Sunday, 26 April 2026
Home Blog Page 6246

Duet Anies Baswedan-AHY Digadang-gadang Unggul Dalam Pilpres 2024

0

Bogordaily.net – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan diduetkan dengan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono alias AHY. Anies Baswedan dan AHY digadang-gadang maju dalam Pilpres 2024.

Hal tersebut diungkapkan oleh pengamat politik Khoirul Umam.

Dikutip dari wartaekonomi–jaringan Suara.com, duet Anies-AHY disebut bakal seperti Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Jusuf Kalla (JK).

Jika Anies-AHY duet di Pilpres 2024, maka kemungkinan akan seperti Pilpres 2004.

“Ini bisa saja duet Anies-AHY mengulang kemenangan SBY-JK sebagaimana terjadi di Pemilu 2004 lalu,” kata Khoirul, dikutip dari wartaekonomi, Sabtu, 5 Februari 2022.

Dia kemudian menilai Anies Baswedan cocok apabila berduet dengan AHY.

“Saya rasa itu sudah pas, Anies Baswedan mentor politiknya JK. Jadi Anies-AHY ini sudah pasangan yang pas untuk diusung di Pilpres 2024, tinggal menunggu partai pengusung sebagai sponsor,” ungkapnya.

Khoirul berpendapat agar pasangan Anies-AHY dapat segera dideklarasikan. Menurutnya, hal tersebut akan menarik dukungan partai pendukung untuk dijadikan koalisi.

“Partai politik itu yang berada di garis ideologi nasionalis dan khususnya dari garis ideologi politik Islam. Sehingga tidak ada kegamangan yang menjadi sumber split ticket voting,” bebernya.

Klaster Usaha Bunga Krisan Tomohon, BRI Bantu Petani Bunga Perkuat Usaha

0

Bogordaily.net – Fokus kepada pendampingan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) terus konsisten dilakukan oleh BRI sebagai bentuk komitmen bank UMKM terbesar di Indonesia. BRI terus memberdayakan berbagai macam klaster usaha di berbagai daerah di Indonesia.

Salah satunya Klaster Usaha Bunga Krisan yang menjadi binaan BRI ini diketuai oleh Alexander Paat (51), seorang warga Tomohon, Provinsi Sulawesi Utara. Berbekal semangat pantang menyerah, Ia tak ragu saat mengubah usahanya dari petani hortikultura menjadi petani Bunga Krisan. Ia semakin yakin mengembangkan usaha Bunga Krisan setelah mendapat kucuran dana Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari BRI.

Alexander menuturkan bahwa daerahnya dari dahulu dikenal sebagai penghasil sayur mayur. Namun seiring berjalannya waktu, masyarakat di daerah yang tanahnya subur tersebut melihat potensi pengembangan pertanian bunga lebih menjanjikan.

Oleh karena itu pada Maret 2020 saat pandemi melanda Tanah Air, Alexander beralih menjadi petani Bunga Krisan. Karena nilai jual Bunga Krisan lebih tinggi. Tomohon dari dulu dikenal pusatnya sayur mayur. Masyarakat di sini berpindah menjadi florist belum lama, ujarnya.

Dari hitung-hitungan Alexander, dengan kepemilikan area tanam sekitar 10 meter X 20 meter nilai ekonomi Bunga Krisan mencapai Rp24 juta dalam satu kali masa panen. Adapun waktu penanaman hingga panen memakan waktu sekitar tiga bulan.

Sementara jika menanam sayur mayur dengan luas lahan dan kurun waktu yang sama, hanya menghasilkan sekitar Rp6 juta. Itupun dengan kondisi harga komoditas yang sedang naik.

“Makanya kami pindah ke florist. Untuk daerah Tomohon harga Bunga Krisan bagus. Nilai jual lumayan, istilahnya stabil. Kadang per tangkai harga naik atau turun tetap ada keuntungan, kata dia.

Untuk pemasaran Alexander mengaku masih fokus di sekitar wilayah Tomohon. Namun, asa Alexander semakin besar karena ke depan pemerintah daerah setempat akan mengembangkan potensi ekonomi Bunga Krisan.

Alexander mengatakan pada Oktober 2022 pemerintah akan mendorong ekspor Bunga Krisan dari Tomohon ke beberapa pasar di luar negeri. Hal itu sudah menjadi program kerja pemerintah Kota Tomohon.

Dia pun menuturkan, selama ini pemerintah daerah sudah memberikan dukungan secara aktif. “Ada bantuan biasanya berupa fasilitas seperti pupuk. Oleh karena itu ke depan pasti kami tekuni Bunga Krisan, ujarnya.

 

Dukungan BRI

Alexander pun menceritakan, saat beralih menjadi petani Bunga Krisan awalnya kesulitan akan dana. Masalahnya untuk menanam Bunga Krisan lahan tanam harus ditutupi saung. Biaya untuk hal tersebut tak kecil bagi petani di sana.

Peluang tersebut tak luput dari perhatian Kantor Cabang BRI Tondano. Melalui dana KUR akhirnya harapan Alexander bisa terpenuhi. “Maka kami bisa bikin saung. Itu awal mula kami pinjam ke BRI, kenangnya.

Selain memberikan kucuran dana, BRI pun mendorong Alexander memperkuat ekosistem usaha melalui pembentukan klaster usaha binaan. Alexander pun menghimpun koleganya sesama petani membentuk Klaster Manimpayo.

Alexander menjadi ketua klaster tersebut dan mendorong kelompoknya untuk mengajukan pinjaman dana usaha kepada BRI. Alexander dan kelompok taninya merasa bersyukur karena memperoleh kemudahan pengembangan usaha.

Kini klaster usaha binaan BRI yang terletak di desa Kakaskasen 1 ini menjadi wadah bagi petani Bunga Krisan yang mendapat dukungan langsung kepala desa setempat. Dengan demikian, Alexander semakin optimistis sektor pertanian bunga di desanya semakin memberdayakan ekonomi masyarakat setempat.

Dia berharap kelompok usahanya yang saat ini beranggotakan 15 orang dapat terus berkembang dengan bergabungnya petani-petani bunga lain di kelurahan tersebut bersama Klaster Manimpayo. Sehingga bisa lebih mengembangkan usaha dan meningkatkan kesejahteraan petani bunga.

Sementara itu, Direktur Bisnis Mikro BRI Supari menjelaskan bahwa BRI terus mengambil peran dalam pemberdayaan pelaku UMKM. Dalam proses tersebut, muncul jenis kesamaan usaha dalam satu wilayah yang akhirnya dikelompokkan menjadi klaster usaha.

Para Mantri BRI kemudian memberikan pembinaan pada setiap klister seoerti literasi bisnis dan digital sesuai dengan kebutuhan para pelaku usaha dengan memperhatikan berbagai aspek mulai dari kualitas SDM, teknologi, potensi pasar, networking, inklusi hingga pelatihan, ujarnya.

BRI akan terus berupaya mengambil bagian dalam mengembangkan pertumbuhan usaha dengan memberikan pembinaan, pelatihan, bantuan sarana dan prasarana, hingga financial advisory melalui para mantri serta memberdayakan klaster usaha agar dapat menjadi embrio korporatisasi UMKM kedepannya, tutur Supari.

FKUB Bersama Bima Arya Menyerukan Semangat Persaudaraan Harus Terus Dikuatkan

0

Bogordaily.net – Para tokoh lintas agama dari Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Bogor memperingati Hari Persahabatan Manusiawi Internasional di Paroki Santo Fransiskus Asisi Sukasari, Jalan Siliwangi, Bondongan, Kota Bogor, Jumat 4 Februari 2022.

Dalam acara yang dihadiri Wali Kota Bogor Bima Arya ini, para tokoh lintas agama mengajak seluruh umat manusia untuk tetap menjaga persaudaraan, memperkuat iman dan saling memperkokoh persatuan dan kesatuan dalam perbedaan.

Bima Arya dalam sambutannya diacara FKUB mengatakan, persaudaraan yang terjaga dari masa ke masa di kota hujan ini bukan hadiah.

“Ini adalah ikhtiar yang harus terus dikuatkan dari generasi ke generasi. Jangan sampai berhenti di sini. Jangan sampai terputus di generasi kita atau setelah kita,” ungkap Wali Kota Bogor Bima Arya.

Menurutnya, membangun kota itu bukan hanya membangun fisik atau infrastruktur, tapi juga kultur. “Menata kota itu bukan hanya membangun infrastruktur tapi membangun kultur, membangun kebiasaan yang menghormati perbedaan. Kita jelaskan ke anak cucu kita bahwa berbeda itu biasa. Bagaimana kita meyakinkan lingkungan kita bahwa perbedaan itu keniscayaan. Bagaimana kita mengelola setiap perbedaan menjadi kekuatan itu adalah PR kita bersama,” jelasnya.

Bima Arya mencontohkan banyak negara yang peradabannya lebih maju, harus hancur karena konflik.

“Sering kita lupa bahwa bangsa yang besar di dunia ini yang peradabannya maju, yang peradabannya kuat bisa hancur dalam hitungan hari karena manusianya, karena konflik yang terjadi.

Mereka lupa kemegahan pembangunan fisik tidak diiringi dengan membangun manusia karena kecolongan. Itulah yang terjadi di negara-negara eks Rusia, di Afrika dan lain sebagainya,” kata Bima.

Hal-hal seperti itu, lanjutnya, bukan tidak mungkin akan terjadi di Indonesia jika bangsa kita tidak memiliki semangat kebersamaan dalam keberagaman.

“l”Hari ini Indonesia diuji. Ada sisa-sisa residu dari kontestasi Pilgub hingga Pilpres. Mari kita potong konflik itu, mari kita gunting sisa-sisa ketidakpercayaan, kebencian, permusuhan itu cukup sampai saat itu. Apa yang kita lakukan hari ini sangat menentukan apa yang akan dialami generasi selanjutnya,” terang pria yang juga menjabat Ketua APEKSI ini.

“Saya bersyukur sekali bersama Badan Sosial Lintas Agama (Basolia), FKUB, dengan semuanya menjaga itu. Tapi itu belum cukup. Kita harus lakukan itu secara sistematis. Karena kalau tidak, yang berbeda DNA ini yang akan melakukan itu secara sistematis juga. Kalau kita tidak memiliki strategi yang sistematis, maka persaudaraan, kebersamaan dalam keberagaman itu akan tergerus,” tambahnya.

Bima Arya kemudian mengajak semua untuk berintrospeksi dan saling menguatkan persaudaraan diantara sesama manusia.

“Mari kita bermuhasabah, berkontemplasi untuk merenungi seberapa kuat persaudaraan kita ini. Apakah rasa bersaudara kita cukup kuat untuk menghadapi kontestasi politik nanti? Apakah persaudaraan ini cukup kuat ketika kita diterjang varian baru Covid-19 lagi misalnya? Apakah persaudaraan kita cukup kuat untuk membawa kita tetap bertahan di berbagai ujian? Modalitas kita luar biasa. Kita bangga begitu banyak cerita-cerita inspiratif di setiap sudut kota tentang persaudaraan, tentang kebersamaan,” tandasnya.

Dalam kesempatan tersebut, juga dilakukan bakti sosial ratusan paket sembako untuk warga yang disalurkan melalui masjid-masjid di sekitar Gereja Santo Fransiskus Asisi.

Uskupan Bogor Monsinyur Paskalis Bruno Syukur mengatakan, semangat Hari Persahabatan Manusiawi Internasional merupakan semangat toleransi untuk menumbuhkan rasa persaudaraan diantara umat manusia.

“Kami menyadari bahwa kita perlu berjalan bersama. Karena perjalanan bersama perlu ada semangat toleransi. Meneguhkan dan menguatkan perbedaan bukan hanya perbedaan agama tetapi perbedaan karakter, dan perbedaan fungsi kita, untuk Indonesia Maju dan Indonesia Kuat,” tutupnya.

 

 

Ibnu Galansa Montazery

Varian Baru HIV VB Lebih Mematikan Ditemukan di Belanda

0

Bogordaily.net – Analisis peneliti Oxford yang diterbitkan di jurnal “Science” menunjukkan, pasien yang terinfeksi dengan HIV “varian VB” memiliki tingkat virus 3,5 hingga 5,5 kali lebih tinggi dalam darah dibanding mereka yang terinfeksi varian lain, dengan volume virus lebih banyak. Sistem kekebalan tubuh juga cepat menurun.

Penelitian ini juga menemukan bahwa setelah memulai pengobatan, individu dengan varian VB memiliki pemulihan sistem kekebalan dan kelangsungan hidup yang serupa dengan individu varian HIV lainnya.

“Tidak ada alasan untuk khawatir dengan varian virus baru ini,” kata ahli epidemiologi Oxford Chris Wymant, penulis utama makalah tersebut dalam sebuah wawancara dengan AFP.

Menurut para peneliti, kemungkinan varian baru muncul pada akhir 1980-an dan awal 1990-an di Belanda, tetapi mulai menurun sekitar 2010.

Tim peneliti percaya bahwa pengobatan HIV yang meluas di Belanda tidak berkontribusi pada evolusi virus, di mana deteksi dini dan pengobatan adalah yang terpenting.

“Temuan kami menekankan pentingnya pedoman Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) bahwa individu yang berisiko tertular HIV memiliki akses tes rutin untuk memungkinkan diagnosis dini, diikuti dengan pengobatan segera,” kata rekan penulis Christophe Fraser, yang juga seorang peneliti Oxford dalam siaran pers.

Hasil penelitian tersebut juga mendukung teori bahwa virus dapat berevolusi menjadi lebih ganas.

Varian Delta adalah contoh terbaru lainnya

Penemuan varian baru HIV harus “menjadi peringatan bahwa kita tidak boleh terlalu percaya diri mengatakan virus hanya akan berevolusi menjadi lebih ringan,” kata Wymant kepada AFP.

Secara total, tim menemukan 109 orang terinfeksi varian VB, di mana empat di antaranya tinggal di luar Belanda, tetapi masih di kawasan Eropa Barat.

500 mutasi virus

Virus HIV terus berkembang, sehingga setiap orang yang terinfeksi memiliki versi yang sedikit berbeda. Varian VB yang ditemukan, memiliki lebih dari 500 mutasi.

“Menemukan varian baru adalah hal biasa, tetapi menemukan varian baru dengan sifat yang tidak biasa, bukanlah hal yang biasa — terutama yang meningkatkan virulensi,” jelas Wyman.

Tim peneliti pertama kali mengidentifikasi varian VB pada 17 orang dengan HIV positif dan menguraikan kumpulan data yang luas dari proyek BEEHIVE, sebuah inisiatif pengumpulan dan analisis data di Eropa dan Uganda. Karena 15 dari 17 kasus berasal dari Belanda, mereka mempelajari lebih lanjut data dari 6.700 orang Belanda yang HIV positif dan mengidentifikasi 92 lainnya.

Kemunculan paling awal dari varian VB dalam data mereka ditemukan pada seseorang yang didiagnosis pada 1992 yang memiliki varian versi awal, dan terbaru diketahui pada 2014.

Peneliti lain sejak itu menemukan individu lain dengan varian yang didiagnosis setelah 2014.

Dokter biasanya mengukur penurunan sistem kekebalan HIV dengan memantau penurunan sel T CD4, yang ditargetkan oleh virus HIV dan sangat penting untuk melindungi tubuh dari infeksi.

Pada pasien yang terinfeksi varian VB, penurunan CD4 terjadi dua kali lebih cepat dibandingkan varian lainnya, “menempatkan mereka pada risiko mengembangkan AIDS jauh lebih cepat,” kata para peneliti.

Selain dampak varian baru yang meningkat pada sistem kekebalan, tim juga menemukan varian VB lebih mudah menular.

Mereka sampai pada kesimpulan itu setelah membandingkan versi berbeda dari varian VB yang diambil dari pasien yang terinfeksi. Fakta di mana virus pada jenis varian tersebut mampu berpindah dengan cepat ke orang lain sebelum dapat mengakumulasi banyak mutasi.

“Kritis” diagnosa dan pengobatan dini

“Karena varian VB menyebabkan penurunan kekuatan sistem kekebalan yang lebih cepat, maka penting bagi individu untuk didiagnosis lebih awal dan memulai pengobatan sesegera mungkin,” demikian dalam pernyataan pers.

“Ini membatasi jumlah waktu HIV dapat merusak sistem kekebalan individu dan membahayakan kesehatan mereka,” tambah Fraser.

Fraser yang juga peneliti utama proyek BEEHIVE yang diluncurkan pada 2014 untuk mengumpulkan data tentang bagaimana mutasi pada virus HIV dapat menyebabkan berbagai tingkat keparahan di antara pasien.

Perbedaan-perbedan itu sebelumnya dianggap sebagian besar berhubungan dengan sistem kekebalan individu itu sendiri.

Para peneliti mengatakan mereka tidak dapat mengidentifikasi mutasi genetik mana dalam varian VB yang menyebabkan virulensinya, tetapi mereka berharap penelitian di masa depan dapat melakukannya.***

Lezat! Ini Rekomendasi Sarapan yang Legend di Bogor, Suryakencana Mendominasi

0

Bogordaily.net – Mencari sarapan di Kota Bogor menjadi pilihan yang tepat. Pasalnya, ada banyak menu makanan enak dan juga menu sarapan khas Bogor yang lezat untuk dinikmati di pagi hari.

Untuk mendapatkan makanan enak di Bogor juga sangat mudah, karena ada banyak macam yang bisa dicoba dan ada banyak tempat yang menyediakan makanan tersebut.

Jika anda mencari menu sarapan khas bogor, simak rekomendasi dibawah ini!

Cungkring

Makanan yang satu ini dinamakan cungkring karena bahan dasarnya yang berupa kikil sapi yang dalam bahasa sunda disebut dengan cungkring. Cungkring bisa menjadi pilihan anda sebagai menu sarapan khas bogor. Makanan ini hanya ada di Bogor, jadi benar-benar makanan khasnya bogor nih.

Cungkring biasanya disajikan dengan alas daun pisang. Satu porsi cungkring isinya yaitu lontong, kikil, cingur sapi yang kemudian disiram dengan bumbu kacang yang kental. Pastinya dengan isian itu bisa mengenyangkan perut kamu di pagi hari.

Buat kamu yang mau tau gimana rasa cungkring, kamu bisa datang ke Jalan Suryakencana, tepatnya di Cungkring Pak Jumat.

Tempat ini adalah warung cungkring yang paling terkenal di Bogor. Cungkring Pak Jumat ini buka setiap hari dari pukul 07.00 sampai 09.00. Untuk harganya juga terjangkau, kamu bisa menikmati cungkring yang enak dengan harga Rp 15.000.

Doclang

Taukah kamu kalau nama Doclang ini adalah singkatan? Jadi Doclang ini merupakan singkatan dari medhok pake kacang. Nama ini digunakan karena rasa bumbu kacang Doclang sangat kental/ medhok.

Seporsi doclang berisikan irisan lontong, tahu, kentang, dan telor yang disiram dengan bumbu kacang spesial. Jika kamu ingin mencicipi doclang, kamu bisa datang ke sepanjang jalan Veteran, Jembatan Merah.

Ada banyak pedagang doclang yang berderet berjualan disana.

Salah satu yang terkenal yaitu Doclang 405. Dengan harga Rp 10.000 kamu sudah bisa menikmati hidangan lezat yang mengenyangkan dengan sarapan khas Bogor.

Soto Kuning

Kalau kamu mau mencoba yang berkuah, kamu bisa coba Soto Kuning. Hidangan soto kuning ini cukup populer di Bogor.

Sarapan khas bogor yang satu ini terbuat dari campuran santan dan bumbu rempah dengan isian daging, empal, otak, limpa, paru, babat, kikil, dan lidah

Jika kamu tertarik untuk mencoba sarapan khas bogor ini, kamu bisa mencoba Soto Kuning Pak Yusup yang terletak di Gang Aut, Jalan Suryakencana No. 287.

Untuk satu porsi soto kuning disini dapat kamu nikmati dengan harga Rp 15.000, dan kamu bisa tambah daging seharga Rp 10 ribu serta nasi dengan harga Rp 5 ribu.

Laksa

Laksa khas Bogor menjadi salah satu sarapan khas Bogor yang wajib kamu coba selanjutnya nih. Hidangan ini berisi ketupat, tauge, bihun, daun kemangi dan juga oncom yang membuat rasanya semakin spesial.

Selain itu, kuah kuningnya juga berbeda. Kuah kuning laksa ini sedikit lebih kental dan juga ada tambahan parutan kelapa sehingga rasanya lebih gurih.

Kalau kamu sedang ada di daerah Suryakencana, kamu bisa mampir ke Laksa Gang Aut Khas Bogor yang ada di gang aut. Dengan merogoh kocek hanya Rp 10.000 kamu sudah bisa melahap seporsi laksa khas bogor yang lezat.

Toge Goreng

Menu sarapan yang satu ini menyajikan toge rebus, mie kuning yang direbus, tahu dan lontong yang dicampur dengan bumbu tauco yang terbuat dari fermentasi kacang kedelai yang membuat rasanya ada rasa asam saat kamu menyantapnya.

Tempat toge goreng yang terkenal di Bogor ada di Toge Goreng Mak Evon yang terletak di Gang Besi, Jalan Suryakencana.

Tempat ini menyajikan toge goreng dengan pembuatannya yang masih menggunakan kayu bakar demi menjaga rasa tradisionalnya. Untuk harganya, seporsi toge goreng dibandrol dengan harga Rp 9.000 aja. Gimana tertarik mencoba?

Nah itu tadi rekomendasi menu sarapan khas Bogor, yang bisa kamu coba saat kamu mengunjungi atau sedang berlibur ke Bogor. Namun, tetap patuhi prokes ya.Selamat mencoba.

KPK Hadirkan Saksi Kasus Suap Wali Kota Nonaktif Bekasi Rahmat Effendi

0

Bogordaily.net – Koomisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendalami kasus dugaan suap pengadaan barang dan jasa serta lelang jabatan di Pemkot Bekasi dengan tersangka Wali Kota nonaktif Bekasi Rahmat Effendi alias Pepen.

Fran Culio diperiksa sebagai saksi dalam kasus proses ganti rugi penggunaan lahan untuk Kawasan Kota Bintang, Bekasi, Jawa Barat. Fran diperiksa pada Jumat, 4 Februari 2022 di Gedung Merah Putih KPK.

“Fran Culio (Staf PT. Hanaferi Sentosa), yang bersangkutan hadir dan dikonfirmasi antara lain terkait dengan proses ganti rugi atas penggunaan lahan untuk Kawasan Kota Bintang,” ujar Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri dalam keterangannya, Sabtu 5 Februari 2022.

Sementara Ingchelio alias Ince selaku Staf Kota Bintang Rayatri dan juga staf PT Hanaveri Sentosa tak memenuhi panggilan tim penyidik. KPK akan menjadwalkan ulang pemeriksaan Ince.

“Ingchelio alias Ince (Staf Kota Bintang Rayatri/PT Hanaveri Sentosa), tidak hadir dan dilakukan penjadwalan kembali,” kata Ali.

KPK menetapkan Wali Kota nonaktif Bekasi Rahmat Effendi (RE) alias Pepen dalam kasus dugaan suap pengadaan barang dan jasa serta jual beli jabatan di Pemerintahan Kota (Pemkot) Bekasi, Jawa Barat. Selain Pepen, KPK menjerat delapan tersangka lainnya.

Delapan tersangka lain yakni Camat Rawa Lumbu Makhfud Saifudin (MA) Direktur PT MAM Energindo Ali Amril (AA), Lai Bui Min alias Anen (LBM), Direktur PT Kota Bintang Rayatri (KBR) Suryadi (SY). Mereka dijerat sebagai pihak pemberi.

Kemudian Sekretaris Dinas Penanaman Modal dan PTSP M. Bunyamin (MB), Lurah Kati Sari Mulyadi (MY), Camat Jatisampurna Wahyudin (WY), dan Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertahanan Kota Bekasi Jumhana Lutfi (JL). Mereka dijerat sebagai pihak penerima bersama Rahmat Effendi.

Penetapan tersangka terhadap mereka berawal dari operasi tangkap tangkap tangan (OTT) yang dilakukan tim penindakan KPK pada Rabu, 5 Januari 2022 hingga Kamis, 6 Januari 2022 di Bekasi dan DKI Jakarta.

Tim penindakan KPK mengamnkan 14 orang beserta uang.

KPK Yakin Perjanjian Ektradisi RI-Singapura Mempermudah Pencarian Harun Masiku

Uang yang diamankan di antaranya uang tunai sebesar Rp 3 miliar dan Rp 2 miliar dalam bentuk tabungan.

Ekonomi Indonesia Bisa Bertumbuh Dengan Adanya Momentum G20

0

Bogordaily.net – Pelaksanaan G20 dinilai oleh beberapa pakar ekonomi, sebagai momentum pertumbuham ekonomi di Indonesia.

Akademisi dari Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Rio Dhani Laksana, mengatakan pelaksanaan G20 menjadi momentum yang baik untuk memberikan nilai tambah pada pemulihan ekonomi di Indonesia Diharapkan hal tersebut mengakselerasi perbaikan dan mendorong pertumbuhan.

“Presidensi Indonesia dalam kelompok 20 ekonomi terbesar dunia atau G20 pada 2022 ini dapat menjadi momentum yang sangat baik,” katanya, di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, dilansir dari Antara, Sabtu, 5 Februari 2022.

Kepala Galeri Investasi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unsoed itu menjelaskan bahwa manfaat yang dapat langsung dirasakan adalah peningkatan devisa negara dari rangkaian acara.

“Selain itu juga kehadiran para delegasi yang tentunya akan berdampak langsung memberikan keuntungan pada berbagai sektor seperti pariwisata, transportasi, perhotelan, jasa, UMKM, hingga penyerapan tenaga kerja,” ucapnya.

Dia menambahkan, G20 di 2022 memang bukan satu-satunya ajang untuk mengupayakan pemulihan ekonomi nasional dan membangkitkan perekonomian Indonesia.

Namun juga terdapat kerja sama dalam membangun kolaborasi dan inovasi untuk mendukung transformasi ekonomi dan transformasi struktural pada berbagai sektor.

“Presidensi G20 akan dapat menjadikan Indonesia menjadi salah satu fokus perhatian dunia, khususnya bagi para pelaku ekonomi dan keuangan,” tuturnya.

Kesempatan tersebut, kata dia, harus dapat dimanfaatkan untuk menunjukkan berbagai kemajuan yang telah dicapai Indonesia kepada dunia dan menjadi titik awal pemulihan keyakinan pelaku ekonomi pascapandemi baik dari dalam negeri maupun luar negeri.

“Di samping itu dalam pertemuan-pertemuan G20 di Indonesia juga akan dapat menjadi sarana untuk memperkenalkan pariwisata dan produk unggulan Indonesia kepada dunia internasional,” ungkapnya.

Dengan demikian, kata dia, diharapkan dapat turut menggerakkan ekonomi Indonesia dan mempercepat pemulihan ekonomi di Indonesia.

“Pertemuan yang diselenggarakan di berbagai kota di Indonesia dalam rangka G20 2022 juga diharapkan akan membuka lapangan pekerjaan baru, meningkatkan konsumsi domestik, serta berkontribusi pada PDB Indonesia,” pungkasnya.***

Gunung Anak Kratau Mengalami Erupsi Sebanyak Sembilan Kali

0

Bogordaily.net – Badan Nasional Penaggulangan Bencana (BNPB) Abdul Muhari, telah terjadi erupsi di Gunung Anak Krakatau. Gunung Anak Krakatu mengalami erupsi sebanyak sembilan kali.

Abdul Muhari mengatakan, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) telah mencatat erupsi terjadi pada pukul 09:43, 10:25, 10:28, 12:46, 13:00, 13:31, 13:41, 14:46 dan 17:07 WIB.

Erupsi tersebut memiliki tinggi kolom abu berkisar 800-1.000 meter di atas puncak dan warna kolom kelabu-hitam tebal.

Berdasarkan pemantauan visual oleh PVMBG, terdapat indikasi bahwa erupsi yang terjadi merupakan tipe magmatik, sejalan dengan kegempaan vulkanik yang terekam.

Adapun kegempaan gunungapi Anak Krakatau sendiri telah terjadi sejak 16 Januari – 4 Februari 2022, ditandai dengan terekamnya gempa-gempa vulkanik dan gempa permukaan yang mengindikasikan adanya intrusi magma dari bawah ke permukaan secara bertahap.

“Dari data pemantauan secara visual dan instrumental mengindikasikan bahwa gunungapi Anak Krakatau masih berpotensi erupsi,” ujar Abdul.

Abdul mengatakan potensi bahaya dari aktivitas Gunung Anak Krakatau saat ini dapat berupa lontaran lava pijar, material piroklastik maupun aliran lava.

Hujan abu lebat secara umum berpotensi di sekitar kawah di dalam radius 2 km dari kawah aktif. Sementara itu, hujan abu yang lebih tipis dapat menjangkau area yang lebih luas bergantung pada arah dan kecepatan angin.

“Saat ini tingkat aktivitas Gunung Anak Krakatau ditetapkan pada Level II (Waspada), dengan rekomendasi agar masyarakat tidak mendekati dan beraktivitas di dalam radius 2 km dari kawah aktif,” ujar dia.

Abdul mengimbau agar masyarakat diharapkan agar mematuhi rekomendasi yang dikeluarkan oleh Badan Geologi melalui PVMBG. Saat ini beredar video-video erupsi gunungapi Anak Krakatau tahun 2018 yang seakan-akan merupakan kondisi gunungapi tersebut saat ini.

BNPB menghimbau agar masyarakat tidak terpancing dan meneruskan berita-berita yang tidak benar dan tidak bertanggungjawab mengenai aktivitas gunungapi Anak Krakatau, dan mengikuti arahan dari instansi yang berwenang. ***

Pemilu 2024, Partai-Partai Ini Diprediksi Bakal Mendominasi

0

Bogordaily.net-Pada pemilihan umum (Pemilu) 2024, sejumlah partai politik diprediksi akan mendominasi. Hasil survei Center for Political Communication Studies (CPCS) menyebutkan ada tiga partai.

Direktur Eksekutif CPCS Tri Okta mengatakan ketiga partai itu, yakni PDI Perjuangan sebesar 15,8 persen, Gerindra (13,0 persen) dan Golkar (8,1 persen).

Tingkat elektabilitas sejumlah partai politik kata Okta cenderung menunjukkan stagnan atau tidak ada perubahan. Ia mengungkapkan satu partai politik yang menunjukkan kenaikan ditunjukkan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang mencapai 5,1 persen atau menduduki posisi lima besar di bawah PKB (6,5 persen).

Kecenderungan elektabilitas PSI meningkat karena faktor sikap kritis terhadap kebijakan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan termasuk pembangunan stadion dan penanganan banjir yang berpengaruh terhadap elektoral partai yang menyasar generasi milenial itu.

Saat ini PSI belum mendapatkan kursi di tingkat DPR RI pada Pemilu 2019, tetapi meraih perwakilan di tingkat DPRD DKI Jakarta.

“Di balik serangan kritik PSI terhadap Anies, terjadi semacam simbiosis mutualisme yakni baik PSI maupun Anies sama-sama berjuang untuk bisa maju ke kancah nasional,” ujar Okta dilansir dari Antara.

Selain lima partai di atas, elektabilitas Partai Demokrat sebesar lima persen pada posisi enam disusul PKS (4,6 persen), dan Nasdem (4,3 persen).

Dengan modal elektabilitas yang ada, kata Okta, parpol-parpol tersebut bisa mengamankan diri di atas ketentuan ambang batas parliamentary threshold sebesar empat persen.

“Partai politik yang harus berjuang untuk lolos aturan ambang batas, yakni PPP (2,6 persen) dan PAN (1,5 persen),” tambahnya.

Sementara itu dalam melakukan survei, CPCS wawancara tatap muka langsung terhadap 1.200 orang responden mewakili seluruh provinsi di Indonesia dengan menggunakan metode “multistage random sampling periode 21-31 Januari 2022 pada tingkat kepercayaan 95 persen dan tingkat kesalahan kurang lebih 2,9 persen.***

Positif Corona, Tubuh Vicky Shu Gemetar hingga Sakit Tenggorokan

0

Bogordaily.net–Arti-artis di Tanah Air mengumumkan telah terpapar COVID-19. Kali ini, Vicky Shu juga harus merasakan virus Corona. Hingga Sabtu, 5 Februari 2022, Vicky masih menjalani isolasi mandiri.

Vicky Shu mengungkapkan gejala yang dialaminya saat dinyatakan positif corona. Menurut penyanyi berusia 36 tahun itu, beberapa gejala dialaminya mulai dari sakit kepala hingga gemetar di sekujur tubuhnya.

“Aku isoman sejak Sabtu, test PCR Sabtu pagi, sore dapat hasil positif,” tulis pemilik nama lengkap Vicky Veranita Yudhasoka itu di akun Instagramnya.

“Sabtu pagi keliyengan dan gemetaran, akhirnya aku PCR deh,” sambungnya.

Dilansir Detik.com, Vicky Shu dan suaminya, Ade Imam Prabowo, melakukan PCR bersama. Mereka juga mengalami gejala lain yakni sakit tenggorokan. Namun, suaminya dinyatakan negatif COVID-19.

Gejala yang dialami oleh Vicky Shu terbilang ringan. Dia mengaku baik-baik saja dan tidak mengalami gejala berat seperti sesak napas.

“Prosedur isoman juga dikirimin obat untuk gejala ringan. Karena memang alhamdulillah aku hanya merasa engga enak tenggorokan dan bindeng (di hidung seperti ada yang aneh tapi gak sampai meler seperti pilek atau flu) Mungkin karena aku sudah vaksin dan booster,” jelas Vicky Shu.***