Thursday, 23 April 2026
Home Blog Page 6453

Ridwan Kamil Luncurkan Bapenda Kapendak

0

Bogordaily.net – Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil meluncurkan program Bapenda Kapendak di Mason Pine Hotel, Kabupaten Bandung Barat.

Program penataan data wajib pajak secara mandiri berbasis website ini akan dimulai pada 29 Desember 2021 sampai 28 Februari 2022.

Masyarakat dapat mengakses laman www.kapendak.bapenda.jabarprov.go.id untuk pemutakhiran data kepemilikan kendaraan sesuai dengan database dan Samsat.

Kang Emil berharap hadirnya program tersebut berdampak pada meningkatnya penerimaan pajak kendaraan bermotor pada 2022. Terlebih saat ini perekonomian mulai pulih seiring surutnya COVID-19.

“Kita tahun depan ingin ada peningkatan penerimaan pajak seiring dengan ekonomi yang sudah pulih dan COVID-19 dalam kondisi surut,” ucap Kang Emil.

Meningkatnya penerimaan pajak, kata Kang Emil, akan berdampak pula pada pembangunan yang bisa dilakukan secara terus-menerus dan cepat.

“Jika penerimaan meningkat maka kami bisa lebih banyak membangun dan lebih cepat,” ucapnya.

Saat ini ada dua isu terkait pajak kendaraan bermotor yang menjadi perhatian pemerintah, yakni data wajib pajak dan kepatuhan membayar pajak.

Selain penataan data melalui Bapenda Kapendak, Pemda Provinsi Jabar juga terus menghadirkan inovasi yang memberikan kemudahan kepada wajib pajak.

“Untuk meningkatkan tingkat kepatuhan masyarakat dalam bayar pajak, kami juga dorong ASN agar jadi market dan teladan dalam membayar pajak,” ujar Kang Emil.

“Bagi mereka yang keukeuh tidak mau taat pajak akan ada sanksi yang sedang kita siapkan,” imbuhnya.

Pajak kendaraan bermotor merupakan sumber pendapatan yang menjadi kewenangan pemerintah provinsi yang berkontribusi 43 persen terhadap total penerimaan pajak.

Potensi penerimaan pajak kendaraan bermotor dilihat dari jumlah kendaraan bermotor yang tercatat di Samsat hampir setengah dari total penduduk Jabar yaitu 22 juta kendaraan roda empat dan dua.

“Potensi pajak ini harus dioptimalkan guna mendukung program daerah,” ucap Kang Emil.

Selain meluncurkan program Bapenda Kapendak, Kang Emil juga memberikan apresiasi bagi ASN, perangkat daerah dan kepala daerah yang telah menjadi teladan dalam menunaikan kewajiban pajaknya di tahun 2021.***

Ramai, Kawasan Bromo Dipadati Ribuan Wisatawan

0

Bogordaily.net – Kawasan Wisata Bromo memang menjadi tujuan wisata favorit di Jawa Timur. Tercatat, beberapa akhir pekan sejak erupsi Gunung Semeru, objek wisata di sini beranjak pulih, reservasi juga sudah penuh kembali.

Pihak Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) mencatat, lebih dari 10.000 wisatawan lokal membeli tiket masuk wisata Bromo, untuk liburan akhir tahun.

Wisata alam Gunung Berapi ini juga ramai dikunjungi saat momen pergantian tahun 2022.

Kawasan bromo

Namun karena pandemi Covid-19 belum berakhir, pengelola TNBTS membatasi jumlah pengunjung. Hanya 75 persen pengunjung yang bisa mengunjungi kawasan wisata di Probolinggo, Jawa Timur ini.

Dikutip dari Indozone, pada Sabtu 1 Januari 2022 pagi, banyak kendaraan roda dua maupun empat yang bersliweran menuju Gunung Bromo.

Selain itu, dengan munculnya kafe-kafe di seputar kawasan wisata Bromo, banyak pengunjung yang sekedar nongkrong atau beristirahat melepas penat setelah merayakan pergantian tahun.

Termasuk artis dan penyanyi Bunga Citra Lestari alias BCL, juga menutup akhir tahun 2021 di Bromo bersama anaknya, Noah Sinclair. Momen pergantian tahun ini ia bagikan dalam akun Instagramnya @bclsinclair.

Sebelumnya, pihak Balai Besar TNBTS dan TNI-POLRI juga sudah mempersiapkan pengamanan area wisata Gunung Bromo saat masa libur tahun baru.

Pengamanan berfokus pada penerapan protokol kesehatan (prokes) biar enggak memicu kerumunan.***

Ditinggal Pemiliknya, Rumah di Dramaga Terbakar

0

Bogordaily.net – Rumah di komplek Aradea, Desa Ciherang, Kecamatan Dramaga hangus terbakar saat rumah tersebut kosong, saat tak ada pemiliknya.

Dalam video rekaman yang diambil warga tampak kobaran api dan kepulan asap membumbung tinggi sehingga menghangatkan seisi rumah.

Bahkan, kebakaran tersebut membuat barang-barang tak terselamatkan seperti kulkas dan satu unit motor tinggal kerangka.

Karena api begitu cepat merambat, sehingga menghanguskan bagian atap rumah di sebelahnya.

Rumah di dramaga terbakar

Menurut ketua RW 12, Imam mengatakan rumah tersebut sejak Jumat lalu ditinggal pemiliknya untuk berlibur akhir tahun.

“Dari hari Jumat pemiliknya sudah berangkat liburan akhir tahun,” ucapnya.

Beruntung warga berjibaku untuk memadamkan api dan dibantu oleh Dinas Damkar Kabupaten Bogor, dan Kota Bogor yang mengerahkan lima unit mobil damkar.

Saksi mata mengatakan, kebakaran terjadi adanya konsleting listrik, dan tidak aja korban jiwa atas kejadian nahas ini.***

Ketua RW 12, Imam. (istimewa/Bogordaily.net)

Cegah Karyawannya Pindah ke Meta, Apple Siapkan Bonus Rp2,5 M

0

Bogordaily.net – Sejak Facebook berganti nama, banyak orang yang tertarik untuk bekerja pindah ke Meta besutan Mark Zuckerberg tersebut, karena kini Meta memiliki visi dan misi baru yang sangat menarik.

Bahkan karena banyaknya orang-orang yang tertarik untuk bekerja bersama Meta, kini raksasa teknologi asal Cupertino, AS yaitu Apple sampai rela mengeluarkan uang cukup besar agar karyawannya tidak pindah.

Dikutip dari Bloomberg, Apple disebut telah menyiapkan bonus hingga US$180.000 atau setara Rp2,5 miliar agar karyawan bertalentanya tidak pindah ke Meta.

Disebutkan bahwa saat ini banyak insinyur di Apple yang mendapatkan bonus sebesar US$80,000, US$100,000, sampai US$120,000 dalam bentuk saham.

Bonus tersebut pun diberikan oleh para manager sebagai bentuk ‘hadiah’ untuk performa baiknya selama bekerja di Apple.

Apple sendiri enggan memberikan komentar tentang apa yang mereka lakukan untuk mencegah karyawannya agar tidak pindah ke perusahaan lain.

Meskipun begitu, belum lama ini terdapat informasi dimana Apple telah merekrut salah satu eksekutif dari Meta yaitu Andrea Schubert, untuk membantu mereka dalam mengembangkan project Headset AR/VR-nya.***

Dicintai Rakyat Indonesia, Pelatih Shin Tae Yong Jadi Trending Topic!

0

Bogordaily.net – Jadi orang Korea pertama yang dicintai rakyat Indonesia, Pelatih timnas Shin Tae Yong Jadi trending topic Indonesia.

Shin Tae Yong mampu meningkatkan kualitas pemain sepak bola jauh lebih baik dengan pelatihannya yang unik dan terampil. Sehingga banyak pujian datang terus menerus masuk dari dalam hingga luar negeri.

Hastag #STYSTAY pun kini jadi trending topic tanah air usai pecinta sepak bola Indonesia ramai menyuarakan suara mereka, meminta pelatih kesayangan Timnas Shin Tae Yong agar terus melatih Timnas Indonesia.

Meski malam ini Indonesia gagal meraih piala AFF 2020, Pecinta Indonesia mengaku puas oleh bimbingan pelatih Shin Tae Yong untuk pemain Timnas Indonesia, yang terlihat jauh lebih baik.

Shin tae yong jadi trending
Ilustrasi Ucapan Terima kasih kepada Timnas Indonesia dan Shin Tae Yong. (Liputantimnas/Bogordaily.net)

Terlebih lagi alasan mengapa Shin Tae Yong memilih pemain muda sebagai perwakilan Indonesia, Pelatih Shin Tae Yong sangat percaya akan proses.

Selain fisik yang jauh lebih kuat dan muda, alasan utamanya yaitu agar pemain muda ini lebih siap tidak hanya dari segi permainan, tapi juga lebih siap mental karena karir sepak bola mereka masih panjang dan mampu jadi pemain terbaik kelak.***

Waduh, Operasional BisKita Diberhentikan Total

0

Bogordaily.net – Sejak dioperasionalkan awal November 2021, BisKita di Kota Bogor menjadi harapan bagi masyarakat yang benginginkan angkutan umum nyaman dan aman. Namun, awal Januari 2021 ini, operasional BisKita di Kota Bogor terpaksa dihentikan.

Pihak Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Kementerian Perhubungan menghentikan sementara Layanan angkutan umum (BisKita) dengan sistem buy the service atau BTS yang ada di Indonesia termasuk di Kota Bogor.

Belum diketahui penyebab diberhentikannya Biskita itu, berdasarkan surat yang beredar bahwa pemberhentian BisKita tersebut merupakan kebijakan dari BPTJ.

Direktur Perusahaan Daerah Jasa Transportasi (PDJT) Kota Bogor Lies Permana Lestari membenarkan kabar tersebut.

Berdasarkan surat pemberitahuan yang keluar dipenghujung tahun 2021 itu terkait dengan evaluasi BTS diseluruh Indonesia.

Dalam surat pemberitahuan yang dikeluarkan BPTJ itu menyatakan, program BTS seluruh Indonesia akan dihentikan sementara terhitung sejak 1 Januari 2022.

“Pemberhentian BisKita itu berdasarkan Keputusan Kementerian Perhubungan RI bahwa BTS seluruh Indonesia akan dievaluasi,” ungkapnya kepada wartawan, Sabtu 1 Desember 2022.

Lies menambahkan, pemberhentian Layanan angkutan umum (BisKita) dengan sistem buy the service atau BTS Sifatnya hanya sementara.

“Doakan saja bisa segera mulai beroperasi kembali. Kita tunggu saja informasi selanjutnya dari Kemenhub ya. Kita doakan saja supaya bisa segera mulai beroperasi kembali di seluruh Indonesia,” ucapnya.

Untuk diketahui, sebanyak 49 unit bus BisKita yang sudah mengaspal di Kota Bogor. Saat ini koridor yang melayani Layanan angkutan umum (BisKita) dengan sistem buy the service atau BTS afadi koridor 5 rute Stasiun Bogor-Cirigi dan Koridor 6 Parung Banteng-Air Mancur koridor 2.

Lalu, Cidangdiang-Bubulak dan Koridor 3, Bubulak-Ciawi. Pemberhentian operasional BisKita itupun sangat disayangkan masyarakat di Kota Bogor.***

Waduh, Putra Ayu Azhari Dianiaya Anak Artis

0

Bogordaily.net – Putra Ayu Azhari, Axel Gondokusumo mengaku jadi korban penganiayaan. Ia dipukul oleh pria tak dikenal.

Pria itu diduga anak artis senior. Hal itu diungkapkan oleh kuasa hukum Axel, Sunan Kalijaga.

“Ya kemarin pada tanggal 30 Desember 2021, saya dihubungi sama Axel yang sedang berada di Bali. Dia mengadu mendapatkan serangan fisik atau pemukulan yang diduga dilakukan oleh seorang anak laki-laki dari artis senior,” ungkap Sunan Kalijaga di kawasan Jakarta Selatan, Jumat 31 Desember 2021.

Peristiwa pemukulan terjadi di sebuah beach club di Bali. Pada saat itu, Axel pun melawan untuk melindungi dirinya.

“Peristiwa itu terjadi di sebuah beach club di Bali, jadi ketika mereka berpapasan, pelaku diduga menganiaya seseorang yang ternyata rekan Axel,” kata Sunan.

“Axel bersama pihak keamanan kabarnya mencoba melerai, namun mungkin saja karena di bawah pengaruh alkohol, sehingga tidak bisa mengontrol diri, dan Axel yang berniat melerai malah kena pukul,” sambungnya.

Namun pertengkaran itu mengakibatkan sejumlah luka-luka. Axel mengalami luka di bagian tangan, kaki dan wajahnya.

“Perlu digarisbawahi bahwa akibat Axel diserang, Axel melakukan pembelaan diri, dan terjadilah perkelahian. Perkelahian itu mengakibatkan ada beberapa luka-luka di tangan Axel,” ungkap Sunan.***

Ikuti Cara Ini saat Menolong Korban Kecelakaan

0

Bogordaily.net – Sering kali kita kebingungan ketika ingin menolong korban kecelakaan lalu lintas, padahal dengan melakukan pertolongan pertama yang tepat bisa mencegah cedera, perdarahan bertambah parah, hingga menyelamatkan nyawa korban.

Tetapi jangan sembarangan, karena jika salah bisa membahayakan korban. Rumah Sakit Khusus Bedah RSOP memberikan tips dan langkah-langkah menolong korban kecelakaan:

1. Bersikap Tenang
2. Kuasai Keadaan
3. Hubungi nomor darurat
4. Amankan keadaan sekitar
5. Periksa keadaan korban

Untuk cara mengevakuasi, jangan memindahkan korban dengan menjingjing, dan pindahkan korban dengan minimal 3 orang serta memakai tangan sebagai tumpuan.***

BRIN Jelaskan Pengaruh Cahaya Malam Buatan Terhadap Keberlangsungan Ekosistem di Kebun Raya Bogor

0

Bogordaily.net – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) memaparkan status penelitiannya terkait ekofisiologi di kawasan Kebun Raya Bogor (KRB) melalui Sapa Media secara daring, Jumat 31 Desember 2021.

Terdapat tiga penelitian yang sedang dikerjakan BRIN, dan ketiganya bertujuan untuk mengetahui pengaruh akibat aktivitas yang dilakukan manusia terhadap tumbuhan atau hewan di KRB.

Plt. Deputi Bidang Infrastruktur Riset dan Inovasi, Yan Rianto mengatakan, kegiatan kajian dan penelitian ini menjadi bagian penting untuk mendapatkan data yang valid terkait dampak yang diterima oleh tumbuhan dan hewan di KRB.

Data ini nantinya akan dijadikan sebagai acuan nasional, khususnya bagi seluruh pengelola kebun raya di Indonesia.

“Kita membutuhkan data empiris di lapangan, bukan cuma perkiraan melainkan data yang dihasilkan dari pengukuran atau pengamatan, observasi yang tepat, dan bisa dipertanggungjawabkan secara ilmiah,” tutur Yan.

Untuk itulah, BRIN melakukan kegiatan penelitian untuk mengetahui dampak yang diterima ekosistem akibat aktivitas manusia khususnya penggunaan ALAN.

Hal ini sejalan dengan salah satu fungsi kebun raya yakni sebagai sarana penelitian. Penelitian dilakukan lintas bidang, dua di antaranya adalah bidang hayati dan teknik.

Senada dengan Yan Rianto, Plt. Organisasi Riset Ilmu Pengetahuan Hayati, Iman Hidayat mengatakan, BRIN sebagai lembaga penelitian mempunyai kewajiban menyampaikan informasi yang benar kepada masyarakat terkait dampak aktivitas manusia terhadap ekosistem di KRB secara ilmiah.

“Hal-hal itu perlu dikaji secara mendalam, secara ilmiah, supaya kita bisa bertanggung jawab menyampaikan informasi kepada masyarakat berdasarkan data bukan berdasarkan perkiraan,” kata Iman.

Hasil kajian dari penelitian ini dikatakan Iman, bisa dijadikan basis data untuk mengambil kebijakan pengelolaan kebun raya atau taman wisata di seluruh Indonesia, khususnya yang terkait dengan penggunaan cahaya di malam hari.

Hal ini untuk mengurangi bahkan meniadakan kerusakan ekosistem karena pengaruh aktivitas manusia.

Plt. Kepala Pusat Riset Konservasi Tumbuhan dan Kebun Raya, Sukma Surya Kusuma, mengatakan, hingga saat ini telah dilakukan pengamatan dan pengukuran terhadap obyek penelitian.

“Data pengamatan T0 (kondisi normal) sedang dalam tahap pengukuran menggunakan GcMS dan ion beam analisis, pengamatan visual dari kondisi T0 sampai saat ini belum ada perubahan secara visual pada daun yang diamati,” kata Sukma.

Salah satu penelitian yang dilakukan dan masih akan terus berjalan adalah Analisis Pengaruh Cahaya Malam Buatan (Artificial Light at Night/ALAN) pada Fungsi-Fungsi Ekofisiologi Beberapa Jenis Tumbuhan Tropis Kebun Raya Bogor.

Penelitian ini dilatarbelakangi pada sebuah teori bahwa, cahaya mempunyai peran penting terhadap proses fisiologi dan ekologi pada tumbuhan.

Peneliti dari Pusat Riset Konservasi Tumbuhan dan Kebun Raya, Yayan Wahyu Candra Kusuma mengatakan, panjang gelombang cahaya yang dibutuhkan untuk proses fotosintesis pada kisaran 400 – 700 nm.

“Panjang gelombang yang terlalu lemah, dapat menyebabkan proses fotosintesis tidak dapat bekerja secara efisien, sehingga memunculkan gejala etiolasi,” kata Yayan.

“Sedangkan kelebihan cahaya akan menyebabkan fotoinhibisi, menyebabkan kerusakan organ fotosintesis yang membuat tumbuhan kehilangan kapasitas untuk melakukan fotosintesis,” tambahnya.

Berdasarkan latar belakang itulah, penelitian pengaruh ALAN terhadap fungsi ekofisiologi tumbuhan dilakukan.

“Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ALAN pada fungsi ekofisiologi beberapa jenis tumbuhan tropis,” jelas Yayan.

“Tujuan lainnya adalah untuk mengetahui pengaruh spektrum atau panjang gelombang ALAN terhadap fungsi ekofisiologi tumbuhan tropis dan untuk mengetahui intensitas radiasi ALAN terhadap fungsi-fungsi ekofisiologi tumbuhan tropis,” sambungnya.

Penelitian lain yang dilakukan periset BRIN adalah Pemodelan Spasial Dampak Cahaya Malam Buatan Terhadap Kesehatan Tumbuhan Menggunakan Unmanned Aerial Vehicle dan Pembelajaran Mesin (Studi Kasus Kebun Raya Bogor).

Penelitian ini akan melengkapi hasil penelitian pertama dalam mengukur pengaruh aktivitas manusia, terhadap ekosistem di Kebun Raya Bogor.

Peneliti Pusat Konservasi Tumbuhan dan Kebun Raya, Didit Okta Pribadi mengatakan, terdapat beberapa tujuan penelitian ini yakni, mengidentifikasi area dan tumbuhan yang terpapar cahaya malam buatan baik dari dalam maupun luar kawasan Kebun Raya Bogor.

“Tujuan berikutnya adalah menganalisis dampak cahaya malam buatan terhadap kandungan klorofil dan nitrogen pada daun tumbuhan yang terpapar dan mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi dampak cahaya malam buatan terhadap tumbuhan,” kata Didit.

Selain itu, ia menambahkan, penelitian ini juga bertujuan membangun model spasial kerentanan tumbuhan terhadap cahaya malam buatan. Penelitian ini dilakukan mulai Desember 2021 dan diharapkan rampung pada Desember 2022.

Studi Pengaruh ALAN terhadap Komunitas dan Populasi Serangga di Lingkungan Kebun Raya Bogor juga dilakukan periset BRIN.

Pengaruh Cahaya Malam Buatan
Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) melakukan penelitian terkait ekofisiologi di kawasan Kebun Raya Bogor (KRB), Jumat 31 Desember 2021. (Istimewa/Bogordaily.net)

Penelitian ini dilakukan mengingat kebun raya secara ekologi penting sebagai pusat konservasi tumbuhan dan hewan.

Kawasan kebun raya mempunyai peran dalam menyeimbangkan ekosistem di dalam maupun di sekitarnya.

Selain itu, penelitian ini juga dilatarbelakangi bahwa pengelola KRB harus memastikan terlindunginya keanekaragaman hayati serta jasa lingkungan.

Peneliti Pusat Riset Biologi, Encilia mengatakan, tujuan penelitian ini antara lain menganalisis keanekaragaman (komparasi) jenis dari serangga nokturnal di sekitar ALAN dan tanpa ALAN.

Tujuan berikutnya adalah untuk pemantauan dinamika perubahan komposisi, keanekaragaman serangga hama (rayap), dan predator terhadap ALAN.

“Penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui pengaruh ALAN baik spektrum, intensitas, dan waktu paparan terhadap keanekaragaman dan komunitas serangga,” ujar Encillia.***

Belum Sempat Diresmikan, Jembatan Rp10 Miliar Roboh!

0

Bogordaily.net – Viral di media sosial, Facebook, Jembatan Tambakboyo di Desa Tambakboyo, Kecamatan Tawangsari, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, ambrol dan jatuh ke sungai, Jumat 31 Desember 2021 pukul 10.00 WIB.

Dari informasiyang diterima tidak ada korban jiwa, namun dua tenaga proyek harus dilarikan ke RSUD Ir Soekarno, Sukoharjo, akibat kejadian tersebut.

Unggahan soal ambruknya jembatan bernilai kontrak Rp10,8 miliar itu, memunculkan beragam spekulasi dari netizen. Apalagi sumber dananya berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Sukoharjo.

Akibat kejadian tersebut, kini pekerja proyek harus membangun ulang jembatan tersebut.

Pelaksana proyek sendiri sudah mengajukan perpanjangan waktu dan pejabat pembuat komitmen proyek itu akhirnya setuju untuk memperpanjang masa pengerjaan hingga 18 Januari 2022.

Jembatan sepanjang 200 meter dengan lebar 1,8 meter ini ambrol karena beberapa tali pemancangnya lepas.

Jembatan ini sendiri dibangun untuk menghubungkan sejumlah dusun di Desa Tambakboyo dengan Desa Blerong, Kecamatan Tawangsari, Sukoharjo, Jawa Tengah.

Kini, pupus sudah harapan warga untuk secepatnya menikmati fasilitas jembatan penghubung ini, dan harus menanti lagi proses perbaikan serta pembangunan jembatan yang molor dari waktu yang ditentukan.

Padahal jembatan ini adalah harapan warga, karena memudahkan mereka mengurus administrasi di Kantor Kecamatan Tawangsari maupun untuk belanja keperluan sehari-hari.

Sekarang, warga di Desa Tambakboyo terpaksa mengambil jalan memutar, melewati jembatan lain di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.***