Saturday, 25 April 2026
Home Blog Page 6234

Asyik Telepon saat Presiden Pidato, Luhut Runtuhkan Marwah Jokowi

0

Bogordaily.net – Sikap Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Indonesia Luhut Binsar Panjaitan berani teleponan saat Presiden Joko Widodo pidato memiliki dampak politik serius.

Demikian pandangan Direktur Riset Indonesian Presidential Studies (IPS) Arman Salam dikutip dari RMOL, Senin 7 Februari 2022.

Menurut Arman, apa yang dilakukan Luhut makin mengkonfirmasi bahwa Luhut memang menteri yang memiliki pengaruh politik sangat kuat bagi Jokowi.

Apalagi, selama ini label yang disematkan publik pada Luhut adalah menteri yang bisa mengurusi semua tugas dari Joko Widodo.

“Hal ini menimbulkan pertanyaan di tengah publik apakah dalam kabinet ini Jokowi memberikan label menteri segala rupa, sehingga fungsi dan wewenang dari kabinet lain hanya sebatas formalitas tanpa ada kekuatan wewenang yang strategis,” demikian pendapat Arman.

Dampak politik kedua, dijelaskan Arman, sikap Luhut yang asyik telepon saat pimpinannya pidato jelas dapat membuat marwah Jokowi sebagai Kepala Negara dan pemerintahan dapat runtuh atau menurun.

Dalam pandangan Arman, sedekat apapun relasi politik antar Luhut dan Jokowi tindakan teleponan saat orang nomor satu di Indonesia pidato tidaklah pantas.

“Sedekat apapun seorang tokoh tak pantas menunjukannya dalam ruang publik apalagi situasi formal. Ataukah menjadi benar suatu anggapan siapa presiden sebenarnya,” demikian kata Arman.

Sebagai pembantu Jokowi, Luhut seharusnya bisa bersikap profesional menempatkan posisinya.

“Menjaga marwah dan sikap profesional adalah keniscayaan, karena hakekatnya menjadi pemimpin adalah mengemban kepercayaan publik,” pungkas Arman.

Semua elemen pemerintahan harus sadar itu sehingga stabilitas dapat terjaga agar pelayanan dan program bisa berjalan dengan baik.***

Prakiraan Cuaca Cibinong Senin, 7 Februari 2022

Bogordaily.net–Wilayah Cibinong, Kabupaten Bogor hari ini, Senin 7 Februari 2022 diperkiraan akan terjadi hujan ringan hingga hujan petir.

Dikutip dari laman Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), mulai pukul 10.00 WIB cuaca masih berawan dengan dengan suhu 28 derajat celcius, kelembaban udara 75 persen dan kecepatan angin 10 km/jam.

Siang hari pukul 13.00 WIB, hujan dengan intensitas ringan diprediksi mengguyur dengan suhu 32 derajat celcius, kelembaban udara 65 persen dan kecepatan angin 20 km/jam.

Hujan dengan intensitas ringan masih terjadi hingga sore hari. BMKG mencatat pukul 16.00 WIB suhu berada di 27 derajat celcius, kelembaban udara 85 persen dan kecepatan angin 0 km/jam.

Malam hari sebaiknya waspada. Sebab, diprediksi terjadi hujan petir sekitar pukul 19.00 WIB dengan suhu 25 derajat celcius kelembaban udara 85 persen serta kecepatan angin 10 km/jam.

Pukul 22.00 WIB, cuaca akan kembali berawan dengan suhu 24 derajat celcius, kelembaban udara 90 persen dan kecepatan angin 10 km/jam.***

Real Madrid Susah Payah Kalahkan Granada

0

Bogordaily.net–Melawan Granada di Santiago Bernabeu, Senin 7 Februari 2022 dinihari, Real Madrid membawa pulang tiga angka dengan susah payah. Los Blancos menang dengan susah payah berkat gol tunggal Marco Asensio.

Kemenangan mengantarkan Madrid mantap memuncaki klasemen Liga Spanyol. Madrid mengoleksi 53 poin dari 23 pertandiingan, unggul enam poin dari rival terdekatnya Sevilla di peringkat kedua. Sedangkan Granada di urutan 16 dengan 24 poin.

Pada pertandingan yang dilansir dari Detik.com, Real Madrid nyaris kemasukan di lima menit pertama. Thibaut Courtois mesti melakukan penyelamatan gemilang untuk menggagalkan sepakan Antonio Puertas.

Granada kemudian membuat frustrasi Madrid dengan pertahanan yang cukup solid. Namun, pada menit ke-30, bek kiri Granada Carlos Neva nyaris memberikan Madrid keuntungan usai sapuannya mengenai mistar gawangnya sendiri.

Usai turun minum, Luis Maximiano menangkal tembakan Rodrygo dari sudut sempit. Setelahnya Marco Asensio menyundul bola hasil sepak pojok yang membuat Maximiano melakukan penyelamatan lagi.

Kebuntuan terpecah di menit ke-74. Marco Asensio menjebol gawang gawang Granada untuk membawa Madrid memimpin 1-0. Setelah serangan Madrid dipatahkan Granada, Asensio memperoleh bola liar di luar kotak penalti, lalu melepaskan tembakan keras akurat yang bersarang di sudut bawah gawang.

Granada menjadi lebih terbuka setelah kemasukan. Madrid mendapatkan tendangan bebas di posisi berbahaya setelah pelanggaran terhadap Eden Hazard.

Toni Kroos kemudian maju sebagai eksekutor. Ia melepaskan sepakan terarah tetapi masih mudah ditangkap kiper Luis Maximiano.

Madrid pun nyaris menambah golnya pada menit ke-83. Diawali setelah tembakan Luka Jovic diblok, sapuan pertahanan Granada bergulir ke arah Asensio yang diteruskan dengan tembakan kaki kiri. Maximiano masih bisa menahan bola.***

Susunan Pemain

Real Madrid: Courtois, Marcelo, David Alaba, Carvajal, Eder Militao, Luka Modric (Ceballos 87′), Toni Kroos, Isco (Jovic 65′), Camavinga (Valverde 46′), Asensio, Rodrygo (Eden Hazard 65′)

Granada: Luis Maximiano, German Sanchez, Quini, Carlos Neva, Raul Torrente, Gonalons, Antonio Puertas (Dani Raba 71′), Luis Milla (Rochina 81′), Alex Collado (Petrovic 71′), Uzuni (Arezo 80′), Luis Suarez (Molina 63′)

Selamat! Kalahkan Mesir, Senegal Juara Piala Afrika

0

Bogordaily.netSenegal akhirnya menjuarai Piala Afrika 2021. Lewat laga final di Paul Biya Stadium, Olembe, Kamerun, Senin 7 Februari 2022 dini hari, Les Lions de la Taranga (julukan timnas Senegal) sukses mengalahkan Mesir.

Sadio Mane cs berhasil merengkuh gelar juara Piala Afrika 2021 usai menghajar Mesir lewat drama adu penalti. Mereka menang dengan skor 4-2.

Pada jalannya pertandingan seperti dikutip Suara.com, Senegal memulai laga dengan trengginas. Mereka langsung tampil menekan sejak awal. Terbukti, pertandingan baru jalan tujuh menit, Senegal berhasil mendapatkan hadiah penalti usai terjadi pelanggaran di kotak terlarang.

Sayang, Sadio Mane yang maju sebagai eksekutor gagal menyarangkan bola setelah sepakan kerasnya berhasil dibendung kiper Mesir, Mohamed Abougabal.

Abougabal benar-benar tampil bak Spiderman, ia sukses berkali-kali membuat penyelamatan penting ketika para pemain Senegal bertubi-tubi membuat peluang bersih.

Hampir sepanjang babak pertama menekan, Senegal gagal menyarangkan bola. Hampir semua peluang emas berhasil digagalkan kiper Abougabal.

Baru di babak kedua, Mesir mencoba bangkit membalas. Mereka perlahan menemukan ritme permainan. Namun sejumlah peluang juga gagal. Kiper Senegal, Eduardo Mendy tak kalah apik dalam melakukan penyelamatan.

Hingga waktu normal 90 menit selesai, tak ada satupun gol tercipta dari kedua tim. Hingga pertandingan lanjut ke babak tambahan waktu 2×15 menit.

Di babak ini, baik Senegal maupun Mesir sama-sama memiliki peluang emas. Salah satunya adalah tembakan keras Sadio Mane yang lagi-lagi berhasil ditepis kiper Abougabal.

Begitu juga sebuah aksi dari Mohamed Salah nyaris membawa Mesir unggul, tetapi sayang, kali ini giliran kiper Aduardo Mendy yang sukses menyelamatkan gawangnya dari kebobolan.

Di babak tambahan waktu ini pun, kedua tim gagal menyarangkan bola. Hingga akhirnya pertandingan harus diselesaikan lewat babak adu penalti.

Pada babak ini, nyaris pemain hingga penonton satu stadion tegang. Sadio Mane bahkan tak bisa menyembunyikan raut tegangnya. Ia yang biasa tenang, tampak terus berjalan tak seperti rekan-rekannya yang memilih berkumpul menunggu giliran penendang.

Senegal mendapat giliran pertama, Kalidou Koulibaly sukses menyarangkan bola, skor 1-0 untuk Senegal.

Giliran Mesir menyamakan kedudukan 1-1 setelah eksekusi Ahmed Sayed gagal dibendung kiper Mendy.

Senegal kembali memimpin 2-1 setelah sepakan Abdou Diallo menembus jala Mesir.

Petaka bagi Mesir datang saat penendang kedua mereka Mohamed Abdelmonem gagal menyarangkan bola setelah hanya membentur tiang gawang.

Di saat posisi menguntungkan bagi Senegal, kiper Abougabal tampil sebagai pahlawan usai menepis eksekusi penendang ketiga Senegal, Bounar Sarr.

Skor penalti menjadi sama kuat 2-2 setelah penendang ketiga Mesir, Marwan Hamidi berhasil menceploskan bola.

Eksekutor keempat Senegal, Bamba Dieng sukses mengecoh kiper Mesir.

Kali ini giliran kiper Eduardo Mendy yang tampil gemilang, ia berhasil menggagalkan eksekusi penendang keempat Mesir, Mohanad Lasheen.

Sadio Mane tampil sebagai eksekutor kelima Senegal sekaligus sebagai penentu, tak ingin gagal seperti saat waktu normal, dengan dingin ia melepaskan tendangan keras yang gagal dibendung Abougabal, Senegal pun menang dengan skor 4-2.***

 

Susunan pemain:

Senegal (4-2-3-1): Eduardo Mendy, Bouna Sarr, Kalidou Koulibaly, Abdou Diallo, Saliou Ciss, Cheikhou Kouyate, Nampalys Mendy, Ismaila Sarr, Idrissa Gana Gueye, Sadio Mane, Famara Diedhiou

 

Mesir (4-3-3): Mohamed Abougabal, Ahmed Abou El Fotouh, Mahmoud El Wensh, Mohamed Abdelmonem, Emam Ashour, Amr Al Sulaya, Mohamed Elneny, Hamdi Fahti, Omar Marmoush, Mostafa Mohamed, Mohamed Salah

Delapan Jenazah Korban Kecelakaan Maut Bus Pariwisata di Bantul Dimakamkan Satu Liang Lahat

0

Bogordaily.netKecelakaan maut sebuah bus pariwisata yang menewaskan 13 orang di dekat Bukit Bego, Jalan Dlingo-Imogiri, Kabupaten Bantul, Yogyakarya meninggalkan cerita pilu. Terlebih sebagian besar jenazah merupakan warga  Kedungrejo, Mranggen, Polokarto, Kabupaten Sukoharjo.

Camat Polokarto, Heri Mulyadi mengatakan rencananya jenazah para korban dimakamkan, Senin, 7 Februari 2022 pagi. Di antara 8 jenazah merupakan warga Kedungrejo, Mranggen, Polokarto, Sukoharjo yang akan dimakamkan dalam satu liang lahat di TPU desa setempat.

“Khusus dari Desa Mranggen ada 8 korban yang akan dimakamkan satu liang lahat. Kesepakatan dari pihak keluarga seperti itu,” ujar Heri Mulyadi saat berada di RSUD Ir Soekarno Sukoharjo, seperti dikutip Suarasurakarta.id.

Heri memaparkan, korban meninggal dunia banyak dari Desa Mranggen mengingat pabrik konveksi tersebut berasal dari desa itu.

“Satu liang lahat itu dari beberapa keluarga. Ada satu kelaurga termasuk suami istri,” tambahnya.

Sebelumnya diberitakan, kecelakaan maut terjadi di Jalan Dlingo-Imogiri, Kabupaten Bantul, Yogyakarta, Minggu, 6 Februari 2022 sore menyebabkan 13 orang meninggal dunia serta puluhan lainnya luka-luka.

Kecelakaan tunggal terjadi saat bus pariwisata membawa rombongan karyawan pabrik konveksi PT Adiva asal Desa Mranggen, Kecamatan Polokarto menuju Pantai Parangtritis.

Kapolres Bantul AKBP Ihsan mengatakan bus mengalami oleng sejak sebelum melewati turunan di Jalan Dlingo-Imogiri. Bus kemudian menghantam tembok tebing usai sopir banting stir. Kasatlantas Polres Bantul, AKP Gunawan Setiyabudi menyebut hingga kini pihaknya masih menyelidiki kecelakaan itu.

“Kalau kejadiannya bus dari atas lalu turun ke bawah dan menghantam pembatas jalan sampai akhirnya terjadi laka. Dari awal sudah oleng, diduga rem blong,” terang Gunawan.***

Lebih Dekat dengan Sastrawan Goenawan Mohamad

0

Bogordaily.net–Goenawan Mohamad merupakan sastrawan terkemuka di Indonesia. Berkat kiprahnya, ia diusulkan menerima nobel sastra pada 2023 atau tahun-tahun berikutnya. Berbicara sosoknya, berikut sepak terjang Goenawan Mohamad seperti dilansir dari Wikipedia.

Lahir di Batang, 29 Juli 1941 pemilik nama lengkap Goenawan Soesatyo Mohamad merupakan salah seorang pendiri Majalah Tempo. Ia merupakan adik Kartono Mohamad, seorang dokter yang pernah menjabat sebagai ketua IDI (Ikatan Dokter Indonesia).

Goenawan Mohamad merupakan intelektual yang memiliki pandangan yang liberal dan terbuka. Seperti kata Romo Magniz-Suseno, salah seorang koleganya, lawan utama Goenawan Mohamad adalah pemikiran monodimensional.

Pendiri dan mantan Pemimpin Redaksi Majalah Berita Tempo, ini pada masa mudanya lebih dikenal sebagai seorang penyair. Ia ikut menandatangani Manifesto Kebudayaan 1964 yang mengakibatkannya dilarang menulis di berbagai media umum. Menulis sejak berusia 17 tahun, dua tahun kemudian Goenawan Mohamad menerjemahkan puisi penyair wanita Amerika, Emily Dickinson.

Sejak di kelas 6 SD, ia mengaku menyenangi acara puisi siaran RRI. Kemudian kakaknya yang dokter, ketika itu berlangganan majalah Kisah asuhan H.B Jassin.

Goenawan yang biasanya dipanggil Goen, belajar psikologi di Universitas Indonesia, ilmu politik di Belgia, dan menjadi Nieman Fellow di Harvard University, Amerika Serikat. Goenawan menikah dengan Widarti Djajadisastra dan memiliki dua anak.

Karier GM—panggilan singkatnya—dimulai dari redaktur Harian KAMI (1969-1970), redaktur Majalah Horison (1969-1974), pemimpin redaksi Majalah Ekspres (1970-1971), pemimpin redaksi Majalah Swasembada (1985). Dan sejak 1971, Goenawan bersama rekan-rekannya mendirikan majalah Mingguan Tempo, sebuah majalah yang mengusung karakter jurnalisme majalah Time.

Di sana, ia banyak menulis kolom tentang agenda-agenda politik di Indonesia. Jiwa kritisnya membawanya untuk mengkritik rezim Soeharto yang pada waktu itu menekan pertumbuhan demokrasi di Indonesia. Tempo dianggap sebagai oposisi yang merugikan kepentingan pemerintah, sehingga dihentikan penerbitannya pada 1994.

Goenawan Mohammad awalnya berharap bisa membangkitkan Tempo lagi lewat PWI (Persatuan Wartawan Indonesia), tempat ia menjadi salah satu anggota. Setelah PWI yang terkooptasi rezim Soeharto dan ternyata tak bisa diandalkan, Goenawan mendukung inisiatif para jurnalis muda idealis yang mendirikan Aliansi Jurnalis Independen (AJI), asosiasi jurnalis independen pertama di Indonesia.

Ia juga turut mendirikan Institusi Studi Arus Informasi (ISAI) yang bekerja mendokumentasikan kekerasan terhadap dunia pers Indonesia. Ketika Majalah Tempo kembali terbit setelah Soeharto diturunkan pada tahun 1998, berbagai perubahan dilakukan seperti jumlah halaman tetapi tetap mempertahankan mutunya. Tidak lama kemudian, Tempo memperluas usahanya dengan menerbitkan surat kabar harian Koran Tempo.

Setelah terbit beberapa tahun, Koran Tempo menuai masalah. Pertengahan Mei 2004, Pengadilan Negeri Jakarta Timur menghukum Goenawan Mohammad dan Koran Tempo untuk meminta maaf kepada Tommy Winata.

Pernyataan Goenawan Mohammad pada tanggal 12-13 Maret 2003 dinilai telah melakukan pencemaran nama baik bos Artha Graha itu. Selepas jadi pemimpin redaksi majalah Tempo dua periode (1971-1993 dan 1998-1999), Goenawan rehat sebagai wartawan.

Bersama musisi Tony Prabowo dan Jarrad Powel ia membuat libretto untuk opera Kali (dimulai 1996, tetapi dalam revisi sampai 2003) dan dengan Tony, The King’s Witch (1997-2000). Yang pertama dipentaskan di Seattle (2000), yang kedua di New York.

Pada tahun 2006, Pastoral, sebuah konser Tony Prabowo dengan puisi Goenawan, dimainkan di Tokyo, 2006. Pada tahun ini juga ia mengerjakan teks untuk drama-tari Kali-Yuga bersama koreografer Wayan Dibya dan penari Ketut beserta Gamelan Sekar Jaya di Berkeley, California.

Dia juga ikut dalam seni pertunjukan di dalam negeri. Dalam bahasa Indonesia dan Jawa, Goenawan menulis teks untuk wayang kulit yang dimainkan Dalang Sudjiwo Tedjo, Wisanggeni, (1995) dan Dalang Slamet Gundono, Alap-alapan Surtikanti (2002), dan drama-tari Panji Sepuh koreografi Sulistio Tirtosudarmo.

Selama kurang lebih 30 tahun menekuni dunia pers, Goenawan menghasilkan berbagai karya yang sudah diterbitkan, di antaranya kumpulan puisi dalam Parikesit (1969) dan Interlude (1971), yang diterjemahkan ke bahasa Belanda, Inggris, Jepang, dan Prancis.

Sebagian esainya terhimpun dalam Potret Seorang Penyair Muda Sebagai Si Malin Kundang (1972), Seks, Sastra, dan Kita (1980). Tetapi lebih dari itu, tulisannya yang paling terkenal dan populer adalah Catatan Pinggir (Caping), sebuah artikel pendek yang dimuat secara mingguan di halaman paling belakang Majalah Tempo.

Konsep dari Caping adalah sekadar sebuah komentar ataupun kritik terhadap batang tubuh yang utama. Artinya, Caping mengambil posisi di tepi, bukan posisi sentral. Sejak kemunculannya pada akhir tahun 1970-an, Catatan Pinggir telah menjadi ekspresi oposisi terhadap pemikiran yang picik, fanatik, dan kolot.

Catatan Pinggir, esai pendeknya tiap minggu untuk Majalah Tempo, (kini sudah terbit jilid ke-14) di antaranya terbit dalam terjemahan Inggris oleh Jennifer Lindsay, dalam Sidelines (Lontar Foundation, 1994) dan Conversations with Difference (19….).

Kritiknya diwarnai keyakinan Goenawan bahwa tak pernah ada yang final dalam manusia. Kritik yang, meminjam satu bait dalam sajaknya, “dengan raung yang tak terserap karang”.

Kumpulan esainya berturut-turut: Catatan Pinggir (14 jilid, esai-esai Majalah Tempo), Potret Seorang Penyair Muda Sebagai Malin Kundang (1972), Seks, Sastra, Kita (1980), Kesusastraan dan Kekuasaan (1993), Setelah Revolusi Tak Ada Lagi (2001), Kata, Waktu (2001), Eksotopi (2002).

Sajak-sajaknya dibukukan dalam Parikesit (1971), Interlude (1973), Asmaradana (1992), Misalkan Kita di Sarajevo (1998), dan Sajak-Sajak Lengkap 1961-2001 (2001). Terjemahan sajak-sajak pilihannya ke dalam bahasa Inggris, oleh Laksmi Pamuntjak, terbit dengan judul Goenawan Mohamad: Selected Poems (2004).

Setelah pembredelan Tempo pada 1994, ia mendirikan ISAI (Institut Studi Arus Informasi), sebuah organisasi yang dibentuk bersama rekan-rekan dari Tempo dan Aliansi Jurnalis Independen, serta sejumlah cendekiawan yang memperjuangkan kebebasan ekspresi.

Secara sembunyi-sembunyi, antara lain di Jalan Utan Kayu 68H, ISAI menerbitkan serangkaian media dan buku perlawanan terhadap Orde Baru. Sebab itu di Utan Kayu 68H bertemu banyak elemen: aktivis pro-demokrasi, seniman, dan cendekiawan, yang bekerja bahu membahu dalam perlawanan itu.

Dari ikatan inilah lahir Teater Utan Kayu, Radio 68H, Galeri Lontar, Kedai Tempo, Jaringan Islam Liberal, dan terakhir Sekolah Jurnalisme Penyiaran, yang meskipun tak tergabung dalam satu badan, bersama-sama disebut “Komunitas Utan Kayu”. Semuanya meneruskan cita-cita yang tumbuh dalam perlawanan terhadap pemberangusan ekspresi. Goenawan Mohamad juga punya andil dalam pendirian Jaringan Islam Liberal.

Pada 2006, Goenawan dapat anugerah sastra Dan David Prize, bersama esais dan pejuang kemerdekaan Polandia, Adam Michnik, dan musikus Amerika, Yo-yo-Ma. Tahun 2005 ia bersama wartawan Joesoef Ishak dapat Wertheim Award.

Selain kecimpungnya di dunia jurnalistik dan sastra, Goenawan juga mengurus  Kamunitas Salihara, sebuah tempat berkesenian di kawasan Salihara, Pasar  Minggu, Jakarta Selatan. Tempat ini juga kadang digunakan diskusi  dengan mengangkat tema HAM, agama, demokrasi, dan sebagainya.(Gibran)

Prakiraan Cuaca Kota Bogor Senin, 7 Februari 2022

0

Bogordaily.net–Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperkirakan cuaca Kota Bogor hari ini, Senin 7 Februari 2022, diprediksi akan diguyur hujan dengan intensitas ringan hingga hujan petir.

BMKG mencatat, pukul 07.00 Kota Bogor berawan dengan suhu 23 derajat celcius, kelembaban udara 85 persen dan kecepatan angin 10 km/jam.

Pukul 10.00 cuaca masih berawan dengan suhu 26 derajat celcius, kelembaban udara 75 persen dan kecepatan angin 10 km/jam.

Siang hari pukul 13.00 WIB, hujan dengan intensitas sedang diprediksi mengguyur Kota Bogor dengan suhu 31 derajat celcius, kelembaban udara 65 persen dan kecepatan angin 20 km/jam.

Sore hari  BMKG memperkirakan hujan sedang masih terjadi pada pukul 16.00 WIB dengan suhu 26 derajat celcius, kelembaban udara 85 persen dan kecepatan angin 0 km/jam.

Hujan dengan intensitas sedang diprediksi masih terjadi hingga malam hari. Pukul 19.00 WIB suhu akan berada di posisi 23 derajat celcius kelembaban udara 90 persen dan kecepatan angin 10 km/jam.

Cuaca akan kembali berawan pukul 22.00 WIB dengan suhu 23 derajat celcius kelembaban udara 90 persen dan kecepatan angin 0 km/jam.***

AS Sebut Rusia Bisa Saja Segera Serang Ukraina

0

Bogordaily.net–Ketegangan antara Rusia dan Ukraina tampaknya semakin memanas. Penasihat Keamanan Nasional Amerika Serikat, Jake Sullivan, bahkan memperingatkan Rusia saat ini sudah dalam posisi siap menyerang Ukraina kapan pun.

“(Serangan) bisa saja terjadi besok atau mungkin beberapa pekan ke depan,” ujar Sullivan, seperti dikutip CNNIndonesia.com dari Associated Press, Minggu, 6 Februari 2022.

Namun, Sullivan masih membuka kemungkinan Rusia menempuh jalur diplomasi untuk meredam ketegangan di perbatasan Ukraina.

“Kuncinya, Amerika Serikat harus siap dengan segala kemungkinan dan menyatukan langkah dengan sekutu dan rekan kita,” lanjut Sullivan.

Di sisi lain, penasihat kepresidenan Ukraina, Mykhailo Podolyak, menegaskan bahwa kemungkinan untuk menyelesaikan masalah ini melalui jalur diplomasi “lebih tinggi ketimbang meningkatkan ketegangan lebih jauh.”

Dilansir AFP, Ukraina sudah menyadari bahwa Rusia mengerahkan lebih dari seratusb ribu tentara di perbatasan negaranya.

Podolyak menganggap pengerahan itu “tak mengejutkan” sebab Rusia memang sedang terus berupaya menekan Ukraina beberapa waktu belakangan ini.

“Sampai kapan Rusia melakukan aktivitas itu dan untuk apa? Hanya Kremlin yang bisa tahu jawaban pasti dari pertanyaan ini,” ujarnya.

Sebelum Podolyak, Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky, juga meminta agar warga tetap tenang meski AS terus menyebut bahwa Rusia sudah siap menyerang.

Di sisi lain, Rusia juga sudah membantah tudingan bahwa mereka siap menyerang Ukraina. Presiden Vladimir Putin menegaskan, Rusia mengerahkan pasukan ke perbatasan Ukraina justru karena terancam dengan pergerakan NATO.

Sementara itu Juru bicara Kementerian Pertahanan AS, John Kirby, memastikan bahwa negaranya tak mengirimkan pasukan untuk bertempur di Ukraina, yang bukan merupakan anggota NATO. Meski demikian Putin tetap khawatir Ukraina akan masuk NATO di masa depan.***

Siklon Batsirai Tewaskan 10 Orang di Madagaskar

0

Bogordaily.net– Siklon Batsirai menerjang Madagaskar sejak akhir pekan hingga Minggu, 6 Februari 2022 menewaskan sepuluh warga dan 48 ribu lainnya terpaksa mengungsi.

Penanggung jawab manajemen risiko Badan Manajemen Bencana Madagaskar, Paolo Emilio Raholinarivo, seperti dilansir CNNIndonesia.com dari AFP mengonfirmasi jumlah korban tewas ini saat ditanya AFP. Namun, ia tak menjabarkan lebih lanjut.

Seorang anggota Badan Manajemen Bencana Madagaskar lainnya, Faly Aritiana Fabien, menjelaskan bahwa Siklon Batsirai mulai berembus di kawasan Mananjary pada Sabtu, 5 Februari 2022 malam.

Membawa angin berkecepatan 165 kilometer per jam, SiklonBatsirai membuat seluruh kawasan yang dilewati porak-poranda. DiMananjary, pohon-pohon tumbang, bangunan hancur, dan atap-atap rumah warga tercabut.

Tak hanya itu, Siklon Batsirai juga memicu hujan lebat di sejumlah daerah. Badan Meteorologi Madagaskar sempat memperingatkan bahaya banjir akibat hujan tersebut.

“Mananjary benar-benar hancur. Ke mana pun kalian berjalan, semuanya hancur,” ujar seorang warga bernama Faby.

Akibat Batsirai ini, seorang warga lainnya, Fana, sampai-sampai meyakini “nyaris 95 persen kota hancur.”

Sementara itu Program Pangan Dunia memperkirakan 595 ribu warga Madagaskar kemungkinan terkena dampak langsung Batsirai.***

Ciye… Ciuman dengan Cho Yi Hyun Jadi Adegan Favorit Lomon

0

Bogordaily.net–Lomon salah satu bintang All of Us Are Dead mengungkap adegan ciumannya dengan Cho Yi Hyun menjadi adegan paling favorit baginya.

All of Us Are Dead saat ini sedang menjadi sorotan di Netflix. Serial yang menceritakan sekelompok anak SMA yang terjebak dan bertahan hidup dari serangan zombie itu dibintangi oleh Park Ji Hu, Yoon Chan Young, Cho Yi Hyun dan Lomon.

Adegan ciuman Lomon dan Cho Yi Hyun menjadi salah satu adegan yang tengah ramai dibicarakan. Rupanya, adegan itu diambil berulang-ulang sampai 17 kali.

Melansir Suara.com dari Soompi, mereka mengaku kesulitan karena adegan itu dilakukan dengan mata Cho Yi Hyun yang tertutup.

“17 kali? (Mengambil adegan ciuman) kami benar-benar melakukan banyak pengambilan,” kata Lomon.

Cho Yi Hyun menjelaskan, ia kesulitan menemukan bibir Lomon karena matanya tertutup. Ia pun merasa tidak puas hingga meminta take ulang.

“Saya merasa sangat kasihan para Lomon. Karena mata saya tertutup ketika saya bersandar (untuk ciuman), jadi saya tidak dapat menemukan di mana bibirnya berada,” kata Cho Yi Hyun.

Sang sutradara Lee Jae Gyu bahkan meledek Lomon di adegan ciuman tersebut. Menurutnya, Lomon tak berhenti tersenyum menonton adegan itu.

Lomon mengaku sempat khawatir sebelum pengambilan adegan ciuman tersebut. Meski gugup dan dilakukan berulang kali, adegan ciuman itu menjadi adegan favorit Lomon.

“Setelah dia menciumku, aku menyadari, ‘oh, jadi ini alasan para aktor melakukan drama percintaan, ini adalah adegan favorit saya!’,” aku Lomon.***