Bogordaily.net – Manchester United tidak akan diperkuat duo Brazilian, Fred dan Alex Telles di laga tandang ke markas Burnley dalam lanjutan Liga Premier Inggris, Rabu 9 Februari 2022 dini hari WIB lantaran positif Covid-19.
Melalui situs resminya, United mengumumkan pada Senin 7 Februari 2022, bahwa Telles melewatkan kekalahan Piala FA dari Middlesbrough setelah dites positif Covid-19 sebelum pertandingan.
Rekan senegaranya, Fred, yang masuk sebagai pemain pengganti melawan Teessiders kini juga dinyatakan positif Covid-19. Bahkan Fred juga diragukan tampil saat Setan Merah menjamu Southampton di Old Trafford akhir pekan ini.
Dengan demikian, dua pemain asal Negeri Samba itu harus mengisolasi diri sehingga akan melewatkan laga kontra Burnley besok.
“Ya, kami memiliki dua pemain yang absen,” kata pelatih sementara Ralf Rangnick dalam konferensi pers pra pertandingan.
“Alex Telles sudah melewatkan pertandingan piala karena dia dites positif Covid-19 minggu lalu dan, sayangnya, hal yang sama terjadi hari ini dengan Fred. Itu sebabnya dia akan absen dari pertandingan besok dan bahkan mungkin pertandingan melawan Southampton,” tambahnya.
Sebelumnya pada hari Senin, Rangnick mengonfirmasi bahwa Jesse Lingard, Edinson Cavani dan Raphael Varane sudah kembali siap merumput untuk menghadapi Clarets.***
Bogordaily.net – Ketua Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kota Bogor Samsudin tak bisa berbuat banyak, bahkan tak bisa berkutik untuk melakukan tindakan terhadap partai politik yang memasang bendera partai pada rambu lalu-lintas.
Menurutnya, KPUD Kota Bogor tidak mempunyai kewenangan sebelum masa kampanye tiba terkait tempat yang diperbolehkan atau tidaknya untuk dipasang atribut partai politik.
“Karena ini belum masuk tahapan kampanye, maka belum berlaku peraturan-peraturan terkait tempat yang boleh atau tidak, dipasangin bendera atau atribut lainnya,” ungkapnya Selasa, 8 Februari 2022.
Lanjutnya ia mengatakan, untuk semua pemasangan atribut berupa bendera dari pihak partai politik, ormas, ataupun yang lainnya, semua kewenangan akan hal itu berada di Penerintah Daerah.
“Saat ini untuk semua pihak yang memasang bendera ormas, okp, parpol, atau atribut lainnya, kewenangannya ada di pemda sesuai dengan perda atau perwali yang berlaku,” tambahnya.
Selain itu menurut Samsudin, pihak yang berwenang untuk melakukan penertiban dan penegakan, ada di bawag Pemerintah Daerah melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).
“Adapun penegakannya juga berada di bawah kewenagan Pemda dalam hal ini Satpol PP,” pungkasnya.
Bogordaily.net – PLN kembali mendapatkan pengakuan dunia internasional melalui karya inovasi dalam ajang penghargaan bergengsi.
Dua karya inovasi PLN yakni Pole Mounted Circuit Breaker (PMCB) dan Automatic Vibration Monitor Calibrator (Avator) mendapatkan penghargaan di KIDE 2021, Taiwan dan ITEX 2021, Malaysia.
Torehan prestasi ini bukanlah penghargaan pertama yang diraih oleh kedua karya inovasi tersebut. Sebelumnya PMCB juga pernah mendapat penghargaan Satyalancana dari Presiden RI, dan Kementerian.
Selain itu, Avator pada 2020 meraih Juara 1 kategori Technology Breakthrough BUMN Millennial Innovation Summit dan penghargaan Asian Power Award 2018 pada kategori Innovative Power Technology of the Year – Indonesia.
Penghargaan ini menunjukkan bahwa, PLN sebagai perusahaan ketenagalistrikan terbesar di Indonesia memiliki teknologi canggih untuk menghadirkan listrik yang andal dan pelayanan prima bagi para pelanggan.***
Bogordaily.net – Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan arahan terkait penanganan Omicron di Indonesia secara virtual kepada seluruh kepala daerah se-Indonesia, Senin 7 Februari 2022.
Turut menyaksikan arahan presiden, Wali Kota Bogor, Bima Arya didampingi, Danrem 061 Suryakancana Brigjen TNI Achmad Fauzi, Dandim 0606 Kota Bogor, Kolonel Inf Roby Bulan dan Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro di Paseban Suradipati, Balai Kota Bogor.
Presiden mengatakan, pandemi belum sepenuhnya berakhir, meskipun di 2020 dan 2021 Indonesia bisa melewati gelombang demi gelombang, termasuk yang terakhir gelombang varian delta dengan kerja dan bergotong royong bersama-sama membentengi dengan baik.
Memasuki 2022, Indonesia kembali dihadapkan pada tantangan varian Omicron yang penyebarannya lebih cepat empat kali lipat dari varian delta. Jika melihat kasus Omicron di dunia, seperti di Amerika, Inggris, Perancis, kasus barunya masih sangat tinggi untuk Omicron.
“Belajar dari negara lain, kita ingin menangani varian Omicron di negara Indonesia dengan manajemen yang lebih baik dari saat menangani varian delta di 2020 dan 2021,” ujar Presiden.
Kepala negara mengatakan, tren kasus Omicron di Indonesia sampai saat ini 93 persen kasusnya ada di Jawa dan Bali. Hal yang patut disyukuri yakni tingkat perawatannya rendah, penggunaan ICU juga masih rendah, kematian juga sangat rendah jika dibandingkan varian delta. Namun untuk DKI Jakarta, Jabar, Jateng, harus berhati-hati karena tren kasusnya terus naik.
“Kami memperkirakan setelah Jawa Bali 3-4 minggu gelombang Omicron ini akan meluas keluar dari Jawa Bali. Sehingga semuanya harus siap secara detail. Jangan sampai Omicronnya datang, RS belum siap, oksigen, obat-obatan belum disiapkan. Jadi segera siapkan diri menghadapi gelombang Omicron,” imbuhnya.
Jokowi menjelaskan, karakter pasien yang dirawat di rumah sakit secara nasional 93 persen tanpa komorbid dan 7 persen dengan komorbid.
Ia menegaskan pasien bergejala ringan dan tanpa gejala prioritaskan untuk isoman, sementara rumah sakit hanya diperuntukkan yang bergejala sedang, berat dan kritis.
Ia melanjutkan, karakter pasien yang meninggal dunia akibat omicron 69 persen karena belum vaksin lengkap. Tak ayal, vaksin menjadi kunci penanganan Omicron untuk mencegah kematian.
“Kunci penanganan Omicron percepatan vaksinasi dan meningkatkan kembali Protokol kesehatan utamanya memakai masker,” tegasnya.
Sementara itu, Dandim 0606 Kota Bogor, Kolonel Inf Roby Bulan memberikan himbauan kepada masyarakat untuk tetap menjaga protokol kesehatan. Bagi warga yang belum divaksinasi segera melaksanakan vaksin booster bila sudah memenuhi syarat waktu dan bagi lansia sebaiknya di rumah saja.
“Seperti yang dikatakan presiden vaksin mengurangi dampak bila terinfeksi virus, sehingga lebih mudah dan cepat sembuhnya. Dan saya optimis Insya Allah Omicron di Kota Bogor terkendali karena ada penurunan kasus perharinya,” katanya.***
Bogordaily.net – Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Fadil Imran bersama dengan Forum Wartawan Polri (FWP) merayakan Hari Pers Nasional (HPN) yang ke-76 di Polda Metro Jaya pada Selasa 8 februari 2022 pagi tadi.
“Selamat Hari Pers Nasional yang ke-76. Ini usia yang tidak muda lagi. Mudah-mudahan dengan usianya yang sudah matang, insan pers khususnya teman-teman Forum Wartawan Polri akan semakin profesional, semakin kritis, objektif dalam memberitakan hal-hal yang berkaitan dengan Polda Metro Jaya,” kata Fadil kepada wartawan dikutip dari PMJ, Selasa 8 Februari 2022.
Dalam sambutannya tersebut, Fadil mengungkapkan pandangannya terhadap awak media. Menurutnya, wartawan bukan hanya sekadar mitra kerja, melainkan sahabat.
“Saya paham, sepenuhnya wartawan Polda Metro Jaya bukan hanya mitra, tapi sahabat buat saya. Jangan bosan berikan kritik, saya akan menghadapi semua untuk introspeksi,” sambungnya.
Lebih lanjut, pimpinan tertinggi di Polda Metro Jaya itu kemudian berbicara terkait pandemi Covid-19. Di hari pers ini, ia meminta agar awak media lebih gencar dalam memberitakan bahaya virus Covid-19 varian Omicron agar masyarakat lebih waspada dan tidak panik.
“Bantu kami untuk sosialisasikan ke masyarakat, namun harus waspada. Artinya kita tidak boleh menyepelekan, seperti yang saya katakan kita tidak usah panik. Yang perlu sekarang teman-teman media memberitakan, memotret dan beritakan ke kami agar kita bisa tolong masyarakat jika ada yang terinveksi,” jelasnya.
Adapun dalam rangkaian peringatan HPN ini, acara dilanjutkan dengan pemberian plakat dari FWP ke Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Fadil Imran serta pembagian sembako untuk warga DKI Jakarta yang terdampak Covid-19 dan banjir.***
Bogordaily.net – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menargetkan pemerataan jaringan 5G di Indonesia terjadi pada 2025 mendatang.
Direktur Jenderal Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika, Ismail mengatakan, prediksi ini berkaca dari pengalaman impementasi 4G yang butuh waktu sekitar enam sampai tujuh tahun.
“Pemerintah menelaah pengalaman dari implementasi 4G membutuhkan waktu sekitar enam sampai tujuh tahun yang terus berkembang di Indonesia hingga saat ini. Maka 5G tentu kita harapkan akan bisa lebih cepat dari itu, waktunya sejak diimplementasikan tahun 2021,” ujar Ismail, dikutip dari Indozone, Selasa 8 Februari 2022.
Ismail mengatakan, tepat waktu dan tepat sasaran jadi dua kunci penting dalam mewujudkan pemerataan jaringan 5G di Indonesia.
“Kata kuncinya adalah in time, tepat waktu dan tepat sasaran yang selalu menjadi isu dan pembahasan, baik dari kementerian atau pemerintah dan regulator dengan para operator,” ucapnya.
Lebih lanjut katanya, apabila lamban dalam penerapan jaringan 5G, maka Indonesia hanya akan jadi pasar dan tidak menjadi tuan rumah di negeri sendiri.
“Implementasi 5G ini adalah keniscayaan, tapi, harus diatur ritme dan timing0nya agar implementasinya benar-benar produktif untuk kepentingan bangsa dan negara,” kata Ismail.***
Bogordaily.net – Sebuah desain masker model baru telah diluncurkan di Korea Selatan (Korsel) oleh perusahaan Atman.
Masker yang dinamakan “Kosk” ini disebut menjadi masker untuk melindungi hidung si pemakai saat sedang makan atau minum saja. Sehingga tidak semua bagian hidung dan mulut terbuka.
Bentuk masker tersebut seperti masker pada umumnya yang dipotong menjadi dua bagian, dan hanya menutupi hidung.
Hadir dengan berbagai warna, masker “Kosk” dikabarkan telah dijual secara online di Korea Selatan dengan harga sekitar Rp164 ribu.
Bentuk masker yang unik tersebut membuat netizen Indonesia bingung dengan bentuknya.
“Hah gimane itu bentuknyee?,” ucap @n*syeeew.
“Otw corona klo di Indonesia mah,” ujar @c.c*ndyz.***
Bogordaily.net – Angka paparan harian Covid-19 varian Omicron di Kota Bogor cukup tinggi. Tirta Pakuan Kota Bogor mengajak seluruh pelanggan bersama-sama mencegah penyebaran virus ini di area kantor Perumda Tirta Pakuan.
Karena ittu, yuk manfaatkan layanan online untuk urusan pembayaran dan penyampaian keluhan di payment point online bank (PPOB).
Untuk pembayaran yang memiliki tunggakan selama 4 bulan lebih, dan tak bisa melakukan pembayaran maupun permohonan pemasangan kembali, atau permohonan lainnya dapat menghubungi WA Call Center 0811-118-2123 dengan cara : KETIK NOPEL (123456> KETIK 222> TAP TAUTAN UNTUK KOMUNIKASI DENGAN PETUGAS.
Pembayaran juga bisa melalui loket Jalan Pandu Raya, Bogor Lakeside, Rancamaya, Senin sampai Jumat pukul 08.00 sampai 14.00 WIB.
Silakan bayar tagihan melalui layanan PPOB, dan penyampaian keluhan melalui Call Center di nomor 0251-832-4111.
Hindari kunjungan ke kantor pusat. Jika sedang berada di kantor pusat, mohon terapkan protokol kesehatan Covid-19 dan tidak membawa anak kecil.***
Bogordaily.net – Kabar duka datang dari industri hiburan India. Penyanyi Film Legendaris Bollywood, Lata Mangeshkar meninggal dunia di usia 92 tahun.
Setelah hampir sebulan dirawat di rumah sakit dinyatakan positif Covid-19 sejak tanggal 8 Januari 2022, Lata Mangeshkar meninggal dunia pada Minggu 6 Februari 2022 pukul 08.12 waktu India.
Kabar meninggalnya penyanyi soundtrack film India ini tentunya mengejutkan pecinta film Bollywood. Hampir seluruh artis Bollywood hingga Perdana Menteri India memberikan penghormantan terakhir kepada Lata Mangeshkar di pemakaman. Lata Mangeshkar telah dikebumikan dengan Istiadat Pengebumian Negara dan telah dihadiri sendiri oleh Perdana Menteri India.
Lata Mangeshkar meninggal dunia. (Istimewa/Bogordaily.net)
Menyisakan duka, pemerintah India menetapkan hari meninggalnya penyanyi film legendaris ini sebagai hari berkabung nasional. Bendera nasional akan dikibarkan setengah tiang mulai Minggu hingga Senin, kata Kementerian Dalam Negeri India dalam sebuah pernyataannya dikutip dari CNN, Selasa 8 februari 2022.
Jadi salah satu penyanyi legendaris yang kerap mengisi soundtrack film Bollywood, Lata Mangeshkar mulai menyanyi sejak usia belia. Suara merdu hingga lagu-lagu yang dibawakannya sudah mendunia dan selalu diingat oleh para pecinta film Bollywood.
Berikut adalah perjalanan karier penyanyi legendaris Lata Mangeshkar, Selasa 8 Februari 2022.
Mulai Menyanyi saat Usia 5 Tahun
Bersinar selama puluhan tahun dan dikenal oleh dunia, Lata Mangeshkar mulai bernyanyi saat usia 5 tahun. Sejak saat itu, Mangeshkar mulai berlatih musik klasik India dengan ayahnya.
Ayahnya, Deenanath Mangeshkar, adalah seorang penyanyi klasik dan aktor panggung. Sang putri, Lata Mangeshkar memulai kariernya dengan bernyanyi di drama musiknya. Sementara ibu Lata bernama Shevanti yang kemudian ganti nama jadi Sudhamati.
Lata Mangeshkar tampil pertama kali saat ia berusia 9 tahun. 4 tahun berselang tepatnya saat usianya 13 tahun, penyanyi legendaris kelahiran 28 September 1929 ini mulai rekaman untuk lagu pertamanya.
Jadi Tulang Punggung Keluarga
Sukses dengan rekaman pertamanya di usia 13 tahun, kabar duka datang dari keluarga Lata Mangeshkar. Sebulan setelah dia merekam lagu pertamanya, ayahnya meninggal.
Kepergian sang ayah membuatnya harus menjadi tulang punggung keluarga untuk menghidupi ibunda dan empat adiknya.
Sejak kepergian sang ayah untuk selamanya, Lata Mangeshkar mulai bekerja di industri film India. Namun awal mula perjalanan kariernya tidak mulus, pada awalnya, direktur musik memecatnya, mengatakan suaranya terlalu tipis dan tajam. Pada tahun 1948, dia meminjamkan suaranya ke setengah lusin film.
Diperkenalkan Kepada Komposer Sejak Belia
Usai kepergian sang ayah, Lata Mangeshkar dibantu oleh kerabat-kerabat ayahnya untuk memulai karier menjadi seorang penyanyi. Master Vinayak yang merupakan sahabat ayah Lata sekaligus merupakan aktor, sutradara dan produser film yang cukup terkenal pada masanya membantu Lata memulai karier sebagai penyanyi.
Lantaran reputasi ayahnya di kancah musik klasik, Lata Mangeshkar juga diperkenalkan dengan beberapa komposer, seperti Aman Ali Khan, yang membimbing dan melatihnya selama beberapa tahun.
Bawakan Lagu Hits saat Karier Mulai Melejit
Sukses memulai karier di usia yang masih sangat muda, karier Lata Mangeshkar mulai melejit. Saat karirnya melejit, Mangeshkar membawakan hits berturut-turut yang menjadikannya salah satu penyanyi playback paling dicari di negara India.
Dalam film-film India, merupakan praktik standar bagi seorang pengarah musik untuk menyisipkan delapan hingga 10 lagu yang diputar selaras dengan plot film.
Penyanyi seperti Mangeshkar disewa untuk merekam lagu terlebih dahulu dan aktor mana yang akan melakukan sinkronisasi bibir atau urutan yang akan diputar di layar.
Penghargaan Pertama
Lantaran kariernya yang sukses dan melejit, Lata Mangeshkar sukses raih penghargaan pertamanya dan menyanyikan salah satu lagu yang terkenal. Pada tahun 1949 lewat film “Mahal,” Lata menyanyikan lagu yang sangat terkenal yakni Aayega Aanewal.
Lata kemudian memenangkan penghargaan filmfare pertamanya untuk lagu Aaja Re Pardesi dalam film Madhumati pada tahun 1958 dan penghargaan film nasional pertamanya pada tahun 1973 untuk lagu Beeti Na Bitai dalam film Parichay.
Penyanyi legendaris India kelahiran 1929 ini juga menyanyikan, “Aye Mere Watan Ke Logon,” sebuah lagu yang dimaksudkan untuk menginspirasi orang-orang di negara itu setelah perang Indo-Cina pada tahun 1963. Lagu itu menjadi lagu kebangsaan dengan permintaan Mangeshkar di setiap konser.
Dianugerahi Bharat Ratna
Pada tahun 2001, Lata Mangeshkar dianugerahi Bharat Ratna, kehormatan sipil tertinggi di India. Dia juga dianugerahi Padma Vibushan pada tahun 1999, penghargaan sipil tertinggi kedua di India. Mangeshkar telah tampil dalam lebih dari lima bahasa untuk berbagai industri film di India.
Tidak memperhatikan musik klasik, Lata pernah ungkap penyesalannya dalam sebuah wawancara tahun 2009.
“Saya sangat ingin menjadi penyanyi klasik. Tetapi ketika saya mulai bekerja, saya memiliki begitu banyak tanggung jawab sehingga saya tidak dapat memperhatikan musik klasik. Saya tidak punya waktu untuk berlatih,” katanya dilansir dari CNN.
Sudah Menyayikan Lebih dari 25.000 Lagu
Lata Mangeshkar sudah mengisi soundtrack lebih dari 1.300 film dan menyanyikan lebih dari 25.000 lagu. Musiknya juga telah digunakan dalam film-film Hollywood seperti Eternal Sunshine of the Spotless Mind, Life of Pi, Lion dan The Hundred-Foot Journey.
Selama dua dekade terakhir, Mangeshkar perlahan-lahan mengurangi beban kerjanya menjadi hanya beberapa film dalam setahun. Lebih suka menjauh dari pusat perhatian, dia jarang berbicara tentang kehidupan pribadinya.
Melansir dari sebuah thread Twitter @IniAlalalann, bahwa Lata Mangeshkar menolak untuk menyanyikan lagu-lagu yang liriknya kurang sopan.
“Sepanjang karier beliau, Lata Mangeshkar menolak untuk menyanyikan lagu-lagu berentak kabaret dan juga lagu-lagu berlirik kurang sopan, lucah dan bersifat perkauman kerana bertentangan dengan prinsip peribadi beliau.” tulis @IniAlalalann.
“Beliau juga dikatakan sentiasa menanggalkan kasut sebelum masuk ke dalam studio untuk merakamkan lagu sebagai tanda hormat kepada seni dan lagu itu sendiri,” tambahnya.***
Bogordaily.net– Tanggal 2 Febuari 2022, media massa memberitakan tentang ribuan bangkai ikan yang mengambang di Sungai Cikaniki. Matinya ribuan ikan tersebut membuat panik dan takut masyarakat sekitar sungai Cikaniki yang kerap menggunakan air sungai dalam beragam aktifitas sehari hari.
Banyak dugaan bahkan spekulasi terkait penyebab matinya ribuan ikan tersebut. Ada yang menduga tercemar limbah pengolahan emas, ada juga yang menduga akibat perubahan cuaca dan bahkan mengutip media massa, aparat penegak hukum justru menduga ada orang yang menggunakan bahan kimia untuk menangkap ikan.
Beragam spekulasi ini hanya bisa dihentikan ketika keluar hasil laboratorium yang memeriksa kandungan kimia apa yang mencemari sungai Cikaniki.
“Kemarin, hasil penelitian laboratorium sudah keluar dan membuktikan bahwa jenis bahan kimia yang mencemari sungai Cikaniki adalah Sianida. Bahan kimia yang sangat berbahaya! Hasil laboratorium menunjukan bahwa konsentrasi sianida di air sungai tersebut berkisar antara 6,2 ppm hingga 126 ppm atau rata rata ada di angka 49,34 ppm. Sementara Penelitian laboratorium air sungai tersebut di bagian hulu sebesar 3,975 ppm, di bagian tengah 10,6 ppm sementar di hilir 6,625 ppm,” ungkap Anggota DPR RI Komisi VII dari Fraksi PDI Perjuangan, Adian Napitupulu, SH.
Adian menegaskan, angka angka dari hasil laboratorium tersebut menunjukan bahwa, pencemaran sianida di air sungai Cikaniki Pongkor jauh melebihi ambang batas air Higiene Sanitasi sesuai Permenkes 32 tahun 2017 yaitu 0,1 mg/L atau 1,0011 ppm. Juga jauh diatas ambang batas kesehatan air minum sebagaimana di atur dalam Permenkes 492 tahun 2010 yaitu sebesar 0,07 ppm.
“Berdasarkan hasil laboratorium itu terbukti bahwa pencemaran air berada di kisaran 88 kali lipat hingga sekitar 1.800 kali lipat lebih tinggi dari standar aman untuk air minum sebagaimana Peraturan Menteri Kesehatan.”
“Sementara jika air tersebut digunakan untuk kebutuhan sehari hari maka ambang batasnya 6 kali lipat hingga 126 kali lipat lebih tinggi dari ambang batas yang diatur dalam PP 82 tahun 2001,” tambahnya.
Dia mengatakan, pencemaran air sungai Cikaniki dengan kadar sianida yang jauh di atas ambang batas toleransi tersebut sangat membahayakan kehidupan mahkluk hidup di sekitarnya, termasuk manusia.
Penumpukan sianida yang terus menerus dalam tubuh manusia bisa menjelma menjadi berbagai macam penyakit. Secara medis, sianida yang masuk ke tubuh manusia dapat mengakibatkan keracunan yang bisa berdampak mulai dari sakit kepala hingga kesulitan bernafas, gagal jantung, koma bahkan kematian.
“Pertanyaan berikutnya adalah dari mana asal sianida yang mencemari sungai Cikaniki? Sianida merupakan komponen kimiawi penting dalam pengolahan emas. Dengan demikian maka bisa diduga dengan kuat bahwa pencemaran Sianida di Cikaniki berasal dari pengolahan Emas di Pongkor. Satu satunya perusahaan emas yang memiliki IUP Emas di Pongkor adalah BUMN Aneka Tambang yang lokasinya ada di sekitaran sungai Cikaniki Gunung Pongkor, Bogor. Apakah pencemaran tersebut dilakukan oleh Antam atau ada pihak lain? Untuk memastikan hal tersebut tentu negara perlu secara serius melakukan penyidikan mendalam,” ungkap aktivis 98 itu.
Dia berharap agar negara, dalam hal ini instasi terkait antara lain Gakum KLHK (Kementrian Lingkungan Hidup Dan Kehutanan) Kepolisian, Kementerian Energi Sumber Daya Mineral, BRIN (Badan Riset dan Inovasi Nasional) dan Kementrian kesehatan serta KPK dan Kejaksaan Agung (jika ada indikasi korupsi) tidak berdiam diri dan segera bertindak untuk menyelidiki serta memberikan sanksi tegas pada para pelaku pencemaran.
“Bagaimanapun sudah waktunya negara bersikap berani, tegas dan adil untuk melindungi rakyat, dalam hal ini melindungi masyarakat di sekitaran IUP Antam. Jangan sampai rakyat berucap emas diambil tapi racun, penyakit dan kerusakan lingkungan ditinggalkan sementara kesejahteraan hanya menjadi khayalan,” tuturnya.
Hal senada dikatakan Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Bogor Permadi Adjid. Dia juga mendesak agar aparat terkait untuk mengusut tuntas dugaan adanya sianida yang dibuang ke Sungai Cikaniki. “Kalau benar hasil lab menunjukkan ada pencemaran sianida di Sungai Cikaniki sesuai yang diungkapkan Adian, saya minta aparat terkait untuk mengusut tuntas,” pungkasnya.***