsung dicap amatir. Akibatnya, mereka akan terisolasi dari pusaran pasar lantaran tidak ada lagi calon investor atau mitra strategis yang sudi mengambil risiko untuk membangun jaringan kerja sama di kemudian hari.

Sinergi yang sehat menuntut pemahaman mendalam atas draf kesepakatan oleh seluruh pihak sebelum ikatan hukum diresmikan, demi mengeliminasi risiko wanpretasi di masa depan. Selaras dengan hal tersebut, saluran komunikasi yang transparan wajib dirawat secara konsisten guna menjaga ritme kolaborasi tetap kondusif.

Jika di tengah jalan muncul batu sandungan, opsi dialog kekeluargaan serta jalur mediasi harus diposisikan sebagai langkah darurat utama ketimbang langsung menempuh jalur litigasi di meja hijau.

Kendati demikian, sanksi hukum yang rigid tetap harus ditegakkan tanpa pandang bulu terhadap para pelanggar komitmen sebagai instrumen preventif sekaligus efek jera. Melalui kombinasi kepatuhan legal dan adopsi etika dagang yang luhur, iklim korporasi akan tumbuh lebih suportif sekaligus menghasilkan profitabilitas yang berkeadilan bagi semua pelaku usaha.

Penulis berharap agar kasus wanprestasi dalam dunia bisnis dapat berkurang dengan meningkatnya kesadaran perusahaan terhadap pentingnya mematuhi isi kontrak atau perjanjian yang telah disepakati bersama. Setiap perusahaan seharusnya menjunjung tinggi tanggung jawab, profesionalisme, dan etika bisnis agar hubungan kerja sama dapat berjalan dengan baik dan saling menguntungkan.

Selain itu, penulis juga berharap agar penegakan hukum terhadap pelanggaran kontrak dapat dilakukan secara tegas dan adil sehingga memberikan efek jera bagi pihak yang tidak menjalankan kewajibannya. Dengan adanya kepastian hukum yang baik, maka kepercayaan dalam dunia usaha dapat meningkat dan menciptakan iklim bisnis yang lebih sehat di Indonesia.

Melalui pembahasan kasus-kasus wanprestasi ini, diharapkan masyarakat, khususnya mahasiswa, dapat memahami pentingnya hukum perjanjian dalam kehidupan bisnis serta menyadari bahwa setiap kontrak memiliki kekuatan hukum yang wajib dipatuhi oleh semua pihak.

Perselisihan hukum antara PT Yutaka Trans Fabio dengan PT Tokai Rubber Indonesia, serta konflik finansial yang menyeret PT Bara Asia Contractor dan PT Ratu Mega Indonesia, menjadi alarm keras bagi dunia usaha. Dua contoh riil ini membuktikan secara gamblang bahwa abai terhadap komitmen tertulis tidak hanya memicu kebocoran anggaran yang masif, tetapi juga seketika memutus tali sinergi yang telah dibangun.

Setiap entitas bisnis idealnya menyadari bahwa lembar kesepakatan memuat konsekuensi yuridis yang mengikat dan mutlak untuk dieksekusi. Ketika profesionalisme, rasa tanggung jawab, dan ketaatan pada aturan main dijadikan sebagai panglima dalam berasosiasi, roda niaga tidak hanya akan berputar lebih harmonis, namun juga mampu melahirkan ruang investasi yang aman, berkepastian hukum, serta akuntabel bagi seluruh pihak.

Penulis: Maulida Yoga Yudistira

Jamaah Haji Indonesia Bawa 100 Slop Rokok ke Arab Saudi, Koper Dibongkar Paksa Petugas Bandara Jeddah

0

Bogordaily.net -Meski aturan larangan membawa barang berlebihan sudah disosialisasikan setiap musim haji, masih saja ditemukan jamaah haji Indonesia yang nekat membawa rokok dalam jumlah tidak wajar saat berangkat ke Tanah Suci.

Kali ini, petugas keamanan di Bandara Internasional King Abdulaziz, Jeddah, Arab Saudi, membongkar paksa koper milik seorang jamaah haji Indonesia setelah hasil pemeriksaan X-ray menunjukkan adanya tumpukan barang mencurigakan yang menyerupai kemasan rokok.

Saat koper dibuka, petugas menemukan sekitar 100 slop rokok yang tersimpan di dalam bagasi jamaah tersebut.

Seluruh rokok itu akhirnya langsung disita karena dinilai melanggar ketentuan barang bawaan jamaah haji yang berlaku di Arab Saudi.

Petugas Curiga dari Hasil Pemeriksaan X-Ray

Kasus ini terungkap ketika koper jamaah melewati proses pemeriksaan menggunakan mesin X-ray di area bandara Jeddah.

Petugas keamanan mencurigai adanya barang dalam jumlah besar yang tampak tidak biasa di layar pemindai.

Setelah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, koper tersebut kemudian dibuka paksa oleh petugas bandara.

Ternyata, di dalam koper ditemukan tumpukan rokok dalam jumlah sangat besar yang diperkirakan mencapai sekitar 100 slop.

Jumlah tersebut jauh melampaui batas ketentuan yang diperbolehkan bagi jamaah haji.

Jamaah Hanya Diizinkan Membawa 2 Slop Rokok

Sesuai aturan yang berlaku, jamaah haji Indonesia hanya diperbolehkan membawa maksimal dua slop rokok untuk kebutuhan pribadi.

Karena itu, membawa rokok dalam jumlah besar dapat dikategorikan sebagai pelanggaran aturan barang bawaan dan berpotensi menimbulkan masalah saat pemeriksaan imigrasi maupun keamanan bandara.

Kepala Daerah Kerja (Daker) Bandara PPIH Arab Saudi, Abdul Basir, membenarkan adanya temuan tersebut.

“Nah, barang-barang itu setelah dicek ternyata ada rokok dalam jumlah yang cukup besar. Diperkirakan itu ada sekitar 100 slop dari salah satu embarkasi di Indonesia,” katanya.

Daftar Barang Tidak Wajar Jamaah Haji Bertambah

Kasus ini menambah daftar panjang temuan barang bawaan tidak wajar yang kerap dibawa sebagian jamaah haji Indonesia setiap musim keberangkatan.

Sebelumnya, petugas juga beberapa kali menemukan berbagai barang yang tidak sesuai ketentuan, mulai dari makanan berlebihan, barang dagangan, hingga benda tertentu yang dilarang masuk ke Arab Saudi.

Pihak penyelenggara ibadah haji pun terus mengingatkan jamaah agar mematuhi aturan bagasi demi kelancaran proses pemeriksaan di bandara.

Selain untuk menjaga keamanan penerbangan, kepatuhan terhadap aturan juga penting agar jamaah tidak mengalami kendala selama perjalanan menuju Tanah Suci.

Petugas haji kembali mengimbau seluruh jamaah Indonesia agar hanya membawa barang sesuai kebutuhan pribadi dan mematuhi batas maksimal barang bawaan.

Jamaah juga diminta memperhatikan aturan terkait rokok, cairan, makanan, hingga barang elektronik agar tidak terkena pemeriksaan khusus atau penyitaan di bandara Arab Saudi.(*)

Dedi Mulyadi Tertibkan PKL Cicadas Bandung, Pedagang Ditawari Kerja Jadi Penyapu Kota

0

Bogordaily.net – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi kembali menjadi sorotan publik usai melakukan penertiban pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Cicadas, Kota Bandung.

Langkah penataan tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk mengembalikan fungsi trotoar bagi pejalan kaki sekaligus menciptakan kawasan pasar yang lebih tertib, bersih, dan nyaman.

Namun di balik proses penertiban itu, perhatian publik justru tertuju pada cara Dedi Mulyadi berdialog langsung dengan para pedagang kecil yang selama ini mencari nafkah di area trotoar.

Salah satu momen yang ramai diperbincangkan terjadi ketika Dedi berbincang dengan seorang pedagang bernama Abah Haryoto.

Puluhan Tahun Berdagang di Trotoar Cicadas

Dilansir dari tayangan di kanal YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel, Abah Haryoto diketahui telah berjualan selama puluhan tahun di kawasan Cicadas.

Ia sehari-hari menggantungkan hidup dari sebuah kios kecil di trotoar yang menjual berbagai kebutuhan ringan seperti rokok, minuman, dan barang kebutuhan harian lainnya.

Dalam perbincangan tersebut, Abah mengaku penghasilannya tidak besar dan cenderung tidak menentu setiap harinya.

Kondisi itu membuat banyak warganet merasa iba terhadap perjuangan pedagang kecil yang tetap bertahan di tengah kondisi ekonomi yang sulit.

Dedi Mulyadi Tawarkan Solusi Pekerjaan Baru

Di tengah proses penertiban, Dedi Mulyadi menegaskan bahwa pemerintah tidak hanya fokus membongkar lapak pedagang, tetapi juga memikirkan keberlanjutan pekerjaan masyarakat kecil.

Karena itu, Dedi menawarkan solusi pekerjaan baru kepada Abah Haryoto setelah kiosnya dibongkar.

“Jadi Abah ganti pekerjaan jadi penyapu kota. Bangunannya dibongkar,” kata Dedi.

Pernyataan tersebut langsung menarik perhatian publik karena dinilai sebagai bentuk pendekatan yang lebih manusiawi dalam proses penataan kawasan kota.

Penataan Trotoar Jadi Fokus Pemprov Jabar

Penertiban PKL di kawasan Cicadas disebut menjadi bagian dari program penataan ruang publik di wilayah Jawa Barat.

Trotoar yang sebelumnya dipenuhi lapak pedagang diharapkan dapat kembali digunakan oleh pejalan kaki dengan aman dan nyaman.

Selain itu, kawasan pasar juga diharapkan menjadi lebih tertib sehingga tidak menimbulkan kemacetan maupun kesemrawutan lingkungan.

Meski demikian, penataan PKL tetap menjadi isu sensitif karena menyangkut mata pencaharian masyarakat kecil.

Karena itu, pendekatan dialog dan pemberian solusi alternatif pekerjaan menjadi perhatian penting dalam pelaksanaan penertiban tersebut.

Reaksi Publik di Media Sosial

Video pertemuan Dedi Mulyadi dengan pedagang Cicadas ramai dibagikan di media sosial dan menuai beragam komentar dari masyarakat.

Sebagian warganet mendukung langkah penataan kawasan trotoar yang dianggap memang perlu dilakukan demi kepentingan publik.

Namun tidak sedikit pula yang berharap pemerintah tetap memperhatikan nasib pedagang kecil agar tidak kehilangan sumber penghasilan setelah penertiban dilakukan.

Sosok Abah Haryoto pun menjadi simbol perjuangan pedagang kecil yang bertahan di tengah kerasnya kehidupan perkotaan.***