Saturday, 4 April 2026
Home Blog Page 6611

Makan Bertiga di Oishii Yakiniku Bogor Dapat Diskon 50%

0

Bogordaily.net – Kabar baik untuk kamu yang mau makan All You Can Eat atau AYCE, Oishii Yakiniku Bogor punya promo menarik!

“Promo ini berlaku buat pembelian paket AYCE untuk dua orang dengan harga Rp 165 ribu rupiah, dan pembelian ketiga dapat potongan 50%,” ucap Sannie Dewi, Marketing Oishii Yakiniku Bogor.

Dengan pilihan daging grill premium, promo ini berlaku setiap hari Senin sampai dengan Kamis mulai tanggal 1 November 2021.

Kapan lagi dapat diskon 50% kamu bisa makan ala Jepang di Jalan Kantor Pos No.1, Baranangsiang, Kecamatan Bogor Timur.

yakiniku bogor
Makan Bertiga di Oishii Yakiniku Bogor diskon 50%. (Istimewa/Bogordaily.net)

All You Can Eat disini kamu sudah bisa bbq grill dengan daging premium berkualitas dan shabu plus juga sushi loh! Juga ada minum yang pastinya bisa di refill,” paparnya.

Bikin nyaman, jika kamu datang bersama keluarga, disini juga ada ruang VIP bahkan gazebo yang pastinya membuat kamu tambah nyaman saat makan bersama orang terkasih.

Yakiniku bogor
Pake kimoni di Oishii Yakiniku Bogor. (Istimewa/Bogordaily.net)

Biar makin kerasa vibes Jepangnya, kamu bisa pake kimono yang sudah disediakan, jadi bisa makan asik sambil selfie.

Dapatkan promonya, yuk datang ke Oishii! Untuk informasi lebih lanjut hubungi halo Oishii 0811-1185-089 atau Instagram @oishiiyakiniku.bogor.***

Sewa Dua Pembunuh Bayaran, Keponakan Habisi Pamannya

Bogordaily.net – Kasus pembunuhan di Jalan Raya Cileungsi-Jonggol Perumahan Metland Transyogi, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor, Minggu 17 Oktober 2021 terungkap. Pelaku utamanya berinisial AH, yang merupakan keponakan korban.

Jajaran Polres Bogor bersama Polsek Cileungsi berhasil mengamankan tiga orang pelaku pembunuhan terhadap seorang tukang parkir berinisial P.

Kapolres Bogor AKBP Harun mengatakan, tiga orang pelaku yang diamankan pihaknya itu berinisial AH, ND dan DA. Di mana otak pembunuhan tersebut merupakan keponakan korban sendiri yakni AH.

“Korban P ini merupakan paman dari salah seorang pelaku berinisial AH. Yang di mana AH juga merupakan otak dari pembunuhan tersebut,” katanya kepada awak media, menyadur dari Ayojakarta -jaringan Suara.com, Jumat 29 Oktober 2021.

Pembunuhan tersebut dilakukan AH dengan menyewa ND dan DA yang merupakan pembunuh bayaran. Mereka baru saling kenal satu sama lain tidak lebih dari sepekan.

“ND dan DA ini disewa AH untuk membunuh P, dengan bayaran masing-masing Rp5 juta. Tapi baru dibayar Rp1 juta untuk keduanya,” ungkapnya.

Menurut pengakuan pelaku, motif pembunuhan tersebut dilakukan lantaran dendam pribadi AH kepada sang paman P.

Di mana menurut pengakuan pelaku, sang paman P kerap kali mengambil jatah uang keamanan parkir yang sudah AH kelola lebih dari 10 tahun terakhir ini.

“AH ini merupakan juru jaga keamanan parkir. Ia mengelola parkir ilegal sudah lebih dari 10 tahun. Tapi saat pamannya P ikut mengelola parkir, P ini selalu mengambil jatah biaya keamanan parkir. Sehingga jatah AH berkurang,” ungkapnya.

Berdasarkan pengakuan pelaku, P sudah rutin mengambil jatah uang keamanan parkir sekitar 3 tahun kebelakang.

“Karena kesal jatah parkirnya diambil sang paman, akhirnya AH merencanakan pembunuhan kepada P. AH juga menyewa ND dan DA untuk membantu membunuh pamannya,” jelasnya.

Atas perbuatannya itu ketiga pelaku dijerat Pasal 340 juncto 338 dan atau Pasal 351 ayat 1. “Dengan ancaman hukuman penjara 20 tahun atau seumur hidup,” tutupnya.

Baca Selengkapnya “Motif Dendam Pribadi, Keponakan di Bogor Habisi Paman, Bagini Kronologinya”

DPRD Kota Bogor Dukung Atlet NPCI Berlaga di Peparnas XVI 2021 Papua

0

Bogordaily.net – Pengurus National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Kota Bogor, melakukan audiensi dengan Wakil Ketua III DPRD Kota Bogor Eka Wardhana, Kamis 28 Oktober 2021, menjelang bergulirnya Pekan Paralimpiade Nasional (Peparnas) XVI 2021 di Papua.

Ketua NPCI Kota Bogor Kusnendar, mengatakan kedatangannya untuk meminta dukungan dari DPRD Kota Bogor untuk tiga orang atlet asal Kota Bogor yang akan berlaga di Peparnas XVI 2021 nanti.

“Kami meminta dukungan dari DPRD Kota Bogor untuk para atlet karena sejauh ini kami tidak mendapatkan dukungan dari Pemkot Bogor. Jangankam dilepas, diberikan akomodasi juga tidak,” ujar Kusnendar.

Lebih lanjut, Kusnendar juga mengungkapkan bahwa para atlet binaan NPCI Kota Bogor juga kesulitan dalam pemusatan latihan.

Selain minimnya anggaran, fasilitas penunjang untuk latihan juga kurang memadai di Kota Bogor.

“Kami khawatir kalau tidak adanya dukungan, atlet-atlet yang ada akan keluar dari NPCI Kota Bogor. Maka dari itu kami meminta dukungan dari DPRD Kota Bogor,” ungkapnya.

Menjawab keresahan para atlet kebanggaan Kota Bogor, Wakil Ketua III DPRD Kota Bogor Eka Wardhana mengaku akan mendukung penuh atlet NPCI Kota Bogor yang akan bertanding di Perparnas nanti.

“Ada tiga orang atlet yang berprestasi untuk ikut perparnas di papua. Mereka tidak dilepas dan tidak diperhatikan. Saya mau diskusi dengan F1 dan F2 untuk mencari jalan keluar, sekecil apapun penghormatan harus dilakukan,” tegas Eka.

Selain itu, Eka juga akan memaksimalkan anggaran yang ada untuk NPCI Kota Bogor. Sebab menurutnya atlet yang berprestasi berasal dari pembinaan yang baik dan mendapatkan perhatian dan dukungan dari Pemerintah Kota Bogor.

“Saya pengen anggaran digedein terutama untuk atlet binaan yang sudah menunjukkan prestasi, karena penghargaan nomor satu. Selain itu saya pengen DPRD hadir untuk para atlet difabel. Mereka jelas memerlukan dukungan untuk pengadaan saranan pendukung,” pungkasnya.***

49 Bus Buy The Service Mengaspal Tahun Ini di Kota Bogor

0

Bogordaily.net – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor terus menyiapkan program layanan angkutan umum bus Buy The Service (BTS).

Bus yang merupakan bantuan dari Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Kementerian Perhubungan (Kemenhub).

Dari 75 bus yang akan diterima Pemkot Bogor, 49 di antaranya akan mengaspal di Kota Bogor secara bertahap pada 2021.

Hal itu disampaikan oleh Wali Kota Bogor, Bima Arya usai mencoba salah satu bus BTS yang sudah diproduksi Karoseri Laksana, di Semarang, Jawa Tengah.

Sekaligus, meninjau produksi bus Buy The Service bernama Transpakuan tersebut.

“Tahun ini Insya Allah sampai akhir tahun ada 49 bus yang akan masuk mengaspal di Kota Bogor. Secara bertahap untuk menggantikan angkutan kota (angkot),” ujar Bima Arya melalui video yang diterima Republika, Jumat (29 Oktober 2021).

Rencananya, bus BTS akan mulai mengaspal di Kota Bogor pada awal November mendatang.

Sebelumnya, Bima Arya sempat mengatakan bus BTS akan diluncurkan pada akhir Oktober.

Hanya saja, banyak hal yang harus dipersiapkan sebelum bus-bus tersebut bisa beroperasi di Kota Bogor.

Lebih lanjut, Bima Arya mengatakan, satu bus BTS yang diterima Kota Bogor akan menggantikan tiga angkot.

Dalam arti lain, bantuan bus BTS dari BPTJ Kemenhub ini, selaras dengan program Reduksi Angkot 3:1 yang dimiliki Pemkot Bogor.

Sehingga, sambung dia, 49 bus tersebut akan menggantikan 147 angkot di Kota Bogor.

Tak hanya angkot yang akan dikonversi,m, para pengemudi angkot juga akan dipekerjakan pada bus BTS nantinya.

“Tiga angkot jadi satu bus, pengemudi angkot jadi pengemudi bus, yang tidak menjadi pengemudi bus akan dilatih menjadi mekanik,” ujarnya.

Bima Arya menuturkan, bus BTS tersebut bisa membawa 20 penumpang duduk dan 15 penumpang berdiri.

Serta memiliki tempat untuk menyimpan sepeda di bagian depan bus.

“Jadi desainnya dari  Bogor, akan tetap pakai batik Bogor semuanya. Dan juga tempat untuk taruh sepeda untuk para goweser,” tutur Bima Arya.

Kasubdit Angkutan Orang pada BPTJ, Saptandri Widiyanto mengatakan, program dari BPTJ ini pertama kali dilaksanakan di Kota Bogor.

BTS di Kota Bogor ini merupakan pilot project yang diharapkan dapat diikuti oleh kota-kota lain se-Jabodetabek.

Sementara, di kota-kota lain sudah berjalan dengan program dari Kemenhub.

Dia menyatakan, Kota Bogor dipilih menjadi Pilot Project BTS di Jabodetabek karena Kota Bogor memberikan respons yang baik dengan mengajukan proposal.

“Tujuannya juga in line dengan program Kota Bogor, yakni konversi angkutan kota (angkot). Ada satu bus, diharapkan dapat menghilangkan tiga angkot, atau 3:1,” pungkasnya.***

Rosacea, Penyakit Maia Estianty yang Disebut Tak Bisa Disembuhkan

0

Bogordaily.net – Maia Estianty belum lama ini mengumumkan hal yang mengejutkan. Ia mengaku menderita rosacea yang merupakan salah satu penyakit kulit.

Hasilnya wajah Maia menjadi tampak kemerahan dan muncul bintik seperti jerawat.

Saat ini tidak ada obat untuk rosacea, tetapi pengobatan dapat mengontrol dan mengurangi tanda dan gejala. Merangkum dari Mayo Clinic.

Oleh sebab itu, jika seseorang mengalami gejala wajah atau mata yang memerah, maka temui dokter atau spesialis kulit untuk diagnosis dan perawatan yang tepat.

Saat ini penyebab dari penyakit Rosacea juga masih belum diketahui. Penyakit ini bisa muncul akibat sistem kekebalan tubuh yang terlalu aktif, faktor keturunan, faktor lingkungan atau kombinasi dari semuanya.

Penting diingat bahwa Rosacea ini bukan disebabkan karena kebersihan yang buruk dan tidak menular.

Saat ini ada beberapa penyebab yang bisa memicu munculnya bercak merah pada wajah seseorang. Di antaranya adalah:

Suhu ekstrim, matahari atau angin, emosi, olahraga, minuman panas juga makanan pedas dan anggur merah atau minuman beralkohol lainnya.

Obat-obatan yang dapat melebarkan pembuluh darah, termasuk beberapa obat tekanan darah serta beberapa kosmetik, produk perawatan kulit atau rambut.

Selain itu ada pula faktor risiko yang dapat memicu terjadinya Rosacea, yakni:

Berjenis kelamin perempuan, memiliki kulit yang cerah, terutama jika telah rusak oleh sinar matahari.

Berusia di atas 30 tahun, merokok serta memiliki riwayat keluarga rosacea.***

 

 

Dapat Anak Kembar, Georgina Rodriguez Kekasih Cristiano Ronaldo Hamil Lagi

0

Bogordaily.net – Kabar gembira datang dari pesepak bola, Cristiano Ronaldo. Ia mengumumkan jika sang kekasih, Georgina Rodriguez tengah hamil.

Kabar gembira tersebut dibagikan Cristiano Ronaldo lewat akun Instagramnya. Ia mengunggah fotonya bersama sang kekasih Georgina Rodriguez yang sedang memegang hasil tes kehamilan.

“Dengan senang hati mengumumkan bahwa kami mengharapkan anak kembar. Hati kami penuh cinta, kami tidak sabar untuk bertemu denganmu,” tulis Cristiano Ronaldo.

Saat ini, Cristiano Ronaldo telah memiliki empat orang anak dari ibu yang berbeda.

Ronaldo pernah mengungkapkan jika ia ingin memiliki banyak anak, setidaknya minimal tujuh anak.

“Aku berharap memiliki lebih banyak anak,” ucap Ronaldo.

“Keinginanku untuk menjadi seorang ibu lebih kuat dari apapun,” kata Georgina Rodriguez.

Cristiano Ronaldo dan Georgina Rodriguez diketahui sudah menjalin kasih sejak 2016 silam. Sejak saat itu keduanya sering jadi sorotan.

“Pertemuan pertama dengan Ronaldo itu di Gucci, di mana saya bekerja sebagai sales assistant. Beberapa hari kemudian kami bertemu lagi di event brand yang lain,” ungkap Rodriguez.

Georgina
Anak-anak Cristiano Ronaldo dan Georgina Rodriguez. (Cristiano/Bogordaily.net)

“Pada satu itu barulah kami bisa ngobrol dalam suasana lebih rileks, di luar lingkungan kerja saya. Itu adalah cinta pada pandangan pertama untuk kami berdua,” sambung Rodriguez.

Awalnya Cristiano Ronaldo menyembunyikan hubungannya dengan Georgina Rodriguez. Alasan pesepak bola itu agar sang kekasih tidak diteror oleh penggemarnya.

Namun, sepandai-pandainya Ronaldo menyembunyikan hubungannya, akhirnya hubungan tersebut bocor ke publik. Karena hal itu Rodriguez sampai harus kehilangan pekerjaannya.

Itu dikarenakan selalu ada penggemar Cristiano Ronaldo yang datang ke tempatnya bekerja hanya untuk memoto atau sekadar mencari tahu.***

RS Islam Bogor Kembali Gelar Senam Diabetes untuk Umum

0

Bogordaily.net – Sempat tertunda karena PPKM dan Covid-19, Rumah Sakit (RS) Islam Bogor akan menggelar kembali senam diabetes.

Senam kali ini akan dilaksanakan pada Sabtu, 30 Oktober 2021 pukul 07.00 sampai dengan dengan selesai di halaman RS Islam Bogor, jalan Perdana Raya No 22, Kedung Badak Bogor.

Menurut Alodokter, ada beragam cara menjaga kebugaran dan mengontrol gula darah bagi penderita diabetes, salah satunya dengan melakukan senam dan latihan, yang dirancang berdasarkan usia dan kondisi fisik penderita.

Dianjurkan bagi penderita diabetes untuk melakukan olahraga dengan gerakan ringan dan cepat, setidaknya selama 150 menit setiap minggunya, untuk membakar kalori dalam tubuh dan meningkatkan kepekaan tubuh terhadap insulin.

Senam ini dapat membantu menurunkan berat badan yang merupakah salah satu kendala dalam penyakit diabetes, tentunya diikuti dengan pola makan yang sehat.

Sebuah studi klinis terkait program pencegahan diabetes mengungkapkan, perubahan gaya hidup dan berolahraga 150 menit per minggu dapat menurunkan risiko diabetes tipe 2 hingga 58 persen.***

KemenkopUKM Tingkatkan Kualitas Produk dan Pemasaran Tenun Ikat Gianyar

0

Bogordaily.net – Kerajinan tenun ikat (endek) merupakan industri kerajinan potensial Kabupaten Gianyar yang pernah menjadi primadona di tahun 80-an. Berbagai upaya dilakukan Pemkab Gianyar melalui Dekranasda Kabupaten untuk membangkitkan kembali kejayaan tenun ikat di Gianyar.

Bahkan, Dekranasda Gianyar secara aktif memberikan pelatihan-pelatihan, memberikan bantuan peralatan hingga pemasaran produk kerajinan.

Upaya tersebut juga mendapat dukungan dari Kementerian Koperasi dan UKM. Sehingga, Gianyar menjadi tujuan pertama pelaksanaan pelatihan vocational bagi usaha mikro di sektor pariwisata, khususnya tenun ikat.

Salah satu perajin tenun bernama Ketut Gede Setiawan mengaku dirinya banyak mendapat manfaat dari pelatihan yang digelar KemenkopUKM. “Sangat membantu, terutama dalam hal motivasi usaha agar tetap kuat dan mampu bangkit,” kata Ketut.

Bagi Ketut, para motivator yang diundang sangat membangkitkan semangat para perajin, terutama yang berada di bawah binaan Yayasan Putri Ayu, agar tetap optimis meski di tengah pandemi. “Selama pandemi, yayasan banyak membantu kami dari sisi penjualan tenun,” ucap Ketut.

Perajin lainnya, Kadek Ari, juga menganggap bahwa pelatihan tersebut sangat bermanfaat karena bisa menambah ilmu, khususnya dalam pemasaran produk. “Penjualan secara online menjadi salah satu alternatif bagi perajin agar bisa bertahan,” kata Kadek.

Kadek berharap agar kondisi pandemi segera pulih, sehingga kehidupan pariwisata Bali bisa kembali normal seperti dulu. “Karena, Bali itu memang hidupnya dari sektor pariwisata, yang di dalamnya terdapat kuliner dan juga kerajinan-kerajinan, termasuk tenun ikat,” imbuh Kadek.

Sementara itu, Deputi Bidang Usaha Mikro KemenkopUKM Eddy Satriya menjelaskan, pihaknya ingin meningkatkan kapasitas dan kemampuan teman-teman usaha mikro di sektor pariwisata. Terlebih lagi, sektor tenun ikat.

Menurut Eddy, dipilihnya Gianyar sebagai lokasi pelatihan karena merupakan salah satu sentra kerajinan tenun ikat di Bali. Kegiatan ini merupakan langkah awal, untuk selanjutnya bergerak ke daerah lain di Bali.

“Kami berharap setelah pelatihan ini, para peserta lebih memiliki inovasi pada situasi pandemi dan inovasi produk tenun ikat yang menjadi unggulan khususnya di Kabupaten Gianyar,” pungkas Eddy.

Gaduh Dugaan Identitas Ganda dan Ijazah Palsu, Ferdinand Hutahaean: Jaksa Agung Harus Diganti!

0

Bogordaily.net – Baru-baru ini Jaksa Agung Republik Indonesia ST Burhanuddin mewacanakan hukuman mati terhadap koruptor Jiwasraya maupun Asabri. Opsi itu disampaikan mantan Kajati Maluku Utara dalam briefing kepada Kajati, Wakajati, para Kajari dan Kacabjari dalam rangka kunjungan kerja di Kejaksaan Tinggi Kalimantan Tengah, Kamis 28 Oktober 2021.

Muncul dugaan wacana hukuman ini digaungkan untuk menutupi dugaan skandal informasi ijazah hingga identitas ganda yang kini hangat diperbincangkan masyarakat. Pengamat yang juga mantan politisi Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean pun angkat bicara.

Ferdinand mengaku sudah lama mendengar isu dugaan identitas ganda Jaksa Agung ST Burhanuddin tersebut. “Ini kan memang isu yang sudah muncul beberapa lama ya, saya pun sudah mendengarnya beberapa kali dan banyak juga yang bertanya-tanya ke saya terkait ini (identitas ganda). Bahkan gelar-gelar akademik yang beliau peroleh saat ini menjadi pertanyaan,” kata Ferdinand.

Atas kondisi tersebut, ia pun menyarankan agar Jaksa Agung menjelaskan secara terbuka kepada publik terkait dugaan identitas ganda hingga latar belakang akademiknya. Pasalnya, jika dugaan itu terbukti benar, maka ST Burhanuddin sudah tidak jujur kepada Presiden bahkan rakyat Indonesia.

“Ya tentu kalau apa yang menjadi isu selama ini terbukti, saya pikir saudara Burhanudin sebagai Jaksa Agung yang harus dengan legowo mengundurkan diri, atau diganti oleh Presiden itu mutlak. Karena sudah ada ketidakjujuran di sana, ya kan. Kalau sudah tidak ada kejujuran memang harusnya beliau diganti, harus mengundurkan diri. Mengundurkan diri itu lebih baik disertai permintaan maaf ke publik secara terbuka,” ujarnya.

Selain itu, ia mendesak masyarakat yang memiliki data akurat terkait hal tersebut untuk segera melaporkan Jaksa Agung ke pihak Polri. “Karena untuk melakukan penyelidikan, ya polisi harus memiliki dasar hukum yang jelas juga. Misalnya ada laporan kepada polisi bahwa telah terjadi pemalsuan identitas, pemalsuan data, pemalsuan gelar-gelar dan lain sebagainya,” kata Ferdinand.

“Jangan sampai presiden kita mengangkat seorang Jaksa Agung yang patut diduga identitas-identitasnya dan gelar-gelar akademik palsu. Ya mungkin belum saatnya dibilang palsu, namun bisa dikatakan ada kesalahan-kesalahan lah kira-kira seperti itu,” tegasnya.

Terkait dengan wacana Jaksa Agung untuk menuntut hukuman mati bagi koruptor kasus Jiwasraya dan Asabri, pengamat kejaksaan Fajar Trio sebenarnya setuju dengan ide tersebut. Namun, kata dia, harus diimbangi dengan kualitas dan profesionalitas serta integritas penegakan hukum yang dilakukan kejaksaan.

“Jika kondisi penegakan hukum masih banyak transaksional, ya gak adil rasanya ada hukuman mati. Cina saja yang sudah menerapkan hukuman mati, koruptornya masih banyak berkeliaran. Artinya peghukuman mati untuk koruptor belum efektif,” kata Fajar.

Ia pun menantang Jaksa Agung ST Burhanuddin, untuk mencoba menghukum mati anak buahnya yang terlibat kasus korupsi. “Semisal Pinangki, yang jelas-jelas merusak marwah kejaksaan. Berani gak dia? Atau bisa saja para penyidik yang ternyata setelah dilakukan eksaminasi terbukti melakukan kesalahan atau penyalahgunaan kewenangan, harus diseret ke meja hijau. Bahkan jika dugaan informasi palsu soal ijazah dan identitas ganda yang ramai diperbincangkan publik itu benar, Jaksa Agung dihukum mati gitu, berani gak? Karena jika dugaan atas informasi identitas dan ijazah ganda terbukti benar, maka ST. Burhanudin sudah menciderai kepercayaan Presiden, rakyat dan penegakan hukum di Indonesia,” tuturnya.

55 Orang Korban Banjir dan Longsor di Kota Bogor

0

Bogordaily.net – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor mencatat, terdapat 55 orang korban terdampak akibat bencana alam berupa banjir dan longsor yang terjadi di Kota Hujan pada kamis 28 Oktober 2021.

Kepala BPBD Kota Bogor Theo Patrocinio Freitas mengatakan, terjadi 11 bencana disejumlah wilayah di Kota Bogor.

11 bencana tersebut terdiri dari 6 tanah longsor, 2 pohon tumbang, 1 tembok pembatas rumah ambruk, 1 dinding rumah jebol dan 1 pondasi rumah ambrol.

“Seluruh peristiwa itu diakibatkan tingginya curah hujan yang mengguyur Kota Bogor pada Kamis 28 Oktober 2021 kemarin,” katanya, Jumat 29 Oktober 2021.

11 peristiwa tersebut terjadi di 5 kecamatan dari total 6 kecamatan yang ada di Kota Bogor. Kecamatan Bogor Selatan menjadi kecamatan terbanyak yang dilanda bencana.

“Kecamatan Bogor Selatan ada 5 peristiwa, Kecamatan Bogor Barat dan Kecamatan Bogor Tengah masing-masing 2 peristiwa, Kecamatan Bogor Timur dan Kecamatan Bogor Utara masing-masing 1 peristiwa. Total 11 peristiwa,” ungkapnya.

Akibat 11 peristiwa tersebut, setidaknya ada 14 rumah warga dan 2 kontrakan terdampak. Dengan korban warga terdampak 55 jiwa dari 20 kepala keluarga yang terdampak.

“Ada juga 1 akses jalan warga terganggu dan 1 jembatan mengalami kerusakan. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam 11 bencana yang terjadi ini,” kata dia.