Thursday, 23 April 2026
Home Blog Page 6465

Setelah Doakan Timnas Kalah di Final AFF, Presenter Ardes Goenawan Minta Maaf

0

Bogordaily.net – Presenter Ardes Goenawan akhirnya meminta maaf setelah ramai dikritik netizen gara-gara unggahannya mengenai kemenangan timnas Indonesia atas Singapura di Piala AFF.

Dia mengaku tidak bermaksud merendahkan perjuangan Timnas, namun hanya ingin menyampaikan pendapatnya secara objektif.

“Mohon maaf kalau ada sebagian teman-teman yang merasa sakit hati karena komentar saya terkait sepak bola khususnya mengenai Tim Nasional sepak bola Indonesia,” tulis Ardes di Instastorynya, dikutip Selasa 28 Desember 2021.

“Saya hanya berusaha mengutarakan pendapat bahwa dalam kacamata objektif secara permainan harus diakui Thailand dan Vietnam lebih unggul dari Indonesia. Tidak ada maksud untuk merendahkan perjuangan pelatih, staf, dan para pemain Timnas,” tambahnya.

“Di sisi lain, bagaimana kalau Indonesia menang? Its good. Tapi bukan berarti kendor & tenggelam usai euforia sesaat. Harus terus berjuang & meningkat at least sampai level Asia dan bersaing dengan Jepang & Korea. Ameen,” tuturnya.

Seperti diketahui, Ardes Goenawan sebelumnya viral dan dihujan netizen karena pendapatnya yang kontroversial.

Dia menilai timnas terlalu berlebihan merayakan masuk final Piala AFF 2020. Ardes juga mendoakan timnas agar kalah di final.

“Masuk final Piala AFF gembiranya serasa pahlawan legenda juara Piala Dunia. Hampir kalah di kandang sendiri melawan 9 pemain, banyak gaya dan provokatif. Intinya Over-Rated,” katanya.

“Apresiasi untuk kerja keras pelatih dan pemain muda Indonesia, tapi gue harap gak juara sih. Aneh banget tim yang hampir kalah dengan 9 pemain bisa juara. Semoga Thailand dan Vietnam aja yang juara,” sambung Ardes.

Indonesia sendiri akan berlaga melawan Thailand di final Piala AFF 2020 yang akan berlangsung pada 29 Desember dan 1 Januari.***

Mantul, Juragan 99 Kucurkan Bonus untuk Para Atlet

0

Bogordaily.net – Pengusaha Gilang Widya Pramana atau beken dengan nama Juragan 99 kembali menyedot perhatian publik setelah mengucurkan bonus sebesar Rp500 juta untuk Timnas sepak bola Indonesia.

Bonus itu diberikan setelah Timnas berhasil lolos ke final Piala AFF 2020 usai melibas tuan rumah Singapura dengan skor agregat 5-3 di National Stadium, Sabtu 25 Desember 2021.

Gilang mengatakan bonus tersebut merupakan sebagai bentuk apresiasi terhadap perjuangan Timnas, hingga berhasil lolos ke pentas terakhir pesta sepak bola terbesar di Asia Tenggara tersebut.

Selain itu, bonus tersebut juga diharapkan dapat menjadi pemicu semangat Timnas agar bisa bermain maksimal saat menghadapi Thailand di partai final AFF 2020.

“Hari ini saya mengapresiasi perjuangan Timnas Indonesia bisa sampe di final piala AFF 2020, Semoga ini menjadi pemicu semangat utk Timnas Indonesia bisa bermain lebih maksimal lagi di pertandingan final melawan Thailand. Insyallah tahun ini kita JUARA!!!” kata Gilang dikutip dari Instagram @juragan_99, Senin 27 Desember 2021.

Diketahui, ini bukan pertama kali Gilang memberikan bonus untuk atlet Tanah Air.

Sebelumnya, dia mengguyurkan bonus untuk para atlet peraih medali di ajang Olimpiade Tokyo 2020.***

Harga Emas Antam Naik

0

Bogordaily.net – Harga emas Antam pada Selasa 28 Desember 2021 untuk ukuran satu gram dibanderol di harga Rp 934.000.

Harga emas Antam hari ini terpantau naik Rp 3.000 dibandingkan dengan harga jual Senin 27 Desember 2021, kemarin.

Sementara itu, harga Buyback (beli kembali) emas Antam dibanderol di harga Rp 829.000 per gram.

‎Harga buyback tersebut juga naik Rp 3.000 dibandingkan dengan harga buyback Senin kemarin.

Seperti dilansir dari laman resmi Logam Mulia Antam, berikut adalah harga jual emas batangan pada hari ini.

emas 0,5 gram Rp 517.000.
emas 2 gram Rp 1.808.000.
emas 3 gram Rp 2.687.000.
emas 5 gram Rp 4.450.000.
emas 10 gram Rp 8.835.000.
emas 25 gram Rp 21.962.000.
emas 50 gram Rp 43.845.000.
emas 100 gram Rp 87.612.000.
emas 250 gram Rp 218.765.000.
emas 500 gram Rp 437.320.000.
emas 1.000 gram Rp 874.600.000.

Load Factor Koridor 2 Biskita Trans Pakuan Capai 112 Persen Perhari

0

Bogordaily.net – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor bersama BPTJ, PDJT, Kodjari dan dinas terkait menggelar rapat evaluasi Biskita Trans Pakuan di Paseban Sri Bima, Balai Kota, Jalan Ir H. Juanda, Kota Bogor, Senin 27 Desember 2021.

Rapat evaluasi dipimpin langsung Wali Kota Bogor, Bima Arya yang didampingi Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim dan Sekda Kota Bogor, Syarifah Sofiah.

Pada rapat evaluasi ini dibahas berbagai hal, mulai dari tarif Biskita yang harus segera ditetapkan, pemindahan pool Biskita ke Bubulak, pemilihan kantor KSO, ketertiban shelter Biskita dan juga respon warga Kota Bogor yang sangat baik dengan kehadiran Biskita, terutama di koridor 2 (Terminal Bubulak via Cidangiang-Ciawi).

“Load factor di koridor 2 rata-rata per harinya mencapai 112 persen, ini angka yang sangat bagus, karena load factor di angkutan umum bisa mencapai 60-70 persen saja sudah bagus,” ujar Perwakilan PT Kodjari, Dewiyani Tjandra.

Dewi mengatakan, di koridor 2 jumlah penumpangnya sangat banyak dan hampir merata dari pagi hingga sore saat jam pulang kantor.

Menurutnya hal ini karena Biskita mempunyai keunggulan dibandingkan angkutan umum lainnya yang membuat penumpang antusias naik Biskita.

“Biasanya warga dari Ciawi ke Bubulak harus naik dua kali, kena ngetem juga, tapi kalau pakai Biskita seperti naik kendaraan pribadi, tidak ngetem, kalau sudah penuh juga bus tidak akan berhenti di halte dan kedatangan bus lumayan ontime, terlambat sedikit jika kondisi lalu lintas macet,” jelasnya.

Untuk itu pihaknya akan terus mengevaluasi penumpang Biskita di tahun depan apakah sesuai dengan targetnya, yakni menyasar warga yang benar-benar pengguna bus sehari-hari alias bukan yang hanya sekedar mencoba.

Ia pun berharap shelter Biskita bisa diperuntukkan sesuai fungsinya, yakni naik turun penumpang dan tidak dipakai untuk parkir motor.

“Saya ingin masyarakat Kota Bogor beralih ke akomodasi transportasi umum yang lebih baik, merasa nyaman dan terus membiasakan diri naik transportasi umum, seperti saat di luar negeri memakai transportasi umum karena merasa nyaman, murah dan cepat. Saya optimis Biskita bisa terus berlanjut,” imbuhnya.

Koridor 2 biskita

Di tempat yang sama, Direktur Utama PDJT Kota Bogor, Lies Permana Lestari mengatakan, koridor 2 memang memiliki rute kilometer paling panjang, yakni mengakut penumpang dari Ciawi sampai Bubulak.

Hal ini pula yang membuat capaian load factor atau besaran yang menyatakan tingkat kepenuhan penumpangnya bagus.

“Antusias, tanggapan dan respon warga Kota Bogor terhadap Biskita juga terbaik se-Indonesia. Ini harus terus dijaga sembari dianalisa mengingat target Biskita mengkonversi pemakaian kendaraan pribadi ke angkutan umum,” ujarnya.

Sementara terkait tarif Biskita yang nanti akan ditetapkan merupakan kewenangan dari Pemerintah Pusat.

Namun ia berharap pengenaan tarif Biskita tidak memberatkan dan melihat kemampuan masyarakat.

“Kalau kami inginnya tidak memberatkan, agar pengguna Biskita di Kota Bogor tetap maksimal dengan tarif yang dapat diterima masyarakat Kota Bogor,” katanya.***

Pemkab Bogor Gelar LARWASDA, Jadi Bahan Evaluasi Bagi Kinerja

0

Bogordaily.net – Bupati Bogor, Ade Yasin ikuti kegiatan Gelar Pengawasan Daerah (LARWASDA) tingkat Kabupaten Bogor tahun 2021, di Gedung Darmawan Park, Babakan Madang, Senin 27 Desember 2021.

Kegiatan ini dalam rangka menyatukan persepsi pentingnya penyelenggaraan pengawasan tatanan manajemen pemerintahan di Kabupaten Bogor serta jadi bahan evaluasi bagi peningkatan kinerja Pemerintah Kabupaten Bogor.

“Gelar Pengawasan daerah dilakukan dalam memperbaiki kinerja kita semua apakah kinerja kita sudah benar sesuai aturan atau tidak, karena percuma gelar pengawasan dibentuk apabila tidak ada perbaikan ke depannya, gelar pengawasan ini semata-mata untuk perbaikan sehingga kita tahu kekurangan dan kelebihan kita ada dimana, jika ada kekurangan harus kita selesaikan dan perbaiki,” ungkap Bupati Bogor.

Lebih lanjut Ade Yasin menjelaskan bahwa fungsi internal yang dilakukan oleh inspektorat harus bisa berkontribusi dan mendorong tercapainya target pemulihan ekonomi dan pembangunan daerah.

Untuk itu diperlukan akuntabilitas, efektivitas, dan efesiensi anggaran yang harus dijaga. Salah satunya dengan memangkas anggaran yang tidak bermanfaat dan tidak mampu berkontribusi untuk masyarakat.

“Di tahun 2021 ini memang banyak pemangkasan besar, ini dilakukan karena kita perlu efisiensi untuk pemulihan ekonomi. Kita alihkan anggaran yang tidak terlalu penting kepada hal yang lebih berguna. Contohnya tahun 2021 ini kita luncurkan 1.200 beasiswa perguruan tinggi untuk pemuda, dengan anggaran Rp3 milyar kita bisa menyekolahkan sebanyak 1.200 mahasiswa untuk satu tahun dan outputnya jelas ketika keluar mereka jadi sarjana S1. Dari SMA kita sekolah kan ke perguruan tinggi kalau negeri bisa dimana saja perguruan tinggi yang ada di seluruh Indonesia, kalau swasta hanya universitas yang ada di Kota dan Kabupaten Bogor, untuk saling menumbuhkan,” Bupati memaparkan.

Menurutnya, melalui Gelar Pengawasan Daerah dirinya ingin menyamakan persepsi untuk bagaimana mengefesiensikan anggaran, merasionalisasikan anggaran yang sesuai.

Fokus mengefesiensikan pada anggaran yang tidak perlu atau sesuatu yang tidak ada outputnya untuk masyarakat.

LARWASDA

“Karena program yang tidak ada outputnya untuk masyarakat, saya anggap itu tidak penting, tidak harus dipertahankan karena kami melihat pada outputnya. Ini semata-mata lebih bagus dan cermat dalam penggunaan penganggaran,” tegasnya.

Menurutnya, langkah-langkah ekstrem harus ia lakukan untuk hal yang lebih baik, agar anggaran terserap untuk kepentingan masyarakat termasuk melihat desa-desa yang tidak pernah berkembang infrastrukturnya karena tidak pernah kebagian anggaran baik dari Dana Desa (DD) maupun Alokasi Dana Desa (ADD). Langkah ekstrem yang dilakukan yakni melalui bantuan keuangan Satu Milyar Satu Desa (SAMISADE).

“Saya melihat infrastruktur desa tidak bisa ditangani oleh PUPR karena PUPR hanya bisa menangani jalan Kabupaten sementara jalan desa tidak ada yang membangun. Akhirnya saya ingin membangun desa, salah satunya melalui bantuan keuangan Bupati Bogor yakni Samisade, Alhamdulilah 2021 diluncurkan Samisade dan sangat meningkatkan pembangunan desa,” tuturnya.

Bupati Bogor juga meminta kepada seluruh Perangkat Daerah se-Kabupaten Bogor mulai dari dinas, kecamatan, kelurahan dan desa untuk bisa mempertahankan prestasi Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang sudah diraih Pemerintah Kabupaten Bogor sebanyak 6 kali.

“Kita sudah memperoleh WTP sebanyak 6 kali, tahun depan Insyaallah kalau terus menerus melakukan perbaikan kita akan mendapatkan WTP yang ke-7, jangan sampai lepas dari kita, kalau enam kali tentunya sudah ada penyempurnaan-penyempurnaan yang kita lakukan, bukan malah nanti turun jadi Wajar Dengan Pengecualian, karena ini penghargaan sangat bergengsi buat daerah, karena WTP terkait dengan bagaimana anggaran keuangan, penyerapan, pelaporan dan lain-lain, ini sebuah penghargaan bergengsi daerah yang harus dipertahankan agar kita memperoleh WTP kembali,” tandasnya.

Kemudian, ditempat yang sama, Inspektur Kabupaten Bogor, Azzahir mengatakan bahwa Gelar Pengawasan Daerah (LARWASDA) tingkat Kabupaten Bogor tahun 2021, yang dilakukan baik pengawasan atasan langsung, fungsional, maupun pengawasan masyarakat untuk meningkatkan kinerja PD, BUMD, Camat dan Kades serta memacu pelaksanaan tindak lanjut hasil pemeriksaan aparat pengawas fungsional.

Selain itu juga, memberikan informasi kepada masyarakat atas hasil pengawasan selama satu tahun serta menjadi sarana informasi dan koordinasi PD, BUMD, Camat dan Kades untuk bersama-sama secara cepat, tepat, komprehensif, memperbaiki kelemahan guna menciptakan dan meningkatkan tata pemerintahan yang baik.

Azzahir menyatakan bahwa Keputusan Bupati Nomor 70025/Kpts/Per-UU/2021 tentang Program Kerja Pengawasan Tahunan Inspektorat Kabupaten Bogor tahun 2021 merupakan payung hukum pelaksanaan kegiatan yang ada di Inspektorat seperti pemeriksaan ketaatan PD, pemeriksaan PD, pemeriksaan kaji uji fisik.

Lalu. pemeriksaan ketaatan kecamatan dan desa, pemeriksaan pelaksanaan vaksinasi Covid-19, pemeriksaan BTT Covid-19, probity audit, tanbos, laporan keuangan daearah dan review lainnya.

Katanya, peran Inspektorat sebagai pengawas internal pemerintah sebagaimana diatur Pasal 11 Peraturan Pemerintah Tahun Nomor 60 Tahun 2008, yakni memberikan keyakinan yang memadai atas ketaatan, kehematan, efesiensi dan efektivitas pencapaian tujuan yaitu quality assurance.

Ini adalah perbedaan besar yang harus dilakukan Inspektorat yang sebelumnya berbasis dokumen kini jadi quality assurance karena Inspektorat sebagai APIP harus bisa menjamin kenyamanan kerja teman-teman SKPD, kecamatan dan lainnya didalam melaksanakan program/kegiatan itu.

Berbeda dengan fungsi sebagai peranan base doc atau basis dokumen. Inspektorat hadir setelah SKPD melaksanakan kegiatannya, tetapi dengan quality assurance yang harus dipahami Inspektorat, hadir dimulai dari perencanaan.

“Seluruh perangkat daerah berkolaborasi dan sinergis dengan Inspektorat dari awal perencanaan harus sudah mulai, karena apa yang disusun rencana dan program itu harus dilakukan review oleh para auditor di Inspektorat. Ke depan sinergitas antara Inspektorat dengan SKPD harus terus ditingkatkan sehingga program kedepan bisa dilaksanakan sesuai aturan,” jelas Azzahir.

Kemudian Azzahir melanjutkan, Inspektorat memberikan peringatan dini dan meningkatkan efektivitas manajemen resiko early warning system.

Inspektorat harus mampu memberikan peringatan dini terhadap kegiatan-kegiatan yang dilakukan SKPD jika dilihat akan bertentangan atau menyimpang dari aturan.

Inspektorat juga dapat memberikan masukan mengenai manajemen kepemimpinan SKPD dan kecamatan, baik mutasi maupun promosi dan rotasi, sebab di Inspektorat ada dua pemeriksa, auditor dan P2UPB, auditor konsentrasi pada pemeriksaan tata kelola keuangan, tetapi P2UPB melihat sampai sejauhmana kepemimpinan dilaksanakan dalam tugas-tugas pemerintahan.

“saya berharap dua hal baik tata kelola keuangan dan tata kelola pemerintahan bisa dilaksanakan oleh Inspektorat selaku Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP), oleh karena itu pengawasan internal dalam bentuk audit, review, monev semua dilaksanakan dalam rangka quality assurance, menjamin kenyamanan kerja para kadis, camat, kades dan lain sebagainya. Selain itu juga ada pengawasan lainnya yang harus dilaksanakan oleh Inspektorat seperti sosialisasi, konsultasi, fasilitasi dan asistensi,” imbuhnya.***

Kota Bogor Borong 10 Penghargaan Rating Transformasi Digital dan Kota Cerdas Indonesia 2021

0

Bogordaily.net – Institut Teknologi Bandung (ITB) menggelar riset terkait Transformasi Digital Indonesia (RTDI) dan Rating Kota Cerdas Indonesia (RKCI) 2021. Hasilnya, ITB menetapkan Kota Bogor sebagai daerah yang berhasil memborong semua kategori, yakni sebanyak 10 kategori penghargaan.

Raihan prestasi Kota Bogor yang berhasil menyabet penghargaan itu diumumkan dalam acara penutupan RTDI dan RKCI 2021 yang diselenggarakan secara virtual di Paseban Surawisesa, Balai Kota Bogor, Senin 27 Desember 2021.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Syarifah Sofiah turut mengikuti jalannya acara didampingi Asisten Administrasi Umum Setda Kota Bogor, Erna Hernawati dan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), Rahmat Hidayat.

Sekda Kota Bogor, Syarifah Sofiah memberikan apresiasi dilakukannya riset oleh ITB dan hasilnya menunjukan sebagai sebuah pencapaian Kota Bogor mewujudkan salah satu misi sebagai Kota Cerdas (Smart City).

“Pencapaian ini menjadi barometer Smart City. Kota Bogor masuk menjadi Gerakan 100 Kota Pertama Menuju Smart City di Indonesia sebagai pilot project sejak tahun 2017-2021,” kata Syarifah.

Dia memaparkan, Kota Bogor sudah menyusun Masterplan Smart City 2017-2021 di beberapa sektor. Seperti sektor governance (pemerintah) ada 6 program, ekonomi ada 7 program, branding 7 program, society 6 program, living 17 program dan environment (lingkungan) 13 program.

Dia memaparkan, Kota Bogor sudah menyusun Masterplan Smart City 2017-2021 di beberapa sektor. Seperti sektor governance (pemerintah) ada 6 program, ekonomi ada 7 program, branding 7 program, society 6 program, living 17 program dan environment (lingkungan) 13 program.

“Sudah banyak capaian program masterplan Smart City yang diatas 100 persen dari jumlah secara keseluruhan 56 program. Di sisi lain ada program yang belum tercapai, seperti program konversi 300 angkot menjadi 100 bus, mengganti BBM ke gas,” sebutnya.

Saat ini Pemkot Bogor sedang menyusun masterplan Smart City 2022-2027 dan masterplan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE).

Rating Transformasi Digital

“2022 juga kita sedang menyusun Smart Health untuk pelayanan kesehatan secara digitalisasi pelayanan di puskesmas dan RSUD,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Diskominfo Kota Bogor, Rahmat Hidayat menambahkan, Smart City adalah kota yang dapat mengelola semua sumberdaya secara efektif dan efisien dalam menyelesaikan berbagai tantangan menggunakan solusi inovatif, terintegrasi dan berkelanjutan.

Dia menegaskan, pengelolaan tersebut semata-mata untuk meningkatkan kualitas hidup warga kota.

“Penghargaan ini adalah stimulan untuk terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat Kota Bogor semakin efektif, efisien, transparan dan ramah,” katanya.

Rahmat tak lupa mengucapkan rasa syukur dan terima kasih atas raihan penghargaan dalam semua kategori penilaian RTDI dan RKCI 2021 yang diselenggarakan ITB.

“Terima kasih Pak Wali Kota Bima Arya, Pak Wakil Wali Kota Dedie A Rachim dan Ibu Sekretaris Daerah Syarifah Sofiah atas arahan dan bimbingannya. Terima kasih para kepala OPD se-Kota Bogor penanggung jawab Program Smart City di dimensi masing-masing. Terimakasih teman-teman Diskominfo, khususnya Bidang E-Gov atas kerja keras dan etos kerjanya,” ujarnya.

Adapun 10 Kategori Penghargaan yang didapat Kota Bogor adalah :

1. Kategori Kota Menuju Kota Cerdas (Peringkat 3)

2. Kategori Kota Ekonomi Cerdas (Peringkat 2)

3. Kategori Kota Masyarakat Cerdas (Peringkat 4)

4. Kategori Kota Lingkungan Cerdas (Peringkat 5)

5. Kategori Kota Mobilitas Cerdas (Peringkat 5)

6. Kategori Kota Kesehatan Cerdas (Peringkat 1)

7. Kategori Kota Kota Tangguh (Peringkat 2)

8. Kategori Kota Tanggap Perubahan Iklim (Peringkat 3)

9. Kategori Kota Energi Cerdas (Peringkat 2)

10. Kategori Kota Kesiapan Digital Terbaik (Peringkat 5) dan berkelanjutan. Dia menegaskan, pengelolaan tersebut semata-mata untuk meningkatkan kualitas hidup warga kota.

“Penghargaan ini adalah stimulan untuk terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat Kota Bogor semakin efektif, efisien, transparan dan ramah,” katanya.

Rahmat tak lupa mengucapkan rasa syukur dan terima kasih atas raihan penghargaan dalam semua kategori penilaian RTDI dan RKCI 2021 yang diselenggarakan ITB.

“Terima kasih Pak Wali Kota Bima Arya, Pak Wakil Wali Kota Dedie A Rachim dan Ibu Sekretaris Daerah Syarifah Sofiah atas arahan dan bimbingannya. Terima kasih para kepala OPD se-Kota Bogor penanggung jawab Program Smart City di dimensi masing-masing. Terimakasih teman-teman Diskominfo, khususnya Bidang E-Gov atas kerja keras dan etos kerjanya,” ujarnya.

Adapun 10 Kategori Penghargaan yang didapat Kota Bogor adalah :

1. Kategori Kota Menuju Kota Cerdas (Peringkat 3)

2. Kategori Kota Ekonomi Cerdas (Peringkat 2)

3. Kategori Kota Masyarakat Cerdas (Peringkat 4)

4. Kategori Kota Lingkungan Cerdas (Peringkat 5)

5. Kategori Kota Mobilitas Cerdas (Peringkat 5)

6. Kategori Kota Kesehatan Cerdas (Peringkat 1)

7. Kategori Kota Kota Tangguh (Peringkat 2)

8. Kategori Kota Tanggap Perubahan Iklim (Peringkat 3)

9. Kategori Kota Energi Cerdas (Peringkat 2)

10. Kategori Kota Kesiapan Digital Terbaik (Peringkat 5).***

Cek Lokasi SIM Keliling Kota Bogor, Selasa 28 Desember 2021

0

Bogordaily.net – Polres Bogor Kota memperbaharui lokasi SIM keliling Kota Bogor, fasilitas ini agar mempermudah masyarakat dalam mengurus perpanjang SIM A dan SIM C.

Dilansir dari akun Instagram @satlantas_PolresBogorKota, berikut jadwal SIM Keliling Polres Bogor hari ini, Selasa 28 Desember 2021. Lokasi SIM Keliling Kota Bogor, berada di Graha Pena Radar Bogor Taman Yasmin.

Lokasi SIM Keliling Kota Bogor ini khusus untuk perpanjangan di SIM Keliling Polresta Bogor Kota, dimulai pukul 09.00 hingga 12.00 WIB.

Polres Kota Bogor melayani pelayanan SIM keliling Bogor yang bisa merapat ke lokasi yang sudah di tentukan di antarnya layanan SIM keliling khusus untuk perpanjang, melayani SIM online.

Setiap orang yang mengemudikan kendaraan dijalan raya wajib mengantongi Surat Izin Mengemudi sesuai dengan jenis kendaraan yang dikemudikan. Ketentuan berlaku untuk pengendara yang tidak memiliki SIM diatur dalam Pasal 281.

Layanan SIM Keliling Polresta Bogor Kota hanya melayani permohonan perpanjangan SIM A dan C yang dapat dilakukan sebelum masa berlaku habis. Apabila masa berlaku SIM habis diberlakukan penerbitan seperti SIM Baru.

Layanan SIM keliling Kota Bogor berlaku setiap hari Senin, Selasa, Rabu, Kamis, Jumat dan Sabtu.

Untuk biaya perpanjangan sesuai dengan PP Nomor 60 Tahun 2016 tentang Penerimaan Negara Bukan Pajak adalah Rp 80.000 untuk perpanjangan SIM A dan Rp. 75.000 untuk perpanjangan SIM C.

Syarat perpanjangan SIM A atau C sebagai berikut:

1. Foto Kopi KTP yang masih berlaku,
2. Foto Kopi SIM lama dan SIM asli,
3. Bukti Cek Kesehatan.

Dalam pelaksanaan SIM keliling Kota Bogor sudah menerapkan protokol kesehatan 3 M (memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak). (Ibnu Galansa Montazerry)

Kepala Daerah Diminta Siaga dan Waspada Varian Omicron

0

Bogordaily.net – Wali Kota Bogor, Bima Arya bersama Dandim 0606 Kota Bogor, Letkol Inf Roby Bulan, Wakapolresta Bogor Kota, AKBP Ferdy Irawan, perwakilan Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Bogor dan Denpom III/1 Bogor mengikuti rakor penanggulangan pandemi Covid-19 secara virtual di paseban Suradipati, Balai Kota Bogor, Senin 27 Desember 2021.

Rakor dilaksanakan sebagai tindak lanjut rapat terbatas yang langsung dipimpin Presiden Joko Widodo, Minggu 26 Desember 2021malam, terkait penanggulangan pandemi Covid-19, khususnya di masa natal dan tahun baru 2022 serta mitigasi virus Covid-19 varian omicron.

Sejumlah arahan disampaikan Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian. Kepada seluruh daerah dan peserta rakor lainnya Mendagri menyampaikan 8 strategi yang dipersiapkan dan akan dilaksanakan dalam upaya mengantisipasi mobilitas massa di masa liburan natal dan tahun baru 2022, serta mitigasi Virus Covid-19 varian omicron terhadap mobilitas masyarakat serta potensi kerumunan.

Menurut Tito, berangkat dari pengalaman tahun lalu, liburan natal dan tahun baru menjadi momentum terjadinya mobilitas massa, sehingga berpotensi kerumunan yang bisa mengakibatkan penularan.

Hal tersebut menjadi faktor yang sangat penting untuk diwaspadai agar tidak lengah dan tidak lalai.

Berdasarkan hasil rapat terbatas, ada 8 strategi utama yang perlu dilakukan secara sistematis.

Pertama apapun varian yang dihadapi, protokol kesehatan (prokes) menjadi kunci utama, khususnya pemakaian masker dan hindari kerumunan.

“Jangan lelah untuk mengkampanyekan penggunaan masker melalui kanal media yang dimiliki dan penegakan penggunaannya oleh aparat. Tolong betul-betul ditegakkan,” tegas Mendagri.

Strategi lainnya kata Tito, pengetatan kedatangan dari luar negeri dan himbauan untuk tidak ke luar negeri, penggunaan dan penegakkan aplikasi Peduli Lindungi di ruang publik, penerapan PPKM Berbasis level dan mengaktifkan PPKM berbasis mikro, mempersiapkan fasilitas serta kelengkapan rumah sakit dan isolasi terpusat.

Selain itu, intensifkan dan perkuat 3 T, percepat vaksinasi yang merupakan arahan yang secara konsisten disampaikan Presiden Jokowi.

Terakhir, pemerintah pusat berupaya keras mempercepat riset varian omicron untuk menjawab 3 pertanyaan utama yaitu tentang kecepatan penularan, dampak keparahan serta kemampuan netralisasi antibodi sehingga ada kebijakan lebih lanjut untuk menanganinya.

“Peran kepala daerah sangat penting sekali dengan dukungan Forkopimda yang telah diberikan perintah atasan masing-masing. Antisipasi agar tidak lengah khususnya di nataru, apalagi varian omicron sudah masuk. Kepala daerah follow up dan koordinasi segera dengan Forkopimda hingga ke tingkat pimpinan perangkat daerah dan tingkat masyarakat, karena itu kuncinya,” jelas Tito.

Menteri Kesehatan (Menkes), Budi Gunadi Sadikin menambahkan, ada 4 strategi yang dipersiapkan, 3 di antaranya adalah prioritas yang dikhususkan bagi warga sehat yaitu prokes, 3 T dan vaksinasi. Satu strategi lainnya adalah perawatan yang dikhususkan bagi warga yang sakit.

“Target utamanya adalah mengurangi laju penularan virus Covid-19, khususnya varian Omicron,” kata Menkes.

Menkes menerangkan, varian Omicron banyak menyebar di Eropa dan Amerika. Saat ini menjadi varian dominan di Afrika dan di Eropa.

Varian omicron

Kesimpulan dari Omicron adalah penularan lebih cepat dari delta, menurunkan efektivitas vaksin dan keparahan tidak separah delta.

Di Indonesia kata dia, kasus Omicron berawal dari 3 kasus kemudian 19 kasus dan sekarang sudah 46 kasus dengan identifikasi didominasi kedatangan dari Turki, dimana banyak warga Indonesia yang pulang liburan, kemudian Inggris dan Uni Emirat Arab.

Untuk penularan lokal terjadi di wisma atlet, sementara penularan lokal yang lebih luas setelah dicek tidak ditemukan.

“Kesimpulannya, kalau mau liburan baiknya di dalam negeri, karena saat ini Alhamdulillah negara kita lagi aman. Negara lain tidak lebih aman. Itu pesan pertama,” kata Menkes.

Menkes melanjutkan, sebanyak 74 persen yang tertular varian Omicron adalah yang sudah di vaksin lengkap, 80 persen gejala ringan, sedikit demam dan yang lainnya tanpa gejala. Status kewarganegaraan hanya 2 orang WNA.

Menanggapi arahan tersebut, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor, Sri Nowo Retno yang hadir bersama Kepala Dinas Perhubungan Kota Bogor, Elo Prabowo dan Kasatpol PP Kota Bogor Agustianayah, menjelaskan, sesuai arahan Wali Kota Bogor, Bima Arya agar semua tetap waspada dan menyiagakan 3 T serta menyiapkan fasilitas rumah sakit maupun fasilitas isolasi.

“Semua tetap siaga dan waspada. Edukasi prokes ke masyarakat terus dilakukan, disiplin prokes tetap yang utama karena itu yang menjadi tameng,” kata Retno sapaannya.

Untuk mengantisipasi penyebaran varian baru, saat ini Pemkot Bogor meminta perpanjangan kesepakatan dengan Kepala Pusat BPKP hingga Maret 2022.

Fasilitas isolasi IPB University juga akan diaktifkan kembali setelah sebelumnya dinonaktifkan selama 2 bulan.

“Kapasitas rumah sakit 504 bed, tetapi sesuai komitmen jika terjadi lonjakan akan disiagakan sampai 1.300 bed lagi. Rumah sakit lapangan juga akan disiagakan, tapi untuk saat ini masih terkendali, BOR ada di 2,5 persen. Vaksinasi Kota Bogor 96,61 persen tersisa 27 ribuan, vaksinasi anak-anak per 26 Desember 2021 sudah 52 persen, ini semua berkat bantuan TNI dan Polri,” katanya.***

Pagi Cerah Berawan, Kota Bogor Diperkirakan Akan Diguyur Hujan Mulai Siang

0

Bogordaily.net – Kota Bogor diperkirakan oleh Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), akan cerah berawan di pagi hari dan hujan ringan mulai sore hari pada Selasa 28 Desember 2021.

Pada pukul 07:00 WIB, kondisi cuaca Kota Bogor mengalami cerah berawan dengan suhu 24° Celcius, kelembapan udara 85 persen, kecepatan angin 0 km/jam.

Pada pukul 10:00 WIB, kondisi cuaca cerah berawan dengan suhu 29° Celcius, kelembapan udara 70 persen, kecepatan angin 0 km/jam.

Selanjutnya pukul 13:00 WIB, kondisi cuaca mengalami hujan ringan dengan suhu 32° Celcius, kelembapan udara 65 persen, kecepatan angin 30 km/jam ke Barat Daya.

Kemudian pada pukul 16:00 WIB, kondisi cuaca hujan petir dengan suhu 27° Celcius, kelembapan udara 75 persen, kecepatan angin 10 km/jam, arah angin dari Barat.

Lalu pukul 19:00 WIB, kondisi cuaca hujan ringan dengan suhu 24° Celcius, kelembapan udara 85 persen, kecepatan angin 0 km/jam.

Kemudian pukul 22:00 WIB, kondisi cuaca cerah berawan dengan suhu 20° Celcius, kelembapan udara 90 persen, kecepatan angin 0 km/jam.***

Harga Bahan Pokok Naik, Pemkot Bogor Akan Gelar Bazar Murah di Sejumlah Pasar

0

Bogordaily.net – Pemerintah Kota Bogor berencana bakal menggelar bazar murah di sejumlah pasar tradisional yang ada di wilayah Kota Bogor dalam waktu dekat ini. Hal itu karena melonjaknya harga bahan pokok di pasar.

Dirops Perusahaan Umum Daerah Pasar Pakaun Jaya (Perumda PPJ) Kota Bogor, Deni A Wibowo mengatakan, hal itu dilakukan untuk menekan harga kebutuhan pokok yang saat ini mengalami kenaikan, khususnya komoditi cabai dan telor ayam.

“Sebenarnya sudah ada beberapa kegiatan yang dilakukan oleh kami bersama dengan Kementerian dan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bogor,” kata Dirops Perusahaan Umum Daerah Pasar Pakaun Jaya (Perumda PPJ) Kota Bogor, Deni A Wibowo, Senin 27 Desember 2021.

Lebih lanjut, Deni menjelaskan, kebutuhan pokok dengan komoditi cabai dan telor mengalami kenaikan seperti tahun-tahun sebelumnya.

Untuk itu, Pemkot Bogor berencana akan menggelar bazar murah di pasar tradisional yang ada di Kota Bogor.

“Rencana akan ada bazar murah di pasar tradisional, kita akan berkerjasama dengan DKPP untuk menjaga kestabilan harga di pasar-pasar Perumda,” jelasnya.

Hasil rapat TPID hari ini, pihaknya merencanakan akan mengadakan operasi pasar murah pada tanggal 30 – 31 Desember 2021 mendatang.

“Tempatnya di Pasar Anyar Blok F dan Pasar Sukasari,” katanya.

Selain itu, harga cabai rawit di Kota Bogor jelang pergantian tahun 2022 semakin naik, lantaran mengalami kenaikan yang cukup signifikan hingga tembus Rp 100 ribu per kilogram dari semula hanya berkisar Rp 30 hingga 35 ribu per kilogram.

Selain cabai, harga bawang juga mengalami kenaikan. Bawang merah yang semula Rp 20 ribu menjadi Rp 30 ribu per kilogram.

Sementara, Telur ayam yang semula Rp 22 ribu kini jadi Rp 31 ribu per kilogramnya. Sementara, untuk harga sayur-sayuran masih stabil.(Ibnu)