Friday, 24 April 2026
Home Blog Page 6223

70 Tahun Didalam Penjara, Pria Ini Takjub Melihat Dunia Luar

0

Bogordaily.net – Joseph Ligon yang dipenjara hampir tujuh dekade (70 tahun). Tentu saja dia kaget mengetahui dan melihat bahwa dunia telah jauh berubah dan lebih modern sejak ia masuk penjara pertama kali.

Penjara menjadi tempat seseorang yang berbuat kejahatan atau melanggar hukum kehilangan kebebasannya.

Semua narapidana di dunia yang masuk bui, sudah dipastikan sangat terbatas untuk bergerak, apalagi untuk mengetahui bagaimana dunia luar dengan segala perubahan dan perkembangannya.

Dikutip dari Daily Mail, Ligon masuk bui sejak masih remaja, yakni berusia 15 tahun. Dia menjalani proses hukum karena melakukan serangkaian pencurian dan serangan kepada sekelompok remaja mabuk di Philadelphia, Amerika Serikat pada tahun 1953.

Perbuatannya kala itu mengakibatkan dua orang tewas. Dia kemudian dihukum penjara semuru hidup.
Saat itu sidang memutuskan Ligon bersalah atas dua tuduhan pembunuhan tingkat pertama. Ia juga mengaku menikam setidaknya satu dari delapan orang yang terluka hari itu.

Sejatinya Ligon telah berkali-kali mengajukan upaya pembebasan. Namun pada 1970 solusi grasi yang ditawarkan Gubernur Pennsylvania dia tolak. Sementara dua tahanan lain yang juga terlibat kasus itu menerima tawaran grasi.

Mungkin hal itu yang dialami Joseph Ligon yang dipenjara hampir tujuh dekade (70 tahun). Tentu saja dia kaget mengetahui dan melihat bahwa dunia telah jauh berubah dan lebih modern sejak ia masuk penjara pertama kali.

Dikutip dari Daily Mail, Ligon masuk bui sejak masih remaja, yakni berusia 15 tahun. Dia menjalani proses hukum karena melakukan serangkaian pencurian dan serangan kepada sekelompok remaja mabuk di Philadelphia, Amerika Serikat pada tahun 1953.

Perbuatannya kala itu mengakibatkan dua orang tewas. Dia kemudian dihukum penjara semuru hidup.
Saat itu sidang memutuskan Ligon bersalah atas dua tuduhan pembunuhan tingkat pertama. Ia juga mengaku menikam setidaknya satu dari delapan orang yang terluka hari itu.

Sejatinya Ligon telah berkali-kali mengajukan upaya pembebasan. Namun pada 1970 solusi grasi yang ditawarkan Gubernur Pennsylvania dia tolak. Sementara dua tahanan lain yang juga terlibat kasus itu menerima tawaran grasi.

Kemudian pada 2017, pengajuan pembebasan bersyarat dia tolak juga setelah Mahkamah Agung AS menilainya telah memenuhi syarat.

Setahun sebelumnya, Ligon juga menolak pembebasan bersyarat setelah pengadilan memutuskan vonis seumur hidup bagi anak di bawah umur tanpa opsi pembebasan bersyarat dianggap melanggar hukum.

Ligon sendiri ingin mengajukan banding, bukan pembebasan bersyarat atas vonis yang diterima pada 1953. Namun upaya banding itu selalu gagal. Kuasa hukum Ligon, Bradley Bridge membawa kasus tersebut ke pengadilan federal dan memenangkannya pada November 2020.

Ligon akhirnya dibebaskan pada 2021 dan keluar dari penjara untuk kemudian melebur dengan masyarakat. Jelas saja, dunia pada abad 21 telah jauh berubah daripada pertama kali dia masuk penjara.

Ligon kaget saat memulai masuk ke dunia ‘barunya’, mengingat dia juga telah berusia 83 tahun. Usia yang sudah lansia juga jadi faktor yang mengganggu psikologisnya menghadapi perubahan dunia yang serba canggih.

“Aku bukan anak kecil lagi. Aku bukan sekedar orang dewasa, aku juga orang tua dan bertambah tua setiap saat,” kata Ligon.

Karena itu, Bridge bersama John Pace yang merupakan mantan napi sekaligus koordinator Youth Sentencing & Reentry Project (YSRP) turun tangan mendampingi Ligon mengatasi culture shock menghadapi dunia baru. Termasuk berupaya menemukan rumahnya yang dulu.

Kisah Ligon ini kemudian diunggah oleh akun @sekolahnesiaa di Instagram dan menuai respons dari warganet.

“liat hp android bingung nih pasti.”
“pas keluar penjara serasa time travel ke masa depan.. kyak cap.america pas bangun tidur.”
“Kasian Memorinya Terjebak di Tahun 60an kaya nya.”

Penduduk Hong Kong Berbondong-bondong Padati Supermarket

0

Bogordaily.net – Supermarket di Hong Kong pada Senin, 7 Februari 2022, dipadati penduduk Hong Kong. Mereka memadati supermarket guna membeli sayur mayur, mie, dan kebutuhan lainnya.

Kondisi ini terjadi setelah rekor jumlah infeksi COVID-19 di kota itu meningkat, serta adanya gangguan transportasi di perbatasan China daratan.

Melansir Reuters, kota berpenduduk 7,5 juta orang itu melaporkan rekor 614 kasus virus corona pada hari Senin, dalam pengujian terbesar untuk wilayah China.

Hong Kong mengimpor 90% dari pasokan makanannya, dengan China sebagai sumber terpentingnya, terutama untuk makanan segar. Konsumen telah melihat kurangnya pasokan beberapa barang impor asing, termasuk makanan laut premium, karena pembatasan penerbangan yang ketat.

Pemerintah Hong Kong sudah berusaha meredakan kekhawatiran akan kekurangan makanan dari daratan setelah beberapa pengemudi truk lintas batas dinyatakan positif terkena virus corona.

Disebutkan pula, beberapa pengemudi terpaksa harus menjalani isolasi tetapi pasokan makanan segar secara keseluruhan “tetap stabil”, meskipun ada penurunan pasokan sayuran ke pasar tertentu.

Di pasar makanan segar di Tin Shui Wai, di wilayah utara kota New Territories, penjual mengatakan tidak akan ada sayuran dalam beberapa hari mendatang. Hal inilah yang mendorong masyarakat untuk membeli produk.

“Tentu saja harus beli. Tidak akan ada sayuran mulai besok. Truk tidak bisa datang ke sini… jadi sayurannya sangat, sangat mahal,” kata seorang wanita berusia 50 tahun bermarga Chow.

John Chan, seorang pedagang sayur, mengatakan gangguan tersebut telah menyebabkan penurunan pasokan hingga 30%, termasuk untuk produk-produk seperti kubis berbunga China. Dia mengingatkan bahwa ratusan kilogram sayuran yang akan tiba pada hari Selasa mungkin tidak dapat tiba.

“Saya masih tidak tahu apakah mereka bisa melintasi perbatasan. Jika tidak ada, harganya akan semakin naik atau kami tidak punya apa-apa untuk dijual,” tambahnya

Rak-rak yang menyimpan sayuran, tisu, dan mi gelas kosong di beberapa supermarket di seluruh bekas jajahan Inggris itu karena masyarakat banyak yang menimbun akibat kekhawatiran bahwa produk akan lebih sulit didapat dalam beberapa hari mendatang.

Chow Lai Sheng, seorang petugas kebersihan berusia 60 tahun, mengatakan bahwa dia membeli empat tisu toilet serta mie instan dan makanan kaleng.

“Situasi COVID parah. Dan tidak ada sayuran, jadi saya menimbun sedikit,” katanya.***

Keren! Erick Thohir Bantu Lunasi Hutang Warga Kembangan

0

Bogordaily.net – Menteri BUMN Erick Thohir merasa pilu mendengar cerita salah satu warga di bilangan Kembangan, Jakarta Barat.  Ia memberikan bantuan kepada warga dengan melunasi hutangnya.

Ia adalah Haryati, warga Kembangan, Jakarta Timur, yang beruntung saat mengadukan kisah nya ke Erick Thohir.

Erick Thohir melunasi hutang Haryati sebesar Rp 9,3 juta di koperasi setempat. Tidak hanya itu, ia juga membantu membayar hutang di rumah makan.

Hutang itu diketahui digunakan oleh Haryati untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dan membiayai sekolah keponakannya yang masih berusia 10 tahun.

“Makasih abnyak ya pak ya. Semoga bapak diberi kesehatan ya pak. Berkah rejekinya, panjang umurnya, amin” kata Haryati saat dihampiri Erick Thohir di rumahnya, dilansir dari wartabisnis, Selasa 8 Februari 2022.

Erick Thohir semakin tersentuh hatinya ketika mendengar keponakan Haryati yang berusia 10 tahun tersebut adalah seorang anak yang tunarungu. Erick bahkan menjamin biaya pendidikan keponakan Haryati tersebut.

“Saya banyak hutangnya pak. Di sini yang masih sekolah ada lima, yang tunarungu paling kecil umur 10 tahun,” ungkap Haryati kepada Erick Thohir.

“Harus tetap semangat, kerja keras, dan harus tetap melakukan gotong-royong. Dan bersyukur kepada Allah,” pesan Erick Thohir kepada Haryati.

Di kesempatan itu, Erick berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban Haryati dan keponakannya agar bisa mendapatkan kesempatan menimba ilmu secara layak.

Ia juga memberikan bantuan berupa peralatan sekolah, dan sejumlah mainan agar keponakan Haryati semangat belajar.***

Dijadikan Lahan Hijau, Puluhan Bangli di Samping Ciawi Dibongkar

0

Bogordaily.net – Tak kurang dari 22 bangunan liar (bangli) yang diisi oleh para pedagang kaki lima (PKL) di Simpang Ciawi, dibongkar petugas, Selasa 8 Februari 2022.

Bangunan tersebut terletak di tiga wilayah Kelurahan, yakni di Kelurahan Sindangsari, Kecamatan Bogor Timur dan Kelurahan Harjasari di Kecamatan Bogor Selatan. Puluhan bangli tersebut berdiri diatas lahan negara milik Kementerian PUPR yang difungsikan oleh Jasa Marga.

“Rencana penertiban kita kali ini adalah untuk perubahan lahan menjadi lahan hijau, taman, maupun fasilitas lain. Kami juga dalam rangka mendukung kegiatan Jasa Marga di wilayah Kota Bogor,” kata Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim usai meninjau pembongkaran.

Sambung Dedie, ada sekitar 22 lapak yang dibongkar, dimana delapan orang di antaranya merupakan warga yang berdomisili di Kota Bogor. Semuanya, kata dia, sudah dilayangkan tiga kali surat peringatan sebelum akhirnya dilakukan penataan.

“Yang delapan warga Kota Bogor itu tentunya kita coba cari solusi. Karena itu lahan bukan milik kita (Pemkot Bogor), melainkan milik negara. Harus ditertibkan karena ada kepentingan lain. Serta ada akses undang – undang jalan tol yang harus kita amankan,” ujarnya.

Di tempat yang sama, Division Head Jasa Marga Metropolitan Toll Road Regional, Raddy Riadi Lukman menjelaskan, pihaknya diminta oleh kementerian untuk mengembalikan kembali fungsi taman yang ada di sana.

“Ini tanggung jawab kita terkait kelancaran mobilitas jalan tol. Karena dengan adanya lapak-lapak ini mobilitas terhambat. Dan ini juga merupakan area krodit kerumunan, apalagi saat ini masih dalam kondisi pandemi Covid-19,” katanya.

Sejalan dengan fungsi taman, nantinya di areal sepanjang kurang lebih 500 meter tersebut akan dipagari. Tujuannya agar membuat lahan hijau tersebut tidak kembali dikotori oleh lapak – lapak tersebut.

Pembongkaran sekaligus penataan kawasan tersebut dilakukan oleh Satpol PP, Dinas Perumkim, Dinas PUPR dan juga didampingi oleh personel dari TNI/Polri serta Camat Bogor Timur dan Bogor Selatan. Pembongkaran juga disaksikan langsung oleh pihak dari Jasa Marga.*

 

Ibnu Galansa Montazery

Kabar Gembira Bagi Pelaku UMKM, Pemerintah Segera Beri Bantuan

0

Bogordaily.net – Di tengah ancaman varian Omicron virus Covid-19, pemerintah kembali melanjutkan pemberian bantuan kepada pelaku UMKM.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menjelaskan kelompok UMKM yang akan menerima bantuan di kuartal I/2022 mencakup pemilik warung, pedagang kaki lima, hingga nelayan.

Ada 2,76 juta pelaku usaha yang mendapatkan bantuan langsung tunai (BLT) sebesar Rp600.000,” kata Airlangga dalam Seminar Nasional: Akselerasi Perekonomian Daerah untuk Memacu Pemulihan Ekonomi Nasional yang digelar secara virtual, Selasa 8 Februari 2022.

Dari 2,76 juta pelaku UMKM  yang dimaksud, sebanyak 1 juta di antaranya menyasar pedagang kaki lima atau pemilik warung. Sementara 1,76 juta lainnya akan diberikan kepada nelayan yang tergolong penduduk miskin ekstrem.

Menurut Airlangga, BLT itu akan disalurkan ke 212 kabupaten/kota di seluruh Indonesia yang termasuk target pengentasan kemiskinan ekstrem pada 2022. Penyaluran bantuan akan turut melibatkan TNI dan Polri, ujar Airlangga.

Di sisi lain, pemerintah juga akan melanjutkan program insentif Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) untuk sektor perumahan.

Program ini akan memberikan insentif sebesar 50% pada pembelian rumah tapak atau rumah susun dengan harga jual paling tinggi Rp2 miliar.

Sedangkan untuk rumah tapak atau rumah susun dengan harga jual Rp2 miliar hingga Rp5 miliar, nilai insentifnya sebesar 25%.

Realisasi program-program ini diharapkan dapat membuat ekonomi negara pada kuartal I/2022 tumbuh positif. “Front loading ini didorong agar kuartal I/2022 bisa tumbuh positif,” tandasnya.***

Lakukan Kunjungan Kerja ke Luar Negeri, Panglima TNI Lakukan Hal Ini ke Jokowi

0

Bogordaily.net – Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa berencana melakukan kunjungan kerja ke dua negara dalam waktu dekat. Dua negara itu adalah Australia dan Singapura.

Terkait rencana kunjungan ke Australia, Andika Perkasa sudah bertemu dengan Atase Pertahanan Australia untuk Indonesia Brigjen Matt Campbell di Mabes TNI beberapa waktu lalu.

Dalam pertemuan itu, Andika sempat menanyakan bagaimana penerapan karantina hingga kondisi kasus COVID-19 di Australia.

“Berapa hari karantina yang ditetapkan pemerintah untuk pengunjung di sana?” tanya Andika kepada Campbell dikutip dari Youtube Jenderal Andika Perkasa, Selasa 8 Februari 2022.

Campbell mengatakan, aturan karantina di Australia saat ini hingga hasil test COVID-19 PCR keluar adalah maksimal 24 jam. Ia menambahkan, Andika bisa langsung menuju ke Victoria untuk melihat alutsista di sana.

Belum diketahui secara pasti kapan Andika akan berangkat ke Australia. Proses persiapan kunjungan kerja itu masih terus disusun.

Selain ke Australia, Andika Perkasa akan berkunjung ke Singapura. Andika sudah bertemu dengan Atase Pertahanan Singapura untuk Indonesia SLTC Tony Wong di Mabes TNI.

Andika direncanakan akan bertemu dengan Panglima Tentara Singapura. Selain itu, ia juga akan bertemu dengan Menteri Pertahanan Singapura.

“Tanggal 19 pagi adalah jadwal yang sudah kami siapkan untuk bertemu Menteri Pertahanan diikuti dengan pemberian penghargaan, kami siapkan pertemuan dengan Perdana Menteri,” kata Wong kepada Andika.

Andika menuturkan, kunjungan ke Singapura ini penting untuk menjaga diplomasi militer kedua negara. Namun, Andika mengatakan dirinya akan menghadap Presiden Jokowi untuk meminta izin terkait kunjungan ini.

“Saya akan bertemu Presiden untuk memastikan dia memberi izin saya ke sana (Singapura). Dan saya juga akan menjelaskan betapa pentingnya ini bukan hanya untuk saya tapi TNI dan pemerintah Indonesia,” kata Andika kepada Wong.

Lebih lanjut, belum diketahui kapan Andika berangkat ke Singapura. Hingga saat ini rencana kunjungan itu masih terus disusun.***

 

Tau Rasa! Truk Tambang yang Masih Bandel, Diputar Balik oleh Petugas Gabungan

Bogordaily.net—Masih membandelnya angkutan truk tambang melintas dibagi hari membuat petugas Dinas Perhubungan (Dishub), Pol PP dan Anggota Koramil di Kecamatan Ciseeng bertindak dengan memutar balik beberapa truk tambang yang melintas di Jalan Raya Ciseeng Kabupaten Bogor, Selasa 8 Februari 2022.

“Kendaraan truk tronton diputar balikan karena menggar jam oprasional, diatur dalam Perbub nomer 120 tahun 2021. Truk yang bermuatan atau kosongan diputar balik jika melanggar jam oprasional,” ujar Sekeretaris Camat (Sekcam) Ciseeng Agus Sopiyan kepada wartawan 8 Februari 2022.

Sekcam mengatakan, penegakan perbub melibatkan dari Dishub, Koramil dan satpol PP. Kendaraan yang melanggar jam oprasional yang diatur dalam perbub diputar balik, berjalan kondusif.

“Dinas Perhubungan kabupaten Bogor di bantu Muspika Ciseeng, terus berupaya memutar balikan kendaraan truk tronton yang melanggar jam oprasional, sejauh ini berjalan kondusif,”katanya.

Pihaknya sudah melakukan sosialisasi selama 1 minggu lanjut Agus. Tapi di lapangan masih saja banyak truk yang membandel.

“Penindakan pelanggar jam oprasional kendaraan truk tambang, akan melibatkan Dinas Perhubungan dan Kepolisian, saat ini masi koordinasi dengan pihak terkait,”katanya.

Sementara itu menurut Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Asep Wahyuwijaya meminta Dinas Perhubungan (Dishub) hingga Pol PP Kabupaten Bogor tegas terkait dengan Perbub 120 soal aturan jam operasional truk tambang yang dinilainya masih banyak dilanggar oleh para penguasa angkutan truk tambang.

Sejak awal Asep Wahyuwijaya sudah setuju dengan Perbub 120 yang dibuat l Bupati Bogor Ade Yasin untuk mengurai kemacetan di beberapa wilayah Kabupaten Bogor salah satunya wilayah Barat.

“Namun aturan dan Perbub itu yang sudah di sah kan, harus jelas dan harus ada ketegasan. Kalau masih ada yang membandel tolong Dishub dan Pol PPnya juga berperan aktif dan tegas,”kata

Bahkan kata Asep selalu anggota DPRD ia meminta petugas jangan lagi ada kompromi lagi apalagi ada pengusaha truk tambang yang masih membandel dengan Perbub 120 itu.

 

Ruslan

Mendagri Memberlakukan PPKM Level 3 di Tiga Wilayah Jawa-Bali

0
Bogordaily.net – Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Muhammad Tito Karnavian, mengeluarkan Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) terbaru. Salah satunya dengan menentukan tiga wilayah PPKM Level 3, yang akan dikeluarkan selama sepekan.
Inmendagri No.9/2022 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 3, Level 2, dan Level 1 Corona Virus Disease 2019 di Wilayah Jawa dan Bali itu dikeluarkan di Jakarta pada Senin 7 Februari 2022 dan ditandatangani oleh Mendagri.
PPKM Level 3 diterapkan dibeberapa wilayah, terhitung mulai tanggal 8 Februari 2022 hingga Senin 14 Februari 2022.

Berikut Daftar Wilayah PPKM Level 3 Jawa-Bali yang mengacu Inmendagri terbaru:

1. DKI Jakarta

Meliputi Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu, Kota Administrasi Jakarta Barat, Kota Administrasi Jakarta Timur. Selain itu, Kota Administrasi Jakarta Selatan, Kota Administrasi Jakarta Utara, dan Kota Administrasi Jakarta Pusat.

2. Banten
Meliputi Kota Tangerang, Kota Cilegon, Kabupaten Tangerang, Kabupaten Serang. Selain itu, Kabupaten Pandeglang, Kota Tangerang Selatan, dan Kota Serang

3.Jawa Barat
Meliputi Kota Cirebon, Kota Bogor, Kota Bekasi, Kota Bandung, Kota Depok. Selain itu, Kota Cimahi, Kabupaten Bogor, Kabupaten Bekasi, Kabupaten Bandung Barat, Kabupaten Bandung, dan Kabupaten Sumedang.

4.Jawa Tengah
Wilayah Jawa tengah yang diberlakukan PPKM Level 3 hanya diwilayah Kota Tegal.

5. Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY)
Kabupaten Sleman, Kabupaten Bantul, Kota Yogyakarta. Selain itu, Kabupaten Kulonprogo dan Kabupaten Gunungkidul.

6. Jawa Timur
Meliputi dua wilayah, yakni Kota Kediri dan Kabupaten Pamekasan.

7.Bali
Meliputi Kabupaten Jembrana, Kabupaten Bangli, Kabupaten Karangasem, Kabupaten Badung, Kabupaten Gianyar. Selain itu, Kabupaten Klungkung, Kabupaten Tabanan, Kabupaten Buleleng, dan Kota Denpasar.

“Penetapan level wilayah berpedoman pada Indikator Penyesuaian Upaya Kesehatan Masyarakat dan Pembatasan Sosial dalam Penanggulangan Pandemi COVID-19 yang ditetapkan Menteri Kesehatan. Ditambahkan dengan indikator capaian total vaksinasi dosis 2 dan vaksinasi dosis 2 lanjut usia di atas 60 tahun dari target vaksinasi,” tulis Inmendagari tersebut. ***

KemenKopUKM Teken Kerja Sama Dengan Kementerian ESDM, Berdayakan UKM untuk Konversi Motor Listrik

0

Bogordaily.net – Kementerian Koperasi dan UKM bersama dengan Kementerian ESDM melakukan penandatanganan kerja sama guna mengakselerasi pengembangan dan pemberdayaan pelaku UKM untuk adaptasi dan transformasi kendaraan motor listrik.

Dalam kerja sama ini, pelaku UKM diharapkan dapat berkontribusi dalam melakukan konversi motor BBM untuk beralih ke motor listrik, baik dari segi penyediaan komponen maupun melakukan konversi itu sendiri.

“Kami menyambut baik perjanjian kerja sama ini, dalam rangka menghubungkan pelaku UKM dengan transformasi kendaraan listrik yang dibina oleh Kementerian ESDM,” ungkap Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM Arif Rahman Hakim dalam acara Penandatanganan Nota Kesepahaman antara KemenKopUKM dengan Kementerian ESDM tentang Sinergi Transformasi Menuju Energi Baru, Terbarukan dan Penerapan Konservasi Energi pada UKM secara daring di Gedung SMESCO Indonesia, Jakarta, Selasa 8 Februari 2022.

motor listrik

Lebih lanjut, Arif menegaskan bahwa pelaku UKM wajib bertransformasi pada pembangunan berkelanjutan. Pasalnya dampak perubahan iklim global telah mempengaruhi dunia antara lain meningkatnya bencana hidrometeorologi setiap tahun, peningkatan suhu 0,45-0,75C dan perubahan curah hujan, kenaikan muka laut 0,8-1,2 cm/tahun bedampak banjir di wilayah pesisir dan kerusakan infrastruktur, serta gelombang ekstrem meningkat lebih dari 1,5 m dan berdampak pada aktiviitas UMKM sektor perikanan.

Dia pun menegaskan bahwa, KemenKopUKM mendukung pengembangan bisnis berkelanjutan, hal ini terbukti dalam survei KemenKopUKM dan UNDP yang menunjukkan sekitar 94 sampai 95% UMKM tertarik dengan gagasan praktik usaha ramah lingkungan, dan sekitar 86-90% tertarik untuk melakukan praktik usaha inklusif.

Selain itu, berdasarkan data dari Kementerian Perhubungan, jumlah kendaraan listrik di Indonesia telah mencapai 14.400 unit dengan jumlah kendaraan motor listrik sebanyak 12.464 unit.

Dia pun optimis, industri kendaraan listrik dapat terus bertumbuh dengan kolaborasi pelaku UKM, pemerintah, BUMN dan swasta.

“Meski tren pemulihan ekonomi mulai terasa, namun kita tidak cukup hanya membawa UMKM kembali pada kondisi sebelum pandemi. Kita ingin momentum covid-19 memperkuat adaptasi, inovasi dan dayasaing UMKM kita. Itulah yang kita sebut transformative recovery atau pemulihan transformatif,” kata Arif.

“Kita harapkan nota kesepahaman ini dapat dilanjutkan dengan aksi-aksi yang mengakselerasi keterlibatan pelaku UKM dalam transformasi kendaraan listrik, mulai dari hulu hingga hilirisasi produk,” lanjutnya.

motor listrik

Di tempat yang sama, Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM, Dadan Kusdiana mengatakan bahwa dalam kerja sama ini, peran pelaku UKM sangat strategis, di mana pelaku UKM diharapkan dapat menjadi penyedia komponen untuk konversi motor listrik, serta melakukan konversi dari bengkel dan workshop.

“Jadi kita akan membina pelaku UKM untuk mengkonversi motor listrik,” ujar Dadan.

Dia menambahkan, pada tahun 2021 lalu, pihaknya telah berhasil menyelesaikan 100 unit motor BBM yang dikonversikan ke motor listrik. Unti ini pun dinyatakan sudah lulus uji yang ada di Kementerian Perhubungan.

Pada tahun 2022 ini, pihaknya pun menargetkan 1.000 unit motor BBM yang dikonversikan menjadi motor listrik. Dari sisi pendanaan akan didukung oleh Pertamina dan PLN.

Tak tanggung-tanggung, pada tahun 2025 pihaknya menargetkan 13 juta unit motor listrik hasil konversi. Hal ini pun akan menciptakan market value untuk pelaku UKM mencapai Rp50 triliun.

“Target kami konversi motor ini yang nilai bukunya sudah nol kita ganti ke motor listrik. Potensinya ini bisa menghemat Rp319 triliun dan penurunan 65 juta ton CO²,” pungkasnya.***

Wakil Ketua MPR Menilai Kenaikan Covid-19 Menunjukan Gejala Berbahaya

0

Bogordaily.net – Wakil Ketua MPR dari Fraksi Partai Demokrat, Syarief Hasan menyoroti kenaikan kasus varian covid-19 (omicron) yang menanjak. Menurut nya, kenaikan ini bahkan dinilai mulai menunjukan gejala berbahaya.

Kenaikan kasus ini bahkan mulai menunjukkan gejala berbahaya seperti pada puncak covid di pertengahan tahun 2021. Hal ini mesti diwaspadai oleh semua pihak, mengingat aktivitas masyarakat dapat kembali terhenti jika tidak dimitigasi dengan baik.

“Kenaikan kasus omicron ini tentu duka bagi kita semua. Meskipun dalam banyak kajian varian ini relatif tidak begitu berbahaya dibanding varian delta, namun tingkat infeksinya sangatlah tinggi. Meski ringan, namun jika menginfeksi orang yang punya komorbid dan ketahanan fisik yang lemah, juga berdampak mematikan. Jadi semestinya kita tidak boleh anggap remeh,” kata Politisi Senior Partai Demokrat ini, dilansir dari laman MPR.

Lebih lanjut Menteri Koperasi dan UKM di era Presiden SBY ini juga mengingatkan bahwa jika kasus omicron ini terus menanjak, maka pemerintah harus mengambil, melanjutkan, dan mempertajam serangkaian kebijakan pengaman sosial untuk membantu warga terdampak, terutama warga berpendapatan rendah. Ini penting karena jika aktivitas perekonomian kembali terhenti, maka masyarakat miskin akan sulit memenuhi kebutuhan dasarnya.

“Tugas negara memastikan semua warganya tercukupi kebutuhan dasarnya. Masyarakat miskin sebagai yang terdampak harus diberikan afirmasi agar dapat terus melanjutkan hidupnya. Jaring pengaman sosial seperti bantuan langsung tunai, bantuan sosial, dan bantuan permodalan UMKM adalah kebijakan yang mesti diambil. Tidak ada cara lain.’” Tegas Syarief.

Menurut Syarief, pemerintah juga harus mengevaluasi anggaran PEN di tahun 2022 yang jauh menurun dibandingkan tahun 2021. Pada tahun 2021, dana PEN dianggarkan sebesar Rp 744,77 T, sementara pada 2022 menurun hanya sebesar Rp 455,62 T. Jika terjadi kenaikan kasus yang sekarang terus menanjak, sudah seharusnya anggaran PEN di tahun ini kembali dinaikkan.

“Perkara dana PEN ini adalah soal keberpihakan. Dengan dampak covid yang langsung memukul kesehatan dan perekonomian rakyat, sudah seharusnya prioritas anggaran dipergunakan untuk penanganan bencana. Terutama bagi warga miskin dan pelaku UMKM sebagai kalangan paling terdampak. Saya mengingatkan dan mendorong pemerintah agar konsisten mengalokasikan anggaran untuk membantu rakyat miskin, dan pelaku UMKM” tutup Syarief.***